Rawan Rabies, Puluhan Ekor Anjing di Banyuwangi Jadi Sasaran Vaksinasi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Tingginya populasi anjing membuat Pemkab Banyuwangi siaga. Mencegah rabies, puluhan ekor anjing piaraan menjadi sasaran vaksinasi. Selain anjing, vaksinasi juga menyasar kucing, kera dan musang piaraan. Sedikitnya 450 dosis vaksin disiapkan.

Selain hewan piaraan, vaksinasi juga menyasar anjing liar. Targetnya, hewan piaraan maupun liar bisa dicegah dari penularan rabies. “Saat ini memang belum ditemukan kasus rabies. Ini sifatnya pencegahan,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (3/10) siang.

Menurutnya, Banyuwangi yang berdekatan dengan Bali harus ikut siaga menjaga penyebaran raibes. Apalagi, penyakit ini tidak hanya menular dari hewan ke hewan. Namun, berpotensi menular ke manusia.

Vaksinasi hewan secara massal ini melibatkan 11 Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Banyuwangi.  Sebelum dilakukan vaksinasi, hewan piaraan maupun hewan liar dilakukan skrining kesehatan. Bagi yang dinyatakan layak, langsung divaksin.

Usai divaksin, hewan piaran  langsung diberikan sertifikat vaksinasi rabies. Sementara bagi hewan yang sakit, seperti demam atau cacingan, akan ditunda di kemudian hari. Menunggu sembuh.

“Vaksinasi bisa dilakukan di Rumah Sakit Hewan terdekat. Kami siapkan tenaga gratis,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto. (udi)

Rayakan Hari Batik Nasional, Luminor Hotel Jemursari Gandeng Smamda & Surya Gallery Batik

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Merayakan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober, sejumlah kegiatan serba serbi batik hadir di Luminor Hotel Jemursari Surabaya. Dengan menggandeng SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dan Surya Gallery Batik, Luminor Hotel Jemursari Surabaya mempersembahkan paket makan siang all you can eat bertema Hari Batik.

Tim ekstrakulikuler batik dari siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya menampilkan proses pembuatan batik menggunakan canting dan menampilkan beberapa hasil karya batik lukisan yang pernah dibuat. Program ekstrakulikuler batik dari Smamda merupakan salah satu program unggulan, dikarenakan dalam setiap tahun biasanya ada program pertukaran pelajar dari luar negeri, sehingga ekstrakulikuler tersebut juga sebagai ajang untuk memperkenalkan salah satu kebudayaan Indonesia.

Para siswa Smamda dan siswa pertukaran pelajar dari Belgia sangat antusias mempraktikkan dan memperkenalkan Batik kepada sejumlah pengunjung Luminor Hotel. Tak hanya itu, proses menggambar pola batik juga dipraktikkan oleh Surya Gallery, Surya Gallery merupakan salah satu UMKM binaan Pemkot Surabaya,

Sejumlah hasil karya batik dan design dibuat oleh Surya Gallery untuk kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh Pemkot Surabaya maupun pesanan dari masyarakat Surabaya. Hasil karya batik tulis dari Surya Gallery juga di pamerkan di area photobooth restoran Luminor Jemursari.

Pengunjung yang hadir juga diperkenan untuk mencoba membatik menggunakan canting dan kain yang sudah disediakan. Sejumlah makanan yang tersedia di Restoran Luminor, Rock ‘n Sugar Coffee & Bistro juga bertemakan Hari Batik, seperti kue yang bermotif batik.

Selain itu, serba serbi Batik lainnya juga ditunjukkan oleh staff Hotel yang mengenakan pakaian Batik dan beberapa pengunjung yang datang lainnya. Kegiatan Hari Batik kali ini sangat berkesan, karena dapat berksempatan untuk berkolaborasi bersama Smamda dan Surya Gallery UMKM binaan Pemkot Surabaya.

‘’Ini merupakan salah satu upaya Luminor Jemursari dalam mendukung program Pemerintah Kota Surabaya untuk terus melestarikan kebudayaan salah satunya melalui batik. Luminor juga memberikan wadah bagi anak muda siswa dari Smamda untuk terus menggunakan batik dan mengkreasikan seni batik kepada para pengunjung hotel,’’ kata General Manager/GM Luminor Hotel Jemursari Surabaya, Yosi Arivianto Minggu (2/10). (bw) 

BWF Minta DPR RI Bentuk Pansus Selidiki Kerusuhan di Kanjuruhan Berdarah

0

Malang, (pawartajatim.com) – Tragedi Kanjuruhan di laga Arema FC vs Persebaya yang menyebabkan 129 orang tewas membuat kita prihatin. Peristiwa yang dimulai adanya ricuh suporter dan dibalas aparat dengan menembakkan gas air mata bukan yang kali pertama. Korban tewas di stadion dengan sebab-sebab lain juga telah banyak berjatuhan.

‘’Bonek Writers Forum (BWF) mendesak agar semua stakeholders fokus untuk menyelesaikan permasalahan di dalam sepakbola Indonesia,’’ kata Iwan Iwe, anggota Bonek Writers Forum (BWF) Minggu (2/10)

‘’Penghentian liga memang salah satu langkah, namun jangan lupakan akar dari permasalahan yakni tak adanya regulasi untuk mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak terjadi di masa mendatang,’’ tambahnya.

Selain mengucapkan duka cita mendalam atas jatuhnya korban baik suporter maupun petugas keamanan, BWF memberikan beberapa rekomendasi agar peristiwa serupa tidak terulang. Diantaranya, mendesak DPR RI membuat pansus untuk menyelidiki peristiwa berdarah ini.

Mendorong pemerintah bersama DPR menyusun dan membuat UU suporter seperti di Inggris saat pemerintah dan parlemennya membuat UU usai tragedi Hillsborough. Meminta PSSI bertanggungjawab atas peristiwa ini karena jatuhnya korban tewas dan luka di stadion telah berulangkali terjadi.

Menstandarisasi prosedur penanganan massa sepakbola oleh petugas keamanan. Petugas keamanan mengikuti aturan FIFA dengan tidak lagi menggunakan gas air mata untuk mengatasi ricuh penonton di dalam stadion.

 Announcer pertandingan wajib menyebutkan titik kumpul serta arah evakuasi sebelum laga dan sepanjang laga, dan waktu lainnya mengantisipasi kericuhan. Seluruh stadion harus berkursi atau all seater stand. Tidak boleh ada lagi terrace stand atau tribun beton.

‘’Ini penting untuk menentukan dengan akurat jumlah penonton di stadion,’’ ujarnya. Kapasitas tiket yang dicetak hendaknya tidak full, tapi ada spare 5 persen kursi kosong untuk proses evakuasi. Jam pertandingan untuk laga-laga bertensi tinggi harus digelar sore atau kalau perlu tanpa penonton.

Pembatasan jam tanding paling larut pukul tujuh malam, sehingga penonton tidak pulang kemalaman mengingat sistem transportasi di Indonesia belum sebagus sistem transportasi di eropa yang memungkinkan pertandingan digelar larut malam.

Wasit harus menghentikan pertandingan saat dari tribun ada nyanyian provokatif dan rasis dengan lirik penuh kebencian seperti ajakan pembunuhan. (riz)

Kerusuhan di Lapangan Kanjuruhan 129 Tewas, Gubernur Khofifah Sampaikan Duka Cita

0

Malang, (pawartajatim.com) – Insiden kerusuhan yang menewaskan 129 orang supporter (data per 09.30 WIB) dalam laga Derby Jatim antara Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/) membuat miris semua orang. Karena itu, Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, berbegas ke rumah sakit di Malang menengok korban luka-luka yang dirawat

“Peristiwa ini harus menjadi pembelajaran dan pendewasaan kita bersama, seluruh insan olahraga dan pecinta sepakbola Indonesia agar menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan,” ungkap Khofifah saat ditemui di Kota Malang, Minggu (2/10).

Khofifah menyebut insiden Kanjuruhan, tidak hanya menjadi duka Jatim, namun juga duka Indonesia dan duka dunia olah raga. Khofifah, berharap kejadian ini tidak terulang di masa yang akan datang.

Sal;ah satu truk polisi jadi sasaran amuk masa saat pertandingan Arema FC vs Persebaya di Lapangan Kanjuruhan Malang yang berakhir rusuh dengan memakan korban 129 orang tewas Sabtu (1/10). (foto/ist)

“Jangan sampai kejadian ini terulang dikemudian hari,” tegasnya. Saat ini, kata Khofifah, Pemprov Jatim bersama Pemkab dan Pemkot Malang tengah fokus menangani korban. Baik yang meninggal dunia maupun yang membutuhkan pertolongan penanganan tindakan kesehatan.

Penanganan di RS Saiful Anwar akan ditanggung Pemprov Jatim. Sedangkam bagi korban yang meninggal dunia dan luka berat akan mendapatkan santunan dari Pemprov Jatim. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban dan keluarga.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh korban dan keluarga. Semoga amal ibadah seluruh korban diterima oleh Allah SWT dan keluarga korban diberikan ketabahan dan keikhlasan. Yang dirawat di rumah sakit semoga lekas sembuh.  Aamiin YRA,” tuturnya. (dra)

Wapres Dorong Pengusaha Sarang Burung Gresik Jajaki Ekspor

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Para pengusaha Sarang Burung Walet (SBW) Gresik diharapkan tetap aktif mencermati peluang pasar, terutama ekspor. Pemerintah juga sudah memberi banyak kemudahan seperti dalam pengurusan izin dan legalitas.

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin, memberikan arahan dalam upaya menembus pasar global pada 29 peternak dan pengusaha Sarang Burung Walet (SBW) yang berbasis UMKM di Gresik.

Arahan ini disampaikan saat kunjungan kerjanya ke PT Husein Alam Indah di Desa Golokan Kecamatan Sidayu Gresik bersama Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Jumat (30/9).

Kunjungannya kali ini disambut hangat oleh Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani dan Wakilnya Hj. Aminatun Habibah. Untuk diketahui, PT Husein Alam Indah adalah salah satu industri pengelolaan Sarang Burung Walet (SBW) yang berada di Gresik.

PT Husein Alam Indah mendapatkan pasokan SBW dari para peternak dan pengusaha SBW yang berbasis UMKM. Saat berkunjung, Wapres bersama rombongan juga meninjau perkembangan potensi ekspor industri walet di pasar global.

Saat mendampingi kunjungan Wapres, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebutkan, Pemkab Gresik mendukung penuh para pelaku UMKM SBW. Hal ini terlihat lewat kemudahan dalam pengurusan izin dan legalitas usaha.

Kemudahan itu mulai dari sertifikat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pengajuan merek dagang, sertifikasi halal, sampai dengan Nomer Induk Berusaha (NIB) yang bisa diurus secara online.

“Bersama Bea Cukai kami saat ini melakukan pendampingan terhadap peternak SBW dan UMKM lewat program Klinik Ekspor. Tujuannya agar peternak dan pengusaha Gresik mampu menembus pasar global,” kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik.

Dalam prakteknya, program ini telah terbukti keampuhannya. Pada 2021, nilai ekspor Gresik yang hanya tercatat USD 6.920,51 mengalami peningkatan pada periode yang sama tahun ini menjadi USD 34.154,56.

Tercatat ada 21 UMKM yang sudah melakukan ekspor, salah satunya adalah UMKM Birdnestjoy milik Uly Darojah yang bergerak di sektor minuman kesehatan dari sarang burung walet. Lewat Klinik Ekspor per Oktober 2021, Birdnestjoy telah ekspor ke Hongkong dengan total transaksi Rp 800 juta.

Meskipun begitu, industri SBW masih memiliki beberapa lubang yang perlu ditambal. Dalam kesempatan ini, para peternak dan pedagang walet mengungkapkan keluh kesah dalam pemasaran SBW.

Para pengekspor SBW merasa kesulitan untuk menembus pasar di Tiongkok. Hal tersebut dikarenakan rumitnya persyaratan yang diwajibkan untuk bisa menembus pasar di Tiongkok.

Padahal Indonesia adalah produsen SBW terbesar di dunia. Mengingat 80 persen SBW adalah hasil produksi Indonesia. Dari jumlah itu 30-40 persen pengusaha walet di dalamnya berasal dari Jatim.

Dari data Kementerian Perdagangan, produksi walet di Indonesia per tahunnya mencapai 1.500 ton. Sedangkan yang bisa masuk pasar Tiongkok secara direct hanya 360 ton. Sementara sisanya, bisa masuk pasar Tiongkok namun harus lewat negara lain.

Melihat problema tersebut, Wapres Ma’ruf mengatakan bahwa permasalahan itu telah dibahas dalam Rapat Terbatas (Ratas) Kabinet bersama Presiden RI Joko Widodo. Sebab menurut Presiden, SBW adalah salah satu komoditi yang memiliki nilai besar dan dapat mensejaterahkan masyarakat.

“Oleh karena itu pemerintah mengambil berbagai kebijakan untuk memperluas pasar kemudian memberikan bimbingan teknis dan mendorong upaya agar permodalan bisa diberikan melalui berbagai hal,” jelas Wapres Ma’ruf.

Wapres juga mendengar beberapa sebab yang membuat sulitnya SBW produksi Indonesia ke pasar Tiongkok adalah berbedanya khasiat. Namun, pada dialog ini, dirinya menemukan bahwa bukan khasiatnya yang menjadi patokan.

“Memang untuk harga SBW yang potensial itu di RRC saja. Namun memang persyaratan-persyaratan yang tadi saya dengar sulit. Sehingga yang bisa masuk itu hanya yang memiliki kualifikasi tertentu dan jumlahnya tidak terlalu banyak.

Bahkan, banyak juga tidak bisa masuk saya tanya itu karena memang khasiatnya berbeda. Tetapi ternyata itu bukan soal khasiat, melainkan adanya perbedaan warna,” ujarnya menjelaskan.

Untuk diketahui, di Indonesia hanya 30 perusahaan yang bisa menembus pasar Tiongkok. Ini berbanding jauh dengan negara tetangga Malaysia yang telah memiliki 60 perusahaan yang mampu menembus pasar Tiongkok.

“Inilah yang menjadi fokus perhatian pemerintah yakni untuk memajukan industri Walet di Indonesia. Baik dalam pengelolaan pengolahan maupun dalam arti pemasaran. Kita akan bantu dengan pemikiran strategis untuk cari jalan keluarnya,” kata Ma’ruf.

Sosok yang pernah menjadi Ketua MUI ini kemudian menyampaikan pula bahwa sebagai negara yang memiliki kekayaan komoditi Walet ini, masyarakat tidak bisa membiarkan adanya lahan tidur.

“Jangan sampai ada lahan tidur, jangan sampai ada masyarakat yang nganggur agar negara dan masyarakat makmur. Maka optimalisasi komoditi Walet yang di Indonesia melimpah ini menjadi penting,” tandasnya

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang turut mendampingi mengungkapkan, Pemprov Jatim selalu siap memberikan pendampingan termasuk juga memberikan kemudahan akses dan perizinan.

“Tadi saya sempat dengarkan ada pengusaha walet yang berbasis UMKM. Disinilah peran pemerintah daerah untuk memberikan penguatan, dengan mudahnya akses perizinan seperti NIB dan kelengkapan legalitas, maka para pengekspor akan bisa menjangkau para pengusaha walet berbasis UMKM yang sangat banyak di Jatim,” tandas mantan Bupati Trenggalek ini.

Tidak sampai disitu saja, sebagai wilayah yang memiliki fasilitas penunjang, Export Center milik Kementrian Perdagangan RI, Jatim juga siap membantu para pelaku UMKM untuk mengakses market pasar.

“Kita punya banyak program salah satunya Rumah Kurasi yang bisa menunjang penguatan akses pasar baik dalam negeri maupun luar negeri. Ini berlaku untuk semua produk UMKM. Jadi tidak perlu khawatir,” tambah Wagub.

“Namun mengingat problem pemasaran SBW juga menjangkau ranah high level. Kami sangat berharap akan adanya solusi yang tepat untuk menangani hal tersebut,” pungkasnya. (dra)

Peduli Kesehatan, FIF Group Gandeng RSU Hermina Hadirkan Rumah Singgah bagi Keluarga Pasien

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Latar putih dan semilir angin nan sejuk memenuhi ruangan dari sebuah rumah yang terletak di kawasan Siliwangi, Depok, siang itu. Beberapa tenaga kesehatan terlihat hilir mudik mempersiapkan sebuah acara di dalamnya.

Rumah itu merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen PT Federal International Finance (FIFGROUP) di bidang sosial dan kesehatan. FIF Group yang merupakan bagian dari  Grup Astra bermitra dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Depok untuk terus hadir menebar kebermanfaatan bagi masyarakat.

Selain penyediaan rumah singgah, melalui program ini FIFGROUP dan RSU Hermina Depok membuka kesempatan terbuka bagi sejumlah pasien kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi jawaban bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perawatan ataupun penangan medis. Fasilitas itu sekaligus   menjawab kebutuhan keluarga pasien yang sedang berobat atau menunggu perawatan dari RSU Hermina Depok atas sebuah tempat tinggal sementara yang layak.

FIF Group bersama dengan RSU Hermina Depok mewujudkan program sinergis itu melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan sekaligus peresmian rumah singgah pada Rabu (28/9).

Peresmian itu ditandai dengan kegiatan melalui pemotongan pita yang dihadiri Wali Kota Depok, Mohammad Idris. “Kegiatan ini tentunya diharapkan dapat memberikan dampak besar dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang membutuhkan penanganan medis dan tempat sementara untuk menginap. Semoga program ini menjadi awalan yang baik antar RSU Hermina Depok dengan FIFGROUP,” tutur Mohammad Idris.

Selain itu, turut hadir jajaran direksi FIF Group, yaitu Operation Director FIF Group, Setia Budi Tarigan, Human Capital, General Support, & Corporate Communication, Esther Sri Harjati dan Corporate Communication & Corporate Social Responsibility (CSR) Deputy Division Head FIFGROUP, Robertus Benny Dwi Koestanto. Jajaran direksi RSU Hermina Depok yang hadir meliputi Direktur RSU Hermina Depok, dr. Lies Nugrohowati, MARS, Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, dr. Mary Liziawati.

Esther, dalam kata sambutannya menyampaikan : “Ini merupakan momen yang membahagiakan karena rencana pembangunan rumah singgah sudah berjalan dari awal tahun ini, sejalan dengan langkah PT Astra International Tbk (ASII) yang menambah kepemilikan saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) dari 4,92 persen menjadi 5,43 persen pada pertengahan Juni 2022.”

“Dan sesuai dengan misi perusahaan yaitu ‘Membawa Kehidupan yang Lebih Baik untuk Masyarakat’, kegiatan hari ini juga mendukung salah satu dari 17 Sustainable Development Goals (SDGs), tepatnya di poin ke 3 yaitu good health and well-being. Harapannya kolaborasi yang kita lakukan hari ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan juga keluarga pasien  dalam mendapatkan tempat tinggal yang layak,” tambah Esther.

Direktur RSU Hermina Depok, dr. Lies Nugrohowati, mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada FIF Group atas program rumah singgah ini. Kita tentu tahu bagaimana beban yang ditanggung oleh pasien kurang mampu dalam menjalani hari-hari saat menunggu perawatan. Rumah singgah ini lebih dari cukup dalam hal sarana dan prasarananya.

Benny, ditemui usai acara mengatakan, rumah singgah dibutuhkan bagi pasien yang masih dalam masa tunggu untuk mendapatkan perawatan, sehingga dapat memudahkan pasien dan pendamping dalam kesehariannya. “Dengan sarana prasarana yang disediakan, diharapkan dapat mengurangi beban yang ditanggung oleh pasien serta pendamping,”  kata Benny.

Hani Hanisyah yang akrab disebut Mamah Hani, selaku perwakilan Lembaga Keluarga Kelainan Jantung Bawaan (KKJB) mengatakan terima kasih banyak kepada FIF Group atas penyediaan rumah singgah bagi kami sebagai pasien yang membutuhkan tempat tinggal sementara dan RSU Hermina Depok yang telah memberikan pelyanan kesehatan terbaiknya bagi kami.

‘’Kami merasa sangat terbantu. Sukses selalu untuk FIF Group dan RSU Hermina Depok,” ujarnya. (bw)

Pertama di Jember, SPAB Digelar di SMA Diponegoro Panti

0

Jember, (pawartajatim.com) – Pelaksanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMA YLPI Diponegoro, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, merupakan yang pertama kali diadakan di Jember. Tak heran bila para siswa dan stakeholders sekolah antusias mengikuti kegiatan ini.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jember Sigit Akbari, mengungkapkan, SPAB yang diadakan BPBD Jawa Timur bersama SRPB Jawa Timur/Jatim memang baru pertama kali diadakan di wilayahnya. “Ini memang yang pertama digelar di Jember,” kata Sigit, di sela-sela pembukaan SPAB di sekolah ini Jum’at (30/9).

Bahkan, setelah ada kabar SMA Diponegoro Panti menggelar SPAB, beberapa sekolah di Jember mengajukan permintaan untuk diadakan SPAB. SPAB di SMA Diponegoro Panti ini diadakan pada Kamis dan Jumat,  29-30 September 2022.

Sedangkan fasilitatornya adalah Aslichatul Insiyah, Nurul Wachida, dan Rizki Daniarto. Kepala SMA Diponegoro Panti Ibar Budi Cahyono mengungkapkan bahwa sekolah yang berada di Jalan Keputren Suci ini memang tak jauh dari Gunung Argopuro.

Suasana Pelaksanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMA YLPI Diponegoro, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, merupakan yang pertama kali diadakan di Jember Jumat (30/9). (foto/ist)

Bahkan, pada 2006 terjadi banjir bandang besar yang melanda Kecamatan Panti, termasuk Desa Suci ini. “Sekolah kami menjadi tempat pengungsian penyintas banjir bandang,” ungkapnya. Ibar Budi Cahyono, berharap SPAB ini bisa memberikan pengalaman dan wawasan kepada siswa dan stakeholders sekolah.

“Agar kami siap dan tangguh menghadapi bencana,” imbuhnya. Sementara, anggota Komisi E DPRD Jatim Hari Putri Lestari yang ikut hadir dalam pembukaan SPAB ini mengatakan, bencana tak hanya disebabkan alam saja. Di lingkungan terkecil di rumah kita bisa saja terjadi bencana.

Misalnya, terjadi kebakaran akibat korsleting listrik. “Bencana tak bisa dicegah tapi diminimalisir. Saya melihat program SPAB ini telah terencana dengan baik. Kita akan terus support dalam anggaran,” kata perempuan yang pernah menekuni bidang manajemen risiko selama 17 tahun ini.

Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa membuka kegiatan ini. Tak lupa ia berpesan kepada peserta agar kenali ancaman bencana di sekitar kita, “Kesiapsiagaan itu berasal dari kita sendiri. Baru dikenalkan ke keluarga, tetangga, dan yang lain,” ujarnya didampingi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim Andhika Nurrahmad Sudigda.

Dalam materi pembuatan dokumen risiko dan simulasi, peserta banyak mendapatkan ilmu dan wawasan dari fasilitator. Sedangkan penutupan juga diadakan pelatihan memadamkan kebakaran oleh Damkar Jember. Penutupan SPAB dilakukan oleh Kabid PK BPBD Jember Ahmad Roib. (rizki)

Tiket Penyeberangan Ketapang – Gilimanuk Naik 11 Persen

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Tiket penyeberangan Ketapang, Banyuwangi – Gilimanuk akhirnya naik rata-rata 11 persen. Tarif baru akan diberlakukan per 1 Oktober. Sosialisasi kenaikan tiket ini mulai digelar jajaran ASDP Ketapang, Jumat (30/9/2022) siang.

Naiknya tiket penyeberangan ini menyusul terbitnya Keputusan Menteri (KM) Perhubungan No.184 Tahun 2022 tentang Tarif  Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Provinsi. “ Sesuai jadwal, tiket penyeberangan terjadi penyesuaian mulai 1 Oktober, pukul 00.00 WIB,” kata General Manager PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang – Gilimanuk, M. Yasin.

Dengan tarif baru ini, tiket pejalan kaki naik dari Rp8.500 menjadi Rp9.650. Sepeda motor naik dari Rp27.000 menjadi Rp29.050. Mobil penumpang naik dari Rp182.500 menjadi Rp199.850. Sedangkan bus naik dari Rp447.000 menjadi Rp484.000. Sementara, truk sedang naik dari Rp 447.000 menjadi Rp484.000. Kenaikan tarif ini juga berlaku bagi lintasan Ketapang – Lembar, Lombok.

Menurut M.Yasin, keputusan penyesuaian tarif ini mulai diterima, 28 September lalu. Karena itu, pihaknya melakukan sosialisasi ke seluruh operator kapal dan pengguna jasa pelayaran. “ Kami buat spanduk, termasuk ke media sosial dan membuat pamflet ke sopir-sopir di pelabuhan,” tegasnya.

Meski terjadi kenaikan tarif, pihaknya memastikan layanan penyeberangan tetap kondusif. Pelayanan penyeberangan juga ditingkatkan. Diantaranya, ketepatan waktu bongkar muat dan jadwal pelayaran kapal. “ Kami juga menyiapkan seluruh  dermaga tetap aman,” tutupnya. (udi)

Jalan Pansela Rampung, Gubernur Optimis Dongkrak Ekonomi Kawasan Malang Selatan

0

Malang, (pawartajatim.com) – Pembangunan infrasuktur khususnya akses jalan terus dilakukan hingga pelosok dan pesisir Jawa Timur/Jatim. Terbaru, pembangunan fisik Jalan Pantai Selatan (Pansela) atau ruas jalan yang menghubungkan antara Balekambang hingga Kedungsalam (Lot 9) Kabupaten Malang akhirnya rampung 100 persen.

Bahkan sejumlah kendaraan pun telah bisa melalui jalan pansela Lot 9 yang telah terbangun sepanjang 18,062 Km tersebut. Secara khusus, di sela kunjungannya di Kabupaten Malang, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyempatkan diri meninjau jalan Pansela Lot 9 yang telah selesai terbangun tersebut, Rabu (27/9).

Pasalnya, terakhir Gubernur Khofifah sempat meninjau proyek pansela lot 9 ini pada Januari 2020. Saat itu pembangunan jalan masih berprogres 60 persen. Dan ia telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar penyelesaian pengerjaan jalan tersebut bisa dipercepat.

“Saat ini saya berada di daerah Donomulyo Kabupaten Malang, di atas Jembatan Umbul Kaji dengan panjang jembatan 120 meter yang merupakan bagian dari ruas jalan pansela ruas Balekambang – Kedungsalam Kabupaten Malang (Lot 9),” kata Gubernur Khofifah.

“Alhamdulillah pembangunan jalan Pansela Lot 9 sepanjang 18,062 Km ini telah rampung dilaksanakan 100 persen. Ini menjadi hadiah bagi warga Kabupaten Malang khususnya bagian selatan yang tentu akan terdongkrak ekonominya dengan adanya dukungan akses infrastruktur jalan yang baik dan lancar,” lanjutnya.

Gubernur yang juga mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini menuturkan bahwa ruas jalan pansela lot 9 ini diselesaikan pembangunan fisiknya oleh Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasiolan (BBPJN) Jawa – Bali pada tanggl 16 Januari 2022.

Dengan terbangunnya ruas jalan Balekambang – Kedungsalam (Lot 9) ini, diharapkan Gubernur Khofifah akan mampu mengurangi disparitas wilayah di Jawa Timur khususnya di  Kabupaten Malang.

Serta diharapkan membuka akses pariwisata menuju sederet Pantai yang ada di Selatan Kabupaten Malang yang memiliki panorama sangat mempesona. Yang tentunya dengan akses yang lancar diharapkan akan mampu meningkatkan perekonomian di wilayah selatan Kabupaten Malang. Ruas jalan pansela Lot 9 ini akan menjadi akses yang sangat mendukung perkembangan wisata pantai di Malang Selatan.

Seperti Pantai Kondang Merak, Pantai Kondang Iwak dan lain-lain. ”Saya optimis dengan akses jalan yang lancar menuju destinasi wisata Malang Selatan, maka pariwisata akan terdongkrak, dan ekonomi masyarakat juga akan meningkat,” tandasnya.

Program pembangunan Jalan Pantai Selatan (Pansela) sendiri merupakan salah satu Program Strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang statusnya ditingkatkan menjadi Program Strategis Nasional.

Pembangunan Jalan Pansela yang terbentang mulai Batas Jawa Tengah/Pacitan sampai Banyuwangi dengan melewati delapan Kabupaten Jatim. Mulai Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember dan Banyuwangi  dengan panjang total mencapai 627,57 Km.

“Saat ini dari total panjang jalan pansela, yang telah selesai pengerjaan fisiknya sepanjang 337,66 Km atau sudah 53,80 persen. Dan panjang jalan yang saat ini sedang dalam proses kontruksi adalah sepanjang 52,97 km,” tegas Khofifah.

Targetnya, pengerjaan kontruksi pansela sampai dengan akhir tahun 2023 panjang jalan Pansela terbangun sepanjang 390,74 Km (62,24 persen). “Jalan Pansela ini diharapkan mampu memperkecil disparitas wilayah di Jawa Timur dan mampu meningkatkan perekonomian serta sebagai pengungkit pengembangan Wilayah Selatan Jawa Timur,” pungkas Khofifah.

Pelaksanaan pembangunan Pekerjaan fisik dan pembebasan tanah jalan Pansela ini dilakukan dengan secara bersama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. (dra)

Kolaborasi XL – Huawei, Terapkan Teknologi Terbaru untuk Perbesar Kapasitas Jaringan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Melonjaknya trafik data di jaringan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) harus diimbangi dengan kapasitas jaringan yang memadai untuk mempertahankan standar layanan yang tinggi dan pengalaman yang mulus bagi pengguna. Dalam rangka memperbesar kapasitas jaringan tersebut, XL Axiata berkolaborasi dengan Huawei mengimplementasikan teknologi terbaru “FDD Smart 8T8R”.

Hasil serangkaian uji coba yang telah dilakukan menunjukkan peningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan hingga 2,9x. Penerapan teknologi ini sekaligus mengimplementasikan green information and communication technology (ICT).

Direktur Teknologi & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan, bersama Huawei kami memang terus mengeksplorasi dan menerapkan lebih banyak terobosan teknologi untuk membangun jaringan berkualitas tinggi.

‘’Teknologi FDD Smart 8T8R ini, selain dapat meningkatkan efisiensi spektrum untuk mencapai peningkatan throughput pengguna hingga sebesar 2,0x terhadap teknologi 4T4R, juga bisa membantu mengurangi konsumsi daya hingga 26 persen serta memperbesar efisiensi spektrum pada jaringan, sehingga membantu mengurangi beban operasional jaringan,” kata Darmayusa, di Jakarta Rabu (28/9).

XL Account Director of Huawei Indonesia, Weiwei, mengatakan, pihaknya senang bekerja sama dengan XL Axiata untuk membangun jaringan FDD Smart 8T8R. Huawei berkomitmen untuk dapat mendukung membangun jaringan canggih yang memenuhi persyaratan untuk pengembangan di masa depan.

‘’Kami akan terus memberikan solusi inovatif untuk mendukung XL bertransformasi menjadi operator konvergensi termasuk mendukung pembangunan broadband nasional di Indonesia,” ujarnya. Saat ini, XL telah mengimplementasikan jaringan FDD Smart 8T8R di lebih dari 700 BTS 4G di berbagai wilayah di Indonesia.

Penerapan teknologi ini akan dilakukan dengan berfokus pada area dengan trafik penggunaan layanan data dan internet yang tinggi, seperti di lingkungan padat penduduk, perkantoran, tempat wisata, hingga pusat perbelanjaan.

Selain itu juga sangat berguna untuk menjaga kualitas layanan di pusat layanan transportasi seperti bandara, pelabuhan dan terminal, atau juga di tempat penyelenggaraan event besar yang berpotensi terjadi lonjakan trafik.

Hingga akhir semester 1 2022, trafik data XL Axiata meningkat sebesar 30 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan trafik ini terus meningkat seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pasca pandemi Covid-19, termasuk diijinkannya masyarakat melakukan perjalanan.

Saat ini jaringan XL Axiata tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Sebagian jaringan telah menembus dan melayani masyarakat di pelosok-pelosok daerah yang terpencil dan berada di perbatasan negara.

Total sebanyak lebih dari 144.000 BTS, di antaranya lebih dari 88 ribu BTS 4G, dan jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 130.000 kilometer, menopang kekuatan jaringan XL Axiata, untuk melayani sekitar 57 juta pelanggan di berbagai wilayah di Indonesia,dengan penetrasi 4G sekitar 90,9 persen. (bw)