Ternyata masih Pelajar, Tiga Pelaku Pelemparan Bus di Banyuwangi Terungkap 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Aksi pelemparan bus di jalur pantai utara (pantura) Kecamatan Wongsorejo,Banyuwangi berhasil diungkap. Polisi mengamankan tiga pelaku pelemparan. Yang mengagetkan, ketiganya masih berstatur pelajar SMA.

Ketiga pelaku masing-masing berinisial, AP, MNZ dan MR, seluruhnya warga  Wongsorejo, Banyuwangi. Ketiga pelaku berhasil diamankan setelah kejadian pada 1 Mei lalu ini viral di media sosial.

“Ketiga pelaku diamankan terpisah. Satu di Kalipuro, dua lainnya di Nganjuk dan Sidoarjo. Mereka kabur usai beraksi,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa, Selasa (9/5) siang.

Menurut Kapolresta, ketiga pelaku diamankan setelah  diserahkan oleh orang tuanya masing-masing. Karena masih di bawah umur, ketiganya tidak dilakukan penahanan. Namun, hanya diberi hukuman wajib lapor.

Hasil pemeriksaan, motif ketiganya bukan  tujuan kejahatan. Namun dipicu rasa kekesalan. Selama arus mudik, banyak bus yang melintas di wilayah itu melaju dengan ugal-ugalan. Karena sakit hati, mereka melakukan pelemparan. Total ada 4 bus yang rusak akibat pelemparan ini.

Usai berurusan dengan polisi, ketiga pelaku juga membuat video permohonan maaf. Aksi pelemparan ini geger pada 1 Mei lalu. Sedikitnya, 4 bus antar provinsi menjadi korban pelemparan. Kacanya pecah. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kejadian ini juga memicu video hoax yang menyebar. Isinya, puluhan bus dilempari. Bahkan, memakan korban jiwa. “Kami sudah lakukan juga pemeriksaan pemilik video hoax itu. Ternyata, seorang sopir asal Kediri,” tegas Kapolresta. (udi)

Koalisi Organisasi Kesehatan Jatim Demo Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ratusan tenaga kesehatan (nakes) yang tergabung dalam Koalisi Organisasi Kesehatan Jawa Timur berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Senin (8/5). Mereka memprotes pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) dengan metode Omnibus Law yang dinilai mengancam hak berdemokrasi, hak sehat rakyat, hak kesejahteraan dan perlindungan profesi kesehatan.

Dengan membentangkan poster tuntutan, serta mengenakan pita hitam dan ikat kepala, sekitar 200 nakes menggelar aksi unjuk rasa dengan berorasi di depan Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura Surabaya.

Aksi damai ini dilakukan lima Organisasi Profesi di bidang Kesehatan, yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) yang tergabung dalam Koalisi Organisasi kesehatan Jawa Timur.

Setelah berorasi, ratusan nakes melakukan hearing (dengar pendapat) dengan sejumlah anggota DPRD Jawa Timur. sejumlah nakes menyampaikan aspirasinya terutama tuntutan dengan menolak RUU Kesehatan dengan metode Omnibus Law yang sedang dibahas pemerintah dan DPR RI.

Salah satu perwakilan nakes dari PPNI Jatim, Dr Wahyu Sri Astuti, mengatakan sejumlah poin alasan penolakan RUU Kesehatan yang dibahas dengan metode Omnibus Law atau menggabungkan sejumlah undang-undang.

Alasan pertama, penyusunan RUU Kesehatan tidak mengikuti prosedur keterbukaan kepada masyarakat. Lima Organisasi Kesehatan juga tidak dilibatkan dalam proses pembahasan RUU Kesehatan tersebut.

“Kedua, Organisasi Profesi Kesehatan menilai ada upaya liberalisasi dan kapitalisasi kesehatan melalui RUU Kesehatan Omnibus Law. Lalu, alasan yang ketiga, wacana penghapusan peran organisasi profesi dalam pengawasan, pembinaan, penertiban rekomendasi dan Surat Tanda Registrasi (STR),” ungkap Dr Wahyu ditemui usai hearing dengan anggota DPRD Jatim.

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Anwar Sadad, mengaku, siap mengawal dan menyampaikan aspirasi dari ratusan nakes dari lima Organisasi Profesi Kesehatan ini. “Saya pastikan saya akan mengawal aspirasi dan pandangan-pandangan dari nakes ini, khususnya kepada anggota Komisi E DPRD Jawa Timur yang memiliki kewenangan untuk membahas sesuai dengan bidang kesehatan, sebelum nantinya diserahkan ke DPR RI. Sehingga, nantinya tidak ada pihak yang dirugikan dengan adanya RUU Kesehatan Omnibus Law,” terangnya.

Sekadar diketahui, DPR RI sudah mengirimkan Draft RUU Kesehatan yang disahkan sebagai inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna pada Februari 2023 kepada Pemerintah untuk dibahas bersama. (red)

14.566 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2023 di Unair

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 14.566 calon mahasiswa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) melalui Ujian Tulis berdasarkan Komputer (UTBK) di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Senin (8/5). Pada SNBT UTBK tahun ini, Unair hanya mengadakan ujian satu gelombang mulai 8-14 Mei 2023, dan diikuti sebanyak 2.550 peserta setiap hari.

Seluruh peserta atau calon mahasiswa yang mengikuti SNBK melalui UTBK di Unair wajib menjalani pemeriksaan dengan menggunakan alat metal detector sebelum memasuki ruang ujian. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan atau perjokian.

Selain itu, meski tidak menerapkan aturan ketat seperti pada tahun-tahun sebelumnya, seluruh peserta ujian wajib menerapkan protokol kesehatan selama ujian berlangsung. Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih, mengatakan peserta ujian SNBT tahun ini di Unair diikuti sebanyak 14.566 orang yang terbagi di 13 lokasi ujian yang ada di Unair kampus A, B, dan C.

“Untuk UTBK SNBT tahun ini, Unair menyiapkan sebanyak 29 ruang ujian dengan jumlah 1.275 PC atau komputer utama, untuk memfasilitasi sebanyak 2.550 peserta setiap hari,” kata Prof Nasih usai meninjau peserta UTBK SNBT di Gedung Airlangga Convention Center (ACC) Unair Kampus C Mulyorejo Surabaya.

Nasih menjelaskan, peserta yang memilih Unair dua kali lipat dari peserta yang mendaftar UTBK di Unair. Ada 34 ribu memilih Unair, sementara yang tes di kampus Unair sebanyak 14.566 orang dan ada juga yang tes di kampus lain.

“Secara keseluruhan, ketetatan S1 sebanyak 6,3 persen. D3 sebanyak 9,2 persen. Dari 34 ribu yang memilih Unair, daya tampung yang disiapkan kali ini sebanyak 2.642 orang. Rinciannya, 2.010 kursi untuk jenjang S1, 351 kursi untuk jenjang D4, dan 281 kursi untuk jenjang D3,” tambahnya.

Dalam penyelenggaraan UTBK SNBT tahun ini, Unair melibatkan pengawas dari ahli IT dan juga pihak dari Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dispendik Jatim). Prof Nasih berpesan, peserta yang tidak diterima untuk ikhlas dan tidak patah semangat. Sebab, masih ada jalur-jalur lain untuk masuk ke Unair. (red)

Lokakarya Panen Hasil Belajar Jadi Atmosfer Segar Pendidikan

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Para guru penggerak diharap menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu menerapkan merdeka belajar. Sehingga nantinya dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, unggul dan memiliki profil pelajar Pancasila.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah, saat membuka Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 6 di  Wilayah Mitra Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini digelar di Aula Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Minggu (7/5).

“Mudah-mudahan lokakarya ini juga dapat membangun atmosfer segar bagi dunia pendidikan. Dengan menciptakan ide-ide kreatif dalam mendorong pelaksanaan pengajaran yang berorientasi pada perubahan atau transformasi pendidikan,” kata Wabup.

Bu Min, sapaan akrab Wabup Gresik, juga mengajak PGP bergerak bersama dengan berkolaborasi serta mendorong terwujudnya pendidikan di Kabupaten Gresik yang lebih baik lagi. “Terus tingkatkan kinerja, produktivitas serta karya nyata  demi mendukung percepatan dan suksesnya pembangunan berkelanjutan,” pinta Bu Min.

Hasil kreasi dan inovasi dari para peserta Lokakarya. (foto/dra)

Di tempat sama mewakili Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Timur M. Toni Satria Dugananda menyampaikan program guru penggerak merupakan bagian muara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dari segi pengajar.

“PGP merupakan metode pengembangan profesionalisme bagi para guru yang terdiri dari pelatihan dan pendampingan,” ujar Toni. Dirinya menambahkan desain program ini dibuat untuk menciptakan pembelajaran yang praktis.

Selain itu dapat diaplikasikan di lapangan dengan mengadopsi pendekatan andragogi, pembelajaran berbasis pengalaman, kolaboratif dan reflektif. “Pelaksanaan PGP dilakukan melalui kombinasi metode daring sebanyak 70 persen dan luring 30 persen. Program ini terdiri dari paket modul yang berlangsung selama 6 bulan dengan total 310 jam pelatihan,” ungkapnya.

Proporsi kegiatan belajar PGP terdiri dari 70 persen belajar di sekolah (on the job learning), 20 persen belajar bersama rekan sejawat dan 10 persen belajar  dengan aktor dalam PGP yakni Instruktur, Fasilitator, dan pengajar praktik.

“PGP ibarat sebuah janin selama 6 bulan ini diinisiasi dengan Learning Management System (LMS) digunakan sebagai sarana bagi para pihak yang terlibat. Sehingga saat kelahiran dapat diterima di dunia untuk berinteraksi dalam pembelajaran kolaboratif secara langsung,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto menambahkan, guru penggerak bukan organisasi yang eksplosif namun organisasi yang dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

“PGP ini dikemas untuk bisa menjadi kepala sekolah, pengawas, dan fasilitator yang harus mampu menjadikan pembelajaran yang unggul dan profesional,” tandas Hariyanto. Kegiatan ini juga menampilkan tari Remo, Jula-Juli dan Tembang Mocapat dari peserta lokakarya.

Dan dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa stand yang menampilkan kreatifitas dan inovasi dalam mengajar dari seluruh peserta Lokakarya. Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten I Suyono, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Kiswanto, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Gresik. (dra)

100 Anggota PPNI Jatim Dikirim ke Jakarta Ikuti Aksi Nasional STOP RUU Kesehatan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 100 anggota Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur diberangkatkan ke Jakarta untuk berpartisipasi dalam Aksi Nasional STOP RUU Kesehatan (Omnibus Law) yang rencananya akan digelar di beberapa lokasi di Jakarta. Di antaranya, Kantor Menko Polhukam, Kantor Menko PMK, Gedung DPR/MPR, dan Istana Negara.

Pemberangkatan 100 anggota PPNI Jatim ini dilakukan di depan Grha DPW PPNI Jawa Timur di kawasan Jalan Kendangsari Surabaya pada Minggu (7/5) dengan menggunakan dua bus. Sesampainya di Jakarta, mereka akan bergabung dengan empat Organisasi Profesi Kesehatan lainnya dari seluruh Indonesia, yakni Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Lima Organisasi Profesi Kesehatan tersebut akan membentuk Aliansi Selamatkan Kesehatan Bangsa (ASET BANGSA) dan menyampaikan aspirasinya dengan jumlah massa sekitar 10.000 orang pada Senin (8/5).

Ketua DPW PPNI Jatim, Prof Dr H Nursalam MNurs (Hons), mengatakan Aksi Nasional STOP RUU Kesehatan (Omnibus Law) ini bertujuan untuk menolak pembahasan RUU Kesehatan (Omnibus Law) yang dinilai mengancam hak berdemokrasi, hak sehat rakyat, hak kesejahteraan dan perlindungan profesi kesehatan.

Selain itu, juga sebagai bentuk protes kepada sikap pemerintah dan DPR yang memaksakan pembahasan RUU Kesehatan (Omnibus Law) yang kental kepentingan kapitalis di sektor kesehatan, mengorbankan hak rakyat, dan mengorbankan hak profesi kesehatan.

“Peserta aksi yang kami berangkatkan ini adalah anggota DPW PPNI Jatim yang berasal dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Masing-masing kabupaten/kota diwakilkan dua orang dari DPD PPNI, dan yang tidak sedang bertugas di Unit Pelayanan Darurat, ICU/ICCU/NICU/PICU, Ruang Operasi, Ruang Persalinan, Ruang Perawatan Pasien, dan Lokasi Bencana. Mereka nantinya akan bergabung di Jakarta dengan empat Organisasi Profesi Kesehatan lainnya dengan jumlah total peserta aksi 10.000 orang,” kata Prof Nursalam yang memimpin anggota DPW PPNI Jatim berangkat ke Jakarta.

Dalam aksinya nanti, mereka akan menyampaikan sejumlah tuntutan. Yakni, Stop Pembahasan RUU Kesehatan (Omnibus Law), jaga kedaulatan kesehatan rakyat dan bangsa dari oligarki/kapitalis, monopoli, dan liberalisasi.

Selain itu, perlindungan dan kepastian hukum bagi Profesi Kesehatan dalam tataran implementasi, serta penguatan eksistensi dan kewenangan Organisasi Profesi Kesehatan. Selain di Jakarta, aksi damai STOP RUU Kesehatan (Omnibus Law) juga akan digelar serentak di sejumlah gedung DPRD Provinsi di Indonesia.

Mereka akan menyampaikan aspirasinya secara langsung ke Pimpinan dan Anggota DPRD di masing-masing provinsi. (red)

Bangga! Empat Siswa SMA Al Hikmah Surabaya Raih Penghargaan Internasional di Turki

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Empat siswa SMA Al Hikmah Surabaya berhasil meraih penghargaan internasional dalam ajang Teknofest 8th Istanbul International Invention Fair (ISIF) 2023 di Istanbul, Turki. Mereka menciptakan karya inovasi bernama Cinacas untuk mengurangi kecanduan rokok.

Cinacas dibuat dari campuran ekstrak pala dan kayu manis yang diklaim mengandung antidepresan dan antioksidan alami untuk membantu perokok berhenti merokok. Keempat siswa tersebut, yakni Achmad Firdaus Assabil, Afarrel Febryan Ghifarry Putra Andy, Haidarrozan Pramasonny, dan Muhammad Rafasya Rafie Prasetya.

Dalam penelitiannya berjudul Efektivitas Cinacas untuk Mengurangi Kecanduan Rokok, mereka berhasil meraih medali perunggu di ajang Teknofest 8th Istanbul International Invention Fair (ISIF) 2023 yang digelar pada 27 April hingga 1 Mei 2023 di Istanbul, Turki.

SMA Al Hikmah Surabaya merupakan satu dari enam perwakilan dari Indonesia yang meraih medali, dan menjadi satu-satunya peserta tingkat SMA yang berhasil meraih penghargaan internasional di ISIF 2023. Sedangkan, peserta lainnya berasal dari perusahaan BUMN dan Perguruan Tinggi.

Ketua Tim Cinacas, Achmad Firdaus Assabil, mengatakan Cinacas merupakan singkatan dari Cinnamon Nutmeg Anti-Cigarrete Addiction Substance. Cinacas diciptakan sebagai alternatif sekaligus terapi yang efektif bagi perokok untuk mengurangi kecanduan rokok dan yang berniat berhenti merokok.

Cinacas dibuat dari campuran ekstrak pala dan kayu manis yang diklaim mengandung antidepresan alami. Kayu Manis mengandung fenol yang memiliki kemampuan untuk menetralkan oksidan penyebab stres oksidatif.

Sedangkan, Pala mengandung myristicin yang merupakan komponen psikoaktif yang dapat menimbulkan efek halusinogenis. “Cinacas dengan komposisi Pala 75 persen banding Kayu Manis 25 persen, terbukti 3,6 kali lebih efektif menurunkan depresi dibandingkan nikotin,” kata Achmad Firdaus Assabil, saat ditemui di SMA Al Hikmah Surabaya, Minggu (7/5).

Untuk proses pembuatannya, dimulai dari kayu manis dan biji pala yang utuh dihaluskan menjadi bubuk. Kemudian, bubuk kayu manis dan pala diekstraksi menggunakan cairan propylene glycol. “Hasil ekstraksi dicampurkan dengan vegetable glycerin dan tambahan propylene glycol menjadi cairan Cinacas. Selanjutnya, cairan Cinacas didiamkan terlebih dahulu dalam ruangan tanpa cahaya dengan suhu ruang,” jelasnya.

Dalam penjurian tersebut, karya Cinacas diuji mengenai dampak terhadap lingkungan. “Namun, Cinacas dibuat dari bahan-bahan alami dan tanaman khas asli di Indonesia, yakni pala dan kayu manis. Sehingga, penggunaan dalam jumlah besar pun tidak akan mengurangi atau mengganggu populasi,” ungkapnya.

Kepala SMA Al Hikmah Surabaya, Ahmad Fais, mengaku bangga dengan penghargaan internasional tersebut. “Karya inovasi Cinacas tersebut dibuat dari bahan alam, seiring dengan dorongan dan Kementerian Kesehatan untuk menggunakan obat-obatan yang terbuat dari bahan-bahan alam. Cinacas diharapkan mampu menjadi terapi yang efektif bagi perokok yang berniat berhenti merokok,” katanya.

Rencana ke depan, pihak sekolah akan mendorong karya inovasi Cinacas buatan siswa ini untuk memiliki hak paten. Sehingga, nantinya bisa diproduksi massal dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (red)

SRPB Jatim Gelar Bimtek Srikandi Siaga Bencana

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sekitar 80 Srikandi Siaga Bencana mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) di Royal Plaza, Surabaya, Minggu (7/5). Para peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur/Jatim.

Acara ini dibuka Koordinator Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur Dian Harmuningsih. Sedangkan materi wawasan umum Srikandi Siaga Bencana diberikan oleh Aslichatul Insiyah atau akrab disapa Azelin.

Materi tentang pembagian peran dalam keluarga dibawakan oleh Dwi Rossantiana yang kerap disapa Ocha. Sementara, simulasi evakuasi diberikan Nurul Wachida atau Chica. Materi Basic Life Support (BLS) diberikan Dini Prastyo Wijayanti dan tim mahasiswa Poltekkes Kerta Cendekia Sidoarjo.

“Ada empat poin bagi Srikandi Siaga Bencana Jatim ini. Yang pertama, menetapkan niat tulus ikhlas pengabdian. Kedua, butuh kecepatan dan percepatan,” kata Dian Harmuningsih. Sedangkan ketiga, power.

Yaitu, sebuah potensi yang dialiri arus dalam menghadapi tantangan. Sementara, keempat, butuh endurance, yaitu ketahanan dalam melaksanakan program kegiatan bimtek ini merupakan chapter pertama dari empat chapter yang disediakan.

Acara ini diusung SRPB Jatim untuk meningkatkan kapasitas para perempuan di bidang penanggulangan bencana. Mereka akan menjadi fasilitator untuk keluarga dan daerah masing-masing.

Sementara, tagline perempuan sebagau guru siaga bencana dan rumah sebagai sekolahnya, tentu harus didukung SDM yang andal. Peserta mengikuti acara ini secara gratis. Sedangkan anggaran diperoleh dari para pendonor.

Diantaranya dari Nurul Hayat Zakat Kita, Accessina, Indonesian Survivor (Inavor), Laz Persada, dan Pandu Persada. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang. Mulai mahasiswa, ibu rumah tangga, pelaku usaha (UMKM), anggota pengajian, eksekutif muda, dokter, perawat, bidan, guru, dosen dan profesi lainnya.

“Saya akan mengajak lingkungan sekitar untuk berlatih bersama dan menerima edukasi semacam ini, karena kegiatan ini sangat penting,” ungkap salah satu peserta. (rizki)

XL Bagi Dividen Rp 551,7 Miliar

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023 (Rapat) Jum’at (5/5). Rapat yang berlangsung secara daring tersebut memiliki enam mata acara yang telah disetujui dalam Rapat, termasuk di antaranya persetujuan atas perubahan susunan Direksi dan pembagian dividen untuk pemegang saham sebesar Rp 551,7 miliar atau 50 persen dari keuntungan setelah penyesuaian.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, tahun ini, Rapat kembali menyetujui penggunaan 50 persen dari keuntungan setelah penyesuaian, untuk dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham.

Keputusan perseroan untuk memberikan dividen merupakan wujud apresiasi kepada pemegang saham yang telah mendukung perusahaan untuk dapat terus tumbuh dan berkembang hingga saat iniTotal dividen ini kurang lebih sebesar Rp 551,7 miliar yang setara dengan Rp 42 per saham.

Sisa dari keuntungan lainnya akan kami pergunakan sebagai Alokasi Cadangan Umum sebesar Rp 100 juta dan selebihnya dicatat dalam Saldo Laba Ditahan untuk mendukung pengembangan usaha Perseroan. (bw)

Ganjar Pranowo Datangi Ponpes Putri, Tekankan Pentingnya Perjuangan Ibu

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bakal Calon Presiden (Bacapres) Republik Indonesia (RI) dari PDI-Perjuangan, Ganjar Pranowo, menghadiri silaturahmi dan halal bihalal di Pondok Pesantren (Ponpes) Putri An-Nuriyah di kawasan Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur/Jatim, Sabtu (6/5).

Di hadapan ratusan Nyai dan Ning se-Jatim, Ganjar Pranowo, lebih banyak berbagi cerita tentang program-program dan keberhasilannya dalam membangun dan memajukan Provinsi Jawa Tengah/Jateng yang ia pimpin.

Kedatangan Bacapres RI, Ganjar Pranowo, di Ponpes Putri An-Nuriyah Surabaya didampingi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan disambut meriah ratusan Nyai dan Ning se-Jatim yang tergabung dalam Himpunan Santri Nusantara (HSN) Jatim.

Mereka berebut bersalaman dengan Ganjar Pranowo yang juga Gubernur Jateng tersebut. Pengasuh Ponpes Putri An-Nuriyah Surabaya, Nyai Ainur Rohmah, yang menyambut langsung, juga mengalungkan sorban berwarna putih kepada Ganjar.

Sorban putih tersebut sebagai hadiah khusus kepada Ganjar, karena keduanya sempat bertemu di Makkah, Arab Saudi, saat tengah menjalankan ibadah umrah pada Januari 2023.

Bakal Calon Presiden (Bacapres) Republik Indonesia (RI) dari PDI-Perjuangan, Ganjar Pranowo, menghadiri silaturahmi dan halal bihalal di Pondok Pesantren (Ponpes) Putri An-Nuriyah di kawasan Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur/Jatim, Sabtu (6/5). (foto/red)

Ganjar Pranowo, lebih banyak bercerita tentang program-program dan keberhasilannya dalam membangun dan memajukan Jateng di hadapan Ibu-ibu yang hadir. Mulai dari menurunnya angka stunting di Jateng, pemanfaatan zakat, beberapa kebijakan yang selama ini dijalankan selama menjadi Gubernur Jateng, hingga perjuangan Ibu-ibu dalam mencari nafkah bagi keluarganya.

“Saya waktu SD diajari orang tua bagaimana cara mandi, diajari sopan santun, diajari wakaf, sampai bagaimana izin ke guru di kelas waktu mau buang air kecil di kamar mandi. Termasuk dalam menjaga adab dan sopan santun kepada orang tua,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ning Elly, Putri Nyai Ainur Rohmah, yang juga Penanggung Jawab Ponpes Putri An-Nuriyah Surabaya, menyampaikan kedatangan Capres Ganjar Pranowo, ini selain menjaga silaturahmi juga dimanfaatkan ratusan Nyai dan Ning se-Jatim untuk melakukan doa bersama.

“Ibu-ibu di sini berharap Ganjar Pranowo, terpilih menjadi Presiden RI pada 2024-2029 mendatang. Mereka beralasan banyak program yang sudah dijalankan dan berhasil serta bisa dinikmati masyarakat. Hal itu terbukti selama beliau menjabat sebagai Gubernur Jateng sampai sekarang,” pungkasnya. (red)

Ditemukan Luka-luka, Pelaku Pembunuhan Buruh Perkebunan di Banyuwangi Ditangkap

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Tiga hari kabur,pelaku pembunuhan  buruh Perkebunan Kalitlepak, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi berhasil ditangkap, Sabtu (6/5) siang. Pelaku disergap Tim Buser Polresta Banyuwangi di tempat persembunyiannya, tak jauh dari lokasi kejadian.

Pelaku yang berinsial S (51), ternyata tetangga korban. Bahkan, ikut bekerja bersama korban. ” Pelaku kita temukan bersembunyi di kebun tebu, tak jauh dari lokasi,” kata Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja.

Saat disergap, pelaku hanya bisa pasrah. Yang mengagetkan, pelaku ditemukan dalam kondisi terluka di bagian perut. Bahkan,  ususnya terburai. Namun, dalam kondisi selamat. Pelaku kemudian dirujuk ke RSUD Blambangan,Banyuwangi.

“Luka itu diduga saat pelaku kabur. Kami masih dalami,” jelasnya. Diberitakan sebelumnya, dua buruh perkebunan diserang orang tak dikenal, Kamis (4/5/2023) pagi. Akibat kejadian ini, satu orang tewas, satu lagi luka-luka. Usai menyerang korban, pelaku langsung kabur.

Korban tewas bernama Bibit Prasetyo (56), warga Dusun Sumbermanggis, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung. Sedangkan korban selamat bernama Slamet (40), yang juga warga setempat. Polisi masih mendalami motif pembunuhan tersebut.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti tiga sepeda motor dan senjata tajam. Sebelum insiden berdarah ini, kedua korban dan pelaku bekerja sebagai buruh perkebunan. (udi)