Dies Natalis ke-36 Tahun, Universitas Widya Kartika Gandeng Mitra dan UMKM

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perayaan Dies Natalis Universitas Widya Kartika/Uwika Surabaya, ke-36 dikemas dalam program City University Minggu (14/8) kemarin. Thema yang diusung “Uwika Bangga, Melayani Luar Biasa”.

‘’Upaya Presiden Joko Widodo dalam menyongsong “77 tahun Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”. Dengan bertambahnya usia UWIKA ke-36 tahun, kami semakin menyadari bahwa pergulatan memang belum selesai,’’ kata Rektor UWIKA Dr F Priyo Suprobo, S.T., M.T, didampingi Humas Ketut Wijaya dan Anastasia, kepada pawartajatim.com.

Menurut dia, perubahan dan tantangan semakin masif pasca pandemi covid-19 yang melanda Indonesia 2-3 tahun silam. Para pendiri yang dalam sejarahnya mendirikan universitas ini adalah untuk turut ambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama bagi elemen masyarakat yang kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi yang berbiaya tinggi pula pada saat itu.

Suatu perubahan, kata dia, mendorong munculnya pengharapan baru dan semua cita-cita pendiri tersebut masih selalu dihidupi para civitas akademika universitas ini. Uwika sadar sepenuhnya masih harus bergulat dan tersadar atas keadaan di masa lalu, dalam pertumbuhan kedewasaan spiritualitas atas nilai-nilai yang dihidupi.

Uwika, menurut dia, saat ini, menyediakan bangunan atau space sebagai tempat/wadah bertemunya semua harta kehidupan dengan lima pintu gerbangnya. Yakni, dunia usaha dan industri, pendidikan, komunitas sosial masyarakat, dunia internasional, dan para ‘Nabi’ lainnya (donatur maupun emerintah).

Rektor Uwika Surabaya, Dr F Priyo Suprobo, S.T., M.T (depan, pakai topi) saat memotong tumpeng di Surabaya Minggu (14/8). (foto/bw)

‘’Kami memberikan harta tri dharma terbaik yang Uwika miliki sebagai persembahan, yakni talenta Ilmu pendidikan, Ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang Uwika hidupi selama ini. Untuk itu, dalam rangkaian acara Dies Natalis yang terselenggara sejak bulan juli 2022 ini,’’ ujarnya.

Uwika mengundang seluruh mitra dan merepresentasikan gerbang masing-masing untuk dapat aktualisasi bersama dan melahirkan karya-karya terbaik bersama demi mencapai cita-cita bersama yakni bertumbuh dan berdaya.

Hadir mitra dari berbagai kalangan industri dan usaha, pendidikan, pemerintah, rekan pers dan para stakeholder termasuk didalamnya merupakan elemen yang cukup penting dalam penyelesaian problem masyarakat.

Ada pula para pengurus dan Pembina YPPI yang kesemuanya senantiasa turut mendukung berjalannya Uwika. ‘’Kami berharap serta berupaya untuk dapat menjadikannya jauh lebih baik dari apa yang telah dicapai selama ini. Rangkaian acara Dies Natalis Uwika tahun ini dimulai dengan kegiatan webinar diantaranya motivasi mahasiswa untuk lebih berprestasi,’’ ujarnya.

Dies Natalis ini, kata dia, digunakan untuk persiapan mahasiswa sebelum menghadapi dunia kerja dan melatih megembangkan ekosistem digital sebagai seorang technopreneur. Dilanjutkan dengan sarasehan alumni, donor darah, operasi katarak gratis, lomba sketsa, lomba akustik, lomba dance, bazar, gerak Jalan bersama masyarakat dan pemerintah setempat yang menjadi puncak acara Dies Natalis dengan melibatkan seluruh civitas termasuk didalamnya mahasiswa baru dan masyarakat umum.

Momen kali ini dimanfaatkan betul mitra untuk saling terkoneksi dan berkolaborasi. Kekurangan yang masih ada menjadi tanggungjawab bersama yang serius harus kita perbaiki, namun “TIdak ada orang yang begitu sangat miskin, yang tidak bisa memberi”. (bw)

Sinergi Group Management Siap Kembangkan Hotel di Seluruh Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Seiring dengan berjalannya waktu, dimana kami berdiri atas dasar kebersamaan, saling mengerti, saling percaya satu sama lain dan bisa bersinergi maka dengan ini kami sepakat untuk wujudkan Sinergi Group Management.

Mengingat banyaknya kompetitor dalam bisnis perhotelan dan pariwisata di Indonesia khususnya di Jawa Timur/Jatim, dimana banyak bermunculan hotel-hotel baru pasca era pandemic. Baik hotel konsep budget maupun hotel berbintang.

Demi mencari berbagai peluang bisnis dan berjalannya roda bisnis yang makin lama makin bersaing sangat ketat. Maka dengan ini dari kami ingin mencoba untuk ikut meramaikan dalam persaingan dalam bisnis perhotelan dan pariwisata, khususnya di Jatim untuk sementara waktu dan tidak menutup kemungkinan kami akan siap untuk berkembang di wilayah seluruh tanah air Indonesia.

Kami hadir dengan SInergi Group Management, dimana kami berharap ingin lebih benar2 bisa bersinergi dengan berbagai stackholder dan para owner pemililk unit usaha khususnya hotel. Syukur Alhamdulillah kami yang selalu kami ucapkan karena meskipun dalam perjalanan yang memang buat kami belum sangat lama tetapi kami sudah bisa melakukan dan buktikan untuk bisa berikan yang terbaik.

Dengan mengusung konsep sederhana dan penuh keyakinan, InsyaAllah Sinergi Group Management bisa terus berjalan dan sukses kedepannya. Semua itu memang bukanlah hal yang mudah dan yang pasti semua butuh proses waktu yang tidaklah singkat.

Sinergi Group Management akan lebih bisa melakukan yang terbaik untuk semua, pihak yang terkait, khususnya untuk semua para karyawan yang ada dibawah Sinergi Group Management. (I Ketut Heri Asthama/Managing Direktur Sinergi Group Management & Owner Joko Santoso)

Jujur dan Bawa Perubahan, Dukungan Pada ‘Ganjar Pranowo Presiden 2024’ Meluas

0

Mojokerto, (pawartajatim.com) – Ganjar Pranowo dikenal luas sebagai sosok pemimpin yang membawa perubahan bagi masyarakat maupun daerah. Baik dalam sektor perekonomian, wirausaha, pertanian, hingga pengembangan desa.

Berangkat dari situ, ribuan anak muda gabungan dari Kabupaten/Kota Mojokerto, Gresik, dan  Lamongan ikut serta dalam gerakan ‘Ganjar Pranowo Presiden 2024’. Mereka menyatakan bergabung dalam jaringan relawan Orang Muda Ganjar (OMG) Jawa Timur/Jatim disela acara Festival Tani dan UMKM di Lapangan Desa Karangjeruk, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Minggu (14/8).

Festival ini diikuti kalangan petani dan pelaku UMKM dari 15 desa di Kabupaten Mojokerto, sebagai ajang untuk menonjolkan hasil tani sekaligus mendukung pengembangan produk UMKM. “Ini selaras dengan arah kebijakan Pak Ganjar, yang selalu berjuang untuk mengembangkan desa. Mulai dari saat beliau masih di DPR RI maupun selama menjadi Gubernur,” kata Koordinator Wilayah OMG Jatim, Agung Wirya Saputra.

Agung menyebut, pria kelahiran Karanganyar, 28 Oktober 1968 itu memang sarat dengan jejak kepedulian terhadap desa. Misalnya menyusun dan mengegolkan UU Desa ketika menjadi anggota DPR RI, maupun menggelontorkan dana bantuan senilai Rp 1 miliar guna pengembangan desa wisata.

Dukungan kepada Ganjar Pranowo Presiden 2024 Meluas di Mojokerto Minggu (14/8). (foto/ist)

Salah satunya di Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. “Ketika Ganjar Pranowo, menjadi presiden, harapan kami beliau bisa lebih memperlihatkan atau lebih optimal membuka ruang untuk masyarakat desa ataupun tempat menghasilkan produk keren dan inovatif. Jadi ke depannya Indonesia bisa dibangun dari desa,” ujar Agung.

Menurut dia, kurang lebih 2500 massa yang hadir menginginkan pembangunan Indonesia yang sustainable atau berkelanjutan. Ganjar, lanjut Agung, adalah pilihan tepat dalam menahkodai Indonesia dengan karakteristik dan terobosan inovasi cemerlangnya.

“Kepemimpinan Ganjar Pranowo, merupakan sebuah kepemimpinan yang transformatif, inovatif dan juga berdaya saing dengan kreasi yang dia buat. Nah harapan kami dengan karakteristik Pak Ganjar, ini akan cocok mengembangkan desa-desa yang ada di Indonesia,” tegas Agung.

Cinta Rakyat Jatim untuk Ganjar

OMG akan terus mengkonsolidasikan dukungan untuk gerakan ‘Ganjar Pranowo Presiden 2024’ yang memang sudah ada dibenak masyarakat di 38 kabupaten/kota di Jatim. “Kami akan melakukan berbagai kegiatan kreatif untuk mengajak anak muda, masyarakat dan juga kelompok tani di desa untuk tidak ragu dan terbuka menyatakan dukungan bagi Ganjar Pranowo Presiden 2024,” tutup Agung.

Senada, seorang petani asal Desa Karangjeruk, Syawal (40) mengaku figur Ganjar, memang sudah ada dihati masyarakat Mojokerto. Bahkan, masyarakat se-Jatim secara umum. Sikapnya yang merakyat, jujur dan berwibawa, ramah tetapi tegas membuat rakyat kecil berbondong-bondong mendukung Ganjar.

“Pak Ganjar orangnya baik, santun, jujur apa adanya dan peduli kepada masyarakat kebawah seperti kami. Pokoknya, masyarakat Jatim bakal terus mendukung Pak Ganjar sebagai Presiden!,” kata Syawal. Pada momen ini OMG Jatim turut memberikan bantuan kepada para petani berupa 40 alat semprot dan pengaduk guna mendorong produktivitas hasil pertanian.

Dalam acara tersebut turut dilakukan jalan sehat, hingga pembagian doorprize bagi para peserta yang beruntung. (rid)

Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter Terakhir, Gubernur Bagikan Bendera Merah Putih

0

Surabaya, (pawartajatim.com)- Gubernur Jawa Timur/Jatim Khofifah Indar Parawansa, menyambut kedatangan jemaah haji kloter SUB-38 dengan membagikan bendera merah putih di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Sabtu (13/8) siang.

Secara khusus pada 244 jemaah haji yang baru tiba di tanah air tersebut, Gubernur Khofifah meminta untuk mengibarkan bendera merah putih di masing-masing rumah jemaah haji.

“Kita berbagi bendera merah putih, dan kepada ketua kloter yang secara simbolis menerima, Saya berpesan supaya dikibarkan di kediaman masing-masing,” kata Gubernur Khofifah.

Ia menyampaikan bahwa pembagian bendera merah putih ini adalah bagian dari gerakan nasional membagikan 10 juta bendera. Khofifah berharap semua elemen pun melakukan hal yang sama dari mulai kepala desa, lurah, hingga kepala daerah serta masyarakat secara umum.

“Kita juga mengajak agar elemen-elemen instansi vertikal yang bertugas di Jawa Timur juga melakukan hal yang sama,” katanya. Orang nomor satu di Jatim ini menjelaskan bahwa membagikan bendera merah putih kepada para jemaah haji adalah bentuk penguatan dalam membangun semangat nasionalisme – religius.

“Kita bangun semaksimal mungkin di negeri ini, bahwa mandat dari sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan yang Maha Esa yang artinya bahwa proses cinta tanah air harus diikuti dengan bagaimana penguatan dari sisi nasionalisme dan religiusitas,” jelasnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menerangkan bahwa jemaah haji yang diberangkatkan dari embarkasi Surabaya berjumlah 16.835 orang jamaah haji. Kemudian yang telah kembali pulang ke tanah air melalui 38 kloter ada 16.809 orang jemaah haji.

Lebih lanjut Khofifah mengatakan 23 jamaah haji embarkasi Surabaya telah wafat saat menjalankan ibadah haji di tanah suci, dan 3 orang jemaah haji saat ini tengah sakit. Dan 2 orang diantaranya tengah menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi dan 1 orang menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Surabaya.

“Bagi jemaah yang wafat, kita sampaikan duka cita, innalillahiwainnailaihirojiun kita semua ikut berbela sungkawa mudah-mudahan semua dipanggil dalam keadaan khusnul khotimah dan semua dimasukkan ke dalam surganya Allah,” ucapnya.

“Dan mereka yang sakit semoga segera diberikan kesembuhan oleh Allah subhanahu wa ta’ala,” imbuhnya. Sementara itu, jemaah haji kloter 38 ini sedianya berjumlah 230 orang, namun 5 orang jemaah haji telah kembali lebih awal dan 1 orang jemaah haji telah wafat sebelum kembali ke tanah air. 1 orang tersebut atas nama Sriwati Tilam Sari asal Kota Mojokerto.

Gubernur Jatim yang juga Ketua PBNU ini menegaskan bahwa setiap jemaah haji embarkasi Surabaya harus kembali ke kediaman dalam keadaan sehat. Karena itu, ia menginstruksikan semua jemaah haji wajib swab antigen sebelum kembali pulang.

Kloter terakhir terkonfirmasi sehat semua. Berdasarkan hasil swab antigen dan swab PCR semua negatif covid – 19. Sementara secara keseluruhan dari 38 kloter terkonfirmasi 42 orang swab PCR pisitif covid-19.

Terhadap yang positif semua diantarkan oleh Pemprov Jawa Timur ke daerah masing masing dengan berkordinasi dengan puskesmas terdekat. Saya ingin mastikan, bahwa semua yang pulang kembali kenrumah dalam kondisi sehat.

‘’Semua yang ziarah haji juga akan mendapatkan ketenangan karena memang mereka sehat dan para hujjaj yang pulang juga dalam keadaan sehat,” imbuhnya. Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga mengajak seluruh jemaah haji kloter 38 ini untuk bersama-sama mendoakan Jatim dan Indonesia agar selalu bisa menjaga persatuan dan kesatuan serta bisa menjadi negara yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.

“Mudah-mudahan Jawa Timur ini Allah selalu anugerahkan keberkahan, ketenangan,  persatuan dan kesatuan dan  Indonesia menjadi negara yang baldatun toyyibatun warobbun Ghofur,” ajaknya.

Gubernur Khofifah, juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ibadah haji termasuk memberikan pelayanan – pelayanan kepada seluruh jemaah haji.

Karena mereka telah berkontribusi banyak dalam pelaksanaan ibadah haji dan pelayanan bagi para jemaah haji. “Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada tim PPIH yang sudah dilakukan dengan sangat baik lintas sektoral dan Alhamdulillah hari ini sudah pada posisi kepulangan terakhir,” ucapnya. (dra)

Kalimas Jadi Ikon Seperti Thames di London

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bersama Pangkoarmada II T.N.S.B. Hutabarat, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menaiki perahu dan secara langsung menyusuri Kalimas dengan rute Dermaga Laksamana di Jl. Yos Sudarso hingga daerah Perak. Kegiatan ini merupakan rangkaian Bersih Lingkungan Kali Bersih (Berlian Kasih) bersama Pangkoarmada II di Dermaga Laksamana, Jl. Yos Sudarso pada Sabtu (13/8).

Di sepanjang kali, tampak para relawan dan peserta Berlian Kasih dengan giat membersihkan kalimas. Beberapa menceburkan diri langsung ke sungai untuk mengangkat sampah dan sedimen yang mengendap, tak sedikit yang menaiki perahu, dan juga terdapat ekskavator yang mengeruk lumpur serta sampah di area sungai.

Salam dan lambaian tangan tak hentinya ditujukan pada Wagub Emil beserta rombongannya. Dalam rute kembali menuju Dermaga Laksamana, Wagub Emil optimis bahwa Kalimas akan dapat dikenal dan memukau hati mancanegara layaknya Thames, Sumida, serta Seine.

Bahkan, memperkuat julukan Surabaya sebagai Navy City. “Sebuah kota dikenal dari sungainya yang indah dan berguna,” itu yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, sembari mencontohkan beragam sungai yang menjadi ciri khas kota-kota di dunia. Seperti sungai Thames di London, Sumida di Tokyo, dan sungai Seine di Paris.

Kali Mas di Surabaya, atau yang sempat ia juluki sebagai ‘Golden River’ diharapkan dapat menyusul menjadi ‘trademark’ dari Kota Pahlawan, mengingat bahwa kali ini merupakan anak dari Sungai Brantas yang mengaliri Jawa Timur/Jatim.

Masuk akal saja menjadikan Kali Mas sebagai salah satu ikon dari Surabaya dan Jatim. Sang Wagub Jatim menegaskan bahwa hal ini sebab Kalimas memiliki andil besar dalam kehidupan masyarakat Surabaya.

“Kali Mas, yang merupakan anak sungai Brantas, memiliki fungsi yang sangat krusial bagi kehidupan masyarakat Jawa Timur, dan Surabaya pada khususnya,” ungkapnya. Emil menekankan, bahwa sumber air adalah sumber penghidupan bagi 40 persen lebih penduduk di Jatim. Bahkan PDAM di sepanjang aliran Brantas menggantungkan air bakunya dari sana.

Menurut dia, ini juga tercermin di Kali Mas, yang mengairi Surabaya dan menjadi sumber penghidupan bagi masyarakatnya. Di sepanjang Kali Mas, masih banyak masyarakat yang secara langsung menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

Lantas, Emil menyuarakan agar kebersihan kali ini harus senantiasa terjaga. Ini tak lain dan tak bukan agar kelestarian lingkungan dan kualitas hidup masyarakat bisa tercapai, sehingga aspek-aspek lain akan turut meningkat pula.

Apalagi, tambah dia, Kali Mas sendiri sekarang sudah menjadi salah satu wahana wisata air di Surabaya. “Kalimas menjadi wisata air ini menambah semangat masyarakat untuk turut memperhatikan lingkungan,” sebut Emil.

“Setiap orang berhak untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, ini merupakan bagian dari hak asasi manusia. dengan demikian, marilah kita semua berupaya menjaga kelestarian dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup untuk mewujudkannya,” ia melanjutkan.

Mantan Bupati Trenggalek itu mengungkapkan, bahwa cara untuk gayeng menjaga kebersihan Kalimas bukan hal yang sulit. Ini sesederhana tidak sembarang membuang sampah ke bantaran sungai dan aliran sungai itu sendiri, seperti limbah rumah tangga.

Terutama, bagi masyarakat yang ada di bagian hulu. Tak hanya itu, melakukan kegiatan rutin berupa pembersihan kali juga dapat dilakukan. “Agar ekosistem ini bisa terjaga dan selalu resik, beban pencemaran jangan sampai mengalir dari hulu ke hilir. Masyarakat layaknya bisa terus peduli dan gotong royong dalam kegiatan seputar kebersihan, terutama di wilayah hulu,” ajaknya.

Ia berharap segala lapisan masyarakat Surabaya dari berbagai daerah di Jatim ini dapat begrotong royong dalam upaya tersebut. Salah satunya, seperti kegiatan yang dilaksanakan Koarmada II pagi hari ini.

Giat bertajuk Bersih Lingkungan Kali Bersih atau Berlian Kasih itu diselenggarakan tiap menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Terbukti, kegiatan tahunan ini berhasil menjaga kebersihan dan ekosistem di sepanjang Kalimas. Di sini, sang wagub menyampaikan apresiasi terbesarnya.

“Saat ini, kita bisa menyaksikan bersama bahwa TNI Angkatan Laut Komando Armada II berperan aktif dalam berbagai upaya penyelamatan lingkungan di Jatim. Dan di HUT Kemerdekaan RI, Koarmada II menjadikan kegiatan Berlian Kasih sebagai salah satu agenda utamanya. Ini tentunya akan berdampak signifikan pada kelestarian lingkungan,” pujinya.

Tak hanya mengajak, Wagub Emil secara langsung juga menyerahkan alat-alat kebersihan kepada para perwakilan peserta Berlian Kasih. Apalagi, tambah Emil, diketahui Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Jatim pada saat ini berada pada angka 67,70 dalam kategori cukup.

Pemprov Jatim akan mengupayakan bebragai cara dimulai dari Kalimas untuk meningkatkan capaian ini. “Golden River ini memang sungguh memukau. Dari sini Surabaya bisa benar-benar dikenal sebagai Navy City. Inilah tulang punggung, urat nadi, dan identitas Surabaya,” serunya.

“Tadi saat menyusuri sungai kami sudah memetakan mana-mana saja yang perlu dilakukan peningkatan dan pembenahan. Semoga kontribusi dari Koarmada II ini akan dapat mewujudkan Surabaya dan Jatim yang bersih,” tambahnya.

Bersama Wagub Emil, Pangkoarmada II yang akrab disapa Coky Hutabarat mengaku tersentuh atas intensnya partisipasi masyarakat dalam membersihkan Kali Mas. Ia berharap semangat masyarakat untuk memelihara kebersihan perairan di Jatim dapat senantiasa terpupuk dan terjaga.

“Kami melakukan semata-mata karena kami merasa harus, karena air ini juga milik kita bersama. Karenanya kami merasa begitu tersentuh dengan dukungan masyarakat hari ini,” tukasnya. (dra)

Indonesia Juara Piala AFF U-16, Lima Pemain Timnas dari Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Nasional/Timnas Indonesia U-16 berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2022 usai mengalahkan Timnas Vietnam 1-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (12/8).

Gol semata wayang yang dicetak Kafiatur Rizky membuahkan prestasi dan menjadi kado yang indah untuk HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara bagi masyarakat Jawa Timur sendiri ada kebanggaan tersendiri. Sebab, lima orang pemain Timnas U -16 tersebut berasal dari Jawa Timur/Jatim.

Mereka adalah Muhammad Narendra Tegar Islami asal Kota Mojokerto, Muhammad Rizki Afrizal asal Blitar, Arkhan Kaka Putra asal Blitar, Andhika Putra Setiawan asal Tulungagung, dan Figo Dennis Saprutananto asal Kota Probolinggo.

Atas prestasi yang diraih Timnas Indonesia tersebut, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan selamat sekaligus rasa bangganya. Prestasi yang diraih Timnas Indonesia menurut Khofifah tidak hanya membanggakan Jawa Timur, namun juga Indonesia.

“Alhamdulillah timnas kita membawa harum nama Indonesia di Piala AFF U-16. Kami semua dari Jawa Timur ikut bangga karena di dalam timnas ada lima pemainnya berasal dari Jatim,” katanya dari Gedung Negara Grahadi, Sabtu (13/8).

“Semoga prestasi ini dapat menjadi pelecut dan penyemangat bagi atlet-atlet asal Jatim lainnya untuk terus berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” lanjutnya. Keberhasilan Timnas Indonesia U-16 melangkah ke final dan berhasil keluar sebagai juara karena kerja keras setiap elemen, terutama para pemain.

Utamanya 5 pemain dari Jawa Timur tampil Piala AFF U-16 2022 di bawah asuhan Pelatih Bima Sakti. Secara khusus, Gubernur Khofifah memperkenalkan para atlet dan kiprahnya dalam cabor sepak bola.

Yang menurutnya sangat layak menjadi motivasi bagi arek-arek Jatim yang lain bersamaan dengan momentum HUT RI ke-77 bulan Agustus 2022. Nama pertama, Narendra Tegar Islami berasal dari Mojokerjo.

Kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar tak perlu diragukan lagi karena merupakan salah satu pemain Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2022. Remaja yang lahir pada 2006 ini, merupakan anak dari pasangan Aiptu Muhammad Soleh dan Evi Astri.

Diketahui, Tegar sebelumnya memulai karier sepak bola dari sekolah sepak bola (SSB) Internal Mojokerto. Di Timnas, Pemain bernomor punggung 12 itu bermain sebagai motor serangan Garuda Muda dan kini membela klub Borneo FC.

Kedua, Muhammad Rizki Afrizal. Putra daerah Blitar ini bergabung dengan Timnas Indonesia U-16 setelah lolos seleksi tingkat Jatim hingga nasional. Kemampuan Rizki Afrizal di lapangan hijau patut diacungi jempol.

Kala Timnas Indonesia U-16 melawan Myanmar di semifinal, Rizki Afrizal menyumbangkan satu gol. Gol yang dicetak pemain bernomor punggung 25 itu berjasa untuk meloloskan Garuda Asia ke final Piala AFF U-16 2022.

Nama selanjutnya, Andhika Putra Setiawan berasal dari Tulungagung, Jawa Timur. Pemain berumur 16 tahun itu kini berkarier di Madura United. Sebelumnya, Andhika telah mengikuti pusat pelatihan Timnas U-16 sebanyak tiga kali, yaitu pada Maret, April, dan Juli 2022.

Akan tetapi, dia belum pernah tampil di Piala AFF U-16 2022 karena cedera. Kemudian ada nama Figo Dennis Saputrananto. Pria kelahiran Probolinggo 28 April 2006 itu berposisi gelandang dan kini bernaung bersama Persija Jakarta U-16.

Sebelumnya, Figo mengawali karir sepak bola bersama Imran Soccer Academy tahun 2018 dan Ricky Nelson Academy Lawang tahun 2018-2021. Berbekal pengalaman bermain di klub selevel Persija Jakarta, Figo Dennis memiliki ambisi besar demi memenangkan kompetisi. Jadi, tak heran bila Figo Dennis bisa tampil moncer di Piala AFF U-16 2022.

Nama terakhir adalah Arkhan Kaka Putra. Memiliki nama tengah yang mirip dengan legenda sepak bola Brasil, Ricardo Kaka. Pemain yang kerap disapa Arkhan Kaka ini merupakan putra Blitar yang bergabung bersama Timnas Indonesia U-16 melalui jalur pemantauan bakat.

Dia bermain di posisi penyerang. Selama bermain bersama Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2022, Arkhan Kaka mampu tampil apik. Ia sudah mencetak dua gol sejauh ini. Saat ini pemain bernomor punggung 8 itu membela klub Persis Solo.

Gubernur Khofifah berharap, prestasi yang diraih menjadi tambahan motivasi dalam menghadapi kejuaraan bergengsi internasional lainnya, yakni Olimpiade. “Kami harap prestasi ini tidak hanya berhenti disini.

Tapi pemain Jatim yang tergabung dalam timnas dan atlet-atlet Jatim lainnya bisa terus berprestasi di kancah internasional lainnya, seperti Olimpiade atau untuk cabor sepak bola bisa berprestasi di Piala Dunia. Dan berhasil membawa harum nama Indonesia,” harapnya.

Gubernur Khofifah juga berpesan kepada 5 pemain asal Jatim yang membela Timnas Indonesia U-16 agar gigih berlatih dan tidak cepat berpuas diri. Sehingga, prestasi demi prestasi dapat diraih dalam setiap event.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat untuk pelatih, staf serta 28 pemain Timnas Indonesia U-16 khususnya kelima pemain yang berasal dari Jatim. Semoga Ke depan Pandawa Lima dari Bumi Majapahit terus mengharumkan nama Indonesia di level ASEAN, Asia hingga dunia,” pungkasnya. (dra)

Gubernur Lepas Ekspor Komoditas Perikanan Jatim ke Dominika dan Jepang

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Waketum Bidang Organisasi, Hukum, dan Komunikasi Kadin Indonesia serta Ketua Kadin Jatim melakukan pelepasan ekspor komoditi ikan kakap merah dan olahan udang beku.

Pelepasan ekspor tersebut dilakukan disela pembukaan acara InAGRO Expo & Business Forum 2022 yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim di Diamond Room 3rd Floor Grand City Convex Surabaya, Kamis (11/8) pagi.

Untuk pelepasan ekspor ikan Kakap merah beku merupakan komoditi ekspor milik PT Alam Jaya. Tidak tanggung tanggung komoditi kakap merah beku yang diekspor mencapai 25 ton. Kakap merah tersebut dilepas ekspor menuju Republik Dominika.

Sedangkan untuk ekspor olahan udang beku yang dilepas ekspor merupakan produk milik PT Istana Cipta Sembada yang jumlahnya mencapai 25 ton. Udang beku Jatim ini dikirim dengan negara tujuan Jepang.

“Alhamdulillah ekspor kita terus menggeliat. Hal ini semakin menguatkan semangat optimisme kita untuk Jawa Timur Bangkit,” turut Gubernur Khofifah. Menurut dia pedagangan ekspor ke luar negeri akan terus didorong dari berbagai sektor dan komoditas. Tidak hanya perikanan, namun juga pertanian, dan juga industri pengolahan maupun sektor UMKM.

“Ekspor kita akan terus didorong. Untuk itu penguatan daya saing juga suplai terus kita kuatkan. Di sektor UMKM pun terus kita kuatkan lewat banyak hal, seperti rumah kurasi, communal branding dan juga program yang lain,” tambahnya.

Di sisi lain, terkait pengembangan sektor agro di Jatim, Gubernur Khofifah pun menekankan keseriusannya. Bahkan menurutnya harus terus didorong karena kontribusi sektor agro untuk ekonomi Jatim sangat besar. Bahkan termasuk mendominasi.

Saat ini, dikatakannya bahwa industri sektor agro mampu menyerap sebanyak 2,6 juta tenaga kerja di Jatim. Atau jika dibuat persentase mencapai 82,34 persen dari penyerapan tenaga kerja di sektor lain.

Oleh sebab itu, saat melalui InAGRO Expo & Business Forum 2022 ini, Gubernur Khofifah mengajak semua pihak untuk mengembangkan sektor agro karena mampu menjadi pengungkit ekonomi Jatim.

“Tidak hanya itu, sektor agro di Jatim ini kalau dilihat dari unit usahanya 82,45 persen. Ini kontribusi yang sangat signifikan, untuk membangun, mewujudkan, memajukan dan mensejahterakan masyarakat,” tambahnya.

Jawa Timur sendiri memiliki lahan yang potensi untuk pengembangan agro. Terutama kopi dan cacao. Dikatakannya, Jatim dan Indonesia secara luas adalah wilayah negara yang dilalui garis khatulistiwa.

Sehingga wilayahnya sangat cocok ditanami cacao. Menurutnya ini sangat potensial. Jika pengembangan kopi dan cacao terus didorong, diyakini akan membuat perdagangan kopi dan cacao di Jatim semakin bergeliat dan tumbuh.

“Jika bisnisnya tumbuh, kita berharap bahwa masyarakat akan mendapatkan tetesan kesejahteraan dari pertumbuhan bisnis yang tumbuh dimanapun, dan tentu di Jatim,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto menyampaikan bahwa InAGRO Expo & Business Forum Th. 2022 adalah inisiasi Kadin Jatim dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jatim yang mengharapkan Jawa Timur mampu menghadapi isu dan tantangan krisis pangan dunia.

Ia mengatakan pameran ini adalah pameran gotong royong karena banyak sekali pihak yang mendukung terlaksananya pameran ini termasuk Pemerintah Provinsi Jatim. “Jadi pameran ini adalah pameran bersama kita, teman-teman petani nelayan, HKTI, KTNA, semoga dengan acara ini kita semua bisa semakin menguatkan kolaborasi guna meningkatkan perekonomian di Jatim khususnya di sektor pertanian, perikanan dan peternakan,” Kata Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto.

Sementara itu Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan menyampaikan apresiasi terhadap Gubernur Khofifah yang telah memberikan dukungan dan membina luar biasa terhadap Kadin Jatim.

Ia berharap kemitraan Kadin Jatim dan Pemprov akan bisa terus disinergikan sehingga akan dapat mempercepat pemulihan perekonomian di Jatim. Even seperti ini harus didukung karena berkontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi melalui upaya peningkatan produksi dan kedaulatan pangan guna percepatan pemulihan ekonomi di Jatim.

Karena menurutnya dalam menghadapi krisis pangan diperlukan antisipasi harus dilakukan secara komprehensif sistemik dan terukur. “Pemulihan perekonomian pasca pandemi Covid-19 harus didukung dengan koordinasi dan kolaborasi pada semua lapisan komponen bangsa salah satunya upaya nyata dapat mempercepat proses pemulihan ekonomi di Jatim,” Kata Yukki Nugrahawan.

Pada kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan Nota kesepahaman atau Mutual of Understanding (MoU) Peningkatan SDM, Produksi, dan Pemasaran antara Kadin Jatim dengan Universitas Brawijaya Malang, Poltek Jember, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jatim, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jatim, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jatim yang disaksikan oleh Gubernur Khofifah. (dra)

Paripurna Rancangan APBD Perubahan 2022, Anggaran Banyuwangi Naik Rp 173 Miliar

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah/DPRD Banyuwangi bersiap menggodok perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah/APBD Banyuwangi tahun 2022. Dalam dokumen Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUA) serta Plafon Penggunaan Anggaran Sementara/PPAS yang diberikan eksekutif, APBD Banyuwangi bertambah Rp 173,37 miliar.

Sehingga, total APBD Banyuwangi tahun 2022 mencapai Rp 3,173 triliun, sebelumnya hanya Rp 1,989 triliun. Besaran perubahan APBD 2022 ini salah satunya disumbang dari pendapatan lain-lain daerah yang sah senilai Rp 63,230 miliar.

Sehingga, naik dari Rp 88,729 miliar menjadi Rp 151,96 miliar. Kemudian, dana transfer dari pemerintah pusat bertambah Rp 84,643 miliar, dari Rp2,408 miliar menjadi Rp 2,493 miliar. “Karena situasi ekonomi global dan masa pandemi, pendapatan asli daerah (PAD) masih tetap sama sebesar Rp518 miliar,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam Paripurna Penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD Tahun 2022 di DPRD Banyuwangi, Jumat (12/8/2022) sore.

Peningkatan pendapatan ini juga diikuti naiknya belanja daerah, meningkat sebesar Rp 3,542 triliun. Jumlah ini naik sebesar Rp 536,184 miliar dari rencana awal sebesar Rp3,005 triliun. Sementara, jumlah pembiayaan naik sebesar Rp 378,811 miliar.

Angka ini naik menjadi Rp 362,811 miliar  dari rencana awal hanya Rp 16 miliar. “Fokus anggaran dalam KUA PPAS ini pada peningkatan ekonomi desa, yaitu UMKM, pertanian dan pariwisata,” tegas Bupati.

Selain fokus ekonomi desa, pihaknya juga masih menggenjot penanganan pandemi. Salah satunya, anggaran untuk tenaga kesehatan akan dinaikkan. Lalu, stimulasi ekonomi warga miskin. Dan, mendorong UMKM untuk bisa tumbuh seiring longgarnya kegiatan masyarakat.

Data yang disampaikan Bupati ini akan ditanggapi oleh masing-masing fraksi di DPRD. Tanggapan ini akan digelar lewat paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi. “Kita sudah terima dokumen KUPA PPAS dari Bupati. Selanjutnya, kita agendakan pandangan umum masing-masing fraksi,” kata Ketua DPRD Banyuwangi, Made Cahyana Negara usai memimpin paripurna.

DPRD Banyuwangi dengan 50 kursi terdiri dari tujuh fraksi. Masing-masing, Fraksi PDIP, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fraksi Golkar-Hanura, Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra-PKS, Fraksi NasDem dan Fraksi PPP. (udi/*)

Berstatus Waspada, Pengibaran Merah Putih di Puncak Raung Masih Dilarang

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pengibaran bendera Merah Putih saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung, Banyuwangi, terancam absen tahun ini. Pasalnya, gunung setinggi 3.344 mdpl ini masih berstatu waspada. Aktivitas pendakian ditutup.

Biasanya, Puncak Raung menjadi salah satu jujugan pendaki untuk merayakan momen kemerdekaan. “Status Gunung Raung masih level 2 atau waspada. Pendaki dilarang mendekati kawah hingga radius 3 kilometer,” kata Kepala Pos Pantau Gunung Api (PPGA) Raung, Mukijo, Jumat (12/8) siang.

Data dari PPGA Raung, meski berstatus waspada, tidak ada aktivitas yang membahayakan dari puncak gunung setinggi 3.344 mdpl itu. Fenomena kegempaan tremor terekam lemah, dikisaran amplitude 0.5-8 mm. Dominannya, 1,5 mm.

Meski begitu, hingga dua minggu berlalu, status waspada Gunung Raung masih belum dicabut. Absennya aksi pengibaran Merah Putih di Puncak Raung dibenarkan para pemandu di pos pendakian Raung di Kalibaru.

Karena masih ditutup, para pendaki yang hendak mengibarkan Merah Putih saat 17 Agustus terpaksa ditunda. “Biasanya, memang banyak pendaki yang naik di momen 17 Agustus. Sekarang pendakian masih ditutup,” kata Widi Angger Widyuta, petugas Sekretariat Pendakian Gunung Raung.

Pihaknya masih terus mengikuti perkembangan status Gunung Raung. Jika statusnya turun ke level normal, tidak menutup kemungkinan, pendaki bisa naik dan mengibarkan Merah Putih saat 17 Agustus mendatang.

“Tergantung status Raung, jika sampai 17 Agustus nanti masih tetap, pengibaran Merah Putih jelas tidak ada,” tutupnya. Jika Gunung Raung menutup aksi pendakian, berbeda dengan Gunung Ijen, Banyuwangi.

Gunung yang dikenal dengan kawah belerang ini dipastikan buka untuk momen pengibaran Merah Putih. Namun, jumlah pendaki dibatasi maksimal hanya 100 orang. Tujuannya, untuk memudahkan pengawasan keamanan. (udi)

Konsisten Dorong Moderasi Beragama, Ganjar, Diidolakan Ribuan Santri Jadi Presiden 2024

0

Pamekasan, (pawartajatim.com) – Tak kurang dari 2.000 santri yang tergabung dalam Santri Dukung Ganjar Jawa Timur/Jatim ikut serta dalam gebyar selawat dan doa bersama. Kegiatan yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fauzu Walwari, Batukerbuy, Kabupaten Pamekasan ini menyuarakan aspirasi “Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Presiden 2024”.

Koordinator Wilayah/Korwil Santri Dukung Ganjar Jatim, Huraiyah, mengatakan, bagi santri, diantara sekian banyak figur calon pemimpin nasional saat ini, Ganjar-lah yang paling menonjol dan konsisten, mendorong moderasi beragama.

Hal ini ditunjukkan dalam keseringan silaturahmi Ganjar, ke para santri, ulama, kiai hingga lembaga-lembaga keagaaman lainnya. Pada setiap kesempatan, Ganjar mendorong para santri untuk menunjukkan Islam sebagai rahmatan lil alamin atau rahmat bagi seluruh alam.

Para santri diminta untuk memberikan lebih banyak kontribusi untuk bangsa dan negara melalui jalur-jalur Islami. Ganjar, menyebut, para santri memiliki peran yang sangat penting dalam kemajuan Indonesia sejak dahulu kala.

Karena kepemimpinan yang mampu menginspirasi moderasi beragama itulah, Huraiyah, menyebutkan, kalangan santri mengidolakan mantan anggota DPR RI itu untuk melanjutkan kepemimpinan bangsa pada 2024 mendatang.

“Jadi konsep moderasi beragama Pak Ganjar itu kita berharap dapat dilaksanakan agar kontribusi santri terhadap negara ini makin jelas. Sehingga Pak Ganjar kita berharap bisa memimpin negeri ini,” kata Huraiyah, usai acara Kamis (11/8).

Huraiyah, menuturkan sosok Ganjar, sudah tidak asing lagi di kalangan pesantren dikarenakan Ganjar kerap berkunjung ke pesantren dan membuat pesantren menjadi rumah keduanya. Ganjar pun dianggap mampu merangkul semua golongan masyarakat.

Karena itu, gerakan Santri Dukung Ganjar akan terus digelorakan seantero Jawa Timur dengan tujuan agar semakin banyak lagi masyarakat yang mengetahui program-program Ganjar, khususnya bagi kalangan pesantren.

“Pak Ganjar itu pemimpin yang dekat dengan ulama dan santri, sehingga Pak Ganjar diharapkan mau berkontribusi terhadap santri seluruh Indonesia. Kami juga terus mensosialisasikan untuk dukung Pak Ganjar ini ke seluruh pelosok Jawa Timur,” ucap Huraiyah.

Tak berhenti disitu, Subairi, selaku salah satu Dewan Pembina Ponpes Al-Fauzu Walwari menyampaikan, perhatian Ganjar kepada guru agama di Jawa Tengah dengan memberikan insentif lebih juga disebut membuat Ganjar sangat layak menjadi Presiden 2024.

Subairi, menyebutkan, kepedulian yang ditunjukkan Ganjar kepada kelompok-kelompok yang kurang mendapatkan perhatian itu sangat patut dicontoh pemimpin lain saat ini. Sehingga, dengan terpilih Ganjar menjadi Presiden 2024 nanti bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Pak Ganjar sangat baik kepemimpinannya di Jawa Tengah, di mana masyarakat di sana sejahtera. Seperti halnya menyantuni anak yatim dan juga di sana ada insentif untuk guru-guru diniyah dan TPQ,” tutur Subairi.

“Karena guru-guru diniyah dan TPQ ini sangat kurang mendapatkan perhatian. Sehingga Bapak Ganjar, bisa mengimbangi itu dan semoga nanti ketika Pak Ganjar terpilih menjadi presiden, kami bisa sejahtera,” lanjut Subairi. (rid)