Bus Trans Jatim, Perkuat Koneksitas dan Perekonomian

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com)Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan operasional angkutan massal dengan skema buy the service yaitu bus Trans Jatim Koridor I, di Terminal Porong Kabupaten Sidoarjo, Jumat (19/8). Peluncuran program angkutan Trans Jatim dengan rute Sidoarjo – Surabaya – Gresik ini sekaligus menjadi realisasi dari Nawa Bhakti Satya ke empat yang digagas Gubernur Khofifah yaitu Jatim Akses.

Tak hanya meresmikan, Gubernur Khofifah juga berkesempatan mencoba secara langsung Bus Trans Jatim. Dengan didampingi Bupati Sidoarjo Ahmad Mudlor, Walikota Surabaya Ery Cahyadi, dan Bupati Gresik Fandy Ahmad Yani.

Trans Jatim ini akan menjadi solusi mengurangi kemacetan, menurunkan emisi, penyediaan layanan angkutan yang aman dan nyaman, serta menjadi pelancar mobilitas masyarakat. “Alhamdulillah hari ini bus Trans Jatim bisa kita luncurkan dan resmi beroperasi. Untuk tahap pertama ini adalah Koridor I, rutenya di kawasan Surabaya Raya. Rencananya koridor II dan III akan kita laksanakan di 2023 dan koridor IV di tahun 2024,” tegas Gubernur Khofifah.

Untuk itu, guna meningkatkan minat masyarakat pada bus Trans Jatim, maka operasional Bus Trans Jatim akan digratiskan hingga akhir bulan Agustus 2022. “Silahkan dimaksimalkan Bus Trans Jatim ini.

Karena manfaatnya banyak. Mengurai kemacetan dan yang terpenting mengurangi risiko kecelakaan,” tutur Khofifah antusias. Sebagai informasi, ada sebanyak 22 armada bus yang disiapkan oleh Pemprov Jatim.

Bus Trans Jatim tersebut beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB dari Terminal Porong Sidoarjo hingga Terminal Bunder Gresik. “Busnya akan stand by dengan sistem headway setiap 10 hingga 15 menit di jam-jam sibuk. Tentu ini akan sangat membantu karena armadanya selalu ada dengan rentang waktu yang cepat,” tambah Khofifah.

Menurut dia, Bus Trans Jatim akan menjadi pengungkit ekonomi kawasan aglomerasi Surabaya Raya. Koneksi yang semakin lancar akan menjadi pengungkit ekonomi di tiga daerah ini.

“Koneksitas kekuatan ekonomi di ring satu Jatim harapannya akan semakin baik. Dan koneksitas ini akan membuat pertumbuhan ekonomi bertambah dan semakin inklusif. Inklusif yang dimaksud adalah serapan pada tenaga kerja semakin tinggi dan kemiskinan juga semakin menurun,” tandasnya.

Dengan jarak tempuh sepanjang 74 km rute Sidoarjo – Surabaya – Gresik, bus ini akan berhenti di 32 halte. Masyarakat yang akan naik maupun turun bus harus di titik halte yang telah disediakan.

Baik halte maupun armada bus juga telah dilengkapi layanan yang ramah difabel. Seperti adanya kursi prioritas dan halter portabel yang ramah difabel. Dengan singgah di 32 halte tersebut jarak tempuh bus Trans Jatim dari Sidoajo – Surabaya – Gresik akan mampu ditempuh dalam waktu 2 jam 10 menit.

“Yang istimewa, layanan bus Trans Jatim ini menyediakan petugas operasional pramugara dan pramugari bus. Mereka akan membantu kenyamanan penumpang,” tambahnya. Selain itu, Bus Trans Jatim memiliki sejumlah keunggulan. Bus dilengkapi dengan fasilitas digital yang modern sebagai penunjang sekaligus mempermudah masyarakat dalam menggunakan bus trans jatim.

Yaitu, dilengkapi dengan GPS yang dapat dilihat semua pengguna bus trans jatim dimana lokasi bus dan rute pelayanan yang diberikan. Lokasi bus tersebut dapat dilihat di aplikasi Trans Jatim Ajaib.

Aplikasi itu sudah bisa didownload di Playstore semua ponsel pintar. Aplikasi Trans Jatim Ajaib itu juga menerapkan sistem AR (augmented reality) yang sangat membantu masyarakat dalam mencari lokasi halte terdekat. Sistem ini pertama kalinya dipakai untuk angkutan umum di Indonesia.

Dengan apliksi tersebut, operasional bus ini melayani pembayaran non tunai (cashles e money dan q-ris) yang bekerja sama dengan Bank Indonesia, Bank Jatim, Bank BNI, Bank BRI san Mandiri, Bank BCA Serta Pembayaran Non Tunai Lain Seperti Astra Pay, Shopee Pay, Go Pay, OVO.

Tidak sampai di situ, untuk mendukung keamanan penumpang di dalam bus Trans Jatim telah terpasang CCTV in dan out untuk menanggulangi kejahatan di Angkutan Umum. Serta setiap bus telah dilengkapi dengan spesifikasi alat penunjang Kamera AI (Artificial Intelligence) yang berfungsi mengontrol dan mengatur kecepatan bus yang di awaki oleh pramudi, serta bisa mendeteksi dan memperingatkan pelanggaran dalam operasional.

“Jadi kemajuan teknologi juga diterapkan dalam operasional bus Trans Jatim. Yang insyaallah akan semakin membuat penumpang aman dan nyaman. Apalagi juga ada aplikasi Trans Jatim Ajaib yang bisa menginfokan dimana posisi bus yang sedang kota tunggu termasuk pembelian tiketnya,” tegas Khofifah.

Sedangkan, untuk tarif, ditegaskan Gubernur Khofifah bahwa Pemprov Jatim memberilan subsidi tarif sehingga dipastikan tarifnya sangat terjangkau. Yaitu, Rp 2.500 untuk tarif Santri, Rp 2.500 untuk tarif Pelajar dan Rp 5.000 untuk tarif Umum

“Dan saya ingin menekankan bahwa kepastian terkait ongkos atau tarif ini penting. Maka buy the service pada Bus Trans Jatim ini semoga semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat agar mau beralih ke public transport,” tegasnya.

Ia menyatakan, Trans Jatim rute Sidoarjo – Surabaya – Gresik ini dibiayai oleh Dana APBD Provinsi Jatim Tahun 2022. Ke depan rute akan diperbanyak hingga menjangkau  area perkotaan Jatim. Bus Trans Jatim ini sengaja mengusung desain Jawa Timur-an. Badan bus digambar dengan desain-desain yang mempromosikan Jatim.

Begitu juga dengan nama koridor yang diangkat. Untuk nama Trans Jatim pada Koridor I rute Sidoarjo – Surabaya – Gresik ini digunakan nama Raden Wijaya. Yang merupakan kependekan dari Ramah Aman Dinamis Ekonomis dan Nyaman – Wujud Inovasi Jatim berkarya.

Menurut dia, Trans Jatim rute Sidoarjo – Surabaya – Gresik ini dibiayai oleh Dana APBD Provinsi Jawa Timur Tahun 2022. Rute ini merupakan Koridor I, tahun 2023 Insya Allah dikembangkan Koridor II dan III dan tahun 2024 dikembangkan Koridor IV untuk area Malang. Ke depan rute akan diperbanyak hingga menjangkau area perkotaan Jatim khususnya di Gerbangkertosusila.

“Semoga Bus Trans Jatim bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat yang menjadi bukti keseriusan Pemprov Jatim dalam mengurai kemacetan dan menyediakan layanan angkutan yang berkemajuan,” pungkas Khofifah. (dra)

SPAB Menyasar Daerah Rawan Banjir di Lamongan

0

Lamongan, (pawartajatim.com) – Daerah rawan banjir di Lamongan kini mendapat giliran dari Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) BPBD Jatim dan Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim. Tim SPAB menggelar pelatihan di Madrasah Aliyah (MA) Bahrul Ulum, di Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan. Kegiatan in digelar pada Kamis dan Jumat, 18-19 Agustus 2022.

“Kalau dilanda banjir, para orang tua murid di sini pada nangis semua. Soalnya, siswa nggak bisa pakai sepeda motor. Naik perahu pun susah karena airnya banyak enceng gondok,” ungkap perwakilan Pengurus MA Bahrul Ulum KH Agus Salim, Sabtu (20/8).

Keresahan orang tua murid diharapkan bisa berkurang dengan adanya SPAB ini. Pasalnya, dengan SPAB siswa bisa lebih tahu pencegahan dan penanganan bencana, terutama banjir. “Kami sangat berterima kasih sekolah ini bisa menjadi tempat diadakannya SPAB,” imbuh Agus Salim.

Seperti diketahui, Lamongan memiliki tiga potensi bencana. Yakni banjir, kekeringan, dan puting beliung. Dengan adanya SPAB ini sekolah bisa terbantu dalam pencegahan bencana. Termasuk membuat kajian risiko, penyusunan indikator, hingga praktik pelatihan menghadapi bencana.

Kasi Pencegahan BPBD Jatim Dadang Iqwandy mengatakan, pihaknya tetap menjaga fungsi dasar pendidikan meski terjadi bencana. Ia mencontohkan, ketika bencana erupsi Gunung Semeru, beberapa waktu lalu, ada sekitar 25 sekolah yang terdampak. Sebagian rusak dan tertutup abu.

“Pelayanan dasar tetap kita jalankan di daerah bencana. Salah satunya dengan mendirikan tenda darurat agar pendidikan tetap berlanjut,” ujarnya. Dadang juga menyatakan bahwa Jatim adalah salah satu provinsi yang langganan banjir.

Hal ini disebabkan provinsi ini memiliki sungai-sungai besar. “Khusus bencana banjir mainnya keroyokan. Ada Sungai Bengawan Solo, Brantas, dan Kali Kemuning. Kalau semuanya banjir bisa menyebabkan sekitar 15 kabupaten terdampak. Ini pernah terjadi. Nah, untuk menangani bencana ini juga harus dilakukan secara keroyokan.Tidak bisa mengandalkan BPBD saja. Harus ada sinergi dengan stakeholder terkait,” jelasnya.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Lamongan Gunadi berterima kasih kepada SRPB Jatim yang menjadi fasilitator SPAB ini. Menurutnya, SPAB merupakan salah satu bidang kesiapsiagaan menghadapi bencana. “Dengan SPAB anak-anak diajari berbagai materi kebencanaan. Jadi ini semacam sedia payung sebelum hujan,” tambahnya.

Materi SPAB diberikan oleh fasilitator Adreas Eko Muljanto, Djumadi, dan Ahmad Abad. Selama dua hari peserta mendapat pelatihan teori dan praktik. Di antaranya penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), pembuatan tandu, bebat, latihan evakuasi korban bencana, penanganan korban luka, Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena), perpustakaan, sajian audio visual kebencanaan, dan sebagainya. (rizki)

Mendesak, KRAN Usul Dibentuk Dewan Advokat Nasional

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kasus Ferdi Sambo, mengilhami ratusan advokat yang bergabung dalam Komite Reformasi Advokat Nasional/KRAN mulai berbedah. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo, mengeluarkan Perpu tentang pembentukan Dewan Advokat Nasional/DAN.

Tuntutan itu diwujudkan dengan menggelar, Seminar Hukum Nasional dengan thema ‘Menuju Advokad Berkualitas, Berwibawa dan Bermartabat’ yang diselenggarakan Universitas Sunan Giri/Unsuri Surabaya bekerjasama dengan Komite Reformasi Advokat Nasional/KRAN yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Unsuri Surabaya Sabtu (20/8).

Tampil sebagai pembicara, Presiden Konggres Advokat Indonesia/KAI,, Adv Dr Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, SH., MH., CLA., CIL., CLI., CRA., Ketua Komite Reformasi Advokat Nasional/KRAN sekaligus Ketua Umum Yuristen Legal Indonesia/YLI, Adv Dr Rohman Hakim, SH., MH., S.Sos., MM., dan Ketua Umum Persatuan Advokat Indonesia sekaligus Staf Khusus Bidang Hukum Wakil Presiden RI, Adv Dr Firman Wijaya, SH., MH., dengan moderator Prof Dr Sunarno Edi Wibowo, SH., MH.

Ketua Komite Reformasi Advokat Nasional/KRAN sekaligus Ketua Umum Yuristen Legal Indonesia/YLI, Adv Dr Rohman Hakim, SH., MH., S.Sos., MM (kanan), Presiden Konggres Advokat Indonesia/KAI,, Adv Dr Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, SH., MH., CLA., CIL., CLI., CRA (kiri). (foto/bw)

‘’Kasus Irjen Ferdi Sambo ini dijadikan momentum bersih-besih sekaligus jilid 2 Omnibus Law dengan membuat Badan Advokat Nasional,’’ kata Presiden Konggres Advokat Indonesia/KAI,, Adv Dr Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, SH., MH., CLA., CIL., CLI., CRA., usai menjadi pembicara pada seminar nasional hukum, kepada pawartajatim.com.

Selama ini, kata dia, lembaga advokat dipandang sebelah mata karena tidak pernah dilibatkan dalam sebuah rapat koordinasi bidang hukum yang diselenggarakan pemerintah. ‘’Karena itu, kami mendesak Presiden Jokowi, mengeluarkan Perpu terkait pembentukan dewan Advokat Nasional,’’ ujarnya.

Karena itu, menurut dia, pihaknya menggelar seminar nasional hukum yang intinya mengajak seluruh asosiasi lembaga advokat di Indonesia yang jumlahnya sekitar 15 itu bersatu untuk membentuk Dewan Advokat Nasional yang sejajar dengan Lembaga tinggi negara.

Alasannya, kata dia, komisioner Dewan Advokat Nasional yang mengusulkan jumlahnya Sembilan orang yang terdiri dari perwakilan dari asosiasi Lembaga advokat itu sendiri, tokoh masyarakat, perguruan tinggi dan ada unsur dari pemerintah.

Foto bersama antara pembicara dan peserta seminar nasional hukum di Gedung Auditorium universitas Sunan Giri/Unsuri Surabaya Sabtu (20/8). (foto/bw)

Sedangkan, Ketua Komite Reformasi Advokat Nasional/KRAN sekaligus Ketua Umum Yuristen Legal Indonesia/YLI, Adv Dr Rohman Hakim, SH., MH., S.Sos., MM., menambahkan, seminar nasional hukum seperti yang digelar di Unsuri Surabaya ini juga akan diselenggarakan dibeberapa kampus yang tersebar di seluruh kota besar Indonesia.

Menurut dia, perkembangan dan eksistensi marwah profesi dunia advokat di Indonesia saat ini berada pada titik nadir terendah, “marwahnya, posisinya, keberadaannya” sedang di rundung duka. Ia menyebut hidup segan mati tak mau.

Mengingat keberadaannya dalam praktek di lapangan, posisi tawar advokat sangat lemah dihadapan para penegak hukum yang lainnya, dan sering kita jumpai para advokat ketika menjalankan tugas profesinya, di dalam maupun di luar pengadilan banyak terkriminalisasi, dan hak-hak imunitasnya terabaikan.

Pimicunya antara lain, tumpulnya hak imunitas advokat dan lemahnya perlindungan profesi advokat. Padahal, secara Normatif kekebalan advokat telah di lindungi oleh hukum pada saat advokat menjalankan tugas profesinya di dalam pengadilan maupun di luar pengadilan, tertuang dalam pasal 16 UU Advokat yang berbunyi: “Advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana dalam menjalankan tugas profesinya dengan 2 itikad baik untuk kepentingan pembelaan Klien dalam sidang pengadilan.

‘’Dalam prakteknya advokat sebagai sesama penegak hukum telah terjadi adanya ketidak seimbangan kewenangan “advokat lemah tidak bertaji? kilahnya. Dengan dasar itulah, pihaknya mengawali seminar nasional hukum ini yang diselenggarakan berkat Kerjasama KRAN dan Unsuri Surabaya. (bw)

Poco Picu Semangat Berani Arek Surabaya untuk Beraksi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) Poco, brand teknologi global yang populer di kalangan penggemar teknologi muda dunia sambangi Kota Pahlawan untuk gelar #Poconya Beraksi Fearless roadshow. Membawa produk flagship terbarunya Poco F4 Series, Poco ajak arek-arek Suroboyo untuk beraksi dan sebarkan semangat “Fearless”.

Sebelumnya, #PoconyaBeraksi Fearless Roadshow yang turut didukung oleh Qualcomm Indonesia telah diadakan di Bali dan Jakarta dan akan berlanjut ke Yogyakarta, Medan, dan Makassar.

Head of Marketing Poco Indonesia, Andi Renreng, di Surabaya Jum’at (19/8) menyatakan, banyak anak muda kreatif yang punya ide fresh dan berani di Surabaya. #Poco-nyaBeraksi Fearless Roadshow merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap anak-anak muda.

Lewat kegiatan ini, mereka diberi dorongan agar selalu berani bermimpi dan berani untuk memulai walau berbagai tantangan muncul di depan mata. Hal ini kami lakukan karena Poco tidak hanya memposisikan diri sebagai brand teknologi saja. Namun, Poco adalah bagian dari gaya hidup para Poco Fans, sesuai dengan tujuan kami sebagai trendsetter teknologi dan lifestyle nomor satu bagi anak-anak muda Indonesia.”

Sebagai brand independen yang telah terpisah dari Xiaomi sejak awal 2021 lalu, Poco  menjadi lebih fleksibel dalam berstrategi dan terus mewujudkan komitmen Poco untuk menghadirkan produk dengan performa ekstrem dan harga ekstrem. kedua flagship terbaru Poco, yaitu Poco F4 dan Poco F4 GT kembali menghadirkan semangat Poco yang fearless.

Kekuatan dan keunggulan yang dimiliki kedua produk smartphone ini membuatnya menjadi partner yang tepat untuk anak-anak muda Surabaya agar selalu berani melangkah maju dan melibas berbagai tantangan dalam mewujudkan impian.

Poco F4 diciptakan bagi anak muda berjiwa pemimpin yang menginginkan smartphone serba bisa yang powerful namun stylish. Performa Poco F4 tidak perlu diragukan karena didukung Snapdragon® 870 5G, prosesor Octa-Core papan atas dengan kecepatan 3.2 GHz serta mendukung jaringan 5G. Kehadiran Optical Image Stabilization (OIS) pertama kalinya membuat Poco F4 mampu menghasilkan foto hi-resolution yang sempurna melalui 64MP main camera, 8MP ultra-wide camera, 2MP macro camera, dan 20MP front camera.

Poco F4 merupakan seri F yang paling tipis dikarenakan penggunaan layar E4 Amoled ultra tipis, 2,76mm Dot Display, yang merupakan salah satu yang paling tipis di industri serta telah mendukung HDR 10+, Dolby Vision®, Dolby Atmos®, dan TrueColor display. Dari sisi baterai, Poco F4 dilengkapi baterai berkapasitas 4500mAh dengan 67W Turbo charging yang mampu mengisi 100% daya hanya dalam waktu 38 menit serta telah menggunakan teknologi MMT (Middle-Middle Tab) untuk stabilitas daya dan meningkatkan usia baterai.

Dengan hadirnya Poco F4 dan Poco F4 GT yang membawa semangat fearless, Poco ingin mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke tim fearless dalam mewujudkan impian. Kedua smartphone ini siap mendukung produktivitas mereka yang berani dan penuh semangat dalam berkreasi di bidang yang mereka geluti, baik gaming, musik, fashion, seni, ataupun olahraga ekstrem,” ujar Andi. (bw)

Kejari Surabaya Selamatkan Aset Pemkot Surabaya Senilai Rp 3 Triliun

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Jaksa Pengacara Negara (JPN) pada Kejaksaan Negeri Surabaya berhasil melakukan penyelamatan aset Pemerintah Kota Surabaya senilai Rp 3.110.338.567.000 (tiga triliun seratus sepuluh milyar tiga ratus tiga puluh delapan juta lima ratus enam puluh tujuh ribu rupiah).

Kajari Surabaya Danang Suryo Wibowo, SH., LL.M, didampingi Arie Candra Dinata Noer, SH., MH. Kasi Datun Kejari Surabaya menyampaikan aset tersebut telah diterbitkan sertifikat oleh Kantor Pertanahan Kota Surabaya I sebanyak 60 bidang dan Kantor Pertanahan Kota Surabaya II sebanyak 124 bidang dengan total luasan 911.241 M2.

Kajari juga menambahkan bahwa saat ini seluruh sertifikat aset tersebut telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Surabaya melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya. (rid)

Kejari Surabaya Serahkan Uang Denda Rp 500 Juta dari Terpidana Kasus Korupsi PT Dok Perkapalan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebagai kado kemerdekaan RI ke-77, Kejari Surabaya berhasil memulihkan keuangan negara dari perkara korupsi di PT Dok Perkapalan Surabaya sebesar Rp 500 Juta.

Kajari Surabaya, Danang Suryo Wibowo, SH. LL.M, melalui Kasi Intelijen, Khristiya Lutfiasandhi, SH., MH., Jum’at (19/8) mengatakan uang denda tersebut diterima Kasi Pidsus, Ari Panca Atmaja, SH., MH., selaku Penyidik Pidsus dari terpidana kasus korupsi PT Dok Perkapalan Surabaya Riry Syareid Jetta melalui kuasa hukumnya.

Kasi Intelijen menambahkan bahwa penyerahan uang denda itu sesuai putusan Mahkamah Agung RI No. : 1204 K/Pid.Sus/2020 tanggal 11 Mei 2020. Seperti diketahui sebelumnya, terpidana Riry Syareid Jetta selaku Direktur Utama/Dirut PT Dok Perkapalan Surabaya periode 2014-2016 terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah atas kasus korupsi pengadaan floating dock kapasitas 8500 TLC eks Rusia yang merugikan keuangan negara sebesar 4,5 juta dolar AS atau setara dengan sekitar 63 milyar rupiah pada tahun 2019 yang ditangani oleh Kejati Jatim sehingga terpidana harus menjalani pidana penjara selama 8 tahun, membayar denda sebesar Rp 500 juta dan membayar uang pengganti sebesar Rp 132 juta. (rid)

Kejari Surabaya Serahkan Puluhan Barang Bukti pada Pemilik

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-77 serta peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat, Seksi Barang Bukti dan Barang Rampasan (BBBR) Kejari Surabaya melaksanakan penyerahan puluhan barang bukti/BB perkara yang telah incracht atau mempunyai kekuatan hukum tetap kepada pemilik atau yang berhak Kamis (18/8).

Danang Suryo Wibowo, SH., LL.M melalui Khristiya Lutfiasandhi, SH., MH., Kasi Intelijen Kejari Surabaya, BB yang diserahkan Rizal Pradata, SH., Kasi BBBR Kejari Surabaya kepada pemilik tersebut berupa 1 unit mobil, 9 unit motor, 1 unit laptop, 6 buah kartu ATM dan barang bukti lainnya.

Kasi Intelijen menambahkan bahwa pelaksanaan penyerahan barang bukti tersebut merupakan wujud nyata pelayanan Kejaksaan kepada masyarakat. Banyak inovasi Kejari Surabaya terkait pelayanan barang bukti yang telah berjalan dan mendapat apresiasi masyarakat yaitu Pelayanan Antar Barang Bukti Gratis serta Service Barang Bukti Gratis. (rid)

Cuaca Buruk, Penyeberangan Ketapang – Gilimanuk Ditutup Dua Jam

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Cuaca buruk melanda Selat Bali. Angin kencang melanda perairan jalur kapal Selat Bali itu. Akibatnya, aktivitas penyeberangan Ketapang, Banyuwangi – Gilimanuk, Bali ditutup sekitar 2 jam, Jumat (19/8) siang. Seluruh kapal diminta menepi.

Penutupan penyeberangan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan baru dibuka pukul 15.45 WIB. Pembukaan ini menyusul kondisi angin yang mulai mereda. “Anginnya memang sangat kencang, tentunya sangat berbahaya bagi pelayaran kapal. Akhirnya, ditutup sementara,” kata Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai dan Perairan (Gapasdab) Banyuwangi, Putu Widiana via telepon.

Menurut dia, angin kencang muncul menjelang tengah hari. Dari arah Pelabuhan Gilimanuk, kekuatan angin justru lebih kencang. Jika kapal berlayar, dikhawatirkan tak mampu menahan amukan angin. “Hanya angin. Kalau hujan tidak ada,” jelas pria asal Tabanan, Bali tersebut.

Selama ditutup, seluruh kapal diminta bersandar di dermaga. Baik dari sisi Ketapang maupun Gilimanuk. Penutupan ini memicu penumpukan kendaraan di pelabuhan. Namun, tak sampai meluber ke luar pelabuhan.

Pasalnya, kondisi penumpang sedang normal, cenderung sepi. “Ada sedikit penumpukan di areal parkir. Begitu penyeberangan dibuka, dengan cepat terangkut kapal,” katanya. Penutupan penyeberangan Jawa-Bali ini adalah fenomena biasa.

Ketika cuaca buruk, penyeberangan ditutup sementara. Begitu cuaca membaik, jalur penyeberangan kembali dibuka. Meski rute pendek, cuaca Selat Bali memang cukup mengkhawatirkan. Saat angin kencang biasanya berdampak pada arus laut, termasuk tinggi gelombang. (udi)

Pulang ke Banyuwangi, Farel “Ojo Dibandingke” Diajak Goyang Bupati

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Penyanyi cilik Farel Prayoga, yang heboh menggoyang Istana Negara, pulang ke Banyuwangi, Jum’at (19/8/2022) pagi. Begitu tiba, siswa SDN Kepundungan, Kecamatan Srono ini langsung disambut Bupati Banyuwangi, Ipuk Fistiendanidan, dan jajaran.

Setelah itu, Farel, diajak bernyanyi bersama para ASN Pemkab. Kebetulan, pagi itu, sedang ada kegiatan olahraga di halaman Pemkab. Begitu Farel, tiba, sorak para PNS bergema. Farel, kemudian diminta naik podium, bernyanyi “Ojo Dibandingke”.

Lantunan lagu ini membuat seluruh ASN bergoyang. Tak terkecuali Bupati Ipuk. Sebelum bernyanyi, Farel, mengisahkan pengalamannya diundang ke Istana. Salah satunya, ketika diundang mendadak bertemu Presiden Jokowi.

Meski sempat tak percaya, Farel, kemudian berangkat bersama pihak manajemen. “Sempat grogi ketika mau nyanyi di Istana. Tapi, begitu dengar lagunya, groginya menghilang,” kata Farel, berdialog dengan Bupati.

Farel, hanya menyanyi satu lagu di Halaman Pemkab Banyuwangi. Penyebabnya, jadwal yang padat. Bocah yang lagi viral ini langsung bertolak ke Jember. Meski sedang naik daun, Farel, memastikan tidak akan meninggalkan sekolahnya. “Sekolah tetap jalan terus,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, merasa bangga dengan prestasi Farel Prayoga. Orang nomor satu di Banyuwangi berharap Farel, bisa menjadi inspirasi anak-anak Banyuwangi lainnya. “Semoga Farel, menjadi inspirasi untuk anak-anak Banyuwangi untuk terus berprestasi,” tegasnya. (udi)

Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-77, Relawan Des Ganjar Gelar Lomba Tradisional di Puluhan Desa se-Jatim

0

Ponorogo, (pawartajatim.com) – Jaringan relawan Des Ganjar atau Desa untuk Ganjar Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur/Jatim, memperingati HUT kemerdekaan Republik Indonesia/RI ke-77 dengan menggelar beragam perlombaan yang meriah di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Ponorogo.

Ketua Des Ganjar Ponorogo, Barno, mengatakan, perlombaan yang diadakan antara lain panjat pinang hingga lomba tangkap ikan secara bersama-sama. Barno menjelaskan, perlombaan peringatan HUT RI Des Ganjar tak hanya digelar di Kabupaten Ponorogo, melainkan diadakan di puluhan desa se-Jawa Timur/Jatim.

Menurut dia, selain untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menumbuhkan sikap kebersamaan, semangat patriotisme dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ini menunjukkan bahwa keberadaan Des Ganjar memang untuk memberikan sumbangsih bagi Bangsa dan Negara, yaitu wujud kepedulian kita terhadap NKRI di hari ulang tahunnya ini wajib kita meriahkan dan peringati untuk mengenang jasa para pahlawan,” ujar Barno di lokasi, Kamis (18/8).

Barno menuturkan, perlombaan diawali dengan upacara pengibaran bendera merah putih. Seluruh peserta yang hadir dengan penuh semangat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan suasana yang begitu khidmat.

Selesai upacara, para peserta dengan antusias mengikuti lomba panjat pinang dan lomba menangkap ikan. Masyarakat dan relawan Des Ganjar yang terdiri dari berbagai macam elemen masyarakat pun melebur menjadi satu dalam kemeriahan suasana lomba.

“Alhamdulillah di sini sangat meriah dibantu oleh temen-temen pemuda Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama dan banyak elemen yang hadir membantu sumbangsih untuk terselenggaranya kegiatan ini,” tutur Barno.

Selain itu, lanjut Barno, kegiatan ini merupakan wujud penghormatan terhadap para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia melawan para penjajah. Dengan demikian, Barno mengharapkan melalui kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, semangat kebersamaan, gotong royong serta jiwa patriotisme pada seluruh masyarakat, terkhusus relawan Des Ganjar.

Sebagai informasi, selain di Kabupaten Ponorogo, peringatan HUT kemerdekaan RI ke-77, Des Ganjar juga dilakukan di puluhan desa se-Jatim secara serentak, dengan total peserta Des Ganjar Jatim mencapai ribuan orang. (rid)