Embarkasi Surabaya Dapat Kuota 11.000 Calon Haji Khusus Lansia

0

Surabaya (pawartajatim.com) – Embarkasi Surabaya melalui Kementerian Agama Jawa Timur (Kemenag Jatim) mendapat kuota memberangkatkan calon jemaah haji khusus lansia (lanjut usia) pada musim haji tahun ini sebanyak 11.000 lebih. Mereka akan diberangkatkan bersama 36.927 calon jemaah haji dari Embarkasi Surabaya. Tercatat, calon jemaah haji lansia di Jawa Timur paling muda berusia 85 tahun dan tertua usia 119 tahun.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kakanwil Kemenag Jatim), Husnul Maram, mengatakan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (Dirjen PHU) memastikan memberi kuota khusus kepada calon jemaah haji lansia di Jawa Timur sebanyak 11.000 lebih. Padahal, sebelumnya tercatat sebanyak 1.758 calon jemaah haji lansia tidak bisa berangkat pada musim haji tahun ini.

“Mereka harus diberangkatkan sesuai dengan usia dan daftar tunggu haji yang tercatat di Kantor Kemenag Jatim. Dari 11.000 lebih calon jemaah haji lansia asal Jatim tersebut, tercatat jemaah lansia paling muda berusia 85 tahun dan paling tua berusia 119 tahun,” terang Husnul Maram ditemui di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (16/5/2023).

Meski berusia lanjut, Kemenag Jatim mengakui tidak semua calon jemaah haji lansia memiliki resiko tinggi (resti). Sebab, banyak dari calon jemaah haji lansia di Jawa Timur yang kondisi tubuhnya masih sehat dan bugar. “Terbukti dari hasil wawancara dan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan petugas kesehatan haji, saat calon jemaah haji lansia melengkapi berkas dan dokumen persyaratan haji,” jelasnya.

Pada tahun ini, Embarkasi Surabaya akan memberangkatkan sebanyak 39.927 calon jemaah haji dari tiga Provinsi. Yakni, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terbagi dalam 84 kloter. Sesuai jadwal, Kloter 1 asal Bangkalan, Kloter 2 asal Sampang, dan Kloter 3 asal Bangkalan dan Sampang akan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 23 Mei 2023, dan diberangkatkan ke tanah suci Makkah esok harinya pada 24 Mei 2023 melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya. (red)

Memudahkan Edukasi, Aktivis di Banyuwangi Buat Replika Penyu Persis Aslinya

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Pegiat perlindungan penyu di Banyuwangi memiliki cara unik untuk mencegah perburuan liar. Mereka membuat replika penyu persis dengan aslinya. Kerajinan ini juga menjadi media edukasi. Sebab, penyu besar mulai sulit ditemukan.

Tak hanya bentuk penyu sesuai aslinya, replika ini dibuat beragam. Mulai bentuk telur, telur baru menetas, bentuk tukik hingga penyu raksasa berumur dewasa. Miniatur spesies  penyu juga dibuat beragam. Ada empat spesies penyu langka yang dimiliki Banyuwangi. Masing-masing penyu belimbing (Dermochelis coriacea), penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricate), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea).

Keempat spesies penyu ini memiliki karakter berbeda. Mulai dari telur hingga setelah menetas dan dewasa. Bagi para pencinta penyu, tak sulit membedakan masing-masing spesies. Bahkan ketika masih dalam bentuk telur. Masing-masing spesies memiliki bentuk dan ukuran telur yang berbeda. “ Kami membuat replika ini sebagai media edukasi. Jadi, menghindari perburuan,” kata

Pembina Banyuwangi Sea Turtle Fundation (BTSF) Wiyanto Haditanojo, Selasa (16/5/2023) siang.

Replika empat spesies penyu ini terbuat dari bahan resin. Proses pembuatannya dilakukan dengan teliti. Sebab, meniru persis aslinya, terutama bentuk dan ukuran. Pembuatan replika ini melibatkan perajin profesional. Pihaknya hanya memastikan replika tersebut benar-benar persis menyerupai penyu aslinya.

Replika penyu ini akan dijadikan media edukasi ke masyarakat, termasuk ke sekolah. Pasalnya, tidak memungkinkan jika berkeliling membawa penyu asli. Apalagi, seluruh penyu di Indonesia masuk dalam satwa dilindungi. “Kalau dikenalkan hanya dari foto, orang biasanya tidak begitu tertarik. Kalau ada replika yang menyerupai aslinya, orang akan lebih mudah tertarik,” tegas pria yang akrab dipanggil Wiwit ini.

Pembuat replika penyu ini bukan kali ini saja. Sebelumnya, pihaknya sudah membuat miniature serupa. Namun, berukuran sedang. Biasanya, dipakai untuk cindera mata atau kebutuhan lainnya. Melihat animo warga, muncul ide membuat replika penyu yang ukurannya persis aslinya. “ Selama ini, memang agak sulit mengeduasi masyarakat tanpa menunjukkan bentuk aslinya,” tegasnya.

Indonesia memiliki enam spesies penyu dari tujuh spesies di dunia. Khusus di Banyuwangi menjadi habitat sedikitnya empat jenis penyu langka. Tak jarang mereka mendarat di sejumlah pantai di Banyuwangi. Lokasi pendaratan  juga berbeda-beda sesuai spesiesnya. Contohnya, penyu belimbing, lekang, dan sisik banyak di temui di kawasan kawasan TN Meru Betiri. Sisanya, banyak ditemui di sekitar Taman Nasional Alas Purwo. (udi)

Unair Terjunkan 10 Tim Autopsi Bangkai Paus Terdampar

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) Surabaya akan menerjunkan 10 tim untuk melakukan evaluasi dan autopsi pada bangkai paus yang terdampar dan mati di bibir Pantai Kejawan Putih Tambah, Mulyorejo, Surabaya. Saat ini, tim masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab terdampar dan matinya paus tersebut.

“Rombongan dari Unair hari ini ada 4 orang. Besok ada 10 tim yang akan turun kembali untuk autopsi. Untuk penyebab masih dalam observasi di laboratorium. Besok akan dilakukan evaluasi pada bangkai untuk kedua kali,” kata Drh Bilqisthi Ari Putra, Dosen Divisi Patologi FKH Unair, Senin (15/5).

Bilqis, mengatakan, bangkai paus diketahui merupakan golongan brydes whale. Namun, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti jenis paus tersebut. “Yang pasti golongan brydes whale, kemungkinan paus baleen. Namun, selanjutnya akan kita pastikan dari hasil autopsi,” jelasnya.

Ia menerangkan, baleen merupakan jenis paus yang tidak bergigi, dan biasa memakan makanan seperti plankton. Paus tersebut, lanjut Bilqis, memang tengah melakukan migrasi. “Dugaan awal masih belum ada, karena belum kita autopsi. Namun, yang jelas tidak ada tanda kekerasan. Lebih lanjutnya akan kita pastikan esok,” ungkap Bilqis.

Ia menambahkan, tim dari FKH Unair sendiri baru menerima informasi ditemukannya bangkai paus pada Minggu (14/5) malam. Besok, pihaknya akan kembali melakukan autopsi. Sebelumnya, seekor paus ditemukan warga terdampar dan mati di bibir pantai Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya pada Sabtu (13/5) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, paus tersebut diperkirakan sudah meninggal kurang lebih satu pekan yang lalu. Saat ini, masih dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab terdampar dan matinya paus tersebut.

Tim dari FKH Unair sendiri diketahui ikut terlibat dalam evakuasi bangkai paus yang diduga berjenis baleen tersebut. Evakuasi dilakukan bersama BPSPL, PSDKP dan KUB lestari. “Kami membantu dalam hal pemeriksaan medik penyebab kematian dan penyebab terdampar pada paus tersebut,” pungkasnya. (red)

737 PPIH Embarkasi Surabaya Dilantik dan Dibekali Layanan Ramah Haji

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 737 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya resmi dilantik dan siap bertugas menyambut dan melayani para calon jemaah haji tahun 2023. Selain dibekali pelayanan ramah haji khusus lansia, para petugas haji juga memastikan makanan bergizi bagi para jemaah calon haji selama perjalanan saat berada di dalam pesawat dari tanah air menuju tanah suci Makkah.

Pelantikan 737 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya ini dilakukan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus (BUHK) Kementerian Agama, Nur Arifin, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kakanwil Kemenag Jatim), Husnul Maram, di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Jawa Timur, Seninn (15/5).

Sebanyak 737 PPIH Embarkasi Surabaya ini terdiri dari 420 petugas haji kelompok terbang (kloter), 20 petugas non-kloter, 175 petugas haji daerah (PHD), dan 122 petugas pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Para petugas haji ini berasal dari perwakilan sejumlah pihak terkait. Antara lain, Pemerintah Provinsi Jawa Timur/Jatim, Kanwil Kemenag Jatim, Kanwil Kemenkumham Jatim, Polrestabes Surabaya, Bea Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Dinas Kesehatan, dan sejumlah unsur lainnya. Mereka akan bertugas menyambut dan melayani para calon Jemaah haji selama berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus (BUHK) Kementerian Agama, Nur Arifin, mengatakan persiapan seluruh Embarkasi di Indonesia sudah siap menyambut dan melayani para calon jemaah haji yang berangkat tahun ini.

Para petugas haji juga mendapat pembekalan khusus untuk memberikan pelayanan ramah haji lansia atau lanjut usia. “Berbeda dari tahun sebelumnya karena adanya pandemi Covid-19, tahun ini para petugas haji akan diberi layanan tambahan. Mulai dari layanan utama ramah haji lansia, nantinya para petugas akan melayani layanan fisik dan non-fisik. Sehingga, para jemaah haji merasa semangat dan tidak merasa stres,” ungkap Nur Arifin ditemui usai Pelantikan PPIH Embarkasi Surabaya di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Petugas haji juga melihat makanan yang akan disajikan kepada para calon jemaah haji saat berada di pesawat. Para calon jemaah haji dibekali makanan bergizi selama perjalanan saat berada di dalam pesawat dari tanah air menuju tanah suci Makkah.

Setiap calon Jemaah haji, nantinya akan mendapatkan jatah makanan bergizi pada dua jam pertama saat pesawatt mulai berangkat, dan dua jam sebelum tiba di Bandara tujuan. Petugas haji memastikan seluruh persiapan sudah dilakukan untuk menyambut dan melayani para calon Jemaah haji.

Kakanwil Kemenag Jatim, Husnul Maram, menjelaskan pada musim haji tahun 2023 ini, Embarkasi Surabaya akan memberangkatkan total sebanyak 39.927 calon jemaah haji yang berasal dari 38 Kota dan Kabupatan se-Jawa Timur, ditambah calon jemaah haji asal Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sebanyak 35.152 calon Jemaah haji di antaranya berasal dari Jawa Timur. Kloter 1 asal Bangkalan, Kloter 2 asal Sampang, dan Kloter 3 asal Bangkalan dan Sampang, dijadwalkan masuk asrama haji pada 23 Mei 2023 dan berangkat ke tanah suci Makkah pada 24 Mei 2023. Sedangkan, penerbangan terakhir pada 22 Juni 2023,” pungkasnya. (red)

Pasca Pandemi, Permintaan Honda Brio Meningkat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pasca pandemi Covid-19, permintaan pasar untuk kategori mobil Low Cost Green Car (LCGC) di wilayah Jawa Timur/Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara terus meningkat. Meski harganya terus naik, sejumlah dealer juga menambah fasilitas maupun fitur yang lebih lengkap.

Hal itu juga berdampak pada pesanan atau inden mobil LCGC di sejumlah dealer yang meningkat pada empat bulan pertama 2023. Pasar LCGC masih menjadil tulang punggung penjualan otomotif roda empat.

Bahkan, sejumlah dealer sudah mengubah permintaan kuota setelah adanya langkah penyegaran. Mereka optimistis kontribusi segmen tersebut bisa bertambah besar. Director Honda Surabaya Center (HSC), Wendy Miharja, mengatakan, kontribusi LCGC four seater, seperti Brio memang masih besar.

Hingga April 2023, HSC sebagai main dealer Honda untuk wilayah Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara berhasil menjual 2.560 unit Brio untuk tipe Satya dan RS. Jumlah tersebut berkontribusi 44,44 persen dari total penjualan empat bulan pertama 2023 sebesar 5.760 unit.

“Hingga saat ini, segmen untuk konsumen first buyer dinilai masih besar. Terbukti, antusiasme masyarakat juga cukup tinggi. Meski ada tipe mobil Brio baru yang belum dikenalkan, kami sudah menampung inden Brio baru sebanyak 17 unit,” ujar Wendy, ditemui usai Pameran Special Display New Honda Brio di Surabaya, Senin (15/5).

Selama pameran pun, HSC menargetkan penjualan bisa mencapai 300 unit. Bahkan, HSC juga sudah berbicara pada Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) untuk mengubah kuota suplai. “Kami meminta lebih banyak kuota Brio. Untuk kuota pada tahun 2023, masih sama seperti rencana yakni 20.200 unit. Namun, HSC meminta agar kuota mobil Brio bisa diperbanyak,” ungkapnya.

Target tahun ini, diakui tumbuh 28 persen dibanding tahun lalu. Namun, angka itu diakui masih belum bisa menyamai penjualan pra-pandemi yakni pada tahun 2019 lalu. Namun, HSC berharap bahwa Brio bisa lebih dekat dengan rekor pra-pandemi setelah penyegaran tersebut.

Hal itu dikarenakan ATPM sendiri sudah mengubah produk yang ada agar sesuai dengan keinginan konsumen. “Untuk Brio tipe Satya, HSC sudah menambah lima item dengan kenaikan Rp 1,5 juta. Bahkan, tipe RS bertambah 14 item dengan kenaikan Rp 10,5 juta,” pungkasnya. (red)

IKI Shipyard Menangkan Kontrak Perbaikan Kapal Tunda Pelindo Marines

0

Makassar, (pawartajatim.com) – PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau IKI Shipyard mendapatkan kontrak pekerjaan perbaikan Kapal Tunda (KT.) Anoman IX milik PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marines), anak usaha BUMN Pelindo. Penandatanganan kontrak docking repair sinergi BUMN di sektor maritim tersebut dilakukan Direktur Utama Pelindo Marines, Warsilan, dan Direktur Operasi IKI Shipyard, Suhan Iksan, dan disaksikan oleh Direktur Utama IKI Shipyard, Diana Rosa, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (10/5).

“Di Makassar, IKI Shipyard mengoperasikan galangan kapal dengan lahan seluas 32 hektar dengan fasilitas yang lengkap di wilayah Timur Indonesia. Dengan pengalaman menggarap docking berbagai jenis kapal sejak 1963, kami berharap dapat menyelesaikan perbaikan KT. Anoman IX tepat waktu, tepat kualitas, dan dengan harga yang kompetitif,” kata Diana Rosa, disela acara.

Direktur perempuan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional PT Dok Perkapalan Surabaya tersebut juga menyatakan kesanggupan IKI Shipyard untuk melayani kebutuhan docking kapal-kapal Pelindo Marines lainnya yang beroperasi di wilayah Timur Indonesia.

Karena IKI Shipyard juga memiliki fasilitas galangan di Bitung, Sulawesi Utara, seluas 4,1 hektar. “Harapannya semangat sinergi BUMN di sektor maritim juga dapat memberikan kepercayaan sekaligus meningkatkan pengalaman dan kualitas pekerjaan perbaikan kapal dengan mengoptimalkan fasilitas-fasilitas dan SDM di wilayah terdepan Nusantara,” ungkapnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Warsilan pada kesempatan yang sama. Menurutnya, merger Pelindo oleh Kementerian BUMN yang menyatukan 4 BUMN Pelindo, bervisi untuk membangun ekosistem maritim yang terintegrasi. “Integrasi industri maritim tidak hanya konektivitas pelayaran logistik.

Tetapi juga integrasi support system yang mendukung agar pelayaran dapat berjalan lancar. Di antaranya kesiapan dan kualitas docking atau perbaikan kapal, sehingga ekosistem maritim yang terintegrasi dapat tercipta dengan berkelanjutan.

Pelindo Marines yang kini melayani penundaan kapal dari Malahayati, Aceh, hingga Jayapura, Papua, berkomitmen turut mendorong tumbuhnya ekosistem maritim nasional yang handal,” jelas Warsilan. Perbaikan KT.

Anoman IX merupakan perbaikan terjadwal yang meliputi perbaikan menyeluruh, termasuk perpipaan dan propulsi. Hingga tes dan inspeksi untuk kedua belah pihak bersama regulator memastikan kesiapan kapal tunda kembali beroperasi.

“Semakin handal dan bertambahnya fasilitas layanan docking di penjuru negeri akan turut berkontribusi pada efisiensi industri logistik. Karena jarak lokasi perbaikan kapal menjadi lebih dekat dengan area kerja sehingga memberikan efisiensi mobilisasi, serta kapal lebih cepat dikirim kembali bekerja memberikan pelayanan ke pengguna jasa,” pungkasnya. (bw)

Pencegahan Stunting, Jadi Program Unggulan Ika Unair Sidoarjo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Masalah stunting yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur/Jatim menjadi perhatian khusus dari Pengurus Cabang Ikatan Alumni Universitas Airlangga (PC Ika Unair Sidoarjo). Hal ini terungkap dalam rapat kerja (Raker) sekaligus halal bihalal alumni Unair Sidoarjo yang diadakan di Fave Hotel Sidoarjo, Minggu (14/5).

Isu stunting akan menjadi program utama para alumni Unair Sidoarjo. Apalagi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, sekaligus Ketua Umum Ika Unair menaruh perhatian besar kepada isu stunting ini.

Bahkan, Khofifah, mengundang khusus para Pengurus Ika Unair Sidoarjo dalam pertemuan di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (12/5) malam lalu. Khofifah berpesan agar Ika Unair Sidoarjo ikut aktif dalam menurunkan stunting.

Bahkan, program ini bisa dilakukan oleh para pengurus cabang Ika Unair di Jatim. Ia yakin ini merupakan perhatian khusus beliau (Khofifah Indar Parawansa) kepada teman-teman Pengurus Cabang Ika Unair Sidoarjo.

‘’Apalagi PC Sidoarjo ini menjadi indikator keaktifan PC-PC lain di Jatim dan Indonesia untuk pencegahan stunting dan akan menjadi program unggulan. Nanti akan kita kumpulkan PC-PC lain untuk dikerjakan bersama,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) Ika Unair Indra Nur Fauzi, yang hadir dalam kegiatan ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jatim Restu Novi Widiani, yang juga hadir dalam acara ini mengatakan, alumni Unair bisa mendukung Satgas Stunting yang telah dibentuk.

Salah satunya menurunkan angka stunting di Sidoarjo dari 16 persen menjadi 14 persen. Sebelum digelar raker, diadakan acara halal bihalal yang dihadiri sekitar 180 peserta. Mereka berasal dari berbagai angkatan, fakultas, dan program studi.

Dalam tauziah halal bihalal, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim KH Ainul Yaqin, mengungkapkan, makna silaturahmi adalah menyambung terus-menerus. Sementara itu, Ketua Ika Unair Sidoarjo Abdullah Kizam, berharap, dengan halal bihalal para alumni bisa lebih berdaya dan guyup.

“Yang penting tetap menjaga nama baik almamater dan alumni dan tetap kompak,” ucapnya. Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Fenny Apridawati, Direktur RSUD Sidoarjo, dr Atok Irawan, para Pengurus Wilayah (PW) Jatim, dan Pengurus Pusat (PP) Ika Unair. Acara makin meriah karena diselingi dengan pembagian puluhan doorprize menarik. (rizki)

Gara-gara Digugat Cerai, Seorang Pria di Banyuwangi Bacok Istri dan Anak

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Digugat cerai sang istri membuat BY (47), asal Desa Grajagan,Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi mengamuk. Pria ini membacok istri dan anaknya dengan sebilah celurit, Sabtu (13/5/2023) malam. Usai beraksi, pelaku berniat bunuh diri dengan pisau dapur. Namun, gagal setelah diselamatkan warga.

Motif pembacokan ini dipicu sakit hati. Pelaku tak terima digugat cerai istrinya yang bernisial SW (47). Setelah sidang hingga 10 kali, pelaku tetap ngotot menolak bercerai. Dia kemudian mendatangi korban di rumahnya di Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Sabtu malam. Sedianya, pelaku mengajak berdamai. Lagi-lagi,korban menolak. Keduanya terlibat cekcok.

Dalam kondisi panas, anak korban berinisial DK (28) berpamitan berangkat kerja. Pelaku melarang anaknya pergi. Namun, remaja ini tetap nyelonong pergi. Pelaku akhirnya muntab. Dia mengambil sebilah celurit yang telah disiapkan. Senjata itu diayunkan ke arah korban, lalu mengenai punggung. Korban bersimbah darah.

Melihat anaknya diserang, SW mencoba melerai. Pelaku justru makin kalap. Dia menyabetkan celuritnya ke arah SW. Senjata ini menyambar wajah dan beberapa bagian tubuh korban. Wanita ini pun ambruk bersimbah darah. Melihat anak dan istrinya terluka, pelaku panik. Dia berlari ke arah dapur. Lalu, mengambil sebilah pisau dan ditusukkan ke perut. Sedianya, pelaku ingin mengakhiri hidup.

Warga yang mendengar keributan langsung berhemburan mendekat. Pelaku langsung diselamatkan, pun dengan kedua korban. “ Pelaku dan korban dilarikan ke rumah sakit. Sudah ditangani medis dengan baik,” kata Kapolsek Gambiran AKP Abdula Rohman, Minggu (14/5/2023) siang.

Pihaknya masih menunggu kesehatan pelaku dan korban pulih untuk melakukan pemeriksaan. Dari kejadian ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, celurit yang digunakan pelaku. Dan, pakaian korban yang penuh darah. (udi)

Kejam, Ayah Tiri di Banyuwangi Siram Luka Anaknya dengan Minyak Rem

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Perilaku pria berinisial WP (34), asal Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, benar-benar kejam. Dia menghajar anak tirinya, RBM (8) dengan dilempar sikat toilet hingga terluka. Lalu, menyiramnya dengan minyak rem.

Akibat perbuatannya, pelaku yang berinisial WP (34), harus berurusan dengan polisi. Pria ini diciduk Unit Reskrim Polsek Glagah setelah dilaporkan keluarga korban.  “ Kejadiannya, April 2023 lalu. Setelah dilaporkan, kami akhirnya mengamankan pelaku,” kata Kapolsek Glagah AKP Pudji Wahyono, Minggu (14/5/2023) siang.

Motif pelaku menganiaya korban diduga akibat sakit hati. Tragedi ini bermula ketika pelaku mendapati almarinya terbuka. Pelaku mencurigai korban hendak mengambil ponsel miliknya. Pelaku sempat menginterogasi korban dengan nada emosi. Korban mengelak dituduh hendak mengambil ponsel.

Setelah itu, pelaku yang makin emosi menyuruh korban segera mandi. Saat bersamaan, pelaku melemparkan sikta toilet ke arah korban. Nahas, benda itu mengenai kepala korban. Saking kerasnya, kepala korban terluka hingga berdarah.

Melihat korban terluka, pelaku bukannya memberikan pertolongan. Dia justri mengambil minyak rem, lalu disiramkan ke luka korban. Kontan saja, korban berteriak kesakitan. Teriakan korban didengar tetangga. Merasa dianiaya, korban menceritakan kejadian ini ke ibunya. Setelah berkonsultasi dengan para guru, kasus ini akhirnya dilaporkan ke Polsek Glagah. “ Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih terus meminta keterangan pelaku,” jelas Kapolsek.

Dari kejadian, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, sikat yang digunakan untuk melukai korban. Pelaku dijerat dengan pasal 80 Undang-Undang No.24 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak. (udi)

Bulan Menggambar, Sanggar Daun Gresik Gelar Pameran Tunggal

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Dalam merayakan bulan Menggambar Nasional 2023, Sanggar Daun Gresik menyelenggarakan banyak kegiatan. Berupa 7 kegiatan yakni 6 pameran tunggal lukisan/gambar, 1 pameran bersama dan aksi seni rupa lingkungan hidup (environtment art).

Empat kegitan di antaranya diselenggarakan di Galeri Daun lantai 2 Icon Mall Gresik. Peserta  pameran tunggal terdiri dari 3 anak binaan Sanggar Daun. Ketiga perupa itu, Anas Sangaji (14 th) dengan ikon ASA: Art for Hope, Shafi R (15 th) Surabaya lan Wayangku, dan Prisha Pamungkas yang baru berumur 6 tahun dengan ikon PERTAMAKU.

“Ini pameran tunggal namun diikuti oleh 3 pelukis yang sama-sama memamerkan hasil-hasil karyanya,” kata Arik Wartono, Kurator sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran lukisan di Gresik, Sabtu (13/5).

Pameran menampilkan total 45 karya lukisan dan gambar media kanvas dalam berbagai ukuran. Yaitu,  dari yang terkecil 20 x 20 Cm hingga yang terbesar 200 x 200 Cm. Masing-masing peserta pameran tunggal mengusung konsep yang berbeda. Pameran digelar dengan sistem pembagian ruang galeri untuk 3 karya seniman.

Suasana pembukaan pameran lukisan yang menampilkan 3 perupa di Gresik. Pameran akan berlangsung sampai 30 Juni 2023. (foto/dra)

Pameran ini berlangsung 13 Mei – 30 Juni 2023.  Galeri terbuka untuk umum pukul 10.00 – 21.00 Wib. Kemudian pada hari Minggu,14 Mei diselenggarakan pameran Menggambar Prajamudakarana. Menampilkan 30 karya seni rupa media tunas kelapa yang dibuat oleh anak-anak Daun dari Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Jogja, Depok dan Jakarta.

Usia peserta mulai 2 tahun. Uniknya Pameran bertajuk Menggambar Prajamudakarana ini hanya berlangsung dua jam, karena  karya seni media tunas kelapa ini akan di pamerkan lagi Sabtu, 27 Mei di Kedai Kosim Tulungagung.

Kemudian, besoknya Ahad, 28 Mei 2023 karya seni tersebut ditanam di bukit dan pantai kawasan Pantai Nglarap dan Pantai Sine Tulungagung. Aksi seni rupa lingkungan hidup (art environtment) ini merupakan hasil kerjasama Sanggar Daun Gresik dan Komunitas Padhang Njingglang Tulungagung.

Rangkaian kegiatan dalam merayakan Bulan Menggambar Nasional 2023 yang tahun ini mengambil tema besar “Gembira Menggambar” secara serentak dari Aceh hingga Papua. Kegiatan diikuti oleh lebih dari 4000 seniman dan 250 komunitas seni budaya dari seluruh Indonesia. (dra)