Bahan 3D Lace dan Payet, Koleksi Baru Busana Muslim Lebaran 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menjelang Idul Fitri (Lebaran) 2023, sejumlah brand di Indonesia berlomba-lomba meluncurkan produk terbaru mereka untuk menarik pelanggan setianya. Tak terkecuali bagi DS Modest yang khusus menambah koleksi terbaru busana muslim untuk lebaran 2023.

CEO DS Modest, Annisa Rahma Herdyana, mengatakan, koleksi terbaru busana muslim untuk Lebaran nanti bertajuk Effortless Glam. Ia menampilkan detail bahan 3D lace, texture, payet dan beads exclusive sebagai highlight dalam koleksi ini untuk menghadirkan kesan mewah dan glamor dalam menyambut kemeriahan Ramadan dan Idul Fitri tahun ini.

Keunggulan dari produk DS Modest adalah bahan 3D lace dan payet dengan jahitan tangan serta menggunakan bahan premium. Ini pertama kali kami menampilkan koleksi terbaru, setelah sebelumnya ditampilkan di Indonesia Fashion Week 2023.

‘’Kami selalu keluarkan koleksi terbaru di setiap kuartal. Apalagi menyambut Ramadan dan Lebaran, produk DS Modest selalu ditunggu konsumen,” ujar Annisa ditemui usai acara DS Raya 2023 Collection Launch di Grand Ballroom Sheraton Hotel Surabaya, Sabtu (15/4).

Sementara, karakteristik warna dari koleksi Effortless Glam mengambil warna-warna signature dari koleksi Raya yang sebelumnya. Koleksi ini merupakan kombinasi antara selera pelanggan DS Modest dan palet warna Core Classics dari tren warna Spring/Summer 2023.

Seperti vanilla cream, leek green, macchiato, dan gray lilac. Koleksi busana ini terdiri dari dua label, yaitu black label dengan harga mulai dari Rp 600.000 dan gold label dengan harga mulai dari Rp 1,5 jutaan.

“Koleksi baru tersebut bisa didapatkan melalui offline store DS Modest di Uptown Mall BSB Semarang, Karita di Yogyakarta, Purwokerto, Surabaya, dan Malang. Kemudian, store Al-Fath di Yogyakarta, Solo, Semarang, Jepara, dan Jakarta serta store Annisa di Yogyakarta,” jelas Annisa.

DS Modest sendiri merupakan brand modest wear di bawah naungan Margaria Group yang bergerak di bidang ritel dengan produk pakaian, aksesoris, dan perlengkapan ibadah. Dikenal sebagai pionir alat ibadah travel bersertifikat MURI, produk DS Modest kini dapat ditemukan di 19 outlet yang tersebar di seluruh Pulau Jawa.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Marketing and Kreatif Margaria Group, Alfita Hapsari mengatakan, dalam menyambut Ramadan dan Idul Fitri 2023, sejalan dengan komitmen Margaria Group untuk mendukung pertumbuhan DS Modest sebagai jenama yang diakui secara nasional, dimulai dengan partisipasi pertamanya di Indonesia Fashion Week 2023 dan pembukaan flagship store di Semarang dan Jakarta.

“Even di Surabaya ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness dan memantapkan positioning DS Modest di industri fashion muslim Indonesia. Selain itu, kami ingin konsumen mendapat value karena memang fokus kita di 2023 dan 2024 adalah even-even untuk mendekatkan diri ke konsumen, serta sharing ilmu,” ungkapnya.

Terkait tren mode busana muslim saat ini, Alfita menjelaskan, lebih ke arah simple, namun tampak mewah dan tidak berlebihan. Sehingga, bisa dipakai di segala aktivitas. “Dengan warna netral dan yang terpenting tidak menerawang dan tidak membentuk tubuh pemakainya,” jelasnya.

Selain peluncuran koleksi Effortless Glam, acara ini juga menghadirkan dermatologist Surabaya Skin Centre, dr Irmadita Citrashanty, SpKK(K), FINSDV yang membawakan talkshow bertemakan “Your Health is Your Greatest Wealth”.

Tema mindfulness dan kesehatan mental memang menjadi fokus dari DS Modest yang berusaha diwujudkan dalam setiap kegiatan aktivasinya. (red)

FK Unair Gelar Dokter Mengaji, Menghafal 30 Juz dalam Tiga Jam

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ratusan dokter dan 40 Hafiz dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya menggelar Dokter Mengaji. Para dokter dan hafiz menghafal ayat-ayat suci Alqur’an hingga 30 juz dalam tiga jam.

Selain memperingati Nuzulul Qur’an di akhir Bulan Suci Ramadan, Dokter Mengaji ini juga bisa menjadi wadah berdakwah bagi mahasiswa kedokteran. Untuk kali pertama, FK Unair menggelar khataman Alqur’an bertajuk Dokter Mengaji yang digelar di tempat terbuka, di Halaman FK Unair Surabaya.

Disela-sela kesibukannya mengobati pasien, ratusan dokter dan 40 hafiz dari FK Unair masih menyempatkan diri untuk membaca dan menghafal ayat-ayat suci Alqur’an hingga 30 juz dalam tiga jam.

Para dokter bergantian menghafal ayat-ayat suci Alqur’an, dan bersamaan membaca ayat-ayat Alqur’an pada juz tertentu. Salah satu hafiz Alqur’an yang juga mahasiswa FK Unair, Bilal Baharuddin Baihaqi, mengatakan, kegiatan ini menjadi pengalaman pertama mengikuti khataman Alqur’an yang digelar di tempat terbuka.

FK Unair Gelar Dokter Mengaji, menghafal 30 Juz dalam tiga Jam. (foto/red)

“Selain berharap untuk mendapatkan pahala di bulan suci ramadan, kegiatan ini juga sekaligus bisa menjadi wadah untuk berdakwah bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa kedokteran,” kata Bilal, yang juga Ketua Organisasi Mahasiswa Keislaman FK Unair, ditemui di sela-sela kegiatan Dokter Mengaji di Halaman FK Unair, Minggu (16/4).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Dokter Mengaji FK Unair, dr Asra Alfauzi, mengatakan, mahasiswa kedokteran Unair ini sengaja diajak untuk mengisi waktu dan memaksimalkan ibadah pada bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Sehingga, selain bisa mendapatkan pahala di bulan suci ramadan juga diharapkan semakin banyak penghafal alquran dari FK Unair. Program Dokter Mengaji ini sebagai wadah bagi para mahasiswa kedokteran untuk mengajarkan amalan agama Islam.

‘’Meskipun, para dokter disibukkan dengan tugas memeriksa dan mengobati pasien, mereka tetap bisa menghafal ayat-ayat suci alquran,” ujarnya. Dokter Mengaji ini merupakan rangkaian dari Program Ramadan FK Unair di tahun 2023.

Ke depan, diharapkan kegiatan ini bisa digelar secara rutin setiap bulan Ramadan, setelah dua tahun sebelumnya kegiatan Program Ramadan tidak bisa digelar karena pandemi Covid-19. (red)

Kurma Jallab, Minuman Arab yang Cocok untuk Berbuka Puasa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Berasal dari Timur Tengah dengan bahan dasar buah kurma dan kacang almond, minuman Kurma Jallab sangat pas untuk dinikmati waktu berbuka puasa. “Berbukalah dengan yang manis, dari situlah menu Kurma Jallab ini kami ciptakan. Selain manis buah kurma, ada rasa gurih yang berasal dari kacang almond,” kata Food & Beverage Manager Hotel Swiss-Belinn Airport Surabaya, Andrian Wahyu Rimawan Sabtu (15/4).

Populer di negara Timur Tengah seperti, Palestina, Lebanon, Syria dan negara bagian lainnya, Jallab adalah menu minuman yang segar terbuat dari sari buah kurma, anggur, air dan ditaburi berbagai macam kacang-kacangan.

“Disini kami kreasikan lebih menarik lagi dengan cara mencampurkan semua bahan menggunakan mesin blender yaitu kurma yang sudah dipotong kecil-kecil, kacang almond yang sudah diremukkan, susu segar, sirup kurma dan es batu secara bersamaan”, terang Indah, sebagai bartender Hotel Swiss-Belinn Airport Surabaya.

Semua bahan yang sudah diblender  tadi dipindahkan kedalam gelas dan ditambahkan es batu serta ditaburi potongan kurma dan kacang almond dibagian atasnya sebagai garnish hingga membuat minuman Kurma Jallab semakin enak dan menggugah selera.

Bukan hanya segar, enak dan gurih, Kurma Jallab pastinya memberikan manfaat lain yang baik untuk tubuh karena kandungan nutrisi yang terdapat dalam buah kurma yang bisa membantu menjaga metabolisme sistem pencernaan tubuh, mengontrol kadar gula dan tekanan darah.

Belum lagi kacang almond yang bisa menyehatkan jantung, menjaga kesehatan tulang dan memiliki protein yang baik untuk menjaga berat badan. Selama bulan maret 2023 ini, menu Kurma Jallab laris manis banyak dipesan oleh tamu Hotel Swiss-Belinn Airport Surabaya.

“Mantap banget rasanya, gurih dan manis, selain segar disajikan dingin-dingin, Kurma Jallab juga cukup mengenyangkan, heheheh…saya suka,” jawab Perwita, seorang tamu yang telah memesan menu Kurma Jallab.

Hanya seharga Rp 38.000,- net per porsi bisa menikmati nikmatnya minuman Kurma Jallab. Selain itu kamu juga bisa mencoba resep spesial lainnya yakni ada menu minuman You’re The Reason, Get Well Green, Blueberrry Coffee, Telang Tea Squash, Es Buko Pandan dan pilihan makanan ada Nasi Goreng Cumi, Matador alias Martabak Tabok Molor dan Caramalized Crispy Chicken & Beef di BaReLo Restaurant Hotel Swiss-Belinn Airport Surabaya, Jalan Raya Juanda KM 1,88. (bw)

Bangun Cita-cita, Ramadan Menyatukan Tekad Setya Kita Pancasila DPW Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Patut disyukuri, nilai-nilai luhur yang terkandung dalam dasar negara RI Pancasila, terus digelorakan berbagai komponen dan elemen anak bangsa dalam berbagai bentuk organisasi yang mencanangkan diri setia cita-cita Pancasila dan UUD 45.

Sebagai sebuah organisasi massa yang dengan kesadaran penuh memilih Pancasila dan UUD 45 sebagai landasan dasar perjuangannya, Setya Kita Pancasila atau yang biasa disingkat dengan SKP pun siap berkontribusi membangun bangsa dan mewujudkan Indonesia yang lebih tangguh.

Hal ini dipertegas dengan tekad seluruh fungsionarisnya yang menjadikan sisa waktu di penghujung ramadan tahun ini sebagai momentum untuk melakukan konsolidasi internal guna menjalankan berbagai ide, gagasan dan program meningkatan kecintaan terhadap Pancasila secara nyata.

“Ramadan ini menjadi momen penting bagi SKP DPW Jawa Timur/Jatim khususnya untuk melakukan berbagai konsolidasi internal maupun dengan semua pihak terkait agar niat perjuangan membangun  negeri yang kami tempuh ini, dimudahkan,” kata Ketua SKP Dewan Pimpinan Wilayah Jatim, Hanafie Moerid, disela kesibukannya bersama jajaran fungsionaris SKP saat membagikan bingkisan sembako dan takjil buka puasa kepada kaum dhuafa dan beberapa panti asuhan baru baru ini.

Atas kesadaran jajaran pengurus dan fungsionaris SKP DPW Jatim, kegiatan bhakti sosial pada akhir Ramadan tersebut berjalan lancar. Dimana dana yang terkumpul dari donasi fungsionaris, simpatisan dan beberapa pengusaha sahabat SKP DPW Jatim ini dapat diwujudkan dalam bentuk takjil dan paket sembako untuk kaum dhuafa.

Saat ini jajaran fungsioaris DPW SKP Jatim sedang mempersiapkan deklarasi pengukuhan dewan pengurus yang direncanakan segera dapat terlaksana dalam waktu dekat ini. “Kami merasa terpanggil untuk segera mengaktifkan kepengurusan SKP Dewan Pimpinan Wilayah Jatim dan sekaligus mendeklarasikannya dalam waktu dekat ini.

Sehingga, bisa mempercepat kiprah dan perjuangan  kami berkontribusi nyata sebagai elemen anak bangsa berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila,”,sambung Antony,  Pembina SKP DPW Jatim yang dalam kesehariannya   berprofesi sebagai seorang pengacara.

Sesuai namanya, Setya Kita Pancasila merupakan sebuah organisasi massa pendukung nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam kelima sila Pancasila. Organisasi ini didirikan pada tanggal 2020 silam di Jakarta. Saat ini, Dewan Pimpinan Pusat SKP dipimpin Andreas PV Sumual selaku Ketua Umum.

Adreas merupakan seorang aktivis dibidang  perjuangan kebangsaan yang telah banyak malang melintang dalam kiprahnya meggelorakan semangat Pancasila dan membumikannya melalui berbagai aktivitas organisasi selama ini di berbagai wilayah Indonesia.

Sebagai sebuah organisasi massa bersifat mandiri, terbuka, demokratis dan nasionalis religius, Setya Kita Pancasila tidak membedakan suku, agama, ras, golongan, status sosial dan jenis kelamin. Organisasi ini bertekad untuk selalu mengajak masyarakat luas menjadikan Pancasila sebagai landasan berpikir, bertindak berperilaku positif dan bermartabat secara berkelanjutan. (bw)

Kaya Nutrisi, Minuman Buah Nanas di Aston inn Jemursari

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Selain kaya nutrisi, buah nanas juga dikenal mengandung antioksidan yang dapat menangkal efek buruk radikal bebas dan mengurangi peradangan di dalam tubuh. Selain rasanya yang segar dan bisa dinikmati di segala suasana, buah yang sangat mudah dijumpai terutama di daerah tropis ini sangat bermanfaat mencegah kolesterol tinggi dan mampu menurunkan risiko terjadinya serangan jantung.

Adalah Aston inn Jemursari, Smart Hotel Pertama di Jawa Timur memperkenalkan menu terbaru di Saffron Restaurant dan Juliet Rose Sky Lounge yakni Tropical Freeze dimana menggunakan bahan yang terdiri dari buah nanas segar, perasan jeruk nipis dan sirup melon.

Dimana metode pembuatannya dengan mengiris buah nanas menjadi bentuk dadu atau dice lalu di masukkan ke dalam blender dengan dilarutkan menggunakan air mineral. Lalu setelah buah nanas sudah menjadi cair, dimasukkan kedalam shaker beserta bahan campuran yang lain.

Seperti perasan jeruk nipis, dan juga sirup melon kemudian dikocok sampai semua bahan larut lalu dituangkan kedalam buah nanas utuh yang sudah dibentuk sedemikian rupa menyerupai sebuah gelas. Untuk menikmati minuman yang unik dan segar ini, pengunjung cukup membayar Rp 27,000 nett per sajian mulai April sampai Juli di Aston inn Jemursari.

Mengingat musim yang tidak menentu, dan sebentar lagi akan memasuki  kemarau panjang, Kami sengaja ingin menyajikan minuman sehat dan nikmat namun disajikan dengan cara yang unik dengan menggunakan gelas yang terbuat dari buah nanas utuh.

‘’Selain rasanya yang segar, Kami berharap bahwa sajian minuman ini bisa menjadi menu pilihan favorit untuk keluarga sambil menikmati pemandangan matahari terbenam di Juliet Rose Sky Lounge,” kata Food & Beverage Supervisor Aston inn Jemursari, Derik Irawan, di Surabaya Sabtu (15/4).

Ini pertama kalinya saya menikmati sebuah menu minuman dengan menggunakan buah nanas yang dibentuk seperti gelas. Selain rasanya yang segar, minuman ini saya percaya mempunyai banyak manfaat untuk tubuh terutama di musim seperti saat ini.

‘’Terlebih, harganya sangat terjangkau ditambah sajian pemandangan kota Surabaya yang memikat. Sangat cocok untuk dinikmati dalam kondisi apapun,” ujar Natasha Salsabila Javy, salah satu pengunjung di Juliet Rose Sky Lounge. (bw)

Sinergi Media dan Korporasi Bantu Tiga Panti Asuhan dan Yatim Piatu di Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis (KWEB) Surabaya bersinergi dengan sejumlah korporasi kembali mengadakan kegiatan sosial. Kali ini dengan menyalurkan bantuan operasional tiga Pengurus Panti Asuhan dan uang saku 125 anak yatim piatu dan duafa di tiga panti asuhan di Surabaya.

Ketiga panti tersebut yakni di Panti Asuhan Cahaya Insani Jalan Gubeng Kertajaya 3 No 3, Panti Asuhan Al Iksan di Jalan Simo Sidomulyo 5/26 dan Panti Asuhan Darul Aitam Jalan Raya Menganti Golongan 1, Babatan Wiyung pada Sabtu 15 April 2023.

Bantuan yang diberikan berupa aneka kebutuhan pokok seperti beras, minyak, susu, sarden, gula, mie instan, minuman, sosis dan kopi. Selain bantuan paket sembako kepada pengurus panti asuhan, juga uang saku kepada anak yatim piatu dan duafa dan bantuan dana ke tiga pengurus panti asuhan tersebut.

Kegiatan Gebyar Amal Ramadan KWEB kali ini didukung donatur dari sejumlah korporasi. Seperti Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Smartfren, Kliring Berjangka Indonesia (KBI), Pertamina Gas Negara (PGN), Pertamina Patra Niaga Jatim Balinus, PLN, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia.

Juga Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (pengelola donasi konsumen Alfamidi), Japva, Hisana Fried Chicken dan Patra Raya. Ketua Pelaksana “Gebyar Amal Ramadan Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya 1444 Hijriyah” Harry Prasodjo, mengatakan, kegiatan rutin tahunan ini merupakan bentuk kepedulian media kepada lingkungan sekitar.

Dengan relasi sejumlah korporasi yang dimiliki, mengajak serta perusahaan peduli dan membantu dengan menyalurkan donasi kepada anak panti secara bersama. Ini kegiatan regular tiap tahun sebagai bentuk kepedulian para jurnalis terhadap lingkungan sekitar.

”Khususnya anak yatim piatu yang ada di sejumlah panti asuhan. Harapannya semangat berbagi ini bisa berkelanjutan pada tahun mendatang dengan jumlah yang lebih besar,” kata Harry Prasodjo.

Ketua Pelaksana “Gebyar Amal Ramadan Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya 1444 Hijriyah” Harry Prasodjo (kanan) dan Ketua Panti Asuhan Darul Aitam, Krisbanu (kiri). (foto/ist)

Perwakilan Panti Asuhan Cahaya Insani, Husniati, mengaku, sangat senang dan bersyukur dengan kegiatan yang dilakukan Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya. Tahun ini yang kedua bagi Panti Asuhan Cahaya Insani. Ada 35-an anak panti di sini.

‘’Dari yang terkecil usia 4 tahun sampai kelas II SMK yang tinggal di panti. Kegiatan di panti asuhan ini komplit mulai mengaji hingga kegiatan ekstra seperti menjahit dan computer. Terbanyak sekitar 70 persen yatim piatu, sisanya duafa,” kata Husniati.

Sementara, Ketua Ponpes dan Panti Asuhan Al Ikhsan Muhaimin mengatakan, di bulan ramadan yang berkah ini, bantuan dari Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis pastinya sangat membantu. Meski pandemi sudah melandai, panti asuhan membutuhkan biaya yang lumayan besar.

“Saya senang teman-teman media tetap menjalin silaturahmi dengan bentuk bingkisan dan bantuan kepada pengurus dan anak-anak panti asuhan. Mudah-mudahan tetap eksis dan istiqomah dengan kegiatan berbagi ini,” jelasnya.

Ketua Panti Asuhan Darul Aitam, Krisbanu, berterimakasih atas kepedulian komunitas media terhadap keberadaan anak yatim piatu. “Anak yatim piatu di sini memang tidak menginap, namun bertempat tinggal di rumah masing-masing. Sebanyak 75 anak yatim piatu yang kita koordinasi untuk jenjang pendidikan SD sampai SMU,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris LPS, Dimas Yuliharto, mengatakan, sangat mendukung kegiatan sosial yang diselenggarakan komunitas wartawan ekonomi bisnis Surabaya yakni kegiatan berbagi kepada sejumlah panti asuhan di Kota Surabaya. Ia berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“LPS mendukung kegiatan sosial seperti ini dan kami sangat mengapresiasi inisiasi teman-teman media yang selama ini menjalani rutinitas sebagai jurnalis tapi tetap peduli dengan sesama dalam bentuk bantuan kepada Yayasan Panti Asuhan juga anak-anak yatim piatu,” kata Dimas Yuliharto.

Edi Arnawiria, General Manager Sales and Operation Region III PT PGN Tbk mengatakan, pihaknya, menyambut baik gagasan rekan rekan media yang tergabung dalam komunitas wartawan ekonomi bisnis dengan kegiatan kemanusiaan seperti ini.

‘’Jadi tidak hanya mencari dan mengejar berita saja tetapi juga aksi sosial kemanusiaan. Hebatnya lagi, ini digelar rutin setiap Ramadan dan tahun ke empat. Semoga amanah dan bermanfaat,”  ujarnya.

Regional Corporate Affairs Manager CCEP Indonesia Armytanti Hanum Kasmito, mengapresiasi kegiatan kolaboratif bersama komunitas jurnalis dalam menumbuhkan kepedulian sosial pada sesama tersebut.

“Ramadan merupakan bulan yang melambangkan belas kasih, pengampunan, berkah, dan berbagi dan kami percaya akan pentingnya memberi kembali kepada masyarakat. Di CCEP Indonesia, kami berkomitmen untuk menciptakan perbedaan positif, baik di tempat kerja maupun komunitas lokal di area operasional bisnis kami,” kata dia.

Direktur Utama PT PatraRaya, H Moch Subandi, berharap, apa yang dilakukan Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya (WEB) ini bisa bermanfaat bagi Panti Asuhan saat dibulan Ramadan. Semoga apa yang diberikan oleh Komunitas WEB ini bisa bermanfaat dan memberikan semangat bagi anak-anak yatim piatu dan terkhususnya bagi para pengurus panti asuhan.

‘’Kedepannya, komunitas WEB tetap bisa melanjutkan kegiatan bantuan sosial seperti ini dan juga bisa merambah ke panti asuhan lainnya,” jelasnya. Lasiran General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Timur mengatakan merupakan komitmen PLN dapat ikut terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya dalam bulan Ramadhan 1444 H.

“Pada awal Ramadan kami menggalang donasi dari pegawai untuk sambung listrik gratis masyarakat tidak mampu di Jawa Timur sebanyak 357 KK. Lalu ada pula program tambah daya gratis untuk rumah ibadah melalui donasi pegawai pula sebanyak 254 masjid dan musholla tersebar di Jawa Timur,” jelasnya.

Ales Shella Hadysara, ROBM Manager mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga dengan digelarnya kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman wartawan ekonomi bisnis Surabaya.

“Smartfren sebagai salahsatu operator di Indonesia akan selalu support kegiatan sosial semacam ini. Semoga kedepan Smartfren akan selalu turut hadir dalam kegiatan yang digelar oleh teman-teman wartawan,” ujarnya. (bw)

Arus Mudik semakin Padat di Pelabuhan Ketapang, Kendaraan Antre 2 Jam 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Gelombang arus mudik menuju Bali dan sebaliknya di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi semakin padat. Bahkan, sempat terjadi antrean di pelabuhan, Sabtu (15/4) dini hari. Kendaraan harus antre hingga 2 jam untuk bisa masuk kapal.

Lonjakan kendaraan ini didominasi bus umum dan kendaraan logistik. Antrean mulai terjadi pada malam hingga dini hari. Sedangkan menjelang siang, arus kendaraan yang menyeberang ke Bali relatif normal.

Akibat antrean, seluruh kantung parkir pelabuhan dipenuhi kendaraan. Bahkan, meluber ke jalan raya. “Saya menunggu sudah 2 jam, mengantre dari loket depan mulai pukul 00.00 WIB. Ini masih sabar menunggu,” kata Hadi Purnomo, salah satu pengemudi truk logistik.

Pria asal Surabaya ini setiap minggu menyeberang ke Bali untuk mengirim aneka logistik. Menurutnya, lonjakan kendaraan dari Jawa ke Bali sudah terasa seminggu terakhir. Mendekati Lebaran, kondisinya makin padat. ” Ini memang fenomena rutin ketika mau Lebaran dan akhir tahun,” kata Hadi.

Antrean di Pelabuhan Ketapang juga dipicu lonjakan kendaraan dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Sehingga, bongkar muat kendaraan bergantian dengan kapal yang datang dari Bali. “Dari Gilimanuk infonya juga macer,” kata Samsul, penumpang bus asal Probolinggo, Jawa Timur/Jatim.

Kepadatan kendaraan ini mulai mengalir sejak Jumat (14/4) malam. Terus berlanjut hingga Sabtu (15/4/2023) dini hari. “Yang Kamis (13/4) malam juga antre, baru normal Jumat pagi,” kata Abdullah, pengurus angkutan tronton di Pelabuhan Ketapang.

Lonjakan kendaraan dari Jawa ke Bali dan sebaliknya ini diprediksi akan terus berlanjut hingga H-1 Lebaran. Bedanya, kendaraan ke Bali akan didominasi mobil pribadi. Mereka adalah wisatawan domestik yang akan berlibur panjang Lebaran di Pulau Dewata.

Versi PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang – Gilimanuk, lonjakan penumpang selama musim arus mudik dan libur Lebaran akan meningkat hingga 35 persen. (udi)

Jaga Pemudik KA, Daop 8 Surabaya Terjunkan 470 Petugas Keamanan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya menyiagakan sebanyak 470 petugas keamanan gabungan untuk pengamanan selama arus mudik dan balik lebaran 2023. Petugas keamanan gabungan tersebut akan bersiaga di area stasiun, di atas kereta api, hingga melaksanakan patroli keliling sepanjang lintas jalur kereta api yang rawan kejahatan.

Anjing pelacak juga diterjunkan untuk menyisir area stasiun hingga barang bawaan penumpang kereta api. Sebanyak 470 petugas keamanan gabungan ini mulai diterjunkan, setelah mengikuti apel gelar pasukan angkutan lebaran 2023 di halaman Kantor Daop 8 Surabaya, Jumat (14/4).

Apel gelar pasukan yang dipimpin Deputy Executive Vice President (EVP) Daop 8 Surabaya, Mariyanto, ini menandai hari pertama dilaksanakannya masa posko angkutan lebaran KAI dalam rangka melayani pemudik yang menggunakan moda angkutan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan pada masa angkutan lebaran 2023, KAI menetapkan masa angkutan lebaran selama 19 hari mulai 14 April hingga 2 Mei 2023.

Jaga pemudik KA, Daop 8 Surabaya terjunkan 470 petugas keamanan. (foto/red)

Sebanyak 470 personel gabungan terdiri dari Polsuska, Security serta TNI dan Polri yang akan disiagakan mulai dari area stasiun, di atas kereta api, hingga melaksanakan patroli keliling sepanjang lintas jalur kereta api yang rawan kejahatan.

“KAI juga menambah petugas prasarana, meliputi petugas penjaga jalan lintas (PJL) sebanyak 60 orang, dan petugas pemeriksa jalur (PPJ) sebanyak 38 orang,” kata Luqman, ditemui usai mengikuti apel gelar pasukan angkutan lebaran 2023 di Halaman Kantor Daop 8 Surabaya.

Para petugas akan melakukan pengecekan secara berkala terhadap titik yang memiliki potensi rawan bencana, proaktif dalam penyelesaian potensi bahaya, memastikan ketersediaan dan keandalan dari seluruh perangkat penanganan kondisi darurat, serta meningkatkan penjagaan di perlintasan liar dengan berkoordinasi aktif, serta mengoptimalkan seluruh stakeholders termasuk masyarakat sekitar.

“Selain itu, KAI telah memastikan keandalan sarana dan prasarana bersama Kementerian Perhubungan, serta melakukan ramp check atau pemeriksaan kelaikan dan kesiapoperasian lokomotif dan kereta untuk memastikan kereta api dalam kondisi prima,” ungkapnya.

Ada sebanyak 62 lokomotif dan 1.044 kereta yang siap dioperasikan guna memberikan layanan terbaik bagi para pemudik tahun ini. (red)

Momen Ramadhan, Pesanan Kerajinan Peci Bambu di Banyuwangi Meningkat 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) –  Momen Ramadhan dan mendekati Lebaran membawa berkah bagi perajin songkok berbahan bambu di Banyuwangi. Pesanannya meningkat. Hal ini adalah fenomena rutin tahunan.

Songkok bambu buatan warga Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari ini banyak dipesan dari luar daerah. Mulai Surabaya, Semarang hingga Aceh. Meningkatnya pesanan songkok ini mulai terjadi sejak awal Ramadhan. Rata-rata, pesanan ke luar daerah minimal 1 kodi.

Isinya 20 biji songkok per kodi. “Sampai sekarang tembus hingga 20 kodi. Kebanyakan ke Aceh,” kata perajin songkok Blbambu Gintangan, Samlawi Hadisuparnato, Kamis (13/4) siang. Jika dirata-rata, peningkatan pesanan ini tembus hingga 80 persen.

Kondisi normal, pesanan rata-rata hanya 3-4 kodi. Fenomena ini menjadi berkah bagi para perajin. Sebab, proses pembuatannya melibatkan banyak perajin. Terutama, pembuat anyaman sebagai bahan dasar songkok.

Meski terjadi peningkatan pesanan, harga songkok bambu ini masih normal. Harganya dibanderol mulai Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per biji,  tergantung motifnya. Motif biasa per kodi dibanderol Rp 400.000 atau Rp25.000 per biji.

“Kalau motifnya agak susah, harganya Rp 35.000 – Rp 50.000 per bijinya,” jelasnya. Kerajinan songkok bambu buatannya ini mulai dikenal sejak 2017 lalu. Dia membuatnya sendiri. Dalam sehari, dia bisa memproduksi hingga 24 biji songkok. Songkok bambu ini sangat diminati lantaran unik. Pun nyaman saat digunakan.

Sebab, ada rongga dari anyaman bambu. Sehingga, tak membuat gerah. Modelnya juga modern. Layaknya songkok kain, songkok bambu ini juga dibuat dengan berbagai ukuran. Selain songkok, pihaknya juga membuat anyaman bambu untuk parsel. Menjelang Lebaran, permintaan tempat parsel ikut meningkat. (udi)

Mahasiswa ITS Rancang Konsep Permukiman Ramah Lingkungan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merancang konsep revitalisasi berbasis Smart Eco-Settlement. Mereka adalah Oki Cahya Saputra, Harits Mediptyan Indrastata dan Muhammad Rayhan Ramadhan yang tergabung dalam Tim GAGS.

Konsep rancangan tersebut untuk mewujudkan kota yang sehat dan layak huni bagi masyarakat serta ramah lingkungan, terutama di era pascapandemi Covid-19. Ketua Tim GAGS, Oki Cahya Saputra, mengatakan rancangan konsep revitalisasi tersebut dilakukan di Kampung Nelayan Kedung Cowek, Kelurahan Bulak, Surabaya.

Konsep tersebut merupakan desain tata permukiman yang memperhatikan kualitas lingkungan. Adapun kualitas lingkungan yang dimaksud tersebut mencakup kualitas air, tanah dan udara. “Konsep desain inovasi kami berupa kawasan permukiman yang bernama Gala Tirta Apsara,” jelas Oki.

Kawasan Gala Tirta Apsara, lanjut Oki, memiliki tujuan dalam menata permukiman di Kampung Nelayan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya agar tercipta pola kehidupan yang sehat dan bersih.

“Daerah permukiman yang tertata dan terstruktur menunjukkan daerah yang layak huni bagi masyarakat,” ungkap mahasiswa Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITS itu. Konsep dari Kawasan Gala Tirta Apsara tersebut menyediakan bangunan hijau seperti Green Building, Green Halte, Open Space di sekitar permukiman, dan sarana lainnya yang mampu menunjang kegiatan masyarakat setempat.

Konsep permukiman ramah lingkungan. (foto/humas ITS)

Selain itu, terdapat rancangan tempat pembuangan sampah (TPS) yang terpadu dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal yang terpusat. Sehingga, air limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan. Termasuk, rancangan Science Techno Park sebagai upaya dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu bersaing.

“Terdapat rancangan hunian vertikal sebagai salah satu opsi dalam mengatasi permasalahan kepadatan penduduk di daerah itu. Hunian vertikal tersebut menyediakan berbagai fasilitas dan utilitas yang tersedia serta memadai yang dinamakan Hunikal Apsara,” terangnya.

Kedung Cowek merupakan kawasan pesisir laut. Sehingga, dapat mengoptimalkan pengelolaan energi yang bersumber dari air laut menjadi energi listrik yang didistribusikan sebagai lampu penerangan jalan. “Dengan memanfaatkan air laut untuk pembangkit listrik, dapat menjadikan kawasan yang hemat energi,” tambahnya.

Disisi lain, Rancangan tersebut telah menorehkan prestasi. Yakni, berhasil meraih juara 1 Sayembara Rancang Kota dalam ajang Festival Kota Gadjah Mada 11.0 yang diselenggarakan Departemen Arsitektur dan Perencanaan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Maret 2023. (red)