Rumah Bhinneka, Tempat Pembauran Agama, Suku, Ras, Golongan dan Ormas

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, meresmikan Rumah Bhinneka di Jalan Nginden Baru 6 No. 28, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, Selasa (31/1). Rumah Bhinneka merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya terhadap aktivitas toleransi dan pluralisme, karena seluruh suku, ras dan agama yang tinggal saling berdampingan dan menghormati antar warga di Kota Pahlawan.

Bahkan, Kota Surabaya menyandang predikat Kota toleransi peringkat keenam se-Indonesia, dan peringkat satu di Jawa Timur/Jatim. Karenanya, dalam menjaga Ideologi Pancasila di Kota Surabaya melalui Rumah Bhinneka, menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi untuk melakukan pembauran, menjaring aspirasi masyarakat bersama berbagai suku, ras, agama, golongan, berbagai organisasi masyarakat.

Antara lain aliansi BEM. Serta merangkul berbagai kalangan masyarakat Surabaya untuk bersinergi dengan pemkot dalam pelaksanaan pembangunan. Turut hadir jajaran Forkopimda Kota Surabaya, Sekretaris Daerah beserta segenap jajaran Pemkot Surabaya, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Surabaya Hoslih Abdullah, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surabaya Muhammad Yasid, dan Ketua Jejaring Panca Mandala (JPM) Kota Surabaya Harmanto.

Selain meresmikan Rumah Bhinneka sebagai bentuk semangat untuk meningkatkan persatuan, menghapus intoleransi dan radikalisme di Kota Pahlawan, Wali Kota Eri juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Walikota Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Surabaya secara simbolis kepada Ketua FPK Kota Surabaya, Hoslih Abdullah.

“Dengan adanya Rumah Bhinneka ini saya berharap Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) bisa menjadi bagian dari Pemkot Surabaya untuk menyatukan seluruh agama dan suku di Kota Surabaya. Serta, melakukan kegiatan yang real atau nyata, bukan seperti kegiatan sosialisasi, tidak. Tapi kegiatan yang langsung dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Wali Kota Eri.

Sebab, menurut dia, perwujudan Kota Surabaya sebagai kota toleransi adalah semakin dipertebal dengan upaya Pemkot Surabaya dalam pembauran etnis sebagai ruang interaksi. Surabaya tetap menjadi bagian NKRI dengan Ideologi Pancasila, maka seluruh umat beragama dan suku memiliki hak yang sama terhadap kota itu.

‘’Surabaya yang ada ditinggali oleh berbagai macam suku, ketika ada permasalahan ternyata di Surabaya ini ada yang tidak pas, maka yang mengingatkan adalah suku-suku tersebut. Contoh, suku Jawa adalah yang mengingatkan adalah orang Jawa, begitu pula dengan suku Batak maupun suku Papua,” ujarnya.

Karena itu, Walikota yang akrab disapa Cak Eri, ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi bersama Pemkot Surabaya dan TNI/Polri dalam menjaga kesatuan dan persatuan. Yakni, ikut menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh agama, suku, dan ras yang ada di Kota Surabaya.

“Saya ingin membangun Surabaya dengan hati, guyup rukun dan gotong royong dengan seluruh lapisan yang ada. Tetapi keguyuban dan gotong-royong yang diajarkan Bung Karno tidak boleh hilang di Kota Surabaya. Ini yang harus kita jaga, yakni warga memiliki perasaan dan visi misi yang sama dengan pemerintah, serta bisa menjaga Ideologi Pancasila,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bangkesbangpol) Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu mengatakan bahwa peresmian Rumah Bhineka sebagai wujud Pemkot Surabaya menjunjung tinggi keberagaman. Rumah Bhineka ini difungsikan sebagai ruang berkumpul lintas agama, suku, ras, serta organisasi guna merekatkan persatuan dan kesatuan.

“Serta bersinergi dengan Pemkot Surabaya dalam pelaksanaan pembangunan Kota Surabaya. Rumah Bhineka Kota Surabaya terdiri dari dua lantai. Yakni, Lantai satu untuk ruang FPK Kota Surabaya, ruang JPM Kota Surabaya, ruang aliansi BEM, ruang Pojok Baca, dan Mushola. Dan lantai dua digunakan untuk ruang rapat dan ruang transit,” kata Yayuk sapaan lekatnya.

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Surabaya, Hoslih Abdullah mengatakan dukungan dari Cak Eri melalui jajaran Pemkot Surabaya telah memberikan ruang berkumpul untuk ikut menentukan program pembangunan.

“Dukungan Pemkot Surabaya dan Walikota sangat luar biasa. Kami akan segera membahas program utama untuk segera melakukan turun dan melakukan kegiatan dikalangan masyarakat,” kata Hoslih.

Senada dengan Hoslih, Ketua Jejaring Panca Mandala (JPM) Kota Surabaya Harmanto mengatakan Rumah Bhinneka diharapkan menjadi tempat berkumpul untuk mempererat persatuan dalam menanamkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila untuk seluruh lapisan masyarakat di Kota Pahlawan.

“Program terdekat adalah kami diminta membuat materi Pembumian Nilai-Nilai Pancasila di Surabaya. Ini dalam bentuk dokumen film dan presentasi yang berisi materi tentang penanaman Nilai-Nilai Pancasila dalam satu paket yang dibantu Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya. Nanti bisa dipakai atau diputar di kantor OPD dengan tampilan menarik,” pungkasnya. (ko)

Komisi XI DPR RI Apresiasi Kinerja LPS 2022

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan/LPS mendapat apresiasi terkait kinerja dan pencapaian sepanjang 2022. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja (Raker) antara Komisi XI DPR-RI bersama dengan pimpinan LPS Selasa (31/1).

Anggota Komisi XI DPR-RI Misbakhun, mengatakan, walaupun LPS dalam kondisi turbulence masih mampu menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan masyarakat kepada industri perbankan sekaligus berkontribusi positif dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Ditandai dengan meningkatnya kinerja perbankan, aset yang terus bertambah dan juga semakin sedikitnya bank yang ditutup,” katanya di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta. Dalam Raker tersebut, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya memaparkan mengenai kinerja dan pencapaian LPS sepanjang tahun 2022.

Antara lain di industri perbankan, dimana bank-bank secara umum mampu membukukan kinerja yang baik seiring dengan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) yang terjaga berkat berbagai bauran kebijakan pemerintah dan Lembaga-lembaga anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yang selama pandemi telah berhasil dalam menjaga kinerja industri perbankan dan SSK nasional.

Tahun 2022 ditutup dengan kredit perbankan yang tercatat tumbuh sebesar 11,35 persen yoy dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh sebesar 9,01 persen. Permodalan perbankan juga tercatat berada pada level yang kuat sebesar 25,68 persen, adapun likuiditas perbankan tetap berada pada kondisi yang ample, dengan rasio AL/NCD sebesar 137,69 persen.

‘’Disisi lain, Gross NPL berada pada level yang terjaga sebesar 2,44 persen yang didorong oleh penurunan kredit restrukturisasi perbankan.  Dari sisi rentabilitas (profitabilitas), perbankan mencatatkan kinerja yang baik pula, dengan NIM sebesar 4,68 persen dan ROA 2,4 persen,” jelasnya.

Kemudian, cakupan penjaminan per Desember 2022 berada pada level memadai, yaitu sebesar 99,9 persen dari total rekening dijamin penuh, berdasarkan pasal 11 UU No. 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan, jumlah nasabah yang dijamin seluruh simpanannya mencakup minimal 90 persen dari seluruh nasabah penyimpan.

Terkait peningkatan aset LPS, Purbaya menjelaskan, Data unaudited per 31 Desember 2022, total aset yang dimiliki oleh LPS sebesar Rp186,75 triliun, yang mengalami peningkatan sebesar 15,27 persen dari 31 Desember 2021.

Per 31 Desember 2022, aset LPS berupa investasi sebesar Rp180,47 triliun seluruhnya adalah Surat Berharga Negara (SBN) yaitu SBN rupiah sebesar Rp178,51 triliun yang terdiri dari SBN konvensional Rp 145,96 triliun (80,88 persen) dan SBN Syariah Rp32,1 triliun (18,12 persen). Selain itu terdapat investasi berupa SBN valas sebesar USD 116 juta (ekuivalen Rp1,8 triliun).

“LPS Pertahankan Opini Wajar dalam Semua Hal yang Material 8 kali berturut-turut. Sejak tahun 2014 hingga 2021, Laporan Keuangan LPS selalu memperoleh opini Wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan,” tambahnya.

Selanjutnya, Purbaya juga menjelaskan, sepanjang tahun 2022, hanya terdapat 1 BPR yang dicabut izin usahanya dan dilikuidasi yaitu PT. BPR Pasar Umum yang berada di Bali.

Mandat Baru LPS Sesuai UU P2SK.

Penetapan UU P2SK memiliki dampak yang cukup besar bagi LPS, di antaranya perubahan atas visi dan misi, struktur organisasi, kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM), tata kelola & peraturan, dan proses bisnis di LPS secara keseluruhan.

Purbaya lantas menjelaskan mengenai roadmap tindak lanjut pelaksanaan UU P2SK yang akan dilakukan LPS antara lain, pada tahun 2023, ditargetkan adanya desain struktur organisasi, identifikasi kebutuhan SDM, penyusunan proses bisnis dan penyusunan tata kelola dan kebijakan untuk Program Penjaminan Polis (PPP).

Pada 2024, LPS utamanya akan melanjutkan penyelesaian peraturan turunan UU P2SK dan pengembangan kompetensi SDM untuk PPP. Kemudian, pada tahun 2025 sampai dengan 2027, ditargetkan adanya pengembangan IT untuk PPP, penyiapan infrastruktur lainnya, dan penyiapan SDM.

Selanjutnya pada 2026-2027, ditargetkan semua proses sudah selesai dan siap untuk menjalankan PPP. ‘’Terakhir, pada 2028, PPP akan berlaku efektif dan LPS telah siap untuk menyelenggarakannya,” jelasnya.

Sebagai penutup dalam Raker tersebut, Anggota Komisi XI DPR-RI dan LPS menyepakati berbagai hal yang telah disampaikan. Antara lain, LPS akan mengoptimalkan berbagai langkah strategis dalam mengantisipasi berbagai dinamika di industri keuangan serta tanggung jawab baru dengan terus memperkuat koordinasi dengan anggota KSSK lain, terutama dalam memelihara stabilitas keuangan dan perbankan nasional.

LPS pun akan menyampaikan roadmap secara komprehensif tentang pelaksanaan UU P2SK kepada DPR-RI serta menuntaskan berbagai peraturan pelaksanaan UU P2SK, sehingga dapat segera efektif dalam memperkuat kerangka pengaturan di sektor keuangan. (bw)

Barongsai, Budaya dan Tradisi Suku Tionghoa di Nation Star Academy

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kebudayaan Tionghoa dikenal masyarakat Indonesia. Beberapa kebudayaan Tionghoa memiliki kesamaan dengan kebudayaan yang ada di negeri ini. Contohnya, seperti berkunjung di rumah keluarga yang lebih tua, ketika menyambut perayaan besar.

Lalu, pemberian angpao dari mereka yang sudah menikah kepada anak-anak di hari besar. Kebudayaan-kebudayaan itulah yang akrab dan berdampingan dengan budaya masyarakat Indonesia. Sehingga lebih mudah diterima.

Tidak heran, apabila ada perayaan hari besar Tionghoa, seluruh masyarakat Indonesia ikut merayakannya. Imlek ini, Nation Star Academy/NSA mengadakan kegiatan pengenalan terhadap kebudayaan dan tradisi suku Tionghoa bersama para siswa, pada 31 Januari 2023.

Pelaksana Kegiatan Yayasan, Budi Hermawan, SE., MTCSOL., mengatakan, tidak hanya guru dan staf yang merancang dan memeriahkan acara ini, OSIS hingga siswa-siswi pun ikut andil dalam pelaksanaan kegiatan ini.

‘’Sebagai harapan dan doa akan keberuntungan bagi NSA serta para siswa yang hadir,’’ kata Budi Hermawan, disela acara ‘Pengenalan Kebudayaan dan Tradisi dalam Perayaan Imlek’ di NSA Surabaya Selasa (31/1).

Sekretaris Pengurus Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Indonesia/YPPI, Hokman Subroto (kiri), Pelaksana Kegiatan Yayasan, Budi Hermawan, SE., MTCSOL (no 2 dari kiri), Bendahara YPPI, Arief Setiyadi, SE (no 2 dari kanan) dan Pelaksana Kegiatan Yayasan, Yuli Setyarini, SE., MA (kanan). (foto/bw)

Ia menyatakan, NSA tidak hanya focus terhadap akademik. Tetapi juga kegiatan ekstra kulikuler seperti wushu dan barongsai serta olahraga lainnya. Disamping itu, kata dia, NSA pada 2022 lalu memperoleh akreditasi A umtuk semua jenjang Pendidikan. Mulai Sekolah Dasar/SD, Sekolah Menengah Pertama/SMP dan Sekolah Menengah Atas/SMA.

Acara dibuka dengan penampilan Barongsai yang meriah di tengah lapangan. Setelah itu dilanjutkan dengan berbagai penampilan Kegiatan Non Akademik yang ditampilkan sangat apik oleh siswa-siswi NSA.

Tentunya, NSA selalu memberikan kesempatan bagi siswa-siswi untuk mengembangkan bakat mereka selain kemampuan akademik yang telah didapat saat mereka menjumpai materi di kelas. Tak lupa juga, lapangan telah dihiasi berbagai macam bazaar makanan yang menarik dan siap untuk dinikmati sambil menonton penampilan Kegiatan Non Akademik dari para siswa.

Hal yang menarik lainnya datang dari beberapa ruangan yang sepertinya tidak akan terlihat apabila kita hanya berdiri di tengah lapangan. Spesial dalam bulan Imlek kami kali ini, siswa-siswi diajarkan untuk membuat makanan dan kerajinan tangan yang selalu muncul dalam setiap perayaan tahun baru cina, yang dikemas dalam sesi workshop.

Sesi workshop ini terbagi menjadi beberapa aktivitas, diantaranya, Pelatihan penulisan Kaligrafi, Simpul Tingkok, Lampion, Pangsit, dan banyak lainnya. Tidak hanya siswa dengan latar belakang sebagai keturunan Tionghoa saja yang senang dalam perayaan ini, melainkan seluruh siswa-siswi di dalamnya.

Nation Star Academy/NSA sebagai sekolah multy cultural, tidak hanya ikut dalam merayakan setiap kepercayaan yang dianut di Indonesia. Melainkan juga memperkenalkan budaya asli dari tiap kepercayaan tersebut kepada siswa-siswi yang tergabung di dalamnya. Maka dari itu, dengan dilaksanakannya kegiatan bertujuan untuk mengajarkan hidup bertoleransi, kebersamaan, dan kebhinekaan. (bw)

Grand Mercure Surabaya City Siap Majukan Wisata Medis Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Medical Tourism Indonesia baru saja menyelenggarakan International Webinar bertemakan Global Health Tourism Strategy yang diikuti 800-an peserta. Didukung Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf RI) Webinar yang dilaksanakan pada 28 Januari dibuka Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA, MBA.

CEO Medicaltourism.id, DR. dr. Niko Azhari Hidayat, narasumber dalam International Webinar tersebut bersama dengan 10 narasumber lainnya yang berasal dari dalam dan luar negeri. Keesokan harinya, 29 Januari 2023, menyediakan penawaran paket Medical Check Up dan Breakfast All You Can Eat.

Beragam pilihan makanan sehat seperti gluten free bread, bircher muesli, carrot cake, aneka vegan chocolate praline dan masih banyak lagi, bisa dinikmati para peserta seusai melakukan Medical Check Up.

Executive Chef Irvanda Lubis menjelaskan, Healthy Breakfast adalah salah satu hal yang akan sering ditemukan seiring dengan perubahan nama Hotel ini menjadi Mövenpick Hotel Surabaya City. Medical Tourism Indonesia pun mengadakan Wellness Reatreats Soulscape Yoga yang diikuti 30 peserta.

Yoga dilakukan di area terbuka Pool Side yang terletak di lantai 6 saat pagi hari. “Kami sebagai pelaku perhotelan sangat mendukung kegerakan dan acara ini sebagai pemulihan pariwisata Indonesia,” kata General Manager/GM Mövenpick Hotel Surabaya City, Eksi Ayuningtyas. (bw)

Kick Off Vaksinasi PMK 2023, Jatim Booster 230.000 Ekor Sapi Perah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kementerian Pertanian RI akan melakukan booster vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada 230.000 ekor sapi perah di seluruh Jawa Timur/Jatim. Penegasan itu dikemukakan Kepala Dinas Peternakan Jatim, Indyah Aryani, di Surabaya, Senin (30/1).

Sebelumnya, Kementerian Pertanian telah melakukan Kick Off Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Tahun 2023 yang dilaksanakan di Koperasi SAE di Kecamatan Pujon Malang Provinsi Jatim Sabtu (28/1).

Kick Off atau dimulainya Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Tahun 2023 ini dilaksanakan melalui Kegiatan Vaksinasi dan Penandaan Ternak secara serentak dan massal di 29 Provinsi di Indonesia.

Puncak Kegiatan Kick Off Pengendalian dan Penanggulangan PMK Nasional ini  dilaksanakan di Pusat Kesehatan Hewan/Puskeswan Pekkae, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan dan disaksikan secara langsung dari 29 provinsi di Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pencanangan akan komitmen pemerintah Pusat dan Daerah dalam upaya memberantas Penyakit Mulut dan Kuku, serta menjadi momentum untuk menggaungkan vaksinasi, penandaan, serta pendataan ternak kepada masyarakat khususnya peternak.

Pada kesempatan tersebut Indyiah menyampaikan, hingga 27 Januari 2023, capaian vaksinasi PMK 1 dan 2 untuk sapi perah di Jawa Timur telah mencapai 98 persen, dan terbukti karena hal itu, Jawa Timur sudah tidak ada kasus PMK untuk ternak sapi perah.

“Total alokasi Vaksinasi PMK di Jatim sampai 27 Januari 2023 adalah sebanyak 3.064.985 dosis,” imbuhnya. Sebagai informasi, Jatim merupakan provinsi dengan populasi ternak sapi tertinggi di Indonesia, yaitu 4,9 juta ekor sapi potong dan 305.708 ekor sapi perah.

Karena itu, Pemprov Jatim berkomitmen untuk terus melakukan vaksinasi agar ternaknya bebas dari PMK. Indyah menyampaikan, pihaknya berterimakasih kepada Menteri Pertanian dan jajarannya atas bantuan vaksin dan obat-obatan yang sudah diberikan pemerintah pusat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian atas bantuan vaksin, biaya operasional dan pakan yang telah diberikan selama ini,” ucap Indyah. Adapun salah satu bantuan yang diterima oleh Koperasi SAE Pujon Malang ini adalah bantuan pakan ternak konsentrat sapi perah darurat PMK sebanyak 300 ton.

Ia menyampaikan, di Jatim terdapat 8 Kabupaten dan 8 Kota yang  memiliki status Zero Reported Case atau tidak ditemukan kasus PMK termasuk di Kabupaten Malang ini. Menurutnya, keberhasilan Jatim menangani PMK ini memberikan kontribusi besar terhadap angka penurunan kasus secara nasional.

Terbukti dengan jumlah ternak sakit PMK yang terus menurun sejak puncak kasus bulan Juni 2022, dan pada bulan Desember turun sebesar 99,98 persen dari puncak kasus. Pada kesempatan yang sama, Direktur Pakan Kementan Nur Saptahidhayat  mengatakan, penurunan kasus PMK ini didukung oleh beberapa faktor, diantaranya vaksinasi, penerapan biosekuriti kandang, serta pemberian pakan ternak yang cukup dan berkualitas.

Selain itu menurutnya, perbaikan pakan juga penting, khususnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan produksi susu pada sapi perah. “Terbukti dengan pemberian pakan yang cukup dan berkualitas, produksi susu di Pujon ini bisa naik,” ungkapnya.

Menurut dia, pakan juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan imunitas, sehingga ternak tidak mudah terkena penyakit dan dapat recovery lebih cepat jika sudah terkena. “Satu hal yang harus dipahami bahwa PMK belum berakhir. Kita harus terus melakukan vaksinasi sampai PMK benar benar hilang dari Indonesia,” ujar Sapta.

“Untuk itu kita ajak semua peternak untuk melakukan vaksinasi dan penandaan, serta pemberian pakan yang berkualitas pada ternaknya untuk melawan PMK,” pungkas Sapta. (bw)

Karang Taruna di Kelurahan Mojo Jadi Ujung Tombak Kerja Bakti Surabaya Bergerak

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Program Surabaya Bergerak yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menumbuhkan kembali rasa gotong royong warga dalam kerja bakti, terus digencarkan hingga Minggu (29/1) pagi ini. Salah satu kampung yang pagi ini melakukan kerja bakti Surabaya Bergerak itu adalah RT 04, RT 05, dan RT 06, yang masuk RW 07 Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya.

Di kampung tersebut, anak muda yang tergabung dalam karang taruna menjadi ujung tombak kerja bakti. Mereka membaur dengan para orang tua bersama-sama membersihkan saluran di kampung tersebut. Setelah gotong royong membersihkan lingkungannya, mereka makan bareng dan sangat terasa keakraban antar warga di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah warga di sini sangat kompak, baik yang tua maupun yang masih muda, karena memang kita pengurus RT merangkul semua warga yang ingin bekerja bakti bersama-sama. Kita tidak perlu orang pintar, tapi kita butuh orang yang mau bekerja. Alhamdulillah banyak yang ikut dan bisa dilihat kita semua membaur muda-tua bersama-sama membersihkan saluran,” kata Ketua RT 04 RW 07 Kelurahan Mojo, Isrom, seusai kerja bakti bersama warganya.

Ia memastikan bahwa di RT-nya, menjadikan karang taruna sebagai ujung tombak kerja bakti program Surabaya Bergerak. Bahkan, ia mengakui sudah berkomitmen dengan pihak karang taruna untuk melakukan berbagai kegiatan positif ke depannya.

“Jadi, mereka kita berikan kepercayaan untuk ikut berperan aktif dalam mengelola RT ini. Bahkan, ide untuk kerja bakti Surabaya Bergerak membersihkan saluran ini adalah karang taruna. Alhamdulillah hasilnya luar biasa, mereka sangat bertanggungjawab dan banyak anak muda di RT ini ikut serta dalam kerja bakti ini, bisa dilihat sendiri itu banyak yang anak muda ikut kerja bakti,” katanya.

Ketua RT ini juga menjelaskan alasannya memilih karang taruna menjadi ujung tombak kerja bakti itu. Sebab, biasanya yang ikut kerja bakti itu hanya para orang tua dan biasanya yang muda-muda pagi-pagi masih tidur.

Namun, berbeda di kampung ini, para anak muda itu malah datang lebih dulu dan lebih giat ikut kerja bakti. “Tadi saya malah keduluan mereka. Saya baru datang dan mereka ternyata sudah mulai kerja baktinya, ini sungguh luar biasa,” katanya.

Bagi dia, memberikan kepercayaan kepada anak muda terutama kepada karang taruna untuk ikut serta mengelola kampung dan ikut serta kerja bakti karena pada masanya, yang tua-tua akan lengser dan akan digantikan kepengurusan RT itu oleh anak-anak muda sekarang.

“Makanya, sosok angkatan muda ini saya dorong untuk melakukan gerakan pembaharuan, karena mereka inilah yang nanti ke depannya akan mengelola kampung ini,” ujarnya. Ternyata, tidak hanya RT 04 saja yang menjadikan karang taruna sebagai ujung tombak dari kerja bakti Surabaya Bergerak itu.

Pasalnya, di semua RT di wilayah RW 07 menjadikan karang taruna sebagai ujung tombak dari berbagai kegiatan. “Jadi, di wilayah RW 07 memang kami beri kepercayaan kepada adik-adik karang taruna untuk ikut serta mengelola kampung, termasuk ikut serta dalam kerja bakti Surabaya Bergerak,” kata Ketua RW 07 Kelurahan Moho, Prilanza Sandra, seusai kerja bakti bersama warganya.

Selain menggerakkan karang taruna, Prilanza mengaku sangat bersyukur memiliki sejumlah Ketua RT yang sangat luar biasa dalam mengajak dan menyadarkan warga untuk ikut kerja bakti. Untuk minggu ini, RW 07 melakukan kerja bakti membersihkan saluran di tiga wilayah, yaitu wilayah RT 04, 05, dan 06.

“Jadi, ketiga RT ini memiliki saluran yang sama yang ujungnya nanti langsung ke kali besar. Makanya, tiga RT ini bersama-sama membersihkan saluran supaya saluran yang sama itu tidak menghambat aliran air saat hujan,” kata dia.

Disamping itu, ia juga memuji Pemkot Surabaya melalui program Surabaya Bergerak ini. Sebab, ketika kampungnya mengusulkan untuk melakukan kerja bakti, langsung diberikan karung dan setelah kerja bakti cukup diangkut ke depan gang, lalu dari depan gang itu akan diangkut truk oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Saya baru tahu kalau program Surabaya Bergerak ini melibatkan banyak dinas yang kinerjanya sangat luar biasa. Awalnya saya kira hanya DLH yang bantu angkut sampah hasil kerja bakti, tapi ternyata juga dibantu oleh Satgas Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, dan ternyata juga ada Kominfo yang ikut turun melakukan peliputan. Ini sinergi dinas yang luar biasa sih menurut saya. Luar biasa Pak Eri (Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi) yang membuat terobosan ini,” pungkasnya. (ko)

Truk Pengangkut Sabut Kelapa Terbakar, Sopir Loncat, Tabrak Pagar Ruko

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Nahas menimpa sebuah truk pengangkut sabut kelapa. Truk yang dikemudikan Candra Gunawan (31) ini terbakar di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Klatak, Banyuwangi, Senin (30/1/2023) siang. Sopir truk yang panik sempat meloncat dari atas truk. Kendaraan sarat muatan itu akhirnya menabrak minibus dan pagar ruko.

Penyebab kebakaran ini masih misterius. Dugaannya, dipicu korsleting. Peristiwa ini bermula ketika truk melaju dari arah selatan ke utara. Entah bagaimana, mendadak muncul api dari balik mesin truk. Sopir truk asal Kelurahan Klatak,Banyuwangi langsung panik, lalu meloncat. Kendaraan ini akhirnya melaju tak terkendali. Sebuah minibus menjadi sasaran. Truk bernopol L 9357 UB ini oleng ke kanan, menabrak double way. Kendaraan ini baru berhenti setelah oleng ke kiri dan menabrak tembok ruko. “ Saat melaju, mendadak muncul asap. Sopirnya terlihat melompat dari truk,” kata Malik, warga di lokasi kejadian.

Beruntung, moncong truk tak sampai menyambar  warga yang melintas di lokasi. Warga yang panik berlarian menyelamatkan diri. Truk nahas ini akhirnya terbakar di bagian depan. Tak berselang lama, pemadam kebakaran tiba di lokasi. Kobaran api berhasil dipadamkan hanya berselang 30 menit. Namun, bagian depan truk sudah hangus dilalap api.

Sopir truk nahas ini menduga api dipicu korsleting listrik di bagian kabin. Dia menyadari munculnya api ketika berhenti di lampu merah, sekitar 100 meter dari lokasi kebakaran. Api kemudian terus membesar, menyambar tumpukan juriken berisi solar. Karena takut, pria ini memilih melompat untuk menyelamatkan diri. “Apinya sangat cepat membesar,” kata Gunawan.

Tak ada korban dalam peristiwa ini. Kejadian ini masih ditangani Unit Reskrim Polsek Kalipuro. Kerugian ini ditaksir mencapai jutaan rupiah. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas sempat macet total. Seluruh kendaraan memilih berhenti. (udi)

Jaga Kebersihan Lingkungan, Ratusan Siswa SD-SMP Bersih-bersih Pantai Nambangan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ratusan siswa SD-SMP Negeri dan Swasta di Kota Pahlawan, nampak antusias mengikuti kegiatan bersih-bersih Pantai Nambangan, Kecamatan Bulak, Surabaya pada Minggu (29/1) pagi. Kegiatan rutin akhir pekan yang diinisiasi anak-anak Surabaya ini, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Pelajar SDN Tandes Kidul 1 Surabaya, Revalina Fernanda (11) adalah satu di antara ratusan peserta. Ia mengaku hadir bersama kedua orang tuanya mengikuti giat rutin bersih-bersih pantai setiap akhir pekan tersebut.

“Tadi (datang) sama keluarga, sama ayah dan mama. Kalau bersih-bersih pantai hari ini yang dibersihkan paling banyak sampah plastik, kaca dan sampah-sampah daun kering,” kata Reva ditemui di sela kegiatan.

Reva mengaku, sejak menjadi finalis Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup tahun 2022, telah aktif mengikuti kegiatan bersih-bersih lingkungan. Apalagi, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya.

“Kegiatan ini setiap minggu dilakukan, kadang-kadang di sekitar Benteng Kedung  Cowek. Kalau saya setiap minggu juga ikut bersama keluarga sejak tahun 2022 saat menjadi finalis Pangeran dan Puteri dan Lingkungan,” ujar Reva.

Ia berharap, kegiatan bersih-bersih pantai tersebut dapat menjadi salah satu upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Terlebih, kata dia, saat ini umur bumi sudah semakin tua dan harus tetap dijaga kelestariannya. “Bumi kita semakin lama semakin tua dan itu harus dijaga kelestariannya, agar manusia juga bisa memanfaatkan dengan baik,” katanya.

Makanya, sebagai salah satu pemenang Puteri Lingkungan Hidup Tahun 2022, Reva mengajak para pelajar lain agar turut serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Menurut dia, langkah itu dapat dilakukan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau menerapkan zero waste sampah.

“Bisa juga dilakukan dengan aksi peduli lingkungan seperti bersih-bersih pantai atau menanam tanaman di kawasan lingkungan rumah kalian,” pesan dia. Pada kesempatan yang sama, Presiden Tunas Hijau Indonesia, Mohammad Zamroni menerangkan, bahwa kegiatan bersih-bersih pantai sendiri sebenarnya diinisiasi oleh para pelajar atau anak-anak Surabaya.

“Jadi mereka (anak-anak) yang menjadi inisiatornya dari kegiatan (bersih-bersih pantai) ini. Kami cuma mengawal, karena anak-anak kan biasanya boring, tidak fokus, tidak bisa continue, nah itu kami (motivasi) ayo kita waktunya. Kita carikan tempat,” kata Zamroni.

Ia menyebut, aksi bersih-bersih pantai sebenarnya sudah lama dilakukan. Bahkan, kegiatan ini mulai intens dilaksanakan setiap akhir pekan sejak Oktober 2020. Sedangkan untuk kegiatan kali ini, sudah memasuki seri yang ke 93.

“Awal oktober 2020 mulai bersih-bersih di Pantai Tambak Wedi. Terus bergeser setiap minggu pagi bergerak dan ini yang seri yang ke 93,” ungkap dia. Menurut dia, setidaknya ada sekitar 220 peserta yang terlibat dalam aksi bersih-bersih pantai kali ini. Para peserta kali ini mayoritas dari kalangan pelajar SD-SMP di Kota Surabaya.

Diantaranya, SMPN 54 Surabaya, SDN Tanah Kali Kedinding, SDN Rungkut Menanggal 1 Surabaya, SDN Nginden Jangkungan Surabaya dan SMPN 22 Surabaya. “Hari ini sekitar 220 an peserta. Yang banyak itu dari keluarga anak-anak Pangeran dan Puteri Lingkungan. Dan pada seri ke-93 ini banyak juga dari nelayan setempat yang ikut,” jelasnya.

Zamroni menambahkan bahwa sejak pertama kali dilaksanakan, kegiatan ini selalu mendapat dukungan dari Pemkot Surabaya. Khususnya dari jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH), baik dukungan melalui armada truk pengangkut sampah maupun satgas.

“Dinas Lingkungan Hidup selalu support kami, menyediakan armada, terus membantu Satgasnya. Kalau tidak, nanti bingung mindah sampahnya. Sampai seri ke-93 kali ini selalu support dan Insyaallah seterusnya,” tandasnya. (ko)

Surabaya Bergerak, Satukan Pendekar Silat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Puluhan pendekar silat dari sejumlah organisasi di wilayah Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, ikut berpartisipasi dalam kerja bakti massal bersama warga pada Minggu (29/1) pagi. Kegiatan kerja bakti bertajuk Surabaya Bergerak tersebut, berlangsung di Tubanan Baru II, Kelurahan Karang Poh, Kecamatan Tandes Surabaya.

Camat Tandes Kota Surabaya, Febriadhitya Prajatara, mengatakan, bahwa ada hal yang berbeda dalam giat Surabaya Bergerak pada akhir pekan kali ini. Sebab, selain diikuti warga sekitar, puluhan pesilat juga turut serta dalam giat kerja bakti tersebut.

“Kegiatan kerja bakti Surabaya Bergerak kali ini berlangsung di Jalan Tubanan Baru II. Warga antusias dan menyambut baik bantuan tenaga dari rekan-rekan pesilat,” kata Febriadhitya, Minggu (29/1). Pria yang lekat disapa Febri ini juga menerangkan, bahwa keterlibatan puluhan pesilat dalam program Surabaya Bergerak merupakan buah pemikiran dari para pengurus perguruan di wilayah Tandes.

Yakni, bagaimana menyatukan para pesilat dari berbagai perguruan agar mereka bisa saling mengenal satu sama lain. “Jadi ini merupakan pemikiran bersama dari para pengurus perguruan agar bisa menyatukan dan berkenalan. Salah satunya dengan mengikuti program kerja bakti Surabaya Bergerak,” ujar Mantan Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini.

Febri mengungkapkan, setidaknya ada tiga organisasi perguruan silat yang turut berpartisipasi dalam Surabaya Bergerak di wilayah Kecamatan Tandes. Ketiga organisasi itu adalah Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Pagar Nusa dan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI). Sedangkan untuk fokus kerja bakti kali ini adalah pembersihan saluran air.

“Selain rekan-rekan dari PSHT, Pagar Nusa dan Kera Sakti, kegiatan Surabaya Bergerak juga diikuti warga sekitar, Babinsa, Iurah maupun ketua sekaligus pengurus RW8 dan RT2 Kelurahan Karang Poh,” ungkap dia.

Sementara itu, satu di antara pesilat yang terlibat dalam Surabaya Bergerak di Kelurahan Karang Poh, Kecamatan Tandes adalah Catur Suryanto. Menurut dia, kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk menjalin silaturahmi antar anggota perguruan silat bersama dengan warga.

“Ini untuk menyambung (silaturahmi) antar perguruan dengan warga melalui kerja bakti. Dengan (mengikuti) kegiatan – kegiatan positif seperti kerja bakti ini, warga tentunya akan bisa menilai,” kata Catur Suryanto.

Pesilat dari organisasi Pagar Nusa tersebut juga menyatakan kesiapannya apabila ke depan kembali dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan positif bersama warga. Seperti di antaranya adalah melalui kerja bakti Surabaya Bergerak.

“Dari perguruan kami tentunya siap untuk membantu warga, khususnya di wilayah Kecamatan Tandes,” pungkasnya. (ko)

Wisata Turis di Piala Dunia U-20, Surabaya Siapkan Wahana Offroad di Tahura Pakal

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wahana wisata offroad di Taman Hutan Raya (Tahura) Pakal, dapat rampung sebelum dimulainya gelaran Piala Dunia U-20 Tahun 2023. Sesuai dengan jadwal, Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 yang berlangsung pada 20 Mei – 11 Juni 2023.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bahwa pemkot menyediakan berbagai alternatif wisata bagi turis yang datang ke Kota Pahlawan untuk menyaksikan Piala Dunia U-20. Sejumlah  alternatif destinasi wisata itu di antaranya adalah Romokalisari Adventure Land, Susur Sungai Kalimas hingga Mobil Offroad di Tahura Pakal.

“Semoga nututi bisa dibuka sebelum Piala Dunia U-20. Lokasinya di Taman Hutan Raya Pakal. Ada wahana mobil offroad,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Minggu (29/1). Ia menjelaskan, pembangunan wisata offroad di Tahura Pakal, melibatkan pihak ketiga atau investor.

Sementara Pemkot Surabaya mendukung keberadaan destinasi wisata itu dengan penyediaan akses jalan. “Ini sudah mulai berjalan, yang dilakukan pemerintah adalah membebaskan jalan menuju ke Taman Hutan Raya Pakal. Jadi kita kerjasama,” ungkapnya.

Selain mobil offroad, Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan, bahwa sejumlah wahana menarik lain juga bakal tersedia di Tahura Pakal. Seperti di antaranya, camping ground, flying fox hingga tempat untuk outbound.

“Wahananya ada mobil offroad, camping ground, ada outbound-outbond, ada pula danau dan bukit buatan juga. Jadi konsep alam yang ada di Taman Hutan Raya Pakal,” terang Cak Eri, sapaan lekat Wali Kota Surabaya.

Menurut dia, sebenarnya Kota Surabaya memiliki banyak tempat yang potensinya luar biasa untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata. Namun demikian, Cak Eri menyebut, selama ini beberapa tempat itu belum tersentuh sepenuhnya oleh Pemkot Surabaya.

“Makanya potensi-potensi itulah yang akan saya sentuh. Yang salah satunya tempat itu adalah untuk menggerakan warga miskin, mengurangi kemiskinan, seperti di Romokalisari Adventure Land,” tuturnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini menambahkan, bahwa ada dua lahan yang dibebaskan pemkot untuk akses jalan menuju Tahura Pakal. Titik lokasi lahan itu berada di dekat kawasan Stadion Gelora Bung Tomo.

“Ada dua lahan yang dibebaskan untuk menuju ke sana. Kalau selama ini kan lewat rel sepur (kereta api), nanti mulai dari GBT, sebrangnya langsung lurus menuju Tahura Pakal,” pungkasnya. (ko)