Libatkan 101 Ning Jatim, Unusa dan Unicef Dukung Generasi Bebas Wasting

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bekerja sama dengan Unicef dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar roadshow Kampanye Cegah Stunting dengan mendukung Generasi Bebas Wasting.

Kegiatan ini juga melibatkan 101 Ning dari organisasi wanita berbasis agama, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) dari Jatim untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya gizi buruk atau wasting.

Chief Field Office Unicef di Surabaya, Arie Rukmantara mengatakan, roadshow ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif anggota masyarakat, khususnya dari organisasi berbasis agama untuk berperan aktif dalam deteksi dini dan rujukan tepat waktu bagi anak-anak yang menderita wasting.

”Unicef percaya slogan anak-anak muda terkini, collabs or collapse, berkolaborasi atau gagal. Kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi berbasis agama dan organisasi wanita sangat penting untuk cegah dan deteksi dini wasting, salah satu bentuk kekurangan gizi pada anak balita yang sangat berbahaya,” kata Arie, usai road show Dukung Generasi Bebas Wasting yang digelar di Unusa Kampus B Surabaya, Rabu (15/5/2024).

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan organisasi berbasis agama penting, karena menjadi salah satu instrumen bagus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih mudah diterima dan dilakukan.

“Kerja sama ini penting untuk mendekatkan diri pada populasi muda, untuk menjadi promotor edukator wasting sebelum stunting,” jelasnya. Arie menyebut, hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada 2023, menunjukkan angka prevalensi stunting di Indonesia bertahan di angka 21,5 persen. Sedangkan, prevalensi wasting naik dari 7,7 persen pada 2022 menjadi 8,5 persen pada 2023.

Khusus prevalensi wasting di Jatim, hanya sedikit menurun dari 9,2 persen pada 2019 menjadi 7,2 persen pada 2022. Sehingga, perlu kolaborasi untuk mempercepat penurunan angka gizi buruk tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie MEng mengaku bersyukur atas kepercayaan yang telah diberikan. Sehingga, Unusa menjadi tempat berkumpulnya 101 Ning untuk mengkampanyekan pencegahan wasting dan stunting.

“Unusa satu himpunan atau satu rumpun dengan Ning-ning yang kali ini dilibatkan dalam penanganan bebas wasting, supaya tidak stunting,” terangnya. Menurut Prof Jazidie, Unusa berkomitmen menangani gizi buruk bersama Unicef untuk memastikan masa depan Indonesia yang sehat.

Menurutnya, ada dua pendekatan yang bisa dilakukan. Pertama pendekatan sensitif yang menjadi urusan tim kesehatan dan gizi. Kedua, pendekatan spesifik, yang melibatkan banyak peran, mulai dari perguruan tinggi, organisasi wanita atau remaja, hingga perangkat desa.

“Kalau kita tidak bisa mengatasi stunting di Republik ini, kita semua mengalami dosa konstitusi. Karena janji konstitusi itu mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan anak-anak kita, yang mengidap stunting itu mengalami hambatan buat kecerdasan,” pungkas Prof Jazidie. (red)

Mbah Mislan, Jemaah Calon Haji Tertua di Embarkasi Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Berusia lanjut, tidak menyurutkan niat bagi Hardjo Mislan untuk datang ke rumah Allah di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi. Usia yang kini sudah 109 tahun dan menjadi Haji Tertua di Embarkasi Surabaya, membuat Hardjo Mislan tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar selama menjalankan ibadah haji tahun ini.

Mbah Mislan, panggilan akrabnya, tergabung bersama kloter 19 asal Kabupaten Ponorogo. Kakek kelahiran 2 Juli 1914 ini merupakan seorang veteran dari sipil. Lelaki tua ini menceritakan, ia mendaftar haji pada usia yang terbilang sudah sangat lanjut, yakni pada usia 104 tahun atau pada 2019 lalu. Ia baru tergerak hatinya untuk mendaftar haji ketika ia melaksanakan ibadah umrah pada 2017 lalu.

“Saat itu tahun 2017, saya pertama kali melihat Kakbah ketika umrah. Saya merasa begitu takjub dan hati bergetar melihat secara langsung rumah Allah di Kota Suci Makkah. Ketika saya sampai di rumah sepulang umrah, saya mantapkan niat untuk mendaftar haji,” kata Mbah Mislan, saat tiba di Asrama Aaji Embarkasi Surabaya (AHES), Rabu (15/5/2024).

Keinginan itu langsung ia sampaikan kepada anaknya, Sirmad. Bersama Sirmad, Mbah Mislan mendaftar haji di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo. Mbah Mislan merasa bersyukur setelah lima tahun mendaftar, akhirnya tahun ini mendapat panggilan untuk berangkat ke Tanah Suci bersama anaknya, Sirmad, menantu, dan besannya.

Untuk mempersiapkan stamina fisiknya, setiap hari Mbah Mislan rajin berolahraga jalan kaki untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar serta menjaga pola makan. “Ya setiap pagi jalan kaki dari rumah sampai depan jalan kemudian balik lagi. Supaya sehat,” terang kakek yang memiliki tujuh cucu itu.

Mbah Mislan juga memiliki resep agar tetap sehat hingga dengan usia satu abad lebih. Pertama, ia rajin melakukan qiyamul lail atau salat tahajud. Ia juga senantiasa bertawakal kepada Allah SWT atas semua yang menimpa dirinya.

“Kalau Allah SWT sedang memberikan ujian kehidupan yang pahit tidak mengenakkan, ya sudah dijalani aja. Pasrah terhadap semua ketetapan Gusti. Tidak usah dibuat susah sampai tidak enak maupun tidur,” ungkapnya.

Dalam doa yang akan dipanjatkan sesampai di Tanah Suci nanti, ia berharap keluarganya senantiasa diberi kesehatan dan diberikan kemampuan untuk berhaji ke Baitullah. “Mugi diparingi (semoga diberi) sehat dan panjang umur. Anak cucu dan cicit mudah-mudahan bisa berhaji juga,” harapnya.

Sementara itu, Sirmad, anak Mbah Mislan yang mendampingi berhaji menjelaskan, jika Ayahnya pada zaman dulu adalah anggota pejuang dari kalangan sipil. “Setelah perang usai, Bapak menjadi petani dan pamong desa, tetapi sekarang sudah tidak lagi karena sudah sangat tua,” jelas Sirmad.

Dia mengatakan, Ayahnya bisa berjalan tanpa tongkat, meskipun terkadang dibantu dengan tongkat dikarenakan faktor usia. “Ya karena sepuh pakai tongkat. Tapi juga bisa jalan tanpa tongkat,” katanya. Sesuai jadwal, Mbah Mislan, bersama anak, menantu, dan besannya, serta kloter 19 asal Kabupaten Ponorogo akan berangkat dari AHES menuju Tanah Suci Makkah pada Kamis (16/5/2024) pukul 06.30 WIB. (red)

Sakit, Delapan Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya Tunda Berangkat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat, hingga Rabu (15/5/2024), Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 14 kloter jemaah calon haji ke Tanah Suci Makkah. Dari 14 kloter yang telah berangkat, terdapat delapan jemaah calon haji yang harus tertunda keberangkatannya.

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris mengatakan, delapan orang yang tertunda keberangkatannya ini sebagian besar karena sakit. “Rinciannya, dua jemaah dan dua pendamping yang sakit berasal dari kloter 7, satu jemaah yang sakit dari kloter 8, satu jemaah yang sakit dari kloter 12, serta satu jemaah dan satu pendamping yang sakit dari kloter 14,” kata Haris, Rabu (15/5/2024).

Ia menjelaskan, sebagai upaya untuk melindungi jemaah calon haji dari bahaya gigitan nyamuk, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya yang merupakan bagian dari PPIH Embarkasi Surabaya rutin melakukan fogging di komplek Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).

Menurut dia, kegiatan fogging sebelumnya juga telah dilaksanakan oleh tim BBKK sepekan menjelang kedatangan jemaah ke AHES. “Selasa kemarin adalah hari keempat jemaah haji masuk Asrama, tim fogging rutin seminggu sekali melakukan fogging Asrama,” jelasnya.

Haris mengakui, fogging efektif dilakukan pada pagi hari karena pada saat tersebut, nyamuk dalam keadaan resting setelah semalam beraktivitas. Namun, karena masih terdapat jemaah di AHES, fogging dilakukan di beberapa ruang yang letaknya jauh dari jangkauan jemaah, termasuk di selokan atau saluran drainase, serta semak-semak.

‘’Melalui fogging ini, jemaah haji bisa merasa nyaman dan aman di Asrama haji tanpa ada gangguan nyamuk apalagi terjangkit demam berdarah,’’ harapnya. (red)

Dukung Lliterasi, Luno Surabaya Perkuat Edukasi Investasi Aset Kripto

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Market aset kripto di Indonesia kian melesat. Bahkan, kini menduduki peringkat ketujuh, sebagai salah satu negara dengan adopsi kripto tertinggi secara global. Chainalysis menyebut, peringkat itu meningkat dari tahun 2023, saat itu Indonesia masih menduduki peringkat ke 20.

“Kami ingin mengajak kawan-kawan media menambah literasi tentang seluk beluk Kripto,” kata Public Relation Luno Indonesia, Adinda Larasati, saat acara media gathering di Surabaya, Rabu (15/5). Perkembangan Kripto akhir-akhir ini menunjukkan tren signifikan.

Pertumbuhan adopsi kripto tersebut dapat terlihat dari data yang dimiliki oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi/Bappebti. Jumlah investor aset kripto yang terdaftar di Indonesia hingga Maret 2024 lebih dari 19,7 juta pelanggan.

Hal itu meningkat 15,2 persen dibandingkan Maret 2023 yang mencapai 17,14 juta pelanggan. Begitu juga dengan perkembangan nilai transaksi perdagangan fisik aset kripto di Indonesia pada Kuartal I 2024 mencapai Rp 158,84 triliun.

Nilai itu meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2023 yang hanya sebesar Rp 38,48 trilliun. Seiring dengan pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia, edukasi dan literasi kripto juga merupakan hal penting yang harus terus ditingkatkan.

Tujuannya, agar masyarakat bisa lebih memahami tentang cara berinvestasi yang aman dan bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Untuk itu, sebagai aplikasi investasi aset kripto global, Luno berkomitmen menyediakan platform yang aman untuk membeli, menyimpan dan mempelajari kripto.

Luno juga berkomitmen untuk memperkuat literasi kripto di Indonesia. Salah satu bentuk komitmen tersebut ditunjukkan dengan melakukan rangkaian inisiatif program edukasi untuk meningkatkan literasi kripto, khususnya bagi para jurnalis di beberapa daerah di Indonesia.

Program edukasi yang bertajuk “Luno Crypto Talk: Mengupas Tuntas Mitos-mitos Seputar Bitcoin dan Aset Kripto”, digelar dalam rangka mendukung program Bulan Literasi Kripto 2024 yang diinisiasi oleh Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo – ABI) dengan berkolaborasi bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag), melalui Bappebti.

Interim Country Manager Luno Indonesia, Aditya Wirawan, salah satu pemateri mengatakan bulan literasi kripto merupakan momentum yang tepat untuk terus meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat terhadap investasi aset kripto.

Luno Indonesia berkomitmen untuk aktif berpartisipasi dan mendukung kegiatan Bulan Literasi Kripto melalui berbagai inisiatif yang diharapkan dapat membangun pemahaman yang kuat terhadap industri kripto serta memastikan cara berinvestasi yang aman untuk inklusi finansial.

Salah satu peserta gathering media bersama Lead Public Relation Luno Indonesia Adinda Larasati (kanan). (foto/ist)

Termasuk mendorong pemberdayaan teknologi di Indonesia. Upaya itu dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, dalam hal ini melalui jurnalis sebagai “key opinion leader” untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat agar bisa menyajikan informasi yang akurat seputar investasi aset kripto.

Melalui program literasi aset kripto ‘Luno Crypto Talk’ diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan jurnalis tentang tren dan literasi aset kripto. Bulan Literasi Kripto adalah momentum penting untuk terus meningkatkan edukasi aset kripto, terutama dalam pengembangan inovasi teknologi blockchain beserta ekosistemnya.

Untuk itu, kami sangat mengapresiasi upaya Luno Indonesia untuk ikut mendukung Bulan Literasi Kripto dengan melakukan inisiatif program edukasi untuk rekan-rekan jurnalis di berbagai daerah.

‘’Melalui program ini, kami berharap tingkat literasi aset kripto akan terus meningkat, sehingga adopsi aset kripto di Indonesia akan terus berkembang,” jelas Ketua Umum Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo – ABI), Roby.

Selain mengedukasi tentang investasi aset kripto, Luno juga menyediakan edukasi melalui Luno Discover (discover.luno.com/id/), yakni menawarkan panduan komprehensif tentang kripto untuk membekali investor dengan pengetahuan yang tepat tentang investasi mereka, sekaligus mengevaluasi potensi kripto jangka panjang dan bagaimana memitigasi risiko secara efektif.

Tidak hanya itu, untuk terus mendukung pengembangan aset kripto dalam jangka panjang, bagi Luno penting sekali untuk menyediakan berbagai pilihan aset kripto terbaik untuk jutaan pelanggan.

Dalam waktu dekat, Luno akan kembali meluncurkan beberapa aset kripto baru, sehingga dapat memberikan pilihan investasi yang semakin beragam untuk diversifikasi portofolio pelanggan.

“Aplikasi investasi Luno dirancang agar mudah diakses dan menyediakan berbagai informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan yang bijak,” tambah Aditya. Sementara itu dalam upaya mencegah kejahatan berbasis aset kripto, Luno telah menerapkan prinsip Travel Rule sejak tahun 2022.

Yakni, mewajibkan Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) untuk mengumpulkan informasi tentang detail suatu transaksi aset kripto antar CPFAK di luar Luno. Hal itu bertujuan untuk mencegah beragam kejahatan aset kripto.

Seperti tindak pidana pencucian uang dan/atau pendanaan terorisme, serta proliferasi senjata pemusnah massal. Tidak hanya akan meluncurkan aset kripto baru dan memastikan keamanan berinvestasi aset kripto, Luno juga baru saja menghadirkan fitur Tebak Harga Bitcoin yang memberikan kesempatan kepada para pelanggan untuk mendapatkan hadiah Bitcoin hingga US$10.000 tiap bulannya hanya dengan memprediksi harga Bitcoin.

Melalui fitur ini, pelanggan dapat belajar mengenai pergerakan pasar sekaligus dapat hadiah, yang setiap minggunya, pelanggan memiliki satu kali kesempatan memprediksi harga Bitcoin dalam dolar AS untuk hari Jumat pukul 19.00 Wib.

Selain kesempatan mingguan, setiap bulan pelanggan juga memiliki satu kali kesempatan memprediksi harga Bitcoin untuk tanggal 28 pukul 19.00 WIB. Jika berhasil menebak harga Bitcoin dengan benar, pelanggan akan mendapatkan sebagian dari total hadiah.

Terdapat Bitcoin senilai US$1.250 yang ditawarkan setiap minggunya dan Bitcoin senilai US$5.000 untuk prediksi bulanan. Jika ingin berpartisipasi dalam Tebak Harga Bitcoin, pelanggan harus memiliki akun yang terverifikasi, kemudian kunjungi tab “Promo” di aplikasi atau website Luno, lalu masukkan prediksi harga. Jika menang, Luno akan menginformasikannya kepada pemenang.

Terkait perbedaan nilai aset kripto Bitcoin di Luno dengan perusahaan kripto lain, Aditya membenarkan hal tersebut. Dia mengakui jika memang terdapat perbedaan nilai atau harga jual secara signifikan di tiap-tiap platform.

Hal itu tergantung market dan harga jual yang tengah berlangsung di Luno. Meskipun harga dollar yang menjadi acuan tetap sama. (dra)

Akhiri Kunjungan di Banyuwangi, Dubes dan Delegasi Asing Kompak Dukung Program KB

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)-Keberhasilan program keluarga berencana (KB) di Banyuwangi dan Indonesia menarik perhatian asing. Hal ini diungkapkan sejumlah delegasi dan Duta Besar dalam diskusi grup serangkaian Ambassador Goes To Kampung KB di Banyuwangi, Rabu (15/5/2024).

Para delegasi dan Dubes dari 17 negara ini kompak mendukung program KB. Alasannya, program ini tak hanya menekan laju pertumbuhan penduduk. Namun, mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Apalagi, program ini menyasar seluruh tingkatan warga. Mulai ibu hamil, anak-anak hingga para lanjut usia. “Program KB yang ditangani BKKBN ini sangat bagus. Memang di negara kami tidak ada, tapi dampaknya cukup baik di Indonesia,khususnya Banyuwangi,” kata Simon Joseph, Konsultan Kedutaan Australia di Indonesia.

Para delegasi asing ini menilai program KB yang dijalankan sudah sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable delevelopment goals (SDGs). Yakni terwujudnya kehidupan sehat dan sejahtera, kesetaraan gender, pendidikan berkualitas, serta zero kelaparan dan kemiskinan. “Banyak pembelajaran dari sini yang bisa diimplementasikan di negara kami,” kata Viola Matongorere, delegasi dari Zimbabwe.

Senada diungkapkan delegasi dari Kanada, Kevin Tokar. Pihaknya mengagumi keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam penanganan kependudukan di Banyuwangi.   “Semuanya ikut berpartisipasi. Dari anak muda, orang dewasa, wanita, semuanya ikut terlibat dalam proses peningkatan kesehatan dan kesejahteraan di desa. Ini bagus,” ujarnya.

Program pembangunan kependudukan ini dimulai dari warga sejak dalam kandungan. Hal ini ditunjukkan dari Kampung KB di Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Nantinya, kampung KB ini akan dinaikkan menjadi kampung keluarga berkualitas.  “ Jadi ini akan kita bahas bersama para Dubes dan delegasi negara sahabat. Tentunya, ini akan menjadi sebuah percontohan yang bagus,” kata Plt. Deputi Penelitian dan Pengembangan BKKN, Irma Ardiana.

Kampung KB di Sidomulyo terpilih sebagai Lokasi kunjungan karena memiliki sejumlah indikator. Diantaranya, kampung ini mampu memberikan kualitas kehidupan yang baik bagi anak balita, kaum perempuan, anak remaja dan lanjut usia. “ Di Kampung KB Sidomulyo, ada empat indikator yang mencerminkan keluarga berkualitas. Dari mulai anak balita hingga para lansia yang diberdayakan. Bahkan, ada guci ASI yang tanpa menggunakan almari pendingin,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Dwi Yanto. (udi)

Dilayani 5 Hari, 560 Warga Banyuwangi Ikuti Operasi Katarak Gratis

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) –  Memasuki kerjasama satu dekade, Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi dan organisasi kemanusiaan John Fawcett Foundation (JFF) menggelar bakti sosial operasi katarak grati, Selasa (14/5/2024). Program ini diikuti sedikitnya 560 orang warga dari wilayah Banyuwangi. Operasi membutuhkan waktu sekitar 5 hari.

Sejak tahun 2014 hingga 2023 PMI Banyuwangi dan JFF bersama Pemkab Banyuwangi telah memberikan pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak kepada 23.634 warga.

“Kami berterima kasih kepada PMI Banyuwangi dan John Fawcett Foundation yang selama 10 tahun konsisten berkontribusi menyehatkan masyarakat Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pihaknya berharap program ini  terus berlanjut. Sebab, manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Selain kembali sehat, warga yang sudah sembuh bisa menjadi lebih produktif. Selain katarak, diserahkan juga enam kaki palsu bagi warga. Sumbangan ini hasil kerjasama dengan RSUD Sumberglagah, Mojokerto. Total kaki palsu yang disalurkan sebanyak 33 buah sejak Oktober 2023.

Manajer John Fawcett Foundation (JFF) Komang Wardhana menambahkan, pihaknya berencana terus mendukung baksos pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak secara rutin di Banyuwangi. “Saya berharap meski 10 tahun telah berjalan, kami bisa terus bekerja sama untuk membantu menyehatkan masyarakat Banyuwangi,” tandasnya.

Ada tiga titik fasilitas operasi yang bisa melayani pasien sebanyak 75 orang per hari. Masing-masing, dua bus portable di halaman Kantor PMI Banyuwangi. Dan,  fasilitas operasi di RSUD Blambangan. Baksos ini juga memberikan 800 kacamata, penggantian bola mata palsu dan obat tetes mata secara gratis. (udi)

Ranggawuni – Mahisa Cempaka, Dua Singa Muda Kebanggaan Wangsa Rajasa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kerajaan Singasari yang dipimpin Wangsa Rajasa benar-benar menarik perhatian banyak orang. Baik kalangan akademis, pecinta sejarah, hingga wartawan, dan penulis buku.

Wangsa Rajasa didirikan oleh Ken Angrok yang bergelar Sri Rangga Rajasa Batara Amurwabhumi, setelah mengakhiri dominasi kekuasaan Wangsa Isyana yang berkuasa ratusan tahun lamanya. Mulai zaman Raja Pu Sendok yang memerintah di Kerajaan Mataram Hindu, Prabu Dharmawangsa di Medang, Prabu Airlangga di Kahuripan, hingga Prabu Kertajaya di Kadiri.

Raja Kerajaan Kadiri tersebut berhasil dikalahkan dan dibunuh oleh Ken Angrok dalam pertempuran di Desa Ganter, Ngantang, Kabupaten Malang sekarang. Prabu Kertajaya yang memiliki nama asli Dandang Gendis gugur bersama adiknya, Mahisa Walungan dan patihnya Gubar Baleman.

Seperti halnya wangsa lain di Nusantara. Wangsa Rajasa pun juga mengalami prahara perebutan kekuasaan di kalangan keluarga Kerajaan. Pembunuhan demi pembunuhan terus terjadi, Tunggul Ametung, Ken Angrok, Anusapati, Panji Tohjaya adalah korbannya.

Prahara itu nyata tertulis dalam Prasasti Mula Malurung, Kitab Pararaton maupun Negarakertagama. Dan percobaan pembunuhan telah mencapai tingkat ke tiga, dimana Ranggwuni dan Mahisa Cempaka menjadi target utamanya.

Ranggawuni adalah putra dari Anusapati, sedangkan Mahisa Cempaka adalah putra dari Mahisa Wungatelang. Mereka adalah cucu Ken Dedes, dan memiliki kesamaan nasib, nyawanya menjadi incaran Panji Tohjaya, anak Ken Dedes yang berkuasa di Kerajaan Singasari.

Saat ini banyak lembaga yang  konsentrasi dalam melakukan penelitian Kerajaan Singasari dan Majapahit, diantaranya Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Provinsi Jawa Timur/Jatim. Sudah hampir lima tahun, BKN Jatim melakukan berbagai kajian dan penelitian terkait konflik berdarah yang melanda keluarga Wangsa Rajasa dan peranan masing-masing orang yang terlibat didalamnya.

Wakil Ketua Bidang Manuskrip dan Prasasti BKN Jatim, Nanang Sutrisno, berhasil mengungkap motif rencana pembunuhan Tohjaya kepada kedua keponakannya itu. “Ketakutan berlebihan Tohjaya atas nyawa dan tahta yang dipegangnya, membuat Tohjaya berbuat nekat,” kata Nanang Sutrisno, kepada pawartajatim.com, Rabu (15/5/2024).

Sejarah mencatat bahwa Tohjaya memerintahkan Lembu Ampal untuk menghabisi nyawa Ranggwuni dan Mahisa Cempaka, namun ternyata gagal, karena Lembu Ampal berbalik mendukung mereka berdua.

Dan serangan balik yang bersifat dadakan pun dilancarkan, akhirnya memaksa Tohjaya kabur dari istana dan mengakibatkan putra Ken Angrok itu gugur dalam pelariannya. Peristiwa ini terjadi di Katang Lumbang.

Gerakan yang berhasil mengoyak dan menjebol dinding dan pilar-pilar istana ini menunjukkan bahwa kedua singa muda Wangsa Rajasa ini didukung penuh oleh satuan tentara yang ada,serta seluruh lapisan rakyat Singasari.

Hal ini mengingatkan besarnya dukungan rakyat Tumapel kepada Ken Angrok untuk merebut Kerajaan Kadiri di masa silam. Akhirnya Ranggawuni-Mahisa Cempaka berhasil mengalahkan Mapanji Tohjaya dan merebut tahta Singasari.

Kedua cucu Ken Dedes tersebut   telah sepakat untuk menjalankan pemerintahan secara bersama, Ranggawuni menjabat raja, sedangkan Mahisa Cempaka menjabat Mantri Angabhaya atau panglima perang. Pararaton mengibaratkan keduanya sebagai sepasang naga dalam satu liang.

Negarakertagama Pupuh 41.2 juga mengibaratkan keduanya sebagai Wisnu dan Madhawa, dan untuk menghormati saudara sepupunya itu, nama Kerajaan Tumapel dirubah menjadi Singasari.

”Nama ini berasal dari Batara Narasinghamurti yang merupakan nama Abiseka/ kehormatan dari Mahisa Cempaka,” jelas Nanang Sutrisno yang juga Ketua Komunitas Sejarah Singasari-Majapahit ini.

Ranggawuni menggunakan gelar Abiseka Smining Rāt yang memiliki arti berseminya bumi. Gelar tersebut terdapat di Prasasti Mūla-Malurung: Narāryya Smining Rāt Śrī Yawadwīpa Samastarājādiwiśeṣānindita Sanggrāmaparakrama Digwijayāniwāryyawīryyasnaha Nāmottunggadewa

Kalau dialih bahasa kan kira-kira  arti nama gelar tersebut adalah laki-laki bangsawan bernama Smining Rāt, sang raja penguasa semesta Jawa yang agung bijaksana, tak tercela menyambut tata krama, penakluk segalanya, tak tertahankan kekuatannya, menyandang nama raja yang paling menonjol di dunia.

Selain gelar yang panjang di atas, di dalam Nāgarakṛtāgama, Pararaton, dan Prasasti Maribong dia disebut dengan gelar Wiṣṇuwardhana. Untuk lebih mempererat persaudaraan diantara mereka, Ranggwuni memperistri adik Mahisa Cempaka yang bernama Nararya Wahningyun dan dijadikan permaisuri, sementara Mapanji Anengah kelak dijadikan Mahapatih Singasari oleh Śrī Kṛtānagara, putra dari Ranggwuni.

Narārya Smining Rāt merupakan ayah dari Śrī Kṛtānagara. Kelak, putra Narārya Smining Rāt tersebut menjadi raja terakhir Singhasāri. Sedangkan cucu Mahiṣa Campaka, Dyah Sangramawijaya, menjadi raja pertama Majapahit dan mengawini keempat putri Śrī Kṛtānagara, yang merupakan cucu Narārya Smining Rāt.

Masa pemerintahan Ranggwuni-Mahisa Cempaka mampu membawa Singasari dalam keadaan damai, aman dan sentosa, keluar dari prahara pembunuhan antar keluarga yang selama ini menyelimuti Wangsa Rajasa.

“Pengaruh negatif Keris Gandring sementara dapat dinetralisir, hal tersebut dikarenakan benda pusaka tersebut tidak lagi dipegang oleh keturunan Wangsa Rajasa, bahkan tidak diketahui dimana keberadaannya,” tambah Nanang Sutrisno, yang juga kolektor berbagai senjata pusaka ini.

Masa pemerintahan yang Gemah Ripah Loh Jinawi tersebut tidak berlangsung lama, karena ada hasil penelitian yang menduga bahwa di akhir masa jabatan, terjadi perbedaan pendapat yang cukup tajam terkait penempatan raja di negara bawahan Singasari seperti Gelang-gelang, Daha/Kadiri, Mrono, Lwa,Wengker, Lodaya, Songenep, dan lain-lain.

Akhirnya Mahisa Cempaka memilih pecah kongsi dan mengundurkan diri. Dan kemudian putra Mahisa Wungatelang tersebut memilih menetap di negara bawahan Hering, tempat istrinya berasal.

Mahisa Cempaka meninggal dunia pada Tahun 1269 Masehi, dan didharmakan di Candi Kumitir. Berita kematian ini terdapat dalam Prasasti Penampilan yang dikeluarkan oleh Prabu Kertanegara.

Sementara, Ranggawuni meninggal dunia sekitar Tahun 1270-1272 Masehi, setelah memerintah selama 20 Tahun, yaitu Tahun 1248-1268 Masehi, sebagaimana disebutkan dalam Prasasti Maribong. Dan didharmakan di Candi Mleri Blitar, dan Candi Jago Malang. (nanang)

Divonis Penjara dan Denda Rp 5 Juta, Terdakwa Penganiaya Anak Menangis di Luar Sidang

0

Malang, (pawartajatim.com) – Sidang putusan kasus kekerasan terhadap anak di Kepanjen Malang berlangsung mengharukan Rabu (15/5/2024). Persidangan ini menghadirkan terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya.

Ketua Majelis Pengadilan Negeri/PN, Ayun Kristiyanto dengan anggota Nanang Dwi Krintanto, Gesang Yoga M dan panitera Eko, menjatuhkan putusan kepada terdakwa Rina dengan hukuman 8 bulan kurungan.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum/JPU, Anjar yang menuntut 15 bulan penjara. Sedangkan Linda dijatuhi hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp 5 juta yang sebelumnya dituntut 20 bulan.

Terdakwa Linda, usai putusan terlihat menangis di luar persidangan. Kasus kekerasan terhadap anak ini disidangkan dengan bukti rekaman CCTV yang ada di tempat. Dalam persidangan terungkap ada hal yang meringankan.

Yakni, terdakwa belum pernah dihukum dan selama persidangan terdakwa mengakui perbuatannya. Terdakwa, Rina dan Linda, selama siding didampingi tim penasihat hukum, Agus Syafii. Atas putusan tersebut kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Demikian juga pihak JPU yang diwakili Anjar, juga menyatakan hal yang sama pikir-pikir terlebih dulu. Dalam kasus kekerasan terhadap anak ini terdakwa ini dijerat pasal 44 ayat 1 Jo pasal 5 huruf a UU No.23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam lingkup rumah tangga.

“Pasal 80 Jo pasal 76 C UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” kata Agus Syafii. Putusan perkara pidana Nomor : 57 dan 58/Pid.Sus/2024/PN Kjp, atas nama terdakwa Rina dan Linda, pihak hakim memberikan waktu 1 minggu terhadap terdakwa untuk melakukan banding. (a.ely)

Amankan WWF di Bali, Polda Jatim Terjunkan 500 Personel di Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Ajang World Water Forum (WWF) di Bali membuat Polda Jatim ikut sibuk. Sedikitnya 596 personel diterjunkan  ikut mengamankan even internasional itu. Mereka terdiri dari personel gabungan TNI/Polri.

Ratusan personel ini difokuskan mengamankan wilayah Banyuwangi, khususnya Pelabuhan Ketapang. Wilayah ini menjadi akses utama dari Jawa ke Bali. Sehingga, rawan digunakan jalur masuk pengacau yang akan beraksi ke Bali.

“Salah satu kerawanan dalam ajang WWF di Bali adalah aksi terorisme. Kita perlu lakukan cegah dini dan penyekatan dengan kolaborasi TNI/Polri,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol. Imam Sugiarto, usai memimpin apel gelar pasukan Satuan Tugas Pengamanan Wilayah Jatim Operasi Puri Agung 2024 di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Rabu (15/5/2024).

Selain Ketapang, fokus pengamanan dilakukan di sejumlah titik lainnya. Diantaranya, Bandara Banyuwangi, terminal  bus dan 14 pelabuhan rakyat. Ada juga dua obyek vital, masing-masing gardu induk PLN dan kabel bawah laut Jawa – Bali.

Di setiap titik dilakukan penebalan pengamanan, termasuk memasang CCTV. ” Khusus di Pelabuhan Ketapang dilakukan pemeriksaan barang bawaan setiap penumpang yang akan menyeberang ke Bali,” jelas Jenderal bintang dua ini.

Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan di sepanjang jalur menuju Pelabuhan Ketapang. Fokusnya, kemungkinan ditemukannya bahan-bahan berbahaya yang akan diseberangkan ke Bali.

Seluruh personel pengamanan disiagakan  selama ajang WWF, mulai 17 -26 Mei. Apel pasukan dihadiri Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay. Rencananya, WWF ke-10 ini diikuti delegasi dari 170 negara dengan ribuan peserta. Sebanyak 43 kepala negara dijadwalkan hadir. (udi)

Kunjungi Kampung KB Sidomulyo, Sejumlah Dubes Kagumi Program Kependudukan Banyuwangi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Sebanyak 17 delegasi dari 12 negara dan organisasi internasional mengunjungi Kampung KB di Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Selasa (14/5/2024). Sejumlah Duta Besar (Dubes) mengagumi program kependudukan dan pemberdayaan ekonomi di Bumi Blambangan.

Kunjungan tamu negara ini dalam rangkaian Ambassador Goes To Kampung KB BKKBNdi Banyuwangi, 13-15 Mei 2024. Diantara utusan negara yang hadir adalah Dubes Romania Dan Adrian Balanescu, Dubes Thailand Prapan Disyatat, Utusan Khusus Seychelles to ASEAN Nico Barito, Charge D’affairs of the Embassy of Zimbabwe Viola Matongorere. Juga hadir perwakilan delegasi dari Kenya, Finland, United Arab emirates, Kanada, Australia, Singapura, dan Malaysia.

Ada juga Kepala Deputi WHO Indonesia Momoe Takeuchi, Director Program Office US Agency for International Development Monica Pons dan Representative UNFPA Verania Andria.

Para delegasi ini berkeliling program Kampung KB di desa tepi hutan itu. Seperti Bina Keluarga Lansia (BKL). Yaitu, pelayanan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebulan sekali. Lansia juga dibekali pelatihan menganyam. Tujuannya, tetap produktif di usia lanjut.

Para delegasi juga dikenalkan program kerja Bina Keluarga Balita (BKB) di Posyandu Sido Tentrem. Bidan dan kader kesehatan memeriksa kesehatan fisik balita. Seperti mengecek kecukupan gizi anak hingga melatih motorik anak. Rombongan juga melihat kegiatan pelayanan KB di dalam kendaraan pelayanan KB keliling.

Mereka bertemu kelompok kerja Bina Keluarga Remaja (BKR) yang mengedukasi persoalan remaja. Seperti, seks bebas, bullying, narkoba dan lainnya.

Para delegasi juga berkesempatan melihat kerja tim CHIPS (Calon Harapan Insan Penghuni Surga). Petugas melakukan pemeriksaan kesehatan ke rumah warga dengan berkeliling mengendarai motor.

Mereka juga mengunjungi Dapur Sehat Atasi Stunting, pembuatan makanan bergizi puding dari buah naga dan daun kelor, juga bakso tuna dan sayuran, untuk ibu hamil dan balita rawan stunting

Selain itu delegasi juga melihat pengelolaan data melalui Elsimil dan Rumah Data. Mereka melihat berbagai data kependudukan desa setempat, mulai jumlah balita, jumlah keluarga yang memiliki lansia dan remaja, dan sebagainya. Usai berkeliling, para delegasi memuji inovasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) dalam menangani kependudukan. “ “Programnya sangat holistik mulai terkait pre-marital, kelahiran,  perkembangan anak pada 1000 hari kelahiran, hingga remaja juga ada. Ini sangat mengagumkan,” kata Viola Matongorere, delegasi dari Zimbabwe. (udi)