Pendakian Ijen Dibuka Lebih Awal, Wisatawan Bisa Kembali Lihat Blue Flame

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kabar gembira bagi wisatawan yang akan ke Banyuwangi. Musim libur Lebaran, pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Ijen dibuka lebih awal. Wisatawan bisa kembali menikmati fenomena blue flame lagi.

Biasanya, TWA Ijen baru dibuka pukul 03.00 WIB.  Dampaknya, wisatawan kesulitan mendapatkan fenomena blue fame atau hamparan api biru yang  langka. “Mulai 30 April besok, pendakian TWA Ijen dibuka lebih awal, pukul 02.00 WIB wisatawan sudah boleh masuk,” kata Kepala Pos TWA Kawah Ijen, Sigit Haribowo, Rabu (27/4) siang.

Perubahan jadwal pendakian ini berdasarkan Surat Edaran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur tertanggal 26 April. Salah satu pertimbangannya karena banyaknya masukan masyarakat.

Termasuk, aspek teknis. Meski dibuka lebih awal, standar pendakian tetap diberlakukan. Seperti, menyiapkan peralatan pendakian. Mulai senter, masker dan pakaian anti dingin. “Tentunya, tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelas Sigit. Wisatawan juga bisa melakukan pemesanan tiket secara online.

Dibukanya lebih awal pendakian Ijen diprediksi membawa lonjakan wisatawan ke Banyuwangi. Sebab, Kawah Ijen menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan. “Ini kabar baik bagi pemerintah daerah dan wistawan. Mereka bisa melihat blue flame lagi,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda.

Sejak pandemic, jalur pendakian Ijen baru dibuka pukul 03.00 WIB. Imbasnya, wisatawan kesulitan mendapatkan pemandangan flue blame. Sebab, pendakian membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Ketika tiba di puncak, fenomena blue flame sudah hilang.

“Kalau dibuka lebih awal, wisatawan masih bisa melihat eksotisnya api biru Kawah Ijen,” tegas Bramuda. (udi)

Pertama Kali, Gubernur Khofifah Berangkatkan Mudik Gratis dari Jakarta ke Jatim

0

Jakarta, pawartajatim.com) – Untuk pertama kalinya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur/Jatim menyelenggarakan Mudik Bareng Gratis dengan rute Jakarta-Jatim. Secara khusus Gubernur Khofifah Indar Parawansa, memberangkatkan sebanyak 431 pemudik dari Jakarta dan sekitarnya untuk pulang kampung ke Jawa Timur, Selasa (26/4).

Dengan menggunakan 10 armada bus, sebanyak 431 orang pemudik tersebut diberangkatkan secara resmi oleh Gubernur Khofifah dari Halaman Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia, Jakarta.

Program mudik bareng gratis dari Jakarta ke Jatim ini melengkapi program Mudik Bareng Gratis dengan tujuan antar kota dalam provinsi yang telah ada tahun-tahun sebelumnya. Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan respon Pemprov Jatim atas banyaknya permintaan dari perantau asal Jatim yang juga menginginkan adanya program mudik bareng gratis semacam ini.

Sehingga harapannya ini menjadi kado lebaran bagi para perantau Jatim yang sudah dua tahun ini tidak bisa pulang kampung akibat pandemi covid-19. Karena itu, bertepatan dengan libur lebaran yang akan dimulai pada 29 April mendatang, pemberangkatan mudik bareng ini dilakukan hari ini.

“Alhamdulillah, ini pertama kalinya kita menggelar Mudik Bareng Gratis dari Jakarta ke Jatim. Pemudik difasilitasi untuk pulang kampung ke 18 daerah di Jawa Timur,” tegasnya. Sebelum pemberangkatan, Gubernur Khofifah juga menyempatkan diri mengecek kesiapan bus dan berbincang dengan para pengemudi, maupun pemudik yang mengikuti kegiatan mudik gratis sebelum diberangkatkan.

Kepada Khofifah, beberapa masyarakat bahkan menceritakan kegiatan ini merupakan kali pertama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan program mudik gratis bagi warga Jatim yang tinggal di Jakarta.

Menanggapi antusiasme warga Jatim yang ikut program mudik gratis ini, Khofifah mengaku turut merasakan kebahagiaan. Dirinya berharap, dengan adanya mudik gratis ini dapat membantu kebutuhan masyarakat yang menjadi tradisi menuju lebaran.

“Harapan kita bisa dibayangkan, kalau semua bawa mobil pribadi justru akan memberikan ruang bagi kemacetan. Dengan adanya mudik gratis ini tentunya akan mengurangi kemacetan,” ujar Khofifah.

Mantan Menteri Sosial RI ini juga menyampaikan, mudik gratis ini juga sekaligus membangun silahturahmi antar sesama warga Jawa Timur yang mengadu nasib di Jakarta. “Ada rumpun Madiun Raya, bisa bersilahturahmi karena bertemu di Armada bis mudik. Lebih dari itu ini merupakan pelayanan publik Pemprov Jatim kepada warga yang ada di Jakarta. Bahagia mereka, bahagia kita semua,” ujar Khofifah.

Khofifah juga memuji solidaritas antar warga Jatim yang ada di Jakarta. Dirinya juga mendengarkan cerita dari masyarakat yang mengatakan jika saat pandemi Covid-19 lalu, warga Jatim yang tinggal di Jakarta saling bahu membahu-membahu menolong jika ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Koneksitas diantara mereka, saling tolong-menolong cukup kuat. Oleh karena itu, mudik saat ini suasananya sudah dizinkan oleh Pemerintah diharapkan seperti pesan Pak Kapolri Mudik aman dan sehat. Saya tambahkan juga harus lancar dan selamat,” ujar Khofifah.

Tak hanya mudik gratis Jakarta-Jatim, Khofifah juga mengatakan di area Jawa Timur sendiri Pemprov Jatim juga menyelenggarakan mudik gratis dengan menyediakan 100 bis dengan tujuan 15 kabupaten/kota.

Khofifah mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 pada musim mudik, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh lapisan daerah di Jawa Timur. Salah satu upayanya, yakni melakukan reaktifasi PPKM Mikro agar jika ada yang terkonfirmasi Covid-19 dapat segera tertangani.

“Selain itu kita juga melakukan random swab check di 23 rest area di Jawa Timur untuk mendeteksi jika ada  yang positif Covid-19 akan dirujuk ke tempat pelayanan kesehatan terdekat. Hari ini pula  ada 169 pospam (Pos Keamanan) dan 49 posyan (Pos Pelayanan). Ada pos terpadu juga yang sekaligus menjadi bagian random swab check. Saya rasa pola ini terkonfimasi kepada seluruh Bupati/Walikota, Dandim dan Kapolres kebawah agar meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan,” jelas Khofifah.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga meminta agar melakukan kewaspadaan di area pariwisata favorit di Jawa Timur. “Delapan area sangat favorit antara lain Sarangan, Pacet, BTS (Bromo Tengger Semeru) dan kawasan Ijen dan lainnya.  Kita minta pada Bupati/Wikita dan satgas Covid untuk menghitung kapasitas maksimal tempat wisata serta memastikan aplikasi peduli lindungi dipasang dan  digunakan,” jelas Khofifah.

“Yang pasti bapak, ibu sekalian sampun vaksin dosis 3 nggih?. Semoga masyarakat perantau di Jakarta bisa mudik ke kampung halaman dan bertemu keluarga, sehat semuanya,” kata Khofifah.

Sebagai informasi, untuk detail rute tujuan mudik dari Jakarta ke Jatim yang disediakan meliputi rute Jakarta-Pacitan disediakan 2 bus, kemudian Jakarta-Ponorogo-Magetan-Madiun-Ngawi disediakan 1 bus, Jakarta-Kertosono-Nganjuk disediakan 1 bus, Jakarta-Lamongan-Tuban-Bojonegoro disediakan 1 bus.

Selain itu juga untuk tujuan Jakarta-Tulungagung-Kediri-Blitar disediakan sebanyak 1 bus, Jakarta-Surabaya-Madura disediakan 2 bus, Jakarta-Malang disediakan 1 bus, dan Jakarta-Jember-Pasuruan-Probolinggo disediakan 1 bus.

Perantau Jatim

Rute tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang mengikuti program mudik gratis Jakarta-Jatim oleh Pemprov Jatim tersebut. Salah satunya Suwanan (56) yang bekerja sebagai tukang las di kawasan Cikupa Jakarta.

Sudah 20 tahun bapak dua anak tersebut mengadu nasib di Jakarta. Kali ini, bersama seorang putrinya Suwanan mengikuti mudik gratis dengan tujuan Mojokerto. Sambil menangis, Suwanan mengaku merasa bersyukur dengan adanya mudik gratis ini. Lantaran dirinya mengaku tidak memiliki biaya untuk kembali ke kampung halamannya.

“Alhamdulillah bisa menyambangi makam orang tua. Saya sudah patah semangat awalnya karena tahu lebaran ini tidak ada uang untuk mudik. Saya sangat bersykur ada program mudik gratis ini dari Ibu Gubernur Khofifah. Saya tidak bisa berkata-kata, saya hanya bisa berdoa agar ibu Gubernur panjang umur, sehat selalu dan dilimpahkan rizkinya,” doa Suwanan.

Sama halnya dengan Suharti (67) seorang ibu yang mengikuti program mudik gratis Jakarta-Jatim ini. Dirinya becerita, sudah 3 tahun ibu dua orang anak ini mengaku tidak pulang kembali ke kampung halaman.

“Saya doakan, semoga terus berjalan kepemimpinan Ibu Khofifah. Semoga terus sukses, dan Jatim semakin maju,” ujar Suharti yang mengatakan 10 tahun tinggal di Bekasi tersebut. Tak berbeda jauh dengan Willi (42) yang juga mengikuti mudik gratis dengan rute ke Pacitan. Sambil menggendong anaknya yang berusia 7 bulan, Willi mengaku sangat senang dapat pulang ke kampung lengkap bersama dengan anak dan istri.

“Saya sangat senang 3 tahun ini tidak  pulang. Dengan adanya mudik gratis ini saya bisa pulang ke kampung halaman Pacitan. Alhamdulilah terimakasih Ibu Khofifah,” ujarnya bersemangat. (bw)

Bengkel Siaga Lebaran Siapkan 600 Teknisi, Jatim Fokus di Jombang dan Paiton

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tahun 2022 ini, ada 85 juta warga kota yang mudik ke kampung saat lebaran. Pemudik banyak pilihan untuk pulang kampung/Pulkam. Bagi yang berduit, bisa menggunakan pesawat terbang.

Tetapi banyak pula yang menggunakan kapal laut, bus, bahkan armada angkutan gratis yang disiapkan pemerintah daerah masing-masing. Tak ketinggalan, pihak otomotif-pun ambil bagian setelah dua tahun vakum.

Dengan cara membuka bengkel siaga atau pos jaga yang sudah ditentukan tempatnya. Misalnya, Astra turut ambil bagian mengawal libur mudik lebaran 2022 untuk pelanggannya. Group Astra menyiapkan lebih dari 600 teknisi di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi serta pos siaga, bengkel siaga dan layanan lainnya di sejumlah lokasi di Indonesia untuk menjaga pelanggannya agar tetap aman dan nyaman selama melakukan perjalanan libur lebaran.

Korwil Astra Group Surabaya, Jimmy Irawan. (foto/bw)

Komitmen Group Astra untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya tersebut diluncurkan dengan nama baru yaitu Astra Siaga Lebaran (ASL) 2022 pada Selasa (26/4). Hal ini menandakan bahwa Astra kembali siap mengawal para pelanggannya dalam perjalanan mudik tahun ini. Kick-Off Astra Siaga Lebaran 2022 turut dihadiri oleh Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dan Direksi Astra.

“Dengan Mengusung tema “Dari Ujung ke Ujung Astra Menemani Mudik Anda,” Astra Siaga Lebaran senantiasa hadir untuk menemani mudik pelanggan agar lebih aman dan nyaman selama melakukan perjalanan mudik dan kembali bersilaturahmi dengan keluarga yang sudah lama terpisah jauh,” ungkap Direktur Astra Johannes Loman.

Astra Siaga Lebaran diselenggarakan mulai 28 April hingga arus balik 8 Mei, menyediakan 6 Pos Siaga Astra 24 jam, 115 Bengkel Siaga, 60 Garda Siaga serta 68 Emergency Roadside Assistance. Kontribusi lebih dari 600 teknisi Astra Siaga Lebaran dapat berjalan berkat kontribusi lebih dari 600 teknisi yang melayani pemudik di Pos Siaga, Bengkel Siaga, Bale Santai Honda, AHASS Siaga, AHASS Jaga serta membantu dalam layanan darurat di jalan sekitar lokasi pemudik melalui layanan ERA AstraWorld, Garda Siaga, dan 281 Honda Care.

Di Jawa Timur/Jatim bengkel siaga sudah ditentukan. Yakni di Jombang (Rest Area Tol Jombang-Mojokerto Km. 695 A) dan di Paiton (SPBU 5468310 Utama Raya, Krajan, Banyuglugur, Situbondo). ‘’Bila mobil pemudik ada masalah, jangan kawatir kami siap 24 jam di bengkel siaga di Jombang dan Paiton,’’ kata Korwil Astra Group Surabaya, Jimmy Irawan didampingi Region Office Astra World Jatim, Arnold, di Surabaya Selasa (26/4).

Menurut dia, keberadaan bengkel siaga, yang vakum 2 tahun akibat wabah corona-19 ini berbeda dengan sebelumnya. ‘’Bengkel siaga saat ini tidak ada lagi pijatnya. Kami terpaksa meniadakan pijat untuk pengemudi karena kondisi saat ini berbeda,’’ kilah Arnold.

Sebagai informasi, pos siaga Astra hadir di 6 lokasi Astra Siaga Lebaran turut menyediakan lima pos siaga di sepanjang jalur mudik Pulau Jawa. Yakni, Cikampek, di Rest Area Tol Jakarta – Cikampek Km. 57, Cipali, di Rest Area Tol Cipali Km. 102, Salatiga, di Rest Area Tol Semarang – Solo Km. 456 A, Jombang, di Rest Area Tol Jombang-Mojokerto Km. 695 A, Paiton, di SPBU 5468310 Utama Raya, Krajan, Banyuglugur, Situbondo, Lampung, di Rest Area Tol Bakauheni Terbanggi Besar KM 87A arah Palembang Di pos siaga, para pemudik dapat singgah untuk melakukan pemeriksaan kendaraan berupa servis ringan dan fasilitas istirahat yang tersedia di pos rehat Astra. (bw)

Dua Perempuan Pengurus SRPB Jatim Berprestasi Raih Apresiasi

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Hari Kartini merupakan hari yang istimewa bagi para perempuan Indonesia. Tak terkecuali bagi Dian Harmuningsih dan Aslichatul Insiyah. Kedua pengurus Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur/Jatim ini mendapat apresiasi tingkat nasional.

Penghargaan ini diberikan tepat pada peringatan Hari Kartini 21 April 2022, lalu. Dian Harmuningsih sehari-harinya adalah Koordinator SRPB Jatim. Sementara, Aslichatul Insiyah menjabat sebagai Koordinator Bidang Kemitraan SRPB Jatim.

Keduanya memang dikenal aktif berkegiatan di Pramuka, selain bidang kebencanaan yang ditekuni selama ini. Tak salah jika Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengganjar keduanya dengan piagam penghargaan.

Penghargaan ini sebagai apresiasi atas dedikasi dan kepeloporan perempuan Pramuka Indonesia yang mampu menginspirasi anggota Gerakan Pramuka lainnya. Mereka menerima penghargaan Perempuan Pramuka Inspiratif dalam rangka peringatan Hari Kartini 2022.

“Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2022, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka memberikan piagam penghargaan. Hal ini sebagai apresiasi atas dedikasi dan kepeloporan perempuan Pramuka lndonesia yang mampu menginspirasi anggota Gerakan Pramuka lainnya,” ungkap Sekjen Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn) Bachtiar, dalam surat undangannya.

Piagam Penghargaan diberikan kepada 25 orang kategori Anggota Dewasa dan 3 orang kategori Peserta Didik dari berbagai daerah di Indonesia. Uniknya, dua pengurus SRPB Jatim itu juga mewakili perempuan Jawa Timur yang menerima penghargaan tersebut.

“Peran serta anggota Gerakan Pramuka dalam pembangunan masyarakat merupakan salah satu implementasi dari Satya dan Darma Pramuka. Keikutsertaan anggota Gerakan Pramuka dalam pengarustamaan gender, perwujudan kesetaraan, dan keadilan gender, sebagai implementasi dari emansipasi wanita. Ini merupakan bagian dari kontribusi Gerakan Pramuka dalam pembangunan berkelanjutan,” jelas Bachtiar.

Selamat kepada Kak Dian Harmuningsih dan Kak Aslichatul Insiyah yang menerima penghargaan Perempuan Pramuka Inspiratif dalam rangka Hari Kartini 2022. Semoga mampu menumbuhkan semangat untuk terus berkarya, berbakti tanpa henti, dan mengabdi tanpa batas. (rizki)

Jelang Lebaran, Petugas Sidak Pasar Daging di Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Menjelang lebaran, petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi melakukan sidak ke pasar daging, Selasa (26/4) dini hari. Kegiatan ini mengantisipasi beredarnya daging campuran dan daging gelonggong.

Hasilnya, tak ditemukan daging yang mencurigakan. Seluruhnya dipastikan layak konsumsi. Hanya harganya yang mulai naik. Sidak dilakukan di seluruh pasar daging dan pasar tradisional secara serempak. Targetnya, daging yang ditawarkan ke konsumen.

“Kami lakukan pengecekan serempak. Hasilnya, tidak ditemukan daging yang tidak layak. Semuanya aman,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, M Khoiri. Mendekati lebaran, pasokan daging di Banyuwangi naik tajam.

Kini, permintaan daging sapi tembus hingga 41 ton per hari. Dari jumlah ini, pasokan daging yang tersedia mencapai 42 ton. “Jadi, pasokan daging masih aman. Pemotong hewan mendatangkan ternak dari Bali, hampir 60 persen,” jelasnya.

Harga daging sapi rata-rata tembus Rp 130.000 hingga Rp 140.000 per kilogram. Dalam kondisi normal, harganya sekitar Rp 110.000 per kilogram. “Naiknya harga ini karena permintaan pasar. Dan, fenomena rutin jelang Lebaran,” tegasnya.

Selain daging sapi, sidak juga menyasar pedagang daging ayam. Sasarannya, mengantisipasi penggunaan bahan kimia dalam daging. “Tapi, hasilnya aman. Daging ayam potong yang dijual masih segar semua. Harganya, Rp 35.000 per kilogram,” ujar Khoiri.

Selama sidak, petugas juga memberikan edukasi kepada warga terkait memilih daging yang sehat. (udi)

Mendekati Lebaran, Sehari 17.810 Pemudik Tiba dari Bali di Ketapang

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Arus mudik dari Bali ke Jawa mulai meningkat mendekati Lebaran. Dalam sehari, sedikitnya 17.810 pemudik pejalan kaki tiba di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Jumlah ini belum termasuk kendaraan pribadi dan roda dua yang mencapai 5.767 unit.

Rincian kendaraan pemudik yang datang dari Bali masing-masing kendaraan pribadi sebanyak 1.304 unit, dan roda dua mencapai 2.466 unit. Sisanya, kendaraan logistik. Rata-rata, pemudik memilih menyeberang dari Bali menjelang dini hari.

Alasannya, menghindari cuaca panas dan antrean panjang. Mereka juga memilih pulang lebih awal agar bisa lama di rumah. “Kami mudik lebih awal supaya bisa lama di kampung halaman. Dari Pelabuhan Gilimanuk cenderung normal, belum ada antrean,” kata Sugeng (45), salah satu pemudik pengendara roda dua, Senin (25/4).

Pemudik merasa dimudahkan dengan longgarnya syarat perjalanan. Mereka yang sudah vaksin dosis tiga tidak perlu menunjukkan bukti rapid test. “Sekarang lebih mudah kalau nyeberang, cukup vaksin dosis tiga sudah bisa,” kata Islamiyah (50), pemudik penumpang bus asal Jember.

Data di posko ASDP Ketapang, Banyuwangi, sejak dua hari terakhir, grafik penumpang yang datang dari Bali di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi cenderung meningkat. Rata-rata, didominasi penumpang pejalan kaki dan pengendara roda dua. Sisanya, pengendara roda empat.

Pemudik ramai-ramai pulang kampung setelah dua tahun terjadi penyekatan akibat pandemi. Diperkirakan, lonjakan pemudik dari Bali akan terus berlanjut hingga mendekati Lebaran. “Kami prediksi, puncak arus mudik dari Bali akan terjadi pada 28 April besok,” kata General Manager PT Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang, Banyuwangi, Hasan Lesy.

Saat ini, arus penumpang dari Bali masih kategori normal. Jumlah kapal yang beroperasi masih 28 unit dengan 200 trip. Jika terjadi lonjakan, trip pelayaran akan langsung ditambah, termasuk jumlah kapal. (udi)

Jelang Lebaran, Wakil Rakyat ini Bagikan 10.000 Paket Sembako untuk Masyarakat

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah, anggota DPR RI Rahmat Muhajirin, dan istrinya yang juga anggota DPRD Sidoarjo Mimik Idayana, membagikan sembako. Sebanyak 10.000 paket sembako dibagikan untuk masyarakat Surabaya dan Sidoarjo.

Dari jumlah itu, 6.000 paket sembako disebar ke 18 kecamatan di Sidoarjo dan sisanya diberikan kepada masyarakat yang ada di 31 kecamatan di Surabaya. Khusus untuk pembagian sembako di rumah Rahmat Muhajirin di Candi, dibagikan 1.500 paket sembako Senin (25/4) pagi.

Sasarannya untuk masyarakat yang tinggal di tujuh desa di Kecamatan Candi. Diantaranya, Desa Sugihwaras, Candi, Kedungkendo, Gelam, dan Karangtanjung. “Karena yang berdekatan dengan rumah kami di Desa Kedungkendo,” kata Rahmat Muhajirin.

Anggota Komisi II dari Fraksi Gerindra berharap, bantuan sembako yang diberikan bisa meringankan beban perekonomian masyarakat kurang mampu. Sebab, selama dua tahun wabah Covid-19, perekenomian masyarakat sangat terdampak.

“Alhamdulillah Covid-19 sudah mulai reda dan pembagian sembako bisa secara langsung tapi tetap prokes,” ucapnya. Menurut dia, sebagai wakil rakyat yang duduk di parlemen, dirinya wajib membantu masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu bentuknya kegiatan rutin pembagian sembako jelang Idul Fitri. “Kegiatan rutin ini kami lakukan agar berkah dan memberikan semangat bagi masyarakat kurang mampu untuk merayakan Idul Fitri,” jelasnya.

Sementara itu, Mimik Idayana, mengatakan, sembako yang diberikan berupa kebutuhan pokok sehari-hari. Sehingga diharapkan bisa meringankan beban masyarakat seiring harga bahan pokok yang cenderung naik jelang lebaran.

“Semoga bisa bermanfaat dan membantu,” terang anggota Komisi D DPRD Sidoarjo ini. Pembagian sembako di rumah Rahmat Muhajirin, masyarakat yang datang diatur dengan tertib. Selain harus memakai masker, protokol kesehatan tetap harus dilakuan. (rin)

Pemudik Meningkat, Tiket KA dari Banyuwangi Tersisa 20 Persen

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)– Pemudik dari Banyuwangi tampaknya memilih angkutan kereta api (KA) untuk pulang kampong.  Buktinya, penjualan tiket KA dari Banyuwangi terus meroket. Bahkan, tiket untuk keberangkatan hingga 13 Mei mendatang tinggal tersisa 20 persen. Kebanyakan, rute KA jarak jauh. Salah satunya, jurusan Banyuwangi – Yogyakarta.

Sejak dibukanya posko angkutan Lebaran, sisa tempat duduk yang tersisa sekitar 141.840. Dari jumlah ini, sudah terjual 80 persen atau 113.500 tempat duduk. ”Jadi tersisa 28.340 tempat duduk atau hanya 20 persen. Ini untuk jadwal keberangkatan 26 April sampai 13 Mei,” kata Plh Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember, Tohari, Senin (25/4).

Lonjakan penumpang dari Banyuwangi mulai terasa sejak, Jumat (22/4) lalu. Total sebanyak 6.636 orang atau 84 persen. Jumlah ini terus naik pada, Minggu (24/4) yang mencapai 8.311 orang. Naik sekitar 105 persen. Sedangkan, Senin (25/4), hingga pukul 10.00 WIB sudah tembus 81 persen.

“Jumlah ini diprediksi naik lagi hingga pukul 00.00 WIB,” jelas Tohari. Meski terjadi lonjakan, pihaknya memastikan secara secara umum ketersediaan tiket KA masih tersedia. Jika ditotal, jumlah penumpang KA yang berangkat dari Banyuwangi ke sejumlah tujuan sudah mencapai 18.844 orang.

Mulai KA jarak jauh hingga menengah. “Puncak lonjakan harian terjadi 24 April kemarin. Sehari, tembus 5.556 orang,” tegasnya. Sementara, penumpang yang datang mencapai 19.498 orang. Puncaknya, terjadi pada Minggu (24/4), sebanyak 5.760 orang. Mereka kebanyakan tiba dengan KA jarak jauh. (udi)

Komitmen BPJS Kesehatan Beri Layanan Maksimal saat Libur Lebaran

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial/BPJS Kesehatan berkomitmen akan memberikan pelayanan maksimal dimasa libur Lebaran dan cuti bersama dengan tetap membuka layanan kepada masyarakat pada 29 April dan 4 – 6 Mei 2022. Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Wiedho Widiantoro, menyatakan bahwa pelayanan di kantor BPJS Kesehatan tetap akan dibuka selama cuti bersama dengan menyediakan petugas piket yang akan melayani kebutuhan masyarakat.

“Kami menyadari pentingnya pelayanan BPJS Kesehatan bagi masyarakat karena sangat terkait dengan masalah kesehatan dan keselamatan. Karena itu pelayanan di kantor BPJS Kesehatan akan tetap berjalan meski dengan pembatasan, baik jumlah peserta yang dilayani maupun waktu pelayanan,” kata Wiedho di Surabaya, Senin (25/4).

Wiedho menjelaskan, selama penerapan cuti bersama di libur lebaran ini, pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Surabaya akan tetap dibuka dan melayani peserta yang membutuhkan bantuan dari jam 8 pagi hingga jam 12 siang.

Adapun peserta yang bisa mendapatkan layanan terbatas pada 4 segmen yaitu Penerima Bantuan Iuran/PBI, Penerima Bantuan Iuran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Peserta Mandiri perorangan kelas 3 dan Pensiunan.

“Bagi masyarakat diluar 4 segmen tersebut, yang membutuhkan bantuan layanan BPJS Kesehatan akan tetap dilayani bila melakukannya melalui kanal online yang dimiliki BPJS Kesehatan. Layanan Pandawa juga akan tetap aktif di nomor 08118165165,” tutur Wiedho.

Selain Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (Pandawa), kanal online yang dimaksud adalah aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, Whatsapp Chat Asistant JKN (CHIKA) di nomor 08118750400, Facebook Messenger BPJS Kesehatan dan Telegram (@BPJSKes_bot).

Melalui kanal – kanal tersebut peserta JKN dapat mengakses pelayanan administrasi, informasi dan pengaduan dengan lebih mudah. “Sementara untuk petugas BPJS Kesehatan yang ada di fasilitas kesehatan (BPJS SATU-red), tidak ada perubahan dan tetap bertugas, karena komunikasinya dilakukan melalui WhatsApp (WA).

Bahkan sudah ada WA grup khusus yang akan memudahkan koordinasi,” tutup Wiedho. Hingga saat ini, jumlah peserta JKN di Kota Surabaya telah mencapai 96 persen dari total jumlah penduduk 2,9 juta jiwa. Untuk melayani peserta JKN sendiri, BPJS Kesehatan Cabang Surabaya telah bekerja sama dengan 8 klinik utama dan 42 Rumah Sakit yang tersebar diseluruh wilayah Kota Surabaya. (bw)

Gubernur Khofifah Galakkan Aksi Percepatan Tanam Padi di Ngawi

0

Ngawi, (pawartajatim.com) Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa menggalakkan aksi Gerakan Percepatan Tanam Padi di Desa Dempel, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi pada Minggu (24/1) pagi. Percepatan tanam padi sengaja digalakkan sebagai upaya membangun ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, jajaran Forkopimda Ngawi serta puluhan petani di desa Dempel, Gubernur Khofifah turun langsung ke sawah seluas 300 ha dan menanam padi jenis Inpari 32.

“Percepatan tanam ini kita galakkan untuk menjaga produksi padi di Jatim tetap tinggi serta mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,” ungkap Gubernur Khofifah.

Pemilihan Varietas padi Inpari 32 yang ditanam hari ini pun memiliki tujuan khusus. Dengan menanam varietas ini, diharapkan bisa meningkatkan hasil produksi panen dengan potensi kemampuan produksi sekitar 9 ton per hektar.

Menurut Khofifah, fakta bahwa Jatim sebagai penyumbang produksi nomor satu nasional juga menjadi pemicu agar tetap terjaga. Produksi padi Jatim tahun 2020 dan 2021, berturut-turut menjadi yang tertinggi se Indonesia dengan total produksi mencapai masing-masing 9.9 juta ton dan 9,74 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

Karena itu, diperlukan berbagai upaya dan inovasi lanjutan untuk mendukung potensi yang telah dimiliki. Salah satunya dengan modernisasi alsintan serta  keberadaan petani-petani milenial di daerah.

Khofifah menyebut bahwa dirinya telah sering bertemu dengan petani-petani muda di Ngawi yang telah memiliki Laboratorium sendiri untuk membangun kultur jaringan secara mandiri.

“Hadirnya petani milenial menjadi sangat penting. Kreativitas yang luar biasa dari petani milenial Ngawi harus di support dari kemudahan mereka untuk mengakses berbagai regulasi yang menjadi persyaratan untuk mengekspor produknya,” tuturnya.

Tidak hanya potensi Petani Milenial, Kabupaten Ngawi sendiri tercatat sebagai  daerah penghasil padi tertinggi kedua di Jawa Timur yaitu 786 ribu ton/GKG,  dengan luas panen 128.738 Ha.

Jika dibandingkan dengan Kab. Lamongan di posisi teratas dengan produksi 792.000  ton/ GKG dengan luasan panen 138.450 Ha maka kabupaten  Ngawi memiliki produktivitas  padi yang lebih bagus  daripada daerah yang lain di Jawa Timur.

Dengan memperhatikan potensi tersebut, maka saat ini  Jatim sudah harus bisa meningkatkan kualitas produksi beras masuk pada kualifikasi beras organik kualitas  Premium yang bisa masuk  global market yang lebih luas. Tentunya tetap dengan dukungan penuh dari pemerintah  pusat utamanya kemudahan sertifikasi pada jenis atau varian tertentu.

“Salah satu kualifikasi yang harus dipenuhi saat mengekspor produk hortikultur adalah sertifikasi lahan dan sertifikasi bibit. Inilah pentingnya kita melakukan berbagai pendampingan di lapangan untuk menemukan sinergitas dari hal yang kita lakukan bersama,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah turut menyerahkan bantuan berupa dua unit Bed Dryer kepada Kelompok Tani serta melihat langsung proses penyemprotan pestisida dengan drone.

Disisi lain, Bupati Ngawi menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemprov Jatim. Dengan potensi luasan lahan dan produksi padi di Ngawi dirinya optimis akan terus terjadi peningkatan di masa depan.

“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan produksi padi di Kab. Ngawi,” ungkap Bupati Ony Anwar Harsono. “Petani milenial kita di sini sudah sangat luar biasa. Didukung juga dengan Peraturan Bupati, diharapkan masa tanam bisa semakin cepat dan tanah kembali subur dan tidak ketergantungan dengan pupuk kimia sintesis,” pungkasnya.

Sementara itu, kegiatan Percepatan Tanam Padi ini sebelumnya telah diawali dengan kegiatan pengolahan tanah menggunakan mekanisasi dengan menggunakan mesin rotary dan rotavator untuk kemudian siap dilanjutkan penanaman padi. (bw)