Kejar 1 Juta Barel, Industri Hulu Migas Butuh Investasi US$20 Miliar per Tahun

0

Bali, (pawartajatim.com) – Untuk mendukung capaian target produksi sebesar 1 juta barrel per hari (BOPD) dan gas menjadi 12 miliar kaki kubik per hari (BSCFD) di tahun 2030, Indonesia membutuhkan investasi sekitar US$20 miliar per tahun. Demikian dikemukankan Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, saat pembukaan the 4th International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas Industry 2023 (ICIUOG), Rabu (20/9), di Nusa Dua, Bali.

“Target 2030 bisa dicapai dengan syarat kita melakukan aktivitas yang agresif dan investasi yang masif. Kita perlu mengebor lebih dari 1.000 sumur per tahun setelah 2025. Kita juga perlu menarik investasi lebih dari US$20 miliar per tahun,” ujar Dwi.

SKK Migas dan industri hulu migas pada tahun 2020 telah meluncurkan Indonesian Oil and Gas 4.0 (IOG 4.0) yang merupakan rencana strategis untuk mencapai target 2030. Untuk memastikan progress kegiatan yang dilakukan dan mendorong percepatan kegiatan, sejak tahun 2020 SKK Migas menggelar acara tahunan ICIUOG.

 Kegiatan ini juga merupakan puncak kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk membahas pencapaian dan penyempurnaan rencana strategis tersebut. Di tahun ke empat perhelatannya, ICIUOG berhasil mendatangkan sekitar 3.000 peserta dari 17 negara.

Konvensi internasional ini dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan secara online. Acara ini juga dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia serta sejumlah CEO perusahaan migas dunia, antara lain BP dan ENI.

Dalam sambutan pembukaannya, Menko Marves menegaskan bahwa pemerintah sepenuhnya mendukung inisiatif SKK Migas. “Kami bangga menyampaikan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Kemariman dan Investasi memiliki visi yang sama dengan SKK Migas dalam mendukung investasi di Indonesia,” ujarnya.

Menko Marves menegaskan bahwa sektor migas memiliki peran yang sangat penting dan strategis di semua negara. Energi selalu menjadi motor penggerak bagi investasi dan industri baru yang pada ujungnya akan menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Saya mengundang semua pihak untuk memperkuat kolaborasi, kerja sama dan inovasi untuk mendukung keberlanjutan investasi di sektor hulu migas Indonesia dalam rangka mencapai target 1 juta BOPD minyak bumi dan 12 BSCFD gas pada tahun 2030,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah bersikap terbuka terhada saran dan masukan untuk memastikan kepentingan bersama. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan pertumbuhan investasi memiliki syarat penting yaitu iklim investasi yang menarik buat investor.

Semenjak 2020, daya tarik investasi hulu migas di Indonesia telah meningkat didukung oleh dukungan pemerintah melalui sistem fiskal yang lebih fleksibel dan pendukung lainnya yang menurunkan risiko investasi.

Namun demikian, beberapa area masih memerlukan perbaikan, yaitu dalam aspek legal dan kontraktual serta penemuan cadangan raksasa (giant discovery). (bw)

Gus-Gus Ganjar Gelar Pelatihan Wirausaha Kafe dan Bakery untuk Berdayakan Ibu Rumah Tangga

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Untuk meningkatkan perekonomian daerah dengan memberdayakan masyarakat, para pendukung Ganjar yang tergabung dalam sukarelawan Gus-Gus Nusantara (GGN) menggelar pelatihan pengembangan wirausaha kafe dan bakery. Kegiatan GGN yang diadakan di Kedai Mubi, Sitarda, Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik itu diikuti tak kurang dari 100 ibu-ibu rumah tangga.

Koordinator Wilayah Gus-Gus Nusantara, Gus Alwy Hasan, mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mewadahi ibu rumah tangga dalam mengembangkan keterampilan membuat makanan yang biasa disajikan di kafe.

“Tujuannya agar supaya masyarakat, terutama ibu-ibu yang ada di Ujungpangkah ini lebih bisa mengekspresikan bakat mereka dan nanti perekonomian di Ujungpangkah lebih semarak dan lebih bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Ujungpangkah,” kata Gus Alwy di Gresik Kamis (21/9/2023).

Ia menambahkan, pihaknya mengharapkan para peserta pelatihan nantinya tidak hanya mendapat keahlian membuat makanan sajian kafe, tetapi juga menumbuhkan jiwa-jiwa wirausaha untuk mengungkit UMKM.

Pasalnya, jiwa kewirausahaan yang tumbuh di masyarakat menjadi penting agar daya ungkit ekonomi kerakyatan di daerah semakin meningkat, sejalan dengan lahirnya para pelaku usaha baru.

“Harapan kami dari GGN nantinya masyarakat lebih bisa mengembangkan perekonomian, UMKM, di masyarakat Ujungpangkah ini. InsyaAllah ke depan nanti Gus-Gus Nusantara ingin mempersembahkan enterpreneur yang mampu berdikari dalam menciptakan ketahanan pangan di Indonesia,” kata Gus Alwy.

Ia menyampaikan kegiatan yang diadakan terinspirasi dari figur Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 yang telah memberikan banyak kemajuan saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah/Jateng dua periode.

Ganjar dinilai sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat dan memahami permasalahan yang ada di masyarakat, terutama masyarakat kecil. Keputusan dan kebijakan yang dibuat Ganjar, selama menjabat dianggap selalu solutif dan diterima seluruh kalangan masyarakat.

“Kami terinspirasi dari Bapak Ganjar karena beliau selalu cepat dan tepat dalam menyikapi kebutuhan masyarakat dan beliau dalam menyikapi apa yang dibutuhkan masyarakat pedesaan khususnya sangat cepat. Solusi yang beliau tampilkan selalu diterima oleh masyarakat, terutama masyarakat kecil,” ucap Gus Alwy.

Sementara itu, ibu rumah tangga dari Pangkahkulon bernama Elina yang juga ikut pelatihan wirausaha Gus-Gus Nusantara, menyebut kegiatan para pendukung Ganjar Pranowo itu sangat bermanfaat.

Tidak hanya untuk ibu rumah tangga sepertinya saja, Elina mengatakan pelatihan tersebut membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memiliki keahlian wirausaha dan membuka usaha. “Kegiatannya sangat menyenangkan. Di sini kami diajari membuat roti tentunya yang kita selaku ibu rumah tangga nantinya bisa memberikan sesuatu, salah satunya dengan membuat roti ini,” ungkap Elina.

Adapun pelatihan yang diberikan Gus-Gus Nusantara pada kesempatan itu yakni memfasilitasi ibu-ibu dalam membuat resep fudgy brownies dan donat kombinasi. Dua resep tersebut nantinya dapat dikembangkan oleh para ibu untuk membuat produk olahannya sendiri. (rid)

Resmi Dukung Prabowo, Demokrat Banyuwangi Targetkan Menang 70 Persen

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Partai Demokrat Banyuwangi mulai tancap gas setelah bergabung mengusung Prabowo sebagai bakal calon Presiden (bacapres). Target kemenangannya juga fantastis. Partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini mantargetkan suara Prabowo bisa tembus 70 persen di Bumi Blambangan.

Target perolehan suara yang tinggi ini bukan tanpa dasar.  Demokrat Banyuwangi memiliki  fraksi di DPRD Banyuwangi. Totalnya 6 kursi. “ Demokrat sudah final mendukung Prabowo. Hari ini diputuskan dalam Rapimnas,” kata Ketua DPC Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, Kamis (21/9/2023) sore.

Tak sekadar mengandalkan fraksi, pihaknya memastikan para kiai dan ulama yang tergabung dalam kiai langgar akan all out memenangkan Prabowo. Selama ini, mereka memilih bakal Capres Anis lantaran melihat Ketua Umum Demokrat AHY. Namun, begitu Demokrat keluar dari gerbong pendukung Anis, para kiai langsung putar haluan ke Prabowo. “ Para kiai langgar sudah memutuskan mendukung Prabowo. Ini amunisi kami untuk target 70 persen di Banyuwangi,” tegas Wakil Ketua DPRD Banyuwangi ini.

Dengan dukungan Demokrat ke Prabowo, pihaknya memastikan kekuatan dukungan di Banyuwangi akan seimbang dengan bakal Capres lain. Termasuk dengan bakal Capres Ganjar yang diusung PDIP. “ Kekuatan kami bisa prosentasi 50 persen dengan bakal Capres Ganjar di Banyuwangi. Setelah deklarasi, kami akan all out memenangkan Prabowo,” tegasnya lagi.

Meski bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju, Demokrat tak mentargetkan posisi calon Wakil Presiden (Cawapres). Bahkan, posisi menteri sekalipun. “ Intinya, kami patuh pada instruksi DPP. Kalau posisi nantinya untuk AHY, kami tidak memasang target,” tutup Michael. (udi)

Dua Minggu Operasi Zebra di Banyuwangi, Sebanyak 1.329 Pelanggar Terjaring

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Angka pelanggaran lalu lintas di Banyuwangi terbilang tinggi. Hasil Operasi Zebra yang digelar Polresta Banyuwangi berhasil menjaring 1.329 pelanggaran. Dari jumlah ini, terbanyak pelanggaran pengendara roda dua.

Jenis pelanggaran yang ditemukan beragam. Terbanyak, pengendara roda dua yang tak memakai helm. Lalu, pengendara melanggar rambu lampu merah dan melawan jalur. Selain pelanggaran rambu, polisi melakukan tilang sebanyak 122 pengendara. Rinciannya, 24 tilang elektronik dan 98 tilang manual.

Selain menerapkan tilang, polisi memberikan teguran kepada 6.155 pengendara. Mereka diberikan teguran karena melakukan pelanggaran ringan. “ Pelanggar yang tercatat kebanyakan berusia 16-20 tahun. Kebanyakan melanggar rambu dan tak pakai helm,” kata Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Gatot DH, Kamis (21/9/2023).

Operasi Zebra digelar mulai 4-17 September. Selama dua minggu melakukan penertiban pengendara nakal, angka kecelakaan turun drastis. Kasus kecelakaan turun dari 42 kasus di tahun 2022 menjadi 26 kasus di tahun 2023. “ Tahun ini juga nihil korban jiwa,” jelasnya.

Selama operasi, polisi menyasar para pengendara nakal. Mulai menggunakan ponsel di jalan, pengendara di bawah umur, pengendara roda dua berboncengan dari satu dan pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman. Lalu, pengendara roda dua yang tak menggunakan helm standar. Termasuk, roda dua dengan knalpot brong dan balap liar.

Target  operasi ini untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan hingga meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Sejumlah titik menjadi perhatian khusus selama operasi. Diantaranya, tempat yang rawan terjadinya kecelakaan, rawan pelanggaran lalu lintas dan rawan kemacetan. (udi)

Pengelola Pelabuhan Perikanan Masami Mengadu ke KKP, Buntut Tak Digunakan Sandar Kapal

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Polemik kapal ikan yang tak bongkar di Pelabuhan Perikanan Masami, Banyuwangi akhirnya sampai ke pemerintah pusat. Terbaru, pengelola pelabuhan swasta ini mengadukan persoalan ini ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).  Mereka mengeluhkan kapal ikan yang izin berlabuhnya justru ke Pelabuhan Tanjungwangi. Padahal, statusnya pelabuhan umum.

“ Jadi, kami sudah mengadukan persoalan bongkar kapal ikan ini ke KKP. Kebetulan ditemui langsung Dirjen Perikanan Tangkap, Agus Suherman. Kami sampaikan semua kronologis di lapangan dan data-data yang ada,” kata pengelola Pelabuhan Perikanan Masami, Rudi Steven, Kamis (21/9/2023) siang.

Di hadapan Dirjen, pihaknya membuka data terkait cuaca yang diklaim kurang bersahabat. Sehingga, kapal ikan yang sebelumnya bongkar di Pelabuhan Perikanan Masami dialihkan ke Pelabuhan Tanjunwangi. “ Kami sampaikan juga site plan dan jarak Pelabuhan Masami dengan Tanjungwangi. Termasuk, tarif bongkar yang menyumbang cukup besar Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP),” jelasnya.

Selain persoalan bongkar muat kapal, dikeluhkan juga munculnya Kepmen KKP tertanggal 15 Agustus 2023. Isinya, terkait penetapan pelabuhan perikanan yang baru di Banyuwangi. Diantaranya, Pelabuhan Tanjungwangi dan Pelabuhan Perikanan Muncar. Terkait pengaduan ini, Dirjen Perikanan Tangkap berjanji akan segera turun ke Banyuwangi. “ Beliau (Dirjen) berjanji akan segera ke Banyuwangi untuk melihat langsung kondisi lapangan,” tutupnya.

Polemik kapal ikan yang berlabuh di Banyuwangi mulai muncul empat bulan terakhir.  Kapal ikan yang semestinya sandar di pelabuhan perikanan justru memilih antre di Pelabuhan Tanjungwangi yang statusnya untuk kapal barang. Padahal, pelabuhan perikanan tersedia tak jauh dari kawasan ini. Justru, dibiarkan kosong.

Dipilihnya Pelabuhan Tanjungwangi untuk bersandar kapal ikan ternyata bukan alasan. Muncul rekomendasi dari Syahbandar Pelabuhan Perikanan untuk bongkar di Tanjungwangi. Alasannya, faktor cuaca. Pelabuhan Tanjungwangi dianggap lebih aman untuk bersandar. Kondisi ini membuat Pelabuhan Perikanan Masami berubah sepi. Padahal, pelabuhan ini dibangun dengan modal hingga Rp400 miliar. Pelabuhan yang beroperasi mulai awal Januari 2023 ini juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. (udi)

Banyuwangi Lowongan 659 PPPK, Catat Rinciannya

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Kabar gembira bagi para pencari lowongan abdi negara. Pemkab Banyuwangi membuka lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023 sebanyak 659 formasi. Pendaftaran seleksi dibuka secara online mulai 20 September hingga 9 Oktober 2023.

Formasi yang dibuka diantaranya, tenaga guru, tenaga kesehatan (nakes), dan tenaga teknis. Yang menarik, tidak ada syarat minimal Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang ditetapkan.

“Kebijakan ini untuk memberi kesempatan seluruh tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi untuk ikut seleksi PPPK. Juga tentunya ini kesempatan untuk masyarakat umum.” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (21/9/2023).

Tambahan PPPK tahun ini akan memperkuat tim pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan, sekaligus menjalankan kerja-kerja inovasi daerah. Seleksi calon PPPK dilakukan secara transparan, mulai proses pendaftaran hingga selesai. Seluruh tahapan seleksi tersebut tidak dipungut biaya  apapun. “ Jangan percaya apabila ada pihak yang menjanjikan dan memastikan diterima dalam seleksi tersebut,” tegas Ipuk.

Dari sekian lowongan yang dibuka, paling banyak adalah nakes. Total mencapai 465 orang. Lalu, tenaga guru sebanyak 129 orang dan tenaga teknis sebanyak 65 orang. Tahun ini, terdapat dua jenis formasi yang dibuka, yakni formasi khusus dan umum. Bagi lowongan guru, formasi khusus terdiri dari pelamar prioritas. Yaitu, tenaga honorer kategori II, dan guru non-ASN yang terdaftar dapodik. “Pelamar prioritas guru adalah peserta yang memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK Guru 2021 dan belum pernah dinyatakan lulus pada seleksi PPPK Guru periode sebelumnya,” kata Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi, Ilzam Nuzuli.

Sementara eks-tenaga honorer kategori II yang dimaksud harus terdaftar dalam pangkalan data Badan Kepegawaian Negara (BKN).”Sementara untuk guru non-ASN di sekolah negeri harus terdaftar dalam Dapodik dan memiliki masa kerja paling sedikit tiga tahun,”jelasnya.

Sedangkan formasi umum guru berasal dari lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang terdaftar pada database Kemendikbud Ristek dan guru yang terdaftar di Dapodik.

Sedangkan nakes, dan tenaga teknis, formasi khusus diberikan kepada tenaga eks honorer kategori II yang terdaftar dalam BKN atau tenaga harian lepas (THL) Pemkab Banyuwangi yang terdaftar dalam database BKPP. Pendaftaran PPPK ini dibuka pada 20 September hingga 9 Oktober 2023. (udi)

Pendakian Gunung Raung Banyuwangi Ditutup, Cegah Kebakaran Hutan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Musim kemarau membuat jajaran Perhutani siaga. Mengantisipasi kebakaran hutan, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat menutup jalur pendakian Gunung Raung dan Rante. Aktivitas ke kawasan gunung ini ditutup total.

Penutupan jalur pendakian ini dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Larangan ke puncak Raung ini diatur dalam Surat Instruksi bernomor 0450/058.4/BWB/2023).  Salah satu alasan larangan ini adalah terjadinya kebakaran di beberapa lereng gunung selama beberapa minggu terakhir. “ Jadi, ini salah satu antisipasi dari Perhutani mengantisipasi kebakaran, yaitu dengan melarang pembukaan pendakian gunung,” kata Administratur/KKPH Banyuwangi Barat Dedy Siswandhi, Kamis (21/9/2023).

Selama penutupan pendakian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Salah satunya, paguyuban pendakian Gunung Raung di Kecamatan Kalibaru. “ Kalau di Gunung Rante, pendakiannya satu. Kami juga telah sampaikan ke pengelola disana. Intinya, aktivitas pendakian ditutup,” tegasnya.

Gunung Raung dan Rante adalah wilayah yang paling rawan terjadinya kebakaran ketika musim kemarau. Sebab, tanamannya kebanyakan ilalang yang rawan terbakar. Sehingga, beresiko memicu kebakaran hutan. “ Rawan sekali kebakaran. Kami juga melihat banyaknya laporan kebakaran hutan di wilayah KPH lain,” jelasnya.

Selama penutupan, Perhutani meminta pengelola ataupun warga yang melihat aktivitas pendakian ilegal segera melapor. Sehingga, pihaknya bisa melakukan tindak lanjut penanganan dengan cepat.

Batas waktu penutupan pendakian ini akan menyesuaikan perkembangan situasi cuaca. Jika musim kemarau masih berlanjut, dipastikan penutupan akan terus berlanjut. “ Penutupan ini belum ditentukan sampai kapan. Tapi paling tidak, kalau sudah musim hujan akan lebih aman,” tutupnya. (udi)

Oegroseno: Keadilan di Olahraga Indonesia Hanya Milik Mereka yang Dekat dengan Kekuasaan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Pembekuan sementara cabang olahraga tenis meja secara sepihak oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI) masih meninggalkan rasa pilu amat mendalam bagi seorang Oegroseno. Sebagai Ketua Umum PP PTMSI, purnawirawan bintang tiga Polri itu mempertanyakan alasan KOI membekukan cabor tenis meja.

Pasalnya, pembekuan sementara itu dipastikan akan berdampak pada psikologis atlet. Para atlet tenis meja Indonesia tidak bisa bertanding di mana-mana termasuk di PON ke-21 Aceh-Sumut 2024 nanti.

Lebih menyedihkan lagi, lanjut Oegroseno, pembekuan cabor tenis meja Indonesia itu dilakukan jelang Asian Games ke-19, 24 September hingga 7 Oktober 2023 Hangzhou China.

Harapan para atlet nasional tenis meja dan orang tuanya hancur lebur karena keputusan tak punya hati nurani Komite Eksekutif (KE) KOI yang dipimpin Sekjen dan Ketua Umum berdasarkan pasal karet AD/ART KOI.

Raja Sapta Oktohari (RSO) merasa hebat dan bangga bisa menghancurkan impian atlet tenis meja nasional bertanding di Asian Games Hangzhou China. Sejak dipimpin Rita Subowo hingga Erick Thohir.

KOI menurut Oegroseno, tidak pernah melakukan tindakan ugal-ugalan. Kalau alasan pembekuan itu karena saya sering melontarkan kritik pedas kepada KOI, kan ini negara demokrasi.

”Selagi kritikan itu demi kemajuan olahraga Indonesia, kenapa KOI harus alergi seperti cacing kepanasan,” kata mantan Wakapolri di Jakarta Rabu (20/9). Oegroseno menyebut, selain tidak ada lagi demokrasi, keadilan juga sudah tidak ada lagi di olahraga Indonesia.

Keadilan di olahraga Indonesia, kata Oegroseno, hanya milik mereka yang merasa dekat dengan kekuasaan. Coba tunjukkan ke saya pasal apa yang menyatakan kritik itu melanggar nilai-nilai olympism? Ada Ketum cabor tersangkut bandar narkoba level dunia, cabornya tidak dibekukan oleh KOI, Sekjen KONI Hamidi, ditangkap KPK, tidak dibekukan organisasinya oleh KOI, begitu juga halnya dengan Menpora Imam Nahrowi, yang ditangkap KPK, tidak melanggar nilai-nilai olympism.

‘’Di mana keadilan di olahraga Indonesia?,” tanya Oegroseno. Mantan Kapolda Sumut dan Sulteng itu mengaku apa yang menjadi jeritan hatinya ini tidak akan mendapatkan reaksi positif dari KOI karena para petingginya sudah dirasuki arogansi kekuasaan.

Kendatipun yang dihadapi arogansi kekuasaan, Oegroseno, tidak akan pernah berhenti menyuarakan kebenaran. Apalagi khusus tenis meja, Raja Sapta Oktohari (RSO) boleh “bunuh” Oegroseno tetapi tidak untuk tenis meja Indonesia. (bw)

Dukung Kreativitas Anak Muda, LPS Gelar Festival CreArtive 2023

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali menggelar Festival CreArtive LPS 2023, yaitu ajang kompetisi video pendek dan poster iklan layanan masyarakat yang bertujuan untuk menggali kreativitas positif dalam menyampaikan pesan edukatif tentang keuangan di kalangan masyarakat Indonesia.

“Kita ingin mengajak generasi muda dalam mengekspresikan ide-ide kreatif tentang isu-isu keuangan. Dan melalui festival ini, LPS ingin mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menyaring informasi keuangan, dan yang paling penting, menunjukkan kepada masyarakat bahwa LPS ada di tengah masyarakat dan selalu siap menjamin simpanan mereka,” kata Sekretaris Lembaga LPS, Dimas Yuliharto, di Jakarta, Rabu (20/9).

Dimas lantas menjelaskan, disinformasi atau informasi yang tidak jelas mengenai isu keuangan, turut berpengaruh terhadap tingkat pemahaman yang masih rendah di masyarakat, terutama tentang inklusi dan literasi keuangan.

“LPS berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Salah satu caranya adalah dengan memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat, antara lain dengan menggelar Festival CreArtive 2023,” jelasnya.

Sineas dan penulis terkemuka Fajar Nugros yang ditunjuk sebagai salah satu juri di kompetisi ini mengatakan, kreativitas adalah salah satu hal yang dapat dimanfaatkan untuk mentransformasikan pesan-pesan seputar keuangan.

“Yang selama ini terkesan ‘kurang diterima’ oleh sebagian masyarakat, menjadi pesan yang lebih menarik dan mudah diterima publik, dan Festival CreArtive 2023 adalah momentum yang tepat,” tambahnya.

Selain kompetisi karya video dan poster iklan layanan masyarakat, melalui Festival CreArtive 2023, LPS juga akan mengadakan roadshow bersama Fajar Nugros di 3 kota besar seperti, Bandung (27 September 2023), Yogyakarta (4 Oktober 2023) dan, Jakarta (17 Oktober 2023).

 Melalui ajang kreatif yang dapat diikuti secara GRATIS ini, generasi muda diajak untuk membuat karya berupa video pendek atau poster iklan layanan masyarakat, baik berupa himbauan, ajakan, testimoni, ataupun tutorial. Pendaftaran karya diterima paling lambat 31 Oktober 2023. (bw)

Tujuh Profesor Baru Unesa Dikukuhkan, Target Peringkat 500 Dunia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengukuhkan tujuh guru besar baru Rabu (20/9). Tambahan guru besar ini menjadi motivasi dan semangat Unesa menuju peringkat 500 dunia versi QS World University Rankings.

Rektor Unesa, Prof Nurhasan, berharap pengukuhan profesor baru ini menjadi semangat baru dan lokomotif transformasi tri dharma perguruan tinggi Unesa sebagai kampus PTN-BH.

Selain itu, ini juga sebagai penguatan Unesa yang tengah mempersiapkan dua fakultas baru yakni psikologi dan hukum. Cak Hasan menjelaskan, periode ini, SK guru besar Unesa yang turun ada sebanyak 15 profesor.

“Mereka dikukuhkan dalam dua tahap. Tujuh guru besar dikukuhkan tahap pertama hari ini. Sedangkan, delapan lainnya dikukuhkan di tahap kedua, minggu depan. Jika dihitung, Unesa mengukuhkan guru besar yang ke-166,” ujar Cak Hasan, yang juga Guru Besar di Bidang Ilmu Olahraga Unesa tersebut.

Pengukuhan tahun ini, lanjut Cak Hasan, sudah jauh melebihi target yakni 29 profesor. Padahal, pihaknya hanya menargetkan sekitar 20-22 guru besar saja. Namun, berkat kerja keras semua pihak, banyak SK yang turun.

“Ada tiga lagi yang masih antre atau proses pengajuan. Kalau SK-nya turun, artinya kami mengukuhkan lebih dari 30 profesor tahun ini,” jelasnya. Keberhasilan memperbanyak jumlah profesor itu terletak pada keseriusan menjalankan program percepatan guru besar.

Program itu terbilang sukses. Sebab, dari tahun ke tahun, angka pengukuhannya terus menanjak. “Ini capaian luar biasa. Semangat kami betul-betul mendorong SDM yang makin berkualitas. Anggarannya kami siapkan miliaran, pendampingannya juga.

Sehingga, teman-teman dosen ini bisa fokus melakukan riset yang bermutu dan hasilkan publikasi yang bereputasi internasional,” terangnya. Cak Hasan berharap, kualitas dan kuantitas riset, publikasi dan inovasi bisa semakin meningkat dengan bertambahnya profesor tersebut.

Termasuk temuan-temuan baru, khazanah dan inovasi baru yang bisa semakin berdampak dan dirasakan masyarakat, bangsa dan negara. (red)