Peringati Hari Santri, Ika Unair Sidoarjo Gelar Pengobatan Massal

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Ika Unair Sidoarjo menggelar pengobatan massal dalam rangka peringatan Hari Santri. Pengobatan gratis ini diadakan di Balai RT 03 RW I Perum AURI, Kwadengan, Kelurahan Lemahputro, Sidoarjo, Minggu (29/10).

Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Pusdik Sabhara, Porong, Sidoarjo, Laboratorium Prodia, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sidoarjo, dan Fatayat NU PC Sidoarjo.

Acara ini dimeriahkan dengan jalan sehat yang diikuti oleh ratusan peserta. Usai melakukan jalan sehat, para peserta bisa melakukan pemeriksaan kesehatan gratis berupa kolesterol, asam urat, papsmear, serta penyuluhan obat-obatan.

Ika Unair Sidoarjo gelar pengobatan masal Minggu (29/10). (foto/ist)

“Kegiatan ini merupakan salah satu pengabdian masyarakat yang diadakan oleh Ika Unair Sidoarjo. Semoga bermanfaat bagi masyarakat Lemahputro dan sekitarnya,” ungkap Ketua Ika Unair Sidoarjo Abdullah Kizam.

Sementara itu, Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Ika Unair Sidoarjo Izzatul Aini mengatakan, kuota pengobatan gratis ini adalah 300 orang. “Hampir sebagian besar peserta adalah anggota Fatayat,” ungkapnya.

Sedangkan dari IAI Sidoarjo memberikan penyuluhan obat-obatan. Tujuannya agar masyarakat tahu tentang obat yang sudah kedaluwarsa sehingga tidak membahayakan. Selain itu, juga diberikan penjelasan soal penyimpanan obat-obatan yang baik. Acara ini juga dimeriahkan bazar UMKM. (rizki)

Begini Cara Relawan Ganjar di Sidoarjo Tingkatkan Kualitas Milenial dalam Berkomunikasi

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) menggelar pelatihan public speaking untuk para pemuda dan mahasiswa yang berada di Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur/Jatim.

Pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan milenial dan mahasiswa dalam hal berkomunikasi di hadapan orang banyak. Koordinator Wilayah PMN Jatim, Bayu Ari Yusuf F, mengatakan, kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memberikan bekal ilmu berkaitan dengan Public Speaking.

Menurut dia, kegiatan tersebut diikuti kelompok pemuda mahasiswa di Kabupaten Sidoarjo. “Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan perkembangan bakat para milenial di era digital dengan memanfaatkan potensi diri dalam hal berbicara di depan umum,” kata Bayu, di Sidoarjo Sabtu (28/10).

Pelatihan ini, lanjut dia, cara melatih komunikasi yang baik di depan umum, pelatihan ini juga diharapkan bisa disalurkan oleh pemuda yang memang masih kurang dalam komunikasi di depan umum.

Ia mengatakan, sebagai pemuda harus mengerti betapa pentingnya berkomunikasi bagi kehidupan di era globalisasi ini. “Olah kalimat yang penting agar lawan bicara kita dapat mengerti dan paham apa yang kita bicarakan dan masih banyak lagi manfaat yang dapat diperoleh dari pelatihan public speaking ini,” ujarnya.

Satria salah satu peserta pelatihan public speaking sangat antusias mengikuti acara tersebut. Dia banyak aktif bertanya mengenai pelatihan tersebut. Mereka juga memberikan apresiasi mengenai materi yang dipaparkan.

”Sehingga audiens mendapatkan informasi dengan tepat dan dapat diterima oleh audiens,” kata Satria. (rid)

Lewat Seminar dan Diskusi, Orang Muda Ganjar Dorong Partisipasi Politik Pemuda dalam Pemilu

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Orang Muda Ganjar (OMG) Jawa Timur (Jatim) mengadakan seminar dan diskusi bertajuk ‘Pemuda dalam Lingkaran Elektoral Politik Indonesia’ pada Sabtu (28/10). Dilaksanakan di Hotel Narita Surabaya di Baratajaya Surabaya, seminar ini dihadiri ribuan relawan pendukung Ganjar lainnya di Jatim.

Relawan juga menggandeng Ketua Tim Pemenangan Daerah Ganjar-Mahfud Jatim, Budi Sulistyono Kanang dan Rektor Universitas Dr Soetomo, Siti Marwiyah, sebagai pembicara dalam seminar tersebut.

Koordinator Wilayah OMG Jatim, Agung Wirya Saputra, menjelaskan, tema ini diambil dengan harapan bisa mendorong partisipasi politik kalangan pemuda dalam pemilu. Berdasarkan survei, angka pemilih milenial ini sangat tinggi. Bahkan termasuk pemilih yang paling tinggi.

‘’Kami tidak mau narasi mengenai pemilu ini tidak sampai secara konkret pada pemilih pemula. Sehingga kita mengangkat isu itu,” kata Agung. Dia berharap, anak muda bisa melek politik dan terhindar dari narasi kampanye yang bisa memecah belah persatuan bangsa.

“Itu adalah bagian dari langkah kami untuk mengkonsolidasikan gerakan melek politik yang didasarkan pada pemikiran-pemikiran yang cukup sebagai pemilih. Supaya ketika pemilu tidak mudah tergiring opini atau kampanye negatif,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Dr. Soetomo, Siti Marwiyah, mengapresiasi seminar dari relawan OMG Jatim. Menurut dia, para relawan telah ikut andil dalam mendorong peran politik kalangan anak muda dalam kesuksesan pemilu.

Sebab, kata dia, peran pemuda pada pemilu sebelumnya terbilang minim. Dia berharap, agar relawan bisa mendongkrak partisipasi anak muda pada pemilu 2024 nanti. “Saya sangat mengapresiasi yang luar biasa karena anak muda peduli pada kegiatan bagaimana sosialisasi terlibat dalam pemilu. Kita tahu dalam pemilu sebelumnya, anak muda banyak tidak terlibat dalam konteks penggunaan suara,” katanya.

Untuk diketahui, selepas seminar berlangsung, OMG Jatim juga menggelar rapat kerja wilayah (rakerwil) ll. Rapat digelar untuk merancang strategi relawan, memperkokoh solidaritas antar relawan, dan mengkongkretkan kemenangan Ganjar Pranowo di Jatim.

Adapun dalam Rakerwil II ini OMG Jatim mengusung tema ‘Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti’ yang berarti segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan kebijaksanaan, kelembutan, dan kesabaran.

Melalui tema tersebut, relawan ini berkomitmen untuk menjalankan kegiatan dengan positif, penuh kebijaksanaan, dan bisa bermanfaat untuk masyarakat. (rid)

Humas Polri dan SMSI Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pemilu Damai

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho menerima audiensi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Rabu (25/10/23). Audiensi tersebut dilakukan guna mempererat hubungan antara Polri dengan media agar upaya menciptakan situasi kondusif semakin kuat.

Kadiv Humas mengaku, peran media massa sangat penting, terlebih saat ini sudah mulai memasuki tahun politik. Diharapkan, kolaborasi akan semakin erat untuk menciptakan pemilu damai.

“Dengan adanya pemilu yang cukup besar atau pesta demokrasi, persatuan dan kesatuan tetap harus dijaga,” ujar Kadiv Humas dalam sambutannya, Rabu (25/10/23). Perwakilan SMSI, H. M. Nasir, menegaskan bahwa di tahun politik ini memang pemberitaan positif harus terus digelorakan demi terwujudnya pesat demokrasi sesungguhnya.

“Pemberitaan jangan ugal-ugalan tapi pertimbangkan kejujuran, pemberitaan positif,” ungkapnya. Menurut dia, Polri memang menjadi ujung tombak menjaga situasi tetap kondusif.

Oleh karenanya, sinergitas media dengan Polri diperlukan agar terjalin keselarasan. “Tujuan kita bagaimana membangun Indonesia walaupun belum optimal tetapi semoga bisa berjalan dengan baik,” jelasnya. (bw)

Tim Barunastra dan DNA Hydromodeling ITS Juarai KKCTBN 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Barunastra dan DNA Hydromodelling Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sukses menjuarai ajang Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2023.

Barunastra meraih juara I kategori Divisi Pembuatan dan Performa Prototipe Kapal Pariwisata Autonomous Tourism Surface Vehicle (ATSV). Sedangkan, DNA Hydromodeling meraih juara I kategori Kapal Pariwisata Desain Inovasi dan Teknologi (DIT).

Pada kategori ATSV, Barunastra ditantang membuat kapal nirawak bertenaga listrik yang bisa menyelesaikan perjalanan ke sebuah titik tertentu dan kembali lagi. Ada 5 misi yang harus diselesaikan.

“Antara lain, menyusuri sungai, menyusuri laut, mengambil foto mangrove di atas permukaan laut, mengambil foto ikan-ikan di bawah permukaan laut, dan melakukan tambat di dermaga,” kata Tim Mekanik Barunastra, Sandi Christanto, di Surabaya, Sabtu (28/10/2023).

Barunastra meluncurkan kapal bernama Nala Athena yang berbobot 20,88 kilogram. Sandi menyebut, kapal ini sudah dipasang berbagai teknologi dan fitur untuk mengungguli pesaing lainnya dalam lomba ini.

Nala Athena dipasangi sistem sensor yang canggih yang terdiri dari sensor lidar dan sensor ultrasonik. Sistem ini memberikan penglihatan sangat baik di atas maupun di bawah permukaan air.

“Kami menggunakan banyak teknologi untuk mendeteksi objek dan menggunakan GPS untuk mengetahui letak keberadaan kapal kami,” jelas mahasiswa Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS ini.

Untuk memaksimalkan penggunaan energi bersih, kapal ini juga dipasangi panel surya agar menghasilkan daya listrik sendiri. Selain itu, kapal dirakit dengan bahan serat karbon, yang memungkinkan kapal memiliki bobot yang lebih ringan. Sehingga, mengurangi besarnya tenaga yang digunakan untuk menggerakkan kapal.

Sementara itu, Tim DNA Hydromodelling ITS juga tidak kalah inovatif. Dalam kategori DIT, mereka ditantang merancang kapal menggunakan teknologi augmented reality (AR) dan metaverse. Kapal yang dirancang harus berdasarkan kriteria dan persyaratan sebuah studi kasus.

Dipimpin Akhdan Baihaqi, tim merancang kapal bernama MV Serena yang disimulasikan untuk mengangkut wisatawan dari Australia ke wisata bahari di Raja Ampat, Papua dengan fasilitas mewah.

“Karena dalam lomba ini targetnya untuk turis mancanegara kalangan menengah ke atas dari Sydney, Australia untuk berlibur ke Kepulauan Raja Ampat guna menunjang sektor pariwisata di daerah tersebut,” jelas Akhdan.

Sesuai dengan fungsi dan tujuannya, rancangan kapal ini dilengkapi berbagai fitur mewah seperti mini cinema, bar, kolam renang, bahkan helipad di antara fitur-fitur lainnya. Pada kapasitas maksimal, kapal ini dapat mengangkut 34 penumpang dan membutuhkan 34 kru untuk mengoperasikannnya. (red)

PCU Ajak Maknai Sumpah Pemuda Lewat Giant Book

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perpustakaan Petra Chrstian University (PCU) Surabaya mengajak masyarakat, khususnya para mahasiswanya memaknai sumpah pemuda lewat pameran giant book. Kepala Perpustakaan PCU Surabaya, Dian Wulandari, mengatakan kegiatan ini sebagai upaya menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebangsaan para pemuda, khususnya para Petranesian (sebutan untuk mahasiswa PCU Surabaya).

Pihaknya ingin mahasiswa PCU Surabaya tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa di tengah segala perbedaan suku, ras, agama, dan budaya. Apalagi, saat ini tingkat individualisme juga meningkat.

“Serta, meningkatkan kepedulian di tengah penggunaan teknologi informasi yang cenderung membuat individualisme semakin meningkat,” kata Dian, di Surabaya, Sabtu (28/10/2023).

Giant Book Photobooth berjudul ‘Buku Besar Pemuda Masa Kini’ dibuat berukuran 2 x 2,44 meter dengan tebal 60 sentimeter. Selain pameran giant book, juga digelar kompetisi Creative Adv dan menulis essay.

Salah satu karya Creative Adv yang menarik adalah milik Liem Abigail Indira Salim. Mahasiswi DKV itu membuat karya berjudul ‘Mengikat Perbedaan. Melangkah Bersama’. Idenya itu diambil dari peran tali sebagai pengikat dua bagian kanan dan kiri pada sepatu.

Abigail memilih gambar sepatu warna merah dan bagian kirinya diberi warna putih yang melambangkan identitas Indonesia. Uniknya, tali sepatu digantikan dengan ikatan tangan yang menandakan perjanjian dan sumpah yang tidak dapat terputus.

Sementara, di bagian lidah sepatu diberi warna biru sebagai gambaran perairan di Indonesia yang terdapat banyak pulau di dalamnya, namun tetap satu kesatuan meski terpisah-pisah. “Sama halnya dengan Sumpah Pemuda.

Sebagai generasi muda, kita harus mengingat Sumpah Pemuda dan mengikat perbedaan, agar tercipta kesatuan yang membantu seluruh lapisan masyarakat Indonesia melangkah bersama untuk mencapai cita-cita bangsa.

Ketika kesatuan dan persatuan mulai pudar, di situlah Sumpah Pemuda berperan sebagai pengingat,” ungkapnya. Pameran yang berlangsung selama sebulan itu, dibuka dengan aksi menggambar dari sejumlah mahasiswa DKV untuk mengajak pengunjung mengekspresikan pemikirannya tentang Sumpah Pemuda. (red)

PUSAD: 33 Persen Pemilih Muda di Jatim Tolak Politik Dinasti

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pusat Studi Anti Korupsi dan Demokrasi (PUSAD) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya melakukan survei. Hasilnya, sebanyak 33 persen pemilih muda di Jawa Timur (Jatim) menolak politik dinasti.

Dari hasil survei soal politik dinasti tersebut, ditemukan 26 persen pemilih muda percaya, 33 persen tidak percaya, dan 41 persen tidak peduli. Survei dilakukan terhadap 1.075 responden di 38 kabupaten dan kota di Jatim.

Peneliti Utama PUSAD UM Surabaya, Radius Setiyawan, mengatakan, hasil survei ini penting mengingat demografi pemilih di Jatim menjelang Pemilu 2024 didominasi pemilih produktif berusia 17-40 tahun atau kelompok pemilih generasi Z dan generasi millenial.

Dari total 31.402.838 Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 di Jatim, sebanyak 16.001.790 merupakan pemilih muda. Dengan persentase 51 persen dari total DPT di Jatim. “Politik dinasti dalam konteks demokrasi menarik untuk menjadi pembahasan,” ujar Radius melalui keterangannya di Surabaya, Sabtu (28/10/2023).

Radius menyebut, ada tujuh alasan yang membuat anak muda Jatim menolak politik dinasti. Pertama, 30,60 persen masyarakat tidak percaya karena menghambat proses kaderisasi kepemimpinan.

“Kedua, 28,00 persen masyarakat tidak percaya karena kinerja calon pemimpin sebelumnya yang buruk dan tidak ada dampak terhadap pembangunan,” jelasnya. Ketiga, lanjut Radius, 27,00 persen masyarakat tidak percaya karena menghambat fungsi check and balance antara eksekutif dan legislatif.

Keempat, 25,10 persen masyarakat tidak percaya karena kecenderungan diskriminatif terhadap minoritas politik. “Kelima, 24,00 persen masyarakat tidak percaya karena kinerja pemimpin sebelumnya yang memiliki kedekatan dengan calon cenderung menyalahgunakan wewenang,” terangnya.

Sedangkan, keenam, 23,10 persen masyarakat tidak percaya karena kecenderungan mengarah pada otoritarianisme. Terakhir, 20,50 persen masyarakat tidak percaya karena cenderung melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

“Perdebatan soal politik dinasti menurut saya menarik dan bagus bagi tumbuh kembang demokrasi. Karena, perdebatan tersebut membuat orang mulai melihat secara serius. Tidak serta merta menolak tetapi tidak serta merta menerima.

Mau dari mana asalnya dan silsilah keluarganya, nilai-nilai meritokrasi harus tetap menjadi pegangan,” ungkapnya. Radius menjelaskan, survei ini dilakukan pada 14-22 Oktober dengan teknik pengambilan sampel memakai Multistage Random Sampling.

Di mana, lokasi diambil di seluruh Kecamatan di Jatim, dari 38 kabupaten dan kota. “Kemudian, masing-masing kabupaten dan kota diambil 4-5 kecamatan untuk dijadikan sampel penelitian. Sampel tiap kecamatan dibagi secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih di tiap kecamatan dan kelurahan yang dijadikan lokasi penelitian,” pungkasnya. (red)

YPTA Surabaya Resmikan Gedung Baru R Ing Soekonjono

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya meresmikan gedung barunya bernama R. Ing. Soekonjono di kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Jumat (27/10/2023). Pembangunan gedung baru tersebut menghabiskan dana senilai Rp 33 miliar.

Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, mengatakan nantinya, gedung baru tersebut akan digunakan sebagai pusat perkantoran, baik oleh yayasan maupun rektorat kampus Untag Surabaya. “Gedung ini memang merupakan kantor pusat dari yayasan maupun dari universitas. Sehingga, diharapkan di gedung inilah semua konsep, evaluasi, dan rancangan akan kita lakukan,” kata Bekti.

Ia menjelaskan, dana pembangunan gedung itu merupakan hasil swadana dari kontribusi masyarakat yang mengkuliahkan putra-putrinya di Untag Surabaya. “Kontribusinya dalam bentuk dana pengembangan pendidikan dan uang kuliah,” jelasnya.

Menurut Bekti, pemberian nama R. Ing. Soekonjono diambil dari tokoh insinyur Surabaya. Dulu, dia merupakan anggota Partai Nasional Indonesia (PNI), dan mendirikan YPTA Surabaya sebagai cabang dari YPTA di Jakarta.

“Beliau adalah dekan pertama Fakultas Teknik Sipil Untag Surabaya, saat itu. Beliau menjadi ketua yayasan mulai tahun 1957-1974,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho, mengakui dengan diresmikannya gedung ini akan menjadi pelecut semangat seluruh sivitas akademika di Kampus Merah Putih tersebut.

“Nantinya, perkantoran ini isinya yayasan berikut jajaran rektorat. Jadi, seperti LPPM pun nanti juga pindah di sini semua. Ini adalah ruang perkantoran yang nantinya menjadikan semangat Untag Surabaya supaya maju dan dipercaya oleh masyarakat,” terangnya.

Di sisi lain, Prof Nugroho juga mengungkapkan jika pihaknya tiap tahun telah menerima pendanaan akademik dari Kemendikbudristek. Ia merinci, pada 2021 Untag Surabaya menerima hibah senilai Rp 11 miliar.

Di tahun berikutnya, pihaknya kembali menerima hibah senilai Rp 16 miliar, dan pada 2023 ini bertambah menjadi Rp 23 miliar. “Ini sinkron antara yayasan dan rektor. Artinya, rektorat juga selalu membangun terkait mutu pendidikan,” ungkapnya.

Dari berbagai upaya yang telah dilakukan, lanjut Prof Nugroho, kini Untag Surabaya juga sudah berhasil terakreditasi unggul. Bahkan, separuh dari seluruh program studi di Untag Surabaya sudah terakreditasi A.

“Kita sudah submit ke Instrumen Suplemen Konversi (ISK). Insya Allah, 11 prodi yang terakreditasi A, akan kita unggulkan semua. Peresmian gedung ini menjadi semangat kita. Kita berterima kasih kepada yayasan, sudah diberikan fasilitas untuk perkantoran,” pungkasnya. (red)

Program SMA Double Track, Latih Siswa Mandiri dan Berwirausaha

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dinas Pendidikan Jawa Timur bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menggelar program SMA Double Track untuk menyiapkan lulusan agar siap terjun ke masyarakat melalui rintisan wirausaha maupun bekerja di industri.

Hingga saat ini, sebanyak 51.853 siswa telah menerima pelatihan program, dan 31.858 di antaranya telah sukses bekerja mandiri dan berwirausaha dengan total transaksi mencapai lebih dari Rp 6 miliar selama lima tahun.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur/Jatim, Aries Agung Paewai, mengatakan program SMA Double Track yang memasuki tahun kelima ini merupakan embrionya untuk menampung siswa yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi.

Para siswa diasah kreativitas dan kompetensinya sesuai dengan kondisi kebutuhan skill di dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Program ini menyasar pada satuan pendidikan yang berada di daerah terpencil dengan siswa yang tidak memiliki minat melanjutkan ke perguruan tinggi.

”Dengan pembekalan skill di Double Track ini siswa bisa terbekali keterampilannya,” kata Aries, usai meninjau SMA Double Track yang digelar di Graha ITS Surabaya, Kamis (26/10/2023).

Ia menjelaskan, ada progres jangka panjang dalam pengembangan SMA Double Track. Di tahun pertama progres itu, berpusat pada sekolah sebagai pelatihan. Pada tahun pertama program, infrastruktur digital dibangun untuk mendukung pengembangan program melalui berbagai platform yang disediakan.

Selanjutnya, di tahun kedua pelaksanaan program dilakukan penguatan sekolah sebagai pusat produksi setelah menjadi pusat pelatihan. Serta, penguatan pasar komunitas, menciptakan lapangan kerja, memberikan wawasan berwirausaha dan memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

‘’Masuk di tahun ketiga, fokus utama utama kami adalah pembinaan calon tenaga kerja terlatih dari alumni Double Track, serta penguatan kmunitas melalui Double Track Mart,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Pj Wali Kota Batu itu.

Di tahun ketiga ini, lanjut Aries, pelaksanaan program SMA Double Track mengalami pergeseran dari pendekatan pembejalaran yang berbasis individu menjadi pembinaan secara kelompok dengan anggota 4-6 siswa yang kemudian disebuk Kelompok Usaha Siswa (KUS).

Selanjutnya, di tahun keempat KUS yang terbentuk kemudian dikembangkan dan ditingkatkan untuk kemandirian siswa dengan menyediakan fasilitas pembiayaan bekerja sama dengan bank UMKM Jawa Timur, Bank BNI, dan Bank Mandiri.

“Masuk tahun kelima ini, kami lebih menekankan pada pengembangan layanan cipta kerja oleh DUDI dan KUS yang disesuaikan dengan keterampilan abad 21 dengan kolaborasi bersama Unicef melalui pembekalan digital skills,” terangnya.

Apresiasi pelaksanaan program Double Track ini juga disampaikan Kepala Balai PTI Kemdikbudristek, Asep Sukmayadi. Asep menilai, program Double Track mampu melakukanpengembangan prestasi yang diinginkan pemerintah selama ini, di mana ada penamanan nilai-nilai kemandirian, kewirausahaan, dan kreativitas siswa yang terus dibekali dan diasah.

Ini juga terbukti dari hasil Festival Entrepreneur dan Kewirausahaan, di mana Jatim membawa  10 medali dengan rician 4 medali emas dan 6 medali perak. Prestasi tersebut, dicatatkan salah satunya dari SMA Double Track.

“Sudah jelas bahwa anak-anak SMA di Double Track sudah diperkuar dengan pembinaannya secara masif dan hasilnya bisa dilihat di tingkat nasional. Kita akan coba kurasi dan masukkan dalam database milik BPTI sebagai salah satu apresiasi Kemdikbudristek,” ungkapnya.

Sementara itu, Inggrid Alfaza, salah satu siswa peserta SMA Double Track dari SMAN 1 Widodaren Ngawi mengaku, banyak mendapatkan ilmu, keterampilan, pelatihan, dan wawasan dalam dunia usaha melalui program Double Track. Mulai dari pelatihan tata rias, tata boga, multimedia, hingga kuliner.

“Selain itu, siswa juga dapat melihat peluang usaha, terutama bagi mereka yang tidak ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, dengan membekali diri dengan keterampilan hidup,” pungkasnya. (red)

Gaet Pelanggan Lewat Medsos, Auto Garage Kini Ramai

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bengkel audio dan variasi mobil Auto Garage di Surabaya memiliki cara tersendiri untuk menarik minat pelanggannya. Salah satunya, dengan menggencarkan konten di media sosial (medsos) melalui pelayanan yang unik, menarik, dan variatif.

Hasilnya, terbukti banyak pelanggan yang datang. Bahkan, berasal dari luar kota Surabaya dan luar Jawa. Pemilik Bengkel Auto Garage, Stevanus Soedjono Kosasih, mengakui saat ini, medsos masih menjadi pilihan jitu untuk menarik pelanggan.

Stevanus sengaja membuat konten di medsos miliknya, mulai dari Google, Instagram, YouTube, hingga TikTok, dengan menggugah mengenai aktivitas pelayanan kepada pelanggan, produk aksesori, hingga sparepart (suku cadang) yang lengkap di bengkel audio dan variasi mobil miliknya.

“Auto Garage ini saya rintis sejak 20 Oktober 2000 lalu, dengan mengusung konsep ‘One Stop Automotive Solution’. Jadi, selain memberikan layanan jasa dan servis lengkap, mulai bengkel perbaikan, ganti aksesori, hingga custom modifikasi, juga membuat para pelanggan yang datang merasa nyaman dan senang,” kata Stevanus, di Surabaya Jumat (27/10/2023).

Ia menjelaskan, bengkel yang dirintisnya ini berawal dari hobinya dalam bongkar pasang audio di dalam mobil saat menempuh studi di Moreton Tafe of Quennsland, Australia, dengan mengambil jurusan otomotif yang berfokus pada bidang elektrikal mesin di luar kabel.

“Selama tujuh tahun saya studi di Australia, kemudian saya memutuskan kembali ke Indonesia dan meneruskan Auto Garage yang sebelumnya sudah dibangun di Australia. Dari awalnya buka di rumah, lalu buka di Jalan Raya Prapen, dan kini bisa berkembang dengan membuka dua cabang lainnya di kawasan Wonorejo Rungkut dan Tenggilis Lama Surabaya,” jelas pria 43 tahun itu.

Setiap hari, lanjut Stevanus, sedikitnya ada 10 mobil yang dilayani di bengkel miliknya. Mulai dari keluhan yang ringan hingga berat. Ada saja berbagai keluhan dari pelanggan yang datang. Mulai dari penggantian klakson, kaca film, antikarat, AC, audio, body repair hingga restorasi.

‘’Ada yang dikerjakan bisa langsung selesai, ada juga yang harus dikerjakan menginap karena membutuhkan ketelitian dan waktu yang agak lama,” ungkapnya. Stevanus menceritakan, sejak awal merintis bengkel yang selama ini diimpikan, hanya ada satu karyawan yang ia miliki saat itu.

Kemudian, bertambah menjadi 12 karyawan. Dan, hingga saat ini jumlah total karyawan sebanyak 36 orang yang melayani pelanggan di tiga lokasi bengkel miliknya. Selain itu, atas kegigihannya itu, Auto Garage juga berhasil meraih ratusan penghargaan dan piala modifikasi serta audio mobil.

“Semua karyawan saya bekali dengan keahlian masing-masing. Jadi, mereka bisa melayani dengan cepat kepada para pelanggan. Kami juga memberikan solusi kepada para pelanggan, dan akan kami kerjakan setelah sesuai kesepakatan dengan konsumen,” terangnya.

Selain melayani perbaikan dan pergantian aksesori, bengkel Auto Garage juga melayani jasa derek di seluruh wilayah Jawa Timur. “Untuk biaya derek yang harus dikeluarkan dari para pelanggan juga bervariasi, bergantung jarak tempuh dari lokasi awal penderekan,” terangnya. (red)