Bupati Gresik Ajak Ekosistem Kesehatan Tingkatkan Mutu Layanan

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Pelayanan yang baik dan ramah kepada masyarakat perlu terus ditingkatkan, termasuk bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tak henti-hentinya melakukan pemantapan program Universal Health Coverage (UHC). Program ini telah mencakup sekitar   99,6 persen program jaminan kesehatan masyarakat Gresik yang berjalan sejak Oktober 2022.

“Prinsipnya, kita berani memulai sesuatu yang baru itu sudah jempol. Tinggal bagaimana kita mengevaluasi apa yang salah, apa yang kurang kita perbaiki bersama-sama,” Kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, saat bertemu dengan seluruh ekosistem kesehatan pada Fasilitias Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Wilayah Kecamatan Manyar, Kamis (26/1).

Menurut Gus Yani, panggilan akrab Bupati Gresik ini  dengan adanya UHC program pelayanan jaminan kesehatan di Kabupaten Gresik menjadi tuntas. Pemantapan ini, menurut Gus Yani juga harus dibarengi dengan peningkatan mutu kualitas pelayanan dasar.

Ia berharap, dalam pelayanan kepada masyarakat sudah tidak ada lagi pelayanan yang kurang ramah, cemberut, atau kurang simpatik. “Ini harus benar-benar tidak ada lagi. Karena panjenengan semua ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Harus diingat bahwa secara psikologis, orang yang sakit itu cenderung tidak sabar. Jadi harus diniati pelayanan ini penuh keikhlasan,” tegas Gus Yani.

Orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini juga menegaskan  pentingnya sinergi dengan berbagai pihak dalam penyempurnaan program UHC. Contohnya dalam permasalahan BPJS bagi tenaga kerja, Gus Yani mengungkapkan agar dilakukan koordinasi antara dinas kesehatan dengan dinas tenaga kerja untuk ditemukan solusi.

Contoh lain, menurut Gus Yani, adalah, penyelarasan data kependudukan tiap-tiap wilayah yang bisa dilakukan oleh pemerintah desa sehingga bisa memudahkan program UHC. Disamping itu, Gus Yani juga memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Puskesmas di wilayah Kecamatan Manyar.

Sebagai informasi, terdapat tiga Puskesmas yang ada dalam wilayah Manyar, diantaranya adalah Puskesmas Sukomulyo, Puskesmas Sembayat, dan Puskesmas Manyar. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah menbahkan inovasi yang dilakukan oleh Puskesmas di Kabupaten Gresik ini banyak dan telah menyentuh permasalahan kesehatan di masyarakat.

Salah satunya adalah penurunan angka stunting serta kematian ibu dan bayi. Tak hanya membahas masalah UHC, dalam kesempatan ini ditampilkan juga berbagai kepiawaian dari dokter dan perawat Puskesmas di Kecamatan Manyar.

Momen haru terasa kala dipertunjukkan berbagai kebolehan dari anak-anak berkebutuhan khusus dari Puskesmas Sukomulyo. Sebagai informasi, Puskesmas Sukomulyo memiliki pelayanan khusus bagi anak-anak spesial. Tak ayal, inovasi pelayanan tersebut juga mendapatkan apresiasi tinggi dari Gus Yani.

“Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong kesetaraan. Dan kedepan harapannya seluruh Puskesmas di Kabupaten Gresik memiliki pelayanan sama seperti yang ada di Puskesmas Sukomulyo ini,” pungkasnya. (dra)

TBP Disesuaikan LPS, Perkuat Sinergi Antar Otoritas Keuangan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan/LPS melakukan evaluasi dan menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan/TBP untuk periode reguler Januari 2023 bagi simpanan rupiah di bank umum dan BPR, serta simpanan dalam bentuk valuta asing/valas di bank umum.

LPS menetapkan TBP simpanan rupiah di bank umum dan BPR naik sebesar 25 bps menjadi 4,00 persen pada bank umum dan 6,50 persen pada Bank Perekonomian Rakyat/BPR. Sedangkan untuk TBP simpanan valuta asing/valas pada bank umum ditetapkan naik menjadi 2.00 persen.

Selanjutnya TBP tersebut akan berlaku untuk periode 1 Februari – 31 Mei 2023. Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan, penetapan TBP simpanan didasarkan pada beberapa hal.

Antara lain, potensi kenaikan suku bunga perbankan domestik yang lebih tinggi dalam merespon kebijakan moneter bank sentral. Juga untuk memberikan ruang bagi perbankan dalam pengelolaan likuiditas di tengah masih relatif tingginya risiko volatilitas pasar keuangan dengan tetap suportif terhadap fungsi intermediasi perbankan sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi.

“Terutama untuk memperkuat sinergi dan arah kebijakan dengan otoritas di sektor keuangan domestik dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi,” kata Purbaya Yudhi Sadewa, di Jakarta Kamis (26/1). Ia menyampaikan beberapa perkembangan positif terkini yaitu, fundamental kondisi perbankan yang relatif kuat, sebagaimana ditunjukkan dengan rasio permodalan (KPMM) industri yang terjaga di level 25,43 persen pada periode Desember 2022, sementara itu likuiditas juga tetap ample dengan rasio AL/NCD berada di level 137,69 persen dan AL/DPK sebesar 31,20 persen.

Kemudian, pemulihan kinerja intermediasi tersebut diikuti pula dengan terus membaiknya aspek pengelolaan kredit. Rasio Gross Non Performing Loan/NPL pada periode Desember 2022 berada pada level yang terkendali sebesar 2,44 persen. Sementara rasio Loan at Risk perbankan terus menurun ke level 14,05 persen.

“Kinerja intermediasi keuangan juga terus membaik. Dimana pada Desember 2022, kredit perbankan tumbuh sebesar 11,35 persen secara yoy, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 9,01 persen secara yoy,” tambah Purbaya.

Purbaya, menekankan, LPS terus memantau pergerakan suku bunga simpanan perbankan nasional, baik yang berdenominasi Rupiah maupun valuta asing. Berdasarkan data pergerakan suku bunga secara nasional, perkembangan Suku Bunga Pasar simpanan (SBP) untuk simpanan rupiah terpantau naik sebesar 11 bps menjadi 2,95 persen pada periode 20 Desember 2022 hingga 16 Januari 2023.

“Hal ini menunjukkan bahwa perbankan secara bertahap merespon kenaikan suku bunga acuan bank sentral atau BI7DRR. Meskipun demikian, kondisi likuiditas yang masih relatif longgar potensial mempengaruhi kecepatan bank dalam merespon kenaikan BI7DRR,” jelasnya.

Selanjutnya, SBP simpanan valas di periode observasi yang sama terpantau naik sebesar 11 bps menjadi sebesar 1,48 persen jika dibandingkan periode penetapan sewaktu-waktu Desember 2022. “Kenaikan SBP valas ini berlanjut sejalan dengan tren kebijakan suku bunga The Fed yang masih meningkat untuk mengatasi gejolak inflasi global, khususnya di negara-negara maju,” tambahnya.

Dalam rangka melindungi dana nasabah serta upaya menjaga kepercayaan nasabah deposan, LPS juga menghimbau agar bank tetap memperhatikan ketentuan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan dimaksud dalam rangka penghimpunan dana.

“Dan dalam menjalankan operasional, bank juga diharapkan tetap mematuhi pengaturan dan pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan serta ketentuan pengelolaan likuiditas oleh Bank Indonesia,” tutup Purbaya. (bw)

Beraksi di 23 TKP, Spesialis Curanmor Didor Polisi karena Melawan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Personel Reskrim Polresta Banyuwangi mendapat tangkapan istimewa. Spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) di 23 lokasi berhasil dibekuk. Polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas setelah melawan saat disergap.

Selama ini, pelaku berinisial SKD (47) tersebut dikenal sangat licin. Beberapa kali lolos dari incaran petugas. Pelaku akhirnya dibekuk tim buru sergap Macan Blambangan Polresta Banyuwangi usai menggasak motor di rumah warga di Desa Tambakrejo Kecamatan Muncar. ” Dari catatan polisi, pelaku sudah 11 kali keluar masuk penjara dalam kasus curanmor,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Subarnapraja, Kamis (261/2023) siang.

Saat disergap,Kamis (19/1/2023) malam, pelaku hendak menjual motor Yamaha Vixion ke wilayah Jember. Ketika melintas, polisi yang membuntuti langsung menyergapnya. Melihat kedatangan polisi, pelaku mencoba melawan. Residivis kambuhan ini menyerah setelah satu tembakan bersarang di kakinya. ” Kami berikan tindakan tegas terukur karena pelaku berusaha melawan dan kabur saat diamankan,” kata Agus.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diamankan di Polresta Banyuwangi. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 363 KUHP junto pasal 5 ayat (1) KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian. Dari tangan pelaku diamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, tiga motor curian, sejumlah kunci T dan sebuah telepon selular (ponsel).

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengincar motor yang dikunci di dalam rumah. Modusnya, mencongkel jendela, lalu merusak pintu rumah.  Dari 23 TKP, pelaku beraksi sendirian. Aksi curanmor ini mulai dilakukan sejak tahun 1993, berlanjut hingga tahun 2019. Terakhir, pelaku keluar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tahun 2021 lalu. Begitu keluar Lapas, pelaku kembali beraksi. Aksi pertamanya dilakukan pada Mei 2022.

Selain pelaku curanmor, polisi mengamankan satu orang penadah motor curian. Pelaku berinisial MN (47), asal Jember, Jawa Timur. Penangkapan pria ini berawal dari tertangkapnya pelaku SKD. ” Jadi, dua pelaku ini memiliki peran berbeda. Satu sebagai pemetik, satu lagi sebagai penadah,” tutup Agus. (udi)

Keren.. Warga Binaan Lapas Banyuwangi Sulap Koran Bekas jadi Celengan

0

Banyuwangi, Jawa Timur- Tinggal di balik jeruji, tak mengurangi semangat warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi berkreasi. Mereka membuat celengan berbahan koran bekas. Meski bahannya sepele, celengan ini bisa menembus pasar nasional.

Ide membuat celengan ini berawal dari banyaknya tumpukan korban yang tak terpakai. Munculah kreasi menyulapnya menjadi barang bermanfaat. Proses pembuatannya juga sederhana.  Koran bekas dipotong sesuai bentuk yang diinginkan. Lalu, dililit dan direkatkan lidi menggunakan lem. Selanjutnya, lintingan koran dibentuk mirip papan, dipotong dengan berbagai bentuk. Jadilah celengan. Setelah itu dicat dengan beragam karakter menarik. Ada Doraemon, Superhero dan tokoh kartun lainnya. “ Kegiatan kreatif ini sebagai upaya mengasah kreativitas warga binaan. Sehingga, mereka menjalani masa pidan dengan produktif,” kata Kepala Lapas Banyuwangi, Wahyu Indarto, Kamis (26/1/2023) siang.

Dibutuhkan ketelitian khusus membuat celengan koran ini, terutama membuat detail gambar karakter yang dibuat. Warna yang dipilih juga harus tepat. Sehingga, gambar yang dibuat benar-benar menarik. Dengan pelatihan dan kesabaran, warga binaan  bisa memiliki keahlian yang handal membuat celengan. Produk celengan ini menjadi salah satu unggulan Lapas Banyuwangi. “ Kami memberikan kesempatan setiap warga binaan untuk belajar kreatif, terutama membuat celengan ini,” jelas Wahyu.

Dalam sehari, warga binaan bisa membuat belasan celengan berbagai bentuk. Produk kerajinan ini dipasarkan melalui galeri Lapas Banyuwangi. Termasuk, diikutkan dalam pameran. Harga celengan ditawarkan cukup terjangkau. Mulai Rp30.000 hingga Rp50.000 per biji. Harga tergantung bentuk celengan, makin rumit, harga makin mahal. Produksi celengan ini memberikan manfaat ganda bagi warga binaan. Selain ilmu kerajinan, mereka mendapatkan premi dari penjualan celengan. “ Harapannya, setelah kembali ke rumah, kreativitas ini bisa digunakan untuk kegiatan ekonomi,” tutupnya. (udi)

Presiden Jokowi Tekankan Kerja Bareng, Prevalensi Stunting Turun Jadi 21,6 Persen

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Presiden Republik Indonesia/RI, Joko Widodo, membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting tahun 2023 di Auditorium BKKBN Pusat, Jakarta Rabu (25/1).

Dalam Rakernas juga diumumkan hasil survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Prevalensi stunting di Indonesia 2022 berada pada angka 21,6 persen. Prevalensi ini turun sebesar 2,8 persen dibandingkan prevalensi 2021 yang berada pada angka 24,4 persen.

Presiden Jokowi, mengatakan, tadi sudah disampaikan Pak Menteri (Kesehatan) di tahun 2022 angkanya sudah turun jadi 21,6 persen. Ini kerja keras kita semua, dan dampak stunting ini tidak hanya urusan tinggi badan tapi yang paling berbahaya adalah rendahnya kemampuan anak untuk belajar, keterbelakangan mental, dan yang ketiga muncul penyakit kronis yang gampang masuk ke tubuh anak. Oleh sebab itu target 14 persen di tahun 2024 harus kita capai.

‘’Saya yakin dengan kekuatan kita bersama semua bergerak itu angka tidak sulit asal kita bekerja bersama-sama,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya. Presiden Jokowi, mengatakan kunci dalam berkompetisi dengan negara lain adalah kualitas sumber daya manusianya.

“Kualitas keluarga, kualitas SDM menjadi kunci negara kita berkompetisi dengan negara lain dan sinergitas antara Kementerian dan Lembaga, Pemda, tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan swasta ini penting sekali,” ujar Presiden Joko Widodo.

Karena itu, Presiden Joko Widodo juga menekankan kepada seluruh Kementerian dan Lembaga terkait percepatan penurunan stunting untuk selalu berkonsolidasi dan memberikan bayi dan ibu hamil protein hewani seperti telur dan ikan.

Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp.O.G (K) mengatakan keberhasilan dalam menurunkan prevalensi stunting merupakan hasil dari kerjasama semua pihak.

Pada Rakernas ini kita mensukseskan Perpres nomor 72 tahun 2021 dengan lima pilar. Pilar pertama adalah komitmen terima kasih hari ini tentu kehadiran Kementerian/Lembaga, TNI dan Polri yang menunjukkan komitmen yang luar biasa. Pilar kedua adalah bagaimana kita bisa melakukan massif information system terkait dengan masalah kesadaran dalam mencegah stunting.

Kemudian pilar ketiganya adalah kita harus bisa melakukan konvergensi. Dan pilar keempatnya kita harus bisa menyediakan pangan dengan baik. Pilar kelima, kita harus bisa melakukan inovasi, terobosan dan data yang baik.

‘’Kami berterima kasih kepada kementerian dan lembaga yang mendukung di mana pentahelix kita laksanakan dengan baik,” kata dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG.(K). Dalam paparannya, Hasto Wardoyo juga menyampaikan angka total rata-rata perempuan Indonesia melahirkan anak atau Total Fertility Rate (TFR) yang sudah mendekati angka 2,1.

Angka ini berarti satu perempuan di Indonesia melahirkan dua anak. Hasto juga menyebutkan rata-rata usia menikah perempuan di Indonesia naik dari di bawah 20 tahun menjadi 22 tahun. “Sekarang ini beberapa provinsi sudah memasuki bonus demografi. Beberapa belum jelas, kapan mau memasuki bonus demografi.

Problem ini menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu sesuai Perpres 72 tahun 2021 dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan pencapaian bonus demografi. Sesuai arahan Presiden, Indonesia Emas perlu didukung Bersama,” kata Hasto Wardoyo.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan angka penurunan stunting berdasarkan SSGI tahun 2022. Menkes Budi mengungkapkan bahwa ada beberapa provinsi besar yang angka prevalensi stuntingnya turun lima persen padahal masih dalam masa pandemi.

Masa pandemi saja bisa turun ini khususnya Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Riau itu turunnya  5 persen, jadi selamat. ‘’Saya juga laporkan bahwa ada 2 provinsi besar yang turunnya pada angka 3 persen. Karena kalau mau turun ke 14 persen itu bukan hanya persentase yang mesti turun tapi nominal juga. Ada 2 provinsi besar yang turunnya di atas 3 persen yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur. Karena kita juga butuh secara nominal turun besar,” kata Budi.

BKKBN menggelar Rapat Kerja Nasional membahas strategi pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana serta program percepatan penurunan stunting tahun 2023 di auditorium kantor BKKBN Pusat di Jakarta, Rabu (25/1).

Rakernas 2023 bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan kolaborasi para pemangku kepentingan di pemerintahan pusat, pemerintah provinsi, pemerintahan kabupaten dan kota, serta para mitra dalam mencapai sasaran program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Dalam pembukaan Rakernas itu hadir Menko PMK Muhajir Effendi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang, Menteri Kominfo Johny G. Plate, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Kepala Badan Informasi Geospasial Muh Aris Marfai, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksdya Muhammad Ali, Kepala Kepolisian RI Jendral Listyo Sigit Prabowo, Prof. Dr. Haryono Suyono, MA., M.A., Ph.D, Prof. dr. Fasli Djalal, Ph.D, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuono. (bw)

Santrine Abah Ganjar di Madiun Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Kebaikan Indonesia

0

Madiun, (pawartajatim.com) – Sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Santrine Abah Ganjar/SAG, menggelar istighosah, selawat, dan doa bersama di Tempursari, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Ketua SAG Cabang Kabupaten Madiun, Imam Muhtarom mengatakan, kegiatan ini merupakan permohonan untuk mendatangkan kebaikan bagi bangsa dan negara Indonesia.

Imam mengatakan SAG Kabupaten Madiun mendambakan Indonesia yang makin aman dan tentram. “Kami hari ini menggelar acara istigasah untuk bangsa dan negara. Semoga Indonesia ke depannya lebih aman dan tentram,” kata Imam di lokasi, Selasa (24/1) malam.

Ia menyatakan total ada ribuan santri, ulama, ibu-ibu majelis taklim, hingga masyarakat setempat yang berpartisipasi dalam istigasah, selawat, dan doa bersama. Mereka mengikuti kegiatan tersebut dengan khidmat dan antusias.

Disamping itu, Imam menyebut momen spiritual ini menjadi ajang silaturahmi masyarakat di Kabupaten Madiun. Dengan begitu, suasana kebhinekaan dan ukhuwah persaudaraan yang terjalin di salah satu wilayah Jatim ini dapat terasa.

Santrine Abah Ganjar di Madiun gelar istighosah dan doa bersama untuk kebaikan Indonesia. (foto/ist)

“Alhamdulillah antusias masyarakat di Kabupaten Madiun sangat besar dalam mengikuti kegiatan ini. Harapan kami Indonesia lebih makmur, lebih maju, dan tidak ada korupsi lagi,” katanya. Disela-sela doa, mereka berharap Indonesia mendapatkan figur pemimpin nasional terbaik yang jujur dan senantiasa mengayomi masyarakat.

Tak hanya itu, SAG Kabupaten Madiun juga mendambakan pemimpin yang dapat mendengar aspirasi, khususnya di kalangan pesantren. “Dan yang paling penting di 2024 mendapatkan pemimpin yang bagus, yang menyejahterakan, yang jujur, yang adil, bermasyarakat, dan bisa mengayomi khususnya memperhatikan aspirasi pondok pesantren di Indonesia,” katanya.

Imam mengatakan, SAG Kabupaten Madiun berkomitmen untuk terus terjun ke masyarakat dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Melalui kegiatan tersebut, Imam berharap persaudaraan di masyarakat semakin erat terasa. (rid)

Serikat Rakyat Banyuwangi Tolak Usulan Jabatan Kades 9 Tahun, Begini Alasannya

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Usulan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa (Kades) hingga 9 tahun menuai reaksi. Warga yang tergabung dalam Serikat Rakyat Banyuwangi menolak usulan tersebut dengan menggelar aksi demo di Balai Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Rabu (25/1/2023) siang. Mereka tak sepakat jika jabatan Kades harus ditambah.

Massa membawa sejumlah poster. Isinya, menolak jabatan Kades selama 9 tahun. Perpanjangan jabatan dinilai tidak mewakili warga desa. “ Kami menilai, Kades yang meminta perpanjangan jabatan hingga 9 tahun kurang etis. Ini menciderai peradaban bangsa,” kata Koordinator Serikat Rakyat Banyuwangi, Supono usai aksi.

Menurutnya, jabatan Kades yang saat ini selama 6 tahun layak dipertanyakan. Meski ada Undang-Undang Desa, posisi Kades sama seperti lembaga lain yang didanai APBN, APBD hingga APBDes dengan periodisasi lima tahunan. “ Lha ini justru meminta penambahan jabatan hingga 9 tahun,” tegas aktivis senior Banyuwangi ini.

Pihaknya menyayangkan para Kades yang akan bergerak jika ada parpol yang tidak mendukung usulan jabatan 9 tahun. Padahal, tidak ada jabatan yang abadi di negara ini. Apalagi, mengklaim sebagai aspirasi rakyat. “ Ini terkesan sombong. Kalau kami murni dari rakyat, bukan mewakili asosiasi apapun,” sorotnya.

Pihaknya berharap, pemerintah tidak main klaim terkait usulan jabatan Kades.  Justru, gerakannya menolak jabatan 9 tahun tersebut murni dari warga. Aksi ini rencananya akan terus digelar di sejumlah titik di Banyuwangi. “ Minimal, ada empat penjuru titik untuk menggelar aksi. Nanti, diakhiri di gedung DPRD Banyuwangi, bila perlu ke Senayan,” tegasnya.

Selain menolak usulan jabatan Kades selama 9 tahun, aksi ini mendesak pembubaran sejumlah asosiasi Kades. Alasannya, asosiasi justru membuat abdi negara itu terkotak-kotak. Padahal, para Kades termasuk dalam lembaga pemerintahan yang tidak perlu melakukan serikat. “ Jadi, yang layak berserikat itu rakyat. Kalau lembaga pemerintahan berserikat, bagaimana jadinya,” tegasnya lagi.

Sebelumnya, ribuan Kades se-Indonesia menggelar aksi di gedung DPR RI, Jakarta. Mereka mendesak revisi Undang-Undang Desa terkait masa jabatan Kades. Selama ini, jabatan Kades adalah 6 tahun, bisa dipilih selama 3 periode. Dalam usulannya, para Kades meminta jabatan 9 tahun selama 2 periode. (udi)

 

Mesinnya Diduga Mogok, Pelaku Buang Mobil Curian di Pinggir Jalan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Diduga mogok saat dibawa kabur, sebuah mobil hasil curian dibuang di Jalan Raya Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kalipuro, Banyuwangi. Mobil Suzuki Carry bernopol P1722 ZV ini ditemukan parkir selama beberapa hari.

Belakangan, mobil tersebut diketahui milik Erbani (55), warga warga Dusun Tegalsari Kidul, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. Mobil tua itu digasak pencuri ketika ditinggal berjualan baju. “ Kejadiannya, Jumat (21/1/2023) lalu. Saat mobil diparkir di jalan Purwoagung, mobil itu digasak pencuri,”kata Kapolsek Tegaldlimo, Iptu Lita Kurniawan, Rabu (25/1/2023) siang.

Pasca-dicuri, korban sempat melapor ke Polsek Tegaldlimo. Polisi sudah melakukan penyelidikan. Hasilnya, mobil tersebut diduga dibawa kabur seorang laki-laki. Aksi pelaku sempat terekam CCTV di sekitar lokasi kejadian. Polisi kemudian mendapat kabar sebuah mobil misterius terparkir di pinggir jalan. Unit Reskrim Polsek Tegaldlimo kemudian mengecek kendaraan tersebut. Ternyata, milik korban yang dilaporkan hilang. “Setelah kita cek, mencocokkan nopol, nomor mesin dan nomor rangka mobil ternyata identik. Selanjutnya mobil tersebut kita bawa dan diamankan ke Polsek,” kata Lita.

Barang bukti mobil itu akhirnya diserahkan ke pemiliknya di Mapolsek Tegaldlimo. Meski begitu, polisi masih terus menyelidiki pelaku pencurian tersebut. Motif pelaku meninggalkan mobil curian itu juga masih misterius. Dugaan sementara, mobil tersebut mogok, lalu dibuang di pinggir jalan. “ Penyelidikan masih terus berlangsung,” tegas Kapolsek. (udi)

Jembatan Mukus dan Bendoroto Permudah Akses ke Sentra Ekonomi Baru

0

Trenggalek, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa meresmikan dua jembatan bailey yang dibangun karena sebelumnya terputus. Keduanya berada di wilayah Kabupaten Trenggalek, yakni jembatan Mukus di Desa Sawahan Kec. Watulimo, dan Jembatan Bendoroto di  Desa Bendoroto Bangun, Kecamatan Munjungan Senin (23/1).

Langkah cepat Gubernur Khofifah tersebut merupakan bukti dukungannya terhadap dibangunnya bandar udara komersil baru di Kabupaten Kediri. Sebab, hadirnya bandara itu akan memudahkan konektivitas menuju Trenggalek serta akses menuju titik-titik pariwisata.

Apalagi, Jembatan Mukus yang baru dibangun itu terletak di Desa Sawahan yang terkenal sebagai sentra penghasil Durian. Harapannya, kedua jembatan ini, terutama Jembatan Mukus, dapat menjadi penghubung dengan pusat-pusat ekonomi baru di Trenggalek.

“Destinasi wisata yang menjadi kekuatan Trenggalek Insyaallah akan menjadi bagian penting untuk bisa dibangun konektivitas antara sentra ekonomi baru di Kabupaten Trenggalek,” kata Khofifah, di Desa Sawahan, Trenggalek.

“Pak Bupati Trenggalek sedang menyiapkan program strategis ketika misalnya airport di Kediri selesai, kemudian koneksitasnya bukan hanya nasional tapi internasional. Pasti kebutuhan untuk bisa menemukan wisata strategis ini diperlukan apabila airport itu selesai. Ini juga sedang diupayakan adanya tol dari Kediri ke Tulungagung yang akan mempetcepat jarak tempuh ke Trenggalek,” tambahnya.

Pada peresmian jembatan yang ditandai dengan pemotongan untaian melati dan penandatanganan prasasti itu, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasinya atas inisiatif warga Desa Sawahan membangun jembatan darurat dari bambu agar akses tidak terputus total.

Usai menyaksikan video itu, Khofifah mengaku trenyuh dan segera mengontak Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin untuk segera menindaklanjuti pembangunan jembatan bailey di lokasi jembatan yang terputus. Kedua jembatan tersebut usai dibangun pada 21 Desember 2022 lalu.

“Panjenengan semua ada dalam video yang saya terima, panjenengan semua bergotong royong membangun jembatan bambu. Setelah melihat video tersebut  saya teruskan pada pak bupati dan saya segerankirim tim dari dinas PU  Binamarga Provinsi Jatim  agar bisa dipercepat pembangunannya dan selesai 21 Desember 2022 lalu,” ungkapnya.

Khofifah berpesan pada segenap warga Desa Sawahan dan Desa Bendoroto untuk bersama-sama menjaga dua jembatan bailey yang telah diresmikan tersebut. Apalagi, kedua jembatan ini merupakan infrastruktur penting yang diperlukan dalam kegiatan warga sehari-hari.

“Saya minta tolong dijaga dan dirawat, karena ini infrastruktur yang dibutuhkan untuk menghubungkan satu desa dengan desa lain juga antar kegiatan masyarakat baik ekonomi, pendidikan, sosial dan lainnya. Ini menjadi kepentingan kita bersama,” ujarnya.

Mantan Menteri Sosial RI itu berharap bahwa terbangunnya kembali dua jembatan tersebut dapat mempermudah akses masyarakat di desa-desa terdampak dengan cepat dan aman. Baik itu akses terhadap keperluan sehari-hari, ekonomi, dan bahkan pendidikan.

“Dua jembatan ini harapnya bisa memberikan manfaat bagi panjenengan semua agar dapat melakukan konektivitas lebih mudah, cepat, dan aman,” tutupnya. Seusai peresmian dan peninjauan jembatan yang baru diresmikan, Gubernur Khofifah pun menyempatkan diri menyebrangi jembatan bambu yang dibangun oleh warga seusai banjir menerjang.

Sebelumnya, pada 10 Januari 2023, Gubernur Khofifah meresmikan dua jembatan bailey di Kabupaten Pacitan yang putus karena banjir dan longsor, yaitu Jembatan Kembang di Desa Kembang dan Jembatan Gandu di Desa Wonodadi Kulon.

Untuk diketahui, Jembatan Mukus menghubungkan Dusun Krajan dan Dusun Winong Desa Sawahan Kecamatan Watulimo, serta akses jalan alternatif Prigi – Munjungan. Jembatan ini memiliki dimensi panjang 27 meter, lebar 3,5 meter, dan kapasitas beban 10 Ton.

Sedangkan Jembatan Bendoroto Bangun menghubungkan Desa Bendoroto Kecamatan Bendoroto dengan Desa Bangun Kecamatan Bendoroto. Dengan dimensi panjang  24 meter, lebar 3,5 meter, dan kapasitas beban yang sama yaitu 10 ton.

Kedua jembatan ini merupakan akses utama masyarakat baik dalam hal ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sehari-hari. Karena itu, ambruknya jembatan Mukus dan Bendoroto akibat banjir November 2022 menyebabkan sekitar hampir 4.000 warga terisolir.

Terlebih lagi, Desa Sawahan tempat Jembatan Mukus merupakan salah satu pusat wisata Buah Durian yang ada di Trenggalek. Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, mengatakan, begitu jembatan diresmikan, wisatawan langsung berdatangan.

“Saya sampai dikontak langsung oleh pak lurah, bahwa begitu bulan Desember jembatan jadi, saat libur Natal dan Tahun Baru wisatawan pada berdatamgan ke Sawahan untuk membeli Durian,” katanya.

Tak lupa, Bupati Trenggalek itu berterimakasih pada Gubernur Khofifh atas apresiasinya kepada warga Sawahan dan Bendoroto yang sampai bergotong royong membangun jembatan darurat pasca banjir November lalu.

Sebab, begitu mendengar kabar tentang warga yang bahu membahu membangun jembatan, Gubernur Jatim itu langsung memberikan penanganan kepada dua jembatan yang terputus itu. “Warga di sini sampai menangis kerja bakti membuat jembatan dari bambu saat Jembatan Mukus terhantam banjir.

Sekitar 4.000 warga sahat khawatir terisolasi karena ini akses utama dan jalurnya cukup esktrem dan rawan longsor,” ujarnya. “Terima kasih Ibu Gubernur sudah hadir memberikan penanganan yang sangat cepat begitu menerima kabar video tentang warga yang bergotong-royong. Semoga jembatan yang diresmikan hari ini bisa bermanfaat dan memajukan serta mensejahterakan desa-desa yang terhubung,” tutupnya.

Salah satu warga Desa Sawahan Kec. Watulimo, Sunarti (48) mengajak penulis untuk melihat lokasi sekitar tempat tinggalnya. Tampak sepetak kebun dibantaran sungai nyaris tak bersisa dan kini dibenahi menjadi plengsengan sungai.

Saat jembatan mukus terputus, dirinya mengaku kesulitan mendapatkan akses ke sebrang. “Waktu itu sangat-sangat kesulitan untuk dapat akses dari sebrang. Alhamdulillah dengan adanya jembatan yang baru ini sudah mengembalikan aktivitas masyarakat seperti semula,” katanya.

Sementara itu, warga Dusun Podang Desa Bendoroto Kec. Munjungan, Ardi Sulyono (34) mengatakan bahwa telah dibangun kembali Jembatan Bendoroto Bangun sangat mengembalikan aktivitas masyarakat seperti semula.

“Kami seperti terisolir. Karena memang untuk dapat akses sembako kami harus ke Kec. Munjungan. Alhamdulillah sekali karena jembatan ini dibangun kembali,” katanya. Tidak hanya akses kebutuhan dasar saja, namun akses pendidikan masyarakat sekitar pun terhambat.

“Kami masyarakat Dusun Podang juga telah membuat jembatan darurat sebelumnya. Namun, karena memang seadanya jadi kalau anak-anak mau berangkat sekolah tetap harus didampingi orang tuanya,” ucapnya.

“Saya berterima kasih kepada Ibu Gubernur dan Bapak Bupati atas atensi dan perhatiannya sehingga Jembatan Bendoroto Bangun diperbaiki dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (dra)

Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Trenggalek Optimalkan Pesona Alam Pantai Selatan Jawa

0

Trenggalek, (pawartajatim.com) – Potensi wisata yang ada di sepanjang garis pantai Trenggalek, agar dioptimalkan. Sebab, letak Trenggalek yang berada di kawasan Pantai Selatan Jawa memiliki banyak sekali destinasi wisata pantai yang memukau.Apalagi, eksotisme alam yang dimiliki Trenggalek menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara jika dikelola dengan baik.

Penegasan itu dikemukakan Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat berkunjung ke Pantai Mutiara, di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Senin (23/1).

“Jika objek wisata dikelola dengan baik, infrastruktur penunjang pariwisata diperbaiki dan ditambah, kemudian amenities dan event, ditambah promosi besar-besaran saya yakin jumlah wisatawan yang datang ke Trenggalek pun akan meningkat pesat,” kata Khofifah.

Khofifah datang didampingi Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, usai meresmikan Hunian Tetap Kampung Indah Permai di Desa Sumurup dan Jembatan Mukus serta Jembatan Bendoroto Bangun, Trenggalek. Ia menyebut, sektor pariwisata merupakan sektor yang potensial untuk dikembangkan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi daerah, sumber pendapatan asli daerah, dan menciptakan lapangan kerja.

“Saya yakin jika pariwisata berkembang, maka sektor lainnya pun ikut terdongkrak, mulai dari hotel atau homestay, transportasi, kuliner, oleh-oleh, dan masih banyak lagi. Hilirnya tentu saja kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” imbuhnya.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (foto/ist)

Menurut dia, kawasan Pantai Selatan Jawa yang membentang dari Banten hingga Banyuwangi dengan panjang rutenya lebih dari 1.500 kilometer tersohor dengan pemandangannya yang indah. Pantainya, dikenal dengan ombaknya yang tinggi, namun punya eksostisme alam yang tidak ada duanya.

“Gunakan media sosial untuk mempromosikan potensi wisatanya. Kontennya, reviu keindahan alamnya, kulinernya, mitosnya, keramahan masyarakatnya, sampai testimoni pengunjung. Bikin wisatawan penasaran untuk datang,” tuturnya.

“Mari kita promosikan keindahan pantai-pantai selatan Jatim agar semakin dikenal. Tidak hanya di ranah domestik, melainkan juga kancah internasional,” tambahnya. Khofifah menuturkan, selain destinasi pantai, Trenggalek juga memiliki desa wisata yang tidak kalah bagusnya.

Salah satunya, adalah Desa wisata Pandean yang berada di Kecamatan Dongko. Desa ini bahkan masuk ke dalam 50 besar desa terbaik pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek sendiri, lanjut dia, menargetkan hingga tahun 2023 sebanyak seratus desa wisata terbentuk.

Saat ini terdapat 70 desa wisata yang sudah dibina dan dikembangkan melalui program pendampingan pemerintah daerah. Sementara itu, Kepala Desa  Tasikmadu Wignyo Handoyo mengatakan bahwa pengelolaan Desa Wisata Pantai Mutiara dilakukan secara mandiri oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Wignyo menyampaikan rasa terimakasihnya atas kunjungan Gubernur Khofifah di Pantai Mutiara. “Semoga dengan kehadiran gubernur bisa memperkenalkan wisata Pantai Mutiara kepada masyarakat luas,” pungkasnya. (dra)