Surabaya, (pawartajatim.com) – PLN Nusantara Power (PLN NP) menyediakan sebesar 2.068 Megawatt dari Unit Pembangkit (UP) energi baru terbarukan (EBT) dalam rangka kebutuhan pesta demokrasi Pemilu 2024. Pasokan ini berasal dari 41 pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di seluruh Indonesia ditambah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Terapung Cirata.
Siaga Pemilu PLN NP ini dilaksanakan mulai 12 hingga 20 Februari 2024. Direktur Utama/Dirut PLN NP, Ruly Firmansyah, mengatakan, PLN NP terus berkomitmen dalam penyediaan energi listrik bagi Indonesia. Menurut Ruly, dalam 15.745 Megawatt di dalamnya terdapat pasokan dari pembangkit yang ramah lingkungan.
“Saat ini, kami sedang menyediakan 2.068 Megawatt energi listrik yang berasal dari PLTA di seluruh Indonesia dan ditambah dari PLTS Terapung Cirata. Ke depannya, akan lebih banyak lagi pembangkit renewable dari kami yang akan memproduksi energi listrik untuk masyarakat,” kata Ruly di Surabaya, Minggu (18/2/2024).
Ia menjelaskan, PLN NP telah menyiapkan 199 Posko Siaga yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mengawal pasokan listrik dalam rangka Pemilu 2024. Selain itu, juga mempersiapkan 2.923 personel yang bertugas untuk memantau kondisi unit pembangkit secara real time serta memastikan produksi listrik terpenuhi.
“Terbaru, PLTS Terapung Cirata 192 MWp telah beroperasi dan berkontribusi melistriki gelaran Pemilu ini. Saat ini, PLN NP juga tengah menyiapkan PLTS Terapung di Batam untuk menambah energi bersih yang kami produksi,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Ruly, seluruh personel siaga juga telah melaksanakan apel siaga, sehingga antarbidang saling berkoordinasi dan memitigasi perbaikan di unit pembangkit. “Selain kesiapan personel, PLN NP telah menyiapkan 293 peralatan pendukung, 389 peralatan kendaraan pendukung, serta Fire Protection System yang dalam kondisi siap,” pungkasnya. (red)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar di Surabaya. Salah satunya, di Pasar Tambahrejo Surabaya.
Pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok ini merupakan bagian dari komitmen dalam melakukan pengawasan persaingan usaha sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 1999. Ketua KPPU RI, M Fanshurullah Asa, mengatakan dari pemantauan pasar itu ditemukan sejumlah fakta, di mana sejumlah komoditas berada di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Komoditas di atas HET itu di antaranya beras, gula, dan cabai.
“Namun, ketersediaan pasokan masih stabil, bahkan beberapa komoditas dijual di bawah HET seperti bawang merah, daging sapi, dan daging ayam ras,” kata Fanshurullah, saat ditemui di Pasar Tambahrejo Surabaya, Sabtu (17/2/2024).
Menurut Fanshurullah, KPPU akan fokus mengawasi ada atau tidaknya potensi persaingan usaha tidak sehat. Ia mewaspadai permainan harga bahan pokok dilakukan jelang momen tertentu seperti Ramadhan.
Jelang Ramadan, KPPU cek harga dan ketersediaan bahan pokok. (foto/red)
“Jangan sampai pelaku usaha melakukan praktik kartel atau persekongkolan untuk mengatur pasar yang berpengaruh pada harga bahan pokok, karena kasihan masyarakat kecil terutama untuk persiapan masuk puasa ramadhan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengimbau para pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. “Pelaku usaha agar berhati-hati dalam menentukan harga komoditas pangan agar tidak melanggar ketentuan UU Nomor 5 Tahun 1999,” tegasnya.
Selain Ketua KPPU RI, M Fanshurullah Asa, pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tambahrejo Surabaya juga dihadiri anggota KPPU Budi Joyo Santoso, Pj Gubernur Jatim Adhi Karyono, Ketua Komisi 2 BPKN H Ferry Firmawan, Kakanwil Bulog Jatim Ermin Tora, perwakilan Pemkot Surabaya, Polda Jatim dan dinas terkait lainnya.
Berikut hasil pemantauan KPPU di Pasar Tambahrejo Surabaya Sabtu (17/2/2024):
– Harga beras premium mencapai Rp 16.000/Kg berada (15 persen di atas harga HET)
– Harga beras medium mencapai Rp 11.000/Kg (0,9 persen di atas HET)
– Harga gula pasir berkisar Rp 17.000/kg (9,6 persen di atas HET)
– Harga daging ayam Rp 33.000/kg (10,2 persen di bawah HET)
– Harga daging sapi Rp 110.000/kg (21,4 persen di bawah HET)
– Harga telur ayam Rp 29.000/kg (7,4 persen di atas HET)
– Harga bawang merah Rp 25.000/kg (39,7 persen di bawah HET)
– Harga cabai rawit Rp 80.000/kg (40,4 persen di atas HET)
– Harga cabai merah keriting Rp 80.000/kg (45,4 persen di atas HET). (red)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Retaker atau mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) yang sudah lulus dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) serta pemerataan distribusi dokter di Indonesia menjadi agenda utama pada Forum Dekan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (FORDEK AIPKI) 2024 di Surabaya.
Ketua AIPKI, Prof Dr dr Budi Santoso SpOG (K), mengatakan transformasi kesehatan tidak hanya melibatkan aspek pelayanan medis, namun juga menuntut adanya inovasi dan peningkatan dalam pendidikan dokter.
Menurut Prof Budi, peningkatan kualitas tidak dapat dilakukan secara instan. Saat ini, AIPKI telah mendiskusikan sekaligus menyelenggarakan berbagai program penguatan institusi. Salah satu yang menjadi tantangan selama ini, yakni retaker atau mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) yang sudah lulus dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD).
“Pada pertemuan Fordek AIPKI kali ini menetapkan Uji Panel sebagai solusi baru untuk mempermudah para retakter membuktikan penguasaan kompetensi minimal,” kata Prof Budi, usai penutupan Fordek AIPKI 2024 di Surabaya, Sabtu (17/2/2024).
Prof Budi, mengakui perlu penegasan pada batas tertentu untuk retaker mahasiswa sebagai tanggung jawab institusi terhadap mahasiswanya. Uji Panel diharapkan dapat menemukan kemampuan clinical reasoning minimal yang diperlukan bagi seorang dokter.
“Selama ini, masih banyak mahasiswa kedokteran yang belum mampu memenuhi kompetensi di tahap akhir, bahkan ada yang sampai 33 kali belum lulus retaker. Melihat permasalahan itu, kami menetapkan adanya Uji Panel untuk mempermudah mendapat standar kompetensi minimal, hal itu juga berpengaruh terhadap kualitas dokter di Indonesia,” ungkapnya.
Selain menjalankan Uji Panel, lanjut Prof Budi, AIPKI akan melakukan audiensi dengan Kementerian Kesehatan agar ada batasan bagi mahasiswa profesi kedokteran. Hal itu agar tidak membebani institusi dan mempermudah mahasiswa retaker untuk lulus.
“Saat ini, retaker dibatasi hingga 10 kali, namun ke depan akan diperpendek menjadi 5 kali batasan,” katanya. Prof Budi menjelaskan, Uji Panel yang nantinya akan dilakukan merupakan uji studi kasus penyakit untuk menilai bukan hanya pemahaman akademik, namun kemampuan praktik penyelesaian.
Hal ini juga untuk menilai passion mahasiswa sebagai seorang dokter nantinya. “Melihat hal itu, diperlukan juga adanya seleksi ketat awal pendaftaran kedokteran di beberapa institusi, tidak hanya pemahaman akademisi tetapi juga kesiapan mental untuk menjadi seorang dokter,” tegasnya.
Fordek AIPKI juga membahas mengenai pemerataan distribusi dokter di Indonesia yang belum maksimal. Menurut Prof Budi, meningkatnya jumlah lulusan kedokteran tiap tahunnya, diperlukan upaya pemerataan untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.
Terutama di daerah terpencil, namun juga perlu disertai dengan kebijakan pemerintahan pusat. “Distribusi pemerataan juga menjadi concern kami saat ini. Hal ini sering menjadi kendala dan terindikasi di daerah-daerah terpencil. Kami juga perlu dukungan pemerintah dalam mengatur pendistribusian ini,” jelasnya.
Di sisi lain, berkaitan dengan pendirian FK baru, Prof Budi menyarankan sebaiknya dilakukan di luar pulau Jawa, Sumatera, dan Bali. Sehingga, keberadaan FK akan lebih merata dan memenuhi rekomendasi.
“Jika pendistribusian hanya berkutat di kota-kota besar, maka berapapun jumlah dokter tidak akan menyelesaikan permasalahan pelayanan kesehatan di Indonesia,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Dekan FK Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) sekaligus Bendahara AIPKI, Dr dr Handayani MKes, mengatakan selain pendistribusian yang merata, diperlukan pula dokter yang berkualitas dan berkompeten untuk bisa melayani masyarakat.
Sebagai institusi pendidikan kedokteran, kami mensyaratkan kualitas tidak hanya sekadar kuantitas. ‘’Pada 2024 ini telah ada 15 Fakultas Kedokteran baru, namun peningkatan FK baru setiap tahunnya juga tetap harus menjaga mutu pendidikan, hal ini berpengaruh pada bagaimana masyarakat dilayani seorang dokter dengan kualitas yang terbaik,” pungkasnya. (red)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya mengukuhkan guru besar barunya dalam bidang ilmu ekonomi manajemen keuangan, yakni Prof Dr Didin Fatihudin SE MSi.
Dalam pengukuhannya, Prof Didin, menyampaikan orasi ilmiah berjudul ‘Implementasi Keuangan Makroekonomi, Korporasi dan Personal Menuju Sehat Finansial di Era Ekonomi Digital (Financial Behavior)’.
Menurut Prof Didin, kesehatan finansial bisa dilihat dari tiga perspektif. Pertama, perspektif makroekonomi negara. Kedua, perspektif korporasi perusahaan, dan terakhir perspektif kesehatan finansial perorangan keluarga.
Ia menjelaskan, implementasi manajemen keuangan pemerintah, perusahaan dan personal memiliki pengukuran indikator yang berbeda. Rasio, sumber data yang dihitung dan periode data juga beda. Ada sisi kesamaan dalam pengukuran kinerja keuangan yang sehat.
Kinerja keuangan pemerintah, perusahaan dan personal sebaiknya surplus, hindari defisit. Artinya, rasio penerimaan harus lebih besar dari pengeluaran. Pendapatan lebih besar dari belanja.
”Pendapatan operasional harus lebih besar dari biaya operasional. Keuangan surplus itulah yang disebut sehat finansial,” kata Prof Didin, usai pengukuhan di Auditorium At Tauhid Tower 13 UM Surabaya, Sabtu (17/2/2024).
Dia mengatakan, jika seseorang memiliki kelebihan uang, sebaiknya berinvestasi dalam aset keuangan (surat berharga) dan aset property. Urutannya, yaitu tabungan, deposito, iuran dana pensiun, cicilan rumah, cicil emas/dirham/dinar, cicilan kendaraan, menambah modal kerja.
“Jika itu sudah terpenuhi berikutnya membeli reksadana, obligasi, dan saham,” jelasnya. Didin, menilai bahwa memiliki kekayaan tidaklah wajib. Memiliki pendapatan memang diharuskan, tetapi yang wajib adalah bekerja dan berikhtiar.
“Pendapatan harus lebih besar dari pengeluaran. Jangan lupa tabungan investasi. Jika pendapatan semakin menurun, sebaiknya gaya hidup juga harus diturunkan. Alokasikan pendapatan berdasarkan perencanaan keuangan dan tujuan keuangan yang jelas,” terangnya.
Untuk diketahui, Prof Didin telah menulis 26 buku dan beberapa di antaranya telah diterbitkan oleh penerbit mayor dan menjadi rujukan mahasiswa. Sementara itu, publikasi karya ilmiah dan jurnal sebanyak 35 telah diterbitkan pada jurnal ilmiah nasional hingga internasional.
Prof Didin menyelesaikan pendidikan tinggi pada 1984 di Bachelor of Art dan Akta IV Universitas Siliwangi, kemudian pada 1986 lulus S1 Sarjana Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi, pada 1995 lulus S1 Sarjana Ekonomi-Manajemen UWP.
Pada 1999 lulus S2 Magister Sains Manajemen Universitas Airlangga dan pada 2011 lulus S3 Doktor Ilmu Ekonomi-Manajemen Keuangan-investasi Universitas Airlangga. (red)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Forum Dekan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (Fordek AIPKI) menggelar pertemuan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Pertemuan yang diikuti sebanyak 200 orang dari total 98 Fakultas Kedokteran (FK) di seluruh Indonesia ini digelar pada 16-17 Februari 2024.
Ketua AIPKI, Prof Dr Budi Santoso, mengatakan pertemuan FORDEK AIPKI ini merupakan ajang tahunan yang dihadiri dekan-dekan fakultas kedokteran se-Indonesia untuk membahas berbagai isu dan tantangan dalam dunia pendidikan kedokteran. Termasuk membahas tantangan kesehatan di era society 5.0.
“Adanya perkembangan teknologi perlu diadakan peninjauan sistem pembelajaran untuk menyiapkan dokter-dokter baru di era saat ini. Dokter perlu mengambil peran kepemimpinan serta pengembangan produk, dan pendidikan social-entrepreneurship dapat diaplikasikan pada revolusi industri mendatang, era 5.0,” kata Prof Bus, sapaan Prof Budi Santoso, Jumat (16/2/2024).
Menurut Prof Bus, sistem perawatan kesehatan yang berubah cepat memerlukan kombinasi dari domain fisik, digital, dan biologis. Revolusi industri telah memengaruhi banyak aspek kehidupan manusia secara signifikan.
“Dalam era dinamis ini, penting bagi institusi pendidikan kedokteran untuk bersatu dalam upaya meningkatkan standar pendidikan dan penelitian seperti integrasi teknologi dalam kurikulum, peningkatan kualitas pengajaran klinik, dan kolaborasi dengan industri kesehatan,” jelasnya.
Foto bersama peserta Forum Dekan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (Fordek AIPKI) menggelar pertemuan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). (foto/red)
Prof Bus menegaskan, pertemuan dengan mengangkat tema ‘Penguatan Sinergi dan Kolaborasi untuk Kemajuan Pendidikan Kedokteran Indonesia’ ini dinilai mencerminkan tekad Fordek AIPKI dalam membangun kolaborasi yang lebih erat antar-fakultas kedokteran.
Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA, menyatakan sangat diperlukannya penguatan sinergi institusi pendidikan kedokteran untuk bisa mengikuti era revolusi 5.0.
“Dengan perkembangan teknologi, diperlukan rekomendasi objektif mengenai penambahan dokter dan pelayanan kesehatan, seperti halnya inovasi teknologi layanan home care, personalized care, wellness and preventive care, end-of-life care,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie MEng, mengakui Unusa sebagai tuan rumah FORDEK AIPKI kali ini, merasa sangat terhormat. Dari 98 FK saat ini, terdapat 11 FK baru yang saat ini tergabung dalam AIPKI.
“Sebagai institusi pendidikan kedokteran, kami akan selalu turut berperan aktif dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkapnya. Menurut Prof Jazidie, pertemuan Fordek AIPKI di Unusa ini tidak hanya menjadi platform untuk berbagi ide dan pengalaman, namun juga merupakan tonggak penting dalam membangun pondasi yang kokoh untuk kemajuan pendidikan kedokteran di Indonesia.
“Para dekan dan akademisi fakultas kedokteran kembali ke kampus masing-masing dengan semangat baru untuk mewujudkan perubahan positif dalam dunia pendidikan kedokteran Indonesia,” pungkasnya. (red)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan apresiasi kepada 4.396 siswa TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs sederajat di Surabaya yang mengikuti seleksi beasiswa penghafal kitab suci. Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan anggaran sebesar Rp 3,9 miliar untuk kuota beasiswa sebanyak 1.419 siswa.
Seleksi beasiswa penghafal kitab suci ini, salah satunya digelar di SMP 17 Agustus 1945 (SMTAG) Surabaya dan dikunjungi langsung Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Rini Indriyani.
Eri mengatakan, beasiswa penghafal kitab suci ini diperuntukan bagi siswa TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs sederajat di Surabaya yang memiliki pemahaman dan hafalan kitab suci dari enam agama yang diakui di Indonesia, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Program beasiswa tersebut merupakan upaya memperkuat perwujudan toleransi, sekaligus Kota Layak Anak (KLA) di Kota Surabaya.
“Hari ini saya mengunjungi para penghafal kitab suci beragama Islam di SMP 17 Agustus 1945, bagi agama Kristen ada di Barunawati, dan untuk Hindu besok, 17 Februari 2024 di Pura Segara. Di tahun ini ada peningkatan para pendaftar, kami membuka kuota sebanyak 1.419 siswa, tetapi yang mendaftar mencapai 4.396 siswa. Jadi setiap tahun, antusiasnya semakin meningkat,” kata Eri, usai mengunjungi peserta seleksi beasiswa penghafal kitab suci di SMPTAG Surabaya, Jumat (16/2/2024).
Menurut Eri, tahun ini, Pemkot Surabaya mengeluarkan anggaran sebesar Rp 3.908.000.000 untuk program beasiswa penghafal kitab suci ini. Dengan adanya program beasiswa ini, Eri mengaku tengah menyiapkan anak-anak Surabaya menjadi calon pemimpin di kemudian hari. Eri berkomitmen untuk memasifkan dan menambah kuota penerima beasiswa setiap tahunnya.
“InsyaAllah kita akan gas pol terus, sehingga menarik para siswa untuk belajar agama dalam mengarungi kehidupannya. Saya ingin membangun Surabaya dengan menyiapkan para pemimpin yang memiliki akhlakul karimah, karena nasib bangsa dan kota ini ditentukan oleh anak-anak kita,” tegasnya.
Nantinya, setiap peserta yang lolos seleksi akan diberikan beasiswa dari Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya berupa uang saku selama 10 bulan. Besaran beasiswa tersebut mulai Rp 100.000 bagi siswa di jenjang TK/RA, hingga paling besar senilai Rp 500.000 bagi siswa di jenjang SMP/MTs.
“Pemberian beasiswa penghafal kitab suci akan dimulai Maret hingga Desember 2024. Terkecuali untuk jenjang SMP kelas IX yang diberikan selama empat bulan saja, pada Maret hingga Juni 2024. Beasiswa akan diberikan per bulan. Jadi, kita ajak mereka untuk terus semangat dalam menguatkan agamanya dan pribadinya masing-masing,” terangnya.
Kepala SMPTAG Surabaya, Dra Hj Wiwik Wahyuningsih MM, mengatakan berbeda dengan tahun lalu, untuk tahun ini SMPTAG Surabaya hanya melakukan seleksi beasiswa penghafal kitab suci khusus agama Islam. Sedangkan, agama lainnya sudah dibagi di sejumlah sekolah lain yang ditunjuk Dispendik Kota Surabaya.
“Khusus di SMPTAG Surabaya ini saja ada sekitar 1.400-an siswa yang mengikuti seleksi dan hanya agama Islam saja. Tahun lalu, ada agama Kristen dan Katolik yang mengikuti seleksi di SMPTAG Surabaya ini. Tapi, setiap tahun jumlah peserta selalu naik,” katanya.
Wiwik menjelaskan, para penyeleksi beasiswa berasal dari semua keyakinan. Melalui program beasiswa penghafal kitab suci ini, diharapkan dapat termotivasi dan menumbuhkan pendidikan karakter dari para siswa daripada mereka hanya bermain gadget.
“Saya melihatnya para siswa lebih antusias. Adanya program beasiswa ini, jadi ada perhatian dari Pemkot Surabaya, terutama bagi anak-anak yang suka mengaji jadi terwadahi dan bermanfaat. Saya berharap jumlah peserta semakin bertambah setiap tahunnya,” terangnya.
Pelaksanaan seleksi beasiswa penghafal kitab suci digelar selama tiga hari, yakni pada 15-17 Februari 2024. Beasiswa ini peruntukan bagi para siswa yang berasal dari jenjang TK/RA sederajat, SD/MI sederajat, dan SMP/MTs sederajat di Surabaya. (red)
Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyiapkan proses pembayaran klaim penjaminan simpanan dan pelaksanaan likuidasi PT BPR Pasar Bhakti Sidoarjo, Jawa Timur/Jatim. Proses pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah dan pelaksanaan likuidasi bank dilakukan setelah izin PT BPR Pasar Bhakti dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak 16 Februari 2024.
Untuk melaksanakan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Pasar Bhakti, LPS akan memastikan simpanan nasabah dapat dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, LPS pun akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang akan dibayar, rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja atau sampai dengan 12 Juli 2024.
Pembayaran dana nasabah akan dilakukan secara bertahap selama kurun waktu tersebut. Nasabah dapat melihat status simpanannya di kantor PT BPR Pasar Bhakti atau melalui website LPS (www.lps.go.id) setelah LPS mengumumkan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Pasar Bhakti.
Inilah kantor BPR Pasar Bhakti Sidoarjo, Jawa Timur/Jatim yang dicabut izinnya oleh OJK sejak Jum’at (16/2) kemarin. (foto/ist)
Bagi debitur bank, tetap dapat melakukan pembayaran cicilan atau pelunasan pinjaman di kantor PT BPR Pasar Bhakti dengan menghubungi Tim Likuidasi LPS. Sekretaris Lembaga LPS, Dimas Yuliharto, menghimbau agar nasabah PT BPR Pasar Bhakti tetap tenang dan tidak terpancing atau terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pembayaran klaim penjaminan dan likuidasi bank.
‘’Jangan mempercayai pihak-pihak yang mengaku dapat membantu pengurusan pembayaran klaim penjaminan simpanan dengan sejumlah imbalan atau biaya yang dibebankan kepada nasabah,’’ kata Dimas Yuliharto.
Ia menyatakan, apabila nasabah membutuhkan informasi lebih lanjut terkait dengan pelaksanaan penjaminan simpanan dan likuidasi PT BPR Pasar Bhakti, nasabah dapat menghubungi Pusat Layanan Informasi (Puslinfo) LPS di 154. (bw)
Jakarta, (pawartajatim.com) – Frank & co., luxury jewellery brand berkualitas, kembali menghadirkan kejutan spesial bagi masyarakat dengan mengadakan Pop-Up Exhibition yang menampilkan Love Poetry Collection. Yakni, dengan koleksi terbarunya yang berkolaborasi dengan fashion designer kenamaan Indonesia, Monica Ivena. Pop-Up Exhibition yang dinamakan “Love Poetry Experience” ini diadakan di Mall Senayan City, Jakarta sejak 7-18 Februari 2024.
Selain menampilkan beragam produk dari Love Poetry Collection, Pop-Up Exhibition ini juga punya activity area yang menampilkan visual-visual kreatif dari koleksi kolaborasi Frank & co. bersama Monica Ivena.
Pada 8 Februari 2024, akan diadakan standing party dan semi talkshow yang dihadiri oleh segenap pemimpin media massa, komunitas, influencer, serta customer setia dari Frank & co. pada Pop-Up Exhibition bertema “Love Poetry Experience” ini.
Ada beberapa aktivitas seru yang bisa diikuti oleh pengunjung pada saat event ini berlangsung, seperti mengetahui Love Poetry ataupun tipe Love Journey mereka. Pengunjung juga bisa menikmati sweet treats berupa gelato ice cream dari Oma Elly secara gratis.
General Manager Frank & co, Ferdy Felano, menyatakan, ‘Love Poetry Experience’ adalah sebuah Pop-Up Exhibition yang kami adakan menyusul kesuksesan launching Love Poetry Collection, sebuah produk kolaborasi dari Frank & co. bersama Monica Ivena.
‘’Kami berharap kehadiran Pop-Up Exhibition ini bisa memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan experience tentang perjalanan cinta yang penuh makna namun tetap fashionable dalam produk-produk dari Love Poetry Collection ini,’’ katanya.
Menurut dia, pihakny ingin mengajak masyarakat untuk merasakan dan merayakan perjalanan cinta mereka lewat kreasi Love Poetry Collection yang dibuat secara cermat dan cocok diberikan buat pasangan untuk berbagai momen special.
Seperti Hari Valentine serta Tahun Baru Imlek.” Monica Ivena selaku Kolaborator dari Love Poetry Collection menyatakan, kolaborasi ini merupakan perayaan dan ekspresi kisah cinta serta perjalanan cinta bagi setiap pasangan.
Salah satu gerai Frank & co di Jakarta. (foto/ist)
Love Poetry Collection merupakan perwujudan dari visi yang saya kembangkan dengan Frank & co., yakni bahwa ekspresi cinta itu bisa tetap fun, modern, sparkling, namun tetap serene. Seperti puisi yang penuh ekspresi namun romantis dan menenangkan.
Sebagai desainer, saya memiliki ciri khas desain yang ingin saya wujudkan melalui Love Poetry Collection, dan pengalaman bertahun-tahun Frank & co. dalam bidang fine jewellery beserta teknologinya, mewujudkan sebuah koleksi yang elegan dan timeless, namun tetap fun sebagai fashion statement dan mix and match item sesuai dengan ciri khas desain saya.
”Mengangkat Couple Ring dan Promise Ring di Love Poetry Collection Kolaborasi Love Poetry Collection dari Frank & co. dengan Monica Ivena yang diluncurkan pada awal tahun 2024 muncul dari keinginan untuk merayakan personalisasi dalam cinta, bahwa setiap perjalanan cinta itu unik, setiap pasangan memiliki ceritanya sendiri, dan setiap ungkapan cinta selalu berbeda. Karena itu, koleksi perhiasan yang dinamakan Love Poetry Collection ini layaknya puisi yang ditulis secara unik, spesifik, dan sangat personal sebagai ungkapan perasaan cinta yang mendalam,’’ ujarnya.
Frank & co. dan Monica Ivena menciptakan Couple Ring dan Promise Ring untuk merayakan kisah cinta pasangan. Kolaborasi ini mengangkat “Couple Ring” dan “Promise Ring”, bukan “Engagement Ring” atau “Wedding Ring”, karena setiap tahap dalam perjalanan cinta layak dirayakan, seperti saat pasangan menyadari perlunya mengalahkan ego untuk suatu kemenangan bersama, saat seseorang melepaskan ketakutannya dan menempatkan orang yang dicintainya di urutan pertama, atau saat seseorang memiliki keberanian untuk membuka vulnerability-nya kepada orang yang dicintainya.
Amarem Couple Ring dari Love Poetry Collection, Frank & co. x Monica Ivena Marea Couple Ring dari Love Poetry Collection, Frank & co. x Monica Ivena Love Poetry Collection Frank & co. x Monica Ivena, Fidelis, Amorem, & Prismata Promise Ring Setiap desain Couple Ring di koleksi Love Poetry, yang terdiri dari ladies ring dan men’s ring dengan desain yang matching, dibuat dengan hati-hati menggunakan emas 18K, berlian berkualitas F VVS, serta batu mulia yang dipilih melalui proses kurasi ketat.
Setiap cincin mencerminkan keunikan kisah cinta, karena setiap pasangan memiliki cerita yang layak diceritakan dan dirayakan. Couple Ring di Love Poetry Collection terdiri dari Amorem, Amare, Prismata, Fidelis, dan Marea, sedangkan pada Promise Ring terdiri dari Amorem, Prismata, dan Fidelis, yang masing-masingnya memiliki kisah serta puisinya sendiri, yang bisa dipilih oleh para pasangan sesuai dengan kisah perjalanan cinta yang paling mewakilinya.
Monica Ivena merupakan seorang perancang busana asal Indonesia yang telah berkarir selama lebih dari 10 tahun dan menciptakan beberapa karya yang dipakai oleh selebriti Indonesia dan dunia, termasuk Taylor Swift dan Khloe Kardashian. Gaya unik Monica Ivena terlihat dalam desainnya yang feminin, penuh detail, dan menyelipkan sentuhan whimsical.
Sebagai wanita yang empowered, desainnya mencerminkan keaslian dan keunikan. Frank & co. Hanya Memakai Natural Diamonds Terbaik Perlu diketahui, Frank & co. merupakan brand perhiasan yang menjadi The Residence of F Colour and VVS Clarity.
Karena itu, Frank & co. memiliki koleksi perhiasan berlian yang dibuat dari material terbaik dengan tingkat warna F dan kejernihan VVS yang dipasok langsung dari sightholder yang mendapatkan berlian dari tambang bertanggung jawab di seluruh dunia. Demi menjaga kualitas dan timeless-ness, Frank & co. juga hanya menggunakan natural diamond terbaik pada setiap koleksi perhiasannya. Natural diamond merupakan zat alami paling keras di bumi yang terbuat dari karbon. (bw)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Apes menimpa seorang turis asing asal Polandia. Dia meninggal saat mendaki Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Kamis (15/2/2024). Dugaan sementara, korban kelelahan dan penyakitnya kambuh saat mendaki.
Korban berinisial KAS (53), pekerja sebuah agen travel di Bali. Saat kejadian, korban berkunjung ke TWA Ijen bersama tiga orang. Masing-masing sopir dan dua tamu. “Korban bersama sopirnya membawa dua tamu asing dan berencana melakukan pendakian ke TWA Kawah Ijen,” kata Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah V Banyuwangi Dwi Putro Sugiarto, Jumat (16/2/2024).
Korban mulai mendaki sekitar pukul 11.30 WIB. Diduga, korban kelelahan, ditambah penyakitnya kambuh. Lalu, ambruk di pinggir jalur pendakian. Petugas mengetahui kabar meninggalnya turis asing ini dari wisatawan.
Kabarnya ada turis yang tergeletak di jalur pendakian. Petugas akhirnya meluncur ke lokasi. “Informaai dari wisatawan ada yang tergeletak di jalur pendakian antara pondok Bunder dengan kawah. Akhirnya petugas meluncur ke lokasi,” kata Dwi.
Tiba di lokasi, petugas mendapati korban sudah tak bergerak. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Licin, lalu dilarikan ke RSUD Blambangan. Dugaan sementara, korban meninggal saat pertama kali ditemukan warga.
“Penyebab korban meninggal diduga akibat kelelahan dan riwayat penyakit,” jelasnya. Usai diperiksa medis, jenazah korban dibawa keluarga ke Bali. Selama ini, korban diketahui tinggal di Pulau Dewata ini. (udi)
Blitar, (pawartajatim.com) – Perwakilan BKKBN Jawa Timur/Jatim melaksanakan kegiatan Orientasi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melalui kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Kabupaten Blitar Kamis (15/2).
Kegiatan ini dibuka Kepala Bidang KB DP3APPKB Kabupaten Blitar, Tri Gunawan, S.Si, M.AP. Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Jatim yang diwakili Harijono, S.E, M.M selaku Penanggung Jawab Pemberdayaan Ekonomi Keluarga.
Peserta kegiatan merupakan kelompok UPPKA Mawar, Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi, Blitar yang kemudian mendapatkan pelatihan membuat roti. Selain itu, kelompok tersebut juga menerima bantuan peningkatan usaha berupa Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG).
Tri Gunawan memberikan dukungan dan semangat kepada peserta kegiatan dan berharap dapat mengikuti kegiatan dengan maksimal. “Saya berharap, setelah kegiatan ini para kader yang hadir ini langsung menerapkan hasil pelatihan ini. Karena sudah semestinya kelompok UPPKA memiliki suatu produk yang dipasarkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” kata Tri Gunawan.
Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra. Maria Ernawati, M.M, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung perekonomian masyarakat Kabupaten Blitar sesuai dengan kearifan lokal.
Menurut Ernawati, Melalui pembekalan dan sosialisasi peningkatan skill Kelompok UPPKA bagaimana kedepannya bisa berupaya untuk meningkatkan atau menambah penghasilan kepala keluarga.
Sementara itu, para peserta dari Kelompok UPPKA Kampung KB tersebut sangat antusias mengikuti kegiatan dan praktek membuat roti. (arief)