Dekat dengan Masyarakat, Ganjar Pranowo Didukung Kiai di Tuban

0

Tuban, (pawartajatim.com) – Dalam lanjutan konsolidasi yang dilakukan Kiai Muda Jawa Timur/Jatim, melakukan deklarasi dukungan untuk Ganjar Pranowo Presiden 2024 di Tuban. Sebelumnya deklarasi digelar di Surabaya, Nganjuk dan Bojonegoro.

Koordinator Wilayah (Korwil) Kiai Muda Tuban, Achmad Alam Farid, menjelaskan, keinginannya untuk memperluas jaringan Kiai Muda untuk memperkenalkan sosok pemimpin Indonesia. Pasalnya, Farid, merasa Ganjar Pranowo, orang yang paling tepat menjadi Presiden 2024.

“Dalam kegiatan Hasan Nahdliyin Bersholawat dan Deklarasi Kiai Muda Jatim, kami ingin mengenalkan Pak Ganjar khususnya di Tuban untuk Presiden Indonesia periode 2024 – 2029,” kata Farid di Ponpes NTI, Kebonharjo, Jatinegoro, Tuban, Selasa (22/11).

Ganjar Pranowo yang kerap turun gunung ke tengah masyarakat dalam mengatasi setiap persoalan di Jawa Tengah mendapat apresiasi dan dukungan dari Farid. Ganjar dinilai sebagai pemimpin yang bekerja dengan hati demi kepentingan masyarakat.

Santriwati beri dukungan ke Ganjar Pranowo di Tuban. (foto/ist)

“Pak Ganjar pemimpin yang paling sering turun ke bawah dan berbaur dengan masyarakat dalam melakukan sosialisasi, edukasi dan penanganan persoalan di lapangan. Kita butuh pemimpin yang seperti Pak Ganjar ini,” tutur Farid.

Ganjar Pranowo melalui programnya di Jawa Tengah mengucurkan dana hibah sebesar Rp205 miliar untuk insentif guru Madrasah Diniyah (Madin), pengajar TPQ dan pengasuh pondok pesantren di Jateng yang jumlahnya mencapai 170.949 orang.

Pemberian dana tersebut sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jateng terhadap kondisi guru madrasah, agar semakin bermutu dan profesional dalam mendidik generasi ke depan. Program tersebut diapresiasi Farid.

Menurut dia, program seperti itu perlu dilanjutkan di tingkat nasional untuk kesejahteraan guru agama kedepannya. “Iya, program insentif diniyah yang saya tahu itu sekitar 200rb untuk para tenaga pendidik di Provinsi Jawa Tengah, semoga kedepannya di seluruh Indonesia untuk kesejahteraan para diniyah,” ujarnya.

Ia berkomitmen untuk memperluas jaringan konsolidasi di provinsi ini, khususnya para alim ulama dan kiai yang ada di Jatim. “Pastinya ini sudah jadi bentuk tanggung jawab dan komitmen kami untuk mengenalkan sosok Pak Ganjar di Kabupaten Tuban. Memperkenalkan bagaimana kinerjanya terutama terhadap program pendidikan keagamaan yang selama ini Pak Ganjar lakukan di Jawa Tengah,” tutup Farid. (rid)

Dinilai Potensial, Citinine Gandeng BP-AKR Dirikan SPBU di Gresik

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Kota Gresik memiliki magnet tersendiri untuk yang mau investasi. Salah satunya sebuah perusahaan properti tertarik membuka usaha dibidang Stasiun Pengisian Bahan Bakar umum/SPBU di kota Pudak ini.

Melihat potensi yang besar, pengembang properti Citinine menghadirkan fasilitas pengisian bahan bakar minyak. Citinine adalah sebuah perusahaan holding developer dengan 50 lebih perusahaan real estat yang mengembangkan lebih dari 60 lokasi di Surabaya Sidoarjo, Gresik, Malang, Pasuruan serta Lamongan.

Dengan menggandeng BP-AKR yang merupakan usaha gabungan antara BP dan juga PT AKR Corporindo, Tbk untuk ritel BBM (Bahan Bakar Minyak) di Indonesia, Citinine  membangun SPBU  di Gresik. Lokasinya  di Jalan Tridharma, yang dekat pula dengan proyek Grand Plaza milik Citinine.

“Kita menjalin kerjasama dengan BP-AKR karena melihat potensi yang menjanjikan, Gresik merupakan kota industri,” kata David Antonius, Direktur Citinine Grup usai acara peresmian SBPU di Gresik, Senin (21/11).

Pihaknya juga ingin memberi opsi/pilihan terhadap bahan bakar selain yang sudah ada sekarang. Dan SBPU ini merupakan layanan pertama yang didirikan di kota Gresik. David panggilan akrab direktur ini, menyatakan, SPBU merupakan salah satu kebutuhan dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Direktur Citinine Grup David Antonius (pakai batik) bersama Beny Oktavianto Head Of Planning BP-AKR saat memberi penjelasan usai pembukaan SPBU di Jl. Tridarma Gresik. (foto/dra)

Sebagai developer harus terus berkembang dan membuat inovasi sehingga kawasan yang dibangun memiliki nilai lebih. Selain menghadirkan fasilitas pengisian bahan bakar minyak BP-AKR, Citinine juga telah bekerja sama dengan Supermarket Greensmart di Garden Hills Menganti dan KFC di Kota Gresik dan kota Pasuruan .

Mendasari kerjasama ini, pihaknya memiliki visi yang sama, mencoba membangun sebuah area yang terintegrasi. Selain di Surabaya, di Gresik pitensinya sangat bagus karena salah satu daerah yang sudah berkembang. “Ini menjadi kerjasama jangka panjang,” ujar pria yang tampak energik ini.

Kemudian pihak yang digandeng, BP adalah salah satu perusahaan energi terpadu terbesar di dunia yang menyediakan bahan bakar untuk transportasi, energi untuk panas dan penerangan, pelumas untuk menjaga mesin tetap bergerak dan petrokimia yang digunakan untuk membuat produk sehari-hari.

SPBU BP-AKR ini menawarkan pilihan bahan bakar yakni BP 90, BP 92, BP 95, BP Ultimate yang mengandung Teknologi Active yang diformulasikan khusus untuk membantu membersihkan dan melindungi mesin dari kotoran. Serta menjaga performa mesin kendaraan untuk selalu optimal. Dan selain bahan bakar bensin, SPBU ini juga menyediakan bahan bakar BP diesel.

“Untuk SPBU BP-AKR Tridharma Gresik, kami menawarkan dua pilihan bahan bakar yaitu BP 92 dengan harga Rp 14.100/liter dan solar, beserta fasilitas lainnya seperti Alfamart,” tambah David. Sementara itu, Beny Oktavianto Head of Planning Acquisition BP-AKR Fuels Retail menambahkan, pihaknya terus mengembangkan bisnis BBM dengan memperluas jaringan SPBU secara bertahap.

Dengan harapan untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap penawaran berkualitas SPBU BP-AKR. Serta membuka peluang bagi mitra lokal untuk berkembang bersama, dan membuka lapangan kerja untuk masyarakat setempat. (dra)

Warga Protes Bau Sampah TPA, DLH Banyuwangi Salahkan Limbah Pabrik

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Bau busuk sampah dari tempat penampungan akhir (TPA) sampah yang dikeluhkan warga Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi menuai reaksi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Versi DLH, bau busuk itu bukan dari tumpukan sampah. Namun, limbah pabrik pendingin ikan yang berdekatan dengan TPA.

Klaim DLH Banyuwangi ini bukan tanpa dasar. Begitu muncul keluhan dan penolakan sampah, petugas DLH bersama Forpimka Wongsorejo mengecek ke lokasi. Hasilnya, ditemukan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang tak standar. Sehingga memicu bau menyengat. Bahkan, mengalahkan aroma busuk sampah. “ Sebelum ada aksi penghadangan truk sampah, kami sudah sidak ke lokasi sumber bau dari IPAL pabrik cold storage. Lokasi memang berdekatan dengan TPA,” kata Plt Kepala DLH Banyuwangi , Dwi Handayani, Selasa (22/11/2022) siang.

Saat sidak, menurut Dwi, pengelola pabrik tak mengakui bau tak sedap tersebut. Dalihnya, pabrik hanya melakukan pengalengan rajungan. Namun, belakangan, pabrik tersebut mengolah gurita mentah. “ Kami bersama Kepolisian dan Pemdes Bangsring akhirnya ke lokasi IPAL. Ternyata, bau busuk bukan dari TPA, tapi dari IPAL,” tegasnya.

Terkait TPSA di Bangsring, klaim Dwi, sudah melalui proses negoisasi dengan pemangku wilayah. Termasuk, pendekatan ke warga dan peninjauan lokasi. TPA Bangsring hanya bersifat sementara, menunggu TPA Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo. Lahan TPA sementara ini memanfaatkan bekas galian C yang disewa senilai Rp 17 juta per tahun. “ Ini masih berjalan tiga bulan,” katanya.

Penampungan sampah ini juga mengikuti prosedur ketat. Sampah yang ditampung diuruk. Sebelumnya, petugas melapisis media tanah dengan membran. Pengurukan sampah juga dilakukan berlapis. Pihaknya juga menggunakan eco enzyme untuk mempercepat pembusukan. Temasuk, mengurangi bau.

Sebelumnya, warga Desa Bangsring ramai-ramai menghadang truk sampah, Senin (21/11/2022) pagi. Versi warga, TPA memicu bau busuk yang menyengat. Penghadangan ini digelar setelah demo warga di kantor desa tak mendapatkan hasil. (udi)

Sarden Lemuru Banyuwangi Tembus 70 Negara, Transaksinya Rp 470 Miliar per Bulan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Sarden ikan produksi Banyuwangi digandrungi pasar internasional. Salah satunya, produk ikan sarden jenis lemuru hasil produksi pabrik di Muncar. Produk lokal ini tembus hingga ke 70 negara. Transaksinya mencapai Rp 470 miliar per bulan.

Terbaru, ikan kemasan ini sudah masuk ke pasar Australia. Selama ini, benua ini cukup sulit ditembus pasar ikan Indonesia.  Selain lemuru, sarden tuna juga digemari pasar asing. Perang Rusia-Ukraina ternyata membuat pasar ikan internasional terbuka lebar. Dampaknya, produk sarden Banyuwangi mulai banjir pesanan. “ Ini luar biasa. Sarden lemuru dan tuna produk Banyuwangi bisa tembus pasar Australia. Perang Rusia – Ukraina membuat pasar ikan internasional terbuka lebar,” kata Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan usai melepas eskpor perdana sarden ke Australia di Muncar, Banyuwangi, Selasa (22/11/2022) siang.

Menurutnya, peluang pasar internasional produk ikan masih terbuka lebar. Diantaranya, Afrika, Tiongkok hingga Timur Tengah. Eropa yang sedang lesu justru berdampak terbukanya pasar baru. Salah satunya, Autralia. “ Jadi, pemerintah mendorong tumbuhnya ekspor . Apalagi, produk ikan kita sangat melimpah,” tegasnya.

Ekspor sarden ke Australia ini menambah daftar negara tujuan produk ikan dari Muncar. Nilainya juga fantastis. Pengiriman perdana ini transaksinya tembus hingga 2,7 juta US Dollar. Jumlah ini akan berlanjut di tahun 2023 dengan transaksi 1,5 juta US Dollar. “ Ekspor perdana ini, kami mengirimkan 10 kontainer ukuran 20 feet jenis sarden lemuru dan tuna. Tahun depan akan berlanjut,” kata pemilik pabrik pengalengan ikan “Pasific Harvest, Aminoto.

Sejak merambah pasar ekspor, pihaknya bisa mempekerjakan sedikitnya 1.500 orang. Setiap bulannya, ekspor mencapai 50-60 kontainer. Nilai transaksinya rata-rata mencapai 30 juta US Dollar. “ Harapannya, Muncar menjadi ikon industri perikanan nasional,” tutupnya. (udi)

Frank & co Raih Penghargaan Internasional Superbrands

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Frank & co., perhiasan berlian dapat penghargaan internasional Superbrands 2022 ini sebagai gerai perhiasan nomor satu di Indonesia. Penghargaan ini membuktikan bahwa Frank & co merupakan merek perhiasan favorit masyarakat Indonesia.

Frank & co mendapatkan penghargaan superbrands dalam kategori Jewellery Diamond Store. Kategori ini baru saja dibuat tahun ini oleh Superbrands, dan Frank & co. merupakan brand perhiasan berlian pertama yang memenangkannya.

General Manager Frank & co., Ferdy Felano, menyatakan, Frank & co menjadi brand perhiasan pertama di Indonesia yang mendapatkan penghargaan Superbrands sebagai gerai perhiasan nomor satu di Indonesia. Penghargaan ini membuktikan kiprah Frank & co. sebagai merek perhiasan berlian yang berkualitas di Indonesia yang dipercaya oleh para pelanggan.

 CEO Superbrands Indonesia, Grandtyana Mayasari, mengatakan, kesuksesan para pemilik merek mendapatkan logo Superbrands adalah bukti bahwa pemilik merek telah berhasil membangun brand image, brand value, brand awareness, dan brand loyalty. Superbrands memberikan penghargaan kepada 38 pemilik merek di Indonesia.

Superbrands mengidentifikasi dan memberikan pengakuan terhadap brand istimewa terdepan dari seluruh dunia. Ada lima kriteria standar penilaian yang diterapkan dalam menentukan pemenang penghargaan ini, yakni market dominance, longevity, good will, customer loyalty, dan overall market acceptance. Hal ini berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Nielsen di 6 kota besar, yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, dan Makassar. (bw)

Ika FISIP Unair ikut Bantu Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

0

Bangkalan, (pawartajatim.com) – Sehari setelah menggelar bakti sosial (baksos) ke wilayah relokasi warga terdampak bencana Gunung Semeru di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (Ika FISIP Unair) menuju Pulau Garam, Madura.

Di Madura, tepatnya Desa Mandung, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, alumni FISIP Unair berkolaborasi dengan komunitas filantropi, Gerakan Peduli Aku Bisa (GPAB) regional setempat, Minggu (20/11). Di desa yang masih termasuk pramadya atau tertinggal tersebut, sekitar 100 paket sembako diberikan kepada lansia, janda renta, serta pemberian modal usaha.

“Kegiatan ini dalam rangka memperingati 50 Tahun Ika Unair. Kegiatan di Desa Mandung sebagai target baksos merupakan wujud kepedulian sekaligus dukungan Ika FISIP Unair dalam upaya membangun desa pasca pandemi,” ungkap Koordinator Baksos Ika FISIP Unair Desa Mendung, Bustomi.

Menurut Bustomi, pemberian paket sembako dan bantuan modal kerja kepada lansia dan janda bersifat jangka pendek dan memang dibutuhkan. “Sedangkan modal kerja bersifat jangka menengah dan panjang. Apalagi pemerintah mendorong pertumbuhan dan penguatan sektor ekonomi mikro pasca pandemi,” ujar Bustomi saat ditemui di lokasi acara.

Menurut alumnus Hubungan Internasional itu, sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, maka Bangkalan merupakan salah satu dari 5 kabupaten yang menjadi pilot project atau percontohan program nasional percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Baksos Ika FISIP Unair di Bangkalan dalam upaya ke sana. Pengentasan kemiskinan ekstrem itu dengan dua program, yakni pemberian paket sembako dan modal kerja. Kami hanya berupaya membantu walau hanya ibarat butiran debu dibandingkan program pemerintah. Intinya men-support-lah,” tandasnya.

Kepala Desa Mandung Abd. Kholiq Noer mengapresiasi program Ika FISIP Unair dan GPAB tersebut. Dia tidak menyangka desanya bisa dilirik organisasi alumni dari kampus besar seperti Unair. “Selaku kepala desa, mewakili masyarakat kami, khususnya warga penerima bantuan, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Ika FISIP Unair kepada desa kami.

Tidak menyangka desa kami yang terpencil bisa diperhatikan oleh Ika FISIP Unair begini. Barokallah, barokallah,” tukas kepala desa. Sementara itu, salah seorang penerima bantuan paket sembako dan modal kerja, Ibu Surah (50), mengatakan bahwa dirinya sangat berterima kasih atas bantuan dari Ika FISIP Unair dan GPAB.

“Alhamdulillah. Mik cek passeh yeh, teppa’ berres tadek e roma nekah. Ya, Allah, alhamdulillah. Mator sakalangkong Ika FISIP Unair. Malar mogeh e beles bik Gusti Allah. (Alhamdulillah. Kok pas banget. Kebetulan ini beras di rumah lagi habis. Ya Allah. Alhamdulillah. Terima kasih Ika FISIP Unair. Semoga dibalas oleh Allah),” ujarnya sumringah dalam bahasa dan logat Madura yang khas. (rizki)

Diminati Pengusaha, Kartu Debit Global Wallet Bebas Beaya Transaksi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Meningkatnya perjalanan internasional yang dilakukan masyarakat Indonesia, menyebabkan transaksi wisatawan asal Indonesia di luar negeri juga naik. Untuk memberi kemudahan, kenyamanan dan keamanan bagi nasabah dalam bertransaksi di luar negeri, Bank OCBC NISP menghadirkan Global Wallet, fitur terbaru yang tersedia pada kartu debit Mastercard.

Dengan kartu debit Global Wallet, nasabah NYALA OCBC NISP dan Premier Banking OCBC NISP dapat melakukan tarik tunai di ATM luar negeri serta bertransaksi belanja diberbagai negara dengan 11 mata uang asing.

Transaksi tersebut akan langsung didebet dari saldo rekening mata uang asing nasabah. Artinya tidak ada konversi kurs. Kartu Debit Global Wallet merupakan produk unggulan yang kami hadirkan untuk seluruh nasabah setia Bank OCBC NISP.

‘’Nasabah dapat bepergian ke luar Negeri dengan aman dan nyaman ketika melakukan tarik tunai di ATM atau melakukan transaksi pembayaran di merchant yang akan langsung di debit dari rekening valas sesuai dengan mata uang negara tersebut, tanpa ada konversi kurs,” kata National Network Head Bank OCBC NISP, Jenny Hartanto, didampingi Region Head Network Group, Lao Aily, di Surabaya Senin (21/11).

National Network Head Bank OCBC NISP,, Jenny Hartanto (kanan), didampingi Region Head Network Group, Lao Aily (kiri) dan pengusaha Andry Tanrim (no 2 dari kanan), dan Loe Felly (no 2 dari kiri) di Surabaya Senin (21/11). (foto/bw)

Menurut dia, kartu debit Global Wallet ini mencakup kemudahan bertransaksi untuk 11 mata uang asing yaitu USD, AUD, SGD, JPY, EUR, HKD, CHF, NZD, CAD, GBP dan CNH. Artinya, nasabah yang sedang bepergian ke luar negeri dapat bebas bertransaksi di puluhan negara yang menggunakan mata uang tersebut sebagai alat pembayaran.

Untuk transaksi pembayaran di merchant, selain tidak ada konversi kurs, juga tidak ada biaya administrasi. Begitu pula untuk penarikan tunai di Singapura, nasabah dapat menikmati bebas biaya pada lebih dari 500 ATM OCBC Singapura.

Dua pengusaha Andry Tanrim, dan Loe Felly, dihadirkan untuk memberi kesaksian atas Global Wallet. ‘’Terus terang, saya sangat merasakan atas debit Global Wallet yang saya gunakan selama ke Jerman untuk menengok anak saya yang sekolah di sana,’’ kata Loe Felly, nasabah OCBC NISP.

Demikian juga dengan Andry Tanrim, yang melakukan privat tour ke Sembilan negara ke Eropa. ‘’Selama transaksi tidak ada beaya dan resiko kecopetan saat berada di luar negeri tidak mengkawatirkan karena tidak membawa uang tunai,’’ ujar Andri. (bw)

Rekrutmen PPK, KPUD Banyuwangi Persilahkan Difabel Mendaftar

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Rekrutmen anggota Petugas Pemilih Kecamatan (PPK) mulai dibuka di Banyuwangi. Yang beda, KPUD Banyuwangi memberikan kesempatan kalangan difabel untuk mendaftar. Syaratnya, difabel harus bisa mengerjakan tugas-tugas kepemiluan di wilayah kecamatan.

Pendaftaran untuk difabel ini dibuat sama dengan pendaftar umum. Dibuka mulai 20 – 29 November mendatang. Syaratnya pun sama. Berizasah minimal SMA atau sederajat.  “Sesuai aturan, difabel diperbolehkan mendaftar sebagai calon PPK. Syaratnya, bisa mengerjakan tugas di wilayah masing-masing,” kata Wakil Devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPUD Banyuwangi, Ari Mustofa, Senin (21/11/2022) siang.

Rekrutmen PPK kali ini juga beda. Pendaftar tak perlu jauh-jauh ke lantor KPUD untuk menyerahkan berkas. Namun, cukup menggunakan aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA).  Dengan aplikasi ini, pendaftar juga terdeteksi secara otomatis. Artinya, ketika pendaftar tercatat sebagai anggota partai politik (parpol), secara otomatis akan ditolak oleh sistem. Pun, ketika pendaftar tidak termasuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sistem akan langsung menolaknya. “ Kalau yang masuk sipol, namun lantaran dicatut bisa melakukan klarifikasi. Jika belum terdaftar DPT, bisa mengurus dulu, lalu mendaftar,” jelas Ari.

Selain difabel, KPUD memberikan kuota pendaftaran bagi kaum perempuan hingga 30 persen. Para pelamar akan menjalani sejumlah tahapan tes setelah berkas administrasi dinyatakan lengkap. Setelah seleksi administrasi, pelamar akan menjalani tes tulis dan wawancara. Kebutuhan tenaga PPK ini mencapai 125 orang untuk 25 kecamatan.

Hingga hari kedua pendaftaran, Senin siang, tercatat sudah 300 pendaftar yang melamar. Dengan SIAKBA ini, KPUD memprediksi, pendaftar akan mendaftar lebih awal. Berbeda ketika pendaftaran manual yan menumpuk di akhir pendaftaran. “ Bagi yang kesulitan mendaftar dari rumah, bisa datang langsung ke kantor KPUD. Ada tim kami yang akan membantu,” tutupnya. (udi)

DPRD Banyuwangi Sepakat Tolak Tanaman Tebu di Perkebunan, Ini Alasannya

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Banjir bandang yang menghanyutkan 35 rumah di Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi terus disorot DPRD setempat. Terbaru, wakil rakyat Kota Gandrung ini sepakat menolak tanaman tebu di kawasan perkebunan, khususnya di sekitar lokasi banjir. Penolakan yang dituangkan dalam delapan rekomendasi ini diteken empat pimpinan DPRD Banyuwangi, Senin (21/11/2022) siang.

Ditolaknya tanaman tebu ini didasari sejumlah alasan. Salah satunya, banjir yang memporak-porandakan puluhan rumah itu dipicu alih tanam, dari tanamam keras ke tebu. Sedikitnya tiga wilayah perkebunan yang didesak tidak lagi menanam tebu. Dan, kembali ke tanaman keras. Seperti karet dan kakao. “ Ini rekomendasi kami ke Bupati. Setelah melihat perkembangan situasi, perkebunan di sekitar lokasi banjir kami rekomendasikan tidak lagi menanam tebu, tapi kembali ke tanaman keras,” kata Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliyono.

Lokasi perkebunan yang diminta tak lagi menanam tebu adalah milik PTPN XII. Masing-masing wilayah Jatirono, Kalikempit dan Sepanjang. Ketiganya paling dekat dengan perkampungan warga. Selain tiga perkebunan ini, DPRD meminta Bupati mengkaji ulang izin tanam yang beralih komoditi di seluruh perkebunan di Kalibaru dan Glenmore. Terutama, lahan yang berada di atas ketinggian. “ Kami meminta Bupati mengecek izin seluruh tanaman perkebunan. Baik milik PTPN maupun swasta. Ini berkaitan dengan kerawanan banjir,” tegas politisi Golkar ini.

Tak hanya memicu banjir, alih fungsi tanaman di perkebunan ini juga memicu pengangguran. Warga yang dahulu bisa bekerja maksimal, sekarang hanya 12 hari sebulan. Pendapatnnya hanya Rp 400.000 hingga Rp 600.000 per bulan. Kondisi ini dipicu beralihnya tanaman kakao dan karet ke tebu.

Versi Dewan, banjir tak hanya dipicu wilayah perkebunan. Namun, kawasan hutan yang dikelola Perhutani bersama warga. Muncul dugaan, lahan yang dikelola warga justru terjadi penebangan pohon tegakan. Sehingga, ketika hujan, air dengan mudah meluncur ke daerah bawah. Karena itu, DPRD meminta Bupati mendesak Perhutani Banyuwangi Barat memetakan kembali daerah yang rawan longsor akibat pemotongan pohon tegakan. “ Kita tahu, longsor di jalur Kalibaru memicu ngadatnya distribusi sembako,” tegasnya lagi.

Selain menolak tanaman tebu, DPRD mendesak Bupati segera melakukan normalisasi sungai dan relokasi warga terdampak banjir. Persoalan alih tanam perkebunan ini juga akan dibawa ke DPR RI, khususnya Komisi VI yang membidangi BUMN dan Kehutanan. Banjir bandang menerjang Desa Kalibaru Wetan, Banyuwangi, 3 November lalu. Peristiwa ini merusak 65 rumah dan sejumlah fasilitas umum. (udi)

Diduga Tenggelam, Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Perairan Larangan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Tragis menimpa Aditya Fajar (30), asal Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Nelayan ini ditemukan tewas mengapung di perairan hutan mangrove di Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo, Senin (21/11/2022) pagi. Diduga, korban tewas akibat tenggelam.

Sempat misterius, identitas korban terkuak setelah polisi mendapatkan laporan keluarga. Penemuan mayat ini berawal ketika empat nelayan, masing-masing Rohimin, Eko Cahyono, Dendi dan Nur Khoiri pulang melaut melewati Teluk Pangpang. Dalam perjalanan melintasi perairan Larangan, mereka mendapati sesosok benda terapung, tersangkut jaring perangkap ikan.

Betapa terkejutnya, saat dilihat ternyata sesosok mayat. Tubuh korban kemudian ditarik ke tepian, ke arah dermaga pelabuhan. Awalnya, warga tak ada yang mengenali identitas korban. Korban menggunakan kaos dan celana pendek biru. Rambutnya dicat kemerahan.

Polisi yang mendapat laporan tiba di lokasi beberapa menit kemudian. Tubuh korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kedungwungu, Tegaldlimo. Hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan tenggelam. Hal ini diperkuat dari kelurnya cairan dari mulut korban. “ Jadi, korban adalah nelayan yang tenggelam,” kata Kapolsek Tegaldlimo, Iptu Lita Kurniawan.

Berdasarkan pengakuan warga, korban sempat mengaku tidak enak badan ketika pergi melaut. Lalu, sempat terjadi hujan lebat di perairan setempat. Diduga, penyakit korban kambuh, lalu tenggelam dan tak tertolong. Perahu korban akhirnya ditemukan di perairan Teluk Pangpang, tak jauh dari kawasan hutan mangrove. (udi)