Miris, SD Negeri di Banyuwangi hanya dapat 5 Siswa saat PPDB

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Kondisi memprihatinkan dialami Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Jambesari, Kecamatan Giri, Banyuwangi. Sekolah ini hanya mendapatkan 5 siswa saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini.

Minimnya siswa yang mendaftar ini dipicu banyak hal. Salah satunya, diduga keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) di desa ini. Lalu, jarak sekolah yang cukup jauh dari perkampungan. Sehingga, siswa yang mendaftar cukup minim. Penyebab lainnya, penerapan sistem zonasi yang belum merata. “Sebenarnya adanya sistem zonasi ini, kami sangat berharap ada pemerataan siswa,” kata Kepala SDN 2 Jambesari, Husnul Khotimah melalui Guru Mapel Olahraga, Taufik Ismail, Jumat (28/7/2023).

Meski hanya mendapatkan 5 siswa, tak mengurangi semangat belajar mengajar di sekolah itu. Mereka tetap menggelar masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Kelima murid ini terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan. Seluruhnya bersemangat mengikuti berbagai instruksi guru.

Saat ini, jumlah siswa di SDN 2 Jambesari sebanyak 55 orang. Sebelumnya, mencapai 63 orang. Namun, 14 diantaranya sudah lulus tahun ini. Minimnya jumlah siswa ini membuat pihak sekolah was-was. Sebab, aturannya jika tiga tahun berturut-turut jumlah siswanya kurang dari 60 orang harus mengalami merger. Apalagi, sudah 2 SDN di wilayah setempat yang dimerger. Masing-masing, SDN 3 Jambesari dan SDN 3 Grogol. “ Kami berharap, sistem zonasi ini betul-betul merata. Terutama, anak-anak yang dekat dengan rumah,” harapnya.

Sebelum PPDB, pihaknya sudah melakukan sosialisasi penerimaan siswa. Mulai membagikan brosur hingga mendatangi wali murid. Namun, hanya 5 siswa yang bersedia mendaftar. Pihaknya berharap, kebijakan pemerataan siswa bisa terlaksana. Sehingga, tidak ada lagi sekolah yang digabung atau merger akibat kekurangan siswa. (udi)

Dampak Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Perajin Tungku Beton Banjir Pesanan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kelangkaan elpiji 3 kilogram (kg) di Banyuwangi membawa berkah bagi perajin tungku beton. Sejak sulitnya gas bersubsidi ini, warga mulai beralih ke tungku beton. Fenomena ini membuat perajin tungku beton kebanjiran order.

Banjir pesanan tungku beton ini mulai terjadi seminggu terakhir. Begitu elpiji langka, warga ramai-ramai berburu tungku kayu bakar tersebut. Saking tingginya pesanan, para perajin tungku sempat kewalahan. “ Sebelumnya, tungku ini kurang dilirik. Begitu elpiji langka, pesanan langsung membludak. Bahkan, stok yang ada ludes terjual,” kata Satomin Joyo (55), perajin tungku beton di Dusun Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Jumat (28/7/2023).

Tungku beton terbuat dari bahan semen. Agar kuat, di dalamnya diberikan rangka besi. Tungku yang bisa dipindah-pindah ini mampu menahan hingga 15 kilogram beras. Dahulu, tungku dibuat dari tanah liat. Namun, kurang kokoh. Agar menarik, tungku diberikan warna merah. Dalam sehari, pria ini bisa memproduki hingga 6 buah tungku. Harganya dibandrol Rp100.000 per biji. Meski permintaan naik, perajin tungku belum menaikkan harga. “ Agar kuat, tungku ini harus ditunggu hingga sebulan,” kata pria yang mulai membuat tungku sejak tahun 2003 ini.

Karena berbahan beton, tungku ini memiliki ketahanan yang kuat. Rata-rata, bisa bertahan hingga 10 tahun. Tergantung pemakaian. Saat ini, kebanyakan yang berburu tungku adalah pelaku UMKM. Mereka terpaksa menggunakan tungku akibat sulitnya mendapatkan jatah elpiji melon.

Beberapa hari terakhir, operasi pasar elpiji 3 kg terus digelar. Setiap titikdialokasikan sekitar 1.600 tabung. Total, ada 19.200 tabung yang disiapkan untuk 12 titik operasi pasar. Data dari Pertamina, pasokan elpiji 3 kg di Banyuwangi mencapai 52.000 tabung per hari. Jumlah ini sama persis di tahun sebelumnya. Namun, tahun ini terjadi peningkatan konsumsi elpiji di masyarakat. Sehingga, pasokan tak seimbang dengan kebutuhan. Terkait kelangkaan elpiji 3 kg, Pertamina berencana menambah kuota sekitar 32 persen. Jumlah ini akan disebar ke 1.700 pangkalan di Banyuwangi. (udi)

Bluefire Ijen KOM Challenge 2023, Sebanyak 350 Cyclist Siap Taklukan Lereng Ijen

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)  – Terjalnya lereng Gunung  Ijen, Banyuwnagi akan menjadi tantangan menarik para pesepeda Jatim. Sedikitnya 350 pesepeda akan menalukkan lereng Ijen dalam ajang Bluefire Ijen KOM Challenge 2023, Sabtu (29/7/2023) pagi. Mereka akan menempuh rute sepanjang 73,5 kilometer. Dari rute ini, tanjakan yang akan ditaklukan mencapai 2.050 meter.

Ajang balapan sambil berwisata ini yang kedua kalinya digelar di Banyuwangi. Namun, tahun ini, tantangannya dibuat lebih ekstrim. Start akan dimulai dari Pendopo Banyuwangi, lalu menyusuri sejumlah jalanan protokol Banyuwangi. Puncak tantangan akan dimulai di kawasan Glagah. Lalu, terus menanjak hingga berakhir di pintu masuk pendakian Ijen, tepatnya di Pal Tuding.

“ Kali ini, tanjakannya lebih berat dari Bromo. Pastinya, akan banyak cerita. Bisa sedih, ketawa atau lainnya. Pebalap asing saja ada yang menuntun sepedanya ketika menaklukan tanjakan Erek-erek Ijen,” kata Azrul Ananda, panitia Bluefire Ijen KOM Challenge 2023 yang juga Founder mainsepeda.com kepada wartawan, Jumat (28/7/2023) siang.

Tahun lalu, ajang serupa hanya mengambil finish di tanjakan Gantasan. Tak sampai ke pintu masuk pendakian Ijen. Alasannya, menghormati sejumlah atlet Banyuwangi yang meninggal akibat kecelakaan di tanjakan Erek-erek Ijen. “ Tahun ini, kita finish di Pal Tuding. Jadi, ini adalah ajang Bluefire Ijen yang sesungguhnya,” tegas Azrul.

Banyuwangi kembali dipilih dalam ajang sepeda Trilogi Jatim ini lantaran jalurnya yang menantang. Terutama, sepanjang 26 kilometer menuju lereng Ijen. Selain menantang, alamnya juga indah. Sehingga, para pebalap bisa menikmati sejuknya udara sembari bersepeda. “ Ajang ini tak hanya diikuti para penghobi sepeda. Tapi, juga atlet. Ini bagian dari pembinaan atlet,” kata Wakil Ketua ISSI Jatim, Guntur Priambodo.

Tak sekadar menjadi ajang bertemunya pebalap sepeda, Blufire Ijen KOM ikut mendongkrak pariwisata Banyuwangi. Even ini mendatangkan sedikitnya 350 pesepeda dari berbagai daerah. Seluruhnya membutuhkan penginapan dan akomodasi pariwisata lainnya. “ Kami memang menggalakkan sport tourism dengan menggelar berbagai even olahraga. Salah satunya, ajang balap sepeda ini,” kata Kadis Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Abdul Aziz Hamidi. (udi)

Terserang Demam Berdarah, Empat Warga Banyuwangi Meninggal

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Demam berdarah (DB) yang melanda Banyuwangi memakan korban. Sedikitnya empat warga Banyuwangi meninggal akibat serangan DB. Selain meninggal, sedikinta 220 warga terjangkit penyakit ini.

Warga yang meninggal akibat DB ini terjadi pada Maret dan Juni lalu. Penyebab mengganasnya DB ini akibat cuaca tak menentu. Meski masuk kemarau, masih saja turun hujan. Dampaknya, nyamuk Aedes Aegypti penyebab DB mengganas. “ Data dari Januari hingga Juni 2023, sebanyak 220 warga terserang DB. Empat diantaranya meninggal,” kata Plt.Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat, belum lama ini.

Kasus DB tertinggi di Banyuwangi berada di Kecamatan Kota Banyuwangi. Lalu, Kecamatan Kalipuro dan Rogojampi. Ketiganya masuk wilayah perkotaan. “Wilayah itu notabene perkotaan dan minim resapan air. Mengakibatkan genangan yang menjadi tempat nyamuk berkembang biak,” jelasnya.

Kasus DB tahun ini mirip tahun sebelumnya. Bahkan, terbilang ekstrim.Tahun 2022, sebanyak 560 kasus. Dari jumlah ini 12 orang meninggal. Mengantisipasi lonjakan kasus, pihaknya mengajak pola hidup sehat untuk memberantas sarang nyamuk. Yaitu, gerakan 3 M, masing-masing menguras, mengubur dan membuang barang bekas yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Warga juga diimbau tidak mengandalkan fogging dalam mencegah DB. “ Nyamuk Aedes Aegypti akan cepat berkembang jika gerakan pemberantasan sarang nyamuk rendah. Jadi, gerakan 3M harus rutin,” tutupnya. (udi)

PGN Komitmen Kawal Keutuhan NKRI dan Hindari Perpecahan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Patriot Garuda Nusantara (PGN) bertekad untuk menjaga dan mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain memastikan tidak memihak salah satu Calon Presiden atau netral, PGN juga berkomitmen mengamankan bangsa dan negara agar terhindar dari perpecahan antar golongan, terutama menuju pemilu tahun depan.

Penegasan itu dikemukakan Pendiri PGN atau Senopati Nusantara PGN, KH Nuril Arifin Husein atau Gus Nuril, usai prosesi pembaretan terhadap ratusan anggota PGN Markas Komando Wilayah Jawa Timur (Makowil Jatim) di Tugu Pahlawan Surabaya.

Pembaretan ini membuktikan bahwa jumlah anggota PGN semakin besar dan siap menjaga kondusivitas bangsa menjelang tahun politik. Dalam prosesi pembaretan itu, sejumlah perwira tinggi militer dan tokoh nasional juga hadir.

Pria yang juga Ketua Tanfidziah Pengurus Besar Jam’iyyah Ahli Thoriqoh Mu’tabaroh Indonesia (Jatm) ini mengaku, PGN dikenal masyarakat Indonesia karena misinya yang fokus mencegah aksi-aksi kelompok radikal selama ini.

“PGN berkomitmen mengawal keutuhan bangsa agar terhindar dari perpecahan antargolongan. Pembekalan wawasan kebangsaan ini juga mengingatkan kembali marwah organisasi ini sebagai garda depan penjaga NKRI,” kata Gus Nuril usai prosesi pembaretan ratusan anggota PGN Makowil Jatim di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (27/7/2023).

Panglima Pasukan Berani Mati era Gus Dur ini menegaskan, PGN merupakan komponen bangsa, sesuai dengan Iman kepada Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945. Demikian pula pada perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang.

Gus Nuril memastikan, organisasi ini sama sekali tidak berpihak kepada salah satu Calon Presiden (Capres) alias netral. Namun, mereka akan mengamankan hasil demokrasi lima tahunan tersebut. Para politisi hendaknya bersikap lebih dewasa, menyisihkan hati nurani dan memegang teguh amanat penderitaan rakyat.

‘’Disamping itu, kontestasi pemilu dilakukan dengan baik dan mengedepankan persatuan. Perbedaan dukungan menjadi hal yang wajar, namun tidak boleh mengorbankan keutuhan bangsa,” tegasnya.

Pembina PGN Pusat, Eddy Wijaya, menegaskan, PGN harus menjaga NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika agar Indonesia tidak mengalami perpecahan, sekaligus menghindari konflik antar Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan.

“Sesuai dengan amanah dan pesan dari Pendiri PGN dan Senopati Nusantara PGN, beliau berpesan agar PGN ini harus menjaga NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika agar tidak terjadi perpecahan. PGN ini harus menjadi pengawal demokrasi,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pembina PGN Makowil Jatim, HM Taufik Mukti, mengatakan PGN menjadi panglima untuk membela bangsa dan negara agar tetap utuh. Bergandengan tangan bersama seluruh pihak. Baik TNI/Polri maupun sipil demi mengawal kemaslahatan bangsa.

Saat ini, PGN memiliki 380.000 anggota di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah sesuai kebutuhan. Pembaretan Makowil Jatim juga dinilai tidak asal-asalan. Sebab, PGN sangat selektif dalam memilih anggota pasukan bela negara tersebut. (red)

KKN Mahasiswa UM Surabaya Fokus Atasi Lima Masalah Utama di Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) memberangkatkan sebanyak 1.114 mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke sejumlah daerah di Indonesia. Khusus mahasiswa yang KKN di wilayah Jawa Timur, selain fokus pada lima masalah utama, mahasiswa juga membawa belasan produk karya inovasi yang akan diterapkan di lokasi KKN.

Wakil Rektor I UM Surabaya, M. Ridlwan, mengatakan tema yang diangkat pada KKN tahun ini, yakni Ekspedisi Inovasi Bakti, Bukti, Gemati. Mahasiswa KKN yang terjun di masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar di tengah masyarakat, khususnya produk-produk inovasi yang dibawa dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

“Jadi, mahasiswa yang KKN tahun ini sudah membawa produk-produk yang dibutuhkan masyarakat. Produk tersebut memang telah disiapkan setelah mahasiswa riset lapangan terkait permasalahan yang terjadi di lapangan,” kata Ridlwan, saat ditemui usai pembukaan dan pelepasan mahasiswa KKN di Gedung At Tauhid Tower UM Surabaya, Kamis (27/7).

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UM Surabaya, Dede Nasrullah, mengatakan KKN pada tahun ini fokus pada lima masalah di Jawa Timur. Yakni, kesehatan, pertanian, digitalisasi sistem desa, inovasi pendidikan, dan pengembangan kawasan masyarakat pesisir.

“Ada 13 produk inovasi dari mahasiswa yang memang sengaja dibuat karena berdasarkan kebutuhan masyarakat, dan tiga dari inovasi dosen yang juga akan digunakan di lokasi KKN. Jadi total ada 16,” terang Dede.

Sementara itu, Marcella Zenaviana, mahasiswa S1 Keperawatan UM Surabaya, mengatakan ia bersama timnya akan melakukan KKN selama satu bulan di salah satu desa di Kabupaten Lamongan. Bersama 18 mahasiswa lainnya, ia mengaku sudah dua kali melakukan survei lokasi.

Sehingga, sebelum berangkat, ia bersama kelompoknya sudah menyiapkan beberapa bahan dan alat untuk mendukung keperluan selama berada di lokasi KKN. “Untuk persiapannya, kalau dari proker (program kerja) kami menyiapkan barang-barang.

Misalnya, untuk proker pertama, bahan-bahan kami siapkan dari Surabaya. Jadi, nanti tinggal merangkai saja di lokasi. Kami juga bawa alat-alat yang mendukung, terutama masalah kekurangan pupuk bagi para petani di sana,” jelas Marcella.

Tahun ini, ada delapan jenis KKN yang bisa dipilih mahasiswa. Yakni, KKN Muhammadiyah Aisyiah se-Indonesia yang akan dilakukan di Kepulauan Bangka Belitung, KKN Berdaya digelar di empat Kabupaten (Tuban, Lamongan, Pamekasan dan Gresik), dan KKN Kemitraan Nasional di Kuala Lumpur, Malaysia.

Selain itu, KKN 3T di Raja Ampat, Papua Barat, KKN PCR di Surabaya, KKN Learning Express kerja sama dengan Singapore Polytechnic di Kecamatan Paciran, serta KKN Tematik di Surabaya dan Tuban. (red)

Komisi E DPRD Jatim Hadiri SPAB di Tulungagung

0

Tulungagung, (pawartajatim.com) – Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) kali ini diadakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) bersama Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur di Tulungagung.

Kegiatan SPAB diadakan di SMAN 1 Kedungwaru, Tulungagung, Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo No.12, Kedung Indah, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung,  Rabu-Kamis, 26-27 Juli 2023.

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jatim, Siti Mukiyarti, yang hadir diacara ini mengungkapkan bahwa  siklus bencana akan tetap ada. “Sehingga kita harus kenali ancamannya, siapkan strateginya, kurangi risikonya, dan siap untuk selamat,” kata Siti Mukiyarti yang juga membuka SPAB ini.

Hadir pula Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (Kabid PK) BPBD Jatim Mohammad Chisjqiel, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tulungagung  Robinson P Nardeak, Wakil Kepala SMAN 1 Kedungwaru Eko Boedi, Kabid PK BPBD Tulungagung Mokhamad Fairuza Alhida, serta narasumber Dinas Pendidikan Tulungagung  Sunaryo.

Sekitar 100 peserta ikut dalam SPAB selama dua hari ini. Mereka terdiri dari siswa, tenaga pendidik dan kependidikan, serta stakeholder sekolah. Sedangkan fasilitator dari SRPB Jatim adalah Aslichatul Insiyah, Djumadi, dan Doddy Prakasa F.

Di hari pertama, peserta mendapatkan materi tentang potensi bencana di Tulungagung. Kemudan, paparan Permendikbud No. 33 Tahun 2019 tentang Satuan Pendidikan Aman Bencana.

Tak beberapa lama, para guru dan tenaga kependidikan mengikuti sesi focus group discussion (FGD) penyusunan Kajian Resiko Bencana (KRB) di aula sekolah. Sedangkan siswa mengikuti sesi pengenalan kebencanaan di Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena), pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), dan peningkatan literasi kebencanaan via perpustakaan dan visual digital Mosipena.

Sedangkan di hari kedua, Kamis, 27 Juli 2023, digelar simulasi dan evakuasi bencana gempa bumi, pemadaman kebakaran, serta penggunaan alat pemadam api tradisional (APAT) dan ringan (APAR). Setelah kegatan berjalan paripurna, kemudian ditutup dan diakhiri dengan penyerahan dokumen KRB. (rizki)

PLN Nusantara Power Siapkan Rp 1,2 Miliar Atasi Stunting

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kasus stunting di Indonesia masih menjadi perhatian berbagai pihak. Tak terkecuali bagi PLN Nusantara Power (PLN NP) yang berkomitmen membantu mengatasi stunting di Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Peduli by PLN Nusantara Power dengan menyiapkan dana sebesar Rp 1,2 miliar.

Direktur Utama/Dirut PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, mengatakan, program CSR PLN Peduli by PLN Nusantara Power tersebut tersebar di berbagai Unit Pembangkit (UP) di Pulau Jawa. Seperti, UP Muara Tawar (Bekasi), UP Muara Karang (Jakarta), UP Gresik, Up Paiton (Probolinggo), UP Cirata, UP Brantas (Malang).

Ruly menegaskan, PLN NP berkomitmen meningkatkan gizi pada anak-anak dan masyarakat yang berdomisili di sekitar unit pembangkit tersebut. “Sepanjang 2022-2023, kami telah berpartisipasi dalam menangani gizi buruk.

Sebanyak 3.171 penerima manfaat telah mendapatkan program edukasi kesehatan bagi ibu dan anak. Selain itu, kami juga telah membangun 223 fasilitas air bersih dan 78 MCK yang tersebar di berbagai titik,” kata Ruly, dalam keterangannya di Surabaya, Kamis (27/7).

Menurut Ruly, PLN NP memberikan empat jenis program unggulan, yang terdiri atas edukasi kesehatan dengan tujuan memberikan konseling kepada orang tua balita stunting untuk memaksimalkan penanganan stunting di desa.

Selain itu, di dalamnya juga termasuk capacity buidling kepada Kader Rumah Gizi Gampong serta pelatihan pembuatan makanan tambahan untuk balita (PMT). “Terdapat berbagai variasi bentuk program CSR kami yang bergantung dari karakteristik kebutuhan di masing-masing daerah.

Seperti dropping air bersih, pembangunan rumah gizi yang merupakan sarana fasilitas dasar untuk meningkatkan gizi anak. Total dana yang telah kami bantukan untuk menangani gizi buruk ini mencapai Rp 1,2 miliar yang terbagi-bagi di unit pembangkit kami,” terang Ruly.

Program kedua adalah pemberian nutrisi yang diberikan kepada balita yang terindikasi stunting selama empat kali dalam satu bulan dalam jangka waktu enam bulan hingga satu tahun. Hal ini juga dibarengi dengan program ketiga, yaitu sarana fasilitas basic seperti pemberian peralatan monitoring/pengukuran perkembangan tumbuh kembang anak yang berstandar SNI dan sesuai rekomendasi dari Dinas Kesehatan setempat.

“Program yang terakhir adalah program pemberdayaan ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pemberdayaan PKK desa dengan melibatkan PKK desa dalam pembuatan asupan stunting,” pungkasnya. (red)

Dikeluhkan, Rencana Kenaikan Tarif Penyeberangan Jawa-Bali

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Rencana kenaikan tarif penyeberangan Jawa-Bali mulai dikeluhkan para konsumen. Mereka menilai kenaikan tarif akan membenani pengguna jasa penyeberangan, khususnya para pelaku jasa pengiriman. Apalagi, kenaikannya lumayan, sekitar 5,93 persen.

Hal yang paling dikeluhkan, kenaikan tarif akan memicu naiknya biaya operasional pengiriman barang. Sebab, harga tiket penyeberangan akan berubah cukup tajam. “ Kenaikan tiket penyeberangan, dampaknya pada sopir. Biaya operasional akan mepet,” keluh Rizki (26), salah satu pengemudi jasa ekspedisi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Kamis (27/7/2023).

Pria ini menjadi pelanggan setia penyeberangan. Selama ini, dia menggunakan kendaraan golongan V atau truk. Dengan tarif baru, ongkos menyeberang yang harus dibayar sebesar Rp309.500. Sebelumnya, Rp292.000. “ Sejatinya, kami keberatan. Kalau biasa jangan naik. Tapi, jika sudah ditetapkan, layanan penyeberangan harus ditingkatkan,” ujar sopir ekspedisi Surabaya – Denpasar ini.

Naiknya tarif penyeberangan dipastikan akan diikuti naiknya ongkos bus umum. Kondisi ini membuat para pengemudi bus dilema. Apalagi, penumpang bus cenderung sepi. “ Pastinya, penumpang akan mengeluh. Intinya, kami keberatan karena berdampak pada ongkos penumpang,” keluh Doni (40), sopir bus rute Jakarta – Denpasar.

Para penumpang berharap, kenaikan tiket bisa dibatalkan. Jika tidak, mereka berharap layanan penyeberangan bisa lebih baik. Salah satunya, layanan sandar kapal bisa lebih cepat. Sehingga, penumpang tidak menunggu lama di tengah laut. “ Ekonomi sekarang baru pulih. Tiket penyeberangan akan naik. Harus ada perbaikan pelayanan,” kata Khoirul (28), pengendara motor asal Banyuwangi.

Sebelumnya, ASDP mengumumkan rencana kenaikan tarif penyeberangan Ketapang – Gilimanuk, mulai 3 Agustus mendatang. Rata-rata, kenaikannya mencapai 5 persen. Selain lintasan Jawa-Bali, kenaikan tarif juga menyasar 29 lintasan lain di Indonesia.

Naiknya tarif penyeberangan ini salah satunya dipicu dampak kenaikan harga BBM. Lalu, melambungnya harga suku cadang kapal. Sejak naiknya BBM, biaya operasional dan perawatan kapal meroket 40-50 persen. Dengan tarif baru, pejalan kaki yang akan menyeberang dari Jawa ke Bali atau sebaliknya akan dikenakan tiket Rp10.600. Sebelumnya, Rp9.650 per orang. Sedangkan kendaraan pribadi naik dari Rp 199.850 menjadi Rp 213.400. Kendaraan truk sedang dari Rp 392.000 menjadi Rp 420.400. (udi)

September, Ken Dedes Kembali Tampil di Ciputra Artpreneur

0

(pawartajatim.com) – Di tengah gegap gempita konser artis luar negeri yang membanjiri panggung Indonesia tahun ini, Musikal Ken Dedes, musikal kolosal karya EKI Dance Company kembali hadir di Ciputra Artpreneur pada 16-17 dan 23-24 September 2023.

Musikal Ken Dedes merupakan mahakarya sutradara Rusdy Rukmarata, Direktur Artistik EKI Dance Company yang berpulang pada 19 April 2023, tepat sebulan setelah pagelaran Ken Dedes terakhir pada 19 Maret 2023.

Ken Dedes yang mengangkat drama perselingkuhan yang terjadi antara Ken Arok-Ken Dedes, serta perebutan kekuasaan yang terjadi antara keturunan Tunggul Ametung dan Ken Arok. Menariknya, dalam musikal yang ditulis oleh Titien Wattimena, penulis naskah peraih Citra, peran Ken Umang juga ditonjolkan.

Pada pementasan dua hari Maret lalu, Ken Dedes berhasil menghibur ribuan penonton. Pementasan dengan cerita sejarah yang dibawakan dengan dialog ringan-kekinian, tari-tarian indah garapan tangan dingin Rusdy Rukmarata (alm) dengan latar artistik panggung yang modern dan megah karya Iskandar Loedin, serta musik yang digarap apik dan live oleh Oni Krisnerwinto.

 Animo penonton yang besar untuk menyaksikan musikal ini, mendorong Ciputra Artpreneur dan EKI Dance Company untuk menggelar kembali musikal Ken Dedes pada September 2023. Rerun Ken Dedes ini dilaksanakan karena waktu 2 hari untuk mempertunjukan pertunjukan kolosal seperti ini, rasanya tidak cukup.

‘’Banyak sekali penonton yang menghubungi Ciputra Artpreneur dan menyayangkan rentang waktu pertunjukan yang terlalu pendek. Maka dari itu Ciputra Artpreneur memutuskan untuk mengadakan Rerun dengan jumlah show yang lebih banyak agar lebih banyak orang bisa ikut menyaksikan Ken Dedes,” kata Rina Ciputra Sastrawinata, Presiden Direktur Ciputra Artpreneur Jakarta, Rabu (26/7).

Hal senada dikemukakan, Louise Melisa Elimia, produser Ken Dedes dari Ciputra Artpreneur menambahkan, Musikal ini sudah tiga kali dipentaskan dan selalu mendapat sambutan yang bagus dari penonton. Karena memang musikal ini punya daya tarik lengkap secara cerita, kostum, hingga komedi, ada semua. Perlu untuk pentas lagi.

 Ken Dedes menampilkan nama-nama yang tak asing lagi di panggung musikal dan dunia perfilman seperti, Ara Ajisiwi (Ken Dedes), Taufan Purbo (Ken Arok), Nala Amrytha (Ken Umang), Uli Herdinansyah (Tunggul Ametung).

Selain itu, ada Fatih Unru (Anusapati), Geraldo Tanor (Tohjaya), Nino Prabowo (Kebo Ijo), Kiki Narendra (Pak Larto) dan Takako Leen (Bu Laras), Muh. Iqbal Sulaiman (Suho) dan Yosep Wahyu Tristiantoro (Regawa).

 “Ken Dedes adalah musikal istimewa yang berakar pada sejarah, mengangkat sosok wanita, kekuasaan dan intrik politik dalam kemasan yang kekinian,” kata Alim Sudio, Produser Musikal Ken Dedes dari EKI Dance Company.

Sementara Direktur Utama EKI Dance Company, Aiko Senosoenoto, menjelaskan bahwa judul ‘Ken Dedes’ memiliki kesan yang istimewa bagi EKI Dance Company, perusahaan seni yang berdiri sejak 1996.

Pertunjukan pertama EKI Dance Company tahun 1996 itu Ken Dedes. Ternyata pertunjukan terakhir karya Rusdy Rukmarata untuk EKI juga berjudul Ken Dedes. Untuk re-run musikal Ken Dedes September ini, saya mengajak semua pemain untuk tetap bekerja keras menampilkan yang terbaik, meski membawakan peran yang sama, karena pertunjukan ini sangat istimewa bagi kami.

Ia berharap pertunjukan ini juga istimewa di hati penonton. Lagu-lagu Musikal Ken Dedes yang senantiasa terngiang di telinga penonton yang pernah menyaksikan musikal tersebut, kini telah hadir di berbagai platform musik seperti Spotify, Apple Music, Joox, dan iTunes.

Salah satu lagu yang ditampilkan berjudul “Tahta dan Asmara” agaknya menggambarkan dengan tepat apa yang menjadi persoalan dalam musikal ini.  Kita telah dituliskan mewujudkan trah nan gemilang.

Mendaulat bumi dengan tahta yang lebih mulia dari nyawa. Kau dan aku digenapkan, menjalani peran nan cerlang Leburkan angkara tiada musnah, kekalkan jejak kita dengan darah.

Lirik puitis ini dibawakan dengan suara merdu Ara Ajisiwi (Ken Dedes) dan Taufan Purbo (Ken Arok) dengan gerakan tari perpaduan antara Tango dan Tari Jawa, diiringi oleh para penari balet.

Sepanjang pementasan musikal ini, sentuhan teknologi mewarnai artistik panggung. Sebuah kejutan di akhir pementasan menghadirkan akhir cerita yang dramatis dan megah, diharapkan dapat meninggalkan kesan yang mendalam bagi penonton. (rid)