Semarak, Gelar Karya Kurikulum Merdeka SDN 19 Indro Gresik

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Gelar karya kreasi siswa-siswi implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah ini berlangsung semarak. UPT Sekolah Dasar Negeri/SDN 19 Indro Kec. Kebomas menampilkan unjuk kebolehan para peserta didiknya.

Sedikitnya 12 penampilan karya kreasi sempat memukau hadirin di halaman sekolah ini. Sejak diberlakukannya Kurikulum Merdeka, memberikan berkah tersendiri bagi sekolah-sekolah. Termasuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) SD Negeri 19  Gresik, Jawa Timur/Jatim.

Betapa tidak, berlakunya kurikulum yang memberikan keleluasaan kepada peserta didik dalam mengembangkan minat dan bakatnya, terbukti memicu kreativitas para siswanya lewat sejumlah projek yang mereka lahirkan.

Dalam kurun waktu sekitar 6 bulan itu, siswa SDN yang berlokasi di Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Gresik ini mampu membuktikan potensi terpendam untuk menghasilkan karya kreatif, bahkan bernilai ekonomi.

Dan ajang untuk membuktikan potensi positif itu, mereka unjuk kemampuan dalam “Gelar Karya” di depan publik yang digelar di halaman sekolah, Sabtu (7/1). Berbagai karya kreatif hasil projek penerapan Kurikulum Merdeka mereka tampilkan.

Salah satu kreasi siswa dalam pagelaran Gelar Karya di UPT SD Negeri 19 Indro Gresik. (foto/dra)

Diantaranya membuat aneka makanan tradisional Gresik, aneka kerajinan, juga aksi panggung seni yang memukau. Bahkan, di antara sejumlah projek yang diikuti siswa kelas 1 dan 4 itu, ada yang memiliki nilai ekonomi cukup signifikan.

Karya unik dan orisinal itu berupa daur ulang sampah menjadi beberapa kerajinan yang menarik dan bernilai ekonomi. Dengan kreativitas yang mereka miliki dan godok dalam diskusi kelompok, mereka mampu menghasilkan karya yang mampu mengubah barang tak berharga (sampah) menjadi aneka produk kreatif.

Seperti tas, tempat tisu, tempat pensin, bahkan pakaian modis dengan desain menarik untuk ditampilkan di panggung seni. Dihadapan para siswa, orang tua/wali murid, dewan guru, juga Komite Sekolah, “Gelar Karya” itu dibersamakan dengan penerimaan rapor semester I.

Yaitu, khusus untuk kelas yang menerapkan Kurikulum Merdeka, kelas 1 dan 4. Sementara kelas lain, rapor telah diserahterimakan sebelumnya. Sekolah ini  merupakan 1 dari 3 SDN di Kecamatan Kebomas yang telah melakukan uji coba Kurikulum Merdeka.

Kepala UPT SDN 19 Gresik, Naniek Mariawatie, SPd, menambahkan, empat guru pendamping yang memiliki kompetensi khusus disiapkan untuk mengawal penerapan kurilukum tersebut. Mereka adalah Dewi Nur Karomah, SPd dan Arlisah, SPd yang mendampingi siswa kelas 4. Sementara Lely Dwi Khumalasari, SPd dan Heni Rusdianti, SPd., mengawal siswa kelas 1.

“Mereka berempat memang telah mendapat pelatihan khusus dalam hal penerapan Kurikulum Merdeka. Secara bertahap, kami akan bekali dan upgrade kemampuan para guru, sehingga nantinya 100 persen mampu mengawal pelaksanaan kurikulum ini,” ujar Naniek panggilan akrab Kepala Sekolah SDN 19 ini.

Hal senada diungkapkan guru kelas empat, Dewi Nur Kharomah, bahwa kurikulum merdeka memiliki 10 mata pelajaran dengan siswa kelas satu mengerjakan proyek setiap hari Jumat, sedangkan kelas empat setiap hari Sabtu.

“Kurikulum merdeka belajar sangat memadai bagi anak anak, sehingga lebih senang dan menikmati belajar. Namun dalam kondisi tertentu masih perlu upaya kelengkapan sarana dan prasarana,” imbuhnya.

Kegiatan Gelar Karya ini selain dihadiri para wali murid juga Ketua Komite SD N 19 Sudjoko bersama segenap pengurus. Hadir pula Pengurus Paguyuban masing-masing kelas, setiap kelas terdiri dari 3 rombongan belajar (rombel). Secara umum kegiatan Gelar Karya ini berlangsung meriah dan semarak. (dra)

Dilantik, Pengurus JMSI Jatim Periode 2022-2027

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia/JMSI Jatim periode 2022-2027 dilantik di Hotel Kampi Surabaya, Sabtu (7/1). Sebagai informasi, JMSI Jatim memiliki anggota sekitar 30 media dan sudah terverifikasi faktual oleh Dewan Pers Indonesia.

Ketua JMSI Pusat, Teguh Santosa, mengatakan, JMSI lahir tahun 2020. Relatif baru diantara organisasi lainnya di Dewan Pers. Tidak hanya itu, JMSI telah terverifikasi factual oleh Dewan Pers Indonesia.

“Untuk menjadi organisasi di Dewan Pers butuh proses yang cukup ketat sampai dengan mendapatkan verifikasi faktual,” katanya. Menurut dia, saat ini kita sedang menghadapi revolusi platform digital.

Di Indonesia, perkembangan digital diikuti dengan pertumbuhan perusahaan pers. Dimana untuk menjadi perusahaan pers yang dianggap profesional oleh dewan pers harus memenuhi beberapa syarat. Mulai dari badan hukum, redaksi alamat yang jelas, sampai jumlah produksi berita dalam sehari.

“Jawa Timur/Jatim ini adalah salah satu base terkuat JMSI yang anggotanya sekitar 30 dan telah terverifikasi Dewan Pers. Saya berharap JMSI Jatim ini dijadikan model dan menjadi kiblat bagi JMSI di daerah lain,” katanya.

“Menghadapi pesta demokrasi 2024, anggota JMSI untuk dapat memastikan bahwa ruang redaksi kita bekerja dengan mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik. Jauhkan diri dari ujaran kebencian, jaihkan diri dari kabar bohong atau hoax, perbanyak menggali informasi dan sumbernya,” pungkasnya.

Acara pelantikan dihadiri Wagub Jatim, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Wagub Emil berharap keberadaan JMSI mampu menumbuhkan tingkat literasi digital di tengah masyarakat.

Untuk itu, diharapkan media-media yang tergabung dalam JMSI dapat memberikan informasi yang valid, kredibel, dan relevan kepada masyarakat. Hari ini everybody is a publisher.

”Setiap orang dapat menjadi content creator dan mampu menghasilkan informasi lewat jari-jemari kita. Kalau dulu konten terkurasi melalui perusahaan medianya, tapi hari ini dengan keberadaan media sosial konten bisa langsung diunggah dan tersebar,” kata Emil panggilan akrabnya.

Menurut dia, saat ini media konvensional  bersaing dengan media digital. Perusahaan pers pun bersaing dengan media sosial dimana suatu konten tidak perlu lagi editor untuk naik ke publik. Untuk itu, lanjut Emil, keberadaan JMSI Jatim diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang terpercaya.

“Kita juga perlu edukasi masyarakat. Misal kalau dapat share berita, ya di-klik link-nya. Jangan hanya baca caption atau judulnya. Atau paling tidak kalau belum di-klik dan dibaca beritanya jangan disimpulkan bahwa berita itu benar. Karena seringkali judul dan caption itu beda dengan isinya,” ujarnya.

“Itulah yang kemudian harus kita hadapi saat ini. Bahwa banyak sekali tantangan. Bagaimana publik bisa menjadi konsumen informasi yang bijak. Tapi di sisi lain tadi kita melihat konvergensi media, dimana saat ini trendnya orang membaca berita itu melalui tautan yang dibagi di lini massa atau media sosial,” imbuhnya.

Emil mengatakan, media bisa menjadi agen sosialisasi kebijakan pemerintah sekaligus pemantau dan pengawasnya. Ia pun meminta agar informasi yang disampaikan ke publik dapat berimbang.

“Kesempatan untuk kemudian memastikan sebuah isu yang diangkat itu cover both side. Kami berharap adanya JMSI ini juga dapat mendukung pemulihan ekonomi masyarakat, mendukung pembangunan kita di berbagai bidang apakah kebudayaan, sosial dsb.

Tentunya dalam sebuah ekosistem yang amanah, kita sebagai pemerintah juga senantiasa perlu masukan-masukan yang konstruktif dari masyarakat yang disuarakan melalui media-media,” katanya. Tidak hanya itu, Emil berharap JMSI dapat menguasai digital culture dimana kondisi saat ini masyarakat tidak bisa membedakan antara media siber dan media social.

“Dengan hadirnya JMSI tentu diharapkan dapat menjelaskan pada masyarakat tentang perbedaan media yang riil dan media yang imajiner. Media siber punya resiko yang tinggi yang rentan terjadi kesalahan yang dapat berkembang berpotensi menjadi hoax. Oleh karenanya JMSI harus dapat menjaga kehati-hatian dalam menyampaikan informasi ini,” katanya.

Tentunya saya berharap JMSI tidak hanya dijadikan sebagai sebuah wadah organisasi, tetapi juga harus kita implementasikan bagaimana seharusnya peran para jurnalis yang tergabung dalam JMSI itu.

”Semoga keberlangsungan kegiatan positif yang dilakukan oleh JMSI Jatim senantiasa memberikan pengaruh lebih baik khususnya dalam perkembangan dan kemajuan bidang Jurnalistik serta memperkuat literasi digital masyarakat di wilayah Jatim,” imbuhnya.

Adapun susunan kepengurusan JMSI Jatim periode 2022-2027 diantaranya yakni Ketua Dewan Pembina Aries Agung Paewai S.STP., MM, Ketua Dewan Pakar Dr. Joni Wahyuhadi, dr., Sp.BS, Ketua Syaiful Anam, Sekretaris Agus Supriyadi, dan Bendahara Erfandi Putra. (bw)

Sisternet Perbesar Manfaat untuk Perempuan Indonesia

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperbesar manfaat program “Sisternet”, yang ditujukan bagi perempuan Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan perempuan pemilik dan pengelola usaha mikro kecil menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

XL meyakini, pemanfaatan sarana dan teknologi digital akan bisa mempercepat UMKM perempuan untuk lebih berdaya, produktif, dan “naik kelas”. Salah satu cara untuk mendorong peningkatan literasi digital tersebut adalah dengan menyelenggarakan Kompetisi Modal Pintar 2023.

‘’Melalui Sisternet, kami berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan perempuan Indonesia melalui peningkatan literasi digital agar mereka mampu menjadi agen perubahan untuk keluarga dan masyarakat di sekitarnya,’’ kata Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, di Jakarta Sabtu (7/1).

Mengingat peran mereka sebagai penopang ekonomi keluarga, melalui Sisternet pula kami berupaya untuk mendukung agar kaum perempuan Indonesia lebih siap menghadapi kondisi ekonomi yang tidak mudah saat ini dan di masa-masa mendatang.

‘’Kami telah menyiapkan berbagai rencana untuk mendukung perempuan Indonesia lebih berdaya, termasuk bagi mereka yang memiliki dan mengelola UMKM, serta merupakan penyandang disabilitas,” ujarnya

Dimulai sejak tahun 2015, Sisternet telah menyelenggarakan beragam program pemanfaatan teknologi digital untuk memberdayakan perempuan. Program Sisternet ini telah menyelenggarakan lebih dari 300 kelas pengembangan diri bagi perempuan. Sebanyak lebih dari 200.000 perempuan pemilik bisnis kecil menjadi peserta kelas-kelas edukasi pemanfaatan sarana digital tersebut.

Informasi lengkap mengenai program Sisternet dan semua aktifitas serta keseruannya dapat diakses melalui website sisternet.co.id. Website ini menyajikan banyak sekali informasi yang bisa dipelajari serta dimanfaatkan oleh para perempuan untuk mengembangkan potensi diri serta meningkatkan keahlian, mulai dari perawatan diri, kesehatan keluarga, parenting, hingga keahlian dalam pengelolaan keuangan.

Selain itu, Sisternet juga memberikan perhatian besar pada kalangan perempuan pemilik dan pengelola UMKM. Informasi yang disajikan tidak hanya mengenai materi-materi pengembangan bisnis tetapi sampai membahas daily life perempuan bersama keluarga serta kisah-kisah menginspirasi dari perempuan yang sudah berhasil.

Informasi dan keseruan Sisternet juga bisa didapatkan di sosial media melalui platform youtube, instagram, facebook, dan twitter. Sisternet juga hadir dalam bentuk aplikasi yang di dalamnya terdapat banyak fitur, seperti artikel edukasi, berbagai kelas webinar dengan topik yang menarik, forum edukasi melalui diskusi pintar, toko Sister yang merupakan slot promosi untuk para UMKM perempuan binaan Sisternet, dan juga web banner gratis yang dapat digunakan untuk promosi.

Hingga saat ini, total ada lebih dari 58 ribu UMKM milik perempuan yang mendapatkan dukungan dari XL Axiata melalui aplikasi Sisternet yang dapat diunduh melalui Apple App Store dan Google Playstore.

Kompetisi

Kompetisi Modal Pintar 2023 oleh Sisternet memberikan kesempatan kepada kalangan perempuan pemilik UMKM untuk mengikuti beragam kelas keahlian digital yang diperlukan untuk pengembangan usaha.

Selain itu, event ini juga memberikan tantangan kepada peserta untuk berani mengambil peluang bisnis berupa hasil modal usaha sebesar total Rp 200 juta, plus pendampiangan dari sejumlah ahli untuk mengembangkan usaha mereka.

Sejak dibuka bersamaan dengan dimulainya Festival Webinar Pintar 2023, Desember 2022 lalu, tercatat sudah ada lebih dari 17.000 perempuan Indonesia, antara lain berasal dari kota Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Pasuruan, Denpasar, Semarang, Makassar, dan Yogyakarta yang mendaftar Kompetisi Modal Pintar 2023.

Mereka merupakan perempuan-perempuan pemilik usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia. Proses pendaftaran peserta program yang mendapatkan dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia ini akan berakhir pada 18 Januari 2023.

Menurut Dian, data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan, bahwa hingga tahun 2021 tercatat ada sebanyak 65,5 juta UMKM di Indonesia. Sekitar 64,5 persen di antaranya adalah UMKM yang dimiliki dan dikelola oleh perempuan.

Dari jumlah tersebut, baru 26,5 persen yang telah memanfaatkan sarana digital untuk mendukung bisnisnya. Pemerintah sendiri mendorong semua pihak untuk ikut memperkuat UMKM sebagai salah satu penopang perekonomian nasional sekaligus menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga.

Karena itu, transformasi digital secara utuh menjadi sangat penting dalam memajukan wirausaha perempuan agar memiliki daya saing di era digital. Womenpreneur Indonesia harus dipersiapkan agar nantinya dapat mengoptimalkan sepenuhnya potensi ekonomi digital yang diproyeksikan sebesar Rp 4.531 triliun di 2030.

‘’Apalagi, diera serba digital saat ini, muncul berbagai peluang yang bisa mereka raih jika memiliki tingkat literasi digital yang memadai, baik untuk keperluan promosi dan pemasaran, produksi, transaksi, hingga operasional dan pengelolaan keuangan,” papar Dian.

Untuk dapat mengikuti Kompetisi Modal Pintar 2023 ini, para peserta wajib submit artikel rencana bisnis melalui aplikasi Sisternet, mengikuti seluruh rangkaian kelas pelatihan atau webinar, serta membuat rencana bisnis selama dua tahun ke depan. Tahun ini, XL Axiata juga akan memberikan kesempatan untuk para UMKM perempuan penyandang disabilitas untuk mengikuti Kompetisi Modal Pintar 2023 ini.

Seleksi akan dilakukan untuk menjaring 200 peserta UMKM potensial yang bisa lanjut ke seleksi tahap kelas inkubasi manajemen bisnis. Setelah itu akan dilakukan seleksi lagi untuk menjaring 30 finalis untuk masuk ke tahap advisory session dan lanjut ke penjurian dimana para finalis akan presentasikan rencana bisnisnya di hadapan juri.

Pada tahap akhir, hanya akan ada delapan peserta saja yang akan dipilih untuk mendapatkan hadiah modal total sebesar Rp 200 juta serta inkubasi bisnis dan juga pendampingan selama tiga bulan.

Dalam periode inkubasi nantinya para finalis akan mendapatkan pelatihan mengenai inovasi produk dan segmen pasar, finansial, business roadmap 2023, dan digital marketing. (bw)

1,2 Juta Dosis Vaksin Inavac Siap Disuntikkan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 1.225.000 dosis vaksin Inavac hasil produksi Universitas Airlangga bersama PT Biotis Pharmaceutical siap disuntikkan dan digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Vaksin Inavac saat ini siap dikirim ke Kementrian Kesehatan untuk segera disuntikkan pada seluruh warga Indonesia tak terkecuali warga masyarakat Jawa Timur/Jatim. Dalam waktu dekat, masyarakat bisa mendapat vaksin produksi dalam negeri yang untuk sementara diprioritaskan untuk booster untuk usia dewasa atau untuk dosis 1 maupun 2.

“Allhamdulillah, progres vaksin Inavac pada awal tahun 2023 ini telah siap 1,2 juta dosis vaksin. Vaksin ini akan menjadi ikhtiar mempercepat kekebalan imunitas masyarakat Indonesia, meskipun kasus Covid-19 terus mengalami penurunan yang signifikan,” ujar Gubernur Khofifah, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (6/1).

Ia mengatakan, bahwa pihaknya terus mengupdate progres vaksin inavac dari waktu ke waktu. Dalam waktu dekat, Pemprov Jatim akan mengirimkan surat kepada Menteri Kesehatan RI agar Jawa Timur bisa kebagian jatah dari 1.2 juta dosis tersebut sebelum disebar di 34 Provinsi di Indonesia.

“Kita berharap, Jatim kebagian jatah yang cukup untuk melanjutkan proses vaksinasi masyarakat untuk mencapai kekebalan imunitas,” ungkapnya. Gubernur Khofifah, yang juga Ketua Umum IKA Unair melanjutkan, dari jumlah 1,2 juta dosis yang siap digunakan itu merupakan hasil produksi pertama dari Bulan November 2022 dari target total produksinya yang mencapai 5 juta dosis.

Artinya, terdapat sisa yakni 3,8 juta dosis yang masih dalam proses produksi. Bahkan, target produksi Inavac tahun ini pun lebih besar. Bakal mencapai 15–20 juta dosis. “Selain untuk percepatan vaksinasi dalam negeri, sebagian dosis itu akan diekspor ke negara-negara yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, dari data Satgas Percepatan penanganan Covid-19 Jatim, terdapat sasaran 35.339.869 sasaran yang meliputi tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan dan masyarakat umum.

Dari jumlah itu, ketercapaian vaksinasi berdasarkan data Dashboard Kemenkes/KCPEN per tanggal 5 Januari 2023, vaksin dosis pertama telah disuntikkan kepada 30.265.744 penerima vaksin, dosis kedua 26.397.726 penerima vaksin, dosis ketiga 9.235.158 penerima vaksin serta dosis keempat atau booster sebanyak 240.079.

Terpisah, Ketua Tim Riset InaVac Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih, mengatakan, tim peneliti Inavac masih akan melanjutkan penelitian yang bertujuan agar penggunaan InaVac tak hanya untuk kalangan remaja dan dewasa. Tetapi, juga bisa dimanfaatkan meluas ke anak-anak.

“Proposal uji klinik pun telah dikirimkan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Persetujuan protokol uji klinis akan dilakukan untuk remaja dahulu. Setelahnya, untuk vaksin anak-anak hingga Desember tahun ini,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil uji klinik, Inavac dapat digunakan sebagai vaksin Covid-19 primer atau sebagai vaksin dosis pertama dan kedua dalam interval waktu penggunaan 28 hari. Selain itu, Inavac hanya boleh digunakan untuk orang berusia 18 tahun ke atas.

Seperti diketahui, InaVac telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM pada 4 November tahun lalu. Izin itu untuk suntikan dosis primer dewasa. Inavac juga telah mendapatkan EUA untuk menjadi vaksin booster pada Kamis (17/11/2022). Tentunya EUA ini diraih setelah melalui tahapan panjang. Mulai uji prakilinik awal 2021 hingga uji klinik tahap ketiga.

Vaksin Merah putih sendiri, terbukti halal dan aman digunakan. Dimana pada Bulan Februari 2022 lalu, Kementerian Agama telah menerbitkan sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag RI.  (dra)

Jadi Tempat Transaksi Sabu dan Extasi, Kamar Kos di Surabaya Digerebek Polisi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebuah rumah kos di Jalan Dukuh Kupang Barat Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya, yang disinyalir sering dijadikan transaksi narkoba jenis sabu digerebek polisi. Penggerebekan dilakukan Satnarkoba Polrestabes Surabaya Kamis (5/1/2023) sekitar pukul 06.30 WIB.

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap MS (28) bekerja sebagai kuli bangunan. Dan menyita 1 pocket sabu dengan berat total 0,39 gram dan 4 poket pil warna coklat berlogo GUCCI Narkotika jenis Extacy dengan rincian, 1 poket plastik isi 100 butir dengan berat 37,63 gram.

Kemudian, satu poket plastik isi 100 butir berat 37,75 gram, 1 poket plastik isi 100 butir 37,79 gram, 1 poket plastik isi 100 butir berat 37,99 gram, 1 tas plastik (kresek) yang ditemukan di dalam kamar Kos lantai 2.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri, menjelaskan, pengungkapan kasus bermula setelah timnya mendapat informasi dari masyarakat. “Pengedar itu sering bertransaksi disekitar rumah kos tersebut. Setelah mengantongi alamat tersangka, tim kami langsung melakukan penggerebekan,” ujar AKBP Daniel Marunduri, Selasa (3/1/2023).

Dari hasil interogasi serta pengakuan pelaku, mereka mendapatkan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi dari seseorang bandar bernama Cak No (DPO) pada Sabtu (3/12/2022), sekira pukul 19.30 WIB, diturunan Suramadu arah Bangkalan Madura.

Selain sabu MS juga mengaku mereka mendapatkan ratusan butir Extacy dari Bandar tersebut, pada Kamis (1/12/2022), di wilayah Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto. Awalnya mengambil secara ranjau pil Extacy, pelaku MS mendapatkan 1.000 butir, kemudian pelaku. di edarkan sebanyak 500 butir, pada Jum’at (2/12/2022), di wilayah Pasar Lawang Malang.

Selanjutnya tersangka MS mengedarkan Narkotika jenis Extacy sebanyak 100 butir pada pada Minggu, (4/12/2022) sekira pukul : 18.30 WIB, di wilayah Purwodadi Kabupaten Pasuruan. Semua kegiatan peredaran pil Extacy tersebut sesuai perintah dari seorang Bandar CAK NO, sampai saat ini dalam pengejaran petugas Sat Narkoba Polrestabes Surabaya.

Akibat perbuatannya, tersangka ditahan di Mapolrestabes Surabaya. Dia akan dijerat Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (rid)

Jatim Terapkan TMC, Antisipasi Curah Hujan dan Bencana Hidrometorologi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam rangka mengurangi intensitas curah hujan dan pencegahan bencana hidrometorologi, Pemerintah Jawa Timur/Jatim, mengusulkan permohonan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Jawa Timur selama masa siaga darurat bencana hidrometeorologi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan TNI Angkatan Udara (AU).

“Kami kedatangan dari tim yang merancang TMC atas usulan Pemprov Jatim agar menggunakan teknologi tersebut untuk mengurangi potensi-potensi hujan yang kemudian bisa mengakibatkan kerugian,” kata Sekdaprov Jatim Adhy Karyono di Surabaya, Rabu (4/1).

Adhy menjelaskan, TMC adalah usaha campur tangan manusia dalam pengendalian sumber daya air (SDA) di atmosfer untuk menambah atau mengurangi curah hujan pada daerah tertentu guna meminimalkan bencana alam yang disebabkan iklim dengan memanfaatkan parameter cuaca.

“Saat ini, kita tidak lagi berfokus pada banjirnya, melainkan kita juga berusaha mencegah hujan yang diperkirakan BMKG itu curah hujan paling tinggi dan berpotensi banjir sehingga dapat dicegah dengan cara memodifikasi cuaca menggunakan teknologi bernama TMC,” tuturnya.

Skema kerja teknologi tersebut, kata Adhy, selama ini dikenal menggunakan pesawat yang dihantarkan bahan semai berupa NaCl ke awan melalui udara. Namun ada cara lainnya yakni dengan penyampaian bahan semai ke dalam awan dari darat menggunakan wahana Ground Based Generator (GBG) dan wahana pohon Flare untuk sistem statis.

Kedua metode ini, lanjutnya, memiliki prinsip kerja yang sama yakni menghantarkan bahan semai ke dalam awan dengan memanfaatkan keberadaan awan orografik dan awan yang tumbuh di sekitar pegunungan sebagai targetnya.

“Teknologi TMC dampaknya sangat luar biasa karena dapat mencegah potensi banjir serta mengurangi kerugian masyarakat dan pemerintah. Ini yang dilakukan tim dari pusat terdiri dari BNPB, BMKG dan BRIN. Saat ini basecampnya ada di LANUD Malang dan kita mendukung karena merupakan permintaan dari Pemprov Jatim. Kami tidak ingin masyarakat di sini pasrah ketika hujan dan terjadi banjir,” jelasnya.

Selain itu, Adhy mengaku bahwa potensi banjir mulai berkurang di DKI Jakarat karena modifikasi bantuan alat teknologi cuaca yang digunakan, yakni TMC. Maka, Adhy menegaskan Jatim juga ingin menerapkan teknologi tersebut sehingga dan prakiraan cuaca dapat di deteksi.

“Saya berterima kasih kepada tim dari BNPB pusat, BMKG dan BRIN yang sangat membantu bagaimana pemerintah Jatim dalam rangka menghadapi cuaca ekstrem,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Rustian menegaskan bahwa TMC adalah suatu bentuk upaya manusia memodifikasi cuaca dengan tujuan tertentu agar mendapatkan kondisi cuaca seperti yang diinginkan.

Disebut sebagai suatu teknologi karena aktivitas memodifikasi cuaca pada dasarnya merupakan suatu aplikasi yang memerlukan sentuhan teknologi dalam prosesnya. Pada prinsipnya, TMC bukan proses membuat hujan. Jadi, istilah hujan buatan yang banyak digunakan atau dikenal oleh masyarakat sebenarnya kurang tepat, karena Balai Besar TMC tidak membuat hujan.

‘’Yang benar, hanya memodifikasi cuaca, memberikan perlakuan, mengintervensi proses fisika di sistem awan untuk tujuan tertentu, tergantung kebutuhannya. Menambah, atau mengurangi intensitas curah hujan,” urainya.

Adapun di Indonesia sejarah TMC dimulai di tahun 1977 atas gagasan mantan Presiden Soeharto yang menginginkan hujan buatan untuk mendukung sektor pertanian di Indonesia. Gagasan tersebut direspon BJ Habibie yang saat itu menjabat selaku Penasihat Presiden Bidang Teknologi dengan melakukan proyek percobaan hujan buatan pada tahun 1977 di Bogor, Sukabumi dan Solo di bawah asistensi Prof Devakul dari Royal Rainmaking Thailand.

Tercatat, di Indonesia kegiatan TMC dari tahun 1979 – Desember 2018 sudah banyak dengan berbagai tujuan, antara lain untuk mengairi irigasi TMC sebanyak 36 kali, Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) 44, irigasi dan PLTA 24, kebakaran hutan dan lahan 40, mitigasi banjir 5, pengurangan curah hujan di area tambang dan proyek 2, acara kenegaraan dan pengamanan infrastruktur nasional 11 kali.

Termasuk saat itu pengamanan Asian Games 2018 dimana Indonesia menjadi tuan rumahnya. Bahkan, jauh sebelumnya, TMC telah dimanfaatkan untuk mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak tahun 1997-1998. Saat itu karhutla hebat juga terjadi di Indonesia.

Selain itu, di tahun 2013, TMC juga membantu upaya redistribusi hujan saat banjir melanda ibu kota di awal tahun.Pascakarhutla 2015, TMC juga intens berperan dalam penanganan dan pencegahan karhutla.

Tahun 2019 operasi TMC dilakukan untuk penanggulangan karhutla serentak di lima provinsi. Meski dalam kondisi kemarau, BBTMC BPPT mencatat hasil operasi TMC mampu menggelontorkan air hujan dalam jumlah banyak.

Total curah hujan di Kalimantan Tengah sebanyak 1,39 miliar meter kubik, Kalimantan Barat 1,9 miliar meter kubik, Provinsi Riau dan Jambi 1,56 miliar meter kubik, Sumatera Selatan dan Jambi 436 juta meter kubik. (dra)

Enam Inovasi Strategis dari RSUD dr Soetomo

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan enam program inovasi strategis RSUD dr. Soetomo untuk tahun 2023 di Ruang Pertemuan Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Rabu (4/1).

Didampingi Direktur RSUD dr. Soetomo dr. Joni Wahyuhadi dan Kadinkes Jatim dr. Erwin Ashta Triyono, gubernur yang akrab disapa Khofifah itu meluncurkan Soetomo Vendor Management System (Soetomo Vemes), Information Technology (IT) Mandiri, Soetomo Revenue Center, serta Bangun Serah Guna Hostel.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga menandatangani prasasti Neuro Intensive Care Unit (Neu ICU) dan Soetomo Training Center yang diperuntukkan untuk mengembangkan skill dan expertise klinis maupun manajemen dari seluruh staf dr. Soetomo.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengatakan bahwa peluncuran layanan unggulan RSUD dr Soetomo hari ini adalah upaya membangun top of mind masyarakat bahwa berobat dengan layanan yang baik dan advance cukup di Jawa Timur/Jatim.

Pasalnya, Jatim melalui RSUD Dr Soetomo ingin menangkap pasar dengan menggaet masyarakat yang masih gemar berobat ke luar negeri dan mensubsitusinya dengan berobat di dalam negeri saja. Terlebih ada data yang sempat termuat di media, setidaknya rata-rata per  tahun  Rp 164 trilliun uang masyarakat Indonesia digunakan untuk berobat ke luar negeri.

“Kami hari ini dengan meluncurkan enam program inovasi strategis RSUD Dr Soetomo untuk membangun top of mind masyarakat agar berobat dengan pelayanan terbaik dan advance cukup di Jawa Timur saja, di RSUD Dr Soetomo saja,” tegas Gubernur Khofifah.

“Tadi saya minta Kepala Dinkes Jatim untuk menghitung kalau khusus warga Jatim yang biasa berobat keluar negeri berapa. Itu yang harus menjadi target dari Soetomo setelah melaunching Revenue Center,” ucapnya.

Bukan tanpa alasan, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa RSUD Dr Soetomo telah memiliki banyak sekali kualitas layanan yang memiliki keunggulan  kompetitif dan komparatif  yang harus disampaikan kepada publik.

“Inilah pentingnya membangun top of mind masyarakat. Agar mereka percaya dan merasa mendapatkan pelayanan terbaik,” tambah Khofifah. Mantan Menteri Sosial RI itu memaparkan bahwa Indonesia menjadi kontributor terbesar pada sektor medical tourist.

Pasalnya, jumlah pasien yang mencari pengobatan di luar negeri pada 2015 mencapai 600.000 orang, hampir mencapai dua kali lipat dari data pada 2006. “Tujuan utama mereka untuk Asia Tenggara adalah Malaysia dan Singapore . Padahal kita tahu kalau dr. Soetomo punya banyak pelayanan dengan standar internasional seperti saraf dan jantung,” jelasnya.

Menurut Khofifah, berdasarkan hasil  riset _patients  beyond borders.com_  yang diunggah katadata.co.id tahun 2019 bahwa  alasan kenapa masyarakat lebih memilih pengobatan luar negeri. Yakni kurangnya mutu pelayanan dan pengawasan kesehatan di Indonesia, kecanggihan obat-obatan, dan problem komunikasi dokter atau tenaga pembantu.

Ada pula perihal reputasi rumah sakit luar negeri yang sudah mendunia, harga yang dikatakan lebih murah, ketepatan diagnosis, kecanggihan teknologi, dan akomodasi luar negeri yang lebih menyenangkan.

“Ini berdasarkan data dari sumber yang cukup kredibel. Makanya kita harus melqkukan refleksi, evaluasi  dan berinovasi terus menerus. Bisa juga dibantu  ahli komunikasi untuk mempromosikan keunggulan Rumah sakit kita agar masyarakat makin mengetahui keunggulan rumah sakit kita,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Khofifah mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jatim sendiri tengah berusaha mengembangkan medical tourist di daerah. Hal ini dilakukan dengan membangun strong partnership dengan pihak lain.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Soetomo dr. Joni mengatakan, Program Inovasi  Strategis RSUD dr. Soetomo untuk 2023 merupakan perwujudan dari arahan yang diberikan oleh Gubernur Khofifah. Dimana, orang nomor satu di Jatim itu mengamanatkan agar pelayanan kesehatan sudah harus berbasis IT mandiri. Sehingga, efisiensi dapat tercapai dalam setiap program yang dicanangkan.

“Ini adalah master plan untuk ke depan. Juga sebagai penerus perjuangan untuk membesarkan Soetomo. Ini tinggal selangkah lagi, sesuai dengan amanat gubernur bahwa IT harus mandiri,” tuturnya. (dra)

Merger IOH Baik untuk Industri dan Indonesia, Berdayakan Ekonomi Digital Bangsa 

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) merayakan 365 hari pasca mergernya Rabu (4/1). Sejak resmi beroperasi pada 4 Januari 2022, IOH lahir dengan tujuan lebih besar yaitu menghubungkan dan meberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa.

Selama kurun waktu tersebut, IOH terus membuktikan diri menjadi pendukung utama pertumbuhan tren industri telekomunikasi dan PDB Indonesia. President Director and CEO IOH, Vikram Sinha, mengatakan 365 hari banyak inisiatif yang telah dilakukan dalam upaya memenuhi tujuan besar IOH.

‘’Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan semua pihak sehingga IOH dapat menjadi bagian utama dalam meningkatkan pertumbuhan industri dan ekonomi Indonesia. Ini merupakan awal yang baik bagi perjalanan IOH ke depan, dan kami akan terus berfokus untuk menghadirkan pengalaman yang mengesankan bagi pelanggan,” kata Vikram.

Untuk menandai momen spesial ini, IOH meluncurkan hasil riset berjudul Empowering Indonesia 2023, laporan komprehensif yang mengulas pilar ekonomi digital Indonesia dan peran teknologi dalam mempercepat pertumbuhan di masa depan.

Pada kesempatan yang sama, IOH juga menyajikan kembali berbagai inisiatif dalam menjalankan misinya untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia.

Bekerja sama dengan lembaga riset, twimbit, hasil riset ini dapat menjadi salah satu referensi dalam mengeskplorasi berbagai potensi untuk mempercepat transformasi digital Indonesia. Teknologi digital diyakini dapat mendukung pertumbuhan PDB Indonesia, dimana penetrasi internet juga terus meningkat dengan proyeksi ekonomi digital akan berkontribusi sekitar 14% terhadap PDB di tahun 2027.

‘’IOH bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan memiliki komitmen untuk terus memainkan peran penting dalam mengakselerasi agenda nasional transformasi digital yang berujung pada kontribusi meningkatkan ekonomi digital Indonesia,” ujar Vikram.

Hasil riset Empowering Indonesia 2023 berisikan lanskap ekonomi digital Indonesia, pendorong pertumbuhan ekonomi digital, pilar dari ekonomi digital, teknologi yang mempercepat transformasi, serta yang terpenting, bagaimana IOH memberdayakan masyarakat Indonesia.

Hasil riset tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi seluruh pelaku industri telekomunikasi digital untuk bergotong royong mewujudkan visi Indonesia 2045. Terdapat tujuh pendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Diantaranya potensi pedesaan yang belum tergarap, pertumbuhan kelas menengah akibat manfaat ekonomi yang meningkat, revolusi besar UMKM, membawa usaha menengah dan besar ke masa depan, menginspirasi inovasi digital yang tersebar luas dengan startup teknologi, perubahan lanskap digitalisasi nasional, dan membangun fondasi ekonomi digital yang lebih kuat dengan talenta digital.

“Mendorong ekonomi digital Indonesia membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak dan IOH ingin terus menjadi agen kolaborator utama untuk saat ini dan di masa depan. Mari bersama-sama bergotong royong untuk mewujudkan impian dan cita-cita setiap orang Indonesia,” tutup Vikram. (bw)

Puluhan Kamera Trap Dipasang di Lereng Raung untuk Lacak Macan Tutul

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Munculnya macan tutul di lereng Gunung Raung, Banyuwangi membuat aktivis penyelamatan satwa dilindungi ikut turun tangan. Puluhan kamera trap dipasang untuk memastikan habitat satwa langka tersebut. Kamera jebakan ini di tempatkan di sejumlah titik di sekitar lereng Raung dan Ijen.

Harapannua, kamera trap ini bisa merekam jelas aktivitas macan tutul yang beberapa kali ditemui warga. Sehingga, bisa dipastikan habitat satwa bernama Latin Panthera pardus itu. “ Kami sudah memasang sebanyak 50 kamera trap di lereng Raung dan Ijen sejak Oktober lalu. Sehingga, bisa dipastikan habitat dari macan tutul di kawasan ini,” kata Program Officer Yayasan Save the Indonesian Nature and Threatened Species (SINTAS) Indonesia, Yosie Syadza, Rabu (4/1/2023) siang.

Rencananya, hasil rekaman kamera trap itu akan diambil Februari mendatang. Hasil rekaman akan menjadi penguat dugaan adanya habitat macan tutul di lereng Raung. Selain lereng Raung di wilayah Banyuwangi, kamera trap juga dipasang di lereng Raung di wilayah Jember. Lokasi pemasangan ini juga termasuk titik di sekitar penemuan macan tutul oleh warga. Salah satunya, di wilayah Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Pihaknya meyakini masih ada kehidupan macan tutul di lereng Raung. Sebab, dari beberapa kali melakukan survei, pihaknya mendapati jejak kaki dan kotoran macan tutul. Namun, dari sejumlah jurnal ilmiah, belum ditemukan informasi keberadaan macan tutul di kawasan Gunung Raung dan Ijen. “ Dari pemasangan kamera trap inilah, kami ingin memastikan keberadaan habitat macan tutul itu,” jelasnya.

Hasil rekaman kamera trap juga diharapkan bisa membantu pengelola kawasan dalam melakukan penanganan lebih lanjut. Sebelumnya, warga Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon digegerkan munculnya seekor macan tutul di atas pohon. Hewan karnivora itu ditemukan di malam tahun baru dan terekam kamera warga. Diduga, macan tutup itu usai menerkam monyet, lalu bertengger di atas pohon.

Balai Konservasi Sumberdaya Alam Wilayah V Banyuwangi memastikan keaslian rekaman video macan tutul tersebut. Dugaannya, macan tutul itu datang untuk berburu makan. “ Memang video diambil di lokasi. Kemungkinan macan tutul berburu makanan, lalu kembali ke habitatnya,” kata Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah V Banyuwangi Purwantono. (udi)

Sempat Terdengar Ledakan, Toko dan Gudang di Banyuwangi Ludes Terbakar

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)-  Keheningan warga Dusun Kedungsumur, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, mendadak gempar, Rabu (4/1/2023) dini hari. Sebuah toko dan gudang di desa setempat mendadak terbakar. Warga sempat mendengar ledakan sebelum api berkobar. Taka da korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik. Kebakaran diketahui warga sekitar pukul 01.30 WIB. Saat api berkorban, pemilik toko, Ponijan (53), warga setempat, sedang tidur terlelap. Toko yang terbakar ini berisi peralatan elektronik, perabot rumah tangga dan sembako.

Warga awalnya melihat kobaran api dari arah depan toko. Salah satu warga, Priyo Budi Santoso (40), bersama sejumlah warga langsung membangunkan korban. Mendengar teriakan warga, korban terbangun, lalu berlari ke depan toko. Ternyata, api sudah membesar.

Warga kemudian menghubungi pemadam kebakaran dan Polsek Tegaldlimo. Tak berselang lama, lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Diantaranya, 2 pemadam dari Dinas Damkar Banyuwangi, 2 unit pemadam Kecamatan Genteng dan Gambiran, serta 1 unit pemadam milik Taman Nasional Alas Purwo.

Kobaran api berhasil dijinakkan tiga jam kemudian. Namun, seluruh isi toko dan gudang sudah ludes terbakar. ” Api berhasil padam pukul 03.30 WIB. Namun, 95 persen isi toko dan gudang sudah terbakar,” kata Kapolsek Tegaldlimo Iptu Lita Kurniawan usai memimpin pemadaman api.

Akibat kejadian ini, total kerugian ditaksir mencapai Rp750 juta. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Namun, dugaan sementara, api muncul dari korsleting listrik. Kemudian menyambar seluruh isi toko. Kebetulan, toko di pinggir jalan tersebut berisi barang-barang yang mudah terbakar. Sehingga, api dengan cepat menyebar. Beruntung, api tidak sampai menjalar ke rumah korban. Selama ini, korban tinggal di bagian belakang toko tersebut. (udi)