Perayaan Tahun Baru China, ‘Wisata Imlek’ yang Dirindukan Warga Tionghoa?

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perayaan Imlek atau Tahun Baru China Sabtu (10/2/2024) di Indonesia berlangsung meriah. Tak terkecuali masyarakat Surabaya khususnya warga keturunan gegap gempita merayakan datangnya Tahun Baru China ini.

Tak sedikit di keramaian seperti stasiun kereta api yang memeriahkan perayaan Imlek dengan mempertontonkan pertunjukkan barongsai untuk menghibur calon penumpang. Demikian juga dengan sejumlah hotel berbintang yang ada di Surabaya dan Malang memperingati datangnya Tahun Baru China ini dengan menggelar makan malam bersama dan menyuguhkan tarian barongsai.

Semua itu, tak lain untuk meningkatkan tingkat hunian pada masing-masing hotel tersebut. Namun, kemeriahan peringatan perayaan Imlek ini tak terlepas dari ‘jasa’ Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Sejak era kepemimpinan Gus Dur, Imlek selalu dirayakan dengan semarak oleh mayoritas masyarakat Tionghoa di Indonesia. Perayaan dilakukan di banyak kota besar. Lengkap dengan lampu-lampu lampion dan pertunjukan barongsai serta liong bisa dilakukan di ruang terbuka.

Padahal, gemerlap Imlek ini tak pernah terlihat sebelumnya. Terutama selama 32 tahun masa pemerintahan orde baru yang dipimpin Suharto. Rezim Orde Baru melalui Inpres No 14/1967 membuat Imlek menjadi barang terlarang untuk dirayakan di depan publik.

Selama berlakunya Instruksi Presiden tersebut, seluruh perayaan tradisi dan keagamaan etnis Tionghoa termasuk Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh dilarang dirayakan secara terbuka. Pertunjukan barongsai dan liang liong pun dilarang dimainkan di ruang-ruang publik. Lagu Mandarin tidak boleh diputar di radio.

Selama 32 tahun Orba berkuasa, tidak pernah ada Imlek yang meriah seperti tahun-tahun belakangan ini. Karena itulah, even Imlek selalu dinantikan pengelola hotel dan dijadikan sebagai wisata Imlek yang dapat mengangkat tingkat hunian dan pemasukan hotel.

Misalnya, sejumlah hotel berbintang di Surabaya dan Malang yang menggelar perayaan Imlek. Diantaranya, The Southern Hotel Surabaya, Aston inn Jemursari, The Shalimar Boutique Hotel Malang dan DoubleTree by Hilton Surabaya, serta hotel lainnya.

Barongsai meriahkan peringatan Imlek dengan makan malam bersama di The Southern Hotel Surabaya. (foto/ist)

Perayaan Imlek di The Southern Hotel Surabaya, menggelar makan malam bersama masyarakat Tionghoa pada Jum’at (9/2) malam. Momen sekali dalam setahun ini memiliki makna tersendiri bagi sebagian besar keluarga.

Sehingga makanan yang disajikan pun memiliki beberapa makna yang menjadi suatu doa dan harapan untuk setahun kedepan. Tahun 2024 merupakan perayaan untuk shio naga, khususnya Naga Kayu.

Naga yang menjadi lambang kehormatan, ketangguhan, dan keberuntungan diharapkan bisa membawa hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari selama setahun kedepan oleh masyarakat keturunan Tionghua di Indonesia.

‘’Banyak atribut naga yang sudah mulai terpasang di beberapa tempat public. Seperti pusat perbelanjaan, penginapan, dan sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru imlek 2024,’’ kata General Manager/GM The Sourthern Hotel Surabaya, Kencana Herdianto.

Exeutive Chef The Southern Hotel Surabaya, Sarto, mengatakan, menu makan malam yang tersaji pada acara Heaven Emperor juga berbeda dibandingkan hari-hari lainnya. Yusheng yang menjadi menu identik peryaan Tahun Baru Imlek tentu dihadirkan kembali pada tahun ini.

Selain itu ada juga menu lainnya. Seperti pecking duck, prawn and chicken dumpling, traditional chinese style jellyfish, authentic pomelo with Mandarin orange salad, sauteed chinese cabbage with seafood mushroom, Mie goreng ala Hokong dengan ayam dan paprika, fish with beurre blanc sauce, steamed fish with ginger garlic coriander sauce.

‘’Tahun ini, The Southern Hotel menyajikan bukan sekedar hidangan untuk merayakan malam pergantian Tahun Baru Imlek. Namun, dilengkapi juga dengan pertunjukan tari Barongsai dan hiburan lainnya,’’ tambah Food and Beverage Manager, Budi Utomo.

Seperti, oriental live music, lucky tree, oriental buffet menu, dan banyak lainnya untuk tamu yang datang dalam acara makan malam yang bertajuk ‘Heaven Emperor’.  Yang juga menarik dan berbeda saat perayaan Imlek dilakukan di Aston inn Jemursari dari lobi sampai ke Saffron Restaurant.

Berbagai pertunjukkan seperti Akustik Musik, Drag Queen, Puppet Show dan sajian minuman khas Imlek disajikan secara langsung untuk pengunjung. Seperti teh oolong yang dipercaya mampu menangkal radikal bebas serta membuat kulit lebih cerah dan sehat.

Untuk menarik lebih banyak pengunjung serta membuat hal yang berbeda dalam perayaan Hari Imlek di tahun ini, pihaknya sengaja mengemas lebih ke entertain dinner. Jadi, selain pengunjung menikmati kuliner khas Imlek seperti pecking duck, jiao hua ji, chow min sampai ke ma po tofu.

‘’Pengunjung juga disuguhi dengan berbagai pertunjukkan yang sudah kami siapkan beberapa bulan sebelumnya,’’ kata Food & Beverage Supervisor Aston inn Jemursari, Derik Irawan. Sementara, Michelle, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarga besar dari Semarang menyatakan, perayaan Imlek kali ini yang pertama kalinya dirayakan di Hotel Aston inn Jemursari.

‘’Kebetulan keluarga dari Semarang juga datang untuk berlibur ke Surabaya. Kami sangat tertarik dengan apa yang ditawarkan oleh hotel ini, karena biasanya di beberapa tempat hanya menyediakan makan malam dengan akustik music. Namun, di Aston inn Jemursari memberikan hiburan yang segar untuk pengunjung,” ujar Michelle.

Ada yang unik dalam perayaan Imlek yang digelar The Shalimar Boutique Hotel Malang. Hotel berbintang ini mempunyai cara unik dan berbeda untuk merayakan setiap momen spesial. Dalam menyambut Chinese New Year 2024, hotel bintang lima yang terletak di Jalan Cerme no 16 Malang ini, berkolaborasi dengan Pohon Mungil dan Boby Chen dengan mengadakan Bonsai dan Chinese Calligraphy Exhibition bertajuk Owah Gingsir.

Pameran ini dibuka secara gratis untuk khalayak umum, mulai 8 – 11 Februari 2024 lalu. Selain pameran bonsai dan chinese calligraphy, juga dibuka booth khusus untuk menjual bonsai dan live calligraphy oleh Boby Chen.

Secara etimologi Jawa, “Owah Gingsir” dapat diartikan sebagai perubahan, perpindahan tempat, atau bahkan pikiran yang berarti segala sesuatu selalu berubah. Dari pitutur Jawa tersebut, bisa dipahami bahwa zaman terus berubah dan bergeser sama seperti roda yang selalu berputar.

Dalam pitutur Jawa, “samubarang tansah munyer. Kahanan kang ana iki ora suwe mesti ngalami owah gingsir, mula aja lali marang saphada-padaning tumitan” yang jika diartikan ‘semuanya selalu berputar. Situasi saat ini akan segera berubah, jadi jangan lupakan masa depan’.

Pameran kolaborasi antara The Shalimar Boutique Hotel Malang, Sujud Sukur – seniman bonsai & Boby Chen –  Chinese Calligraphy & Painting Artist, bertepatan dengan tahun baru Imlek 2024, yang mana tahun 2024 adalah tahun Naga Kayu yang diyakini memiliki energi & semangat. Bahkan ada mimpi untuk mengubah dunia.

Bonsai. (foto/ist)

“Kami menyajikan sebuah akulturasi dari Budaya China – Tiongkok Kuno dan Jawa, dengan tema Owah Gingsir dengan menarik benang merah, secara falsafah Jawa dan Falsafah Shio dalam budaya China. Sama-sama merujuk pada perubahan yang sangat menarik untuk disajikan dalam sebuah pameran bonsai & chinese calligraphy,“ ujar Public Relations dari The Shalimar Boutique Hotel Malang, Candy Vicha.

Melihat dari gegap gempitanya dan meriahnya perayaan Imlek ini, bisa diartikan bahwa Tahun Baru China, ini sangat dinantikan oleh warga Tionghoa yang ada di Indonesia, khususnya Surabaya dan Malang.

Dengan demikian, perayaan Tahun Baru China setiap tahunnya ini menjadi ‘wisata Imlek’, yang sangat dinantikan oleh masyarakat, khususnya keturunan Tionghoa. Selamat Tahun Baru China, Gong Xi Fa Cai yang memiliki arti ‘Semoga Berbahagia dan Memperoleh Keberuntungan Besar’. (bambang wiliarto)

DoubleTree by Hilton Surabaya Gelar Gala Dinner Mewah di Malam Tahun Baru Naga Kayu

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menyambut pergantian tahun baru Naga Kayu di 2024 ini, DoubleTree by Hilton Surabaya menggelar makan malam mewah. Acara itu bertema “Dragon’s Nest Lantern Gala” yang digelar Jum’at (9/2) lalu di Tunjungan Grand Ballroom.

Momen itu dipenuhi para tamu yang ingin menikmati sajian premium dan beragam penampilan menarik yang telah disiapkan oleh DoubleTree by Hilton Surabaya. Even pergantian tahun Naga Kayu tersebut mulai dirasakan ketika memasuki area hotel dengan adanya dekorasi yang elegan dan mewah.

Para tamu yang datang disambut oleh naga dengan panjang 6 (enam) meter dan tinggi 3 (tiga) meter berwarna emas dengan sentuhan warna merah dan biru. Dengan adanya dekorasi tersebut, area hotel terlihat semakin megah, tak heran jika para tamu menjadikannya sebagai spot foto sebelum mengikuti rangkaian acara di ballroom.

Malam tahun baru imlek dibuka dengan pertunjukan barongsai di area lobby dan area publik hotel lainnya. Terlihat para tamu turut memberikan angpao kepada barongsai sebagai tradisi dan simbol kepercaayan orang Tionghoa.

Acara di ballroom dimulai pukul 18.00 dengan banyak hiburan dan fasilitas menarik seperti photo booth dan sweet corner di area pre-function ballroom. Dibuka dengan penampilan dari pemain musik tradisional Cina yaitu Guzheng dan kecapi yang menyambut kedatangan para tamu.

Dilanjutkan dengan penampilan barongsai, parade Yu Sheng dan prosesi mengaduk Yu Sheng yang dipandu oleh MC. Setelah itu, ada penampilan dari Mr. Bian Lian atau tarian seribu topeng yang merupakan salah satu kesenian turun temurun dari Tiongkok.

Penampilan barongsai pun dilanjutkan di area panggung dengan menggunakan beberapa kursi sebagai media untuk atraksi. Selain itu, tarian megah pun dihadirkan dalam acara kali ini dengan tema Contemporary Chinese.

Tak kalah menarik, penampilan dari Master Ho Liang Comedy & Magic Show sukses membuat seluruh tamu tertawa lepas dengan aksi lucunya. Di sela-sela acara, banyak hadiah yang dibagikan seperti voucher menginap dan juga voucher F&B untuk para tamu yang hadir.

Dan di puncak acara, penampilan dari Hendra Lu yang merupakan penyanyi lagu Mandarin sukses membuat para tamu bertepuk tangan dengan riuh, tak jarang Hendra Lu pun mendatangi ke meja tamu untuk berinteraksi ataupun mengajak bernyanyi.

Hotel bintang 5 (lima) yang terletak di Jalan Tunjungan No 12 Surabaya ini meyajikan beragam menu yang sangat spesial di momen pergantian tahun baru imlek kali ini. Semua menu yang disajikan kepada tamu selama acara menggunakan bahan dan cara penyajian yang sangat premium.

“Ini merupakan kali pertama kita menggelar acara Gala Dinner di ballroom pada pergantian tahun baru imlek. Kami memberikan yang terbaik dari segi makanan hingga kemeriahan acara, seperti entertain dan fasilitas lainnya. Terlihat para tamu sangat antusias memenuhi ballroom dan mengikuti rangkaian acara hingga berakhir,” kata General Manager DoubleTree by Hilton Surabaya, Shane Ingram. (bw)

Viral….., Pick Up Angkut Bansos Caleg Nyungsep, Diduga saat Masa Tenang, ini Komentar Bawaslu Banyuwangi 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Warga Banyuwangi digegerkan video  mobil pick up yang nyungsep ke sungai. Mobil ini membawa tumpukan sembako bergambar caleg. Diduga, peristiwa ini terjadi saat masa tenang Pemilu.

Dalam video yang beredar, kendaraan tersebut terperosok di sungai wilayah Kalibendo, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Terlihat  tumpukan sembako yang berserakan. “Sembako  beras, minyak, terpelosok di areal Kalibendo,” kata warga dalam video itu.

Dugaannya, pick up pengangkut sembako bergambar caleg itu  terjadi pada Minggu (11/2/ 2024). Momen ini masuk masa tenang pemilu. Bawaslu Banyuwangi mengaku belum mendapatkan laporan terkait kejadian ini. Meski begitu, lembaga ini langsung melakukan penelusuran.

“Kita masih melakukan penelusuran. Sekaligus meminta laporan ke pengawas kami yang di lapangan,” kata Komisioner Bawaslu Banyuwangi, Untung Apriliyanto, Senin (12/2).  Kecelakaan tunggal ini juga belum masuk laporan ke polisi.

“Belum ada laporan masuk terkait kecelakaan ini,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Iptu Dwi Wijayanto. (udi)

Lewat Rubik, Mahasiswa Ubaya Serukan Gen Z Tak Golput

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Berbagai cara dilakukan untuk mengajak masyarakat agar tidak golput dan tetap menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024. Salah satunya, dilakukan mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) dengan menyusun ratusan rubik bertuliskan ‘ Gen Z Anti Golput’.

Ratusan rubik ini disusun dua Mahasiswa Ubaya, yakni Michelle Angelina dan Kiera Ashley dan di pamerkan di Gazebo Fakultas Industri Kreatif Ubaya, Senin (12/2/2024). Kiera mengatakan, pembuatan karya ini bertujuan untuk mengingatkan seluruh mahasiswa Ubaya agar tidak melakukan golput pada gelaran Pemilu Serentak yang digelar pada 14 Februari 2024.

“Kami yang kuliah saat ini kan termasuk Gen Z. Menurut data KPU, pemilih generasi Z mencapai lebih dari 46 juta orang atau sekitar 22,85 persen. Artinya, kita punya peran cukup besar dalam menggunakan hak pilih dalam memilih calon pemimpin di masa depan,” kata Kiera.

Rubik dalam karya ini dipakai agar menarik perhatian. Selain karena warnanya yang beragam, mainan ini juga sangat identik dengan mainan anak muda. “Sehingga, cocok sebagai media penyampai pesan dalam karya,” katanya.

Sementara itu, Michelle menyebut mozaik berukuran 80,5 cm x 53,5 cm itu tersusun dari 150 rubik 3x3x3 berukuran 5 cm. Dalam pembuatannya, Kiera dan Michelle saling berbagi tugas. Kiera membuat desain pixel, sedangkan Michelle memutar rubik sesuai warna pada desain.

“Waktu pembuatannya sekitar empat jam. Kesulitannya adalah ketika harus menyesuaikan warna pixel yang ada pada rubik, sehingga bisa membentuk suatu gambaran dengan warna yang estetik,” jelasnya.

Namun, dalam memutar rubik untuk menyesuaikan warna, Michelle mengaku tidak mengalami kesulitan karena bermain rubik merupakan salah satu hobi yang ditekuninya. Michelle dan Kiera berharap, pesan yang disampaikan melalui karya ini dapat menjadi pengingat tidak hanya bagi Gen Z, namun juga untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Harapannya, seluruh lapisan masyarakat dapat berperan serta menggunakan hak suaranya untuk memilih pemimpin bagi masa depan Indonesia lima tahun mendatang,” pungkasnya. (red)

Sugito Adhi Rangkap Dua GM Hotel di Malang dan Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama kembali diberikan kepada Sugito Adhi menggantikan Andreas Riyadi yang sudah memimpin sekitar 3 tahun. Sugito Adhi bukanlah nama baru di dunia perhotelan. Sebab, lelaki ini pernah  memimpin Mercure Surabaya Grand Mirama periode 2013 hingga 2021.

Acara serah terima jabatan berlangsung cukup meriah di Coffee Cafe Central, yaitu Café yang menjadi unggulan dari Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama. Selain itu, Andreas Riyadi, memberikan ucapan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan dukungan dan kesempatan kepada dirinya untuk memimpin Mercure Surabaya Grand Mirama sejak April tahun 2021.

Sudah banyak prestasi yang dicapainya. Hal ini pun tak lepas dari dukungan seluruh Heartist Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama. Sugito Adhi, saat ini juga menjadi General Manager di Grand Mercure Malang Mirama. Secara otomatis dia menjadi Cluster General Manager dari hotel PT. Mirama Wisata.

“Pastinya saya senang karena di percaya mengemban 2 properti hotel sekaligus yang ada di 2 kota berbeda, pastinya penuh tantangan dan bagaimana kita bisa menghadapi tantangan tersebut dengan baik,” kata Sugito Adhi, di Surabaya Rabu (7/2) lalu.

Lebih lanjut selain menjabat sebagai GM Mercure Surabaya Grand Mirama & GM Grand Mercure Malang Mirama, pria yang akrab disapa Gito tersebut juga memiliki motivasi tinggi untuk mensukseskan bersama hotel yang ada di 2 properti milik PT. Mirama Wisata. (arief)

Peringati Imlek dengan Makan Malam Bersama di The Southern Hotel Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tahun Baru Imlek 2024 dirayakan pada 10 Februari malam sebelum perayaan hari raya. Masayarakat keturunan Tionghua di Indonesia biasanya mengadakan makan malam bersama.

Momen sekali dalam setahun ini memiliki makna tersendiri bagi sebagian besar keluarga. Sehingga makanan yang disajikan pun memiliki beberapa makna yang menjadi suatu doa dan harapan untuk setahun kedepan.

Tahun 2024 merupakan perayaan untuk shio naga, khususnya Naga Kayu. Naga yang menjadi lambang kehormatan, ketangguhan, dan keberuntungan diharapkan bisa membawa hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari selama setahun kedepan oleh masyarakat keturunan Tionghua di Indonesia.

‘’Banyak atribut naga yang sudah mulai terpasang di beberapa tempat publik, seperti pusat perbelanjaan, penginapan, dan sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan untuk memeriahkan perayaan tahun baru imlek 2024,’’ kata General Manager/GM The Sourthern Hotel Surabaya, Kencana Herdianto, di Surabaya Sabtu (10/2).

Barongsai meriahkan peringatan Imlek dengan makan malam bersama di The Southern Hotel Surabaya. (foto/ist)

The Southern Hotel Surabaya berpartisipasi untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2024, mulai dari tanggal 1 Februari. Terlihat dekorasi bernuansa Imlek. Seperti dewa uang, naga, pohon uang, dan juga koin-koin emas di beberapa area hotel.

Tahun ini, The Southern Hotel menyajikan bukan sekedar hidangan untuk merayakan malam pergantian tahun baru imlek, namun dilengkapi juga dengan pertunjukan tari Barongsai dan hiburan lainnya seperti, oriental live music, lucky tree, oriental buffet menu, dan banyak lainnya untuk tamu yang datang dalam acara makan malam yang berjudul Heaven Emperor,’’ tambah Food and Beverage Manager, Budi Utomo.

Menu makan malam yang tersaji pada acara Heaven Emperor juga berbeda dibandingkan hari-hari lainnya. Yusheng yang menjadi menu identik peryaan tahun baru imlek tentu akan dihadirkan kembali di tahun ini.

Selain itu ada juga menu lainnya seperti pecking duck, prawn and chicken dumpling, traditional chinese style jellyfish, authentic pomelo with mandarin orange salad, sauteed chinese cabbage with seafood mushroom, Mie goreng ala Hokong dengan ayam dan paprika, fish with beurre blanc sauce, steamed fish with ginger garlic coriander sauce, jelas Sarto sebagai Exeutive Chef The Southern Hotel Surabaya.

Adanya perayaan ini juga menjadi bentuk harapan dan doa dari segenap management The Southern hotel, untuk satu tahun kedepan yang penuh dengan keberkahan, kehormatan, dan ketangguhan. Semoga semua bisa dilancarkan dan membawa kebahagiaan bagi semuanya. The Southern Hotel, “as unique as your imagination”. (arief)

Cara Unik The Shalimar Boutique Hotel Malang Rayakan Imlek

0

Malang, (pawartajatim.com) – The Shalimar Boutique Hotel Malang mempunyai cara unik untuk merayakan setiap momen spesial. Menyambut Chinese New Year 2024, hotel bintang lima yang terletak di Jalan cerme no 16 Malang ini, berkolaborasi dengan Pohon Mungil dan Boby Chen, mengadakan Bonsai dan Chinese Calligraphy Exhibition bertajuk Owah Gingsir.

Pameran ini dibuka secara gratis untuk khalayak umum, pada 8 – 11 Februari 2024, pukul 10.00 – 21.00. Selain pameran bonsai dan chinese calligraphy, juga dibuka booth khusus untuk menjual bonsai dan live calligraphy oleh Boby Chen.

Secara etimologi Jawa, “Owah Gingsir” dapat diartikan sebagai perubahan, perpindahan tempat, atau bahkan pikiran yang berarti segala sesuatu selalu berubah. Dari pitutur Jawa tersebut, bisa dipahami bahwa zaman terus berubah dan bergeser sama seperti roda yang selalu berputar.

Dalam pitutur Jawa, “samubarang tansah munyer. Kahanan kang ana iki ora suwe mesti ngalami owah gingsir, mula aja lali marang saphada-padaning tumitan” yang jika diartikan “semuanya selalu berputar. Situasi saat ini akan segera berubah, jadi jangan lupakan masa depan”.

Bonsai. (foto/ist)

Pameran kolaborasi antara The Shalimar Boutique Hotel Malang, Sujud Sukur – seniman bonsai & Boby Chen – Chinese Calligraphy & Painting Artist, bertepatan dengan tahun baru Imlek 2024, yang mana tahun 2024 adalah tahun Naga Kayu yang diyakini memiliki energi & semangat. Bahkan ada mimpi untuk mengubah dunia.

‘’Maka pada kesempatan ini, kami akan menyajikan sebuah akulturasi dari Budaya China – Tiongkok Kuno dan Jawa, dengan tema Owah Gingsir dengan menarik benang merah, secara falsafah Jawa dan Falsafah Shio dalam budaya China sama sama merujuk pada perubahan yang sangat menarik untuk disajikan dalam sebuah pameran bonsai & chinese calligraphy,’’ kata Public Relations  The Shalimar Boutique Hotel Malang, Candy Vicha, Jum’at (9/2). (arief)

Meriahkan Imlek, Barongsai Hibur Penumpang di Stasiun Gubeng Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek 2575, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menghadirkan atraksi Barongsai untuk menyapa dan menghibur para penumpang kereta api di Stasiun Gubeng Surabaya. Para penumpang kereta api juga dibagikan kue keranjang dan minuman khas Imlek, Sabtu (10/2/2024).

Para penumpang kereta api di Stasiun Gubeng Surabaya yang sedang menunggu keberangkatan menuju tempat tujuan, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta, dihibur dengan atraksi barongsai.

Dua singa atau liong berwarna merah yang dipersembahkan Komunitas Pecinta Barongsai Indonesia (KPBI) Surabaya ini berkeliling di area Stasiun Gubeng Surabaya untuk menghibur dan menyapa para penumpang kereta api, dengan diiringi tabuhan tambur dan alat musik lainnya.

Para pemain barongsai yang sebagian besar masih berusia remaja ini bergerak dengan lincah menarik perhatian calon penumpang kereta api yang mengelilingi atraksi. Banyak penumpang kereta api yang mendekat dan mengabadikan atraksi dua barongsai ini.

Dalam salah satu aksinya, barongsai juga membagikan ratusan buah jeruk, kue keranjang dan souvenir kepada calon penumpang kereta api yang sedang menunggu keberangkatan kereta api di Stasiun Gubeng Surabaya.

Salah satu penumpang kereta api, Puspa Amalia, mengaku sangat terhibur dengan adanya atraksi barongsai ini. Sebab, selain jarang melihat langsung aksi barongsai di stasiun, juga menjadi tidak bosan karena menunggu kedatangan kereta api di stasiun.

“Pertujukannya barongsai ini bagus yaa, karena sambil menunggu kedatangan kereta api, apalagi kita kan menunggunya tidak 1-2 menit. Jarang-jarang yaa dan hampir tidak pernah ada atraksi barongsai, apalagi ini bertepatan dengan Tahun Baru Imlek jadi lebih meriah,” ujar Puspa.

Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, mengatakan dua barongsai dalam atraksinya ini juga memberikan kue keranjang kepada para penumpang kereta api sebagai simbol penghormatan dan rezeki bagi perusahaan.

“Ini kita dalam rangka Tahun Baru Imlek, rutin tiap tahun kami lakukan, sekaligus bisa menghibur para pelanggan kereta api. Selain itu, juga para penumpang bisa menikmati perjalanan. Kami juga berikan kue keranjang dan souvenir kepada para penumpang bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek ini,” jelasnya.

Barongsai merupakan kesenian tradisional masyarakat Tionghoa yang ditampilkan pada saat tahun baru penanggalan Tiongkok atau Imlek. Sedangkan, kue keranjang yang biasa disuguhkan dianggap sebagai simbol penghormatan dan juga pembawa rezeki di tahun shio Naga Kayu pada tahun ini.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan pada libur panjang Tahun Baru Imlek yang bertepatan dengan cuti bersama dan libur Isra Miraj ini, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun wilayah Daop 8 Surabaya sejak 7-11 Februari 2024 sebanyak 95.522 penumpang.

“Jumlah ini meningkat 45 persen dibandingkan pada periode yang sama pekan lalu, yakni 65.880 penumpang,” pungkasnya. (red)

Warga Muhammadiyah Soroti Netralitas dalam Pemilu 2024

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 41 persen warga Muhammadiyah tidak percaya pemilihan umum (Pemilu) 2024 berjalan langsung, umum, bebas, rahasia (luber) serta jujur dan adil (jurdil). Bahkan, sebanyak 47,5 persen warga Muhammadiyah juga tidak tidak percaya dengan netralitas aparatur negara.

Hal ini berdasarkan hasil survei yang dirilis Pusat Studi Politik dan Transformasi Sosial (Puspolnas) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya bekerja sama dengan Pusat Studi Politik dan Sosial Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka Jakarta (PSPS-UHAMKA). Salah satu hasil survei menyoroti soal netralitas dalam Pemilu 2024.

Peneliti Utama Puspolnas UM Surabaya, Arin Setyowati, mengatakan terkait netralitas dalam Pemilu 2024, diketahui sebanyak 41 persen warga Muhammadiyah tidak percaya pemilu akan berjalan luber dan jurdil.

“Sedangkan, sebanyak 47,5 persen warga Muhammadiyah tidak percaya dengan netralitas aparatur negara. Sementara, yang mempercayai hanya 33,7 persen,” kata Arin, di Surabaya, Jumat (9/2/2024).

Arin menjelaskan, dalam survei bertajuk ‘Preferensi Politik, Gerakan Relawan Paslon dan Netralitas Aparatur Pemerintahan dalam Pemilu 2024’ ini dilakukan dari data sekunder secara makro dan beberapa data dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se-Indonesia.

Muhammadiyah sendiri saat ini mempunyai anggota sebesar 52.177.950. “Sedangkan, survei mengambil jumlah sampel sebanyak 1.220 responden tersebar secara proporsional di 35 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) atau provinsi,” jelasnya.

Sedangkan, margin tingkat toleransi standart of error 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan adalah 90 persen. “Proses wawancara dilakukan secara On Call dengan responden menggunakan kuesioner oleh enumerator yang dilatih. Periode survei ini dilakukan 26 Januari hingga 4 Februari 2024,” pungkasnya. (red)

Relawan Guntur Siap Kawal Program Prabowo-Gibran, Mulai Ketahanan Pangan hingga Hilirisasi

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, mendapat dukungan berkualitas jelang hari pencoblosan Pilpres 14 Februari 2024. Dukungan itu datang dari relawan Guntur atau Garuda Untuk Rakyat.

Mereka mendeklarasikan diri untuk mengawal program kerja Prabowo Gibran, saat menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029. Ada sejumlah program kerja yang akan dikawal, mulai ketahanan pangan hingga hilirisasi.

Ketua Dewan Pengawas Guntur, Aji Jaya Bintara, menjelaskan, program ketahanan pangan yang akan dijalankannya berupa pembangunan pabrik ikan di tengah laut. Rencananya, sentra tersebut akan dibangun di Konawe, Sulawesi Utara, salah satu lumbung ikan di Indonesia.

“Kami akan langsung bangun pabrik ikan di Konawe. Daerah ini merupakan penghasil ikan terbesar di Indonesia. Kami ingin pabrik ikan nanti yang meresmikan Bapak Prabowo,” kata Aji Jaya Bintara, saat deklarasi Prabowo – Gibran di Tugu Kuntskring Palais Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2/2024).

Pabrik ikan, kata dia, nantinya akan dimaksimalkan dan dikelola anak bangsa untuk memenuhi kebutuhan warga. Selain itu, juga untuk mendukung program Prabowo – Gibran berupa makan siang gratis. Ikan-ikan yang diproduksinya bisa dikonsumsi masyarakat.

“Selain di Konawe, tentu di daerah lain juga akan dibangun. Selain dengan pemerintah pusat, kami juga siap bersinergi dengan pemerintah daerah,” terangnya. Program lain yang tak kalah penting adalah hilirisasi.

Pihaknya mengambil contoh jika ada investor asing ingin membangun pabrik di Indonesia, maka yang perlu ditegakkan adalah aturan. Utamanya soal tenaga kerja yang akan bekerja di lapangan. Untuk operator alat berat, sejauh ini masih ditemui bahwa pekerjaan itu masih dipercayakan pada pilihan investor asing.

Padahal untuk operator alat berat, warga sekitar pabrik dipastikan ada yang mampu. “Kalau ada investor mau investasi, yaaaa…., nanti disepakati soal tenaga kerja, bukan mayoritas dari mereka,” ungkapnya.

Selanjutnya soal program pariwisata. Dari Guntur membandingkan di negara tetangga yang melegalkan judi dan menjadi tujuan wisatawan asing. Melihat seperti itu, harusnya Indonesia yang memiliki tujuh keajaiban dunia bisa dimaksimalkan. Hal-hal itulah yang siap dikawal relawan Guntur nantinya. (bw)