Kyai Muda Ganjar Gelar Pelatihan Barbershop untuk Ciptakan Insan Mandiri

0

Lamongan, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Kyai Muda Jawa Timur/Jatim pendukung Ganjar Pranowo, menginisiasi kegiatan pelatihan barbershop atau pangkas rambut guna menumbuhkan individu kreatif dan mandiri. Sehingga memiliki kemampuan berwirausaha.

Koordinator Wilayah Kyai Muda Jatim, Gus Ali Baidlowi, mengatakan, agenda itu melibatkan para jemaah Majelis Taklim Joko Tingkir di Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan Kamis (13/7) malam.

Belakangan, kata dia, barbershop memang digandrungi anak muda. Karena dianggap menawarkan keuntungan yang cukup besar. Bahkan, di kota-kota besar, usaha bidang jasa itu bisa ditemukan hampir di setiap sudut jalan.

“Kyai Muda Jatim buat diklat barbershop. Bagaimana cara membuat bisnis barbershop dan juga bagaimana mereka bisa memangkas rambut. Paling tidak, bisa berguna untuk tetangga-tetangga nya mungkin atau keluarga,” kata Gus Ali Baidlowi, kepada wartawan.

Menariknya, diklat barbershop ini dimentori Sugeng Santoso (28) pelaku wirausahawan muda yang berpengalaman dibidang pangkas rambut dan memiliki outlet barbershop sendiri.

Kyai Muda Jatim memberikan sejumlah bantuan berupa seperangkat alat cukur rambut kepada Majelis Taklim Joko Tingkir. Kalau memang di kota sudah ngetrend, kalau di kampung-kampung mungkin juga perlu pengembangan.

Kyai Muda Ganjar gelar pelatihan barbershop untuk ciptakan insan mandiri. (foto/ist)

”Karena, biasanya mereka di kampung itu potong rambut itu gratis. Kami edukasi mereka bagaimana sebuah barbershop itu bisa menjadi UMKM dan bisa menghasilkan,” ujarnya. Usai diklat, Kyai Muda Jatim mengajak jemaah majelis taklim untuk menengadahkan tangan dalam balutan doa bersama. Mereka minta agar Ganjar Pranowo, sebagai calon presiden (capres) dimudahkan langkahnya supaya bisa menahkodai Indonesia dalam periode 2024-2029.

Gus Ali berharap, rakyat Indonesia dapat merawat kedamaian dan ketentraman melalui persatuan. Khususnya jelang pemilu serentak pada 2024. ‘’Kedua, kami harapkan dengan sosialisasi Pak Ganjar ini mereka ikut memiliki Kyai Muda Jatim dukung Ganjar dan juga memiliki Pak Ganjar milik kita semua. Bukan hanya milik partai, tetapi milik kami semua,” jelas dia.

Salah satu peserta, Ahmad (25) mengaku sangat antusias mengikuti diklat barbershop ini. Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman mencukur secara langsung, dia optimistis bakal terus mencoba. Sehingga, akhirnya bisa membuka usaha sendiri.

“Kalau sudah bisa, kalau sudah mahir ya mungkin saja (buat usaha barbershop). Yaa, itukan sebagai bisnis baru. Tentunya untuk anak muda cocok. Sangat ingin sekali, Kita juga ingin nanti kalau ada sesuatu bisa disupport lagi dari Kyai Muda sendiri,” pintanya. (rid)

Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir Lahar Semeru dari Indosat

0

Lumajang, (pawartajatim.com) – Banjir lahar dingin Gunung Semeru melanda Kabupaten Lumajang, pada 7 Juli 2023. Sejumlah infrastruktur juga terdampak seperti terputusnya jembatan penghubung desa, tanggul penahan yang jebol, rumah warga yang hancur, dan fasilitas umum lainnya. Pasca bencana, jumlah pengungsi meningkat menjadi 516 jiwa dari 12 titik pengungsian.

Pemerintah Daerah pun menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak bencana terjadi. Segera setelah penetapan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) untuk menyalurkan bantuan logistik berupa keperluan sehari-hari.

Indosat menyalurkan makanan siap santap, popok balita, selimut, dan obat-obatan, serta bantuan komunikasi untuk masyarakat terdampak. Pendistribusian bantuan difokuskan ke tiap balai desa pada lokasi terdampak berat, seperti di Balai Desa Jarit, Balai Desa Sumberejo, Balai Desa Tumpeng, Balai Desa Sumberkajar, Pondok Pesantren Nurussalam serta Kantor Kecamatan Pronojiwo dan juga ke titik pengungsian lainnya.

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang, mengatakan pihaknya menyampaikan rasa prihatin mendalam kepada masyarakat sekitar yang terdampak bencana banjir lahar dingin.

‘’Indosat berkomitmen membantu pemulihan bencana setelah ditetapkan status tanggap darurat oleh pemerintah daerah,’’ kata Steve Saerang, di Lumajang Kamis (13/7). Indosat juga terus memastikan kondisi jaringan dan layanan di sekitar wilayah bencana tetap dalam kondisi baik.

Ia berharap situasi semakin membaik. Sehingga masyarakat dapat beraktivitas normal kembali. Indosat mencatatkan tidak adanya gangguan layanan yang signifikan saat bencana di Lumajang terjadi.

Hal ini dikarenakan tim di lapangan segera berkoordinasi secara intensif untuk memastikan layanan tetap dalam kondisi normal agar masyarakat sekitar dapat terus terhubung dengan keluarga.

Layanan Indosat tetap berjalan normal dan t mengalami kenaikan trafik sebesar 19 persen dibandingkan rata-rata harian sebelum bencana, yang didominasi untuk penggunaan aplikasi WhatsApp, TikTok & Facebook. (bw)

Kelola PLTMG Flores dan Ternate, PLN NP Siap Terangi Indonesia Timur

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PLN Nusantara Power (PLN NP) berkomitmen memberikan nyala terang listrik kepada seluruh masyarakat di Indonesia. Khusus di Indonesia bagian Timur, PLN NP akan mendorong sektor pariwisata dengan mengelola dua pembangkitnya, yakni PLTMG Ternate dan PLTMG Flores.

Pengelolaan dua Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) tersebut ditandai dengan penandatanganan Pekerjaan Jasa Operasi dan Pemeliharaan PLTMG Ternate dan PLTMG Flores di kantor pusat PT PLN (Persero) Jakarta oleh Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah dengan Direktur Manajemen Pembangkit PT PLN (Persero), Adi Lumakso.

Adi Lumakso mengatakan, langkah ini sebagai salah satu komitmen PT PLN (Persero) sebagai salah satu BUMN Indonesia, serta PLN NP pada khususnya untuk dapat memberikan nyala terang listrik kepada seluruh masyarakat di Indonesia bagian timur tersebut.

“PLN Nusantara Power telah terbukti leading dalam mengelola unit pembangkitnya. Kami percaya PLN Nusantara Power juga akan memberikan yang terbaik dalam optimalisasi unit pembangkit. Sehingga, masyarakat di timur Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Ternate dapat menikmati nyala terang listrik dari PLN,” kata Adi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/7).

Dalam kesempatan yang sama, Ruly Firmansyah, menyambut baik upaya PLN NP dalam proses pengelolaan ini. PLN NP, lanjut Ruly, akan bekerja semaksimal mungkin untuk memberikan nyala terang agar seluruh masyarakat serta wisatawan dapat dengan mudah dan nyaman dalam berwisata.

“Kami menyadari arti pentingnya pariwisata bagi Indonesia. Selain dapat menyumbangkan devisa bagi negara, hadirnya wisatawan ini akan menggerakkan ekonomi di masyarakatnya. Sehingga, hadirnya energi listrik menjadi salah satu peran vital yang dapat kami kontribusikan dalam hal itu,” jelas Ruly.

Ia menjelaskan, PLTMG Flores memiliki kapasitas 20 MW dan berlokasi di Rangko, NTT. Hadirnya unit pembangkit ini akan menopang kelistrikan di NTT untuk mendorong pergerakan ekonomi, khususnya sektor wisata di sekitar Labuan Bajo. PLTMG ini merupakan pembangkit terbesar yang berada di pulau NTT.

“Kami berjanji akan memberikan yang terbaik dalam pengelolaan dua pembangkit yang penting ini. Selain kinerja yang optimal, kami juga akan menerjunkan tim terbaik dalam pengoperasian serta pemeliharaan agar pasokan listrik dapat selalu terjamin,” terang Ruly.

Sedangkan, PLTMG Ternate memiliki daya 30 MW dan berfungsi sebagai penopang beban utama pada sistem kelistrikan di Pulau Ternate-Tidore. Dengan adanya perjanjian pekerjaan ini, PLN NP sebagai subholding PT PLN (Persero) sudah siap dalam mendukung peningkatan wisata sejarah dan alam di kepulauan Ternate-Tidore dari sektor energi. (red)

Teusem, Robot Pengantar Obat dan Makanan Otomatis untuk Lansia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tiga mahasiswa program studi (prodi) Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Surabaya (Ubaya) merancang robot untuk mengantarkan obat dan makanan otomatis untuk lansia (lanjut usia). Robot yang diberi nama Teuseum (Teknik Elektro Ubaya Smart Elderly-Care Monitoring) tersebut dapat dipantau dari jarak jauh.

Robot Teuseum atau service robot ini dirancang Rasyid Febrianto Adi Nugroho, Adinda Seoulita, dan Yefta Prasista Triastomo. Ketua Tim Robot Teuseum, Rasyid Febrianto Adi Nugroho, menjelaskan pembuatan teuseum dilatarbelakangi fenomena yang menunjukkan bahwa rasio jumlah perawat dibanding lansia di Indonesia saat ini sangat kecil.

Jika jumlah perawat sangat sedikit, kualitas hidup mereka akan berkurang karena harus mengurus lansia dalam jumlah banyak. Teuseum hadir sebagai solusi untuk meringankan dan memudahkan rutinitas perawat, khususnya dalam mengantar obat dan makanan.

‘’Sehingga, kualitas hidup lansia tetap terjaga tanpa mengorbankan kualitas hidup perawat,” ungkap Rasyid, ditemui saat uji coba Robot Teuseum di Ruang Perpustakaan lantai 2 Kampus Ubaya Tenggilis Surabaya, Kamis, (13/7).

Menurut Rasyid, Teuseum memungkinkan perawat untuk melakukan monitoring aktivitas lansia menggunakan perangkat cerdas, seperti laptop dan tablet. Robot ini memiliki sistem yang terbagi menjadi empat bagian.

Yakni, perancangan kontrol gerak robot, perancangan pembacaan sensor, perancangan pendeteksian ruangan dengan sensor, dan perancangan sistem monitoring lansia. Robot ini juga dilengkapi beberapa mikrokontroler sebagai pengendali pada dua motor robot.

Rasyid mengatakan sistem sudah terkoneksi IoT, sehingga pengguna dapat mengontrol robot dari jarak jauh. Selain itu, terdapat dua sensor dengan satu mini personal computer (PC) yang difungsikan sebagai pengendali pusat.

Ada pula satu device dan webcam sebagai media monitoring kondisi sekitar. “Semua hardware terhubung satu dengan yang lainnya. Sehingga, membentuk kesatuan dan dapat menjalankan tugas sesuai dengan fungsinya,” jelas pria lulusan SMA Negeri 5 Surabaya itu.

Kecanggihan teknologi tersebut membuat Teuseum memiliki keunggulan. Robot berdiameter 60 sentimeter dengan tinggi 125 sentimeter ini dapat menghindari manusia atau objek di sekitarnya.

Bila di depannya ada objek yang menghalangi, robot langsung mengambil jalan lain. Dengan sensor yang ada, Teuseum juga dapat melakukan pemetaan ruangan secara otomatis.

Hal ini membuat robot dapat melakukan patroli ke tiap kamar yang memiliki bentuk ruangan berbeda-beda. “Nantinya, akan kami kembangkan supaya lebih user-friendly. Harapannya, inovasi ini dapat memperbaiki penggunaan pelayanan kesehatan konvensional. Sehingga, kualitas dan efisiensinya semakin meningkat,” terangnya.

Dosen pembimbing pembuatan Teuseum, Hendi Wicaksono Agung Darminto, mengatakan inovasi ini merupakan implementasi pembelajaran di Teknik Elektro Ubaya yang berfokus pada robot cerdas, teknologi telekomunikasi, dan elektro biomedik.

“Ke depannya, kami akan banyak membuat proyek besar yang berkaitan dengan autonomous vehicle, service robot, baby life support, dan industrial autonomous mobile robot. Semoga karya-karya ini bisa memberikan manfaat positif bagi masyarakat,” ujar Hendi.

Berkat inovasi ini, Rasyid dan tim berhasil meraih juara satu pada kompetisi PENA (Pekan Elektromedik Nasional) Electromedical Innovation Competition 2023 dalam kategori IT Healthcare. Selain itu, Teuseum juga mendapat penghargaan best system dan best design. (red)

SIG Bantu Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa Bumi

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Perusahaan plat merah penghasil semen ini turut membantu daerah yang terdampak bencana. Kali ini, perusahaan itu membantu wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang terkena musibah gempa bumi. SIG atau PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

 bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul dan Gunung Kidul  menyalurkan bantuan bahan bangunan berupa semen untuk perbaikan rumah warga, fasilitas pendidikan dan rumah ibadah yang terdampak gempa bumi bulan Juni lalu.

Bantuan diserahkan pada Kamis, 6 Juli 2023 dan telah disalurkan ke 32 lokasi yang tersebar di 8 kecamatan di Kabupaten Bantul dan 3 kecamatan di Kabupaten Gunung Kidul. Kepala Pelaksana BPBD Gunung Kidul, Purwono mengatakan gempa bumi yang mengguncang Yogyakarta pada 30 Juni 2023 lalu itu telah menyebabkan kerusakan  rumah-rumah warga dan sejumlah fasilitas umum, seperti sekolah dan tempat ibadah.

Jenis kerusakan yang banyak ditemui, seperti tembok retak hingga ambrol, serta genting dan plafon yang runtuh. Sehingga bantuan semen dari SIG ini dinilai sangat membantu dalam proses perbaikan agar dapat ditinggali dan digunakan kembali dengan aman.

“Saya sampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian SIG yang telah bergerak cepat menyalurkan bantuan. Bencana adalah masalah kemanusiaan dan masalah kepedulian, sehingga kita dapat saling menguatkan melalui kegiatan sosial dan gotong royong di masyarakat,” kata Purwono, Kamis (13/7).

SIG bekerja sama dengan BPBD Bantul dan Gunung Kidul menyalurkan bantuan semen untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa bumi. (foto/ist)

Salah seorang penerima bantuan, Ibu Boniyem (73 tahun) terlihat sangat bahagia saat tim dari Corporate Social Responsibility (CSR) SIG beserta BPBD Kabupaten Bantul mengunjungi rumahnya di Desa Ngemplak, Kelurahan Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul.

Kerusakan yang menimpa rumahnya  memang tercatat sebagai yang terparah dibandingkan penerima bantuan lainnya. Tidak hanya mengalami retak-retak, tembok di beberapa bagian rumahnya juga hampir roboh sehingga harus disangga dengan kayu.

Sebagian atap dan genting juga runtuh, serta sejumlah pintu dan jendela rumah juga tidak presisi akibat posisi tembok bergeser. Akibat kerusakan parah yang menimpa rumahnya, Ibu Boniyem saat ini mengungsi ke rumah adiknya yang berada cukup jauh dari rumahnya, karena khawatir rumahnya bisa saja runtuh sewaktu-waktu.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih sudah diberikan bantuan. Semoga dapat memperbaiki kerusakan sehingga saya bisa kembali ke rumah dan tinggal dengan aman,” ungkap Ibu Boniyem.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ibu Sarni (52 tahun), warga Desa Tambakrejo, Keluruhan Sodo, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunung Kidul. Wanita yang kesehariannya bekerja sebagai perajin tampah ini sangat bersyukur mendapat bantuan dari SIG untuk perbaikan rumahnya.

“Matur nuwun sangat atas bantuan semen ini, sehingga kami bisa segera memperbaiki rumah untuk ditempati lagi,” kata Ibu Sarni. Sementara itu, Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan bantuan yang disalurkan melalui program TJSL, merupakan bentuk kepedulian SIG terhadap para warga terdampak gempa bumi yang berada di Kabupaten Bantul dan Gunung Kidul.

“Sebagai perusahaan BUMN, SIG berkomitmen selalu hadir sebagai solusi bagi masyarakat, apalagi gempa ini menimbulkan kerusakan tempat tinggal warga. Harapan kami ini bisa membantu proses perbaikan cepat selesai dan berdaya tahan untuk perlindungan bagi pemilik rumah ke depan,” kata Vita Mahreyni. (dra)

Kowarteg Ganjar Gelar Pelatihan Pembuatan Brownies Lumer di Gresik

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo yang berjejaring dalam Komunitas Warteg (Kowarteg) Indonesia kembali menggelar kegiatan bermanfaat di berbagai daerah. Kali ini Kowarteg Indonesia mengadakan pelatihan pembuatan kue brownies lumer untuk masyarakat yang mayoritasnya ibu-ibu di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik Jawa Timur/Jatim, Rabu (12/7).

“Kegiatan kami pelatihan membuat kue. Berkumpul di sini membuat kue brownies lumer, bisa untuk memulai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” kata Koordinator Wilayah Kowarteg Jatim, Kiki Kurniawan di lokasi.

Dalam kegiatan tersebut, para pelaku UMKM di Gresik berkesempatan melihat demo memasak dari praktisi secara langsung. Mereka juga banyak bertanya seputar produksi brownies hingga peluang usahanya.

“Saat ini antusiasme peserta sangat di luar ekspektasi kami. Di sini banyak masyarakat yang tertarik sebenarnya untuk mengikuti pelatihan. Apalagi membuat kue,” katanya. Menurut Kiki, brownies lumer bisa menjadi salah satu komoditas potensial untuk dijual.

Kowarteg Ganjar gelar pelatihan pembuatan brownies lumer di Gresik. (foto/ist)

Terlebih bahan pembuatan kue ini mudah didapat di pasaran dengan harga yang terjangkau. Dengan adanya pelatihan ini, Kiki berharap masyarakat semakin kreatif membuka peluang-peluang usaha di sekitar tempat tinggalnya masing-masing. Khususnya di bidang kuliner dan masakan.

“Kebetulan brownies lumer mudah dijangkau bahannya, mudah dikerjakan. Kalau ibu-ibu browniesnya biasanya buat acara pengajian, terus arisan. Sehingga bisa dikembangkan untuk UMKM ya, kesejahteraan ekonomi mereka juga bisa meningkat,” ujar Kiki.

Kiki mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus menggelar pelatihan bermanfaat buat masyarakat di kampung-kampung wilayah Jatim. Salah satu yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat adalah pelatihan kerajinan tangan.

“Harapannya dengan adanya pelatihan ini, masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraannya setelah menerapkan ilmu-ilmunya. Kami hadir di sini memberikan skill itu supaya bermanfaat nantinya,” katanya.

Salah satu peserta pelatihan bernama Siti Mucharom (39) berterima kasih kepada Kowarteg Indonesia. Siti menyebut banyak ilmu yang didapat dari pelatihan ini untuk bisa diterapkan di kemudian hari. “Mudah-mudahan Kowarteg Indonesia makin maju, lancar semua kegiatan-kegiatannya. Semoga ada pelatihan-pelatihan lagi, bukan cuma brownies tapi juga kue-kue nusantara,” pungkasnya. (rid)

Cegah Rabies Menyebar, Anjing Liar di Pinggiran Banyuwangi Divaksin Massal

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Mengantisipasi penyebaran rabies, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi mulai memvaksin hewan piaraan pembawa virus rabies.  Diantaranya, kucing dan anjing. Vaksinasi ini menyasar wilayah pinggiran.

Vaksinasi diawali menyasar puluhan anjing dan kucing di Kecamatan Tegaldlimo, sekitar 40 kilometer arah selatan Banyuwangi. Nantinya, vaksinasi rabies  dilanjutkan ke daerah pinggiran lain.  Diantaranya Muncar, Purwoharjo, Pesanggaran, Blimbingsari, Kalibaru, dan Glenmore.

“Yang sudah kami vaksin sebanyak 67 ekor anjing dan 10 ekor kucing,” kata Plh Kepala Dispertangan Kabupaten Banyuwangi Nanang Sugiharto, Rabu (12/7/2023).

Sasaran awal vaksinasi rabies adalah hewan-hewan yang dilepasliarkan. Artinya, anjing atau kucing tersebut memiliki tuan. Namun kesehariannya hewan tersebut dilepasliarkan ke lingkungan. Wilayah pinggiran yang menjadi sasaran banyak berbatasan dengan kawasan hutan. Sehingga, hewan piaraan tersebut rentan  tertular rabies.

Setelah hewan yang dilepasliarkan, vaksinasi akan dilanjutkan pada hewan-hewan peliharaan yang dirumahkan. Sasarannya di daerah kota dan sekitarnya. Untuk vaksinasi ini,  Banyuwangi menyiapkan stok 1.500 dosis vaksin rabies. Stok tersebut bisa bertambah jika kebutuhan  bertambah. “Bisa ditambah sesuai dengan permintaan ke pemerintah pusat. Vaksinasi rabies ini harus diulang setiap tahun,” katanya.

Meski  nihil kasus rabies,  Banyuwangi berstatus siaga. Sebab, berada di dekat Bali yang masuk endemik rabies. ” Wilayah Banyuwangi dekat dengan daerah endemik, jadi harus meningkatkan kewaspadaan,” tutupnya. (udi)

DPR Usulkan Dermaga Ketapang – Gilimanuk Ditambah Cegah Kemacetan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Kemacetan panjang selama seminggu di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dan Gilimanuk, Bali menjadi atensi khusus dari Komisi V DPR RI. Tragedi itu diharapkan tak terulang lagi. Pencegahannya, Komisi bidang perhubungan ini mengusulkan dermaga di lintasan Jawa – Bali ditambah.

Penambahan dermaga ini dinilai mendesak. Tujuannya, layanan penyeberangan bisa lebih cepat jika terjadi antrean kendaraan. Dermaga baru tersebut bisa ditempatkan di utara Pelabuhan Ketapang atau ke arah selatan. Begitu juga dengan sisi Gilimanuk, Bali. “ Tragedi kemacetan panjang di Pelabuhan Ketapang jangan terulang lagi. Kami mengusulkan ASDP menambah jumlah dermaga agar pelayanan bisa cepat,” kata anggota Komisi V DPR RI, Sumail Abdullah, Rabu (12/7/2023).

Saat ini jumlah dermaga di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk sebanyak 7 titik. Terbagi di lintasan dermaga ASDP dan LCM. Jumlah ini dirasakan belum maksimal. Ketika terjadi antrean, pelayanan tak bisa cepat. Sehingga, memicu kemacetan panjang. “ Selain menambah dermaga, kami mengimbau pihak KSOP, ASDP dan Perhubungan Darat bisa mengantisipasi potensi lonjakan penumpang. Jangan ada perbaikan fasilitas ketika mendekati musim liburan, jika tidak mendesak,” tegas politisi Gerindra ini.

ASDP sebagai pengelola pelabuhan penyeberangan juga diimbau bisa ketat mengatur jadwal bongkar muat. Pihaknya mendapati pola bongkar muat yang menunggu muatan penuh. Sehingga, rawan memicu molornya jadwal sandar kapal. “ Kami melihat ada pola baru. Misalnya jam sandar hanya 12 menit, yang terjadi menunggu muatan penuh baru berangkat,” sorotnya.

Ketika terjadi antrean, menurut Sumail, pihak ASDP harus bergerak cepat melakuan tindakan. Misalnya, membuat pos sosialisasi jauh dari pelabuhan. “ Misalnya, bisa membuat pos imbauan dan sosialisasi di radius 10 kilometer dari pelabuhan. Jadi, masyarakat diminta bersabar menunda perjalanan,” usul politisi asal Wongsorejo, Banyuwangi ini.

Diberitakan sebelumnya, kemacetan kendaraan terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi selama seminggu penuh. Setiap kendaraan harus menunggu berjam-jam untuk bisa masuk kapal. Versi ASDP Ketapang, kemacetan panjang dipicu lonjakan penumpang seiring libur Idul Adha dan libur panjang sekolah. Lalu, ada perbaikan dermaga di sisi Pelabuhan Gilimanuk. Kondisi cuaca juga ikut memicu antrean kendaraan ini. Kemacetan baru terui setelah sejumlah skenario diterapkan. Salah satunya, menerjunkan kapal sapu jagat. Dampak kemacetan panjang ini membuat para pengemudi merugi. Diantaranya, para sopir angkutan sembako. (udi)

KASAL Tutup Pendidikan dan Me-Wisuda Taruna AAL Angkatan ke-68 TA 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, hari ini memimpin Upacara Penutupan Pendidikan (Tupdik) dan Wisuda Sarjana 84 Taruna dan 10 Taruna Wanita Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-68 tahun 2023, bertempat di Gedung Maspardi AAL, Bumimoro, Moro Krembangan, Surabaya Rabu (12/7).

Upacara penutupan pendidikan (Tupdik) ditandai dengan pengalungan samir (kalung wisuda) kepada para wisudawan oleh Kasal. Sementara itu, penyerahan ijazah tanda lulus kepada para Taruna oleh Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Mayor Jenderal TNI (Mar Endi Supardi dan ucapan selamat atas kelulusan para Taruna dari Komandan Jenderal Akademi TNI, Letjen TNI Teguh Arief yang dalam hal ini diwakili Wakil Komandan Jenderal Akademi TNI Marsekal Muda TNI I Wayan Sulaba.

Dengan berakhirnya pendidikan tersebut, maka 94 alumni D4 (setara S1) Lembaga Pendidikan AAL ini, berhak menyandang gelar S.Tr(Han) (Sarjana Terapan Pertahanan) dengan lima Program Pendidikan, yaitu Korps Pelaut dengan Program Pendidikan (Prodi) Manajemen Pertahanan Matra Laut, Korps Teknik dengan Prodi Teknik Mesin Kapal Perang, Korps Elektro dengan Prodi Teknik Elektronika Kapal Perang, Korps Suplai dengan Prodi Manajemen Logistik dan Keuangan Matra Laut, serta Korps Marinir dengan Prodi Manajemen Pertahanan Matra Laut Aspek Darat.

Para Taruna AAL yang dinyatakan lulus tersebut terdiri dari 32 orang Korps Pelaut, 12 orang Korps Teknik, 13 orang Korps Elektronika, 15 orang Korps Suplai, dan 22 orang Korps Marinir. Taruna yang mengikuti penutupan pendidikan ini adalah para Taruna yang telah berhasil dididik, dilatih, dibina, diasuh, dan digembleng baik fisik, mental maupun akademik selama empat tahun di Kampus AAL, Bumimoro, Surabaya.

Berhak menyandang sebagai lulusan terbaik masing-masing Korps dan mendapat piagam penghargaan yaitu: Korps Pelaut Sermatutar (P) Hermawan Burhanudin Tri Putro, S.Tr (Han), Korps Teknik Sermatutar (T) Yusril Iqbal Dwiyansah, S.Tr (Han), Korps Elektronika Sermatutar (E) Bima Tirta Ade Wijaya, S.Tr (Han), Korps Suplai Sermatutar (S) Aldo Triana Putra, S.Tr (Han), dan Korps Marinir Sermatutar (M) Gilang Dirgantara Putra, S.Tr (Han).

Sedangkan yang berhasil keluar sebagai lulusan terbaik AAL Angkatan ke-68, serta berhak mendapatkan penganugerahan Bintang Adhi Makayasa adalah Sermatutar (P) Hermawan Burhanudin Tri Putro, S.Tr (Han) dengan meraih IPK 3.569 Prodi Manajemen Pertahanan Matra Laut.

Sementara itu Taruna AAL dengan karya tulis terbaik peraih Adhi Pratama Karya adalah Sermatutra (S/W) Audrey Belinda Indria, S.Tr (Han) dari Prodi Manajemen Logistik dan Keuangan Matra Laut dengan judul skripsi : Implementation of Cashless System in Indonesian Navy Using E-Wallet in Order to Increase Finacial Transaction Effectiveness in Facing The Financial Technology Era (Implementasi Sistem Cashless di TNI Angkatan Laut Menggunakan E-Wallet Guna Meningkatkan Efektifitas Transaksi Keuangan Dalam Rangka Menghadapi Era Teknology Finansial). (rid)

KAI Commuter Siap Terapkan Pembayaran Elektronik Lewat Kartu Multi Trip

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – KAI Commuter Indonesia berencana menerapkan Kartu Multi Trip (KMT) sebagai pembayaran elektronik di wilayah Daop 8 Surabaya. Nantinya, KMT tersebut juga bisa digunakan untuk pembayaran bus Trans Jatim.

VP Corporate KAI Commuter, Anne Purba, mengatakan, KMT tersebut nantinya akan diuji coba pada Agustus 2023 mendatang. Potensi pertumbuhan mobilisasi pengguna moda transportasi kereta api yang pesat, terutama setelah program Gapeka (Grafik Perjalanan Kereta Api) yang diterapkan mulai 1 Juni 2023, mendorong KAI Commuter untuk menggunakan KMT tersebut.

“Setelah Gapeka, satu bulan lalu kami sudah melayani hampir 1,7 juta orang menggunakan kereta lokal dengan trafik yang cukup tinggi di tiga stasiun, yakni Pakisaji, Ngujang dan Purwosari. Melihat pertumbuhan cukup positif telah melayani 1.500 penumpang. Artinya, ada peningkatan 4-5 persen,” kata Anne, saat Evaluasi Gapeka 2023 di Stasiun Gubeng Surabaya, Rabu (12/7).

VP Corporate KAI Commuter, Anne Purba. (foto/red)

Melihat potensi jumlah penumpang mencapai 40 ribu setiap hari menggunakan kereta api lokal tersebut, KAI Commuter akan melakukan integrasi antarmoda dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Pemerintah Daerah (Pemda) di wilayah Daop 8 Surabaya. Salah satunya, dengan pembayaran KMT.

“Sekarang tahapannya adalah KMT yang sudah diimplementasi di daerah lain. seperti Jabotabek, Jawa Tengah dan Yogyakarta, juga bisa diimplementasi di Jawa Timur,” ujar Anne.

Ia menjelaskan ada tiga hal yang harus dilakukan dalam kajian dan persiapan untuk integrasi antarmoda. Yakni, pembayaran, layanan, dan fisik. Bahkan, nantinya hingga ke halte dan stasiun.

“Pertama integrasi pembayaran dulu, jadi nanti orang Jogja datang ke sini sudah pakai kartu yang sama. Orang Jakarta datang liburan ke Surabaya, mereka sudah menggunakan kartu tersebut di KRL, MRT. Nanti naik Trans Jatim pakai kartu itu,” ungkapnya.

KAI Commuter berharap masyarakat bisa teredukasi dengan adanya KMT ini untuk semua transportasi public, khususnya di wilayah Jabotabek, Jawa Tengah/Jateng, Yogyakarta hingga di Jawa Timur/Jatim. Bahkan, nantinya KMT tersebut akan diintegrasi di Jawa Barat.

“Sehingga, mereka tidak perlu mikir ya. Kalau di Jakarta, Jogja sampai Surabaya mereka cukup pakai Kartu Multi Trip. Sehingga, mereka bisa nyaman melakukan transportasi publik di manapun,” pungkasnya. (red)