Mahasiswi Untag Surabaya Kaji Dampak Predatory Pricing bagi UMKM

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Mahasiswi Magister Ilmu Komunikasi (Mikom) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Aisyah Maharani, mengkaji dampak predatory pricing di TikTok Shop bagi UMKM konvensional di Surabaya.

Menurut Aisyah, penelitian ini untuk mendalami fenomena predatory pricing yang muncul dalam praktik bisnis di platform social commerce, khususnya pada UMKM konvensional di Surabaya.

“Predatory pricing sendiri merupakan fenomena perdagangan yang berorientasi untuk menjual barang dengan harga yang lebih murah daripada harga pasar,” kata Aisyah, saat ditemui di kampus Untag Surabaya, Jumat (23/2/2024).

Aisyah menjelaskan, dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman dan persepsi para pelaku UMKM terhadap penjualannya tersebut.

“Harapannya, hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak dan implikasi dari predatory pricing dalam konteks bisnis online, serta memberikan wawasan berharga bagi pengembangan kebijakan dan strategi bisnis yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Ia mengatakan, penelitian ini muncul sebagai respon terhadap fenomena TikTok Shop yang telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. “Latar belakangnya ketika masyarakat resah dengan maraknya fenomena TikTok Shop, sebuah bentuk social commerce yang bisa menjual segala hal, namun beberapa waktu lalu sempat ditutup,” ungkapnya.

Menurut dia, gagasan ini pertama kali muncul setelah berdiskusi dengan dosen pembimbingnya, Dr Merry Fridha Tri Palupi MSi dan Dr Bambang Sigit Purnomo SSos MSi tentang kekhawatiran yang muncul akibat peralihan toko konvensional ke platform online yang viral.

“Kepekaan ini didorong oleh dosen pembimbing saya yang mengamati bahwa harga barang-barang yang dijual melalui social commerce tersebut sangat murah dan mudah dijangkau oleh teknologi,” terangnya.

Dalam penelitiannya ini, Aisyah menemukan adanya perubahan signifikan bagi UMKM konvensional, meskipun tidak merata di semua sektor. Sektor paling terdampak adalah pelaku usaha di bidang fesyen dan makanan.

“Namun, di bidang kosmetik, fenomena social commerce justru menjadi peluang bagi mereka untuk memperoleh barang dengan harga grosir yang lebih murah untuk kemudian dijual kembali,” katanya.

Aisyah berharap agar masyarakat dan UMKM dapat lebih bijak memanfaatkan teknologi di masa mendatang, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi ini agar tidak tegerus oleh zaman. (red)

IMM Luncurkan Buku Gerakan Inklusif Jelang Muktamar XX

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menjelang Muktamar XX, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) meluncurkan buku Gerakan Inklusif ‘Sumbangsih Pemikiran dalam Aktualisasi Tujuh Pilar Gerakan Inklusif Berkemajuan’.

Ketua DPD IMM Jatim sekaligus Ketua Angkatan Darul Arqom Paripurna (DAP) Jatim, Firdaus Suudi, mengatakan buku ini merupakan luaran kegiatan DAP yang telah dilaksanakan pada September 2023 lalu.

Buku ini lahir dari kader muda Muhammadiyah yang berisi gagasan dari berbagai disiplin ilmu berbeda. Firdaus menyebut, dengan lahirnya buku menjelang Muktamar XX IMM menjadi perwujudan gagasan kritis karena kecintaan anak muda terhadap Muhammadiyah dan bangsa.

“Kompilasi tulisan yang ditulis secara kritis ini, harapannya akan menjadi referensi kritis dalam merespon hal-hal aktual yang terjadi saat ini, dan menjadi amal intelektual yang bermakna bagi kemajuan ikatan, persyarikatan umat dan bangsa,” kata Firdaus, di Surabaya, Jumat (23/2/2024) malam.

Bagi Firdaus, buku ini sekaligus menjadi kado dalam Muktamar yang akan digelar di Palembang itu. “Kami berharap Muktamar nanti akan bermartabat dan dilaksanakan dengan semangat intelektual yang berintegritas. Sehingga, bisa menjadi teladan bagi organisasi kemahasiswaan lain,” ungkapnya.

Selain itu, Muktamar XX IMM ini diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan yang baik, ideal sesuai dengan visi dan misi IMM masa depan, mulai dari transformasi organisasi, modernisasi perkaderan, kemandirian ekonomi, membangun basis sosial masyarakat hingga digitalisasi gerakan IMM.

“Tentu, harapannya yang memiliki visi dan misi IMM dengan program yang sesuai, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas mahasiswa yang tangkas kepemimpinan juga maju dalam gerakan,” tegasnya.

Sebagai Ketua DPD IMM Jatim, Firdaus juga menegaskan bahwa IMM akan terus menjadi penerus, penyempurna, dan pelangsung perjuangan Muhammadiyah dan bangsa pada masa-masa mendatang. (red)

Cegah Aksi Borong, Polisi di Banyuwangi Kawal Pasar Murah Sembako

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kepolisian di Banyuwangi turun tangan mengatasi naiknya harga beras. Salah satunya mengawal pasar murah sembako yang digelar Bulog. Kegiatan ini mengantisipasi aksi borong di masyarakat di Tengah melambungnya harga.

Polisi juga memantau proses distribusi di hingga ke pasaran. Pengamanan distribusi dan pasar murah ini dianggap penting. Sebab, cukup rawan terjadinya aksi borong dan penimbunan beras ketika harga meroket.

“Jadi, kita aktif ikut mengawal dan memantau operasi pasar yang digelar Bulog dan Pemkab. Targetnya, mencegah aksi borong dan penimbunan beras di masyarakat,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nanang Haryono, disela memantau operasi pasar di Pasar Rogojampi, Jum’at (23/2/2024) pagi.

Pihaknya menerjunkan tim reserse khusus untuk mengawasi dan memantau operasi pasar ini. Sehingga, tidak ada warga yang membeli beras murah lebih dari sekali. Warga juga diharapkan tidak panik, sehingga melakukan aksi penimbunan.

Sebab, data dari Bulog Banyuwangi mencapai 8.500 ton. Angka ini stok ini  aman hingga lima bulan ke depan. “Kami tidak main-main untuk itu. Jika ada penyalahgunaan, akan ditindak tegas,” jelas Kasatgas Pangan Kabupaten Banyuwangi ini.

Harga beras SPHP yang ditawarkan Bulog memang jauh di bawah pasar. Bulog menjual Rp 10.900 per kilogram, jauh dari harga pasar yang mencapai Rp 11.000 per kilogram. Operasi pasar ini menyediakan sekitar 4-5 ton beras di setiap titik.

“Kami per hari bisa mengeluarkan hingga 13 ton beras SPHP. Dibagi dalam operasi pasar di beberapa titik,” kata Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi Harisun. Selain operasi pasar, Bulog juga menambah pasokan beras ke toko dan agen yang bekerjasama.

Kegiatan ini sebagai Langkah riil pemerintah menekan harga beras yang naik. “Mudah-mudahan minggu ketiga bulan depan, harga akan terus turun seiring masuknya masa panen,” jelasnya.

Operasi pasar yang digelar Bulog selalu dibanjiri warga. Begitu dibuka, warga langsung antre panjang. Mereka dibatasi pembelian maksimal 1 kantong ukuran 5 kilogram. (udi)

DPRD Gresik Minta Upaya Penarikan Pajak Restoran Ditangani Serius

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Banyaknya restoran yang belum memenuhi kewajiban membayar pajak menjadi keprihatinan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah/DPRD Kabupaten Gresik. Mengingat krisis fiskal daerah masih menjadi permasalahan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ini. Salah satu langkah yang bisa dioptimalkan adalah melalui pajak restroran.

Sebab, banyak berdiri   restoran di Gresik seiring  bermunculannya mall maupun rumah makan lainnya. Namun, dibalik itu, banyak pula yang belum sampai dikenakan pajak restroran. Untuk itu, Komisi II mendesak agar Pemkab Gresik lebih serius memberi perhatian pada bidang ini.

Salah satu upayanya adalah  dengan  memperbanyak tapping box bagi restoran maupun rumah makan. Sehingga, pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak restoran bisa maksimal. Kalangan DPRD Gresik terus menyoroti kurang maksimalnya sektor pendapatan daerah. Salah satunya, sektor pajak restoran.

Dari ribuan restoran di Gresik baru ratusan yang telah terpasang tapping box. Kondisi ini memungkinkan adanya kebocoran pendapatan. Salah satu Anggota Komisi II DPRD Kab. Gresik Syahrul Munir mengatakan masih sangat kurang upaya memaksimalkan pendapatan dari sektor ini.

Salah satu restoran di Gresik, menyajikan berbagai menu yang digemari pengunjung. (foto/ist)

Data yang ia miliki dari 1.399 restoran di Gresik baru 103 yang terpasang tapping box. Ini menunjukkan pengawasan pemerintah sangatlah lemah. “Tidak sampai 10 persen tapping boxnya. Jadi kemungkinan bocornya masih sangat tinggi,” ujar Syahrul Munir dalam sebuah kegiatan di Gresik, belum lama ini.

Selama ini, kata dia, pengadaan tapping box hanya mengandalkan CSR dari salah satu perusahaan BUMN. Sehingga pengadaannya tidak bisa maksimal. “Kami minta BPPKAD segera melakukan langkah inovasi agar bisa ditingkatkan,” kata politisi Partai PKB Gresik ini.

Menurut dia, pemerintah bisa melakukan pengadaan tapping box sendiri, nanti sistemnya bisa dikerjasamakan dengan bank. Karena memang yang mahal itu sistemnya. “Ini harus segera dipikirkan. Agar ke depan pendapatan daerah bisa terus ditingkatkan,” ungkap anggota dewan Milenial ini.

Pihaknya meminta agar pemerintah mengintensifkan peran tenaga- tenaga lapangan dan pola pengawasan sehingga pendapatan bisa semakin optimal. “Ini yang saya kira masih sangat kurang. Petugas lapangan belum bekerja maksimal,” imbuh Syahrul Munir.

Disisi lain menurut pemerhati ekonomi, penggunaan tapping box ini bisa mengurangi resiko kebocoran. Sebab setiap transaksi pembayaran di kasir langsung terkoneksi dengan BPPKAD. (Adv/dra)

Pemprov Kalteng Gandeng ITS Majukan Pengembangan Daerah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerja sama mengoptimalkan sumber daya daerah melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di kampus ITS, Kamis (22/2/2024).

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, mengatakan sebagai provinsi terluas di Indonesia, Kalteng dianugerahi kekayaan alam yang melimpah, mulai dari bidang perhutanan, pertanian, pertambangan, perkebunan, hingga perikanan yang harus dimanfaatkan dengan bijak sehingga perlu dirancang perencanaan strategis.

“Dalam perencanaan pengembangan strategis, tentunya penting melibatkan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya. Menurut Edy, Kalteng juga terpilih sebagai daerah pertama pengembangan sektor pangan dan pengembangan food estate.

Memiliki jarak 344 kilometer dengan Ibu Kota Negara (IKN), Kalteng juga menggenjot pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Melalui penandatanganan MoU ini, Pemprov Kalteng menunjukkan aksi nyata dengan menggandeng ITS untuk memajukan pengembangan daerahnya.

Selaras dengan motonya, ITS bertekad menumbuhkan semangat baru dalam menciptakan inovasi melalui pengetahuan dan teknologi. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul wajib dilakukan sebagai modal untuk mengelola sumber daya alam yang melimpah.

Tak hanya itu, pemerintah juga harus proaktif menangkap berbagai peluang untuk memajukan Kalteng sebagai daerah penyangga IKN. Edy menyampaikan, Kalteng terus mendorong investasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan tetap fokus pada prioritas pembangunan.

Kemajuan ITS dalam riset dan teknologi, mendorong dilakukannya kerja sama ini untuk memberi daya dukung dari berbagai bidang. Ia menjelaskan Kalteng perlu dorongan dalam penelitian sumber daya dan memutuskan kebijakan yang tepat.

“Untuk itu, kami juga akan siap sebagai fasilitator kerja sama perguruan tinggi, terutama dengan ITS,” ujar mantan Bupati Pulang Pisau, Kalteng tersebut. Wakil Rektor IV ITS Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS, Bambang Pramujati, ST MScEng PhD, mengatakan ITS sangat terbuka akan berbagai kerja sama yang akan dilakukan.

Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan tonggak awal dalam mencetuskan berbagai ide inovasi untuk membantu pengembangan Kalteng. “ITS yang memiliki berbagai bidang program studi (prodi) dapat aktif menuangkan pemikiran inovatifnya demi perkembangan bangsa menuju Indonesia Emas,” ungkap Bambang. Dosen Departemen Teknik Mesin tersebut juga memaparkan contoh kerja sama yang telah dilakukan ITS dengan beberapa provinsi lain dan memungkinkan dapat dilaksanakan dengan Kalteng.

Dalam rangka pengembangan SDM, ITS akan terbuka menerima putra-putri berprestasi untuk menimba ilmu di ITS dan kembali ke daerahnya menebarkan manfaat. Setelah adanya MoU, dapat dibahas lebih lanjut mengenai keberlanjutan kerja sama ini dan disiapkan jalur masuk penerimaan mahasiswa tertentu.

Tak hanya itu, Bambang mengungkapkan ITS juga membuka kerja sama pengembangan transportasi air jika diperlukan. ITS memiliki banyak dosen unggul dalam pengembangan teknologi sehingga akan siap sedia membantu.

Mulai dari pusat kajian, pusat studi, hingga science techno park (STP) siap aktif dalam membantu perencanaan hingga penelitian. “Contohnya saja dalam pengembangan kapal, nantinya dapat kami bantu pengembangan teknologi dan desainnya,” pungkasnya. (red)

Erwin Gunawan Hutapea Jabat Kepala BI Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, mengukuhkan Erwin Gunawan Hutapea, sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Timur/Jatim. Erwin, sebelumnya menjabat sebagai Kepala KPwBI Provinsi Jawa Barat/Jabar, menggantikan Kepala KPwBI Provinsi Jatim sebelumnya, Doddy Zulverdi, yang menduduki jabatan baru sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola di Kantor Pusat Bank Indonesia.

Destry menyampaikan, apresiasi kepada Doddy yang secara aktif telah bersinergi bersama Pemerintah Daerah dan mitra kerja utama di Jatim. Berbagai program unggulan diprioritaskan dan diselaraskan untuk dapat mendukung Program Kerja Provinsi Jatim Nawa Bakti Satya dalam memperkuat Jatim menjadi lead ekspor manufaktur, lumbung pangan Nusantara, digitalisasi dan pengembangan UMKM/pariwisata.

Pada kesempatan yang sama, Destry juga memperkenalkan Erwin Gunawan Hutapea yang diharapkan dapat memberikan sumbangsih terbaik bagi Jatim sekaligus bagi perekomomian nasional sejalan dengan peran KPw BI Provinsi Jatim sebagai koordinator Kantor Perwakilan BI se-wilayah Jawa.

“Capaian kinerja tersebut tidak terlepas dari sinergi kuat yang telah terjalin antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Daerah serta seluruh stakeholders terkait lainnya,” kata Destry di Surabaya, Kamis (22/2/2024).

Bank Indonesia juga mengapresiasi setinggi tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mendukung kesuksesan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). “Sehingga, inflasi pangan terkendali, pengembangan UMKM dan ekonomi syariah, di antaranya penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar), pemanfaatan QRIS dan BI-FAST untuk mendukung pengembangan UMKM, serta elektronifikasi Pemerintah Daerah untuk meningkatkan penerimaan daerah,” jelasnya.

Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono AKs MAP, menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Doddy Zulverdi, yang telah membangun kemitraan yang konstruktif dan produktif dengan Pemprov Jatim dan jajaran selama memimpin KPw BI Provinsi Jatim.

“Sinergi dan kolaborasi antara Pemprov Jawa Timur dan BI Jawa Timur telah terjalin dengan baik, terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada 2023 yang tetap kuat di tengah terkendalinya laju inflasi pada sasaran 3±1 persen,” terang Adhy.

Adhy menyambut hangat kedatangan Erwin Gunawan Hutapea. Diharapkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik dapat berlanjut untuk terus memperkuat stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi Jatim yang lebih inklusif, sehingga dapat memperluas lapangan kerja, lebih mensejahterakan masyarakat, serta mampu menurunkan angka kemiskinan. (red)

RSJ Menur Belum Terima Pasien Caleg Gagal

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya hingga saat ini belum menerima pasien calon legislatif (caleg) gagal pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 usai pemungutan suara 14 Februari lalu.

Direktur Utama RSJ Menur, drg Vitria Dewi, mengatakan, pihaknya tidak bisa mendeteksi pasien baru dari kalangan caleg. Karena data pasien yang terekam hanya nama, usia, dan pekerjaan. Sementara, caleg bukan masuk dalam kategori pekerjaan.

“Puji Tuhan, sampai saat ini belum ada tambahan pasien baru yang terindikasi karena gagal nyaleg. Apalagi memang data kami juga tidak menulis pekerjaan seseorang itu caleg,” kata drg Vitria, di Surabaya, Kamis (22/2/2024).

Menurut dia, peningkatan pasien di RSJ Menur didominasi anak-anak dan remaja. Sementara, pasien yang menjalani perawatan, selain anak-anak dan remaja, banyak didominasi dewasa laki-laki. “Kami selalu siap menerima pasien baru karena kapasitas kami 365 pasien, meskipun sudah terpakai 70 persen,” jelasnya.

Dia mengimbau agar para caleg bisa memiliki kesiapan dan kekuatan mental menghadapi kenyataan jika memang dinyatakan kalah. “Semua itu selalu punya keinginan, tetapi tidak semua bisa tercapai. Maka setiap orang harus punya ketahanan mental menghadapi situasi dan keadaan. Itulah yang membuat mental kita terjaga,” ungkapnya.

Selain itu, keluarga juga lingkungan, diharapkan bisa mendampingi dan menjaga mental caleg yang gagal. Karena penyebab gangguan mental tidak bisa dipahami semua orang dan kadang berasal dari hal yang dikira orang sepele.

drg Vitria menyarankan agar berkonsultasi di RSJ jika ditemukan tanda-tanda stres, seperti pusing ataupun tidak bisa tidur. “Bisa rawat jalan atau IGD, misal kondisi darurat keluarga tidak bisa menenangkan bisa langsung ke IGD. Baru, tergantung pemeriksaan dan diagnosa dokternya perawatan yang diperlukan,” terangnya.

Beberapa pasien datang biasanya karena stres ataupun depresi dan jika tidak diobati bisa mengarah ke halusinasi. “Depresi bisa sembuh, bisa terapi dengan obat atau rehabilitasi. Masalah nanti bisa kambuh lagi tergantung ketahanan mentalnya. Makanya, kami kalau kasih obat-obatan menekankan harus dikonsumsi sesuai dosis,” pungkasnya. (red)

Pencairan Tahap I, LPS Bayar Klaim Nasabah BPR Pasar Bhakti Sidoarjo Rp 14,5 Miliar

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan/LPS membayarkan klaim simpanan tahap I nasabah PT Bank Perekonomian Rakyat/BPR Pasar Bhakti, Sidoarjo Kamis (22/2). Tidak sampai 7 hari kerja, LPS telah membayar klaim penjaminan simpanan tahap I BPR Bank Pasar Bhakti dengan nominal sebesar Rp14.579.119.549 miliar dan jumlah rekening sebanyak 895.

“Pasca BPR tersebut dicabut izin usahanya oleh OJK, LPS segera melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang akan dibayar, bahkan kurang dari seminggu setelah BPR Bank Pasar Bhakti ditutup, LPS telah selesai melakukan verifikasi nasabah dan melaksanakan pembayaran klaim penjaminan tahap 1,” kata Sekretaris LPS, Dimas Yuliharto, Kamis (22/2).

Dimas menjelaskan, bagi para nasabah penyimpan yang telah ditetapkan statusnya sebagai simpanan layak bayar dan dijamin LPS, agar dapat mengajukan pembayaran simpanannya melalui Bank Pembayar yang ditunjuk LPS yakni PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk Kantor Cabang Pembantu berlokasi di Jl. Sunandar Priyo Sudarmo B 11-12, Candi, Sidoarjo.

Dia mengimbau kepada para nasabah BPR Bank Pasar Bhakti yang belum masuk dalam pembayaran tahap I ini, agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir, serta menunggu pengumuman pembayaran klaim penjaminan simpanan tahap berikutnya.

Proses verifikasi akan diselesaikan LPS secara bertahap paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha BPR Bank Pasar Bhakti. Namun, LPS optimis dan menargetkan pembayaran dapat selesai seluruhnya kurang dari 90 hari kerja.

Penting diketahui, bagi para nasabah yang simpanannya dinyatakan layak dibayar, agar dapat menyiapkan dokumen persyaratan yang diperlukan, yaitu identitas diri dan bukti kepemilikan simpanan semisal buku tabungan atau bilyet deposito.

Di tempat yang sama, Tati Efanti seorang Ibu Rumah Tangga, yang juga salah seorang nasabah BPR Bank Pasar Bhakti yang telah menabung sejak tahun 1993 di bank tersebut mengungkapkan apresiasinya untuk LPS. Menurutnya LPS, dalam waktu yang singkat telah memberikan ketenangan kepadanya dan juga para nasabah lainnya, alhasil dia pun tidak ragu untuk menabung kembali.

‘’Awalnya saya tidak menyangka bank ini ditutup, saya pun khawatir dengan nasib tabungan saya dan juga uang dari warga lain yang dititipkan melalui tabungan saya. Saya hampir semaput karena khawatir tidak bisa dicairkan,’’ ujarnya.

Namun, LPS bertindak cepat merespon keresahan saya dan para nasabah lain, saya langsung diinformasikan untuk mengambil tabungan saya, terima kasih LPS yang sudah membantu saya dan masyarakat kecil lain, saya tidak trauma untuk menabung kembali,” ujarnya.

Dimas menambahkan, LPS mengimbau agar nasabah BPR Bank Pasar Bhakti dan nasabah bank di seluruh Indonesia tidak perlu khawatir menabung di bank, karena LPS hadir untuk memberikan perlindungan dengan program penjaminan simpanan perbankan.

“Agar simpanan dijamin LPS, nasabah wajib memenuhi syarat 3T, yakni Tercatat dalam pembukuan bank, Tingkat bunga simpanan yang diterima tidak melebihi tingkat bunga penjaminan dan Tidak melakukan pidana yang merugikan bank,” tutupnya.

Ia menambahkan, “LPS menghimbau agar nasabah BPR Bank Pasar Bhakti dan nasabah bank di seluruh Indonesia tidak perlu khawatir menabung di bank karena LPS hadir untuk memberikan perlindungan dengan program penjaminan simpanan perbankan.

Agar simpanan dijamin LPS, nasabah wajib memenuhi syarat 3T, yakni Tercatat dalam pembukuan bank, Tingkat bunga simpanan yang diterima tidak melebihi tingkat bunga penjaminan dan Tidak melakukan pidana yang merugikan bank,” jelasnya. (bw)

Peringati HUT ke-5, Tim Fave Hotel Sidoarjo Bersih-bersih Masjid Al-Huda

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-5 favehotel Sidoarjo, melakukan kegiatan bersih-bersih Masjid Al-Huda, Pucang Sidoarjo. Kegiatan ini, tidak hanya mengutamakan membersihkan seluruh area masjid, tetapi juga dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap masyarakat sekitar.

Tak hanya sekadar membersihkan, favehotel Sidoarjo juga menyumbangkan peralatan berupa karpet untuk area sholat, sajadah, mukenah, serta peralatan kebersihan untuk Masjid Al-Huda. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen favehotel Sidoarjo dalam mendukung dan mempererat hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar.

“Kami sangat bahagia dapat merayakan ulang tahun favehotel Sidoarjo dengan cara yang bermakna bagi masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif serta mempererat tali silaturahmi dengan Masjid Al-Huda dan masyarakat kelurahan Pucang Sidoarjo,” kata Hotel Manager favehotel Sidoarjo, Eka Dewi, di Sidoarjo Kamis (22/2).

Ketua Takmir Masjid Al-Huda, Drs. Khusnul Anwar, menyambut baik kegiatan ini. Ia menyatakan, bersyukur atas partisipasi dan kontribusi yang diberikan oleh favehotel Sidoarjo. ‘’Kegiatan bersih-bersih dan penyumbangan peralatan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kerjasama yang terjalin dapat terus berlanjut dan bermanfaat bagi kita semua,’’ kata Khusnul Anwar.

Kegiatan bersih-bersih dan penyumbangan peralatan ini turut diikuti oleh seluruh staf dari 8 departemen yang ada di favehotel Sidoarjo. Semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab sosial menjadi pendorong utama dalam menjalankan kegiatan ini. Acara ini berlangsung mulai pukul 8.00 WIB hingga 11.00 WIB. (bw)

Meriahkan Valentine dengan Yoga Couple di Midtown Residence Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Midtown Residence Surabaya memperingati bulan kasih sayang dengan menggelar Sunday Story: Yoga Couple Minggu (18/2) lalu. Event ini memberi pengalaman yang menyegarkan bagi peserta di kota Surabaya.

Sunday Story sendiri adalah program event yang dirancang untuk akivitas hari Minggu dengan tema berbeda tiap bulannya. Bulan Februari ini mengambil tema Yoga Class yang dirancang untuk mempromosikan kesejahteraan dan keharmonisan di antara pasangan melalui praktik yoga.

Dipandu instruktur berpengalaman, Rima, para peserta memulai perjalanan koneksi fisik dan spiritual saat mereka terlibat dalam berbagai pose yoga dan latihan pernapasan yang disesuaikan untuk pasangan.

Foto bersama usai senam yoga. (foto/ist)

“Kami sangat gembira melihat antusiasme dan partisipasi yang tinggi dari para peserta dalam event Sunday Story: Yoga Couple. Event ini tidak diharuskan pasangan suami dan istri, namun hubungan pertemanan atau persahabatan pun juga bisa. Sehingga harapannya peserta menikmati momen kebersamaan yang bermakna” kata Public Relation Midtown Residence Surabaya, Revan, kepada pawartajatim.com Kamis (22/2).

Peserta juga menikmati hidangan menu sarapan yang disediakan oleh Midtown Residence Surabaya, yang bertujuan untuk mengembalikan tingkat energi setelah latihan yoga berlangsung. (bw)