Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih dan Cabai Semakin Pedas

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Imbas adanya cuaca buruk dan hujan dengan itensitas tinggi yang mengakibatkan banjir di sejumlah daerah di Jawa Timur/Jatim membuat petani bawang putih dan cabai banyak yang gagal panen. Hal ini membuat stok suplai bawang putih dan cabai menipis.

Imbasnya harga bawang putih dan cabai semakin melambung tinggi. Seperti yang terpantau di pasar tradisional Wonokromo Surabaya, Rabu (8/3). Di pasar legendaris kota Surabaya ini, harga bawang putih yang sebelumnya hanya Rp 26. 000 per kilogram, kini melonjak naik hingga Rp 40.000 per kilogram.

Namun, tidak demikian dengan bawang merah. Saat ini mengalami penurunan harga menjadi Rp 35.000 per kilogram, yang sebelumnya harganya Rp. 50.000 per kilogram. Sementara untuk harga cabai berbagai jenis di pasar Wonokromo mengalami kenaikan.

Untuk cabai rawit yang sebelumnya Rp 40.000 per kilogram, menjadi Rp 75.000 per kilogram. Sedangkan cabai besar dari Rp 20.000 per kilogram, naik menjadi Rp 30.000 per kilogram. Sementara untuk cabai keriting Rp 22.000 menjadi Rp 35.000.

Kenaikan harga bawang putih dan cabai ini menurut para pedagang karena disebabkan banyaknya petani yang mengalami gagal panen akibat cuaca buruk dengan hujan itensitas tinggi yang menjebabkan banjir.

Selain itu saat ini yang bertepatan dengan momen menjelang bulan puasa juga mempengaruhi harga dari bawang putih dan cabai. Bawang putih dan cabai harganya sekarang naik, dikarenakan banyak petani yang mengalami gagal panen akibat hujan deras dan banjir.

‘’Mendekati bulan puasa juga mempengaruhi kenaikan harga,” ungkap Rifai, Pedagang di Pasar Wonokromo Surabaya. Adanya kenaikan di sejumlah bahan pangan ini membuat pembeli di pasar Wonokromo Surabaya yang mayoritas ibu rumah tangga merasa keberatan dengan adanya kenaikan harga bawang putih dan cabai ini.

Pembeli berharap supaya pemerintah dapat menstabulkna kembali harga-harga di pasaran, sehingga tidak ada lagi kenaikan harga, terlebih saat ini akan mendekati bulan puasa. “Harapan saya supaya tidak ada lagi kenaikan harga, serba susah kalau harga pada naik, apalagi saat ini menjelang bulan puasa,” ujar Titik, Pembeli. (red)

Tingkatkan Pelayanan, Kantor Disdukcapil Gresik Pindah

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Pelayanan administrasi kependudukan  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik, kini pindah tempat. Lokasi semula berada di Jalan Wachid Hasyim, sekarang berpindah ke gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) yang satu area dengan berbagai kantor dibawah naungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Masyarakat yang ingin melakukan pengurusan adminduk bisa langsung mendatangi MPP yang berlokasi di Jalan Dr. Wahiddin Sudirohusodo 245 Kebomas. Kepala Dinas Dukcapil Gresik Muhammad Hari Syawaluddin memaparkan salah satu tujuan perpindahan kantor ini adalah untuk peningkatan pelayanan.

“Pelayanan adminduk sudah dibuka di gedung MPP, jadi masyarakat bisa langsung datang ke sini,” kata Hari Kadis Dukcapil Gresik, Selasa (7/3). Ia menjelaskan selain pelayanan di MPP, guna memudahkan layanan kepada masyarakat, pihaknya juga membuka layanan adminduk secara online melalui website poedak.gresikkab.go.id.

“Selain online, pelayanan adminduk juga bisa dilakukan di kantor desa/kelurahan dan kecamatan. Penyesuaian tempat ini sebagai langkah agar memudahkan masyarakat untuk dapat memperoleh layanan adminduk secara mudah dan cepat,” pungkasnya.

Pada tingkat desa/kelurahan, layanan adminduk telah dimudahkan dengan petugas yang siap membantu pengisian formulir dan kemudian mencetak domumen kependudukan. Seperti Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran atau kematian.

Begitupun di kecamatan yang dilengkapi dengan fasilitas rekam dan cetak KTP elektronik dan KTA, masyarakat bisa melakukan pencetakan dokumen tanpa harus ke kantor pusat. Hari Syawaluddin menyampaikan, Disdukcapil Gresik bakal menerapkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau yang lebih dikenal dengan Digital ID. IKD merupakan inovasi Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk digitalisasi dokumen kependudukan.

“Saat ini sudah  diperoleh 11 ribu orang yang sudah terdata Digital ID dari yang ditargetkan Ditjen Kependudukan sejumlah 246 ribu orang. Insha Allah target ini dapat dituntaskan pada akhir tahun 2023,” ungkapnya.

Untuk itu, agar lebih meningkatkan pelayanan, pihaknya juga akan melakukan jemput bola di sejumlah tempat keramaian. “Kami juga akan hadir di setiap event Pemkab Gresik untuk berikan pelayanan,” katanya. (dra)

Sinergi Penegakan Hukum, LPS dan Polri Gelar Sosialisasi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersinergi dan memperkuat komitmen dibidang penegakan hukum. Utamanya yang terkait dengan tindak pidana perbankan.

Terbaru, LPS-Polri menggelar sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) terkait fungsi, tugas dan wewenang LPS kepada jajaran kepolisian di wilayah hukum Jawa Timur/Jatim dan Bali Rabu (8/3). Adapun, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan bersama dengan aparat penegak hukum dari masing-masing wilayah yang berbeda di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini selain bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat, ini juga sebagai sarana untuk memperkuat kerja sama antara LPS dan Polri, terutama terkait dengan bidang penegakan hukum.

Kerja sama dalam bidang penegakan hukum sebagai bagian dari bentuk kerjasama LPS-Polri, di samping kerjasama lainnya di bidang tukar menukar informasi, pendidikan dan pelatihan tentunya akan sangat bermanfaat bagi bangsa kita.

‘’Penegakan hukum yang tepat tentunya akan memberikan deterrent effect atau efek jera serta memastikan terlaksananya fungsi LPS dalam memelihara stabilitas sistem perbankan,” ujar Direktur Group Litigasi LPS Arie Budiman, di Surabaya Rabu (8/3).

Arie menjelaskan, mengenai situasi dan kondisi pasca pandemi yang sudah membaik, dan juga pemerintah yang sudah menetapkan Undang Undang Pengembangan dan Penguatan Sistem Keuangan (UU PPSK).

“Dibidang perekonomian Pemerintah dan DPR telah mengantisipasi hal tersebut, di mana UU PPSK telah ditetapkan di bulan Januari 2023. Bagi LPS, kehadiran UU PPSK memberikan kewajiban baru yaitu penyelenggara program penjaminan polis asuransi, paling lambat 5 tahun sejak UU tersebut ditetapkan,” jelasnya.

Selain itu, LPS juga berwenang untuk melakukan persiapan lebih awal bersama OJK sejak bank dalam kondisi Bank dalam Penyehatan, pemilihan metode resolusi Bank Dalam Resolusi yang tidak hanya mempertimbangkan biaya paling rendah, dan juga perluasan opsi sumber pendanaan bagi LPS.

Pada kesempatan yang sama, Penyidik Madya Bareskrim Polri, Kombes(pol). Irfan Rifai menyatakan, kegiatan ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman antara LPS-Polri yang ditandatangani pada tahun 2019 silam.

Menurut dia, kegiatan semacam ini sangatlah bagus, terutama untuk menambah wawasan para penyidik Polri, terutama terkait dengan tindak pidana perbankan, seperti misalnya fraud yang sering menyebabkan bank gagal.

“Kegiatan semacam ini sangat bagus sekali, terutama untuk para penyidik Polri di Polda Jatim dan Bali. sehingga kedepannya dapat berkolaborasi dan bekerja sama untuk paling tidak bisa menekan agar kejadian sejenis tidak terulang dan untuk memproses bilamana ditemukan fraud di tempat lainnya,” ujarnya.

Sebagai informasi, sejak tahun 2005 hingga tahun 2022, secara total LPS telah melakukan likuidasi 117 BPR/BPRS, 1 bank umum dan menyelamatkan 1 bank umum. Bahwa sebagian besar bank yang dicabut izin usahanya terdapat unsur kejadian fraud atau indikasi tindak pidana perbankan yang perlu ditindaklanjuti oleh penegak hukum serta memberikan efek jera.

Kemudian dalam hal jumlah pembayaran klaim penjaminan simpanan, secara kumulatif sejak tahun 2005 hingga tahun 2022, nominal simpanan layak bayar yang dibayarkan oleh LPS sebanyak Rp 1,713 triliun atau 82,15 persen dari total simpanan pada bank yang dilikuidasi.

Cakupan penjaminan LPS sangat memadai di mana sebanyak 99,9 persen rekening simpanan di perbankan nasional telah dijamin oleh LPS, atau setara dengan kurang lebih 399.866.365 rekening. Adapun jumlah simpanan yang dijamin LPS saat ini adalah sebesar Rp 2 miliar per nasabah per bank. (bw)

UU PPSK Dukung BPR/BPRS Berperan Bagi Ekonomi Nasional

0

Semarang, (pawartajatim.com) – Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sistem Keuangan (UU PPSK) merupakan tonggak sejarah baru bagi perbankan Indonesia. Termasuk Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) untuk berkontribusi lebih besar lagi bagi perekonomian nasional.

“UU PPSK dapat menggali potensi yang belum dimanfaatkan atau untapped potential bagi BPR/BPRS untuk dapat berperan lebih besar lagi bagi perekonomian nasional, khususnya melalui ekonomi regional dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM,” kata Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan/LPS, Didik Madiyono, ketika berbicara dalam Seminar Nasional dan Rapat Koordinasi Nasional Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) di Semarang Selasa (7/3).

Menurut dia, ada beberapa hal mendasar untuk penggalian untapped potential BPR/BPRS, hal tersebut antara lain. Transformasi digital BPR/BPRS melalui pemanfaatan teknologi informasi. Kemudian peningkatan kapasitas bisnis melalui perluasan layanan intermediasi keuangan dan yang tidak kalah penting ialah, perluasan akses sumber pendanaan dan penyertaan modal kepada lembaga penunjang BPR/BPRS.

“Salah satu hal krusial adalah, pentingnya transformasi digital dan pemanfaatan IT bagi BPR/BPRS, dimana tidak lepas dari besarnya peluang untuk memanfaatkan momentum perkembangan ekonomi digital di Indonesia yang terus meningkat,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, hadirnya UU PPSK selain membuka pintu lebar bagi inovasi dalam desain produk BPR/BPRS, juga dapat mendorong kapasitas bisnis BPR/BPRS. Hal tersebut ditandai dengan, diperluasnya layanan intermediasi keuangan BPR/BPRS.

Seperti, diperbolehkannya BPR/BPRS untuk melakukan kegiatan penukaran valuta asing, lalu BPR/BPRS dapat melakukan transfer dana baik untuk kepentingannya maupun kepentingan nasabah, dan juga BPR kini dapat melakukan pengalihan piutang.

BPR/BPRS pun kini diperbolehkan untuk melakukan penawaran umum di bursa efek (IPO). Oleh sebab, dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa initial public offering (IPO) bank dapat mendorong peningkatan permodalan, profitabilitas, efisiensi, pendapatan, dan perbaikan good corporate governance (GCG).

“Kini BPR/BPRS juga dapat melakukan kerjasama dengan Bank Umum dalam penyaluran kredit UMKM dan dapat bekerjasama dalam pelayanan jasa keuangan dan perbankan lainnya. Sehingga dengan adanya UU PPSK ini, BPR/BPRS dapat memenuhi kebutuhan nasabah secara lebih komprehensif, dan peran pentingnya dalam menopang UMKM semakin besar untuk turut memajukan perekonomian nasional,” ujarnya.

Selanjutnya, BPR/BPRS pun perlu untuk terus mendorong literasi dan inklusi keuangan, khususnya di daerah. Oleh sebab, keberadaan BPR/BPRS di seluruh penjuru Indonesia ini dapat menjadi salah satu tools untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

Sektor keuangan termasuk industri perbankan merupakan salah satu sektor terpenting dalam perekonomian. Berdasarkan jumlahnya, BPR/BPRS merupakan lembaga keuangan terbanyak yang ada di Indonesia dengan total mencapai 1.442 per November 2022.

Jumlah ini mencakup sekitar 53 persen dari total lembaga keuangan yang ada di Indonesia. Sementara, bank umum merupakan lembaga keuangan dengan aset terbanyak dengan porsi aset mencapai 77 persen dari total aset lembaga keuangan per November 2022.

Kemudian, LPS menjamin 99,93 persen rekening nasabah bank umum dan 99,98 persen rekening nasabah BPR/BRPS. Cakupan penjaminan LPS tersebut jauh di atas threshold internasional yang sebesar 80 persen. (bw)

Puluhan Anak Ikuti Sunatan Massal HPN 2023 PWI Jatim di Kediri

0

Kediri, (pawartajatim.com) – Rangkaian Hari Pers (HPN) 2023 PWI Jatim, Patriots Group berkolaborasi bersama Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim dan PWI Kediri Raya menggelar acara khitanan massal, di Ruang Kilisuci, Balai Kota Kediri Selasa (7/3). Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PWI. Kemudian disusul Tarian Jaranan khas Kediri.

Kegiatan bhakti sosial khitanan massal ini menjadi kolaborasi perdana antara Patriots Group bersama insan pers. Pimpinan Patriots Group, Raja Siahaan mengaku bangga karena dapat berkolaborasi dengan keluarga PWI Jatim dalam kegiatan bernilai positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Terimakasih kepada Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim dan PWI Kediri telah berkenan kolaborasi dalam kesempatan khitan massal. Semoga bisa memberikan kebahagian,” kata Raja. Ia memastikan, Patriots Group bakal konsisten menggelar kegiatan bakti sosial seperti ini, tentunya dengan menggandeng PWI.

Karena itu, Raja berharap acara khitan massal bisa digelar kembali dengan lebih meriah untuk tahun depan. “Tidak hanya acara ini. Patriots Group akan terus memberikan sumbangsih kepada masyarakat Kediri. Tahun depan semoga khitan massal yang lebih besar lagi,” ungkap pengusaha muda yang juga Ketua Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Jatim itu.

Sementara, Ketua Hari Pers Nasional (HPN) PWI Jatim 2023, Sokib, mengucapkan terimakasih kepada pimpinan Patriots Group, Raja Siahaan. Menurut Sokib, Raja merupakan sosok pemuda yang memiliki rasa kepedulian tinggi.

“Bang Raja generasi kuda yang peduli. Semoga bisa bersinergi dengan PWI di Jatim, masih banyak aksi-aksi yang butuh uluran tangan,” ucapnya. Ketua Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim, Maulana, berharap, kolaborasi seperti ini bisa berlanjut. Sehingga membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

“Karena memang fungsi jurnalis salah satunya peduli terhadap sosial. Makanya, kerja sama dengan Patriots Group fungsi-fungsi itu bisa dijalankan,” tandas Maulana. Kegiatan khitanan massal ini dihadiri stakeholder seperti jajaran pejabat Pemerintah Kota Kediri, TNI dan Polri.

Sementara Wali Kota Kediri berhalangan hadir karena urusan dinas. Adapun peserta mengikuti khitanan massal berjumlah 45 orang. Diketahui, gelaran HPN 2023 oleh PWI Jatim ini bakal berlangsung dari 7 sampai 12 Maret di Kediri.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan seperti bakti sosial, expo UMKM dan masih banyak lainnya. (bw)

Kemendag Perkuat Ekosistem Perdagangan Berjangka Komoditi

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan memperkuat ekosistem Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK). Hal itu dilakukan untuk memperkuat perlindungan terhadap masyarakat agar dapat memberikan manfaat lebih luas serta memperkuat citra industri.

‘’Industri PBK memiliki banyak tantangan akibat tindakan beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab yang menggunakan industri PBK sebagai kedok kejahatan investasi illegal,’’ kata Mendag Zulkifli Hasan, dalam Pembukaan Program Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi bertema ”Perlindungan Nasabah dalam Perdagangan Berjangka Komoditi” di Jakarta Selasa, (7/3).

Acara ini diselenggarakan Bappebti Kemendag bersinergi dengan Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo). “Bappebti akan terus mengikuti perkembangan dengan melakukan penyesuaian berbagai aturan untuk memperbaiki PBK di Indonesia agar wajar, adil, dan aman bagi masyarakat. Bappebti juga meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan program-program dari para pemangku kepentingan di industri PBK,” tegas Mendag Zulkifli Hasan.

Menurut dia, transaksi perdagangan berjangka komoditi yang relatif stabil karena tren commodity boom yang terjadi secara global dan menguntungkan Indonesia. Sehingga komoditi unggulan Indonesia mengalami peningkatan harga yang signifikan.

“Dua tahun terakhir masa pandemi, transaksi PBK yang terjadi relatif stabil dan menggembirakan. Hal tersebut menunjukkan bahwa PBK memiliki potensi sebagai suatu mekanisme lindung nilai atau hedging. Manajemen risiko sudah berjalan dan dapat diberlakukan juga pada komoditi unggulan lainnya di Indonesia,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Program Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi bertujuan meningkatkan literasi PBK dengan memberikan pemahaman yang benar dan tepat di tengah masyarakat sehingga pelaksanaan perdagangan berjangka komoditi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Berinvestasi dalam PBK risiko yang tinggi. Untuk itu, sesuai dengan instrumen investasi lainnya, mekanisme PBK tersebut perlu dibarengi dengan pemahaman yang sangat baik karena nilai modal yang diperlukan tidak sedikit.

‘’Bulan Literasi Aset Kripto Tahun 2023 ini tentunya merupakan salah satu cara untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap PBK,” ujarnya. Selain meningkatkan perlindungan kepada masyarakat, lanjut dia, pada 2023, Bappebti merencanakan pembentukan harga acuan komoditi (price reference) sesuai dengan mandat UU 32/1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

Saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil terbesar beberapa jenis komoditi unggulan seperti CPO, timah, dan karet yang dapat dijadikan harga acuan. Menurut Mendag Zulkifli Hasan, untuk mewujudkan ini maka komoditi ini harus ditransaksikan di Bursa Berjangka sehingga akan menghasilkan tata kelola perdagangan yang adil dan transparan.

Negara diuntungkan dengan harga pasar yang wajar dan dapat memberikan keuntungan bagi semua pihak mulai dari petani, pedagang, pengusaha, bahkan negara dari sisi penerimaan pajak. Dalam mewujudkan bursa komoditi yang mampu menghasilkan harga acuan tidaklah mudah, namun kami yakin dapat mewujudkannya di tahun 2023 ini dengan sinergitas dari berbagai pihak dan pelaku usaha.

Bappebti harus mampu mewujudkan Indonesia untuk segera membentuk harga acuan dari produk unggulan Indonesia seperti timah dan CPO. Hal ini tentu menjadi tujuan mulia dari niat awal dilakukannya PBK di Indonesia,” imbuh Mendag Zulkifli Hasan.

Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko menambahkan, melalui Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi, masyarakat juga diharapkan dapat semakin berhati-hati dan selalu memastikan perusahaan pialang berjangka yang terdaftar di Bappebti untuk mengindari tindakan penipuan yang dapat merugikan pengguna.

“Pelaksanaan Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi diharapkan memberikan informasi dan pandangan masyarakat yang kerap kurang baik akibat upaya-upaya pihak yang kurang bertanggungjawab menggunakan industri PBK. Semoga acara ini dapat meminimalisasi kedok upaya kejahatan investasi ilegal,” ujar Didid.

Memasuki tahun 2023, PBK di Indonesia menunjukkan potensi yang menjanjikan. Nilai transaksi PBK dalam perhitungan secara notional value mengalami tren kenaikan transaksi di bursa berjangka. Bahkan selama pandemi, PBK menjadi salah satu perdagangan yang tak surut dengan volume transaksi perdagangan meningkat lebih dari 21 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Semua peluang yang ada menimbulkan tantangan keamanan dalam berinvestasi bagi nasabah yang mengharapkan keuntungan atas investasi ini. Sedangkan tahun 2022, Bappebti melakukan pengawasan terhadap transaksi senilai Rp 53.249,7 triliun dengan rata-rata transaksi setiap bulannya sebesar Rp 4.437,5 triliun.

Total nilai transaksi pada tahun 2022 meningkat sebesar 116,7 persen dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp24.569,3 triliun (YoY) dan volume transaksi sebesar 14,4 juta lot. Jumlah nasabah PBK yang aktif bertransaksi pada 2022 sebanyak 82.246. Selama tahun 2022, Bappebti juga mencatat pengaduan masyarakat yang tidak sedikit.

Sebagian besar pengaduan tersebut disebabkan adanya investasi ilegal seperti robot trading. Pengaduan yang tidak sedikit tersebut disebabkan antara lain masih terdapat pelaku usaha yang tidak taat terhadap peraturan, masih ada celah dalam peraturan yang ada, serta terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap PBK.

“Pada 2023 ini, Bappebti akan berupaya untuk memperbaiki kondisi tersebut. Khususnya dengan peluang perkembangan PBK di Indonesia yang berpengaruh terhadap peningkatan perekonomian negara. Bappebti akan terus memberikan pemahaman yang benar terhadap industri PBK,” ungkap Didid.

Ketua Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo) Udi Margo Utomo, menuturkan, program Bulan Literasi Kripto menggandeng seluruh anggota Aspebtindo yaitu Bursa Berjangka Jakarta, Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia, PT Kliring Berjangka Indonesia/KBI, Indonesia Clearing House, Pialang Berjangka, Pedagang Berjangka, Bank Penyimpan Margin, Pedagang Fisik Emas Digital, serta Badan Arbitrase Perdagangan Berjangka Komoditi (BAKTI).

Menurut Udi, sasaran yang ingin dicapai dalam Bulan Literasi PBK yang akan berlangsung selama satu bulan selama Maret 2023 ini adalah memberikan pemahaman dan literasi tentang PBK kepada masyarakat bagaimana mekanisme industri PBK secara baik dan benar ke seluruh pelosok Indonesia dengan mempusatkan kegiatan di kota-kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya, dan Makasar, baik secara luring, daring atau hibrida.

Pada acara pembukaan Bulan Literasi Aset Kripto Tahun 2023, juga digelar diskusi panel. Hadir sebagai pembicara yaitu Bappebti, Satgas Waspada Investasi (SWI), Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) – Polri, serta Badan Arbitrase Perdagangan Berjangka Komoditi (BAKTI). (bw)

Pelestarian Musik Tradisional Gamelan, Bule Asing Tertarik Mempelajari

0

Surabaya, (pawartajatim.com)  – Musik tradisional saat ini semakin terkikis oleh modernitas zaman. Seperti halnya pada alat musik tradisional khas Jawa Timur/Jatim. Yakni Gamelan yang peminatnya pada generasi muda semakin berkurang.

Pasalnya, di era zaman modern sekarang ini banyak generasi muda yang lebih tertarik kepada hal-hal yang berbau modern ketimbang tradisional. Mereka lebih menyukai k-pop ataupun musik modern lainnya.

Namun ironisnya, orang asing dari luar negeri justru lebih tertarik untuk menikmati dan mempelajari Gamelan yang merupakan salah satu waeisan budaya bangsa Indonesia dari daerah Jatim.

Menyikapi semakin terkikisnya peminat generasi muda terhadap alat musik tradisional ini, membuat salah satu group/sanggar musik Gamelan dari pelajar SMP di Sekolah Nasional Star Academy (NSA) Surabaya berusaha mengkampanyekan warisan budaya bangsa ini.

Dengan mengenalkannya kepada orang asing ataupun Mahasiswa asing untuk tertarik mempelajari Gamelan. Ikhwan, salah satu pengajar kelas musik tradisional dari Sekolah Nasional Star Academy (NSA) Surabaya menuturkan jika mempelajari Gamelan bagi generasi muda sangatlah muda, yang terpenting mereka tertarik dan menyukai seni musik.

Namun, tantangan yang dihadapi para pengajar musik tradisional ialah banyaknya generasi muda yang tak tertarik pada musik tradisional, mereka lebih menyukai hal-hal yang berkaitan dengan modernisasi zaman.

“Yang terpenting dalam mempelajari Gamelan ialah anak menyukai seni musik, dari situ maka munculah ketertarikan lebih dalam untuk mempelajari Gamelan,” tuturnya. Sementara itu, Zoey, salah satu siswi SMP Nasional Star Academy (NSA) Surabaya yang tergabung dalam grup musik Gamelan di sekolahannya ini, menuturkan awalnya dulu kurang tertarik dalam mempelajari alat musik tradisional.

Namun, lambat laun, ia jadi menyukai dan ketagihan untuk memainkan Gamelan bersama teman temannya. “Awalnya dulu saya tidak begitu suka,  tapi lama kelamaan saya jadi cinta kepada alat musik tradisional Gamelan ini. Apalagi saya merasa ketagihan memainkannya terus ketika berlatih bersama teman teman,” ungkapnya.

Di tengah minimnya generasi muda terhadap musik tradisional gamelan, namun masih banyak orang asing atau mahasiswa asing yang tertarik untuk mempelajarinya. Seperti halnya pada Ivan, salah satu Mahasiswa asing asal Filipina ini mengaku tertarik belajar Gamelan.

Menurut dia alat musik tradisional ini tidak kalah keren dibandingkan dengan alat musik modern lainnya. “Ini sangat keren, karena saya juga bermain piano, dan ada kemiripan, karena gamelan menggunakan 2 tangan, sementara untuk piano menggunakan 10 jari, dan dapat bermain cepat untuk memukul alat musiknya.

Ini menjadi pengalaman pertama saya, sangat menyenangkan dan saya berharap dapat memainkannya kembali di kemudian hari,” jelas Ivan, Mahasiswa Filipina. Gamelan merupakan suatu orkestra musik tradisional khas Jawa dengan instrumen logam yang dibentuk dalam bilah, gong kecil dan besar, instrumen gesek, instrumen tiup, serta kendang. Instrumen-instrumen tersebut dimainkan dengan pola ketukan yang berbeda.

Biasanya gamelan karawitan Jawa terdiri atas 2 tanggal nada, yaitu pelog dan slendro, yang diwujudkan dengan dua instrumen identik, tapi dengan bilah bunyi yang berbeda. Gamelan karawitan Jawa terdiri atas bonang, demung, saron, gambang, kenong, slenthem, rebab, gong, dan kendang. Alat musik yang berperan sebagai penunjuk suasana dan tempo adalah kendang.

 Penabuh kendang biasanya adalah orang yang memahami dengan baik unsur-unsur karawitan, baik lagu dan syair, tempo, serta peran masing-masing instrumen. (red)

Mengatasi ‘Darkspot’, Permasalahan Kulit Bagi Wanita

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Permasalahan kulit pada orang paling banyak adalah jerawat dan darkspot. Antara lain, melasma, pigmentasi mendalam karena faktor usia. Freckles pada usia muda biasanya terjadi pada orang kulit putih, lentigo dan lainnya.

Dokter Spesialis Kulit, dr Irmadita Citrashanty, SpKK, FINSD, mengungkapkan, pentingnya basic skincare dalam perawatan kulit wajah. Tahapan basic skincare meliputi membersihkan wajah, mengaplikasikan pelembab, pengelupasan, perlindungan menggunakan tabir surya dan repair atau proses memperbaiki kulit wajah.

“Kita harus cari produk dengan kandungan spesifik dan paling penting menggunakan tabir surya karena sun screen membantu mengurangi timbulnya dark spot yang semakin tebal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, darkspot bisa timbul akibat paparan sinar matahari, namun bisa juga karena bekas jerawat. Pada masing-masing orang tidak bisa disamakan. “Umumnya darkspot muncul pada usia 20 tahun ke atas dan tidak rutin menggunakan sunscreen,” imbuhnya. Kecantikan wajah menjadi salah satu hal yang selalu menjadi masalah bagi wanita.

Apalagi jika ada masalah kulit di wajah seperti jerawat hingga dark spot. Salah satunya beauty blogger asal Jakarta, Patricia Gouw yang menceritakan permasalahan wajahnya sebelum menjadi glowing.

Ia pun sama dengan wanita yang lain memiliki permasalahan dark spot atau bercak hitam pada wajah. “Saat pertama kali kena itu sekitar umur 19, 20-an. Saat di Australia, panas kan suhunya, itu dalam sehari langsung hitam muka,” ceritanya.

Sementara itu, Marketing Manager NIVEA Skin Care, Dian Nuzulia menjelaskan, selama ini masyarakat Indonesia banyak mengeluhkan masalah kulit salah satunya darkspot yang bisa mempengaruhi kepercayaan diri.

Namun, tidak banyak yang mengerti bahwa produk anti dark spot di pasaran saat ini dikembangkan dengan melakukan pengujian kandungan aktif pada enzim tirosinase (enzim yang berfungsi memproduksi melanin) yang berasal dari jamur yang ternyata memiliki cara kerja berbeda dengan enzim tirosinase pada manusia.

“Kami melakukan penelitian selama lebih dari 10 tahun untuk mengembangkan replika enzim manusia dan menguji coba lebih dari 50.000 zat aktif sebelum akhirnya menemukan Molekul #630 yang terbukti secara klinis efektif menyeimbangkan produksi pigmentasi sehingga dapat membantu mengurangi dark spot,” pungkasnya. (red)

Diduga Penyakitnya Kambuh, Pemilik Hotel di Banyuwangi Ditemukan Tewas Misterius di Halaman

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Tragis menimpa Wayan BG (70), pemilik hotel di Dusun Cementuk, Desa Cluring, Banyuwangi. Pria lanjut usia ini tewas misterius di halaman hotel miliknya. Tubuhnya ditemukan warga tergeletak di dekat gerbang hotel. Dugaan sementara, korban tewas akibat penyakitnya kambuh.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah kaku. Namun, tak ditemukan tanda-tanda mencurigakan. Kejadian ini pertama kali diketahui warga yang melintas di lokasi. Warga curiga melihat sesosok tubuh yang tergeletak di halaman. Setelah didekati, ternyata korban sudah kaku. Sejumlah warga kemudian berhamburan mendekat memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Genteng. “ Kejadiannya, Minggu (5/3/2023) sore. Korban ditemukan sudah meninggal,” kata Kapolsek Cluring, AKP Eko Darmawan, Senin (6/3/2023) siang.

Selama ini, korban hidup sendirian di dalam hotel. Kebetulan, hotel tersebut sudah tak aktif sejak pandemi. Dugaan sementara, sebelum meninggal, korban sudah menderita sakit. Umurnya juga sudah lansia. Keluarga korban seluruhnya tinggal di Bali. “ Jadi, selama ini korban mengeluhkan sakit. Kemungkinan kambuh dan tak tertolong,” jelas Kapolsek.

Hasil pemeriksaan medis, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ini, korban masih dititipkan di ruang jenazah RSUD Genteng. Pihaknya juga menghubungi keluarga di Bali untuk menjemput jenazah korban. Keluarga juga akan membuat pernyataan menolak dilakukan autopsi. “ Keluarga sudah kami hubungi. Rencananya, korban akan dimakamkan di kampungnya di Bali,” tutup Kapolsek. (udi)

Kementerian BUMN Ulang Tahun, SIG Turut Ramaikan Jalan Sehat

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Kementerian Badan Usaha Milik Negara/BUMN mengajak seluruh karyawan BUMN dan masyarakat untuk Jalan Sehat. Kegiatan ini dalam rangka memperingati 25 Tahun Kementerian BUMN yang dilaksanakan di 234 Kabupaten/Kota di Indonesia.

Kegiatan jalan sehat mengusung konsep Estafet Obor BUMN dari Sabang sampai Merauke dilakukan secara bertahap di 15 provinsi mulai 12 Februari – 19 Maret. Kementerian BUMN dan perusahaan BUMN ingin lebih dekat dan juga mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat.

Kegiatan Jalan Sehat Bersama BUMN  ini merupakan bagian dari kebersamaan Kementerian BUMN dan masyarakat yang telah terbina selama 25 tahun. Sebagai bagian dari BUMN, SIG bersama anak usahanya yakni Semen Padang, Semen Baturaja, Semen Tonasa, Semen Gresik dan Solusi Bangun Indonesia turut mendukung pelaksanaan Jalan Sehat Bersama BUMN di 14 kota/kabupaten yang tersebar di 4 provinsi.

Diantaranya di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Ogan Komering Ulu di Sumatera Selatan, Kebumen, Cilacap, Demak, Jepara, Grobogan, Rembang, Magelang, Temanggung, Klaten, Semarang, serta dua lokasi Sulawesi Selatan yaitu Pangkep dan Pinrang.

Direktur SDM dan Umum SIG, Agung Wiharto, mengatakan, suatu kebanggaan dan kehormatan bagi SIG mengemban amanat sebagai koordinator penyelenggara di 14 kota/kabupaten kegiatan Jalan Sehat Bersama BUMN 2023. Melalui kegiatan ini, SIG juga ingin lebih dekat dan mempererat hubungan dengan seluruh masyarakat.

Ini merupakan perwujudan komitmen kami bersama Kementerian BUMN dan masyarakat untuk selalu hidup sehat. Bersama Kementerian BUMN, kami bekerja dengan dengan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal Adaptif dan Kolaboratif).

‘’Ini menjadi pedoman SIG untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan negara, terutama dalam percepatan pemulihan pascapandemi Covid-19,” ujar Agung Wiharto. Ia menyampaikan, Jalan Sehat Bersama BUMN merupakan kesempatan bagi SIG untuk memperkuat kolaborasi bersama masyarakat sebagai bekal melanjutkan transformasi melalui pengembangan inovasi produk dan layanan.

“SIG telah menjadi bagian dari pembangunan di Indonesia. Sejumlah mahakarya kebanggaan bangsa berdiri kokoh dengan beragam inovasi produk dan solusi berkualitas dan bermutu tinggi dari SIG,” papar pria yang pernah menjadi Sekretaris Perusahaan di SIG ini.

Melampaui ekspektasi, diperkirakan sebanyak 28 ribu masyarakat turut berpartisipasi memeriahkan Jalan Sehat Bersama BUMN 2023 di 14 kota/kabupaten yang diselenggarakan bersama SIG.

Antusiasme masyarakat yang sangat besar telihat dari semangat mereka mengikuti setiap rangkaian acara jalan sehat sejak pagi, ribuan peserta memadati berbagai kawasan Jalan Sehat Bersama BUMN dengan menempuh rute sepanjang 3 kilometer.

Pada acara Jalan Sehat Bersama BUMN, SIG juga membagikan sejumlah doorprize mulai dari sepeda motor listrik, sepeda listrik, sepeda lipat, kulkas, smart TV, mesin cuci, kipas angin, kompor, serta hadiah menarik lainnya bagi para peserta yang beruntung. Acara juga turut dimeriahkan dengan pameran berbagai produk UMKM binaan perusahaan BUMN.

Salah satu peserta jalan sehat, Muhammad Nur Aziz (34), warga asal Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang yang mendapatkan door prize utama sepeda listrik, mengaku senang. Dirinya tidak menyangka mendapat undian hadiah utama pada acara Jalan Sehat Bersama BUMN di Kampoeng Rawa, Kabupaten Semarang.

“Saya tidak menyangka dapat sepeda listrik, karena niatnya hanya ikut meramaikan dan jalan sehat bersama. Terima kasih BUMN, semoga semakin berkembang dan terus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Semarang”, ungkapnya. (dra)