Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tercebur Kolam Lele Ponpes

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Nahas menimpa dua balita di Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Kamis (25/8) siang. Keduanya ditemukan tewas di kolam lele di areal pondok pesantren (ponpes) di dusun setempat.

Korban diduga terpeleset ketika hendak memancing di kolam sedalam 1,5 meter itu. Balita nahas ini masing-masing, MKA (5) dan MNA (5), keduanya warga setempat. Korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh Mohammad Hamam (22), salah satu santri ponpes.

Pemuda ini berniat membuang sampah ke belakang ponpes. Betapa terkejutnya, ketika melintasi kolam lele, terlihat tubuh seoarang anak yang mengapung. Setelah dilihat, ternyata korban MKA. Kejadian ini langsung dilaporkan ke orang tua korban yang rumahnya hanya berjarak 30 meter.

Tak berselang lama, orang tua korban datang. Tubuh korban MKA langsung dievakuasi. Sedangkan, satu korban lagi, MNA masih berada di dasar kolam. Tak berselang lama, orang tua MNA tiba di lokasi. Kemudian, ikut mengevakuasi anaknya.

Namun, mahas, korban keburu meninggal. Polisi yang mendapat laporan tiba di lokasi sejurus kemudian. Tim medis juga didatangkan. Hasil olah TKP, tak ditemukan tanda penganiayaan. Dugaanya, kedua korban yang masih bersaudara ini tercebur ketika memancing.

Karena tak bisa berenang, akhirnya nyawanya tak tertolong. “Saat dievakuasi, korban sudah meninggal. Sempat dilarikan ke Puskesmas,” kata Kapolsek Srono, AKP Djunaidi. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

Usai diperiksa, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga. Di lokasi, polisi menemukan alat pancing yang diduga milik korban. (udi)

Harga Telur Melonjak, Operasi Pasar Tak Bisa Ditawar

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya untuk menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional. Bahkan, pihaknya terus melakukan monitoring, terkait ketersediaan kebutuhan bahan pokok untuk mencegah kelangkahan maupun lonjakan harga di Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengatakan, untuk mengantisipasi hal itu, Pemkot Surabaya akan segera melakukan operasi pasar. Sebab, terjadi kenaikan harga telor disejumlah daerah di Indonesia. Sedangkan di Kota Surabaya, harga telur yang semula Rp 26.000 per kilogram, kini telah mencapai Rp 30.000 per kilogram.

“Sepertinya ini (kenaikan) tertinggi, tetapi saya sudah meminta Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Peradagangan (Dinkopdag) melakukan pengecekan. Sehingga kita menggelar Operasi Pasar seperti biasanya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Rabu (24/8).

Ia menjelaskan, bahwa Operasi Pasar tersebut digelar untuk mencari penyebab lonjakan harga telur maupun bahan pokok yang lainnya. “Agar tidak ada harga naik atau ketinggian. Kita cari penyebabnya dan indikasinya, kenapa kok tiba-tiba naik secara mendadak begini,” jelas dia.

Karenanya, Dinkopdag Kota Surabaya tengah menyiapkan Operasi Pasar di setiap kelurahan di Kota Pahlawan. “Insya Allah kita lihat hari ini, karena masalah apa? Sehingga kita akan segera adakan Operasi Pasar,” ujar dia.

Sebab, menurut dia, pengecekan harga tersebut juga dilakukan melalui Operasi Pasar. Agar bisa mengantisipasi lonjakan bahan pokok di Kota Surabaya. “Ini yang harus kita antisipasi dulu. Maka saya minta cek, sehingga kalau yang lainnya belum sempat naik, kita sudah lakukan Operasi Pasar,” terang dia.

Ia menjelaskan, mengenali teknis pelaksanaan Operasi Pasar, selain digelar bergantian di kelurahan, hal ini untuk mencegah adanya pemborongan bahan pokok oleh warga setempat. “Sehingga bisa tepat sasaran, agar tidak diborong. Kita lakukan berpindah di setiap kelurahan. Karena kalau telur mundak (naik), yang lainnya ikut naik,” pungkasnya. (ko)

Kinerja XL Menguat, Kuartal Kedua Laba Rp 476 Miliar

0

Jakarta, (pawartajatim.com) –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil melalui periode semester pertama 2022 dengan hasil kinerja yang terus menguat. Pendapatan meningkat 9 persen lebih tinggi dari periode yang sama dari kuartal sebelumnya (QoQ) dan juga daripada tahun sebelumnya (YoY) .

EBITDA juga meningkat, yaitu sebesar 12 persen QoQ (Rp 3,56 triliun) dan 4 persen YoY (Rp 6,73 triliun). Laba bersih meningkat menjadi 476 miliar selama kuartal kedua saja sehingga mencapai sebesar Rp 615 miliar di semester pertama.

Pencapaian tersebut tidak terlepas dari terus meningkatnya kualitas jaringan XL Axiata yang semakin membuat nyaman pelanggan saat mengakses berbagai layanan telekomunikasi dan data.

Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini, mengatakan, selain meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan, kami benar-benar fokus dalam meningkatkan kualitas jaringan.

Di tengah iklim kompetisi yang tidak pernah mengendur, salah satu peluang penentu yang bisa kami manfaatkan adalah menyajikan jaringan yang benar-benar baik dan berkualitas. Apalagi, saat ini masyarakat Indonesia semakin tergantung dengan digitalisasi yang membutuhkan koneksi internet yang prima.

‘’Peningkatan kualitas jaringan kami yang kami lakukan tidak hanya mencakup peningkatan kualitas sinyal, namun juga dengan terus memperluas jaringan ke daerah-daerah baru, termasuk di area terpencil dan di luar Jawa,” kata Dian, di Jakarta Rabu (24/8).

Dian menambahkan, berdasarkan hasil survey independent yang dilakukan oleh salah satu lembaga survey terpercaya di industri telekomunikasi, pada periode Juli 2022 lalu, XL Axiata menempati peringkat pertama untuk kategori kecepatan mengunduh (download speed) dan pengalaman akses video (streaming video).

Teknisi melakukan pemeliharaan rutin di atas menara BTS milik XL Axiata yang berlokasi di Stasiun Tugu, Yogyakarta. (foto/ist)

Menurut dia, hal ini merupakan pengakuan atas keberhasilan kerja keras pihaknya dalam meningkatkan kualitas jaringan. Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas jaringan, pelayanan dan pengalaman pelanggan tersebut, kami berhasil meningkatkan ARPU secara signifikan dan meraih pencapaian sebagai operator dengan pertumbuhan tercepat.

Hingga akhir Juni 2022, XL Axiata total memiliki lebih dari 144.000 BTS, dengan jumlah BTS 4G meningkat signifikan mencapai 88.447. Jumlah ini meningkat 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (YoY).

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas jaringan 4G, XL Axiata juga telah mematikan sebagian besar BTS 3G yang dimiliki. Dari periode akhir Juni tahun lalu hingga akhir Juni 2022, sebanyak 92 persen dari seluruh BTS 3G telah dipadamkan, dan hanya tersisa sekitar 4.221 BTS.

Targetnya, per akhir 2022, seluruh BTS 3G sudah padam. Trafik XL Axiata selama semester pertama 2022 juga terus meningkat. Tercatat, trafik meningkat sebesar 30 persen (YoY) menjadi 3.840 Petabyte diakhir Juni 2022.

Sementara itu, jika dibandingkan kuartal sebelumnya, trafik meningkat pesat sebesar 7 persen. Hal ini juga selaras dengan meningkatnya pengalaman pelanggan yang lebih baik, karena adanya peningkatan User Throughput dan perbaikan Latency selama kuartal pertama tahun ini.

Kenaikan trafik yang signifikan tersebut turut mendorong kenaikan pendapatan dari layanan data dan layanan digital. Tercatat, di semester pertama 2022 ini XL Axiata berhasil meraih pendapatan data dan layanan digital sebesar Rp 12,87 triliun, naik 9 persen YoY.

Akses internet yang lebih cepat berdampak positif pada pemakaian aplikasi digital, termasuk aplikasi milik perusahaan, yaitu “myXL”dan “Axisnet”. Pada kedua aplikasi yang antara lain menawarkan berbagai paket layanan dan juga sarana customer service kepada pelanggan tersebut, masing-masing mengalami peningkatan pengguna aktif bulanan sejak awal pandemi.

Dengan demikian, peningkatan investasi yang telah XL Axiata implementasikan telah terbukti sangat mendukung peningkatan performa bisnis, terutama pada sisi efisiensi biaya serta peluang untuk meningkatkan penjualan produk.

Selaras dengan visi perusahaan menjadi  operator konvergensi terdepan di Indonesia (#1 Converged Operator in Indonesia), XL Axiata terus berupaya keras mengenalkan layanan konvergensi kepada masyarakat Indonesia, sekaligus meningkatkan manfaatnya.

Hasilnya, penetrasi layanan konvergensi ini telah mencapai 28 persen, yang berarti menunjukkan kuatnya permintaan atas produk ini. Akuisisi Linknet yang baru saja dilakukan akan sangat mendukung pengembangan produk konvergensi ini di masa mendatang.

Selain itu, XL Axiata juga telah menuntaskan akuisisi Hypernet. Langkah ini akan semakin memperkuat portofolio XL Axiata pada layanan korporasi (B2B). Di sepanjang semester pertama 2022 ini, beban biaya operasional meningkat 13,2 persen (YoY) menjadi Rp 7,34 triliun dari Rp 6,49 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Meningkatnya biaya operasional ini dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain biaya pemasaran dan penjualan, biaya terkait pajak BHP (regulatory charges) dan sebagainya. Sementara itu, total jumlah pelanggan XL Axiata meningkat menjadi 57,23 juta, dengan jumlah pelanggan layanan prabayar sebanyak 55,8 juta.

Pelanggan 4G mencapai 90,9 persen, meningkat 6 persen YoY. ARPU campuran tercatat sebesar Rp 39.000, meningkat dari Rp 36.000 di kuartal sebelumnya. Hal ini menunjukkan kemampuan XL Axiata menjaga perkembangan pelanggan yang sehat.

Posisi keuangan XL Axiata cukup sehat dengan mampu menjaga posisi neraca tetap terkendali pasca akuisisi saham Linknet.  Tercatat, utang kotor meningkat 26 persen YoY menjadi Rp 13,24 triliun, dengan angka gearing ratio net debt to EBITDA (termasuk finance lease) sebesar 2,8x.

Utang bersih meningkat 39 persen YoY menjadi Rp 11,23 triliun. XL Axiata berfokus untuk melakukan pengurangan hutang kedepannya. Perusahaan tidak memiliki utang berdenominasi USD.

Sebesar 86 persen dari pinjaman yang ada saat ini berbunga mengambang (floating) dan pembayarannya masih dapat dikelola hingga dua tahun ke depan. Free Cash Flow (FCF) berada pada tingkat yang sehat, dengan meningkat sebesar 62,8 persen, ke angka Rp 3,12 triliun.

Untuk membiayai pembangunan jaringan dan mendorong pertumbuhan pendapatan, nilai commited capex meningkat 37,4 persen YoY menjadi Rp 6,8 triliun pada paruh tahun pertama 2022.

Rencananya di tahun 2022 ini XL Axiata tetap akan mengalokasikan belanja modal dengan nilai relatif sama dengan tahun lalu sekitar Rp 9 triliiun. Ada sejumlah peluang positif di Industri Telekomunikasi Indonesia di tahun 2022 yang bisa dimanfaatkan oleh XL Axiata untuk dapat meningkatkan performa ke depan.

Peluang-peluang tersebut yakni pertama, pelonggaran bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan. Hal ini akan mendorong mobilitas masyarakat yang akan meningkatkan perekonomian.

Kedua, meningkatnya permintaan yang kuat oleh masyarakat pada layanan digital guna mendukung gaya hidup hybrid, termasuk untuk bekerja, hiburan, dan rekreasi. Ketiga, meningkatnya minat masyarakat pada layanan yang simpel, seperti solusi all in one yang mengkombinasikan beberapa produk dalam satu paket. (bw)

Pelindo Dukung Perguruan Tinggi Wujudkan Sistem Pengukuran SMK3 Berbasis Teknologi Informasi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kepedulian dunia usaha untuk memajukan dunia pendidikan di Indonesia ditunjukkan oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP). Melalui CSR perusahaan, SPTP melakukan kerjasama “matching fund” dengan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS).

Kerjasama itu dilakukan salah satunya untuk mewujudkan penguatan kesadaran dan kepatuhan pekerja dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di dunia usaha.

Matching fund sendiri merupakan program pendanaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang merupakan program penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri untuk secara bersama-sama membentuk ekosistem Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.

Pada akhir program diharapkan akan terbangun kolaborasi PT dengan DUDI yang lebih baik dan berkelanjutan serta berkontribusi untuk menyelesaikan permasalahan nyata di lapangan atau berkontribusi terhadap implementasi kebijakan strategis nasional.

Kedua institusi tersebut akan saling mendukung untuk membangun suatu sistem berbasis teknologi informasi yang disebut dengan istilah “smart multi measurement device” berbasis website.

Nantinya, sistem tersebut dapat digunakan dunia usaha untuk menunjang audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Selain itu, SPTP dan PPNS juga akan saling mendukung untuk penguatan sumber daya manusia yang sadar dan patuh terhadap K3.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra, mengatakan kebutuhan sumber daya manusia yang sadar K3 di dunia usaha semakin tinggi. Terlebih untuk industri kepelabuhanan terminal peti kemas yang menjadi lini bisnis utama SPTP.

Dengan adanya kerjasama antara perseroan dengan PPNS diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sadar dan patuh terhadap aspek K3 di lingkungan kerja perusahaan.

“Penyiapan sumber daya manusia yang sadar K3 harus dimulai sejak dini, mulai dari bangku pendidikan sehingga ketika masuk ke dunia usaha mereka sudah siap dan paham mengenai aspek keselamatan dan kesehatan kerja sehingga menjadi lebih produktif,” kata Widyaswendra, Rabu (24/8).

Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) Eko Julianto mengatakan PPNS merupakan perguruan tinggi yang memiliki program studi K3 yang berkaitan dengan dunia kepelabuhanan dan pelayaran.

Untuk itu pihaknya terbuka dan mendukung SPTP dalam upaya standardisasi implementasi K3 di seluruh wilayah kerja perusahaan. Menurutnya, dunia industri kepelabuhanan memiliki risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang cukup tinggi.

“Penguatan sumber daya manusia yang paham dan patuh terhadap K3 menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kinerja operasional pelabuhan. Karena dengan kesadaran K3 tidak ada jam kerja yang hilang (zero accident) yang berdampak pada produktivitas pekerja,” terang Eko.

Ia menjelaskan, sistem “smart multi measurement device” berbasis website yang dikembangkan PPNS akan mempermudah SPTP dalam melakukan audit sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja baik audit internal maupun eksternal.

Sistem tersebut juga akan mempermudah SPTP dalam melakukan pengawasan K3 di seluruh area terminal yang dikelola oleh perseroan. “Target kami pengembangan sistem tersebut dapat selesai dalam jangka waktu maksimal 6 bulan ke depan,” pungkasnya. (bw)

IIK Bhakti Wiyata Kediri Terima Mahasiswa Prodi Psikologi dengan Keunikan Ilmu Neuroscience

0

Kediri, (pawartajatim.com) – Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta) berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Kampus peraih Piagam MURI sebagai Institut Kesehatan Pertama di Indonesia ini membuka program studi (prodi) baru, yaitu S1 Psikologi.

Hal ini ditandai dengan prosesi penyerahan SK Mendikbudristek, nomor SK 555/E/O/2022 yang diselenggarakan pada Senin (22/8/2022) lalu di kantor Wilayah LLDIKTI VII. Prosesi penyerahan SK tersebut dilakukan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VII yakni Prof. Dr. Dyah Sawitri., S.E., M.M., kepada Ketua Pelaksana Yayasan Bhakti Wiyata, dr. David Raditya Soehartono, B.Com., M.M., M.B.A., didampingi Prof. Dr. apt. Muhamad Zainuddin, selaku Rektor IIK Bhakta.  Dengan demikian, S1 Psikologi menjadi prodi ke-9 di Fakultas Kesehatan sekaligus jurusan ke-21 di IIK Bhakta.

“Hadirnya S1 Psikologi IIK Bhakta, menjadi penanda bahwa IIK Bhakta berkomitmen untuk memberikan kontribusi terhadap kemajuan kesehatan di Indonesia secara holistik, artinya tidak hanya kesehatan fisik saja, melainkan juga menganggap penting kesehatan psikis atau mental health,” kata Rektor IIK Bhakta saat ditemui usai penyerahan SK Mendikbudristek di Kantor LLDIKTI Wilayah VII.

Bagi lulusan SMA/SMK, dapat mendaftar S1 Psikologi IIK Bhakta melalui 2 cara, yaitu online dan offline. Secara offline, pendaftar dapat langsung datang ke kantor pendaftaran IIK Bhakta yang berlokasi di Jalan KH Wachid Hasyim No.65 Kediri dengan membawa berkas pendaftaran yang dibutuhkan.

Kampus IIK Bhakta Kediri siap terima pendaftaran mahasiswa baru S1 Psikologi. (foto/ist)

Institut Kesehatan Terbaik Versi LLDIKTI 7 tahun 2020 ini memberikan banyak program menguntungkan bagi mahasiswa S1 Psikologi IIK Bhakta, diantaranya mulai dari reward smartwatch serta tablet 10 inch, potongan biaya kuliah, hingga cashback 50 persen DP3 dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Hal ini juga menepis anggapan kuliah psikologi membutuhkan biaya mahal. Namun masih banyak kesempatan bagi peminat jurusan psikologi untuk berkuliah di kampus kesehatan terbaik dengan biaya lebih terjangkau.

Selanjutnya, jumlah kuota yang disediakan untuk prodi baru psikologi ini terbatas. Pendaftar dinyatakan lolos selagi memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak kampus. Retno menjelaskan prodi psikologi dibuka dengan visi menjadi prodi yang unggul dalam pengelolaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang psikologi kesehatan, yang berfokus pada neuroscience sesuai perkembangan IPTEK berlandaskan budaya PLUS di tingkat nasional tahun 2025.

Bidang neuroscience ini menjadi keunggulan yang dimiliki oleh Prodi Psikologi di IIK Bhakti Wiyata. “Tidak semua jurusan psikologi, mempelajari neuroscience,” kata Retno. Neuroscience adalah ilmu yang mempelajari sistem saraf makhluk hidup. Umumnya neuroscience dipelajari oleh mahasiswa kedokteran. Namun, perkembangan ilmu pengetahuan kini membawa neuroscience dengan pendekatan ilmu psikologi. Bidang neuroscience ini menjadi keuntungan yang dimiliki oleh mahasiswa psikologi IIK Bhakti Wiyata.

Tidak hanya itu saja, pihak kampus memiliki fasilitas pembelajaran lengkap untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar selama masa studi 4 tahun. Ada banyak laboratorium yang disediakan untuk mahasiswa psikologi IIK Bhakti Wiyata, antara lain ruang laboratorium psikologi, ruang konseling individu, ruang bermain anak, ruang diskusi, dan ruang konseling keluarga.

Dengan adanya fasilitas tersebut, mahasiswa psikologi IIK Bhakti Wiyata diharapkan tidak hanya kompeten di teori, namun juga menguasai prakteknya secara langsung. Pihak kampus memastikan lulusan S1 Psikologi IIK Bhakti Wiyata memiliki kompetensi yang unggul dan daya saing kuat di dunia kerja. Pihak kampus juga bekerja sama dengan beragam instansi swasta maupun pemerintah daerah dalam penyelenggaraan program pendidikan yang berkualitas.

Ditambah lagi dengan fakta bahwa 99 persen lulusan IIK Bhakta cepat mendapatkan pekerjaan mulai dari sebelum hingga paling lama 6 bulan setelah lulus. Jadilah bagian dari generasi masa depan yang sukses bersama IIK Bhakta, daftar sekarang dan dapatkan beragam keuntungan muali dari potongan biaya hingga beasiswa. (bw)

Buka Peluang Usaha, SIG Latih Emak-emak Buat Kue

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Perusahaan pengasil semen ini peduli terhadap  pertumbuhan ekonomi di sekitar pabriknya. Semen Indonesia Tbk (SIG) melalui program SIG Mandiri menggelar pelatihan pembuatan kue untuk ibu rumah tangga di beberapa desa di Gresik.

Desa- desa itu seperti Desa Sidorukun, Kramatinggil, Kelurahan Sidomoro, Singosari, Gending yang berada di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Gresik Kota dan Kebomas. Kegiatan yang diikuti 100 ibu rumah tangga ini merupakan upaya dari SIG untuk meningkatkan keahlian dalam pembuatan kue.

Serta upaya membuka peluang usaha guna menambah penghasilan keluarga. Pelatihan digelar secara bertahap sejak 10 Agustus sampai 7 September 2022 di masing-masing kantor kelurahan dan desa.

Pelatihan menghadirkan trainer dari Eva Cake and Bakery Gresik. Pelatihan yang diberikan diantaranya teori dasar membuat kue serta praktik pembuatan aneka cake seperti kue Brownies, Spikoe, Lapis Surabaya, roti roll, serta donat.

Selain itu, SIG juga memberikan bantuan 100 oven dan mixer kepada para peserta senilai Rp 300 juta. General Manager/GM of CSR SIG, Edy Saraya menjelaskan program pemberdayaan ini selaras dengan tema hari Kemerdekaan Republik Indonesia yakni Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

Pelatihan ini digelar dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui pengembangan usaha mikro. “Perusahaan berharap ibu rumah tangga yang selama ini terimbas Covid-19 dapat bangkit bahkan lebih kuat, karena mereka memiliki harapan baru yakni memiliki usaha produksi kue,” ujar Edy Saraya.

Menurut Edy, perusahaan memberikan bantuan oven dan mixer agar peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam pelatihan ini. “SIG akan terus mendampingi usaha ibu rumah tangga ini ketika nantinya usaha mereka berkembang, dengan memberikan pelatihan pengemasan, pemasaran menggunakan platform digital dan memfasilitasi kepengurusan sertifikat halal dan BPOM bagi produknya,” tambah pria yang tampak enerjik ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik, Fransiska Dyah Ayu, mengapresiasi SIG yang telah membantu pemerintah daerah.

“Kabupaten Gresik memiliki sekitar 61.000 UMKM, dan bisa muncul potensi UMKM baru dari ibu-ibu yang mengikuti pelatihan ini,” ujarnya. Fransiska Dyah Ayu berharap sinergi pemerintah daerah dan SIG dapat berlanjut karena beberapa daerah di Kabupaten Gresik memiliki potensi ekonomi yang besar seperti potensi perikanan di pulau Bawean yang belum tersentuh.

”Kami berharap mereka dapat mendapat kesempatan yang sama agar dapat berkembang dan sejahtera,” harap Fransiska Dyah Ayu. Adanya pelatihan ini disambut baik oleh salah satu peserta yakni Sunarti, ibu rumah tangga asal Desa Sidorukun Gresik.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi pengalaman berharga baginya. “Semoga nantinya selepas dari pelatihan, berbekal alat yang diberikan, kami bisa mempraktikkan ilmu yang didapat untuk memulai usaha agar bisa menambah penghasilan keluarga,” ujar Sunarti. (dra)

Pemkot Surabaya Dinilai Layak Jadi Pioner Pencegahan Stunting di Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wali Kota Eri Cahyadi, paparkan percepatan penurunan stunting di Surabaya dalam penilaian kinerja aksi konvergensi percepatan pencegahan stunting Tahun 2022 secara virtual di ruang sidang wali kota, Selasa (23/8). Saat paparan percepatan pencegahan stunting, Wali Kota Eri didampingi oleh jajaran Asisten, Kepala PD dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani.

Dalam paparannya, Wali Kota Eri menyebutkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki delapan langkah dalam Aksi Percepatan Penurunan Stunting. Poin yang pertama adalah, aksi analisis situasi di Kota Surabaya, dalam hal pemkot menghitung anggaran untuk kegiatan yang akan diselenggarakan dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting.

Setelah ditentukan anggarannya, Pemkot Surabaya berhasil menurunkan angka stunting, yang semula di tahun 2021 ada 12.788 menjadi 6.722 di tahun 2022. “Datanya bisa kita lihat per kelurahan dan kecamatan, kita bisa tahu, mana saja yang perlu kita sentuh menggunakan anggaran yang ada,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Aksi kedua yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya adalah, menggunakan anggaran untuk kegiatan kesehatan, salah satunya pencegahan stunting. Semenjak diterbitkannya Peraturan Wali Kota (Perwali) No 79 tahun 2022 terkait percepatan stunting di Surabaya, pemkot melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) melibatkan stakeholder dan masyarakat, dalam menekan angka stunting.

Wali Kota Eri menegaskan, pencegahan stunting di tahun 2022 menjadi salah satu tugas pokok DP3APPKB Surabaya dan masuk di dalam kontrak kinerja kepala dinasnya. Oleh karena itu, berhasil tidaknya pencegahan stunting di Kota Surabaya nantinya akan dinilai dari kinerja dinas terkait.

“Berhasil atau tidaknya penurunan stunting tergantung Kepala DP3APPKB, yang mana saat ini sudah tercantum di dalam kontrak kinerja,” tegas Wali Kota Eri. Aksi lain dalam percepatan penurunan stunting di Surabaya yakni pemkot melakuakn pembinaan kader pembangunan manusia yang kini dibentuk menjadi Kader Surabaya Hebat (KSH).

Pada 2021, Pemkot Surabaya berhasil membentuk dan mendampingi serta memberikan pembinaan kepada 27.000 KSH. Tapi, saat ini totalnya sudah 48.000 kader, mereka ada di setiap RT kemudian mendata kesehatan warga Surabaya.

‘’Jadi, dengan adanya KSH akan diketahui ketika ada bayi atau balita yang kurang gizi, tingginya kurang dan sebagainya,” lanjut Wali Kota Eri. Menurut wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu, keberhasilan Pemkot Surabaya dalam percepatan penurunan stunting bukan hanya hasil kerja keras para KSH.

Akan tetapi, ada peran penting warga Surabaya yang peduli dengan orang di sekitarnya. Bukan hanya peran dari KSH, akan tetapi juga ada peran dari masyarakat yang tergabung di dalam Pendekar Biru (Pendampingan Oleh Kader dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru).

“Penanganan stunting itu tidak mudah, karena mengatasi ini tidak hanya diberikan bantuan begitu saja, tidak. Tapi mindset (pemikiran) kita bersama, sebelum menikah itu sudah kita sentuh untuk mencegah stunting bersama KSH dan Pendekar Biru,” papar Cak Eri Cahyadi.

Beberapa kegiatan pencegahan stunting juga dipaparkan oleh Cak Eri, seperti lomba Generasi Emas (Eliminasi Masalah Stunting), melibatkan TP PKK dan KSH untuk melakukan survey melalui aplikasi Sayang Warga, pendampingan ASI kepada ibu menyusui dan pendampingan gizi anak, pra nikah serta kerjasama stakeholder perguruan tinggi dalam penanganan masalah stunting di Surabaya.

Dalam pemaparan, program dan hasil kerja jajaran Pemkot Surabaya mendapat apresiasi dari tim panelis Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting Pemprov Jatim Tahun 2022.

Bappeda Provinsi Jatim, Dinkes Jatim dan Kementerian Agama Jatim menilai, percepatan pencegahan stunting di Kota Surabaya, ke depannya bisa menjadi pioner dalam pencegahan stunting di Jatim.

“Matur nuwun Bapak dan Ibu, atas saran dan masukkannya, semoga ke depan Surabaya bisa terus menekan dan mencegah terjadinya stunting. Diharapkan, di tahun 2023 Surabaya bisa bebas dari stunting, karena kota ini hebat bukan karena wali kotannya, tapi karena masyarakat dan kadernya,” pungkasnya. (ko)

27 Tersangka Judi Digulung Polresta Banyuwangi, Paling Banyak Judi Online 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Perang terhadap aksi perjudian digelar jajaran Polresta Banyuwangi. Hasilnya, sebanyak 27 tersangka berhasil dibekuk. Paling banyak pelaku judi online, total sebanyak 14 tersangka.

Para pelaku judi ini berhasil digulung hanya dalam waktu enam hari, periode 18 – 23 Agustus kemarin. Selain judi online, polisi menggulung 12 tersangka judi kartu bingo, sisanya 1 orang judi sabung ayam.

“Total 13 kasus yang berhasil diungkap. Ini hasil kerja timsus Polresta dan jajaran Polsek,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja, Selasa (23/8) sore. Dari kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Terbanyak, barang bukti judi online sebanyak 12 buah telepon selular (ponsel). Kemudian, 11 lembar kartu ATM dan uang tunai Rp2,6 juta. Modus judi online ini dengan bertransaksi di situs judi menggunakan ponsel.

Para tersangka dijerat dengan Undang – Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan pasal 303 KUHP. “Dari sekian pelaku judi online, satu diantaranya berperan sebagai bandar. Sisanya, hanya pemain,” kata Kompol Agus.

Sementara, dari perjudian kartu bingo diamankan sebanyak 49 lembar kartu bingo dan 75 koin kayu. Polisi juga menggerebek arena judi sabung ayam. Sayangnya, ketika diobrak, para pelaku keburu kabur. Hanya satu pelaku berhasil ditangkap.

Dari arena sabung ayam diamankan dua buah kurungan, dua ekor ayam, dan tiga buah kartu ATM. “Untuk judi kartu bingo dan sabung ayam para tersangka dijerat dengan pasal 303 ayat 1 KUHP. Seluruh tersangka diamankan di Polresta Banyuwangi,” bebernya.

Menurut Kompol Agus, perang terhadap perjudian ini akan terus digelar hingga batas waktu yang belum ditentukan. Polresta Banyuwangi sudah membentuk timsus untuk mengobrak para pelaku perjudian ini. “ Timsus terus bergerak. Operasi perjudian ini belum ada batas waktu sampai kapan,” tutup peraih Adhi Makayasa ini. (udi)

Hadapi Ancaman Krisis Pangan Dunia, Gubernur Jatim : Kami Siapkan 10 Juta Ton Padi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Krisis pangan mengancam dunia, tak terkecuali Indonesia. Menghadapi fenomena ini, Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyiapkan sedikitnya 10 juta ton padi di tahun 2022. Produksi panen ini diharapkan bisa menyumbang pasokan pangan nasional.

Target ini bukan tanpa alasan. Provinsi Jatim dikenal sebagai lumbung padi nasional. Selain padi, komoditi pangan lain juga ditargetkan bisa meroket. Sehingga, kebutuhan pangan di Jatim bisa surplus, lalu memasok kebutuhan daerah lain.

“Dunia dilanda tiga krisis, pangan, energi dan keuangan. Untuk pangan, kami menyiapkan hasil panen 10 juta ton padi di tahun ini,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, usai sarasehan bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Selasa (23/8/2022) siang.

Terkait krisis ini, pihaknya mengajak semuanya waspada. Khusus pangan, menurut Khofifah, produksi padi di Jatim terus meningkat, bahkan surplus. Tahun 2021, produksi padi mencapai 9,89 juta ton. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 8,9 juta ton.

Hingga Juli 2022, produksi padi Jatim sudah tembus Rp 8,3 juta ton. Pihaknya juga menggenjot produksi komoditi pangan lainnya. Seperti, baru-baru ini membuat food estate mangga di Gresik. Harapannyam kabupaten di Jatim bisa menumbuhkan pusat pangan berbasis lokal.

“Kami merencanakan Banyuwangi bisa membuat food estate manggis,” jelas Khofifah. Selain pangan, pihaknya mendorong mahasiswa ikut mengembangkan energi terbarukan. Sebab, energi berbasis fosil juga dalam ancaman krisis.

Pihaknya terus melakukan inventarisir berbagai potensi untuk energi terbarukan. “Energi kita juga dalam ancaman krisis. Harus ada inovasi mengubah energi berbasis air atau udara,” tutupnya. (udi)

Sejajarkan Pesantren dengan Pendidikan Formal, Ribuan Santri Doakan Ganjar Presiden 2024

0

Mojokerto, (pawartajatim.com) – Gerakan ‘Ganjar Pranowo Presiden 2024’ meluas ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kali ini, giliran ribuan santri di Mojokerto yang ikut menggemakan ‘Ganjar Presiden 2024’ melalui acara ‘Mojokerto Bersholawat’ yang diinisiasi jaringan relawan SDG (Santri Dukung Ganjar) Jawa Timur/Jatim.

Kegiatan yang digelar di Lapangan Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto ini sedianya menargetkan 4.000 orang. Namun, karena daya tarik sosok Ganjar yang diusung Santri Dukung Ganjar, massa yang datang membludak hingga 10.000 orang yang terdiri dari santri dan masyarakat yang berasal dari dalam dan luar Jatim.

Koordinator Wilayah (Korwil) Santri Dukung Ganjar Jawa Timur/Jatim, Huriyahi,  menyampaikan, dukungan kalangan santri untuk Ganjar, lantaran dinilai selalu mendukung moderasi beragama di kalangan pesantren.

Menurut Huriyahi, Ganjar, satu diantara sedikit pemimpin yang selalu optimistis, bahwa pesantren mampu mencetak santri yang dapat ikut memajukan Bangsa dan Negara Indonesia.

Hal itu dibuktikan Ganjar dengan langkah konkret, yakni memperjuangkan terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang pesantren yang bertujuan agar pesantren mampu sejajar dengan pendidikan formal.

Di Jawa Tengah/Jateng, Ganjar bersama DPRD setempat bersepakat segera membuat Perda Tentang Pesantren. Karena Pak Ganjar adalah sosok yang dekat dengan kyai, ulama serta beliau juga sangat mendukung moderasi beragama.

”Moderasi beragama yang didorong beliau adalah yang mana kalangan pesantren mampu bersaing dengan pendidikan-pendidikan yang umum, sehingga bisa memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Huriyahi di Mojokerto, Senin (22/8).

Optimisme Ganjar terhadap kemajuan pesantren juga jadi alasan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Fatchul Ulum Pacet, KH Ainul Mubarok menyatakan dukungannya untuk Ganjar di Pemilu 2024 mendatang.

Menurut dia, sejarah panjang Kemerdekaan Bangsa Indonesia tak terlepas dari keikutsertaan perjuangan kalangan santri. Oleh sebab itu, Mubarok mengatakan ia bersama ribuan santri lainnya akan terus berdoa agar Bangsa Indonesia diberi sosok pemimpin berkualitas, yaitu Ganjar Pranowo.

Dengan harapan, moderasi beragama di lingkungan pesantren semakin kuat dan enterpreneurship di kalangan santri bisa benar-benar berkembang secara Nasional, sehingga Indonesia bisa semakin maju dan sejahtera.

Negara kita tercinta ini dibangun juga oleh para santri, oleh kalangan pesantren. Jadi moderasi beragama itu sangat tepat sekali karena pesantren dan Indonesia itu memang tidak bisa dipisahkan. Dan itulah yang menjadi alasan kaum santri di Indonesia mendukung beliau.

‘’Kita berdoa, bermunajat, memohon kepada Allah melalui wasilah (perantara) sholawat, semoga 2024 Pak Ganjar Presiden Indonesia,” tutur Mubarok. Rekam jejak Ganjar juga diakui santri Ponpes Darul Nikmah, Mojokerto.

Perwakilan santri, Daiman Ridho menyebutkan, Ganjar memiliki rekam jejak yang sangat baik sebagai pemimpin. Produk perundang-undangan yang dia pelopori saat menjadi anggota DPR sangat membantu kehidupan rakyat banyak. Antara lain UU Desa.

“Alhamdulillah dari rekam jejak beliau, beliau ini tokoh atau pemimpin teladan yang patut dicontoh. Karena sudah banyak sekali karya beliau di Jawa Tengah sebagai Gubernur. Sehingga Insya Allah beliau sangat layak jadi Presiden 2024. Maju terus Pak Ganjar untuk 2024,” ungkap Ridho.

Dengan begitu, Ridho meyakini, banyak kalangan masyarakat, khususnya santri, akan terus mendukung Ganjar Pranowo untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia. Dalam kegiatan Santri Dukung Ganjar Jawa Timur kali ini juga turut dihadiri salah satu ulama nyentrik, Gus Ali Sodikin atau lebih dikenal Gus Ali Gondrong yang merupakan Pimpinan Gerakan Mafia Sholawat.

Kehadiran Gus Ali Gondrong pun semakin menyemarakkan doa dan gema selawat Ganjar Presiden 2024. (rid)