Peringati Harpelnas 2022, Managemen IOH Berkomitmen Berikan Pengalaman Mengesankan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Managemen Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memberikan pengalaman yang mengesankan kepada para pelanggan di Gerai IM3, Contact Center IM3, 3 Store dan 3 Care, untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional/Harpelnas. Dengan mengusung tema “Kami Ada untuk Anda”, jajaran manajemen IOH melayani pelanggan langsung di beberapa pusat layanan pelanggan di Jakarta, Semarang, Tangerang, dan Bekasi sejak 30 Agustus hingga 7 September 2022.

President Director & CEO, Vikram Sinha, Director and Chief Financial Officer, Nicky Lee, Director and Chief Strategy & Execution Officer, Armand Hermawan, Director and Chief Regulatory Officer, Muhammad Buldansyah, Director and Chief Human Resources Officer, Irsyad Sahroni, Chief Commercial Officer, Ritesh Singh, Chief Integration Officer, Sanjay Vaghasia, dan Chief Business Officer, Bayu Hanantasena menyapa langsung pelanggan, meminta umpan balik dan masukan pelanggan untuk meningkatkan pengalaman dan kenyamanan mereka dalam menggunakan produk dan layanan IOH.

Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari fokus IOH untuk memprioritaskan pengalaman terbaik dan memberikan apresiasi atas kesetiaan pelanggan. Selain itu, hal tersebut selaras dengan komitmen IOH mewujudkan visi menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di Indonesia

Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Ritesh Singh, menyampaikan, pihaknya senang bisa berinteraksi langsung dengan para pelanggan setia sebagai bentuk penghargaan di Hari Pelanggan Indonesia.

‘’Bagi kami pelanggan merupakan bagian yang sangat penting dalam bisnis ini, terima kasih atas kesetiaan Anda bersama kami. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman yang luar biasa dan memenuhi kebutuhan digital pelanggan karena kami ada di sini untuk Anda,” kata Ritesh Singh, di Jakarta Minggu (4/9).

IOH juga menyediakan sejumlah hadiah khusus “Box of Happiness”, voucher pulsa, paket data, voucher belanja, hingga potongan tagihan kepada pelanggan yang berinteraksi di berbagai saluran pelanggan IM3 dan Tri.

Selain itu, IM3 menyiapkan paket khusus bagi pelanggan melalui Paket Freedom Internet Sensasi 100GB. Sementara, pelanggan Tri bisa memperoleh hadiah dengan memutar Wheel of Happiness dengan melakukan transaksi minimal Rp 50.000 di 3DigiBox. (bw)

Duta Taichi Indonesia Gelar Latihan Bersama dengan 12 Sasana

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Duta Taichi Indonesia – Belum genap setahun berdiri. Duta Taichi Indonesia menorehkan prestasi pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Wushu Jawa Timur/Jatim tahun 2022. Kejuaraan tersebut berlangsung di GOR Pancasila Surabaya 26-28 Agustus 2022.

Atas torehan prestasi itu, Duta Taichi yang menaungi Sasana Taichi di Jatim menggelar kegiatan syukuran bertajuk latihan bersama di Sasana Duta Taichi jalan Undaan Wetan 56, serta ramah tamah resto Tristar Surabaya yang juga dihadiri Ketua Kormi Jatim, Hudiyono, Minggu (4/9) diikuti lebih dari 300 an peserta dari 12 sasana di Jatim.

Founder Duta Taichi Indonesia, Toni Liono, mengatakan, olahraga Taichi selama ini bisa dikatakan minim perhatian. Adanya latihan bersama ini sebagai upaya untuk membangun kebersamaan antar sasana di Jatim, yang manfaatnya adalah lebih memasyarakatkan Taichi lebih dikenal publik.

Toni menerangkan, selama ini Taichi kurang diminati, namun dengan mengakomodir beragam olahraga lainnya, seperti Taek Wondo, Wushu dan olahraga sejenisnya. Akhirnya Taichi kini mulai banyak diminati karena memiliki nilai kekhasan.

Selama ini, yang dilakukan Duta Taichi Indonesia adalah memberikan pelatihan Taichi secara gratis atau tidak memungut biaya sepeserpun. Ini dilakukan  untuk membangun kemaslahatan masyarakat dari semua kalangan, tidak melihat latar belakang tetapi latar depannya dengan tujuan agar tetap sehat.

Sasana Duta Taichi tengah mengadakan program pelatihan penjurusan sertifikat bagi anggotanya. Duta Taichi membuat program untuk instruktur yang benar-benar instruktur. “Bukan hanya menjadi instruktur tanpa ada pengujian seperti diluaran sana, dan kami pastikan Laose-laose (guru) mempunyai kredibilitas dan prestasi yang mumpuni baik di tingkat Nasional atau pun Internasional,” terang Toni yang juga memiliki Sasana di kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Toni menambahkan, Taichi bukanlah menari, tetapi memahami di setiap jurus ada maknanya dan di setiap langkah ada artinya. “Prestasi Duta Taichi Indonesia ini adalah sebuah motivasi, bahwa olahraga ini selain secara langsung menjadikan badan sehat dan bugar, juga membuat kebagian bagi atletnya,” jelas Hudiyono, Ketua Kormi Jatim.

Hudiyono menerangkan, bahwa Undang-undang 11/2022 tentang keolahragaan telah memberi ruang kepada Olahraga Masyarakat. Ditambah lagi dengan adanya Desain Besar Olahraga Nasional  (DBON). “Ini penting untuk memastikan Indonesia menjadi bangsa yang bugar di saat nanti kita memperingati 100 tahun kemerdekaan di tahun 2045. Ini momentum untuk bergerak lebih cepat,” terang Kepala Diskominfo Jatim.

Ia pun menggarisbawahi kepada seluruh peserta yang hadir untuk tidak memandang remeh kepada olahraga masyarakat. Pelaku olahraga harus terus bersemangat dan perlu dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah.

“Arahnya memang ayo olahraga, sehat, bugar, gembira, produktif, dan kompetitif. Maka, olahraga masyarakat juga harus dibina dan didukung untuk memastikan bahwa ini adalah kegiatan yang terukur dan teratur sehingga bisa semakin paripurna,” jelasnya. (zal)

Surabaya Salurkan BLT BBM Door to Door, Data Penerima dari Kementerian

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai/BLT Bahan Bakar Minyak (BBM) secara door to door kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Pahlawan. BLT BBM dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI ini, penyalurannya akan dilakukan secara dua tahap.

 Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengatakan, bahwa mulai hari ini BLT BBM disalurkan di beberapa titik Kota Pahlawan. Penyaluran ini dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) melalui PT Pos Indonesia. “Hari ini sudah disalurkan BLT BBM.

Ada beberapa titik yang disalurkan melalui Kantor Pos. Ini kita datanya (penerima) dari DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang ada di kementerian,” kata Wali Kota Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Sabtu (3/9).

 Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Anna Fajrihatin mengungkapkan, bahwa BLT BBM di Surabaya disalurkan kepada 71.906 KPM. Ribuan KPM ini lokasinya tersebar di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

 “Nanti penyalurannya akan melalui mekanisme Kantor Pos. Sedangkan untuk hari ini memang kami salurkan melalui door to door. Sekaligus untuk mengecek kondisi KPM,” kata Anna. Ia menjelaskan, bahwa BLT BBM ini disalurkan selama empat bulan, yakni pada September – Desember 2022.

Untuk setiap bulannya, KPM mendapatkan uang tunai Rp150 ribu dan disalurkan dengan dua tahap. “Untuk tahap pertama September – Oktober, disalurkan bulan ini, Rp300 ribu. Kemudian November – Desember, akan diberikan di tahapan kedua Rp300 ribu sekitar Desember 2022,” jelasnya.

Menurut Anna, kriteria penerima BLT BBM ini sama seperti KPM bantuan sosial sebelumnya. Yakni, KPM telah terdata di DTKS dan sudah terverifikasi oleh Kemensos RI. “Sama seperti sebelumnya, KPM ini terdata di DTKS. Kemudian sudah terverifikasi Kemensos dan layak untuk mendapatkan bantuan,” tegasnya.

 Sebagai tahap awal, Anna mengungkapkan, bahwa BLT BBM di Surabaya disalurkan secara door to door kepada 50 KPM di wilayah Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan. Sedangkan untuk penyaluran berikutnya akan dilakukan melalui Kantor Pos.

 “Kami koordinasi dengan PT Pos Indonesia. Nama-nama (KPM) By Name By Address (BNBA) nanti diserahkan kepada kami, yang selanjutnya diberikan kepada lurah dan camat untuk percepatan dan dibuatkan jadwal penyaluran,” pungkasnya. (ko)

Harga BBM Naik, Polisi Disiagakan Jaga SPBU 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Naiknya harga Bahan Bakar Minyak/BBM membuat jajaran Polresta Banyuwangi siaga. Begitu diumumkan naik, polisi langsung disiagakan menjaga aktivitas SPBU. Targetnya, menghindari praktik spekulan.

Penjagaan ini melibatkan jajaran Polsek yang memiliki SPBU di wilayah masing-masing. Setiap SPBU di tempatkan 4-5 personel. “Penjagaan ini untuk memantau situasi pasca naiknya harga BBM. Jangan sampai ada praktik spekulan,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa, Sabtu (3/9).

Sejatinya, pengamanan SPBU ini mulai digelar sejak 1 September lalu. Hal ini menyusul rencana kenaikan harga BBM. “Kami sifatnya memantau situasi, sekaligus pengamanan SPBU,” jelasnya. Pasca harga naik, menurut Kapolresta, belum ada laporan antrean di masing-masing SPBU.

Stok dari Pertamina juga aman. “Meski aman, kami akan tetap siaga,” tutupnya. Naiknya harga BBM paling terasa pada jenis pertalite. BBM jenis ini naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Sedangkan, Pertamax naik dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter. Lalu, biosolar naik dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 per liter. (udi)

Rayakan Hari PMI, Emak-emak di Banyuwangi Ramai-ramai Donor Darah 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Aksi sosial yang digelar emak-emak di Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Banyuwangi ini layak diacungi jempol. Merayakan Hari Palang Merah Indonesia (PMI), mereka menggelar aksi donor darah massal, Sabtu (3/9) siang.

Kegiatan ini digelar di Rumah Donor Rejoagung di desa setempat. Digelar swadaya, donor massal ini diikuti ratusan emak-emak. Saking banyaknya, petugas PMI Banyuwangi hingga kehabisan kantong darah. Sejumlah ibu-ibu terpaksa pulang lantaran tak mendapat kantong darah.

Yang menarik, dari sekian pendonor mayoritas adalah pemula. Artinya, baru berdonor pertama kali. Rata-rata, mereka tertarik berdonor lantaran manfaatnya. “Katanya, kalau donor tambah sehat, badan terasa ringan. Ternyata benar, rasanya lebih segar,” kata Endang (45), salah satu pendonor.

Donor massal kali ini bukan yang pertama. Namun, rutin digelar 3 bulan sekali. Aksi sosial ini sudah berlangsung sejak tahun 2018. Setiap aksi donor, pesertanya selalu bertambah. “Diawal dulu hanya sekitat 50 orang. Sekarang terus bertambah hingga 200 orang,” kata pemilik Rumah Donor Rejoagung, dr Khusnul Imama.

Donor ini biasanya hanya disosialisasikan melalui media sosial. Namun, minat warga terus bertambah. Tak hanya kaum ibu-ibu, puluhan bapak – bapak juga ikut berdonor. Yang unik, usai donor mereka dijamu dengan bakso dan aneka makanan.

Mereka juga dihibur pentas musik dangdut. Banyaknya pendonor ini membantu stok darah di PMI Banyuwangi. Selama ini, stok darah di PMI paling banyak disumbang dari komunitas pendonor. Kalau hanya mengandalkan donor di kantor PMI, sangat minim.

‘’Kebutuhan darah kita rata-rata 1600 kantong per bulan,” kata Koordinator Donor PMI Banyuwangi, Agus Supratman. (udi)

SPAB Perlu Dimasifkan ke Sekolah dan Pesantren

0

Pasuruan, (pawartajatim.com) – Pelatihan dalam Satuan Pendidikan Aman Bencana/SPAB perlu dimasifkan ke seluruh stakeholder. Salah satunya adalah sekolah-sekolah maupun pesantren. Hal ini diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Pasuruan Riduwan Haris dalam pembukaan SPAB di SMK Negeri Winongan, Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, Kota Pasuruan Jumat (2/9).

Dia mengungkapkan agar pengetahuan SPAB bisa dimasifkan ke sekolah-sekolah lain. “Perlu ekspansi pengetahuan SPAB ke banyak sekolah. Sehingga edukasi bisa menyebar lebih masif,” katanya.

Riduwan Haris, meminta agar peserta lebih aktif, tidak pasif. Pasalnya, yang memahami risiko, dampak, dan kapasitas sekolahnya adalah warga sekolah itu sendiri. Seperti diketahui, Kota Pasuruan dan sekitarnya memiliki enam potensi ancaman bencana.

Yaitu banjir, tanah longsor, erupsi gunung berapi, puting beliung, kebakaran hutan, dan kekeringan. Sementara, di daerah Winongan sendiri pernah terjadi empat hingga lima kali banjir, beberapa waktu lalu.

“Biasanya terjadi bukan pada siang hari. Namun terjadi Subuh atau malam hari,” tambah Riduwan Haris. Karena itu, SPAB yang diadakan BPBD Jawa Timur bersama Sekber Relawan Penanggulangan Bencana/SRPB Jatim kali ini dilaksanakan di SMKN Winongan. Tujuannya agar memiliki ketangguhan dalam menghadapi bencana.

SMKN Winongan memiliki 1.242 siswa, guru, dan staf. Dari jumlah itu, sebanyak  61 orang perlu untuk diedukasi tentang kesiapsiagaan. Hadir dalam kesempatan ini, Kepala SMKN Winongan Ahmad Sobirin, Kepala UPT Dinas Pendidikan Kota Pasuruan Rifa’i, dan Kasi Pencegahan BPBD Jatim Dadang Iqwandy. (rizki)

Imbas BBM Campur Air, Polresta Banyuwangi Kumpulkan seluruh Pemilik SPBU

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Polresta Banyuwangi bergerak cepat menangani tragedi BBM bercampur air di SPBU Pesanggaran, Banyuwangi. Mengantisipasi kejadian serupa, seluruh pemilik SPBU di Bumi Blambangan ini dikumpulkan ke Polresta. Ikut juga Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswana Migas).

Para pengusaha SPBU ini sengaja didatangkan agar kejadian serupa tak terulang lagi. Apalagi, di tengah rencana kenaikan harga BBM. Mereka diberikan “warning” agar mengikuti aturan dan standar operasional SPBU yang telah ditetapkan. “ Kami berharap pemilik SPBU dapat meminimalisir adanya pelanggaran dalam menyikapi kenaikan BBM,” kata Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Didik Hariyanto, Jumat (2/9/2022) siang.

Menurut Wakapolresta, rencana kenaikan harga BBM harus diantisipasi sejak dini. Terutama, kesiapan pemilik SPBU menghadapi kemungkinan antrean para konsumen. “ Kami juga akan turun langsung untuk memastikan stok BBM di lapangan,” jelasnya.

Pihaknya meminta pengelola SPBU dan Hiswana Migas selalu berkoordinasi terkait kesiapan kenaikan BBM. Terutama, menurut Wakapolresta, terkait stok BBM dimasing-masing SPBU. Tujuannya, jika kenaikan BBM pasti diumumkan, seluruh SPBU sudah siaga dengan stok yang aman. “ Jangan sampai ada yang memanfaatkan untuk keuntungan pribadi,” tegas AKBP Didik.

Ketua Hiswana Migas Banyuwangi, Ismail memastikan ketersediaan BBM di masing-masing SPBU di Banyuwangi masih aman mengantisipasi kenaikan harga BBM. Termasuk, berkoordinasi dengan aparat Kepolisian terkait stok di masing-masing SPBU. “ Tentunya, koordinasi ini akan tetap dilakukan menyikapi rencana kenaikan harga BBM,” tegasnya.

Kejadian aneh muncul di Banyuwangi, Rabu (31/8/2022) malam. Banyak kendaraan warga mendadak mogok usai mengisi BBM di SPBU  Pesanggaran . Fenomena ini langsung viral di jejaring media sosial (medsos). Warga menduga, BBM yang dijual dicampur dengan air. Polisi pun langsung bergerak. Tiga pegawai SPBU langsung diperiksa Kepolisian. (udi)

Polisi Periksa Tiga Pegawai SPBU Terkait BBM Bercampur Air

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)-  Geger  BBM bercampur air di SPBU Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, terus berbuntut. Tiga pegawai SPBU diperiksa penyidik Polresta Banyuwangi. Mereka yang diperiksa masing-masing, satu orang pengawas dan dua operator SPBU.

Ketiga orang yang diperiksa berinisial LS, LM dan TT. Status ketiganya masih sebagai saksi. Mereka dimintai keterangan seputar kronologis terjadinya BBM bercampur air hingga memicu macetnya puluhan kendaraan. “ Begitu ramai dan viral, penyidik melakukan pemeriksaan kepada tiga pegawai SPBU,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Deddy Foury Millewa melalui Kasi Humas Iptu Moch. Agus Winarno, Jumat (2/9/2022) pagi.

Dijelaskan, BBM yang bercampur air hanya jenis pertalite. Karena itu, pemeriksaan hanya fokus pada penjualan BBM jenis ini. Hasil pemeriksaan sementara, sebelum mencuat BBM bercampur air, SPBU tersebut sudah melayani penjualan Pertalite sekitar 700 liter. BBM ini terjual mulai pukul 18.00 hingga 19.00 WIB. Setelah itu, muncul keluhan kendaraan yang macet usai mengisi BBM. “ Sudah ada 2 kendaraan roda empat dan 18 roda dua yang melapor menjadi korban,” jelas Agus.

Selama proses pemeriksaan, polisi menghentikan sementara penjualan BBM Pertalite di SPBU tersebut. Penghentian penjualan ini dengan melakukan pemasangan police line di lokasi. “ Pemerikaan masih berlangsung,” tutupnya.

Kejadian aneh muncul di Banyuwangi, Rabu (31/8/2022) malam. Banyak kendaraan warga mendadak mogok usai mengisi BBM di salah satu SPBU di Kecamatan Pesanggaran . Fenomena ini langsung viral di jejaring media sosial (medsos). Warga menduga, BBM yang dijual dicampur dengan air.(udi)

Kemiskinan di Jatim Turun Hingga 390.000 Jiwa

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur/Jatim, Emil Elestianto Dardak, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menggagas cara kreatif guna menekan tingkat kemiskinan di Bumi Majapahit.

Cara ini dipaparkan oleh Wagub Emil sebagai ‘HITS,’ yang merupakan singkatan dari Holistik, Integratif, Tematik, dan Spasial. “Kita harus benar-benar mengandalkan upaya yang sifatnya kreatif. Inilah sistem penanganan HITS, Holistik, Integratif, Tematik, dan Spasial. Tujuannya tentu untuk menekan angka kemiskinan,” ujar Emil saat menghadiri Pembukaan Rapat Koordinasi Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (31/8).

Emil mengungkapkan, bahwa cara ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar dan menyelesaikan permasalahan seputar kantong kemiskinan yang ada di Jatim. Sebagai contohnya, penanganan masalah-masalah yang menghambat produktivitas dan kesejahteraan warga di suatu daerah.

Dengan penanggulangan akar masalah itu oleh pemerintah daerah, lanjut Wagub Emil, maka potensi produktivitas dan pemasukan masyarakat dapat meningkat. Sehingga kemiskinan di daerah tersebut dapat ditekan.

“Jadi misalnya bagaimana menciptakan potensi income di sana, seperti dengan menanagani masalah yang membuat mereka tidak produktif. Katakan, selama ini suatu daerah krisis air dan waktunya habis untuk nyari air. Sehingga dengan membantu pembuatan sistem aliran air yang baik maka kita dapat tingkatkan bukan cuma produktivitas tapi juga kesehatan,” paparnya.

Emil pun mengatakan bahwa keberadaan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan aplikasi Sistem Informasi Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (Sinta Gelis) gagasan Pemprov Jatim sangat membantu upaya ini.

Dari dua big data ini, Pemprov Jatim dapat melakukan pemetaan, penargetan, dan identifikasi akar masalah kemiskinan dengan lebih akurat. P3KE ini memberikan perbantuan data yang komprehensif untuk melakukan targeting kami.

‘’Apalagi Bappeda baru meluncurkan Sinta Gelis, sebuah sistem informasi yang bukan hanya mencatat orang itu miskin atau tidak, tapi kondisi-kondisi terkait rumah, pekerjaan, semua yang berkaitan,” katanya.

“Ini akan bisa diintegrasikan dalam P3KE sehingga data menjadu update dan optimal,” tambahnya. Emil, menekankan, pentingnya implementasi cara-cara kreatif yang berlandaskan sains sebab bantuan sosial, meski membantu, tidak selalu menyelesaikan permasalahan hingga ke akar.

Geliat ini pun terbukti efektif, sebab dari 41 juta jiwa di Jatim, yang dikategorikan sebagai penduduk miskin dapat ditekan hingga 391.400 jiwa saja. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), penurunan angka kemiskinan di Jatim tertinggi selama dua periode berturut-turut.

Pada periode Maret 2021 hingga September 2021, penurunan angka kemiskinan di Jatim mencapai 313.130 jiwa. Kemudian, pada periode Maret 2021 sampai Maret 2022, penurunan angka kemiskinan berhasil mencapai angka 391.400 jiwa.

Selanjutnya juga disebutkan bahwa Jatim merupakan kontributor terbesar dalam penurunan angka kemiskinan secara nasional sebesar 28,3 persen. Rupanya pada rakor tersebut, Bappeda Jatim menghadirkan sesuatu yang spesial, yaitu booth seputar sasaran pemberantasan kemiskinan di Jatim.

Wagub Emil, menyempatkan mengunjungi booth itu seusai pembukaan rakor. “Jatim dan Jawa Tengah dipilih untuk membuka booth dalam rakor ini untuk menunjukkan program kita dalam menangani kemiskinan.”

“Kami bersyukur Jatim dibawah pimpinan bu Khofifah, seluruh elemen masyrakat, dan dukungan pemerintah pusat dapat menurunkan kemiskinan tertinggi hingga berada di angka 390.000 jiwa. Ini bukan dicapai dengan mudah, tetapi melalui program yang betul-betul terintegtasi,” ujarnya.

Booth dari Bappeda Jatim itu mengenalkan beberapa program seperti Jawa Timur Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa), Prograram Pemberdayaan BUM Desa, dan Program Desa Berdaya. Di akhir, Emil berharap agar dengan implementasi berbagai program yang HITS, kemiskinan esktrem di Jatim dapat diberantas.

“Mudah-mudahan dengan ini bersama kita bisa menangani kemiskinan ekstrem,” tutupnya. Sebagai informasi, Rapat ini merupakan salah satu tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 mengenai Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE).

Dalam Inpres tersebut tertuang arahan dari Presiden kepada para menteri, pimpinan lembaga, dan  kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing di daerahnya. (dra)

KASAD Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gresik

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, disaksikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Gresik sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting, Kamis (1/9). Acara yang dilaksanakan di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Kabupaten Gresik tersebut dihadiri sedikitnya 900 undangan dari Forkopimda, Penyuluh KB, Tim Penggerak PKK, kader dan pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Gresik.

Sejumlah tokoh masyarakat yang dikukuhkan sebagai Bapak dan Bunda Anak Stunting pada kesempatan tersebut adalah Komandan Komando Resor Militer 084, Bupati Gresik, Wakil Bupati Gresik, Ketua TP PKK KAB. GRESIK, Komandan Komando Distrik Militer 0817, Kapolres Gresik, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik, Ketua Pengadilan Negeri Gresik, Ketua Pengadilan Agama Gresik, Ketua DPRD Gresik, Perwakilan PT. Petrokimia Gresik, PT. Smelting dan PT. Wilmar Nabati Indonesia.

KASAD Dudung Abdurachman sebelumnya dikukuhkan sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) pada 29 Juni 2022 lalu bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional.

Hal ini segera ditindaklanjuti dengan menunjuk Pangdam, Danrem dan Dandim untuk menjadi Bapak Asuh Anak Stunting di wilayah masing-masing dan mengarahkan Danramil serta Babinsa untuk melihat langsung bagaimana kondisi anak-anak stunting.

Dudung menyampaikan, salah satu tugas TNI adalah turut membantu masyarakat terutama pasca terjadinya pandemi Covid-19. Banyak masyarakat yang terdampak, ada wilayah yang belum terjangkau air bersih.

Kita ikut mengantisipasi berbagai dampaknya salah satunya stunting. Sehingga kita lakukan berbagai kegiatan bekerjasama dengan BKKBN untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, bersama membantu pemerintah daerah,’’ kata KASAD Dudung Abdurachman.

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur/Jatim, Dra Maria Ernawati, MM menjelaskan, program BAAS merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan peran lintas sektor dan seluruh elemen masyarakat dalam percepatan penurunan stunting.

Menurut Erna, hingga saat ini laporan dari 7 wilayah Kab/ Kota di Jatim tercatat 400 anak yang sudah didampingi melalui Program BAAS. “Tentu masih akan terjadi perkembangan, bahkan pihak swasta dan lembaga sosial begitu antusias untuk berperan aktif dalam BAAS. Untuk ikut dalam program BAAS, persyaratan pendampingan ini minimal selama 6 bulan,” ujar Erna.

Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menghimbau agar pencegahan stunting harus dimulai dari usia remaja. Mulai remaja harus melakukan pola hidup sehat. ‘’Jadi life cycle nya mulai dari remaja, kemudian masuk pada proses pernikahan. Kalau dimulai pada proses kehamilan itu sudah terlambat. Life cycle hidup sehat ini sangat penting,” tegasnya.

Khofifah juga menyambut baik sinergi lintas sektor melalui Program BAAS. “Bagaimana yang sudah terlahir stunting? Referensi KASAD harus ada Bapak Asuh dan Bunda Asuh. Terimakasih telah membangun sinergi yang luar biasa, ini bisa jadi referensi semua pihak bagaimana kita bergotong royong menangani permasalahan serius salah satunya stunting.

Untuk Jatim data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) terakhir adalah 23,5 persen, sedangkan di Gresik sudah dibawah rata-rata nasional yaitu 23 persen” pungkas Khofifah. Selain pengukuhan Bapak Bunda Anak Stunting di WEP juga dilaksanakan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita stunting dan ibu hamil secara simbolis,  pelayanan pemeriksaan kesehatan, pemberian vaksinasi booster dan pelayanan KB implan.

Stunting merupakan salah satu tantangan besar dalam upaya pembangunan sumber daya manusia untuk mewujudkan generasi unggul dan berkualitas. Kendati hasil Studi Kasus Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021 menunjukkan terjadi penurunan angka prevalensi stunting dari 27,7 persen pada 2019 menjadi 24,4 persen pada 2021, angka tersebut masih cukup tinggi mengingat WHO menetapkan standar angka stunting di sebuah negara setidaknya berada di bawah angka 20 persen.

Dengan angka prevalensi stunting 24,4 persen, artinya 6 juta dari 23 juta anak Indonesia mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemerintah berupaya menurunkan angka stunting dengan menargetkan angka prevalensi stunting turun di angka 14 persen pada tahun 2024.

Namun, upaya serta tanggung jawab penurunan angka prevalensi stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan perlu keterlibatan aktif serta kolaborasi multisektoral. Salah satu upaya aksi BKKBN dalam menurunkan stunting adalah melalui program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting). Dalam program ini, seluruh elemen masyarakat dapat ikut berperan menurunkan angka stunting.

Masyarakat memiliki peran penting, karena kesadaran dan pemahaman masyarakat adalah kunci utama dalam upaya mencegah dan mengatasi stunting. (dra)