HUT ke-26, XL Fokus Digital Pelanggan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Memasuki usia ke-26 tahun, XL Axiata terus meningkatkan layanan bagi pelanggan melalui berbagai program. Salah satunya, implementasi pengalaman pelanggan (customer experience) dengan menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan melalui berbagai inisiatif.

Penegasan itu dikemukakan Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, di Jakarta Jumat (7/10). Ia mengatakan, XL adalah bagian dari masyarakat Indonesia. Selain melakukan aktivitas bisnis, pihaknya juga tidak menutup mata atas problem sosial yang terjadi di sekitar atau yang menjadi persoalan secara nasional.

Seperti penanganan Covid-19, demi Indonesia Lebih Baik . ‘’Program-program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kami laksanakan secara komprehensif yang didasarkan antara lain pada kebutuhan masyarakat, jangkauan layanan XL Axiata, serta kompetensi dan keahlian XL,’’ kata Dian.

Dalam 3 tahun terakhir, beragam program sosial telah kami laksanakan yang menghadirkan manfaat bagi lebih dari 1,5 juta orang masyarakat di hampir seluruh wilayah Indonesia. Mulai memfasilitasi masukan dari pelanggan melalui real time Net Promoter Score (NPS) yang berguna dalam mengukur loyalitas pelanggan, hingga mendapatkan masukan untuk menghadirkan inovasi yang sesuai kebutuhan pelanggan.

XL memanfaatkan masukan pelanggan sebagai ide untuk terus berinovasi dalam rangka meningkatkan kepuasan dan pengalaman digital pelanggan. Salah satu fitur baru hasil dari inovasi tersebut yakni Pulsa Darurat yang tersedia di aplikasi myXL dan AXISNet.

Dengan fitur tersebut, kini pelanggan XL dan AXIS tetap dapat berkomunikasi saat kehabisan Pulsa. Dengan Pulsa Darurat, pelanggan dapat meminjam sejumlah pulsa, menggunakan pulsa tersebut untuk kebutuhan internet, telepon atau sms, lalu membayar pinjamannya dikemudian hari.

Dengan fitur ini, kami harap seluruh pelanggan XL Axiata dapat terus berkomunikasi dengan nyaman. Seluruh usaha dalam menghadirkan kenyamanan berkomunikasi dengan fitur- fitur baru adalah wujud nyata implementasi Customer Experience (CX) di XL Axiata.

Dalam rangka merayakan HUT ke-26, XL Axiata memberikan promo menarik diskon 26 persen untuk semua paket dengan kode promo “XL26”, paket 26GB seharga Rp 26.000 berlaku 7 hari, paket YouTube 2,6GB seharga Rp 2.600, serta Vidio Diamond Mobile (Berlaku 30 hari)  seharga Rp 26.000 yang bisa didapatkan melalui aplikasi myXL.

Tidak hanya itu, terdapat promo menarik lain berupa potongan harga hingga 70 persen untuk Paket Xtra Combo Plus, juga diskon mulai dari 50 persen hingga Gratis untuk Xtra Kuota  yang tersedia di fitur “Special For You” pada aplikasi myXL. Semua produk menarik dari layanan prabayar ini tersedia di aplikasi myXL pada 6-9 Oktober 2022.

Untuk layanan XL Prioritas, terdapat promo menarik berupa PRIO Booster 26GB seharga Rp 26.000 yang tersedia pada 8 Oktober. Untuk Anda pelanggan baru, dapatkan juga exclusive gift box dan voucher belanja di beberapa XL Center terpilih.

Tak hanya itu, terdapat promo menarik lain berupa potongan harga hingga 50 persen untuk Booster Data yang tersedia di fitur “Special For You” pada aplikasi myXL. Semua produk menarik dari layanan XL Prioritas ini tersedia di aplikasi myXL mulai 6-9 Oktober 2022.

Sementara itu, dari produk prabayar AXIS, terdapat promo berupa Diskon 26 persen persen maksimal Rp 10.000 untuk pembelian Bronet 24 Jam, Paket Ultah 26GB seharga Rp 26.000 untuk 26.000 pelanggan, juga Bonus Tiktok 1 GB 1 hari dengan kode voucher “HUTXLAXIATA26” untuk 26.000 pelanggan.

Tidak hanya itu, terdapat penawaran spesial yang disesuaikan dengan minat pelanggan berupa potongan harga hingga 26 persen untuk pembelian Boostr di aplikasi AXISnet pada fitur ‘Hanya Untukmu’ yang berlaku mulai 6 hingga 9 Oktober 2022.

Hingga saat ini, jaringan XL tersebar di 34 provinsi. Sebagian jaringan telah menembus dan melayani masyarakat di pelosok-pelosok daerah yang terpencil dan berada di perbatasan negara. Total sebanyak lebih dari 149.000 BTS, di antaranya 88 ribu BTS 4G, dan jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 130.000 kilometer, menopang kekuatan jaringan XL Axiata, untuk melayani sekitar 57 juta pelanggan di berbagai wilayah di Indonesia. (bw)

Waspada…., Begini Modus Kejahatan Perbankan yang Mengincar Nasabah Bank 

0

Malang, (pawartajatim.com) – Pesatnya tekhnologi digital berdampak pada kejahatan jasa keuangan. Modus yang digunakan beragam. Salah satunya memanfaatkan kelengahan nasabah. Pelaku kejahatan biasanya menawarkan produk perbankan atau jasa keuangan yang menggiurkan.

Tujuannya, merekam data pribadi nasabah secara ilegal. Dengan data pribadi, pelaku kejahatan bisa menggunakannya untuk meretas keuangan nasabah secara online. Dampaknya, saldo nasabah akan dikuras.

“Ini bahayanya social engineering atau soceng. Yang ditarget adalah psikologis korban, sehingga mau memberikan data pribadi,” kata Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindunhan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Niken Dyah Pristanti, disela Capacity Building Media di Malang, Sabtu (8/10/2022) siang.

Modus yang sering digunakan pelaku kejahatan soceng ini dengan menawarkan layanan perbankan yang menggiurkan. Misalnya, menjadikan nasabah prioritas dengan berbagai layanan lebih atau tawaran tarif transfer bank dengan pilihan murah.

Ada juga, tawaran menjadi agen laku pandai. Pelaku biasanya menggunakan akun layanan palsu dari kantor bank. Ujung-ujungnya, meminta data pribadi nasabah. Mulai nomor PIN, nama ibu kandung dan informasi pribadi lainnya.

“Kalau ada yang mengaku dari perbankan, lalu meminta data pribadi seperti nomor PIN ATM atau OTP aplikasi, termasuk nama ibu kandung, jangan pernah ditanggapi. Itu sudah jelas penipuan,” tegas Niken.

Modus lainnya, pelaku akan menghubungi para korban melalui sambungan telepon, surat elektronik atau media sosial. Pihaknya meminta masyarakat tak mudah tergiur jika ada yang mengaku dari perbankan dan menawarkan layanan menggiurkan melalui telepon.

“Jadi, solusinya jangan pernah berbagi info pribadi, termasuk nomor PIN. Hindari juga menggunakan wifi ketika bertransaksi perbankan secara online,” pintanya. Bagi masyarakat yang menjadi korban kejahatan perbankan diminta segera melapor ke Kepolisian.

Sementara, ketika menjadi korban oknum perbankan diarahkan melapor ke Kantor OJK. “Kami akan dampingi dan melakukan mediasi jika ada nasabah yang merasa dirugikan oleh oknum pegawai bank,” tegas Kepala OJK Jember, Hardi Rofiq Nasution. (udi)

Masyarakat Perlu Tahu, Selama 17 Tahun LPS Cairkan Dana Nasabah Rp 1,413 Triliun

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Selama 17 tahun, Lembaga Penjamin Simpanan/LPS telah membayarkan klaim simpanan senilai Rp 1,413 triliun. Dana sebesar itu dinilai layak untuk dibayarkan ke nasabah karena sudah terverifikasi saat sejumlah bank dan BPR dicabut izinnya.

Penegasan itu dikemukakan Sekretaris LPS, Dimas Yuliharto, ketika berbicara dalam workshop media yang digelar di Surabaya pada 6-8 oktober. ‘’Artinya, LPS benar-benar melaksanakan amanatnya untuk menjaga simpanan nasabah serta menjadi bukti bahwa simpanan nasabah aman dijamin oleh LPS,’’ kata Dimas, yang asli arek Suroboyo ini.

Karena itu, untuk menyadarkan masyarakat tentang peran dan fungsi LPS, Lembaga ini tahu persis kalau masih ada calon nasabah yang belum mengetahui peran dan fungsi LPS. Berangkat dari hal tersebut, LPS mensosialisasikan peran dan fungsinya, sesuai amanat UU No 24 Tahun 2004, untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dengan fungsinya sebagai otoritas penjamin simpanan.

“LPS hadir sebagai respon atas penguatan sistem perbankan pasca krisis tahun 1997/1998, pada krisis tahun 1997/1998, sebelum ada LPS pemerintah mengeluarkan ratusan triliun untuk menangani krisis keuangan dan perbankan, namun pada saat krisis tahun 2008, pemerintah mengeluarkan Rp 3,5 triliun. Disitulah peran dan fungsi LPS dipandang sangat penting,” ujar Dimas di Surabaya, Kamis (6/10).

Seiring waktu dan dinamika yang terjadi, karena peran dan fungsinya yang semakin strategis, dengan disahkannya UU PPKSK No 9 Tahun 2016 terkait mandat baru LPS sebagai risk minimizer dan UU No. 2/2020 dan PP No 33/2020, dalam rangka penanganan pandemi Covid – 19; dan/atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/atau SSK.

LPS mendapat mandat baru. Artinya tidak hanya memiliki mandat di belakang sebagai penjamin simpanan (pay box), namun juga mandat lebih luas termasuk early involvement atau early access dalam penanganan bank bermasalah.

Dalam paparannya, Dimas mengatakan semua Bank yang beroperasi di wilayah Indonesia adalah peserta penjaminan LPS. Dari data Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) total Bank sebanyak 1.725 dengan rincian 107 Bank Umum (95 Bank Konvensional dan 12 Bank Syariah) dan BPR sebanyak 1618 (1453 BPR Konvensional dan 165 BPR Syariah).

LPS menjamin simpanan nasabah bank yang berbentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan dan bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. Dimas menghimbau kepada masyarakat untuk memahami persyaratan penjaminan, agar simpanan atau tabungan masyarakat memenuhi kriteria simpanan layak bayar. Syarat tersebut dikenal dengan istilah 3T.

T pertama yaitu Tercatat pada pembukuan Bank, kedua Tingkat bunga simpanan tidak melebihi bunga penjaminan LPS, dan ketiga Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank. (bw)

Agar Aman Simpan Uang di Bank, Perhatikan Nasehat LPS ini

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Banyak iming-iming dari perbankan yang menggiurkan dan dapat menggoda masyarakat. Misalnya, dengan memberi bunga tinggi, cash back serta terhindar dari kasus penipuan melalui email maupun whaats up.

Karena itu, Lembaga Penjamin Simpanan/LPS terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Tak berlebihan bila LPS menggandeng insan media se-Jawa Timur/Jatim yang dikemas dalam Workshop.

Acara yang digelar di Surabaya pada 6-8 Oktober 2022 ini, pejabat LPS mensosialisasikan peran dan fungsi lembaga ini, sekaligus berbagi tips agar tabungan masyarakat aman bila disimpan di sebuah bank. “Bagi kita sebagai nasabah, yang patut diwaspadai adalah adanya pihak yang tidak bertanggung jawab dengan modus social engineering,’’ kata Direktur Group Riset LPS, Herman Saheruddin, ketika berbicara dalam workshop di Hotel Vasa Surabaya Jum’at (7/10).

Menurut dia, pertahanan nasabah dari modus ini, apabila ada pihak siapapun yang meminta PIN dengan alasan apapun, jangan sekali-kali diberikan. ‘’Jika kita memiliki kartu debit atau kartu kredit juga jangan pernah memberikan tiga nomor dibelakangnya, yaitu CVV atau Card Verification Value,” ujarnya.

Usai workshop media, puluhan wartawan foto bersama dengan pimpinan dan staf LPS di Hotel Vasa Surabaya Jumat (7/10). (foto/ist)

Ia menambahkan, jika terdapat permasalahan di bank, maka pihak bank tidak akan sampai meminta informasi seperti PIN. Akan lebih aman jika nasabah langsung mendatangi kantor bank bersangkutan untuk mengonfirmasi.

“Intinya bank tidak akan menutup akun tanpa persetujuan kita. Untuk memastikannya, kita dapat datang ke bank atau menelepon call center bank yang resmi. Nasabah jangan percaya begitu saja jika ada yang menghubungi lewat telepon atau media komunikasi lain,’’ tambahnya.

Selain dari sisi nasabah, kata dia, pihak bank juga terus didorong oleh regulator untuk terus memperkuat sistem IT-nya secara berkala dengan memperkuat sistem cyber security-nya. Kemudian, untuk membantu masyarakat agar tidak lagi menjadi korban penipuan, yang perlu dilakukan antara regulator bersama dengan insan media adalah terus mengedukasi dan juga memberikan informasi. Misalnya tips menabung aman dan lain sebagainya.

“Kami sebagai regulator juga tidak bisa berjalan sendiri untuk meningkatkan literasi keuangan di masyarakat, besar harapan kami kepada insan media untuk bersama-sama memberikan informasi mengenai hal ini kepada masyarakat,’’ paparnya.

Karena itu, lanjut dia, acara workshop dengan media perlu terus dilakukan, karena meningkatkan literasi keuangan masyarakat adalah tugas besar kita,” jelasnya. Dalam kegiatan yang rutin dilaksanakan LPS tersebut, juga dipaparkan mengenai berbagai tantangan bagi perekonomian nasional ke depan.

Antara lain kenaikan inflasi global, kenaikan harga energi, perlambatan beberapa ekonomi utama dunia seperti Amerika Serikat dan Eropa, serta kenaikan bunga secara global. Namun demikian, ekonomi Indonesia masih akan terus melanjutkan pemulihan.

“Kita tetap optimis, karena konsumsi domestik masih stabil. Disisi inflasi, juga jangan hanya melihat sebagai angka, tetapi seberapa besar daya beli masyarakat dapat dijaga. Selama Indonesia bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik, maka jangan terlalu khawatir ekonomi nasional akan terdampak,” pungkasnya. (bw)

Kampanyekan Indonesia Bugar 2045, Ketua Umum Nasional Kormi Sambangi Duta Tai Chi Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ketua Kormi Nasional, Hayono Isman bersama istri, Popy Hayono Isman, Jumat (7/10/2022) mengunjungi Sasana Duta Tai Chi Indonesia yang beralamat di jalan Undaan Wetan 56 Surabaya. Kedatangan Mantan Menteri Olahraga RI tersebut didampingi Ketua Kormi Jatim, Hudiyono.

Di Sasana Duta Tai Chi Indonesia, Hayono Isman, disambut langsung Founder Duta Tai Chi Indonesia, Toni Liono dan didampingi Ketua Duta Tai Chi Indonesia, KH Zainuddin Husni, bersama sejumlah jajaran pengurus serta perwakilan pimpinan sasana di Surabaya.

Dalam sambutannya, Hayono menyampaikan, sampai hari ini tidak pernah ada yang tau berapa banyak masyarakat Indonesia yang dalam kondisi bugar. Karena belum ada data mengekspose kepastian itu. “Alhamdulillah, pagi ini kita sudah datang di sasana ini untuk senam dan latihan bersama guna mendapatkan kebugaran. Semoga kita senantiasa dalam kondisi bugar dan sehat,” harapnya.

Menurutnya, dengan sehat kita bisa melawan penyakit, seperti Covid 19. Namun, bangsa kita tidak hanya cukup dengan sehat. Kita juga membutuhkan kebugaran. “Tai Chi sudah membuktikan kalau badan kita dari sehat menjadi bugar dan bahagia pada segala umur,” ujarnya.

Indikatornya sangat jelas, negara kita dalam setiap tahunnya harus membiayai masyarakat untuk menjadi sehat melalui BPJS dengan biaya yang tidak murah, yakni Rp 7 triliun – Rp 11 triliun per tahun pada sejumlah penyakit yang sebenarnya bisa dicegah dengan berolahraga.

“Olahraga yang kita lakukan pagi ini, selain membuat kita semakin sehat yang terpenting adalah kebugaran. Termasuk olahraga Tai Chi. Jika masyarakat Indonesia gemar berolahraga, mungkin tidak akan adalagi talangan BPJS Kesehatan agar kita sehat,” terangnya.

Sebagai Ketua Umum Nasional Kormi, Hayono Isman berharap Tai Chi dapat membantu mewujudkan Indonesia Bugar pada tahun 2045. Karena data Kemenkes menunjukkan, saat ini 7 persen anak-anak diusia kelas 12 SMA maupun SMK kebugarannya kurang baik.

Founder Duta Tai Chi Indonesia, Toni Liono mengatakan, Duta Tai Chi Indonesia adalah salah satu sasana di Surabaya. Karena banyak sasana Taichi yang berdiri di Surabaya. Namun keberadaan Duta Taichi ini ingin menyatukan beragam sasana yang ada, untuk kemajuan olahraga Tai Chi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan latihan bersama.

“Terimakasih kehadiran Ketua Umum Nasional Kormi Bapak Hayono Isman di Duta Taichi Indonesia. Karena kehadirannya turut menyemangati kita semua untuk mendapatkan kebugaran dan sehat,” katanya. (zal)

SPAB Bisa Cegah Bencana Hidrometeorologi

0

Pacitan, (pawartajatim.com) – Banjir bandang menjadi ancaman tersendiri bagi Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatussubban, Kabupaten Pacitan. Pada tahun 2017 lalu, ada bencana banjir bandang yang menerjang daerah sekitar ponpes tersebut.

Tak heran jika ponpes ini menjadi sasaran Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang digelar BPBD Jatim dan SRPB Jatim. “Pacitan adalah daerah yang memiliki potensi bencana yang besar. Terutama banjir bandang, gempa bumi, dan tsunami. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi madrasah dan masyarakat sekitar. Terutama kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi,” kata Kasi Kesiapsiagaan BPBD Jatim Apal Supendi, ketika membuka kegiatan ini.

SPAB kali ini diadakan pada Kamis dan Jumat, 6-7 Oktober 2022. Sekolah yang berada di Jalan Brantas, Kauman, Desa Arjawinangun, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan ini memiliki potensi bencana gempa bumi dan tsunami, selain banjir bandang. Sedangkan fasilitatornya adalah Aslichatul Insiyah, Djumadi, dan Wahid Zeinuddin.

Sementara, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pacitan Erwin Andriyatmoko, mengungkapkan, selesai kegiatan ini, madrasah bisa terus melanjutkannya dengan kegiatan-kegiatan simulasi secara rutin. “Selain itu, sarana dan prasarana harus dilengkapi lagi,” imbuhnya.

Dihari pertama yang semestinya peserta bisa menonton videotron Mobil Simulasi Penanggulangan Bencana (Mosipena), terpaksa diundur dihari kedua. Pasalnya, saat itu terjadi hujan lebat mulai pagi hingga siang hari.

Meski demikian, peserta masih antusias untuk mengikuti pelatihan maupun simulasi hingga penutupan kegiatan. Hadir dalam kegiatan ini Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Diannita, Kepala MA Nahdlatussubban Rohmad Abdan, dan wakil dari Kemenag Pacitan. (rizki)

Inilah Imam, Juragan Mebel Rotan di Malang yang Menolak Kredit Bank

0

Malang, (pawartajatim.com) – Pengusaha identik dengan bank untuk mendukung modal berusaha. Namun, di Kota Malang, seorang pengusaha mebel rotan justru menolak kredit bank. Bukan alergi dengan bunga bank. Namun, modal yang dimilikinya sudah lebih dari cukup. Omzet usahanya melejit seiring tingginya permintaan pasar.

Pengusaha sukses ini bernama Imam Budiono (57), pemilik ‘Tiban Jaya Rotan’ di Dusun Sumbersuko, Desa Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Sejak dua tahun terakhir, pria yang memulai usaha dari nol ini memilih pensiun menjadi debitur bank.

Alasannya sederhana. Dia ingin menikmati usahanya dengan modal sendiri. Sehingga, diusia yang mulai senja bisa menjalankan usaha dengan tenang, sedikit santai. “Sebenarnya saya tidak alergi dengan bank. Dahulu saya juga menjadi nasabah kredit  bank cukup lama,” kata Imam, disela menerima rombongan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember bersama jurnalis, Jumat (7/10/2022) sore.

Butuh perjuangan panjang bagi Imam, untuk bisa menjadi pengusaha mandiri. Sebelum sukses, suami dari Aningsih (54) ini banting tulang merintis usaha. Bisnis mebel dimulai sekitar tahun 1987. Tamat dari Sekolah Menengah Teknologi (STM), Imam, nekad membuka usaha mebel di Probolinggo, Jawa Timur. Kala itu, hanya membantu menjualkan mebel milik saudaranya.

Keuletan Imam, bersama istri membuahkan hasil. Usahanya bergeliat. Mebelnya laris. Pasangan suami istri ini kemudian memutuskan meminjam modal ke bank. Kala itu, mereka mendapat pinjaman sekitar Rp 40 juta. Dengan modal pinjaman, Imam, membesarkan usahanya. Omzetnya terus merangkak.

Akhirnya, Imam, memutuskan pulang ke Malang, membuka produksi mebel berbahan rotan sekitar 2006. Nama mebelnya diambil dari nama Masjid Tiban di Probolinggo. “Waktu itu, usaha mebel pertama saya berada persis di depan Masjid Tiban. Akhirnya saya pakai nama mebel Tiban Jaya Rotan,” kisahnya.

Nama itu menjadi doa. Usaha mebelnya kian dikenal. Berawal dari 2 karyawan, kini Imam mempekerjakan hingga 23 orang. Jumlah ini masih ditambah tenaga borongan yang berjumlah 10 orang. Ada yang dibayar mingguan, ada juga borongan. Imam, juga melatih pemula menjadi tenaga di pabrik mebelnya.

Mengutamakan kualitas produk, Imam, berhasil menguasai pasar. Dia fokus pada mebel berbahan rotan dan sintetis rotan. Bahan sintetis ini paling banyak diburu. Konsumen kebanyakan hotel berbintang dan kafe. Harga produk yang ditawarkan beragam. Mulai Rp 200.000 hingga Rp15 juta per set. Harga tergantung dari bahan rangka yang dipakai. Termahal jika menggunakan rangka alumunium.

Bahan baku sintetis didatangkan dari Surabaya hingga Bandung. Sedangkan produk mebelnya di pasarkan ke sejumlah kota besar di Indonesia. Paling banyak di pasarkan ke wilayah Kalimantan, Papua dan Bali.

“Kami membuat produk mebel sesuai pesanan. Konsumen hanya menunjukkan contoh model,” jelasnya. Imam juga membuka pasar online. Namun, pesanan produk justru lebih banyak manual.

Kebanyakan pelanggan yang memasarkan ke sejumlah daerah, termasuk ekspor melalui Bali. Omzetnya terbilang fantastis. Rata-rata, tembus ratusan juta per bulan. Tingginya omzet  membuat Imam, mengantongi cukup modal untuk menjalankan usaha.

Alhasil, terakhir dia meminjam modal ke bank  tahun 2007. Seingatnya sekitar Rp 300 juta. Pinjaman ini digunakan memperluas lahan produksi mebel. Imam, melunasi kreditnya 2020. “Sejak itu, kami memutuskan pensiun dari kredit bank. Kami murni memutar modal sendiri, biar tenang menikmati masa tua,” tegasnya.

Meski memutuskan pensiun, dirinya tetap mendapatkan banyak tawaran kredit. Dia juga mendukung jika para wirausahawan, termasuk UMKM bermitra dengan bank. “Bermitra dengan bank itu perlu. Syaratnya, harus jujur untuk digunakan berwirausaha,” tutup pria yang beberapa kali naik haji ini. (udi)

Ingin Cantik…, Rajinlah Merawat Wajah Lewat Perawatan Facial Fillers E-Shape

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bentuk wajah V-Shape cukup dikenal di Indonesia. Namun, dengan tren perawatan terbaru E-Shape, seseorang khususnya kaum wanita tetap dapat membentuk wajah-V yang sempurna pada pasien dengan pendekatan tiga dimensional.

Sehingga, hasilnya jauh lebih natural, proposional, dan ‘attractiveness’ tersebut dapat dicapai. Bagi para pria, misalnya, definisi wajah yang menarik adalah wajah dengan tampilan rahang dan dagu yang memberikan kesan maskulin dan tegas.

‘’Perawatan E-Shape dapat menjadi jawaban dari semua keraguan dan keresahan pasien pria pada perawatan estetik,’’ kata Pendiri dan Head Doctor di ClariSkin Clinic Surabaya, dr. Junivan Lindra M.Biomed AAM, Kamis (6/10) kemarin.

Dengan memberikan 7 titik suntik bagi wanita dan 9 titik suntik bagi pria, tren perawatan E-Shape dapat menghasilkan wajah bagian bawah dan tengah yang terlihat lebih muda, kencang, serta tegas dengan proyeksi dagu, pipi, dan rahang yang menawan.

Perawatan estetik V-Shape, yang hanya berfokus pada injeksi di area dagu saja, sudah mulai ditinggalkan. Hal ini disebabkan oleh kurang relevannya praktik tersebut dengan kebutuh pasien modern.

Pada pasien wanita yang hanya menerima injeksi V-Shape pada area dagu saja, lama kelamaan dagunya akan cenderung memanjang dan menggantung, sehingga wajah menjadi tidak natural, tidak proporsional, dan kurang menarik.

‘Perawatan E-Shape menjadi pilihan utama pasien dan dokter ahli kecantikan di Indonesia, karena dapat mencapai struktur wajah yang lebih proporsional, serta bersifat inklusif bagi wanita maupun pria. Perawatan E-Shape dapat memberikan penampilan wajah yang attractive sehingga dapat menjawab keraguan dan keresahan pasien pria pada perawatan estetik. Bagi para pria, definisi wajah yang menarik adalah wajah dengan tampilan rahang dan dagu yang memberikan kesan maskulin dan tegas,’’ katanya.

Sementara bagi wanita, perawatan E-Shape dapat membentuk struktur wajah bagian bawah yang berbentuk V mulai dari rahang, tidak hanya V di area dagu saja sehingga hasilnya lebih natural, elegan, dan terbukti proporsional.

Sementara itu, Product Manager Zuellig Pharma Therapeutics (ZPT), Eka Meliasari Khu, menambahkan, dengan semakin banyaknya pasien pria dan wanita yang menyadari pentingnya merawat diri untuk meningkatkan self-confidence.

‘’Kami harap perawatan facial filler “E-Shape” dapat menjadi solusi terhadap kebutuhan akan perawatan estetik yang telah disesuaikan untuk pria dan wanita modern. Melalui konsultasi yang tepat dengan dokter kecantikan berlisensi serta klinik kecantikan yang tersertifikasi sebagai E-Shape Treatment Providers, pasien tidak perlu ragu dengan keamanan dan kualitas dari perawatan facial filler ini,” ujarnya.

Ia pun berharap perawatan estetik ini dapat memberikan dampak positif pada kualitas hidup dan kepercayaan diri pasien secara umum, serta dapat terus memfasilitasi mereka yang sedang dalam perjalanan mencapai self-love masing-masing.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perawatan E-Shape, masyarakat Surabaya dapat mengakses media sosial ClariSkin Clinic Surabaya dan media sosial @StepUpYourBeauty milik Allergan Zuellig Pharma Therapeutics (ZPT)

Seperti diketahui, Zuellig Pharma Therapeutics (ZPT) mempersembahkan tren estetik terbaru E-Shape dalam konferensi pers “E-Shape is the New V-Shape”. Adapun tren estetik ini diperkenalkan sebagai jawaban atas kebutuhan perawatan area wajah pria dan wanita modern akan tampilan wajah yang lebih harmonis dan proporsional.

Tidak hanya membentuk wajah terlihat lebih menarik, perawatan ini juga mampu menyamarkan double chin dalam waktu singkat, sehingga menjadi solusi yang tepat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat modern dibandingkan tren kecantikan sebelumnya.

Seiring membaiknya kondisi pandemi, tentunya masyarakat perlahan mulai membuka maskernya dan memperlihatkan area middle to lower face. Area inilah yang memicu kekhawatiran bagi sejumlah pasien karena adanya double chin yang memunculkan bentuk wajah tidak harmonis dari beragam sisi. Padahal, memiliki penampilan menarik menjadi sesuatu yang esensial untuk dimiliki, baik bagi pria ataupun Wanita modern.

Keunikan anatomi wajah manusia menjadi salah satu bagian yang penting untuk dipertimbangkan sebelum mendapatkan perawatan estetik. Hal inilah yang pada akhirnya menjadi faktor pendorong dari peningkatan tren perawatan wajah di antara masyarakat perkotaan, salah satunya Surabaya.

Memahami kebutuhan tersebut, berbagai dokter estetik tengah berfokus pada perawatan wajah yang dapat menyesuaikan kebutuhan setiap orang dan memberikan proporsi wajah yang ideal dan harmonis.  Mengutip kiasan dalam buku karangan John Gray, “Men are from Mars; Women are from Venus,” memang terdapat berbagai perbedaan unik anatomi wajah wanita dan pria yang perlu diperhatikan lebih lanjut saat menerapkan perawatan estetik.

Disinilah peran E-Shape facial filler sebagai solusi perawatan yang dapat menjawab kebutuhan masing-masing anatomi wajah unik pria dan Wanita, sehingga menciptakan projeksi wajah menarik sesuai karakteristik masing-masing.

Selain untuk meningkatkan daya tarik pada wajah, perawatan E-Shape juga dapat memberikan tampilan wajah yang lebih muda pada pasien senior dan memberikan solusi untuk pasien yang ingin menyamarkan double chin-nya, serta menegaskan bentuk wajah. (bw)

Berdasar Data Terpadu, Gresik Tentukan Penerima Bansos

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Bantuan Sosial (Bansos) menjadi primadona di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berusaha mengamini keinginan warganya lewat pemadanan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Hasil dari pendataan ini dipergunakan untuk satu tahun kedepan, dan pemadanan akan dilakukan pada bulan oktober ini. Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah mengatakan pentingnya data terpadu itu saat membuka kegiatan pemadanan DTKS Kecamatan Bungah dan Sidayu, Kamis (6/10).

“Data yang nantinya masuk akan kita jadikan tolak ukur dalam menentukan bantuan selama setahun kedepan, jadi manfaatkan betul bulan Oktober ini untuk memperbarui atau merevisi data yang ada,” kata Wabup di Pendopo Kec. Bungah.

Sebagai informasi, angka kemiskinan di Gresik saat ini mencapai  12,42 persen atau sekitar 166 ribu jiwa. Sedikit lebih besar dibandingkan Provinsi Jawa Timur yang hanya 10,38 persen dan Nasional 9,54 persen.

Bu Min, sapaan akrab Wabup Gresik juga menyampaikan, perangkat desa harus bisa memilah mana warganya yang pantas menerima bantuan dengan yang tidak. “Maka bapak dan ibu  Kepala Desa harus bisa memilih dan memilah data yang sesuai masyarakat real, jangan sampai orang yang sudah mampu dimasukkan juga.

Hal ini harus diperhatikan betul karena hanya pihak desa yang bisa menentukan,” tandas wanita pertama yang menjadi Wabup Gresik ini. Di tempat yang sama  Kepala Dinas Sosial Kab. Gresik Ummi Khoiroh  menyampaikan berangkat dari kebutuhan akan bantuan sosial oleh masyarakat,  wajib hukumnya untuk mensikronkan data yang ada.

“Kita samakan persepsinya, mana saja yang boleh masuk dan tidak di DTKS ini, juga sirkulasi pembagian bansos yang ada mulai dari hulu sampai hilir, serta bantuan apapun dengan jenis anggaran apapun akan berlandaskan dari DTKS,” ujar Ummi Khoiroh.

Kegiatan pemadanan data ini juga  dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Abu Hasan, Camat Bungah Munir bersama 22 kepala desa dan operator wilayah. Juga tampak Camat Sidayu Nuryadi, dengan 21 kepala desa beserta operator binaannya. (dra)

Hebat…., Kuartal III RG Tembus Diatas Rp 1 Triliun

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Hingga kuartal ke-3, PT Kliring Berjangka Indonesia/KBI menginformasikan nilai barang yang masuk dalam resi gudang/RG mencapai Rp 1,040 triliun atau meningkat 277 persen dibandingkan periode yang sama 2021 senilai Rp 385,4 miliar.

Pertumbuhan nilai barang ini ditopang RG komoditas gula senilai Rp 449 miliar dan timah Rp 437 miliar. Pertumbuhan positif juga terjadi pada pembiayaan RG. Dimana tahun 2022 sampai dengan kuartal III nilai pembiayaan mencapai Rp 759,7 milliar.

Nilai pembiayaan ini meningkat 353 persen dibanding periode yang sama 2021. Dimana nilai pembiayaan RG mencapai Rp 215,1 mIliar. Dari sisi jumlah registrasi, tahun 2022 sampai kuartal III terjadi koreksi dari 481 RG pada periode yang sama 2021 menjadi 463 RG.

Dari sisi jumlah komoditas, di tahun 2022 sampai dengan kuartal III, komoditas yang masuk ke RG mencapai 13 komoditas. Sedangkan di kuartal III/2021 jumlah komoditas yang masuk RG mencapai 14 komoditas.

Dari sisi volume barang, di tahun 2022 sampai dengan kuartal III tercatat volume sebanyak 49,429,830 kg, meningkat 498 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 sebanyak  9,932,704 Kg.

Direktur Utama/Dirut KBI, Fajar Wibhiyadi, mengatakan, pencapaian nilai RG diatas  Rp 1 triliun ini merupakan angka tertinggi sejak resi gudang mulai berjalan di tahun 2008.  Hal ini tentunya merupakan hal yang positif dalam pengembangan sistem resi gudang di Indonesia.

‘’Melihat banyaknya komoditas yang ada di Indonesia, kami optimis kedepan pemanfaatan resi gudang akan terus tumbuh. Kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk terus menerus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat RG,’’ kata Fajar, di Jakarta Kamis (6/10).

KBI sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang, selain menyiapkan sistem registrasi  juga akan terus melakukan berbagai upaya untuk pengembangan resi gudang dalam bentuk program edukasi serta literasi, baik kepada para pemilik komoditas, kalangan bisnis, perbankan serta masyarakat luas”.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Widiastuti, mengatakan, Bappebti mengapresiasi para pemangku kepentingan di ekosistem resi gudang ini, sehingga di kuartal III tahun 2022 ini nilai barang di RG bisa melampaui Rp 1 triliun.

Tentunya kedepan masih banyak pekerjaan rumah bagi semua pihak di ekosistem ini untuk terus meningkatkan pemanfaatan resi gudang. Sebagai regulator, Bappebti akan terus mengajak dan memberi ruang tidak hanya kepada pemilik komoditas, tapi juga bagi pemilik gudang, kalangan usaha dan juga sektor perbankan / lembaga pembiyaaan untuk secara bersama-sama meningkatkan pemanfaatan resi gudang.

Terkait Sistem Resi Gudang, Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan No 14 tahun 2021 yang merupakan perubahan Peraturan Menteri Perdagangan No 33 tahun 2020 tentang Barang dan Persyaratan Barang yang dapat disimpan dalam Sistem Resi Gudang, komoditas yang dapat masuk ke Sistem Resi Gudang meliputi beras, gabah, jagung, kopi, kakao, karet, garam, lada, pala, ikan, bawang merah, rotan, teh, rumput laut, gambir, timah, gula Kristal putih, kedelai serta ayam karkas beku. (bw)