ARTIKUJT E FUNDIT
Pemkab Siapkan Lapak Baru, Ratusan Pedagang segera Direlokasi Jelang Renovasi Pasar Banyuwangi
RS Unair Fokus Tingkatkan Layanan Jelang Pergantian Kelas ke KRIS
Surabaya, (pawartajatim.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi memberlakukan pergantian kelas 1, 2, dan 3 dengan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) pada Juni 2025. Dengan kebijakan tersebut, semua golongan masyarakat mendapat pelayanan sama dari rumah sakit. Baik medis maupun non-medis.
Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS Unair) Surabaya, Prof Dr dr Nasronudin SpPD K-PTI FINASIM mengatakan, RS Unair siap menjalankan kebijakan baru dari pemerintah pusat tersebut. Hal itu juga melihat hasil dari RS pilot project.
“Pada prinsipnya kami RS Unair siap melaksanakan kebijakan baru dari pemerintah. Kami berharap lebih baik dan bisa memberikan layanan lebih baik lagi kepada masyarakat,” kata Prof Nasronudin, Kamis (16/5/2024).
Menurut dia, pergantian kelas BPJS ke KRIS menjadi program baru yang lebih bijak. Sebab, dilakukan penyederhanaan kelas 1, 2, dan 3 menjadi setara, sepadan, dan terpadu. Prof Nasronudin menjelaskan, dengan program KRIS ini seluruh pasien dan lapisan masyarakat memiliki hak yang sama mengakses pelayanan kesehatan.
Tenaga kesehatan berupaya memberikan pelayanan berbasis kompetensi, spesialisasi, dan sesuai sumpah janji. “Yang disesuaikan adalah fasilitasnya. KRIS itu harus memenuhi 12 kriteria, seperti bangunannya, ventilasi, pencahayaannya, suhu, ners call, jarak tempat tidur, 1,5 meter, oksigen,” jelasnya.
Selain itu, adanya KRIS dapat menambah waktu pelayanan hingga sore. Bahkan, saat hari Sabtu pelayanan akan tetap sama seperti weekday. Di RS Unair sudah mempersiapkan kamar mandi dalam ruang pasien, oksigen, dan pelayanan kesehatan lainnya yang sesuai standar. Untuk pelaksanaannya masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
Uji coba sudah dilakukan beberapa yang lalu oleh pemerintah dengan menunjuk beberapa pilot project RS. Kelihatannya berhasil, respons masyarakat dan RS bagus, sehingga kita tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan.
”Tinggal tunggu tarif, itu urusannya pemerintah. Kami siap melaksanakan saja,” pungkas Prof Nasronudin. (red)
Fakultas Kedokteran Unair Tingkatkan Lulusan Dokter Spesialis
Surabaya, (pawartajatim.com) – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya memastikan mendukung penuh rencana pemerintah dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (PPDS RSPPU) atau PPDS Hospital Based.
Salah satunya, dengan meningkatkan lulusan dokter spesialis melalui penambahan kuota di masing-masing program studi (Prodi). Langkah itu juga bertujuan untuk menambah ketersediaan dokter spesialis di Indonesia.
Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso SpOG (K) mengatakan, pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit atau hospital based harus dilaksanakan sebagai bagian menjalankan undang-undang.
Menurut dia, sebagai perguruan tinggi, pihaknya siap mendukung karena rumah sakit tidak bisa menjalankan sendirian tanpa bekerja sama dengan fakultas kedokteran yang berwenang mengeluarkan ijazah.
“Jadi, harus ada Memorandum of Understanding (MoU) bersama Fakultas Kedokteran untuk melakukan suatu pendidikan dan dalam rancangan PP yang akan ditandatangani itu disebutkan jelas, yang mengeluarkan ijazah itu institusi pendidikan karena memang sesuai regulasi undang-undang pendidikan, ijazah itu dikeluarkan oleh institusi pendidikan,” kata Prof Budi, Kamis (16/5/2024).
Dia menjelaskan, pihaknya akan mempercepat produksi dokter spesialis, salah satunya dengan penambahan kuota di masing-masing program studi (Prodi). “Ini amanah undang-undang, ada dua jalur saya pikir ada penyesuaian-penyesuaian yang saling memberi nilai positif bagi university based dan hospital based,” jelasnya.
Sementara, mengenai mekanisme pelaksanaan itu, Prof Bus mengakui hingga saat ini masih dalam pembahasan. Beberapa Fakultas Kedokteran juga dilibatkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Terus ketemu (dengan rumah sakit) terus merancang dengan fakultas kedokteran yang lama-lama diajak Kemendikbudristek dan Kemenkes menyamakan sama mutunya,” terangnya.
Untuk diketahui, Presiden Jokowi meluncurkan PPDS RSPPU atau PPDS Hospital Based di halaman Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta, pada Senin (6/5/2024). Program tersebut diharapkan dapat mempercepat pemenuhan dokter spesialis di daerah-daerah tertinggal, perbatasan, dan Kepulauan. (red)
PPIH Embarkasi Surabaya Berangkatkan 20 Kloter ke Tanah Suci
Surabaya, (pawartajatim.com) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 20 kloter ke Tanah Suci Makkah melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya, atau sebanyak 7.318 jemaah calon haji serta 100 petugas haji.
Jumlah tersebut masih sekitar 19 persen dari total jemaah dari Embarkasi Surabaya yang telah berangkat ke Tanah Suci. Sementara, sebanyak 12 jemaah calon haji masih tertunda keberangkatannya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).
Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris mengatakan, 12 jemaah calon haji yang tertunda keberangkatannya, rinciannya 8 orang karena sakit dan 4 orang pendamping. Sakit yang diderita para jemaah, antara lain gagal ginjal, anemia, fraktur, demensia, gangguan pernapasan, dan gangguan pencernaan.
“Jemaah yang sakit adalah 2 orang dari kloter 7 asal Lamongan, 1 orang dari kloter 8 asal Lamongan, 1 orang dari kloter 12 asal Tuban, 1 orang dari kloter 14 asal Surabaya, 1 orang dari kloter 16 asal Kabupaten Madiun, 1 orang dari kloter 17 asal Magetan, dan 1 orang dari kloter 18 asal Magetan,” ujar Haris, Kamis (16/5/2024).
Haris menjelaskan, pada proses pengecekan barang di tas tenteng menjelang keberangkatan ke Bandara Juanda, PPIH Embarkasi Surabaya masih menemukan sejumlah barang yang salah penempatan, terutama benda tajam, seperti silet, gunting, alat cukur, paku, dan pisau.
“Benda-benda tajam yang dipakai keperluan sehari-hari boleh dibawa ke Tanah Suci, asalkan disimpan di tas koper bagasi. Jika disimpan di tas tenteng akan diamankan oleh petugas,” jelasnya. Selain itu, masih ada dari jemaah yang membawa cairan lebih dari 100 mililiter di tas tenteng, seperti sampo, minuman, kecap, dan madu.
“Cairan yang boleh masuk tas tenteng maksimal 100 mililiter. Kalau lebih silahkan dikemas sesuai standar penerbangan dan disimpan di tas bagasi,” pungkas Haris. (red)
Dinilai Berhasil, Kampung KB Banyuwangi Jadi Percontohan di Indonesia
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kegiatan Ambassador Goes to Kampung Keluarga Berkualitas (KB) menunjukkan tingginya komitmen untuk melanjutkan kerjasama antara Indonesia dengan
negara sahabat. Disamping itu, kolaborasi dengan organisasi internasional. Hal itu diungkapkan oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim, Benny Sampirwanto, saat menghadiri kegiatan gala dinner penutupan kegiatan Ambassador Goes To Kampung KB di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi, Rabu (15/5/2024) malam.
Ia mengungkapkan, kegiatan ini juga akan memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan komitmen dan partisipasi Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana dan penurunan stunting, khususnya melalui Program Kampung KB.
Pelaksanaan Program Bangga Kencana di Jawa timur/Jatim, kata Benny, telah menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Hal tersebut sesuai dengan capaian pada tahun 2023, bahwa total fertility rate sudah mencapai 1,98.
Angka Unmet Need sebesar 7,34 persen, selanjutnya Age Specific Fertility Rate 15 – 19 adalah 21,3 (PPK-23). kesertaan ber-KB, Modern Contraceptive Prevalence Rate (mCPR) di Jatim sudah mencapai 73,36 persen.
“Keberhasilan tersebut merupakan tidak lepas dari dukungan, support dan komitmen yang cukup tinggi dari seluruh jajaran pemerintah daerah kabupaten/kota di Jatim,” jelasnya. Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim menambahkan Kampung KB mempunyai peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana.
Sejak pertama kali dibentuk pada 2016, jumlah Kampung KB di Jatim meningkat dari 120 menjadi 7.186, kampung KB pada 2024. Akan tetapi kalau berdasarkan klasifikasi, lebih dari separoh (66,4 persen) Kampung KB masih dikategorikan sebagai Kampung KB dasar.
“Hanya 9,5 persen dan 10,5 persen Kampung KB berstatus berkembang dan mandiri. Sedangkan Kampung KB yang sudah diklasifikasikan berkelanjutan sebanyak 13,6 persen,” sebutnya.
Benny mengungkapkan Kampung KB juga telah menunjukkan kontribusinya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga), yang terdiri dari 3 dimensi yaitu dimensi ketentraman, kemandirian dan kebahagiaan.
Selama 3 tahun terakhir, iBangga di Jatim telah meningkat secara konsisten dari 55,6 pada 2021 menjadi 61,8 pada tahun 2023 (PPK-23). “Untuk mencapai keberhasilan dalam penyelenggaraan Kampung KB, diperlukan kerjasama dengan lintas sektoral, ” ujarnya.
Melalui program ini, semua mitra yang terlibat dalam Kampung KB bekerja sama untuk memberdayakan keluarga dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan masyarakat dari seluruh aspek dimensi kehidupan.
Mayoritas Kampung KB di Jatim telah menjalin kerjasama dengan lebih dari 7 mitra lintas sektor. Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kementrian Agama, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Perumahan dan Pekerjaan Umum.
Banyuwangi adalah salah satu kabupaten di Jatim yang sudah berhasil dalam menyelenggarakan program Kampung KB sejak 2016 dan menjadi salah satu percontohan program di Indonesia.
Pada 2024, Kampung KB di Banyuwangi sudah terbentuk sebanyak 215. Pemerintah Provinsi Jatim melalui BKKBN Jatim terus menerus melakukan advokasi kepada mitra kerja untuk membentuk Kampung KB pada setiap desa/kelurahan sesuai target Instruksi Presiden (Inpres) No. 3 tahun 2022.
Advokasi ini dilakukan tidak hanya untuk Kabupaten Banyuwangi, akan tetapi juga 37 kabupaten/kota lainnya di Jatim. Hal ini ditujukan untuk mendorong Percepatan Penurunan Stunting (PPS), di mana target prevalensi stunting di Jatim pada 2024 adalah 13,51 persen.
Sementara angka stunting sudah menunjukkan penurunan dari 19,2 persen, tahun 2022 menjadi 17,7 persen pada 2023 (turun 1,5 persen). Sedangkan untuk mencapai 13,51 persen masih mempunyai PR untuk menurunkan 4,19 persen.
Sehingga diperlukan akselerasi penurunan stunting di Jatim. Akselesari tersebut sudah barang tentu membutuhkan kerjasama dan pendekatan secara komperhensif dan berkesinambungan dengan berbagai pihak yang dikenal dengan PENTA-HELIX dari unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu atau gotong royong untuk percepatan penurunan stunting.
Melalui Program Ambassador Goes to Kampung KB Banyuwangi ini, kami berharap semakin meningkatkan dukungan dari BKKBN RI dan seluruh delegasi dari perwakilan negara-negara sahabat serta organisasi internasional khususnya untuk penyelenggaraan program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting di Kampung KB di Jatim serta program-program lain serta potensi unggulan yang ada di Banyuwangi.
Sekda Kabupaten Banyuwangi, Mujiono, mengatakan Kampung berkualitas ada empat variable, yang pertama Keluarga berkualitas. Berkualitas untuk usia lanjut, berkualitas untuk perempuan, berkualitas untuk anak remaja dan balitanya.
Adapun capaian2 untuk lansia otomatis akan dilatih untuk hidup mandiri dan sudah di treatment melalui pelatihan-pelatihan, remaja melalui sosialisasi dan yang paling penting treatment untuk melanjutkan pendidikan.
“Dengan cara itulah pernikahan dini bisa diturunkan, ” ungkap Mujiono. Dia menambahkan diharapkan keberhasilan yang sudah diperoleh oleh Kampung KB di Desa Jambe wangi bisa menjadi contoh bagi kampung KB yang lainnya di seluruh Indonesia. (bw)
Dongkrak Penjualan, Produk Kulkas dan Mesin Cuci Terbaru Modena ‘Diburu’ Konsumen
Surabaya, (pawartajatim.com) – Modena targetkan perbesar kontribusi penjualan dari kategori cooling dan cleaning khusus di pasar Surabaya hingga 50 persen. Hal ini, merupakan salah satu upaya dalam mengejar target.
Salah satunya dengan meluncurkan dua produk paling gress kategori cooling dan cleaning. Yaitu, Modena WashStation™, mesin cuci inovatif yang menandai revolusi dalam perawatan pakaian. Serta RF 4310 MABK kulkas dengan desain multidoor yang ramping.
“Kedua produk terbaru kami, hadir untuk memperkuat MODENA home ecosystem yang kami miliki. Modena sendiri telah menjadi market leader di kategori cooking, kini kami terus berinovasi serta memperluas kategori lainnya. Yaitu cooling dan cleaning dengan memperkenalkan MODENA WashStation dan lemari es RF 4310 MABK,” kata Branch Manager Modena Surabaya, Oscar Surya Pranoto, di Surabaya, Kamis (16/5).
Selama ini, kata dia, kontribusi penjualan Modena terbesar. Yaitu, sekitar 70 persen masih disumbang dari kategori cooking produk. Sehingga diharapkan dengan adanya produk baru dari kategori cooling dan cleaning ini, kontribusinya bisa menjadi berimbang.
Ia menambahkan, penjualan lemari es dan mesin cuci di Modena sendiri selama ini menunjukkan tren yang positif, apalagi pasar Surabaya diakui masih sangat besar untuk penetrasi produk lemari es dan mesin cuci, sehingga dipastikan kedua produk terbaru itu bisa diserap pasar dengan baik.
Modena WashStation memiliki teknologi drum FabriCare yang dirancang untuk gesekan minimum tanpa mengorbankan agitasi, serta teknologi pengering Heat Pump yang menghasilkan performa 29 persen lebih lembut pada pakaian sensitif.
Hasilnya, selain cucian bersih maksimal, pakaian lebih tahan lama dengan meminimalkan kerusakan prematur seperti robek dan penyusutan. Mode AllergyCare menghilangkan 99,9 persen bakteri dan virus.
Sementara SteamCare secara intensif menghilangkan noda yang sulit, memastikan hasil pencucian terbersih bahkan untuk pakaian bayi dengan bahan yang paling sensitif. Fitur lainnya dari MODENA WashStation™ adalah fitur FabriCare yang memberikan sentuhan gentle pada berbagai jenis kain, menjaga integritas dan kelembutan pakaian pelanggan.
Teknologi pengering Heat Pump yang 29 persen lebih lembut pada pakaian sensitif menjaga keawetan pakaian dengan meminimalkan kerusakan prematur seperti robek dan penyusutan. Selain itu, mesin cuci ini juga menawarkan kemudahan penggunaan dan perawatan.
Fitur Smart Link memungkinkan pengalaman pencuci-pengering yang mulus dalam mode Mix tunggal, sementara fitur AutoClean+ menjaga kebersihan mesin dengan sendirinya. ‘’Dalam kaitannya dengan kesadaran lingkungan, Modena WashStation™ dilengkapi dengan motor PowerHub™ Inverter hemat energi dan mode AirClean untuk penyegaran instan tanpa air, memprioritaskan keberlanjutan dalam proses pencucian,” tambah Oscar.
Dalam koleksi terbarunya, Modena menawarkan berbagai tipe mesin cuci yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam konsumen. Mulai dari Wash Station WW 1139 VSDG yang inovatif, hingga Washing Machine Front-load WD 1137 DFDG yang memberikan kinerja luar biasa, Modena perkenalkan rangkaian mesin cuci yang menghadirkan kualitas dan kenyamanan kepada pengguna.
Selain itu, Modena juga meluncurkan serangkaian model seperti WF 1137 DFDG, WD 1137 DFDG, serta WF 1244 VGDG yang semuanya mengusung teknologi terkini untuk memberikan hasil pencucian yang optimal serta garansi yang diperpanjang hingga 20 tahun.
Oscar mengatakan, untuk produk terbaru di kategori cooling, Modena kini perkenalkan RF 4310 MABK. Kulkas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga modern dimana kulkas canggih ini menggabungkan teknologi mutakhir dengan desain elegan, memastikan fungsionalitas dan estetika dapur.
RF 4310 MABK hadir dengan desain multidoor yang ramping, memberikan akses mudah dan ruang penyimpanan yang luas. Dengan kapasitas total 431 liter, kulkas ini sempurna untuk keluarga yang membutuhkan lebih banyak ruang untuk menyimpan makanan segar dan beku.
Lemari es RF 4310 MABK menghadirkan beberapa fitur utama yaitu PowerHub Dual Inverter, fitur inovatif untuk memastikan efisiensi energi yang unggul dan kinerja pendinginan optimal. Sehingga secara signifikan mengurangi konsumsi energi dan tingkat kebisingan.
Multiflow Cooling Technology yang menjamin pendinginan yang merata di seluruh bagian kulkas, menjaga kesegaran dan kualitas bahan makanan, serta Smart Digital Control, panel kontrol digital pintar yang intuitif memungkinkan penyesuaian suhu yang tepat, sehingga memberikan kendali penuh atas pengaturan kulkas.
Dengan peluncuran koleksi terbarunya di kategori cleaning & cooling, kami terus membuktikan bahwa Modena terus berkomitmen merancang produk-produk teknologi rumah tangga yang canggih dan inovatif.
‘’Sehingga setiap produk kami diharapkan dapat membantu pekerjaan rumah tangga setiap hari,” tutup Oscar. (ony)
Peduli Nelayan, Bupati Gresik Kembali Gelontorkan Ratusan Paket Sembako
Gresik, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kabupaten/Pemkab Gresik menggelontorkan ratusan paket sembako kepada para nelayan di Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu. Bantuan diberikan untuk meringankan beban nelayan yang kesulitan melaut dikarenakan musim angin barat.
Ratusan sembako ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Bungah, Kamis (16/5). Bantuan tersebut sebagai bentuk bakti peduli nelayan berdaulat, sesuai yang tertuang dalam Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah, yakni Gresik Agropolitan.
Bantuan diberikan kepada nelayan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani itu menyampaikan, Pemkab Gresik dalam Nawa Karsa memiliki beberapa program peningkatan kesejahteraan nelayan, yang masuk dalam Gresik Agropolitan.
Selain pemberian paket sembako. Terdapat beberapa fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan. “Pertama adalah program Go Tani pada sektor perikanan dan program nelayan berdaulat dengan penyediaan permodalan lunak dan pembangunan beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN),” ungkap Gus Yani.
Dijelaskan, nelayan melaut tidak lebih dari 8 bulan artinya ada masa jeda yang saat musim angin barat maka tidak bisa melaut. Maka program bakti nelayan berdaulat ini sebagai kompensasi untuk mengganti kebutuhan nelayan, program ini baru berjalan 4 tahun.

“Selain itu, pemerintah juga membangun kebutuhan lainnya untuk nelayan yaitu membangun SPBN. Ini agar nelayan mudah untuk mendapatkan BBM bersubsidi,” imbuh Bupati Milenial ini.
Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Perikanan Gresik Johar Gunawan, menambahkan bantuan yang diserahkan ini tidak lain untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan.
Menurut dirinya pemerintah daerah wajib hadir membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Gresik mempunyai potensi yang cukup besar untuk dimaksimalkan.
‘’Sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat nelayan,” jelas pria yang ahli bidang Matematika ini. Sementara itu, Ali Santoso (43) nelayan asal Sidayu mengaku senang atas bantuan sembako dari Pemerintah Kabupaten Gresik ini.

Mudah-mudahan bermanfaat bagi teman-teman nelayan. “Bantuan yang diberikan setiap tahun saat musim barat, menjadi bukti kepedulian Gus Yani dan Bu Min terhadap masyarakat khususnya nelayan Kabupaten Gresik,” papar Ali Santoso.
Turut hadir mendampingi Bupati Gresik, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Misbahul Munir, Kepala Dinas PMD Abu Hassan, Kepala Dinas Sosial Umi Khoiroh, Forkopimcam Bungah, Camat Sidayu Suwartono, Camat Manyar Hendriawan Susilo, Kepala Desa se-Kecamatan Bungah, serta nelayan Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu. (Adv/dra)
Sidang Sengketa Tanah Bendil Gresik Masuki Tahap Pemeriksaan Setempat
Gresik, (pawartajatim.com) – Sidang lanjutan sengketa tanah Bendil Menganti memasuki tahap Pemeriksaan Setempat/PS. Sidang lanjutan pemeriksaan setempat merupakan proses dalam persidangan yang hakim atau majelis hakim melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi yang terkait dengan perkara yang sedang ditangani.
PS ini dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas dan akurat tentang fakta-fakta yang berhubungan dengan tempat atau objek yang menjadi sengketa dalam perkara tersebut.
Hadir dalam sidang pemeriksaan setempat ini penggugat Juliati Binti Hasan, kuasa hukum penggugat Drs Kholik SH Mpd, pihak tergugat Siti Koyum dan kuasa hukum tergugat Andi Fajar Yulianto SH MH.
Serta Kepala Desa Kepatihan Dodik Soeprayogi, Sekretaris Desa Kepatihan Hamim ST dan beberapa perangkat Desa Kepatihan. Sidang dipimpin hakim ketua, Ani Mufidah Talip SH MH., dengan anggota Bagus Tergono SH MH dan Anak Agung Ayu Cristin SH MH serta Panitera Winotatita Rahayu SH MH.
Sebelum menuju obyek sengketa, Hakim dan anggota datang di Balai Desa Kepatihan. Ditemui Kepala Desa dan sejumlah perangkat. Dihadapan Kades, penggugat dan Tergugat serta kuasa hukum masing-masing, hakim ketua membuka sidang.

“Bapak-bapak dan ibu sidang saya mulai ya,” kata Ani Mufidah Talip SH MH membuka sidang PS di Balai Desa Kepatihan Menganti Gresik, Kamis (16/5). Kemudian hakim beserta anggota menuju obyek sengketa yang berada di Dusun Bendil Kepatihan.
Sidang Perbuatan Melawan Hukum/PMH NO: 95/Pdt. G/2023/PN.Gs dilanjutkan di lokasi. Obyek materi yang disengketakan para pihak berupa tanah luas sekitar 1 hektar di Dusun Bendil Desa Kepatihan Menganti Gresik.
Setiba di lokasi obyek sengketa hakim Ani menanyakan pada penggugat tentang batas-batas tanah. Dengan cekatan kuasa hukum Yuliati menunjukkan batas tersebut. “Yaaaa…, mulai dari patok merah sebelah barat tadi sampai ke timur yang mulia. Sampai 5 meter sebelum tembok pembatas yang membujur ke Utara Selatan itu,” papar kuasa hukum Kholik, sambil merentangkan tangan menunjukkan batas.
Hakim Ketua Ani Mufidah Talip bersama anggota menyimak dengan seksama. Sesekali hakim anggota juga menambahkan pertanyaan. Kemudian hakim juga menanyakan batas kepada pihak tergugat. Jawaban pihak tergugat tentang batas tanah sama dengan penggugat.

“Jadi baik pihak penggugat maupun tergugat tidak ada perbedaan ya tentang batas tanah,” kata hakim Ani Mufidah menyimpulkan sidang PS di lokasi ini. Hakim ketua menawarkan pada para pihak ada yang perlu ditanyakan, para pihak menjawab cukup.
Akhirnya hakim ketua menutup sidang PS ini. Sidang akan dilanjutkan pada Kamis (30/5) yang akan datang dengan agenda penyerahan bukti-bukti tambahan. (dra)
Usai Isi BBM, Sebuah Motor Terbakar di SPBU Banyuwangi
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pengunjung SPBU Sukowidi, Kalipuro, Banyuwangi geger, Kamis (16/5/2024). Sebuah motor mendadak terbakar usai mengisi BBM. Tak ada korban jiwa dalan musibah ini. Pemilik motor langsung kabur saat kejadian.
Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik pada motor. Peristiwa ini bermula saat motor jenis Suzuki Thunder mengisi BBM. Identitas pengendaranya misterius. Awalnya, motor ini ditolak mengisi BBM. Penyebabnya, pengendara motor dicurigai mengisi BBM berulang kali. Niatnya diduga untuk dijual.
Saat mengisi kedua kalinya, petugas SPBU menegurnya. Namun, pemilik kendaraan tetap ngotot. Petugas kemudian mengisinya. Namun, pengendara membuat aksi aneh. Dia ngacir usai motornya terisi BBM. Saat itulah, muncul api, lalu terbakar. Melihat motornya dilalap api, pemilik motor memilih kabur.
Petugas SPBU sempat dibuat panik dengan kebakaran ini. Kejadian ini langsung dilaporkan ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar). Dalam hitungan menit, petugas tiba di lokasi. Tak sampai satu jam, petugas berhasil menjinakkan api.
Namun, kondisi motor sudah hangus terbakar. “Jadi, pemotor itu kabur usai motornya terbakar. Identitasnya belum diketahui,” kata Ahmad Anton, penanggung jawab SPBU Sukowidi.
Petugas Damkar menerjunkan satu mobil pemadam untuk menjinakkan kobaran api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.56 WIB, satu jam setelah kejadian. “Penyebab kebakaran masih diselidiki. Dugaan sementara akibat korsleting,” kata Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, Salam Bikwanto. (udi)
Fokus Bisnis Pelabuhan dan Logistik Stiamak Berpeluang Jadi Kampus Besar
Surabaya, (pawartajatim.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Managemen Kepelabuhan/Stiamak Barunawati Surabaya memiliki peluang menjadi kampus yang berkembang pesat. Fokus pada bisnis pelabuhan dan logistik. Memiliki dosen praktisi bisnis pelabuhan dari Pelindo Grup dan pelaku bisnis terkait lainya.
Demikian disampaikan pengamat nasional bidang transportasi laut, Prof. R.O. Saut Gurning di hadapan 50 pelaku usaha dan industri (DUDI) maritim nasional dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Stiamak di Hotel Grand Mirama Mercure Surabaya, Rabu (15/5/2024).
Menurut Saut, acara FGD dengan tujuan kolaborasi antara akademik dengan DUDI merupakan langkah yang sangat tepat. Karena dunia kampus menjadi tahu lebih awal jika perubahan terjadi begitu cepat. Di beberapa negara banyak kampus tutup. Sementara perubahan terjadi begitu cepat, termasuk dunia bisnis maritim.
‘’Langkah Stiamak untuk mendapatkan masukan tentang situasi bisnis maritim sekarang ini dari pelaku bisnis maritim, sangat tepat. Sehingga bisa mempersiapkan lulusan kampus sesuai dengan kebutuhan bisnis,” katanya.
Sementara narasumber Wakil Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan (ABUPI) David Rahadian mengungkapkan, tawaran Stiamak untuk mahasiswa RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) dimana masa kerja dengan keahlian khusus calon mahasiswa bisa dikonversi sebagai mata kuliah menjadi program pemerintah.
“STIAMAK membuka mahasiswa RPL sangat menarik. Karena pekerja pelabuhan di Surabaya sangat besar. Low cost bisa kuliah hari Sabtu,” katanya. Ketua Stiamak Barunawati Surabaya, Dr. Gugus Wijonarko, MM. mengatakan, sekarang ini Stiamak memiliki program studi S1 Ilmu Administrasi Bisnis. Tahun ini menambah dua prodi baru, S1 Bisnis Digital dan S1 Sistem Informasi.
Sementara penerimaan mahasiswa RPL merupakan komitmen Stiamak dalam mendukung program pemerintah. “Kita mendukung program pemerintah dan melayani pekerja untuk meningkatkan jenjang pendidikan sampai strata-1 (S1) melalui program RPL,” kata Gugus.
Menurut dia, Stiamak menerima mahasiswa baru dari lulusan SMA/SMK, transfer dan beasiswa perusahaan. “Kami memfasilitasi bagi perusahaan yang memiliki karyawan berprestasi tapi pendidikan belum S1 bisa kuliah di Stiamak. Kegiatan kuliah bisa pagi maupun sore,” tambah Gugus. (bw)
