Dian Siswarini : Peluang Bisnis 2022

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Ada sejumlah peluang positif di industri telekomunikasi Indonesia tahun 2022 yang bisa dimanfaatkan untuk dapat meningkatkan performa ke depan. Yakni, pemulihan ekonomi diprediksi akan bisa terlaksana seiring dengan diprediksi akan meredanya Covid-19 pada tahun 2022, yang berarti pertumbuhan ekonomi siap untuk pulih lagi.

Kedua, cara kerja digital, termasuk di lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari masyarakat, akan menciptakan permintaan jangka panjang struktural untuk data. ‘’Selanjutnya, adalah potensi peningkatan permintaan untuk layanan fixed broadband (FTTH) karena tuntutan bekerja dari rumah dan kerja secara hibrida,’’ kata Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, di Jakarta Selasa (10/5).

Kemudian juga terkait keberadaan Omnibus Law, kata dia, dimana regulasi ini membawa peluang positif jangka panjang bagi industri melalui efisiensi capex dan opex untuk 5G serta manfaat lainnya. ‘’Kami melihat peluang pengembangan Layanan Konvergensi yang sangat luas di masa mendatang,’’ ujarnya.

Disatu sisi, layanan ini akan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan untuk produk yang bisa menghadirkan akses internet cepat dan stabil, bisa digunakan satu keluarga, serta memberikan banyak kemudahan dan manfaat tambahan, seperti akses ke layanan hiburan.

Disisi lain, secara bisnis, layanan konvergensi juga akan meminimalkan tingkat churn serta meningkatkan loyalitas pelanggan. Dengan akuisisi Linknet, hal ini akan sangat mendukung pengembangan bisnis konvergensi ke depannya.

Fokus Pelanggan & Digitalisasi

Pada bagian lain, PDian menjelaskan, performa keuangan PT berhasil tumbuh di kuartal pertama 2022, meskipun menghadapi kompetisi ketat serta kondisi ekonomi nasional yang belum pulih sepenuhnya sebagai dampak pandemic Covid-19. Perseroan berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 8 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu (YoY), dengan kontribusi layanan data yang semakin solid.

Pada periode ini, perseroan juga berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 139 miliar. Pencapaian tersebut antara lain sebagai hasil dari upaya meningkatkan pengalaman pelanggan (customer experience) dan digitalisasi yang didukung oleh peningkatan kualitas jaringan secara berkelanjutan.

“Peningkatan customer experience kini menjadi salah satu fokus utama kami dalam meningkatkan kinerja perusahaan,’’ papar Dian. Strategi ini dipandang sebagai cara terbaik untuk menghadapi kompetisi bisnis yang terus berlangsung ketat, daripada merespon persaingan tarif layanan.

Hasilnya kini bisa dirasakan, di mana di kuartal pertama setiap tahun yang selalu berat, pendapatan XL Axiata tetap terus tumbuh secara YoY, dengan kontribusi pendapatan layanan data kini mencapai 96 persen.

Artinya, secara rata-rata pelanggan semakin mendapatkan kenyamanan atas layanan yang kami berikan. Hingga akhir Maret 2022, total jumlah BTS 2G dan 4G XL Axiata mencapai lebih dari 133.000 unit dari sebelumnya 94.000 diakhir Maret 2021, dengan BTS 4G meningkat menjadi lebih dari 83.000.

Area yang terlayani jaringan 4G juga bertambah menjadi sebanyak 460 kota/kabupaten. Dan selaras dengan program pemerintah untuk melakukan penutupan BTS 3G, maka perseroan juga berhasil melakukan penutupan BTS 3G lebih cepat dibandingkan operator lainnya, dimana di akhir Maret 2021 jumlah BTS 3G sebanyak 52.000 hanya tersisa sebanyak 4.566 BTS di Maret 2022 ini dan diharapkan bisa dituntaskan semuanya di kuartal kedua 2022.

Terus meningkatnya kekuatan jaringan XL Axiata tersebut searah dengan tingkat penggunaan layanan data yang lebih tinggi oleh pelanggan. Selama periode 3 bulan pertama di 2022, trafik data XL Axiata meningkat pesat hingga naik 34 persen YoY dari 1.391 Petabyte menjadi 1.857 Petabyte.

Hal ini selaras dengan meningkatnya pengalaman pelanggan yang lebih baik, karena adanya peningkatan User Throughput dan perbaikan Latency selama kuartal pertama tahun ini.

Akses internet yang lebih cepat berdampak positif pada pemakaian aplikasi digital, termasuk aplikasi milik perusahaan, yaitu “myXL” dan “Axisnet”. Pada kedua aplikasi yang antara lain menawarkan berbagai paket layanan dan juga sarana customer service kepada pelanggan tersebut, masing-masing mengalami peningkatan pengguna aktif bulanan sejak awal pandemi.

Dengan demikian, peningkatan investasi yang telah XL Axiata implementasikan telah terbukti sangat mendukung peningkatan performa bisnis, terutama pada sisi efisiensi biaya serta peluang untuk meningkatkan penjualan produk.

Kuartal pertama 2022 ini, pendapatan layanan data tercatat sebesar Rp 5,91 triliun, naik 10 persen YoY. Sementara itu, EBITDA kuartal pertama 2022 meningkat sebesar 2 persen (YoY) menjadi Rp 3,17 triliun, dengan margin 47 persen.

Sepanjang triwulan pertama 2022 ini, beban biaya operasional meningkat 14 persen (YoY) menjadi Rp 3,57 triliun dari Rp 3,13 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Meningkatnya biaya operasional ini dipengaruhi dari meningkatnya beban Biaya Regulasi serta biaya penjualan dan pemasaran.

Untuk membiayai pembangunan jaringan dan mendorong pertumbuhan pendapatan, capitalized capex menurun 35 persen YoY menjadi Rp 1,23 triliun. Penurunan ini disebabkan karena  faktor jadwal pelaksanaan pembelanjaan modal meskipun jumlah belanja modal secara tahunan masih akan tetap sama. Rencananya di tahun 2022 ini XL Axiata juga akan mengalokasikan belanja modal dengan nilai relatif sama dengan tahun lalu sekitar Rp 9 triliiun. (bw)

Ekspor Perdana Kopi Excelsa Wonosalam, Gubernur Ajak Anak Muda Kembangkan Bisnis

0

Jombang, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor perdana 12 ton kopi Excelsa komoditas khas Wonosalam, Kabupaten Jombang ke Malaysia. Pelepasan ekspor perdana kopi Excelsa itu dihelat di depan Kantor Koperasi Wonosalam Jombang Dusun Pucangrejo Desa Wonosalam Kec. Wonosalam Kab. Jombang, Selasa (10/5) siang.

Momen penting pelepasan produk ekspor tersebut turut disaksikan Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Jatim Budi Hanoto. Acara diawali dengan penandatanganan kontrak pengiriman kopi dilakukan antara Rubath Kopi Jombang dan PT Indo Samudra Ekspor.

Selanjutnya, pemecahan kendi dan kibaran bendera di depan truk trailer pengangkut menjadi penanda pelepasan ekspor kopi Excelsa ke Negeri Jiran. Melihat potensi besar komoditas kopi Jawa Timur, Gubernur Khofifah kembali mengajak kaum muda mengembangkan komoditas unggulan tersebut.

Terutama bagi mereka yang memang memiliki passion bergelut di bidang bisnis komoditas kopi, agar terus membangin jejaring perluasan pasar dan mengekspornya ke mancanegara. Terlebih lagi, ekspor perdana kopi Excelsa Wonosalam ini diinisiasi oleh para generasi muda di Jombang.

Yakni, kerja sama antara pemuda dari Desa Wonosalam Kec. Wonosalam, dengan eksportir PT. Indo Samudra Ekspor yang juga dipimpin oleh anak muda. “Saya ingin mengajak anak-anak muda yang memiliki passion masuk di sektor perkebunan, terutama kopi karena pasarnya bagus. Apalagi Excelsa yang ditanam di sini ini termasuk jenis yang cukup favorit di pasar dunia,” kata Gubernur Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menegaskan pentingnya memiliki semangat untuk berwirausaha dan mengembangkannya. Ditambah lagi dengan adanya support luar biasa dari berbagai pihak.

“Inisiasi anak muda dengan bimbingan dan pembinaan dari Bank Indonesia dan tentu dari pemerintah kabupaten, menjadi bagian yang penting untuk membangun jejaring pasar luar negeri,” ucapnya.

Gubernur Khofifah mengungkapkan, Jatim memiliki daerah unggulan penghasil kopi Excelsa, yaitu di Wonosalam Jombang, lereng Gunung Wilis Madiun, dan lereng Gunung Ijen. Ia menuturkan bahwa proses budidaya kopi jenis Excelsa menjadikannya unik karena terbilang cukup lama. Butuh waktu 5 tahun, mulai ditanam sampai bisa dipanen.

“Jadi sebetulnya kopi Excelsa ini merupakan komoditas kopi favorit dunia,” ujarnya. Selain termasuk favorit di pasar dunia, produksi kopi jenis ini hanya 7 persen di seluruh dunia. Sehingga, ia melihat besarnya peluang pangsa pasar kopi Excelsa ke depannya.

Selama acara pelepasan, Gubernur Khofifah tak henti-hentinya menyatakan rasa bahagia dan bangga atas keberhasilan anak-anak muda asal Wonosalam itu. Ia pun kagum dengan filosofi yang mereka bangun, yaitu “dari desa untuk dunia”.

Sehingga ia berharap agar hal ini bisa menjadi pendorong serta penyemangat bagi anak-anak muda lainnya di Jawa Timur. “Dari desa untuk dunia, filosofi mereka luar biasa, dari desa Wonosalam menembus pasar dunia. Mudah-mudahan ini akan terus bisa mendorong dan menyemangati kawan-kawan muda untuk terus produktif di sektor apapun terutama disini di sektor tanam kopi, dan kemudian mereka sudah sukses bisa tembus pasar ekspor,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Budi Hanoto menyampaikan bahwa keberhasilan melakukan ekspor kopi Excelsa asal Wonosalam Jombang ini adalah salah satu bentuk model bisnis End to End. Ia menuturkan bahwa BI telah melakukan pendampingan terhadap UMKM produsen kopi Excelsa Wonosalam ini sejak tahun 2019.

“Mulai dari pengadaan bibit, cara tanam bagaimana teknologi menanamnya juga bantuan alat dan sebagainya sampai akhirnya di hilirnya,” kata Budi Hanoto. Budi mengatakan, sinergi institusinya bersama Pemprov dan Pemkab, juga dinas dan OPD terkait akhirnya berbuah kesuksesan sehingg mecapai tahapan ekspor senilai 12 ton.

Selain pendampingan mulai proses tanam dan produksinya, BI juga memberikan pendampingan business matching yang mempertemukan antara demand and supply. Ia berharap hal seperti ini dapat terus berkembang dan diadaptasi oleh UMKM lainnya di Jawa Timur.

Apalagi bisa dikembangkan oleh anak-anak muda yang tentu memliki semangat yang luar biasa. “Kami mengucapkan terima kasih, ujung dari pendampingan ini akhirnya bisa tembue pasat ekspor artinya ini UMKM dari desa dan kecamatan Wonosalam ini sudah memberikan kontribusi yang bagus untuk pemulihan ekonomi Jawa Timur,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan UMKM Rubath Kopi Jombang produsen Kopi Excelsa Wonosalam, Wiknyo Susandi, menyampaikan rasa syukurnya. Ia menuturkan, UMKM binaan asosiasi kopi wonosalam yang sebenarnya terbentuk dari kelompok ngaji atau majlis ilmu agama, yang diberi amanah untuk mendirikan suatu usaha melalui Rubath Kopi Jombang.

Dari situ, kata dia, ada pesan untuk setiap anggota Rubath Kopi Jombang agar setiap memproses kopi mereka diminta untuk menghadirkan hati dan doa. Hal tersebut dilakukan agar kopi yang dihasilkan menjadi berkualitas dan berspiritualitas.

“Agar setiap orang yang minum kopi Rubath Kopi Jombang tak hanya tenang hatinya juga tenang pikirannya. Dari segelas kopi, kami berharap bisa terjalain silaturrahim. Kami memang anak-anak muda desa, tapi kami memiliki mimpi untuk mendunia,” kata Wiknyo.

 Pejabat lain yang turut hadir dalam acara pelepasan ekspor tersebut antara lain Direktur PT Indo Samudra Ekspor Yohanes Putra Kusuma, Direktur ID SEED, Camat Wonosalam Haris Aminudin, Ketua Asosiasi Kopi Wonosalam Endrias Bambang. Hadir mendampingi Gubernur Jatim Ka. Disperindag Prov. Jatim, Ka. Koperasi dan Umk Prov. Jatim, Ka. Disbun Prov. Jatim, Karo Perekonomian Setda Prov. Jatim. (bw)

Cegah Wabah Penyakit Kuku dan Mulut, Lalu Lintas Ternak di Banyuwangi Diperketat

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Wabah penyakit kuku dan mulut yang menyerang pada ternak di Jawa Timur/Jatim membuat Banyuwangi siaga. Lalu lintas ternak dari luar daerah diperketat. Fokusnya, ternak yang masuk di kawasan perbatasan.

Selain lalu lintas ternak, petugas melakukan pengecekan di seluruh pasar ternak. Namun, belum ditemukan kasus penyakit kuku dan mulut pada ternak, khususnya sapi. “Kasus penyakit kuku dan mulut belum ditemukan di Banyuwangi. Meski begitu, kami mulai siaga,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, M Khoiri, Selasa (10/5).

Petugas juga jemput bola di kantung-kantung peternak dan pedagang. Hal ini untuk melakukan deteksi dini jika muncul kasus penyakit kuku dan mulut. Selain sapi, pengecekan dilakukan pada ternak kambing.

“Kami terjunkan tim gabungan, mulai petugas lapangan hingga Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PHDI),” jelas Khoiri. Pihaknya meminta peternak di Banyuwangi tidak panik dengan munculnya wabah penyakit kuku dan mulut di beberapa daerah di Jatim.

Pihaknya sudah menyiapkan berbagai antisipasi dan penanganan jika ditemukan kasus serupa. “Penyakit ini tidak menular ke manusia, hanya ke sesama hewan,” katanya. Menghindari kepanikan peternak, pihaknya membuka membuka layanan kesehatan hewan di daerah-daerah rawan.

Seperti, jalur perbatasan, dan pasar hewan.“Kita lakukan pemeriksaan, jika ada ternak yang sakit (meski tidak mengarah ke PMK) akan diberikan vitamin dan mineral untuk meningkatkan status kesehatannya,” tutupnya.

Sedikitnya empat kabupaten di Jatim terserang wabah penyakit kuku dan mulut. Diantaranya, Kebupaten Gresik, Lamongan, Sidoarjo dan Mojokerto. (udi)

Jenguk Korban, ini Pelajaran Berharga Bagi Pengelola Wahana Wisata

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mendampingi Menko PMK Muhadjir Effendy, menjenguk dan memberi penguatan terhadap kuarga dan korban musibah wahana seluncuran di RSUD Dr Soetomo, Minggu (8/5). Insiden ambrolnya seluncuran di kawasan Kenjeran ini terjadi pada Sabtu (7/5) kemarin.

Didampingi Direktur RSUD Dr Soetomo dr Joni Wahyuhadi serta Walikota Surabaya, Eri Cahyadi,  Gubernur Khofifah, bersama Menko PMK Muhadjir, langsung menuju ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr Soetomo.

Tiga korban dirawat di IGD, dan empat orang lainnya menjalani perawatan di kamar rawat inap akibat patah tulang. Bahkan ada korban yang sudah diizinkan pulang. Setibanya di ruang rawat inap,  Gubernur Khofifah menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang terjadi.

Kepada perwakilan keluarga, gubernur perempuan pertama di Jatim itu memberi penguatan kepada keluarga yang mendampingi korban agar tetap tenang dan sabar. “Mohon bersabar nggeh, bapak dan ibu. Ini musibah yang tidak kita inginkan. Semoga Ananda bisa segera pulih dan beraktivitas belajar   kembali,” ujarnya.

Khofifah mengungkapkan bahwa musibah ini harus menjadi pelajaran berharga kepada semua pengelola wahana wisata di Jatim. Karena itu, ia pun minta kepada bupati/walikota agar memperhatikan seluruh wahana dengan melakukan pengecekan ulang.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi seluruh penyelenggaraan wahana wisata khususnya water park maupun yang serupa. Semua  kepala daerah saya minta untuk melakukan pengecekan ulang  atas wahana wisata yang ada. Pastikan proses kalibrasi dilakukan secara rutin. Pastikan semua alat permainan aman dan laik digunakan,” tegasnya.

Menko PMK, Muhadjir Effendy menyatakan bahwa tujuan kedatangannya ke RSUD Soetomo dan RS Soewandhi adalah untuk mengecek kondisi para korban insiden. Menurutnya saat ini para korban dalam kondisi baik dan mendapat penanganan dari tenaga dokter yang berpengalaman.

Muhadjir, mengimbau kepada pengelola tempat bermain atau wahana wisata agar betul-betul mengecek kondisi infrastruktur yang dimiliki, terutama wahana yang memiliki risiko tinggi. Baik itu untuk proses kalibrasi maupun mantainance -nya.

Ia menambahkan, petugas wahana harus mengawasi dan selalu waspada. “Jangan sampai ditinggalkan. Namanya anak-anak bermain pasti memiliki aktivitas yang luar biasa ketika mereka ingin bermain,” ujarnya.

Saat bertemu dengan perwakilan keluarga, Gubernur Khofifah menyerahkan bingkisan buah dan sejumlah uang santunan yang bisa dipergunakan untuk tambahan biaya pemulihan pascaperawatan di RSUD Dr. Soetomo.

Ditemui secara terpisah usai peninjauan, salah satu keluarga korban, Evi Yuliana (27) menyampaikan kondisi suaminya yang menjadi korban peristiwa tersebut. Sang suami, Efendy (28), mengalami cedera tulang wajah hingga menyebabkan kurangnya pasokan oksigen ke dalam tubuhnya.

Sampai saat ini, keadaan suaminya masih belum stabil. “Saya hanya berharap musibah ini ditangani dengan tuntas, termasuk penanganan medis korban,” ujar Evi. Mewakili keluarga korban yang lain, Evi mengucapkan pula rasa terima kasihnya atas dukungan psikologis yang diberikan dengan hadir menjenguk.

“Terima kasih Pak Menteri, Ibu Gubernur, Pak Wali. Mohon kami selalu didampingi dan diberikan penguatan hingga tuntas,” tutupnya. (bw)

Wabup Gresik Ajak Lanjutkan Kebiasaan Baik Ramadhan

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Kebiasaan baik yang dilakukan selama Ramadhan agar terus dilanjutkan. Dengan mempertahankan kebiasaan itu akan menjadikan pribadi-pribadi yang patut ditiru. Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah, berpesan, pentingnya mempertahankan kebiasaan baik itu saat menghadiri kegiatan wisata rohani.

Wisata yang dikemas dengan kegiatan Istigotsah dan Pengajian Umum di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudhotul Alim, Balong Dinding Sidowungu, Kecamatan Menganti, Minggu (8/5). Kegiatan ini menghadirkan  KH Syamsul Abadi sebagai penceramah.

Acara diikuti oleh segenap jamaah dan masyarakat dari sekitar Ponpes Roudhotul Alim, serta pengasuh Ponpes Roudhotul Alim KH Miftahul Huda. Hadir pula segenap pengurus MWC NU Menganti, serta Plt Camat Menganti Moh Khoirul.

Bu Min, begitu Wabup kerap disapa, menyampaikan agar di bulan Syawal ini untuk terus melanjutkan semua kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah dilakukan pada bulan Ramadhan. Sehingga di bulan Syawal ini bisa lahir pribadi-pribadi yang lebih baik.

Wakil Bupati Gresik Hj Aminatun Habibah (baju merah). (foto/ist)

Diibaratkan, puasa yang sudah dilakukan selama ramadhan ini seperti Ular dan Ulat. Puasa akan merubah pribadi menjadi lebih baik dan menebar manfaat kepada orang lain seperti ulat yang kemudian menjadi kupu-kupu, atau sebaliknya.

“Kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah kita lakukan  diantaranya adalah  gemar bersedekah, mampu menahan amarah, dan yang terakhir adalah mau memberikan maaf kepada orang lain,” kata Bu Min. Dalam kesempatan ini, Bu Min juga secara simbolis melepas beberapa jemaah haji tahun 2022 asal menganti lewat prosesi pengalungan id card calon jemaah haji.

Suasana haru merebak di hadirin, mengingat jemaah haji yang berangkat tahun ini adalah mereka-mereka yang sempat mengalami penundaan haji sejak tahun 2020 akibat pandemi Covid-19. Seperti  diketahui, Kementerian Agama telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 405 Tahun 2022 yang memuat tentang sebaran kuota haji per provinsi setelah adanya keputusan pemberangkatan ibadah haji 1443 Hijriah/2022.

Khusus untuk Provinsi Jawa Timur/Jatim, mendapat kuota sebanyak 16.048 orang dengan persyaratan usia dibawah 65 tahun. (dra)

Gubernur Tutup Pasar Hewan Daerah Terdampak dan Karantina Berbasis Kandang Tangani Wabah PMK Sapi

0

Lamongan, (pawartajatim.com) – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi terus menjadi perhatian khusus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sampai saat ini. Gubernur Khofifah, kembali meninjau peternakan sapi untuk yang kedua kalinya pada Minggu (8/5) siang, didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur Indyah Aryani.

Orang nomor satu di Jatim itu meninjau peternakan Kelompok Tani Ternak ‘Barokah Jaya’ di Desa Soko, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Sebagai informasi, terdapat 52 ekor sapi di peternakan milik Haji Supar tersebut.

Beberapa ternak di antaranya menunjukkan gejala tanda klinis penyakit PMK pada sapi. Adapun gejala tanda klinis penyakit PMK pada hewan ternak meliputi demam tinggi (39-41 derajat Celcius), keluar lendir berlebihan dari mulut dan berbusa, luka-luka seperti sariawan pada rongga mulut dan lidah, tidak mau makan, dan kaki pincang.

Tak hanya itu, hewan ternak yang terkena PMK juga mengalami luka pada kaki dan berujung pada lepasnya kuku, sulit berdiri, gemetar, napas cepat, produksi susu turun drastis, bahkan tubuhnya menjadi kurus.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa . (foto/ist)

Dengan seksama Gubernur Khofifah meninjau satu per satu sapi dalam peternakan tersebut. Dalam tinjauannya, kondisi beberapa ekor sapi mulai pulih setelah sebelumnya dilaporkan diberi suntikan antibiotik dan vitamin dua kali dengan jarak tiga hari. Namun beberapa sapi memang masih menunjukkan tanda-tanda gejala PMK.

“Kemarin dan hari ini ada 2 kali suntik. Ada proses pemulihan. Kita berharap 3 hari ini ada proses penyuntikan lagi. Mudah-mudahan membaik semua. Ini harus diproteksi dan mendapat penanganan komprehensif dan pihak pemilik akan melakukan identifikasi dari gejala-gejala yang muncul dan segera melaporkan,” jelas Khofifah.

“Untuk hewan ternak yang sudah terkonfirmasi PMK sudah disiapkan obat-obatan, antara lain Analgesik dan Antibiotik yang disuntikkan. Sebelumnya hari Jumat kemarin kondisi obat sangat tipis, dan kami langsung minta dikirim dari Kementan. Jumat sore pun langsung sampai. Setelah itu serentak langsung didistribusikan dan dapat digunakan oleh masing-masing sentra peternakan yang terkonfirmasi penyakit PMK,” imbuhnya.

Disamping itu, Gubernur Khofifah, langsung melaporkan temuan tersebut kepada Menteri Pertanian RI pada Jumat (6/5) lalu. Tujuannya agar hewan ternak di 4 daerah di Jawa Timur lainnya yang terkonfirmasi terjangkit PMK, segera mendapatkan perhatian khusus.

“Ada 4 daerah, yakni, Gresik, Lamongan, Sidoarjo, dan Mojokerto. Sehingga dengan adanya pernyataan kasus wabah PMK oleh Kementan baru bisa pengajuan vaksin  ke OIE untuk hewan ternak,” kata Khofifah.

Berdasarkan data yang diungkapkan oleh Gubernur Khofifah, kasus pertama yang dilaporkan terjadi di Kabupaten Gresik pada 28 April 2022. Sebanyak 402 ekor sapi potong terjangkit PMK yang tersebar di 5 kecamatan dan 22 desa.

Kasus kedua terjadi pada 1 Mei 2022 di Kabupaten Lamongan. Hingga saat ini terkonfirmasi sebanyak 140 ekor sapi yang tersebar di 3 kecamatan dan 6 desa. Sementara itu, di Kabupaten Sidoarjo, kasus serupa tercatat menjangkiti 595 ekor sapi potong, sapi perah dan kerbau yang tersebar di 11 kecamatan dan 14 desa.

Sedangkan kasus keempat dilaporkan terjadi pada tanggal 3 Mei 2022 di Kabupaten Mojokerto. Sebanyak 148 ekor sapi potong yang tersebar di 9 kecamatan dan 19 desa mengalami indikasi terjangkit PMK.

Mantan Menteri Sosial RI tersebut mengatakan bahwa pendekatan penanganan penyakit hewan berkuku genap ini mirip dengan pengendalian Covid-19. Oleh karena itu, perlu strategi karantina berbasis kandang selama 14 hari untuk menangani wabah PMK pada sapi.

“Penanganannya mirip dengan proses penanganan Covid, karena ini penyebarannya lewat Airbone (transmisi udara). Jadi lebih luas lagi, yakni lewat angin. Dalam radius angin tertentu kemungkinan bisa terbawa. Ternak yang di luar jangan masuk dulu, dan ternak yang di dalam jangan keluar sampai benar-benar pengobatan berlangsung,” tegasnya.

Tak hanya di empat kabupaten, Khofifah juga mendapat laporan informasi bahwa hari ini ada beberapa daerah lain yang ternaknya mengalami gejala serupa. Tim dinas peternakan Provinsi juga sudah turun dan telah mengambil specimen untuk di cek di lab Pusvetma.

Maka dari itu, Gubernur Khofifah pun meminta masyarakat untuk segera melaporkan ke dinas peternakan terdekat agar segera diambil langkah tindak lanjut. Sedangkan yang positif PMK segera melakukan isolasi atau karantina agar penularan tidak semakin meluas.

“Proses penularannya melalui lendir serta angin, sehingga memungkinkan cepat terjadi penularan sesuai radius arah angin. Kalau satu terkena PMK, maka satu kandang berpotensi tertular. Isolasi berbasis kandang dan karantina berbasis kandang pula. Seluruh ternak yang terkonfirmasi PMK jangan ada pergerakan ke luar sementara yang dari luar jangan masuk,” ujar Khofifah kembali mengingatkan.

Untuk memaksimalkan proteksi, Gubernur Khofifah meminta agar pasar hewan di 4 kabupaten tersebut ditutup sementara. Alhamdulillah dua pasar hewan di Lamongan telah ditutup sementara.

“Yang disampaikan oleh Keswan (Kesehatan Hewan) penularan ini awalnya terjadi di pasar hewan. Kemungkinan penularan ini didapat dari kambing atau domba yang diimpor secara ilegal dari negara yang belum bebas PMK,” kata Khofifah.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menambahkan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah komprehensif sesuai SOP yang sudah ditentukan terhadap 140 sapi yang dilaporkan terjangkit PMK.

“Saat ini proses pemulihan nanti kita akan observasi lagi selama 14 hari. Seluruh pasar hewan sudah kami tutup, yang besar-besar ada 2. Termasuk yang temporer,” kata Yuhronur. (bw)

Gubernur Tinjau Kenpark Pasca Ambrolnya Perosotan Air, Kepala Daerah Diminta Cek Ulang Wahana Wisata

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebagai bentuk respon cepat, Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, meninjau lokasi insiden runtuhnya bagian wahana perosotan di kawasan Kolam Renang Waterpark Kenjeran Surabaya Minggu (8/5).

Gubernur Khofifah melihat langsung kondisi puing-puing pasca kejadian naas yang terjadi pada Sabtu (7/5) siang kemarin, didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, General Manager Kenpark Surabaya Paul Steven dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim terkait.

Sedikitnya, ada 17 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. Korban yang mayoritas anak-anak dan remaja, telah mendapat penanganan medis di RSUD Dr Soetomo dan RS Dr  Soewandhi Surabaya.

Gubernur Khofifah menyatakan, telah berkoordinasi langsung dengan berbagai pihak. Diantaranya Wali Kota Surabaya dan pengelola Kenpark guna melakukan investigasi menyeluruh atas penyebab tragedi tersebut.

“Hari ini, seperti yang sudah terkonfirmasi, kami melihat di lapangan ada bagian dari Cycle Waterpark yang patah,” ungkapnya. Menurut penjelasan tim manegemen Kenpark Paul, wahana perosotan telah mengalami proses kalibrasi pada tahun lalu.

Bahkan, kalibrasi berkala juga telah dilakukan dua tahun lalu. “Saya tadi bertanya pada Pak Paul, Manager Kenpark, proses kalibrasinya bagaimana. Rupanya dua tahun lalu sudah dilakukan kalibrasi, tahun kemarin terkonfirmasi juga dilakukan kalibrasi,” kata Khofifah.

Sementara itu, proses investigasi juga tengah berjalan. Baik dari kepolisian maupun yang utama dari pihak konstruksi, White Water Canada. “Kita berharap, proses investigasi yang tengah dilakukan Polres Tanjung Perak dan White Water Canada, bisa membuat kejadian ini menjadi terang benderang,” katanya.

Disamping berjalannya proses investigasi, pemerintah juga memprioritaskan penanganan medis hingga Psychosocial Therapy (terapi psikososial) bagi para korban.

Selain mengalami cidera secara fisik, proses penyembuhan trauma (Trauma Healing) bagi pada korban juga diharapkan bisa beriring di dua rumah sakit serta berlanjut sampai ke rumah.

“Bagaimana penanganan medis seiring dengan penanganan Psychosocial Therapy ini dapat kita maksimalkan. Yang sudah kembali ke rumah, Pak Wali nanti akan mengirimkan tim Trauma Healing yang dimiliki oleh PSM-PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) kita,” tutur Khofifah.

Diakhir kunjungannya, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa prihatin  atas kejadian ini.  Semoga semua korban kejadian ini lekas membaik,  seluruh keluarga korban yang tertimpa musibah diberi kesehatan, kesabaran dan kekuatan Allah SWT.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi seluruh penyelenggaraan wahana wisata khususnya water park dan yang serupa. Semua  Kepala Daerah saya minta melakukan pengecekan ulang  atas wahana wisata yang ada. Pastikan proses kalibrasi dilakukan secara rutin. Pastikan semua alat permainan aman dan laik digunakan,’ urainya.

Gubernur Khofifah, menguatkan kembali pernyataannya bahwa kita juga merasakan kesedihan atas kejadian ini. Tentu saya pribadi maupun semuanya ikut merasakan kesedihan dari keluarga yang sedang tertimpa musibah.

Kedepan kita harus lebih intensif melakukan kalibrasi atau uji petik keamanan dan kelaikan semua alat permainan agar hal serupa tidak terjadi lagi,” pungkasnya. Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dalam wawancara terpisah menyatakan, pihaknya telah mengimbau dan menerbitkan surat kepada seluruh pengelola tempat wisata untuk melakukan pengecekan menjelang libur lebaran.

Dirinya melaporkan bahwa total 17 orang korban, 9 dirawat di RS Soewandhi dan 8 lainnya di RSUD Dr Soetomo. Empat orang di antaranya sudah kembali ke rumah dan sisanya tengah mengalami penanganan intensif, baik yang mengalami luka ringan maupun berat. (bw)

Gubernur Kawal Pengobatan Hewan Ternak yang Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku di Gresik

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Gubernur Jatim bergerak cepat dalam menangani kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang terjadi di Jatim. Khofifah Indar Parawansa turun dan mengawal langsung proses pengobatan intensif pada hewan ternak di Gresik Sabtu (7/5), yang menjadi satu diantara empat kabupaten di Jatim yang ditemukan kasus PMK .

Tepatnya, Gubernur Khofifah meninjau pengobatan Hewan Ternak Sapi milik H. Bakri di Dusun Wates, Desa Kedungpring, Kec. Balongpanggang. Di lokasi pengobatan ternak milik H Bakri, Khofifah langsung mengenakan APD dan menyaksikan tahap demi tahap pengobatan hewan ternak yang di beri vitamin atau obat antibiotik melalui suntikan.

Nantinya, suntikan dan vitamin akan diberikan sebanyak tiga hari sekali. Tampak pada hewan di sana, tanda klinis penyakit PMK diantaranya demam tinggi (39-41 derajat celcius), keluar lendir berlebihan dari mulut dan berbusa, Luka-luka seperti sariawan pada rongga mulut dan lidah, tidak mau makan, kaki pincang, Luka pada kaki dan diakhiri lepasnya kuku, sulit berdiri, gemetar, napas cepat, produksi susu turun drastis dan menjadi kurus.

“Hari ini kami melakukan peninjauan langsung untuk pengobatan hewan ternak yang kita sama-sama lakukan dalam rangka penanganan PMK pada hewan ternak,” tegasnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PMK sendiri telah ditemukan  di empat kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Penyakit menular ini telah menyerang sekitar 1.247 ekor ternak sapi di Kabupaten Gresik, Lamongan, Sidoarjo, dan Mojokerto.

Menurut dia, PMK yang merebak saat ini merupakan penyakit hewan menular akut yang menyerang ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba, kuda dan babi dengan tingkat penularan mencapai 90-100 persen.

“Namun, yang perlu kita ketahui bersama penyakit ini tidak menular ke manusia, melainkan menular ke sesama hewan saja,” jelasnya. Ia menghimbau, kepada para pemilik maupun peternak untuk mengisolasi serta mengkarantina seluruh hewan ternak yang terjangkit maupun masih sehat guna memberikan proteksi sehingga penularan pada wabah ini bisa dikendalikan mulai dari kecamatan.

Menurut dia, karantina bisa dilakukan mulai dari kecamatan atau desa yang memiliki kandang hewan ternak yang jaraknya berdekatan. Alasannya, penularan virus PMK ini bisa terjadi lewat udara atau Airbone yang mirip dengan Covid-19 sehingga langkah antisipatifnya bisa lebih mudah tidak meluas nantinya.

Diharapkan, kecamatan yang tidak terkonfirmasi positif PMK juga melalukan upaya karantina dan isolasi terlebih dahulu. Jangan sampai ada interaksi antara ternak yang terkonformasi positif dengan ternak yang masih sehat.

“Melalui karantina dan isolasi seperti ini, kita bisa perkirakan jarak atau radius dari udara yang bisa membawa virus ini sejauh mana. Sehingga penularannya bisa dikendalikan,” urainya. “Saya minta agar hewan ternak seperti sapi-sapi yang terkena wabah PMK atau yang belum segera di proteksi dengan cara tidak dibawa keluar kandang terlebih dahulu. Kalau penyebarannya melalui transmisi udara, maka hewan yang di dalam jangan keluar dan hewan yang dari luar jangan masuk ke dalam. Pola pencegahan ini mirip dengan penanganan Covid-19,” ujarnya.

Gubernur Khofifah mengusulkan kepada Menteri Pertanian terkait penetapan status Wabah PMK pada 4 Kabupaten yang dinyatakan positif, melakukan pembatasan lalu lintas ternak dari dan menuju daerah wabah.

Khofifah menegaskan, bahwa untuk sementara waktu pasar hewan di empat daerah ini akan ditutup sementara guna meminimalisir penyebaran virus PMK ini. Pasar Hewan sementara waktu ditutup untuk mengurangi transmisi penyebaran antara yang terkonfirmasi positif maupun negatif.

“Untuk sementara waktu, kita juga akan melakukan penutupan sementara Pasar Hewan pada daerah wabah, melakukan depopulasi (dimusnahkan) pada ternak yang terkonfirmasi positif terkena PMK,” imbuhnya.

Dengan ditetapkannya wabah yang terjadi, nantinya peternak akan diberikan vaksinasi ataupun obat dari pemerintah yang saat ini bisa diperoleh jika impor, karena Pusvetma terakhir membuat vaksin PMK di tahun 1986.

Sebagai informasi, tanda klinis penyakit PMK pada hewan ternak meliputi, demam tinggi (39-41 derajat celcius), keluar lendir berlebihan dari mulut dan berbusa, Luka-luka seperti sariawan pada rongga mulut dan lidah, tidak mau makan, kaki pincang, Luka pada kaki dan diakhiri lepasnya kuku, sulit berdiri, gemetar, napas cepat, produksi susu turun drastis dan menjadi kurus.

Diakhir wawancaranya dengan awak media yang meliput, Khofifah menegaskan bahwa untuk daging dari hewan yang terkonfirmasi PMK masih bisa dikonsumsi. Akan tetapi, pihaknya ingin agar masyarakat bisa mendapatkan daging yang segar dari sapi sapi atau hewan ternak yang sehat.

“Kalau dagingnya tidak berbahaya dan aman dikonsumsi dengan cara memasak yang benar tapi kan kita ingin masyarakat mendapatkan daging yang sehat. Terlebih sebentar lagi akan memasuki Idul Adha dan suasana ini akan kita bangun setenang mungkin terutama bagi peternak kita,” tutupnya. (bw)

Ngeri…., Perosotan Air di Kenpark Kenjeran Ambrol, 16 Orang Terjatuh dari Ketinggian 10 Meter

0

Surabaya, (pawartajatim.com) –  Para orang tua harus ekstra hati-hati memilih tempat hiburan untuk mengisi liburan Idul Fitri bagi anak-anaknya. Sebab, perosotan air di Kenpark Kenjeran Surabaya Sabtu (7/5) sekitar pukul 13.30 WIB tiba-tiba ambrol.

Ada 16 orang terjatuh dan bersimbah darah akibat peristiwa itu. Berdasarkan keterangan petugas keamanan setempat, kejadian terjadi pukul 13:30 WIB sebagai sambungan perosotan air tersebut tiba-tiba ambrol dan jatuh ke bawah.

Padahak, pada saat itu banyak pengunjung yang bermain di wahana tersebut. Sehingga pengunjung berjatuhan dari perosotan yang ambrol dari ketinggian 10 meter. Diduga, penyebab ambrolnya sambungan perosotan air tersebut dikarenakan lapuk.

Ke-16 korban yang terjatuh dari ketinggian 10 meter itu, delapan korban dirujuk ke RSUD Dr Soewandhie dan delapan korban lainnya dirujuk ke RSUD Dr Soetomo. Adapun tindak lanjut, penanganan awal oleh rekan tim medis dengan melakukan triage pada tiap – tiap korban.

Sebagian korban yang jatuh dari perosotan air di Kenkpark Kenjeran saat tiba di RS Soewandi dan RS Dr Soetomo. (foto/ist)

‘’Setelah dilakukan penanganan awal, keseluruhan korban langsung dirujuk ke RS Soewandhie dan RS Dr Soetomo. Area wahana air Kenpark langsung ditutup untuk keperluan olah TKP dari pihak kepolisian,’’ kata seorang petugas keamanan di lokasi kejadian.

Atas tragedi itu, Reny Widya Ketua Iwapi Surabaya, Reny Widya, mengatakan, material fiberglas memang tidak bisa bertahan tanpa perawatan. karena dari serat-serat fiber dan resin. Di udara Surabaya yang panas jugaa tepi laut, yang mengandung garam, daya tahan pasti beda.

Sedangkan mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Herman Rivai, menyatakan, pihak Pemkot Surabaya harus mengevaluasi semua tempat-tempat wisata, atau fasilitas-fasilitas umum, dan sekolah-sekolahan. Misalnya, kabel listriknya dan kerangka besi jembatan penyeberangan yang ada di Surabaya.

Bagaimana reaksi pejabat Pemkot Surabaya, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, meminta semua fasilitas hiburan publik dicek ulang kelayakannya setelah kejadian ambrolnya perosotan air di Kenpark Kenjeran Surabaya, Sabtu, yang mengakibatkan 16 orang cedera akibat terjatuh dari ketinggian 10 meter.

“Kami meminta agar dilakukan pengecekan terhadap fasilitas umum tempat hiburan, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta agar tidak menimbulkan kejadian serupa pada kemudian hari,” kata Wakil Wali Kota/Wawali Armuji di Surabaya. Sebagian besar korban adalah anak-anak dan remaja. (bw)

XL Future Leaders – MTXL Berkolaborasi Bersama Sebar Kebaikan di 13 Kota

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – PT XL Axiata, Tbk (XL Axiata) telah menjalankan serangkaian program dan aktivitas di sepanjang bulan Ramadan 2022. Kali ini, melalui XL Axiata Future Leaders (XLFL) dan Majelis Taklim XL Axiata (MTXL) berkolaborasi memberikan dukungan berupa bantuan bahan-bahan makanan kepada fakir miskin di 13 kota.

Pemberian bantuan disalurkan langsung kepada penerima manfaat oleh mahasiswa peserta program XLFL. Beberapa kota yang menjalankan program ini diantaranya Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Bengkulu, Jakarta Utara, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Jepara, Lombok, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Banjarmasin dan Kabupaten Gowa.

Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih di Jakarta, akhir April lalu, mengatakan, sebagai bagian dari masyarakat, kami juga ingin selalu berbagi dengan masyarakat sekitar, apalagi momentumnya saat ini sangat tepat, yaitu Bulan Suci Ramadan. Donasi yang diberikan berupa bahan makanan.

Semoga aktivitas yang kami jalankan ini bermanfaat bagi masyarakat dan mendapatkan keberkahan di bulan suci ini. Target kegiatan ini untuk membantu masyarakat yang dalam keadaan sulit secara ekonomi.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meng-influence orang-orang di sekitar kita untuk melakukan hal yang sama, melalui video dengan tema #BersamaSebarKebaikan yang akan dibuat oleh mahasiswa para peserta XLFL.

Ayu menambahkan, bahwa ini merupakan salah satu bagian dari Program XLFL dan MTXL Axiata yang bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan bantuan. Dengan bantuan para mahasiswa penerima manfaat program XLFL dari batch 9 dan 10, panitia di setiap kota akan membuat video singkat dengan tema #BersamaSebarKebaikan yang kemudian akan disebarkan untuk mendorong masyarakat agar dapat melakukan kebaikan yang sama.

Dalam rangkaian program Ramadan 2022 XL Axiata, sebelumnya XL Axiata juga telah menggelar berbagai aktivitas. Salah satunya berupa penyaluran donasi laptop dan akses Internet, serta donasi paket sembako untuk sejumlah pondok pesantren di berbagai kota di Indonesia.

Selanjutnya, XL Axiata akan menggelar program mudik bersama untuk para penjual pulsa dengan memberikan fasilitas moda transportasi dengan tujuan ke berbagai kota di pulau Jawa dan Sumatera. (bw)