Koarmada II Kerahkan Kapal Perang dan Pesawat Udara Cari KM Liberty 1

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Komando Armada (Koarmada) II mengerahkan kapal perang dan pesawat udara untuk melakukan search and  rescue (SAR) pencarian KM Liberty 1 Yang mengalami kecelakaan laut di perairan utara Pulau Bali.

Dinas Penerangan Koarmada II menjelaskan kedua kapal perang yang dikerahkan itu adalah  KRI Singa-651 dan KRI Terapang-648. Selain itu satu unit pesawat udara patroli maritim (Patmar) CN-235 di lokasi kejadian, Kamis (28/10).

Komandan KRI Singa-651 Letkol Laut (P) Andi Kristianto, M.Tr.(Hanla) menuturkan, kapalnya menerima informasi kecelakaan ini, Rabu (27/10) siang. KM Liberty 1 mengalami kecelakaan laut pada koordinat 07°48′ 00″ S – 115° 32′ 50″ T utara Pulau Bali jarak 21 Nm pukul 14.00 WITA tanggal 23 Oktober 2021 lalu.

Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada ionformasi kapal naas itu belum berhasil ditemukan dan diselamatkna. Sumber di kantor Basarnas Bali menyebutkan tim Basarnas Bali kini sedang melakukan pencarian 9 orang ABK KM Liberty 1 yang hilang, Selasa, 26 Oktober 2021 sekitar pukul 06.00 WITA.

Setelah melakukan pencarian selama enam jam di lokasi tenggelamnya KM Liberty 1, Pukul 18.00 Wita, Kapal Negara (KN) Arjuna 229 menghentikan sementara. Upaya pencarian dihentikan karena gelap kini tim pencarian sandar di Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur/Jatim, kemudian akan melakukan pencarian keesukan harinya, Rabu, 27 Oktober 2021.

Tim akan melakukan pencarian mulai pagi hari sesuai dengan rencana Operasi Pencarian dan Pertolongan yang telah ditentukan. “Dari kejadian kapal tenggelam ini, enam orang selamat dan sembilan orang lainnya masih dalam pencarian Tim SAR,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Gede Darmada dalam siaran persnya di Denpasar, Bali, Selasa (26/10) malam.

Gede Darmada kemudian menjelaskan bahwa dalam pencarian ini juga  mengerahkan Kapal Negara SAR Arjuna 229 dengan 17 orang ABK dan 5 orang Tim Rescue. Sementara kronologo kejadian hingga KM Liberty 1 tenggelam berawal dari lepas sandar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat, (22/10) pukul 00.07 WIB dini hari menuju Reo, Kabupaten Manggarai, Flores NTT.

Namun, pada Sabtu, (23/10) pukul 22.07 Wita kapal yang berjenis kargo ini tenggelam karena dihantam badai di perairan Utara Pulau Bali. Sementara posisi dari KM Liberty 1 sempat mengubah haluan dan kapal posisi miring saat berada di perairan Utara Bali tersebut. Dijelaskan KM Liberty 1 sempat mengubah halauan dari Timur menuju Barat. Sayangnya kapal dalam posisi miring.  (yosef sintar)

Puncak Peringatan Harkonas 2021, Mendag : Konsumen Berdaya dapat Pulihkan Ekonomi Bangsa

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Kementerian Perdagangan berkomitmen meningkatkan konsumen Indonesia menjadi konsumen berdaya agar bisa mempercepat pemulihan ekonomi bangsa. Konsumen berdaya memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto/PDB nasional dari sektor konsumsi rumah tangga.

Penegasan itu dikemukakan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2021 dengan tema “Konsumen Berdaya, Pulihkan Ekonomi Bangsa” di Jakarta, Kamis (28/10).

“Pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran konsumen Indonesia menjadi konsumen berdaya, yaitu konsumen yang memiliki nasionalisme tinggi dalam berinteraksi dengan pasar dan aktif memperjuangkan kepentingan konsumen. Sehingga, dapat turut serta mempercepat pemulihan ekonomi bangsa,” kata Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi, mengatakan, tujuan utama perlindungan konsumen adalah meningkatkan kesadaran, kemampuan, dan kemandirian konsumen dalam melindungi diri. Selain itu, juga untuk menumbuhkan perilaku tanggung jawab dari para pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan berusaha.

“Konsumsi Indonesia memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi. Pada quartal II 2021 konsumsi tumbuh 5,9 persen. Hal ini membuktikan konsumen sudah memiliki daya beli dan mempercayai perekonomian Indonesia,” jelasnya.

Menurut dia, untuk mencapai level ‘berdaya’ dibutuhkan peran aktif dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan. Peringatan Harkonas 2021 merupakan salah satu langkah penting mewujudkan perlindungan konsumen Indonesia ke depan yang lebih baik.

Direktur Jenderal/Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggrijono, mengatakan, perubahan pola perilaku konsumen di masa pandemi Covid-19 ini terlihat pada saat melakukan pembelian terhadap barang dan/atau jasa. Konsumen mulai teliti sebelum membeli, memperhatikan asal produk, serta melakukan pengecekan terhadap kesesuaian informasi produk.

“Pemerintah mewajibkan setiap pelaku usaha untuk menyediakan saluran atau layanan pengaduan konsumen, baik perdagangan yang dilakukan secara konvensional maupun perdagangan elektronik,” tutur Veri.

Jika mengalami kerugian, lanjut Veri, konsumen dapat menyampaikan keluhannya melalui saluran pengaduan konsumen yang disediakan para pelaku usaha. Namun, jika pelaku usaha tidak menyediakan saluran pengaduan, maka konsumen dapat menyampaikan keluhan tersebut kepada layanan pengaduan di kementerian dan lembaga terkait perlindungan konsumen atau Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen/BPSK.

Penghargaan Daerah Terbaik Peduli Perlindungan Konsumen

Kementerian Perdagangan kembali memberikan penghargaan kepada enam Daerah Peduli Perlindungan Konsumen dan enam pemerintah kabupaten/kota yang berperan aktif dalam penyelenggaraan kemetrologian. Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi daerah mempertahankan kinerja penyelenggaraan perlindungan konsumen yang baik.

Mendag Lutfi, mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas penghargaan Daerah Terbaik Peduli Perlindungan Konsumen yang diberikan kepada enam Gubernur dan penghargaan Daerah Tertib Ukur kepada enam Bupati dan Walikota.

Enam daerah yang mendapatkan penghargaan Daerah Peduli Perlindungan Konsumen, yaitu Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Papua Barat, Provinsi Maluku, Provinsi Jambi, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat/NTB.

Sementara, enam kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai Daerah Tertib Ukur 2020, yaitu Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Tanah Laut, dan Kota Cimahi.

Mendag berharap, capaian tersebut diharapkan dapat menginspirasi daerah-daerah lain, sehingga seluruh wilayah Indonesia nantinya adalah wilayah yang peduli pada perlindungan konsumen. “Selamat Hari Konsumen Nasional 2021 kepada seluruh konsumen Indonesia. Mari menjadi konsumen berdaya untuk mendukung pemulihan ekonomi bangsa. Salam konsumen cerdas Indonesia!,” pungkas Mendag.

Pada acara ini, Kemendag juga menunjukkan komitmennya melalui sinergi dengan Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdeA) untuk meningkatkan pengawasan barang beredar dan jasa pada perdagangan melalui sistem elektronik.

Sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama yang dilakukan oleh Dirjen PKTN Veri Anggrijono dan Ketua ideA Bima Laga, disaksikan langsung oleh Mendag Lutfi. Veri menambahkan, sehubungan dengan pelaksanaan penandatanganan naskah kesepakatan bersama 43 perguruan tinggi, Ditjen PKTN hari ini juga akan menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor Indonesia dengan kategori “Penandatanganan Kesepakatan Bersama Kementerian Perdagangan dengan Universitas dari Provinsi Terbanyak”. (bw)

Penurunan Kemiskinan Agro dan Pedesaan untuk Pengentasan Kemiskinan Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Penurunan kemiskinan agro dan pedesaan bagi upaya pengentasan kemiskinan secara menyeluruh. “Jika kita bisa menurunkan tingkat kemiskinan agro di Jawa Timur bersama dengan angka kemiskinan di pedesaan secara umum, insya Allah target pengentasan kemiskinan kita bisa tercapai,” kata Wakil Gubernur/Wagub Jawa Timur/Jatim Emil Elestianto Dardak, saat membuka War Room Forum Pembangunan Daerah 2021 terkait Akselerasi Penurunan Tingkat Kemiskinan Jawa Timur “Menurunkan Angka Kemiskinan Agro di Jawa Timur” di Hotel Harris, Surabaya, Rabu (27/10).

Menurut Wagub yang akrab disapa Emil itu, hal tersebut penting mengingat wilayah pedesaan menyumbang jumlah kemiskinan terbesar daerah dengan persentase sebesar 15,05 persen per Maret 2021. Ini menyebabkan, pengentasan kemiskinan harus difokuskan ke wilayah tersebut yang profesinya didominasi oleh para petani.

Berdasarkan data Bappeda Prov. Jatim per Maret 2021, jumlah penduduk miskin Jatim berjumlah 4.572.730 atau sekitar 11,40 persen dari total penduduk. Ada 17 kab/kota dengan persentase penduduk miskin di atas persentase Jatim, yakni Kediri, Madiun, Trenggalek, Nganjuk, Situbondo, Gresik, Bojonegoro, Lamongan, Bondowoso, Pacitan, Pamekasan, Ngawi, Tuban, Probolinggo, Sumenep dan Bangkalan.

Sedangkan sisanya, 21 kab/kota berada di bawah persentase Jatim, yakni Kab. Mojokerto, Magetan, Malang, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Tulungagung, Kota Probolinggo, Kota Kediri, Kota Blitar, Banyuwangi, Pasuruan, Blitar, Lumajang, Jombang, Ponorogo dan Jember. Meski begitu, beberapa daerah tetap dianggap memiliki jumlah kemiskinan tinggi karena jumlah penduduk yang banyak.

Terdapat 15 wilayah kantong kemiskinan yang rencananya akan dijadikan fokus pilot project pengentasan kemiskinan. Di mana, setiap kab/kota menargetkan bisa menurunkan angka kemiskinan pada 2024 yang akan datang.

Ke-15 wilayah itu adalah Pasuruan dengan target 7, 8 persen tingkat kemiskinan pada 2024, Malang dengan target 8,3 persen, Sampang, Bangkalan dan Sumenep dengan target 17 persen, Bojonegoro dengan target 11 persen, Jember dengan target 8,8 persen, Kediri dengan target 8,9 persen, Probolinggo dengan 16,21 persen, Bondowoso dengan 12,2 persen, serta Pamekasan dengan 10,9 persen.

Sementara Tuban, Lamongan, Lumajang dan Situbondo masih belum memasang target. “Untuk itu, kita harus punya langkah kongkrit. Mengatasi kemiskinan tidak bisa dengan teori saja, tapi juga harus terjun langsung ke lapangan. Setelah forum diskusi ini, harus ada keputusan dan penindaklanjutan dari keputusan itu,” terang Wagub Emil.

Mantan Bupati Trenggalek itu turut mengatakan, bahwa salah satu masalah yang seringkali ditemui adalah penduduk miskin yang berusia lanjut. Lansia, lanjutnya, merupakan tantangan karena mereka bergantung pada bantuan sosial.

“Padahal kita tidak bisa mengentaskan kemiskinan hanya dengan bansos saja. Harus ada pemberdayaan dan edukasi. Tapi lansia ini kan tidak mungkin kita suruh ikut webinar ataupun seminar seperti penduduk miskin yang masih terbilang muda. Jadi ini juga harus kita carikan solusinya,” tambahnya.

Wagub Emil, menjelaskan, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan benar. Sehingga, sasaran masyarakat dapat dituju secara tepat dan memudahkan penyaluran bansos juga program pemberdayaan. Di samping itu, ia juga menyarankan riset mendalam agar diketahui kebutuhan masyarakat di lapangan seperti apa.

“Selain itu, karena kebanyakan penduduk miskin adalah petani, harusnya Dinas Pertanian juga bertanggungjawab menurunkan angka kemiskinan ini. Sebab selama ini semua tanggungjawab ada di Dinas Sosial saja. Maka, ini perlu diubah juga,” terangnya.

Wagub Emil mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kab/kota, serta perangkat daerah dari lini terbawah seperti lurah. Ia juga berharap agar seluruh program bisa berjalan sesuai rencana.

“Menurunkan kemiskinan ini bukan karena kita ingin ranking kita bagus, tapi karena ini memang panggilan kita. Jadi terus bersinergi, kita bagi nanti kontribusi apa yang harus diberikan dari masing-masing pemkab, pemkot dan pemprov. Insya Allah, kita bisa mencapai target kalau semua pihak bekerjasama dan menjalankan program dengan serius,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara ini Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Jatim Harmanta, Direktur The SMERU Research Institute Widjajanti Isdjoso, Akademisi Universitas Trunojoyo Khoirul Rosyadi, Akademisi Universitas Airlangga Ilmiawan Auwalin, serta perwakilan Bappeda dari 15 kabupaten kantong kemiskinan. (bw)

Pasukan Pendarat Amfibi Berhasil Mendarat di Kepulauan Singkep

0

Singkep, (pawartajatim.com) – Dentuman meriam sebanbak 33 kali yang dilontarkan KRI R.E. Martadinata-331 yakni  sebuah kapal bantu  pendaratan terus menggelegar mengiringi pendaratan pasukan amfibi di Pantaia Kepulauah Singkep, Kepuauan Lingga, Riau Senin (25/10) pagi.

Raungan tank amfibi yang ,mengangkut pasukan pendaratan amfibi terus meraung-raung berenang dari kapal perang menuju daratan dan terus mengarah ke sasaran musuh. Suasana pagi yang biasanya sepi berubah menjadi hingar bingar dan  ratusan pasukan dengan seragama doreng dan senjata lenbgkap  terus mengejar dan menghancurkan musuh yang menjadi sasaran dalam pendaratan itu.

Tidak ketinggalan warga setempat yang biasanya tidak lelihat kendaraan tempur khusus dari TNI Angkatan Laut berhamburan untuk menyaksikan aksi spektakuler tersebut. Dalam siaran persnya, Dinas Penerangan Armada II menjelaskan latihan pendaratan pasukan marinir ini disebut latihan Operasi Amfibi (Latopsfib) TNI AL tahun 2021 di Dabo Singkep.

Tembakan meriam kapal yang menggelegar tersebut  sebelum fajar menyongsong, berada pada posisi 12 km arah laut dari pantai pendaratan amfibi di sebelah barat Pulau Singkep. Bantuan tembakan kapal (BTK) juga dilaklukan , KRI Raden Eddy Martadinata – 331 berfungsi sebagai bantuan serangan penembakan meriam kaliber besar dari kapal guna mengurangi kemampuan pertahanan pantai dan perlawanan dari musuh.

Sehingga lebih memberikan keunggulan bagi pasukan pendarat Korps Marinir untuk merebut dan menguasai pantai. Akurasi dan presisi sangat dibutuhkan Gun Control Officer KRI REM-331untuk keberhasilan penembakan tersebut. Hal ini dikarenakan jarak tembak yang cukup jauh dari pantai, dan terdapat beberapa kapal-kapal unsur kawan di sekitar pantai yang siap mendaratkan pasukan pendarat Korps Marinir.

Namun berkat kerjasama tim yang sangat solid, aksi bantuan tembakan kapal berhasil dilakukan. Keberhasilan aksi BTK yang dilaksanakan oleh KRI REM-331 juga tidak luput dari kesiapan tim teknis senjata meriam dalam mempersiapkan kondisi teknis meriam utama kapal perang dari unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II ini.

“Pelaksanaan BTK ini tidak semudah diucapkan seperti saat Tactical Floor Game (TFG). Manajemen waktu dan manajemen resiko harus diaplikasikan dengan tepat. Sedikit terlambat dan sedikit lengah akan mempengaruhi keberhasilan,” ujar Komandan KRI REM-331, Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz terkait keberhasilan prajuritnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini juga tidak lepas dari latihan yang intens, terukur dan terarah yang diberikan kepada seluruh pengawak KRI REM-331 sebagai wujud pembinaan profesionalitas prajurit sebagaimana yang diperintahkan oleh Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P.,M.Tr.(Han) kepada seluruh Kasatker dan Komandan KRI di jajaran Koarmada II.

Pelaksanaan BTK ini juga disaksikan oleh Pangkoarmada II selaku Pembina Kesiapan Tempur Alusista Koarmada II dan Kasal selaku Pemimpin Umum Latihan Operasi Gabungan Amfibi 2021. (yosef sintar)  

Sembilan Bulan, Pendapatan Indosat Ooredoo Tumbuh 12 Persen

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Strategi transformasi Indosat Ooredoo mempertahankan momentum pertumbuhannya dan memberikan kinerja keuangan yang baik. Dalam sembilan bulan tahun ini, pertumbuhan pendapatannya mengungguli industri.

‘’Kami berhasil menunjukkan kinerja EBITDA yang kuat, yang tumbuh hampir dua kali lebih cepat dari pendapatan. Kami terus memberikan kinerja jaringan dan layanan digital yang luar biasa kepada pelanggan. Kepercayaan pelanggan yang meningkat telah membuat basis pelanggan kami tumbuh selama sembilan bulan terakhir,’’ kata President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, di Jakarta Kamis (28/10).

Dalam sembilan bulan pertama 2021, kata dia, total pendapatan Indosat Ooredoo meningkat 12 persen year-on-year (YoY) menjadi Rp 23 triliun. Pendapatan seluler naik 10,3 persen YoY menjadi Rp 18,8 triliun. EBITDA meningkat 22,7 persen YoY mencapai Rp 10,4 triliun dalam sembilan bulan tahun ini karena kombinasi pertumbuhan top-line dan fokus berkelanjutan pada efisiensi biaya operasional.

Ini membantu memberikan pertumbuhan margin EBITDA sebesar 4,0 bps YoY, menjadi 45,1 persen. Indosat Ooredoo juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp 5,8 triliun. Indosat Ooredoo juga mencatatkan 62,3 juta pelanggan yang puas dan terlibat dalam sembilan bulan tahun 2021, meningkat 3,2 persen YoY.

Pelanggan data 4G tumbuh menjadi 43 juta, meningkat 27 persen YoY. Pendapatan Rata-rata per Pengguna (ARPU) meningkat sebesar 7,9 persen YoY menjadi Rp 34,2 ribu, terutama didorong oleh pertumbuhan yang kuat dalam lalu lintas data, yang naik 39,2 persen YoY.

Selama Q3/2021, Indosat Ooredoo mengumumkan peluncuran layanan 5G komersial di Jakarta dan Surabaya, menyusul peluncuran pertama 5G di Solo pada Juni 2021. Layanan 5G adalah langkah selanjutnya dalam menghadirkan pengalaman digital kelas dunia kepada masyarakat di Indonesia, dan peluncuran layanan 5G Indosat Ooredoo menempatkannya di garis depan revolusi 5G Indonesia.

Selama triwulan tersebut Indosat Ooredoo juga melanjutkan perluasan jangkauan jaringan 4G di seluruh tanah air, menghadirkan layanan 4G/LTE ke 124 desa terpencil di Aceh, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Penggelaran jaringan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program Pemerintah untuk memenuhi cakupan 4G di seluruh Indonesia dan menggelar layanan 4G/LTE di 645 desa terpencil pada tahun 2022.

Dalam sembilan bulan pertama tahun 2021, jumlah total BTS Indosat Ooredoo mencapai hampir 126.000 yang 70.000 diantaranya adalah BTS 4G. Keberhasilan strategi transformasi Indosat Ooredoo dan kinerjanya yang luar biasa diakui oleh beberapa penghargaan bisnis internasional utama selama kuartal tersebut.

Secara khusus, Indosat Ooredoo dinobatkan sebagai ‘Telecommunications Company of the Year’ di Stevie International Business Awards tahun ini. Sementara Ahmad Al-Neama juga dianugerahi Gold Stevie untuk kategori ‘Executive of the Year – Telecommunications’ sebagai pengakuan atas komitmennya yang kuat terhadap tata kelola yang baik, inovasi, dan keterlibatan, kesejahteraan, dan pengembangan karyawan.

Selama kuartal ketiga pihaknya terus memperluas dan memperkuat jaringan untuk menghubungkan lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia dan bahkan di daerah terpencil dan meluncurkan layanan 5G di lebih banyak kota yang membantu mengubah Indonesia menjadi negara yang berkemampuan 5G.

‘’Kami terus menghadirkan teknologi dan produk digital terbaik kepada pelanggan kami dalam kemitraan dengan beberapa perusahaan teknologi terkemuka dunia dan berkomitmen penuh untuk mendukung agenda pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai digital powerhouse di kawasan,” tutup Ahmad. (bw)

Kembangkan Aplikasi Laut Nusantara, XL Perkuat Digitalisasi Sektor Perikanan Tangkap

0

Jakarta,(pawartajatim.com) – Operator telekomunikasi tak mau berdiam diri. Karena itu, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bertekad untuk terus mengembangkan aplikasi Laut Nusantara untuk mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat digitalisasi sektor perikanan tangkap.

Dengan aplikasi tersebut, XL Axiata sekaligus berharap bisa membantu peningkatan dan pemerataan literasi digital di kalangan nelayan kecil yang pada akhirnya akan bisa membantu memacu produktivitas mereka.

Dalam peringatan HUT ke-22 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia yang dilaksanakan di Desa Pulau Buku Limau, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Selasa (26/10), Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M. menyempatkan diri meninjau cara kerja aplikasi Laut Nusantara.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, program aplikasi Laut Nusantara ini sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sektor kelautan dan perikanan Indonesia dalam jangka panjang, yang antara lain bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Karena itu, saya sangat mengapresiasi upaya XL Axiata dan BROL yang telah membangun aplikasi Laut Nusantara ini, yang terbukti memudahkan nelayan kecil menangkap ikan di laut. ‘’Saya berharap aplikasi ini bisa terus dikembangkan sehingga nilai manfaatnya maksimal lagi. Jika nelayan bisa lebih produktif, maka kualitas hidup mereka juga akan ikut meningkat,” kata Sakti Wahyu Trenggono.

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan, saat ini kementerian yang dipimpinnya tengah menyiapkan roadmap pengelolaan sektor kelautan dan perikanan Indonesia dalam jangka waktu panjang hingga 2045.

Roadmap ini bentuk komitmen pemerintah Indonesia melalui KKP dalam menerapkan prinsip ekonomi biru pada sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan untuk pembangunan ekonomi nasional. Implementasi ekonomi biru merupakan kewajiban semua pihak mulai dari pemerintah pusat, daerah serta masyarakat kelautan dan perikanan.

Untuk itu menurutnya perlu komitmen bersama dalam menghadirkan laut Indonesia yang sehat untuk pembangunan ekonomi nasional. Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan  Bidang Media dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto menyampaikan, peran XL selama ini telah aktif membantu nelayan tradisional dalam menangkap ikan melalui aplikasi Laut Nusantara.

‘’Kita harapkan digitalisasi di sektor perikanan tangkap terus diperkuat agar nelayan bisa sejahtera dan laut sehat,” ujarnya. Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata, Marwan O Baasir, mengatakan, saat ini sekitar 55.000 pengguna aktif aplikasi Laut Nusantara, mayoritas merupakan masyarakat nelayan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Bersama Balai Riset dan Observasi Laut (BROL), serta instansi lainnya seperti BAKAMLA dan sejumlah pemerintah daerah, kami juga terus melaksanakan sosialisasi kepada lebih dari 5.000 nelayan di 29 kota/kabupaten di berbagai provinsi tentang penggunaan aplikasi ini. Tujuan utama kami adalah berharap nelayan Indonesia mampu meningkatkan kualitas hidup mereka melalui penggunaan teknologi digital.

Menurut Marwan, implementasi aplikasi Laut Nusantara secara luas ke berbagai daerah merupakan bagian dari komitmen XL Axiata dalam upaya memberikan edukasi dan peningkatan literasi digital di kalangan nelayan kecil. Program ini juga searah dengan upaya perluasan jaringan 4G ke berbagai pelosok Nusantara, termasuk ke area-area 3T (tertinggal, terdepan, terluar), di mana sebagian di antaranya ada di wilayah pesisir.

Selain terus memperluas jaringan, XL Axiata berusaha untuk ikut mendorong peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat yang masih awam dengan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-22 KKP RI tersebut, XL Axiata memberikan penghargaan kepada sejumlah nelayan Belitung atas kegigihan dalam mencari ikan dan keaktifan menggunakan aplikasi Laut Nusantara.

Pengembangan aplikasi Laut Nusantara saat ini sudah sampai pada memperkaya fitur-fitur yang bisa mendeteksi lokasi keberadaan jenis-jenis ikan dengan nilai ekonomi tinggi. Ikan-ikan tersebut adalah Lemuru Bali, Tuna Mata Besar, Cakalang, Tuna Sirip Kuning, Tuna Sirip Biru, dan Albacore.

Saat ini XL dan BROL sedang menyiapkan fitur baru untuk mendeteksi keberadaan ikan bernilai ekonomi tinggi lainnya. (bw)

Gandeng Perusahaan, Atasi Banjir Tahunan di Driyorejo

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Pengerukan Sungai Avoor di Driyorejo Gresik mulai digarap. Sungai ini tiap tahun menjadi penyebab banjir karena tidak mampu menampung luapan air dari beberapa penjuru.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai pengerjaan normalisasi Sungai Avoor yang melintasi Kecamatan Driyorejo, Rabu (27/10). Upaya normalisasi ini merupakan salah satu prioritas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam usaha penanggulangan ancaman banjir tahunan.

Khususnya yang disebabkan luapan Sungai Avoor dan Kali Lamong saat memasuki musim hujan. Sungai Avoor merupakan anak Sungai Brantas yang membentang di wilayah Kecamatan Driyorejo.

Mulai kawasan Krikilan hingga Bambe. Dengan panjang sekirar 7 Km, pengerjaannya diperkirakan  menelan biaya sebesar Rp 850 juta. Untuk menutup dana ini ,Pemkab Gresik menggandeng perusahaan-perusahaan di wilayah Kecamatan Driyorejo lewat dana CSR perusahaan.

Bupati Fandi Akhmad Yani, hadir membuka acara tasyakuran dalam rangka dimulainya pengerjaan normalisasi Sungai Avoor. Pantauan di lapangan, kondisi sungai yang sangat dangkal dan sempit merupakan penyebab utama terjadinya banjir yang setiap tahunnya merugikan masyarakat, baik dalam hal ekonomi maupun kualitas hidup.

Bupati milenial juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perusahaan yang hadir dan mendukung penuh program Pemkab Gresik. “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungannya,” kata Bupati Yani.

Hari ini, lanjut Bupati Yani, merupakan momentum kebersamaan masyarakat yang mendorong semangat gotong royong. “Ibaratnya adalah berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. mudah-mudahan ini menjadi berkah untuk kita semua,” harap Bupati Yani.

Bupati Kota Pudak ini berharap mulai ada perubahan mindset dalam menghadapi bencana, yang kebiasaan lama berupa pemberian donasi ketika bencana datang, diubah menjadi donasi untuk pencegahan bencana itu sendiri.

Gus Yani panggilan akrab Bupati Gresik ini menyinggung bahwa normalisasi sungai merupakan suatu ikhtiar bersama dalam hal pencegahan bencana banjir. “Mudah-mudahan ada multi effect dari pengerjaan normalisasi ini, minimal mengurangi bencana banjir, dan banjir menjadi lebih cepat surut,” ujarnya.

Bupati Yani, menjelaskan, pemerintah juga akan tetap berkontribusi dalam normalisasi sungai Avoor, melalui kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan DPRD, tahun depan akan ada anggaran khusus untuk sungai Avoor.

Senada dengan Bupati Yani, Sekretaris Daerah/Sekda Gresik Achmad Washil Mistahul Rachman, yang turut hadir mendampingi Bupati menjelaskan  normalisasi sungai merupakan salah satu program pemerintah dalam mengurangi bencana banjir, utamanya di Gresik Selatan.

Washil juga menekankan pentingnya sinergi dan support dari stakeholder agar pengerjaan ini terus berkelanjutan. “Kita berharap sinergi dan support dari pengusaha, pihak desa dan kecamatan yang terkait dengan program ini supaya berkelanjutan,” ujarnya. (dra)

Angkatan Laut dapat Bantuan Dua Kapal Perang Baru

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kementerian Pertahanan menyerahkan dua unit kapal perang baru kepada jajaran TNI Angkatan Laut. Penyerahannya dilakukan di Galangan PT Bandar Abadi Batam, Selasa (26/10).

Sumber di TNI AL menyebutkan kedua kapal perang tersebut  adalah  kapal Angkut Tank AT-8 dan AT-9. Kapal pesanan Kemenhan tersebut diproduksi oleh Industri Pertahanan (Indhan), dalam negeri PT Bandar Abadi (Ship Builders and Dry-Docks).

Penandatanganan berita acara dilakukan  oleh Direktur PT. Bandar Abadi Maslina Simanjuntak, Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan Marsda TNI Yusuf Jauhari, M.Eng., Aslog Panglima TNI Marsda TNI Sujatmiko G.S, M.Sc., Aslog Kasal Laksda TNI Puguh Santoso SE., MM., dan Pangkoarmada III Laksda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr.Opsla.

Penadatangana naskah serahterima itu disaksikan Menhan Prabowo Soebijanto,  Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, dan beberapa perwakilan Komisi I DPR RI. Prabowo, menegaskan Indonesia  membutuhkan penjaga yakni TNI AL yang kuat untuk mengibarkan merah putih dan menegakkan kedaulatan negara.

Menurut Prabowo, penambaha kedua kapal pewrang baru ini merupakan salah satu upaya menambah kekuatan pertahanan negara, dengan turut juga memperkuat industri pertahanan dalam negeri sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo.

Kedua kapal perang ini diberi nama KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527. Nama Teluk Weda diambil dari nama sebuah Teluk yang terletak di Halmahera Tengah Kecamatan Weda Tengah Maluku Utara, yang terkenal akan keindahan taman bawah lautnya, dengan kehidupan ikan melimpah, salah satunya spesies Hiu Kaki Langka. (yosef sintar)

Lanud Abdurachman Saleh dapat Pesawat Baru

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wing Udara 2 Pangkalan Udara (Lanud ) Abdulrachman Saleh Malang mendapat tambahan pesawat baru buatan PT Diergantara Indonesia (PT DI) Bandung. Pesawat jenis NC212i Troop Transport ini mendarat dengan mulus di landasan pacu Lanud Aburachman Saleh, Selasa (26/10) dan disambut para petinggi di jajaran Abdurachman Saleh Malang.

Pesawat tersebut bertolak dari Hanggar Delivery Center PT DI Bandung setelah resmi diserahkan pimpinan PT DI kepada Kemterian Pertahanan. “Pagi ini kita mengirimkan lagi satu pesawat NC212i untuk dioperasikan TNI AU. Pesawat kedua dengan konfigurasi Troop Transport ini diharapkan dapat membantu pemenuhan tugas dan operasi TNI AU, khususnya dalam keterlibatannya menjaga wilayah NKRI di situasi pandemi seperti ini,” kata Direktur Utama/Dirut PTDI, Elfien Goentoro, Selasa (26/10) sebagaimana dikutip dari Kompas.Com.

Pesawat dengan tail number AX-2127 ini, merupakan pengiriman lanjutan dari kontrak pengadaan sebanyak sembilan unit pesawat NC212i oleh Ke,menterian Pertahanan RI untuk end user TNI Angkatan Udara.

Dijelaskannya, sebelumnya PT DI telah mengirim satu unit  pada 26 Januari 2021, sedangkan untuk pesawat ketiga rencananya akan diselesaikan dan dikirimkan pada akhir tahun 2021.

Ditambahkannya, kesepakatan kontrak pemesanan pesawat ini oleh Kemenhan berjumlah 9 unit. Dengan rincian sebanyak 4 (empat) unit pesawat adalah dengan konfigurasi Troop Transport, 4 (empat) unit lainnya dengan konfigurasi Rain Making, dan 1 (satu) unit sisanya dengan konfigurasi Navigation.

Selain digunakan sebagai pesawat angkut personel dan logistik, pesawat NC-212i-400 juga dapat digunakan untuk operasi hujan buatan dan foto udara serta navigation training. Sejak 2014, PT DI merupakan satu-satunya industri manufaktur pesawat terbang di dunia yang memproduksi pesawat NC212i.

Hingga saat ini, terhitung sebanyak 118 unit pesawat NC212i series telah diproduksi dan dikirimkan PT DI ke berbagai customer, baik dalam maupun luar negeri, dari total sebanyak 602 unit populasi pesawat NC212 series di dunia. (yosef sintar)

Pangarmada II Bangga, Prajuritnya Raih Medali PON Papua

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II, Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, SH.,MAP.,M.TR, bangga dan mengapresiasi pada prajuritnya yang ikut menjadi atlit pada pesta olahraga nasional (PON) ke 20 yang digelar di Papua beberapa waktu lalu.

“Saya selaku Pangkoarmada II sangat bangga dan mengapresiasi hasil yang diraih para Prajurit Koarmada II yang ikut dalam ajang PON Papua 2021 tersebut,” kata Panglima saat memimpin apel khusus di Dermaga Ujung, Rabu (27/10).

Ia menjelaskan, para pajurit Koarmada II yang menorehkan prestasi pada ajang tesebut yakni Serka Bah Nurhadi Anggota Disyahal Lantamal 6 Makassar meraih medali perunggu kelas 470 internasional cabang olahraga layar, Sertu Nav Bobi Muhammad Hakim, satker KRI Arung Samudera Satban Koarmada II meraih 2 medali perunggu pada kelas Laser standar nomor maraton, Trapesoid Cabang olahraga layar, Serda Jas Ardi Isadi Lantamal V meraih 1 medali emas, perak dan perunggu Cabang olahraga Dayung Rowing, Serda Jas /W Jeni Elvis Kause meraih medali emas Cabang olahraga pencak silat kelas B Putri 51-55 Kg.

Laksda Iwan juga mengingatkan agar jangan terlalu puas atas hasil yang diraih sekarang ini, terus kembangkan kemampuan dan prestasi dalam segala bidang, melalui latihan rutin dan terukur selain itu melalui pembinaan-pembinaan di lingkungan Koarmada II dengan harapan mampu mengharumkan nama Koarmada II di berbagai ajang perlombaan.

Laksda Iwan, mengingatkan, agar jangan terlalu puas atas hasil yang diraih sekarang ini, terus kembangkan kemampuan dan prestasi dalam segala bidang, melalui latihan rutin dan terukur selain itu melalui pembinaan-pembinaan di lingkungan Koarmada II dengan harapan mampu mengharumkan nama Koarmada II di berbagai ajang perlombaan.

Di hadapan para peserta apel, Pangkoarmada II juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit dan PNS Koarmada II yang telah berkontribusi dalam pembinaan-pembinaan profesionalisme yang dilaksanakan di lingkungan Koarmada II.

Ke depan, ia juga berpesan agar jangan menghabiskan waktu dan energi pada hal-hal yang tidak bermanfaat, apalagi menjurus pada hal-hal negatif.

“Kembangkan kreatifitas dan kemampuan kalian untuk meraih prestasi yang membanggakan,” ungkap Iwan sapaan-akrab Pangkoarmada II saat menutup amanat. (yosef sintar)