Bekali Ilmu untuk Milenial, Pemuda Mahasiswa Ganjar Gelar Pelatihan Psikotes

0

Lamongan, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) Jawa Timur/Jatim berkomitmen melakukan kegiatan hal positif kepada masyarakat. Kali ini, PMN Jatim menggelar pelatihan psikotes (psikologi test) pada para milenial yang berada di Jalan Raya Deandles, Kelurahan Brondong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

Koordinator Wilayah Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) Jatim, Bayu Ari Yusuf F, mengatakan, pelatihan ini diikuti pemuda mahasiswa di Kabupaten Lamongan. Menurut dia, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para milenial bisa berperan aktif dalam pelatihan ini.

Sebab, pelatihan ini untuk bekal mereka di dunia kerja seusai lulus kuliah. “Pelatihan psikotes bisa dibuat pembelajaran yang nantinya berguna di dunia pekerjaan bagi generasi muda,” kata Bayu Ari, dalam siaran persnya, Minggu (27/8).

Dia menambahkan, pelatihan ini mengajak para milenial untuk belajar bersama mengenai tentang psikotest. Karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka. “Pelatihan ini bisa memprediksi perilaku atau kinerja mereka (pegawai) didalam konteks tertentu dan akan berguna di dunia pekerjaan,” tuturnya.

Bekali ilmu untuk milenial, Pemuda Mahasiswa Ganjar gelar pelatihan psikotes di Lamongan Minggu (27/8). (foto/ist)

Dalam pelatihan tersebut, loyalis Ganjar Pranowo, itu juga menghadirkan pemateri profesional di bidangnya. Hal itu dilakukan agar acara diskusi lebih berkompeten. “Kami menghadirkan pemateri yang benar-benar kompeten di bidangnya agar memberikan, setidaknya pengetahuan bagi pemuda dan mahasiswa di Lamongan mampu memahami secara individual tentang psikotes,” tutur Bayu.

Dalam diskusi tersebut, pemateri menyampaikan dalam dunia kerja yang semakin kompleks dan kompetitif, pemilihan karyawan yang tepat itu sangatlah penting. Ini menjadi kunci bagi keberhasilan organisasi.

Uji psikolog ini menjadi salah satu alat yang tak ternilai dalam proses seleksi pekerjaan dengan fokus. “Adanya uji psikolog ini dapat membantu mengindentifikasi calon karyawan yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan dan budaya organisasi. Nantinya di tes psikolog ini ada aspek-aspek seperti test keperibadian dan kemampuan,” ujar Andi, selaku pemateri.

Alfi salah satu peserta menyampaikan terima kasih kepada Pemuda Mahasiswa Nusantara telah mengadakan kegiatan ini. Dia menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat baginya. Terlebih dirinya baru saja menyelesaikan kuliahnya.

“Kebetulan saya baru menyelesaikan perkuliahan dan saya juga sangat membutuhkan poin-poin tentang apa aja yang nanti diujikan dalam test psikolog ini. Dengan adanya pelatihan ini sangat membantu saya dan pemuda-pemuda di Lamongan untuk menambah pengetahuan yang nantinya masuk di dunia pekerjaan,” kata Alfi.

Dia berharap relawan PMN bisa selalu hadir untuk teman-teman khususnya pemuda yang ada di Lamongan. Dalam kegiatan tersebut, Bayu Ari, juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo, sebagai calon presiden (Capres) 2024 kepada para peserta yang menghadiri pelatihan tersebut. (rid)

Terbitkan Keputusan Pembekuan Sementara, PP PTMSI, KOI Seperti Membunuh Bebek Lumpuh

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI) pimpinan Komjen Pol (Purn) Oegroseno benar-benar akan “dihabisi” di negeri yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan hukum. Fakta membuktikan pada 25 Agustus lalu NOC of Indonesia alias Komite Olimpiade Indonesia/KOI telah menerbitkan keputusan pembekuan sementara keanggotaan PP PTMSI dengan alasan induk organisasi resmi tenis meja Indonesia yang diakui dunia internasional itu telah melakukan tindakan pelanggaran AD/ART, nilai olimpiade dan gerakan olimpiade.

Dalam Keputusan bernomor 30/NOC/INA tersebut dijelaskan, keputusan tersebut juga atas dasar hasil Rapat Anggota NOC dan KE. Ketua Umum PP.PTMSI Komjen Pol (Purn) Oegroseno, dalam siaran pers resmi yang dikirim ke berbagai media di Jakarta, Sabtu (26/8) petang mengatakan, keputusan NOC of Indonesia itu sebagai wujud nyata arogansi kekuasaan yang di pamerkan oleh lembaga keolahragaan yang dipimpin Raja Sapta Oktohari (RSO) itu.

‘Saya sendiri tidak kaget adanya keputusan pembekuan sementara itu. Karena sejak awal kan sudah ada upaya menghabisi PP PTMSI dari berbagai sisi. RSO pun secara pribadi sudah menemui salah satu CEO ITTF di Singapura beberapa waktu sebelum terbit keputusan sesat tersebut. Namun, saya tidak pernah terusik dengan cara-cara kotor seperti itu,” kata Oegroseno.

Mantan Wakapolri itu justru mengingatkan RSO dan jajarannya di NOC of Indonesia belajar berdemokrasi secara bermartabat. ‘’Jangan menjadi seorang pemimpin kalau alergi dengan kritik,’’ tambahnya.

Oegroseno menyebut, salah satu alasan NOC of Indonesia mengeluarkan keputusan pembekuan sementara PP PTMSI karena ada pernyataannya di media online yang dianggap menyudutkan NOC of Indonesia. Apalagi pribadi RSO atau jajarannya.

‘Semestinya NOC of Indonesia atau Pak RSO bisa melakukan hak jawab atas pernyataan saya di media online bersangkutan. Karena itu diatur dalam undang-undang/UU pers tahun 2009,” tandas mantan Wakil Presiden SEATTA (Federasi Tenis Meja Asia Tenggara) Itu.

Oegroseno pada bagian lain juga menyayangkan sikap Menpora Dito Ariotedjo, yang tidak memenuhi janjinya untuk segera menyudahi polemik kepengurusan PTMSI ini. Menpora seperti dikatakan Oegroseno, tidak ada niat baik dan tulus mengakhiri kekisruhan panjang kepengurusan PTMSI.

Padahal pada saat pelantikan sebagai Menpora oleh Presiden Jokowi di Istana, Dito Ariotedjo akan segera menuntaskan konflik kepengurusan PTMSI. Diakui atau tidak, diterbitkannya SK NOC of Indonesia tentang pembekuan sementara PP PTMSI pimpinan Oegroseno, diibaratkan seperti membunuh bebek yang lumpuh.

Dugaan pelanggaran yang dituduhkan adalah kritik kepada lembaga KOI karena RSO dan jajaran KOI, KONI, Deputi 4 Kemenpora dan PB PTMSI telah mengobok-obok nama-nama atlet nasional tenis meja yang akan bertanding ke Sea Games Cambodia 2023.

Pasal yang dituduhkan juga pasal-pasal karet yang tidak jelas. Kalau seorang Oegroseno, mengkritik saja dianggap melanggar AD/ART KOI dan nilai-nilai olimpiade atau keolahragaan dengan hukuman dibekukan keanggotaan KOI selama 1 tahun.

Mengapa Lembaga Kemenpora RI, KONI pusat dan KOI saat tindakan korupsi Uang APBN yang dilakukan oleh mantan Menpora RI, Imam Nahrowi dan Sekjen KONI pusat Hamidi, serta Sekjen KOI di era Erick Thohir, sebagai Ketum KOI tidak dibekukan ketiga lembaga tersebut.

Mantan Kapolda Sumut itu mempertanyakan apakah kritik kepada lembaga-lembaga yang menggunakan uang rakyat lebih berat daripada korupsi uang rakyat? (bw)

CoLD-Spray, Hand Sanitizer dari Limbah Cumi-cumi Karya Mahasiswa Unair

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menciptakan hand sanitizer ramah lingkungan yang terbuat dari bahan dasar limbah endoskeleton cumi-cumi dan hasil laut Chlorella vulgaris yang diberi nama CoLD-Spray.

Inovasi tersebut diciptakan enam mahasiswa Unair. Yakni, Moch Aqilah Herdiansyah (FST 2020), Desi Ramadhani (2020), Diaz Samsun Alif (FTMM 2020), Javan Hammurabi Rumi (FTMM 2020), Laily Fathu Agustina Rifa’ah (FEB 2021), dan Angela Maharani Sarita (FEB 2021).

“Limbah endoskeleton mengandung senyawa kitin dan kitosan yang memiliki sifat antibakteri dan antioksidan yang baik. Hasil laut Chlorella vulgaris juga memiliki sifat antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi kulit manusia dari berbagai macam penyakit,” ujar Ketua Tim, Moch Aqilah di Surabaya, Sabtu (26/8).

Kombinasi dan kultur kedua bahan tersebut dapat menghasilkan lebih banyak biomassa, sehingga dapat membantu mewujudkan poin-poin Sustainable Development Goals (SDGs). Produk ini memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri yang bisa dipakai, baik pada tangan maupun permukaan objek.

‘’Harapannya, dengan adanya produk ini dapat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan tubuh utamanya dari sinar UV (Ultraviolet) dan bakterial yang ada pada objek sekitar kulit,” jelasnya.

Inovasi tersebut meraih medali perak dalam kompetisi Arau International Creativity Exhibition (ACE) 2023 di Kuala Lumpur, Malaysia. Lomba tersebut diselenggarakan Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) yang berkolaborasi dengan World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) pada 18-20 Agustus 2023.

Mahasiswa prodi Biologi itu menyampaikan bahwa dalam kompetisi tim baik itu nasional maupun internasional membutuhkan konsistensi dan kerja sama antaranggota. Untuk melakukan hal itu perlu adanya kesadaran dan tanggung jawab dari setiap anggota tim.

Tim yang hebat adalah tim yang saling melengkapi kekurangan antar anggotanya dan memperbaikinya, sehingga menghasilkan karya yang luar biasa serta bermanfaat bagi sekitarnya.

Kami juga tidak lupa ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing kami Bu Ayu Lana Nafisyah, yang telah membantu proses dan perjalanan kami,” ungkapnya.

Aqilah dan tim sangat bersyukur dan senang karena dapat mengikuti kompetisi internasional. Menurut mereka, kompetisi internasional sangat menarik karena selain belajar tentang inovasi produk, mereka juga belajar budaya dan pola pikir masyarakat negara lain. (red)

Hebat…, 17 Mahasiswa Unusa Terpilih Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 17 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) terpilih untuk mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 2023 di delapan kampus luar Jawa. Koordinator Program Pertukaran Mahasiswa Unusa, Endah Tri Wahyuningtyas, berpesan kepada mahasiswa agar berperilaku baik dan menghargai adat setempat. Sehingga, bisa diterima dengan baik.

“Kita saling menghargai supaya tercipta situasi untuk hidup berdampingan. Anda membawa nama baik almamater, mahasiswa Unusa adalah mahasiswa terbaik, dan tunjukkan,” kata Endah melalui keterangannya, Sabtu (26/8).

Ia berharap mahasiswa bisa memperoleh banyak pengalaman dan membawa ilmu dari kampus penerima. Sehingga, menjadi lulusan Unusa dengan value yang lebih dan memiliki kecintaan mendalam untuk tanah air.

“Selain itu, Unusa juga akan menerima sebanyak 36 mahasiswa Inbound dari luar Pulau Jawa,” terang Ketua Prodi S1 Akuntansi Unusa itu. Dalam kesempatan yang sama, Al Febri Putri Damayanti, mahasiswa Unusa yang mendapat penempatan di Universitas Samudra Aceh menilai program ini sebagai peluang dan kesempatan baik, karena dalam satu semester ke depan akan belajar di kampus lain.

“Karena ini pertukaran mahasiswa, kegiatan kami adalah belajar di kampus lain. Sehingga, kami akan mendapatkan ilmu baru, setelah kegiatan, harus fokus untuk dapatkan hasil terbaik,” ungkapnya.

Sebanyak 17 mahasiswa Unusa itu akan belajar di delapan kampus, yakni Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Politeknik Negeri Batam, Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Samudra Aceh, Universitas Teknokrat Indonesia, Universitas Islam Makassar, Universitas HKBP Nommensen Medan, dan Universitas Bandar Lampung. (red)

Aiptinakes Jatim Jalin Kerja Sama Internasional untuk Implementasikan Kampus Merdeka

0

Malang, (pawartajatim.com) – Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Tenaga Kesehatan Jawa Timur (Aiptinakes Jatim) menggelar Aiptinakes International Conference of Health (AICH 2023). Selain berkesempatan menjalin kerja sama internasional, konferensi kesehatan internasional ini juga bertukar keilmuan dan kolaborasi riset internasional.

Sekaligus mengimplementasikan Kampus Merdeka yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). AICH 2023 yang digelar kali pertama pasca pandemi Covid-19 ini mengangkat tema ‘Strengthening health educational institutions in the implementation of Merdeka Campuses to create a resilient society’ (Penguatan Perguruan Tinggi Kesehatan dalam Mengimplementasian Merdeka Kampus untuk Mewujudkan Masyarakat Tangguh, red) dibuka Bupati Malang, Drs H Sanusi MM, didampingi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jatim, dan Ketua STIKes Kepanjen, Tri Nurhudi Sasono Skep Ns MKep.

Sejumlah pembicara atau pakar kesehatan internasional juga dihadirkan. Di antaranya, dari Malaysia (pakar kesehatan keperawatan), India (pakar kesehatan diabetes melitus), dan Arab Saudi (pakar kesehatan dalam perspektif Islam).

Ketua Aiptinakes Jatim, Aries Wahyuningsih SKep MKes, mengatakan tujuan diadakan AICH 2023 ini, yakni menindaklanjuti kerja sama internasional sebelumnya yang dilakukan dengan Mahsa University Malaysia.

Kerja sama tersebut meliputi sharing pengalaman dan keilmuan pendidikan tenaga kesehatan, saling bertukar pembicara webinar internasional, kolaborasi riset dan publikasi penelitian internasional secara bersama-sama, hingga pengabdian masyarakat.

Aiptinakes ini di dalamnya ada perawat, bidan, analis, farmasi, dan administrasi kesehatan. Dari kerja sama internasional ini nantinya bisa diterapkan di semua perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi tenaga kesehatan atau anggota Aiptinakes agar diimplementasikan di dunia pendidikan.

Tujuan utamanya untuk memajukan perguruan tinggi tenaga kesehatan,” kata Wahyuningsih saat membuka AICH 2023 di Grand Miami Hotel Kepanjen, Malang, Sabtu (26/8). Selain kerja sama internasional, Aiptinakes Jatim mendorong kepada 37 anggota perguruan tinggi tenaga kesehatan se-Jatim untuk membangun kompetensi yang baik.

Sehingga, saat terjun di dunia kerja nanti, semuanya sudah siap untuk bekerja dan memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Harapannya dengan konferensi kesehatan internasional ini, dapat membangun jejaring yang lebih luas, tentunya kita bisa tukar menukar pengajar maupun mahasiswa dan memiliki pengalaman go internasional.

‘’Sehingga, mereka memiliki kompetensi masing-masing dan nanti pemberdayaan lebih kepada sumber daya manusia (SDM), bahkan lulusan tenaga kesehatan bisa bekerja di luar negeri,” jelasnya. Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jatim, Prof Dr Dyah Sawitri SE MM, mengapresiasi digelarnya konferensi kesehatan internasional ini.

Menurut dia, Aiptinakes benar-benar mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang saat ini harus ada kerja sama internasional, baik pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Sehingga, kreativitas dosen/pengajar bisa dikembangkan melalui konferensi internasional seperti ini.

“Sekarang ini adalah kebutuhan. Kalau dulu tidak eksis dalam internasional. Tapi, sekarang seluruh perguruan tinggi memang harus ada kerja sama internasional yang diimplementasikan hanya MoU saja. Dan, ini kebanggaan bagi kami dan ini adalah perguruan tinggi kesehatan betul-betul bermanfaat bagi masyarakat, terutama Jawa Timur,” ungkap Prof Dyah.

Ia menjelaskan, implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang digagas Kemendikbudristek bisa dilakukan secara internal di kampus. Yakni, dengan belajar di program studi (Prodi) berbeda sebanyak tiga semester.

“Namun, kerja sama di luar negeri atau di luar kampus memiliki nilai tambah yang luar biasa, karena di negeri orang dalam belajar berbeda. Selain itu, kekuatan dan peluang baru untuk belajar di dunia kerja berbeda. Sehingga, mengasah keterampilan mereka untk melakukan perubahan terkait dengan konsep-konsep dalam bidang kesehatan,” pungkasnya. (red)

Untag Surabaya Ajak 3.174 Mahasiswa Baru Hitung Jejak Karbon

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengajak 3.174 mahasiswa baru yang mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) untuk mulai memahami pola hidup berkelanjutan dengan menghitung jejak karbon dan memilah sampah.

Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA, mengatakan, PKKMB tahun ini mengangkat tema “Untag Gemilang dan Progresif” yang merupakan kependekan dari Generasi Berintegritas untuk Lingkungan yang Berkelanjutan dan Progresif.

“Tema ini kami pilih untuk mengajak calon mahasiswa baru mulai memahami pola hidup berkelanjutan dalam berbagai lini. Salah satunya, adalah dalam sektor lingkungan, kami akan ajak 3.174 mahasiswa baru untuk menghitung jejak karbon dan memilah sampah,” kata Prof Nugroho, di Surabaya Sabtu (26/8).

Ia menegaskan, Untag Surabaya mempunyai tugas melahirkan mahasiswa yang menciptakan lingkungan yang asri dan layak huni untuk ditinggali pada 2045 dan tahun-tahun berikutnya.Karena pada 2045, Indonesia akan memasuki usia satu abad, yang kita harapkan akan melahirkan generasi emas.

Artinya, saya dan teman-teman calon mahasiswa baru mempunyai tugas yang sama menjelang 2045. Yaitu menciptakan lingkungan yang layak untuk generasi mendatang, itu adalah tanggung jawab moril sebagai manusia,” terangnya.

Prof Nugroho menegaskan, kegiatan PKKMB ini mempunyai tujuan membimbing calon mahasiswa untuk lebih sadar memperlakukan dan menjaga lingkungan sekitar untuk kehidupan selanjutnya.

“Dalam kegiatan PKKMB yang berlangsung selama lima hari ke depan ini, kami akan membimbing calon mahasiswa baru untuk lebih ’sadar’ memperlakukan lingkungan, dengan cara paling sederhana seperti melakukan pemilahan sampah, menghitung jejak karbon, dan melakukan kampanye melalui pembuatan konten video tentang menjaga lingkungan dengan gaya hidup berkelanjutan,” jelasnya.

Jejak karbon adalah jumlah karbon yang dihasilkan per individu dari berbagai kegiatan manusia. Contoh dari aktivitas manusia yang menimbulkan jejak karbon adalah produksi jenis sampah plastik, sampah makanan hingga penggunaan listrik secara berlebihan.

Kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun dari hal yang terkecil. Sementara itu, juga berlangsung penandatanganan empat pakta integritas, yakni antikekerasan seksual, antiradikal, antiplagiarisme, antiperundungan yang ditandatangani tujuh perwakilan mahasiswa baru yang mengenakan pakaian daerah.

Kegiatan penandatanganan empat pakta integritas ini sangat dibutuhkan guna menumbuhan jiwa patriot mahasiswa. “Untag Surabaya adalah Kampus Nasionalis, Kampus Merah Putih.

Kampus miniaturnya Indonesia, tentu saja bahwa kaitannya dengan baju adat pada mahasiswa baru tadi, mahasiswa kita adalah dari seluruh suku bangsa. Kita tidak membedakan itu,” pungkasnya. (red)

Unesa dan The University of York Kolaborasi Atasi Kesulitan Belajar

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan The University of York, Inggris berkolaborasi mengatasi kesulitan belajar di Indonesia melalui projek Workshop for Early Chidhood Education Teacher Trainers in Indonesia di Surabaya pada 21-25 Agustus 2023.

“Projek ini merupakan bentuk kolaborasi antara The University of York dan Unesa yang terlaksana atas hibah internasional, Inggris-Indonesia Program Going Global Partnership 2022 dari The British Council,” ujar Dosen Unesa, Prof Pratiwi Retnaningdyah di Surabaya, Sabtu (26/8).

Peserta yang ikut pada program ini berasal dari tujuh daerah di Indonesia. Yakni, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa. Peserta merupakan para dosen dari disiplin Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Selama lima hari, peserta mendapat materi dan berdiskusi seputar pendidikan inklusif dan perkembangan keterampilan-literasi awal siswa dipandu Dr Andrzej Cirocki dan Dr Bimali Indrarathne dari The University of York, serta Prof Pratiwi Retnaningdyah.

“Program ini mendukung perguruan tinggi di seluruh dunia untuk bekerja sama membangun sistem pendidikan tinggi dan vokasi yang lebih kuat, lebih inklusif, serta saling terhubung secara internasional,” terangnya.

Para peserta lokakarya, lanjut Prof Pratiwi, akan mengadopsi dan mengadaptasi materi terkait kesulitan belajar pada anak-anak usia dini. Hasil dari upaya mereka nantinya menjadi kursus daring dwibahasa, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Kursus daring ini akan diunggah ke platform pembelajaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan dapat digunakan secara luas serta gratis oleh para guru dan calon guru PAUD, PGSD, dan Pendidikan Bahasa Inggris.

“Projek ini diharapkan memberi dampak positif bagi perkembangan pendidikan anak usia dini di Indonesia, serta mendorong peningkatan kualitas guru-guru masa depan,” jelas Pratiwi.

Lokakarya ini dibuka Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Unesa, Prof Dr Siti Nur Azizah. Prof Azizah menyampaikan, isu literasi dan inklusi sangat penting dan menjadi perhatian utama di Unesa.

“Isu pendidikan inklusif perlu digarap secara kolaboratif agar kita bisa membantu para guru dan calon guru mengatasi kesulitan belajar pada anak-anak sejak usia dini,” kata Guru Besar Ilmu Hukum dan Bisnis Halal yang akrab disapa Ning Azizah itu.

Ia berharap lokakarya ini akan menjadi langkah aktif perguruan tinggi di Indonesia dalam mengatasi isu-isu pendidikan yang semakin kompleks di era yang terus berubah. Lokakarya ini tidak hanya mendorong peningkatan kesadaran tentang isu-isu, seperti kesulitan belajar, akses pendidikan, dan lainnya.

Namun, diharapkan memberikan masukan yang konstruktif bagi para pengambil kebijakan di Indonesia. (red)

Sampoerna Academy Tekankan Pentingnya Kompetensi 5C

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sampoerna Academy telah meresmikan kampus keduanya di Surabaya, tepatnya di kawasan Grand Pakuwon. Di tempat ini, siswa akan dipersiapkan belajar berpikir dengan memperkuat 5C.

Yakni creativity, critical thinking, communication, collaboration, dan character (5C). Sampoerna Academy sendiri pelopor sekolah antar budaya dan pionir science, technology, engineering, arts, and mathematics/STEAM di Indonesia.

Dalam diskusi yang digelar sebagai rangkaian peresmian kampus, Sampoerna Academy membahas pentingnya kompetensi abad 21 pada masa periode emas anak, demi terciptanya generasi unggul masa depan.

Dalam pemaparannya, Principal Sampoerna Academy Surabaya Grand Pakuwon Campus, Anushia Senthevadivel, menyebut STEAM akan memandu siswa menjadi pembelajar seumur hidup, memiliki ketangguhan menghadapi tantangan masa depan.

“Dalam pendidikan STEAM, siswa didorong untuk belajar secara holistik termasuk penerapannya dalam situasi kehidupan nyata. Hal ini akan membantu peserta didik dalam hal menjadi pemecah masalah dan komunikator yang hebat,” kata Anushia, di Surabaya Sabtu (26/8/2023).

Menurut dia, kompetensi 5C merupakan soft skill di dalam diri anak yang perlu ditumbuhkan sejak usia dini karena keterampilan ini dapat menjembatani kecerdasan dan pengetahuan anak dengan peran nyata mereka di lingkungannya.

“Pada masa periode emas, menjadi sangat penting untuk mulai membiasakan anak dengan pembelajaran dan aktivitas yang memiliki muatan 5C. Karena di usia ini anak mempunyai inisiatif sangat besar untuk mengembangkan dirinya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Psikolog Anak, Elisabeth Santoso, menilai peran sekolah dalam mengembangkan kompetensi 5C menjadi sangat penting. Menurut dia, hal penting yang perlu terapkan adalah peran guru yang dapat menjadi role model bagi para muridnya.

“Karena anak belajar dari melihat orang lain dalam membawa dirinya masing-masing, di mana dalam konteks sekolah, guru merupakan sosok yang sering berinteraksi dengan anak,” terangnya. Kemudian, sekolah tidak hanya memberikan materi akademik, namun sekolah menjadi sarana untuk mempraktikan soft skill-nya.

Terakhir, di luar pelajaran, sekolah juga menjadi sarana untuk anak berinteraksi dekat dengan teman-teman dan gurunya. “Maka dari itu, sekolah harus mampu menciptakan lingkungan yang membuat anak dapat berinteraksi dengan lingkungannya. Misalnya, menyediakan pembelajaran tentang anti bullying, toleransi, empati terhadap teman dan sesama, serta mengajarkan nilai-nilai karakter,” jelas Elisabeth.

Sedangkan, Orang Tua Murid, Margenie, mengatakan selain peran sekolah, peran orang tua menjadi hal yang tak kalah penting dalam mengembangkan Kompetensi 5C pada anak. “Sebagai orang tua masa kini, tugas pendidikan bukan hanya milik sekolah, tetapi juga saya. Saya merasa penting mendorong growth mindset bagi anak-anak saya,” katanya.

Untuk mendukung siswa mengembangkan kompetensi 5C, Sampoerna Academy menyediakan lingkungan belajar yang aman, peduli dan kolaboratif dengan kualitas terbaik serta memenuhi ekspektasi global untuk pencapaian akademis dan pengembangan karakter.

Ini diperkuat dengan dibukanya Sampoerna Academy Surabaya Grand Pakuwon Campus, sebagai wujud komitmen Sampoerna Academy untuk menghadirkan pendidikan kelas dunia demi mendorong akselerasi lahirnya generasi muda berkualitas di Indonesia yang berdaya saing global. (red)

Pengusaha Muda Banyuwangi Nyaleg ke Provinsi Lewat Golkar, Ini Visi Misinya

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Pengusaha muda asal Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Ade M. Rizki memilih terjun ke dunia politik. Dia maju menjadi caleg  DPRD Jatim dari dapil IV Jatim, meliputi Kabupaten Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso.

Keinginan pengusaha muda ini sederhana. Jika dipercaya masyarakat pada Pemilu 2024 dia akan mengabdi secara total untuk kepentingan rakyat. Kehadiran Ade M. Rizki mewakili kaum milenial dan generasi Z. Di usianya yang masih 33 tahun, dia telah menunjukkan bisa sukses di usia muda. Lulusan S1 Universitas Ma Chung Malang ini adalah pengusaha  yang fokus di bidang properti dan kuliner di Malang.

Meski meraih sukses, tak membuatnya sombong. Pencalonannya menjadi caleg justru dari dorongan keluarga dan masyarakat.  “Peran pemuda sangat dibutuhkan di pemerintahan dalam mengawal aspirasi masyarakat. Sehingga, saya merasa terpanggil dan ikut mencoba meraih kursi di DPRD Jatim,” tuturnya, Sabtu (26/08/2023).

Awalnya, pemuda asal Desa Pengantigan, Rogojampi ini maju nyaleg ke DPR RI dapil Jatim III. Setelah melalui pertimbangan  matang, akhirnya memutuskan ke DPRD Jatim Dapil IV. Dapil ini menjadi pilihan karena keluarga besarnya ada di Banyuwangi.

Partai Golkar dipilih sebagai kendaraan dengan berbagai pertimbangan. Partainya mapan, cara berdemokrasinya lebih bagus. “Saya sendiri juga lahir dari rahim pejuang Golkar. Kakek dan orang tua saya berdarah politikus kuning. Jadi saya ini penerusnya,” tegasnya.

Ade optimis bisa meraih 1 kursi di DPRD Jatim pada Pemilu mendatang. Selain menjadi pengusaha, dia  juga aktif bergabung di organisasi sosial. Mulai relawan Gunung Merapi hingga relawan Covid-19.  “Tiap ada bencana, saya selalu disana bersama teman-teman,” kata pengusaha yang bergabung di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini.

Menurutnya, generasi muda harus  ikut membantu membangun daerah. Baik  dari sisi politik maupun ekonomi. Baginya, politik adalah kemanusiaan dan juga kekuasaan. Jika keduanya dipadukan diyakini akan membantu kesejahteraan masyarakat. “Saya meyakini orang muda dan masyarakat umum  sudah sadar akan politik. Sehingga dalam kontestasi Pileg 2024 tentu memberikan hak pilih pada orang yang tepat,” tutupnya. (udi)

Ditarget 10 Kursi, Ketua Golkar Banyuwangi Diberi Sinyal Nyabup

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Perhelatan pilkada Banyuwangi masih jauh. Namun, sinyal bakal calon yang akan maju mulai bermunculan. Salah satunya, Ketua DPD Golkar Banyuwangi, Ruliyono. Golkar Jatim memberikan sinyal kepadanya untuk maju menjadi calon Bupati pada pilkada 2024.

Sinyal ini dilontarkan Ketua DPD Partai Golkar Jatim, M. Sarmuji.  Menurutnya,  Ruliyono akan diprioritaskan maju menjadi cabup jika berhasil menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) yang dibebankan. Yaitu, mendongkrak perolehan kursi Golkar Banyuwangi dalam Pemilu mendatang. Dari 5 kursi menjadi 10 kursi. Jika target itu tercapai, Golkar dipastikan bisa mengusung cabup sendiri dalam pilkada.

“Kalau pak Ruli berprestasi, misalkan pak Ruli bisa mendapatkan 10 kursi legislatif, bisa berangkat sendiri (pengusung tunggal), tentu pak Ruli kita pertimbangkan dan kita prioritaskan untuk maju,” kata Sarmuji disela peluncuran caleg Golkar dapil III Jatim di Banyuwangi, Jumat (25/8/2023).

Berdasarkan aturan, parpol  setidaknya harus meraih 20 persen dari jumlah kursi DPRD untuk bisa mengusung cabup. Sarmuji juga memberikan alternatif untuk bisa mengusung cabup. Yaitu,berkoalisi dengan parpol lainnya. “Kalau tidak pasti, ada negosiasi dengan partai lain sebagai apa,” ungkapnya.

Mendapat sinyal maju cabup, Ketua Golkar Banyuwangi Ruliyono mengaku akan berusaha semaksimal memenuhi target perolehan kursi DPRD. Meski target 10 kursi dirasa sangat sulit. Namun, pihaknya akan berusaha lebih keras “bertarung” dalam pemilu mendatang.

“Saya rasa tidak mudah. Bagi kami untuk perolehan kursi legislatif di Banyuwangi, 8 kursi sudah berat. Ini saya berbicara realita. Tapi yang pasti, kami akan berusaha maksimal,” kata Wakil Ketua DPRD Banyuwangi ini. (udi)