Gubernur Khofifah Dampingi Kapolri Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran di Purabaya

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau Pos Pelayanan Lintas Sektoral (Posyan) dan Gerai Vaksin Booster yang ada di Terminal Purabaya, Sidoarjo, Rabu (27/4).

Rombongan juga mengecek kesiapan sejumlah fasilitas seperti Posko Terpadu yang sengaja disediakan bagi para pemudik. Diantaranya, layanan ruang istirahat, ruang observasi kesehatan, vaksin booster, toilet, ruang laktasi, swab antigen, pijat refleksi, serta wifi gratis.

Tak hanya itu, bagi pemudik yang singgah saat waktu berbuka puasa, juga disediakan takjil serta masker untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Selanjutnya, Gubernur Khofifah juga mendampingi Kapolri meninjau gerai vaksin yang didirikan oleh Polresta Sidoarjo. Di Gerai Vaksin ini, setiap hari disediakan 300 dosis vaksin booster bagi pemudik yang belum melakukan vaksin ketiga.

“Untuk mendukung kelancaran arus mudik, kami bersinergi dengan Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya telah menyediakan 195 Pos Pengamanan (Pos PAM) di seluruh wilayah Jatim, 52 Pos Pelayanan (Pos YAN), serta 10 Pos Terpadu,” ujar Khofifah.

Ini merupakan pengembangan dari semula 169 Pospam dan 49 Pasyan serta 10 Postu. Tak hanya itu, pada Kapolri, Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan juga telah melakukan Ramp Check di 28 Terminal Tipe B se-Jatim.

Dimana agenda tersebut sudah mulai dilakukan pada 4 April hingga 25 April mendatang dengan target sasaran yakni Bus AKAP, AKDP, dan Pariwisata. Khofifah menambahkan, mudik lebaran tahun ini akan terjadi peningkatan jumlah pemudik dengan menggunakan pelbagai moda transportasi.

Menurut data Litbang  Kemenhub RI  bahwa tahun 2022 prediksi jumlah pemudik tahun ini  tujuan Jawa Tim7r diperkirakan mencapai 16,8 juta orang. Lonjakan jumlah tersebut diperkirakan, lantaran tahun ini kebijakan syarat test swab antigen dan PCR bagi yang telah melakukan vaksin dosis-3 telah dihapuskan. Selain itu dua tahun berturut-turut mereka sudah menahan diri tidak mudik karena dilarang oleh pemerintah karena pandemi covid-19.

“Kami juga telah melakukan koordinasi bersama dengan bupati/walikota di Jawa Timur untuk menyediakan random swab check. Random swab check juga disediakan di 23rest area di Jawa Timur untuk mendeteksi yang positif Covid-19.  Bagi yang terkonfirmasi positif akan cepat mendapatkan penanganan,” ujar Khofifah.

Untuk mengantisipasi kemacetan di Jawa Timur saat mudik dan balik libur lebaran , berbagai rekayasa lalu lintas juga telah disiapkan Dinas Perhubungan Jawa Timur melalui koordinasi bersama dengan berbagai lintas sektor.

Atas segala kesiapan Jatim dalam menyambut arus mudik lebaran tahun 2022 ini, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit secara khusus menyatakan apresiasinya.

“Hari ini saya mendapatkan kesempatan melaksanakan kunjungan ke Terminal Purabaya, dimana tadi kita sudah lihat kesiapan dari Pos Pelayanan Terpadu yang dipersiapkan dalam rangka melayani arus mudik, semua lengkap, bagus,” ujar Kapolri.

Kapolri mengapresiasi kesiapan yang dilakukan oleh Terminal Purabaya dalam memberikan pelayanan bagi para pemudik. Dimana, dilaksanakan pula pengecekan uji emisi terhadap kendaraan, termasuk pula tes urin bagi driver bis.

“Ini baik sekali, karena dilakukan agar penumpang juga yakin pengemudi dalam keadaan sehat dan kondisinya prima untuk bisa membawa penumpang khususnya rute jauh,” imbuh Kapolri.

Kapolri berharap, agar masyarakat memanfaatkan gerai vaksin yang ada. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi penyebaran virus Covid-19 yang dapat menimbulkan kluster keluarga pasca lebaran.

“Karena kali ini mudiknya lebih meriah daripada tahun lalu. Harapan kita dapat bertemu dengan keluarga dalam kondisi sehat. Apalagi saat ini Jawa Timur angka Covid-19 terus menurun, pertahankan disiplin protokol kesehatan dan lakukan vaksin,” pesan Kapolri. (dra)

Pasca Merger Pelindo, Kinerja Operasional Terminal Peti Kemas Meningkat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Keputusan pemerintah melalui Menteri BUMN Erick Thohir, yang melakukan merger BUMN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada 1 Oktober 2021 lalu mulai membuahkan hasil. Salah satunya dalam hal peningkatan kinerja operasional di sejumlah terminal peti kemas.

Corporate Secretary Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) Widyaswendra, mengatakan peningkatan kinerja operasional tersebut salah satunya berkaitan dengan waktu singgah kapal di pelabuhan (port stay).

Ia menyontohkan port stay di TPK Makassar sebelum merger Pelindo bisa mencapai rata-rata 30 jam. Kini, dengan serangkaian upaya pembenahan oleh SPTP port stay di TPK Makassar menyisakan rata-rata 24 jam.

Capaian tersebut tak lepas dari upaya pembenahan yang dilakukan SPTP. Pembenahan dimaksud meliputi standardisasi dan digitalisasi bisnis proses, pengaturan jam kerja bagi tenaga kerja bongkar muat (TKBM), serta peningkatan kehandalan peralatan penunjang kegiatan terminal.

Suasana aktivitas di Terminal Peti Kemas Surabaya/TPS. (foto/ist)

‘’Percepatan waktu singgah kapal ini menjadikan kapal dapat segera berlayar dan diharapkan dapat memangkas biaya logistik,” kata Widyaswendra, di Surabaya Sabtu (30/4). Peningkatan kinerja juga berdampak pada kedatangan kapal yang sudah terjadwal dalam berthing windows. Dengan standardisasi yang merata di terminal yang dikelola SPTP, jadwal kedatangan kapal dalam berthing windows lebih baik dan minim keterlambatan.

“Ada salah satu shipping line yang memiliki 2 berthing windows di Makassar dengan rute Makassar-Surabaya dan Makassar-Semarang-Jakarta-Belawan, saat ini kedatangan kapal mereka di TPK Makassar sesuai jadwal dan tidak pernah terlambat,” lanjutnya.

Selain di TPK Makassar, peningkatan kinerja operasional juga tercatat di TPK Belawan. Port stay di terminal tersebut membaik dari rata-rata 36 jam menjadi rata-rata 20 jam. Demikian halnya dengan TPK Ambon yang mencatat waktu singgah kapal dari 72 jam menjadi 36 jam.

“Selain tiga terminal peti kemas tersebut, upaya standardisasi juga dilakukan di 27 terminal yang dikelola oleh SPTP, dalam waktu dekat kami akan melakukan standardisasi di TPK Sorong, TPK Pantoloan, TPK Perawang, TPK Kendari, dan TPK Jayapura,” lanjut Widyaswendra.

Kepala PT Tanto Intim Line Cabang Ambon Vence Pattiwael mengungkapkan peningkatan kinerja operasional di TPK Ambon mengalami perbaikan yang cukup signifikan. Pihaknya mengaku saat ini waktu bongkar muat satu kapal dengan muatan 600 peti kemas dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih 36 jam.

“Kami pernah mengalami untuk bongkar muat 200 peti kemas sampai memakan waktu lebih dari 3 hari, dengan sistem yang ada sekarang tentu lebih cepat dan yang terpenting untuk layanan administrasi sudah dapat diakses dengan telepon, tidak perlu antre,” urainya.

Hal senada disampaikan Kepala PT Meratus Line Cabang Makassar Steven Kristanto yang menyebut layanan pengaduan pelanggan di TPK Makassar saat ini lebih baik dari sebelumnya. Menurut dia, TPK Makassar lebih tanggap dalam menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan oleh para shipping line.

Hal itu juga berdampak pada kepercayaan pelanggan terhadap layanan pengiriman barang yang dilakukan oleh Meratus Line. “Kegiatan bongkar muat di TPK Makassar saat ini juga semakin cepat, rata-rata bisa mencapai 50 box peti kemas per jam,” ungkapnya. (bw)

Episode Pertama IOH Show (THIS), Gali Masa Depan Metaverse 5G dengan Meta

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison/IOH, mempersembahkan THIS: The IOH Show, dan untuk episode pertama ini berbagi pemikiran tentang Metaverse sebagai teknologi besar berikutnya. Membawa tema ’Pack Your Bags to Metaverse’, bersama dengan raksasa teknologi Meta, perusahaan menyoroti bagaimana Metaverse menghadirkan kasus penggunaan 5G terbaik untuk telekomunikasi digital.

Metaverse menjanjikan interaksi sosial generasi berikutnya di mana dunia digital tampak realistis namun tak terbatas. Dibentuk oleh virtual reality (VR), augmented reality (AR), kecerdasan buatan (AI), dan blockchain, Metaverse berfokus pada membangun kehadiran di alam semesta virtual untuk meningkatkan pengalaman manusia. Meskipun berada diawal evolusinya, Metaverse menarik investasi besar di seluruh industri secara global dan di Indonesia, dengan peluang pendapatan potensial, menurut Bloomberg, mencapai $800 miliar pada tahun 2024.

Chief Enterprise Data Analytics Officer IOH, Chirag Sukhadia, mengatakan, Metaverse, yang membawa kita ke fase internet berikutnya, telah berkembang pesat beberapa tahun terakhir ini dan mengalami percepatan sejak pandemi.

Ini memberikan peluang besar bagi perusahaan telekomunikasi digital untuk menjadi titik masuk berkat konektivitas canggih dan latensi yang lebih rendah yang ditawarkan oleh teknologi 5G. Kami bersemangat memainkan peran penting untuk bergerak maju dengan ekosistem besar kami, basis pelanggan, dan kolaborasi ekstensif dengan mitra teknologi raksasa, termasuk Meta.

Chirag percaya bahwa kunci masa depan Metaverse adalah ekosistem yang berkembang, didorong oleh tiga dasar: kehadiran, interoperabilitas, dan adopsi pelanggan. Pertama adalah hadirnya perangkat berteknologi VR/AR yang terjangkau, seperti headset.

Kedua adalah interoperabilitas, yang berarti kemampuan untuk berpindah dengan mulus di antara ruang virtual sambil mempertahankan aset virtual yang sama; dengan demikian, standardisasi teknologi menjadi penting.

Yang terakhir adalah adopsi pelanggan besar-besaran di semua segmen, bukan hanya generasi muda. Menurut Chirag, Indosat Ooredoo Hutchison memainkan peran penting dalam membentuk ekosistem dengan dua produk andalannya, IM3 dan 3, yang memiliki basis pelanggan besar di semua segmen. Selain itu, kolaborasi yang diperkuat perusahaan dengan mitra strategis global, termasuk Cisco, Ericsson, Huawei, dan Nokia, memungkinkan interoperabilitas.

Apalagi, komitmen kuat perusahaan dalam menyediakan layanan komersial 5G, yang dimulai sejak diluncurkan tahun lalu di Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan. Perusahaan juga berencana untuk mengintegrasikan jaringan di seluruh Indonesia untuk meningkatkan j.angkauan di dalam ruangan dan kapasitas jaringan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.

Episode pertama THIS diselenggarakan secara virtual dengan pembicara Chirag Sukhadia dari IOH dan Karan Khara dari Meta. (bw)

Festival Bandeng Kawak Gresik, Ikon dan Pembangkit Kekuatan Ekonomi Lokal

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Sempat berhenti selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19, tradisi Festival Pasar Bandeng Kawak Gresik kembali digelar selama 3 hari, mulai 28-30 April 2022. Untuk memberikan support, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad menghadiri Festival Pasar Bandeng Kawak, di Pasar Baru Gresik, Jumat, (29/4), Jumat (29/4) sore.

Festival tersebut memamerkan kekayaan lokal Gresik yaitu Bandeng dengan berbagai macam keunggulan. Bahkan ada yang ukurannya belasan kilogram. Menurut orang nomor satu di Jatim itu, festival semacam ini menunjukkan kekuatan ekonomi lokal berseiring dengan kultur masyarakat Gresik.

Artinya, pemerintah dan masyarakat mempunyai tanggung jawab bersama bagaimana industrialisasi berseiring dengan proses budidaya  perikanan terutama produksi bandeng yang menjadi kekuatan di Gresik.

“Bandeng di Gresik itu sudah legend, dan sudah menjadi ikonnya Gresik. Maka upaya untuk peningkatan kualitas sehingga menjadi sumber kesejahteraan warga Gresik harus terus diupayakan,” ungkap Gubernur Khofifah.

Tradisi semacam ini, lanjut Gubernur Khofifah, dapat dilestarikan  dan formatnya perlu  ditingkatkan, sehingga masyarakat yang sedang  mudik jelang lebaran idul Fitri bisa memanfaatkan sebagai destinasi wisata sekaligus edukasi bagi putera puterinya untuk gemar makan ikan.

“Ini pemandangan indah, yang mana menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Gresik. Di sisi lain menjadi opsi wisata bagi mereka yang sedang mudik,” ungkapnya. Gubernur Khofifah pun memuji sekaligus kagum ukuran bandeng yang dijual pedagang. Baginya, ukuran bandeng sangat besar. Keunikan semacam ini harus dijaga agar industrialisasi tetap jalan, utamanya di Kabupaten Gresik tetapi kekuatan ikon Gresik penghasil bandeng juga terjaga.

“Industri perikanan yang menjadi kekuatan masyarakat Gresik, yakni bandeng harus tetap dijaga dan dilindungi,” tutur Khofifah. Selain mempertahankan tradisi, Festival Bandeng Kawak ini diharapkan mampu mendongrak roda perekonomian, serta memberikan kesempatan bagi pelaku usaha baru untuk berseiring dengan para pelaku UKM/PKL lainnya.

“Menjadikan pelaku UKM yang tangguh pasca pandemi sehingga ke depan, cukup banyak produk pelaku UKM Gresik yang ekspor ke luar negeri,” pungkas Gubernur Khofifah. Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilakukan Kontes dan Lelang Bandeng Kawak tahun 2022. Dimana telah terpilih empat juara. Juara satu diraih Syaifullah Mahdi asal Sumbersuci Pangkah Wetan Ujungpangkah dengan bandeng seberat 18,04 kilogram.

Untuk juara dua diraih Roziqin warga asal Pangkah Wetan dengan berat bandeng sebesar 8,7 kilogram. Juara tiga diraih M Sobih Al Muayat dari Tajung Widoro Mengare Kecamatan Bungah dengan bangdeng seberat 8,01 kilogram. Dan terakhir juara empat diraih H Ali Huda warga Tajung Widoro Kecamatan Bungah dengan bandeng seberat 5,19 kilogram

Bahkan diketahui bahwa pemenang juara 1 Kontes Bandeng dengan berat 18,04 kilogram sempat dibawa ke Gedung Negara Grahadi dan dipamerkan langsung oleh Gubernur Khofifah di akun instagramnya @khofifah.ip. Ukuran bandeng tersebut hampir separo ukuran manusia dewasa.

Sementara itu, di tengah meninjau Festival Pasar Bandeng Kawak, Gubernur Khofifah juga memborong beberapa ekor bandeng di beberapa stand penjual bandeng, salah satunya penjual ikan bandeng dengan berat 3,9 kg dan 4 kg. Bandeng tersebut digunakan lomba masak berbahan baku bandeng Gresik dimana pesertanya adalah para kepala OPD.

Sebagai informasi, lokasi festival bandeng berada di empat titik, yakni Jalan Gubernur Suryo, Jalan Saman Hudi, Jalan Raden Santri dan Jalan Cokroaminoto. Total jumlah pedagang yang mengikuti festival bandeng sebanyak 720 pedagang PKL dan UKM. Beberapa jenis dagangan yang dijual meliputi ikan bandeng, busana muslim, makanan dan minuman, aksesoris dan aneka makanan ringan.

Selama pelaksanaan festival bandeng, dikelompokkan omzet penjualan pelaku UKM dan PKL terbagi menjadi 3 bagian. Pertama kategori pelaku UKM golongan besar meliputi busana muslim dan ikan bandeng mencapai Rp 5-8 juta.

Pelaku UKM golongan menengah meliputi aksesoris dan mainan anak mencapai Rp 3-4 juta. Terahir pelaku UKM golongan kecil meliputi makanan dan minuman mencapai Rp 1-2 juta. (bw)

Idul Fitri, Terminal Peti Kemas Tetap Beroperasi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pelayanan kegiatan operasional terminal peti kemas yang baik menjadi komitmen PT Pelindo Terminal Petikemas atau SPTP. Hal itu diwujudkan dalam komitmen pelayanan terhadap pengguna jasa selama perayaan Idulfitri tahun 2022.

Perseroan menyatakan bahwa terminal peti kemas yang dikelola SPTP akan tetap beroperasi selama masa libur lebaran tanggal 29 April 2022 hingga 8 Mei 2022. Corporate Secretary SPTP Widyaswendra mengatakan terminal peti kemas di bawah pengelolaan SPTP akan tetap melayani kebutuhan pengguna jasa.

Pelayanan dimaksud meliputi serangkaian kegiatan penanganan aktivitas bongkar muat peti kemas di dalam terminal. Pengiriman maupun penerimaan peti kemas juga akan berjalan sebagaimana biasanya.

“Kami tetap menghormati dan memberikan kesempatan kepada para pekerja di lapangan untuk dapat merayakan Idulfitri, sehingga ada penghentian sementara kegiatan operasional pada H-1 pukul 16:00 hingga hari pertama Idulfitri atau sesuai ketentuan dari otoritas pelabuhan di masing-masing terminal, bisa jadi antar terminal berbeda,” katanya, Sabtu (30/04).

Menurut dia, pelayanan operasional selama libur Idulfitri merupakan bagian dari upaya untuk menjamin kelancaran arus logistik. Terlebih, saat ini SPTP menjadi operator terminal peti kemas yang mengelola 27 terminal di seluruh wilayah Indonesia.

Serangkaian pembenahan tengah dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan di setiap terminal peti kemas yang dikelola oleh perseroan. Pembenahan dimaksud meliputi standardisasi dan digitalisasi bisnis proses, peningkatan kompetensi bagi pekerja dan juga TKBM, serta peningkatan kehandalan peralatan penunjang kegiatan terminal.

“Standardisasi yang kami lakukan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas yang berdampak pada percepatan waktu singgah kapal di terminal (port stay) sehingga kapal dapat segera berlayar dan diharapkan dapat memangkas biaya logistik,” pungkasnya. (bw)

Ika Unair Sidoarjo Berbagi dengan Ratusan Anak Panti

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) –  Menjelang penghujung bulan suci Ramadan, alumni Universitas Airlangga yang tergabung dalam Ikatan Alumni (Ika) Unair Sidoarjo menggelar donasi dan berbagi, Kamis (28/4). Ada beberapa panti asuhan yang menjadi sasaran donasi ini.

“Total sebanyak 121 anak yatim piatu kami berikan donasi di beberapa panti asuhan di Sidoarjo,” ungkap Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Ika Unair Sidoarjo Izzatul Aini. Beberapa panti asuhan yang mendapat bantuan dari Ika Unair Sidoarjo adalah Mambaul Quran yang berada di Perumahan Taman Pinang Indah. Kemudian, ditambah lagi beberapa anak dari Banjarpoh.

Selain itu, ada Nurul Fath yang berada di Perumahan Oma Pesona Buduran. Juga, Baitul Farah di Pondok Mutiara. Kemudian, anak anak panti asuhan yang berada di Desa Sepande, Kecamatan Candi. Seperti diketahui, Desa Sepande adalah desa binaan Ika Unair Sidoarjo.

Menurut Izzatul Aini, bantuan kepada anak anak panti asuhan ini berasal dari penggalangan dana para alumni. “Kami menggalang donasi secara swadaya lalu, diberikan kepada panti panti asuhan,” jelas Aini yang sehari hari berpraktik sebagai dokter gigi ini.

Sementara itu, Ketua Ika Unair Sidoarjo Abdullah Khizam mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu pengabdian masyarakat dari alumni Unair di Sidoarjo. Ia berharap donasi ini bisa bermanfaat bagi anak- anak panti asuhan agar bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi. (rizki)

Hingga April, Transaksi E-Peken Rp 14,491 Miliar

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Situs belanja online milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya e-peken dinyatakan Go Publik per 1 April 2022 lalu. Setelah dibuka untuk umum, kini situs belanja online itu menunjukkan kenaikan transaksi sebesar 74 persen jika dibandingkan transaksi pada Maret 2022.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, Muhammad Fikser, sebelumnya mengatakan, dibukanya e-peken untuk umum (go publik) itu upaya dari pemkot untuk meningkatkan perekonomian dan ekonomi kerakyatan di Kota Pahlawan.

Menurut dia, langkah ini sejurus dengan visi misi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam memulihkan perekonomian dan ekonomi kerakyatan pada tahun 2022, setelah berjibaku melawan virus Covid-19 di tahun 2021 lalu.

“Sebelumnya kan status e-peken hanya bisa diakses oleh ASN Pemkot Surabaya. Seiring banyaknya permintaan masyarakat, sehingga kita buat menjadi go-publik dan siapa saja bisa mengakses untuk berbelanja produk-produk UMKM dan toko kelontong Surabaya,” kata Fikser, Sabtu (30/4).

Per 1 April 2022, total ada 1.737 merchant atau pedagang resmi yang terdaftar di situs e-peken Surabaya. Dari jumlah tersebut diantaranya ada 820 Toko Kelontong, 751 UMKM, 165 Sentra Wisata Kuliner (SWK) dan 1 perusahaan daerah rumah daging. Sedangkan total transaksi selama Juli 2021 – April 2022 mencapai Rp 14,491 miliar.

Agar capaian transaksi terus meningkat, Dinkominfo Surabaya depannya segera merilis APK khusus e-peken yang disesuaikan dengan handphone berbasis Android dan iOS. Untuk sementara ini, masih berbasis website atau web mobile.

‘’Semoga dengan hadirnya web mobile e-peken ini bisa memberikan manfaat dan memudah masyarakat Kota Surabaya berbelanja mudah dengan kualitas yang tak kalah dengan toko modern pada umumnya,” ujar Fikser.

Masyarakat juga tidak perlu khawatir dengan proses pembayarannya, sambung Fikser, setelah membeli barang yang diinginkan, pembeli bisa bertransaksi melalui QRIS. Setelah itu, pembeli bisa mengambil barang yang dibeli di toko langsung atau menggunakan jasa antar.

“Jadi ada berbagai macam produk UMKM seperti handy craft, busana fashion dan di Toko Kelontong ada berbagai jenis bahan kebutuhan pokok dan SWK menyediakan makanan minuman siap saji hingga daging dengan kualitas pilihan dari Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, cara mengaksesnya web mobile e-peken, yakni cukup dengan mengakses lama peken.surabaya.go.id. Kemudian customer diarahkan mengisi alamat email, setelah disetujui calon pembeli bebas memilih produk yang diinginkan.

“E-peken ini pemkot tidak ada ambil untung, jadi situs web ini sebagai regulator untuk memfasilitasi pelaku Toko Kelontong, UMKM dan konsumen. Sehingga tidak ada dana yang dikelola e-peken,” pungkasnya. (ko)

Akhiri Ramadhan, NasDem Banyuwangi Borong Takjil UMKM, lalu Dibagikan Gratis 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Menjelang akhir ramadhan, jajaran DPD Partai NasDem Banyuwangi menggelar aksi sosial bagi takjil di Jalan Raya Maroon, Genteng, Sabtu (30/4). Sedkitnya 1.000 bungkus takjil dibagikan ke pengguna jalan.

Takjil ini diborong dari sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di seputaran Kota Genteng. Selain berbagi, kegiatan ini ikut mendongkrak ekonomi para pelaku UMKM. “Kami gerakkan pelaku UMKM untuk menyediakan pasokan takjil. Sehingga, bisa ikut menggerakkan ekonomi,” kata Ketua DPC NasDem Genteng, Eko Priyono.

Disela pembagian takjil, diisi hiburan musik yang dilantunkan para kader partai besutan Surya Paloh tersebut. Kegiatan bagi takjil sengaja digelar di momen mendekati akhir ramadhan. Alasannya, menjadi penanda bahwa NasDem tetap bersama rakyat dari awal hingga akhir.

Bagi takjil menjadi kegiatan rutin DPD NasDem Banyuwangi ketika Ramadhan. Kegiatan digelar di masing-masing DPC di tingkat kecamatan. Pihak DPD juga menggelar aksi sosial bagi bingkisan Lebaran kepada penyandang disabilitas.

“Kami ingin hadir bersama rakyat. Tidak sekadar jargon, tetapi benar- benar menyatu dengan rakyat untuk saling berbagi,” kata Sekretaris DPD NasDem Banyuwangi, Zamroni disela pembagian takjil. Bagi takjil DPD NasDem melibatkan masing-masing DPRD Fraksi NasDem di setiap daerah pemilihan (dapil). Seperti di Genteng yang masuk dapil 5 ikut hadir anggota DPRD, Ratih Nurhayati. (udi)

Memenuhi Kebutuhan Nasional, Pemerintah Larang Ekspor Bahan Baku dan Produk Migor

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan melarang sementara ekspor bahan baku dan produk minyak goreng ke luar negeri. Larangan sementara tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached And Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached And Deodorized PalmOlein, Dan Used Cooking Oil.

Permendag ini mulai berlaku 28 April 2022 hingga kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi serta harga minyak goreng curah mencapai Rp 14.000/liter. Menindaklanjuti arahan Presiden, kami kembali menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah memastikan ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau untuk seluruh masyarakat indonesia.

‘’Keputusan ini diambil dengan sangat seksama, memperhatikan perkembangan hari demi hari situasi ketersediaan minyak goreng curah untuk masyarakat. Tentu akan ada dampak dari kebijakan ini, namun sekali lagi saya tegaskan bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling utama,” kata Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, di Jakarta Jumat (29/4).

Larangan sementara, lanjut Mendag, berlaku untuk seluruh daerah pabean Indonesia, dan dari kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB), yaitu Batam, Bintan, Karimun, dan Sabang.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (kanan). (foto/ist)

“Namun, bagi para eksportir yang telah mendapatkan nomor pendaftaran pemberitahuan pabean ekspor paling lambat 27 April 2022, tetap dapat melaksanakan ekspor,” imbuh Mendag Lutfi. Mendag Lutfi menegaskan, eksportir yang melanggar ketentuan akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Saya pastikan pemerintah bersama-sama dengan Kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya akan memantau seluruh pelaksanaan kebijakan ini,” tandas Lutfi. Ia menyebut, kebijakan ini akan dievaluasi secara periodik melalui rapat koordinasi ditingkat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian setiap bulan atau sewaktu-waktu bila diperlukan.

“Kebutuhan pokok masyarakat Indonesia adalah prioritas pemerintah. Larangan sementara ekspor ini merupakan upaya untuk mendorong ketersediaan bahan baku, juga pasokan minyak goreng di dalam negeri dan menurunkan harga minyak goreng ke harga keterjangkauan. Saya harap kitasemua dapat memahami urgensi dari kebijakan ini dan bergotong royong/bekerja sama demiseluruh rakyat Indonesia,” tutup Mendag Lutfi. (bw)

Antisipasi Pemakaian Narkoba, Sopir dan Kenek Bus Dites Urine

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Mengantisipasi penggunaan narkoba selama arus mudik, seluruh sopir dan kenek bus di Banyuwangi diwajibkan menjalani tes urine, Jumat (29/4). Mereka menjalani tes di terminal Brawijaya, Banyuwangi sebelum melakukan perjalanan.

Sedikitnya 50 sopir dan kenek menjalani tes urine massal sejak pagi. Tes ini untuk memastikan tidak ada pemakaian obat terlarang atau lainnya. Sehingga, membahayakan pengendara. “Kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi peredaran narkotika kepada sopir dan kenek angkutan umum selama musim mudik. Ini juga mengantisipasi kecelakaan,” kata Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi, Kompol Rudy Prabowo.

Tes urine ini melibatkan jajaran Dinas Perhubungan. Seluruh sopir diminta menunjukkan urine, lalu dites menggunakan alat khusus. “Dari seluruh sopir yang dites urine, hasilnya negatif. Semua sehat,” jelas Rudy.

Jika ditemukan tes urine yang mencurigakan akan langsung diserahkan ke penyidik Satnarkoba. Pihaknya berharap, tes urine bagi para sopir angkutan umum ini bisa memperlancar arus mudik. “Jadi, jangan sampai ada sopir yang bertugas di bawah pengaruh narkoba. Tentunya, sangat berbahaya,” tutupnya. (udi)