Sinergi LPS dan MA Beri Perlindungan dan Kepastian Hukum Nasabah

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Mahkamah Agung (MA) bersinergi menangani berbagai sengketa hukum terkait tugas dan fungsi LPS. Terlebih setelah disahkannya Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Dimana salah satu isinya adalah LPS memiliki urgensi untuk melakukan pengaturan lebih lanjut khususnya terhadap kewenangan mengadili sengketa terkait LPS oleh peradilan dibawah MA, dalam hal ini melalui Pengadilan Niaga.

“LPS dan MA telah berkomitmen untuk tetap bersinergi memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat khususnya nasabah Indonesia, LPS bersama dengan MA juga berkomitmen untuk terus melakukan upaya permintaan tanggung jawab terhadap pihak-pihak yang menyebabkan kerugian pada bank dan mengakibatkan bank menjadi gagal dan ditutup,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Selasa (23/1/2024).

Guna menindaklanjuti hal tersebut, kata Sadewa, LPS dan MA kemudian menggelar Focus Group Discussion dan Kick Off Meeting Penyusunan Rancangan Peraturan Mahkamah Agung (Raperma) Penyelesaian Sengketa Likuidasi, bertujuan antara lain membahas penyusunan Rancangan Peraturan Mahkamah Agung terkait penyelesaian sengketa likuidasi berdasarkan ketentuan Pasal 50A dan 50B UU P2SK (Raperma Penyelesaian Sengketa Likuidasi) pada tanggal 23 – 24 Januari 2024, bertempat di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, juga dikemukakan hal mengenai penambahan kewenangan LPS dalam UU P2SK, baik LPS maupun MA berpandangan masih diperlukan pengaturan lebih lanjut mengenai mekanisme upaya hukum atas keberatan nasabah yang simpanannya dinyatakan tidak layak bayar dan mekanisme penanganan sengketa dalam proses likuidasi bank di Pengadilan Niaga guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Guna menyusun mekanisme atau ketentuan upaya hukum atas keberatan nasabah yang simpanannya dinyatakan tidak layak bayar dan mekanisme penanganan sengketa dalam proses likuidasi bank di Pengadilan Niaga tersebut, Mahkamah Agung RI lalu membentuk Kelompok Kerja Penyusunan Peraturan MA tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Bank dan Perusahaan Asuransi Serta Syariah Dalam Proses Likuidasi Pada Pengadilan Niaga.

FGD tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyusunan Raperma Penyelesaian Sengketa Likuidasi oleh Tim Teknis yang beranggotakan perwakilan MA dan perwakilan LPS. (bw)

Pilpres 2024 Tanpa Etika?

0

Oleh : Zainudin, Sp.d M.H., Staf Pengajar Ilmu Komunikasi Universitas Gajayana Malang

Menurut Kees Bartens dalam buku Sejarah Filsafat Yunani (1999), Etika adalah nilai-nilai atau norma-norma (moral) yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok untuk mengatur tingkah lakunya. Berlandaskan pendapat tersebut mari kita amati, beberapa waktu belakangan ini dalam konteks kontestasi politik, khususnya pemilihan presiden/Pilpres. Bagaimana nilai-nilai moral diabaikan untuk kepentingan dan ambisi kekuasaan.

Dimulai dari bold statement dari Jokowi, bahwa dia akan cawe-cawe dalam pemilu yang akan berlangsung. Jokowi menjelaskan maksudnya tentang cawe-cawe adalah untuk menjaga proses Pemilihan Umum/Pemilu berlangsung dengan baik, serta membuat transisi kepemimpinan negara berjalan dengan lancar.

Dengan penjelasan itu, mungkin bisa membungkam banyaknya kritikan terhadap statement tersebut. Akan tetapi beberapa saat kemudian ada putusan MK yang menetapkan ‘batas minimal umur calon presiden dan wakil presiden adalah 40th, atau sudah pernah memimpin daerah’.

Yang jelas diartikan oleh banyak pihak hal ini untuk memberikan jalan terhadap putra Jokowi yang juga Wali Kota Solo untuk ikut dalam kontestasi Pilpres pada 14 Februari 2024 ini. Dari sinilah kemudian banyak pihak menyimpulkan arti kata cawe-cawe sesungguhnya dari Jokowi. Begitukah etika pemimpin yang benar untuk mempertahankan kekuasaan?

Terkait hal ini, ada urusan kekeluargaan yang menurut saya terlalu ‘jorok’ untuk dibahas. Tapi dalam hal ini juga ada bukti pelanggaran ‘Etika’ yang dilakukan oleh pimpinan MK yang kemudian mendapat sanksi dari Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi/MKMK, berupa pemberhentian sebagai Ketua MK.

Selanjutnya bagaimana komitmen dalam koalisi, yang tertalu jauh untuk diterjemahkan. Tapi ada yang bisa dengan mudah kita rasakan, apa itu? Menurut saya yang bisa kita lihat adalah ‘Pengkhianatan’ yang dilakukan.

Bahkan, bukan orang partai, yang dipercaya menjadi tokoh perubahan hari ini, dia adalah Anies Baswedan. Untuk sub tema yang ini kita cepat-cepat saja membahasnya. 1. Bagaimana Anis kemudian memilih berdampingan dengan Muhaimin.

Padahal sudah berjanji akan berpasangan dengan AHY. 2. Bagaimana ide perubahan digaungkan, yang pada kenyataannya dia berpasangan dengan salah satu bagian dari rezim. Banyak hal yang bisa digunakan untuk menjawab dua pertanyaan tersebut.

Tapi dapat dipastikan dibalik semua jawaban tersebut ada ambisi untuk berkuasa yang kemudian menjadi ‘halal’ untuk berkhianat. Saya pilih ini untuk yang terakhir dari sekian banyak hal yang bisa dibahas oleh orang lain.

Adalagi baru-baru ini terjadi, yaitu memberi nilai pada penegakan hukum dalam masa pemerintahan Jokowi, nilainya kalau kata siswa siswi zaman saya mungkin dibawah SKM (standart kelulusan minimal) yaitu “5”.

Padahal wakil Ganjar ini orang yang punya peran penting dalam kabinet Jokowi yang berhubungan langsung pada penegakan hukum itu sendiri. Artinya apa? Lagi lagi, demi kekuasaan apapun pantas dilakukan.

Dari semua penjelasan ini masih relevankah kata ‘etika’ ini dengan pilpres? Atau lebih subtantif lagi, masih adakah ‘Etika’ dalam perpolitikan negara kita?

Lebihi Target, SUB Polio di Surabaya Capai 341.612 Anak

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Capaian SUB Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio serentak di Kota Surabaya putaran pertama pada 15-21 Januari 2024 melebihi target, yakni hingga 103,64 persen. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan jumlah capaian imunisasi polio serentak sebanyak 341.612 anak dari target semula sebanyak 329.616 anak.

“Capaian SUB PIN Polio sebanyak 341.612 anak atau 103,64 persen,” kata Nanik, di Surabaya, Kamis (25/1/2024). Ia mengakui, selama pelaksanaan imunisasi polio serentak, tidak ada kendala yang berarti, kesadaran masyarakat soal pentingnya imunisasi polio juga menjadi faktor tercapainya target.

“Tidak ada kendala yang berarti, karena kesadaran masyarakat soal pentingnya pemberian imunisasi SUB PIN Polio dari sudut pandang kesehatan sudah sangat membaik,” ungkapnya.

Menurut Nanik, meskipun ada segilintir orang tua yang tidak bersedia anaknya diimunisasi, permasalahan itu bisa diatasi melalui pola sosialisasi, serta menggandeng petugas lintas sektor maupun kampanye sosial media.

“Sosialisasi SUB PIN Polio melalui media sosial, selebaran, poster, pemutaran video dan suara Bapak Wali Kota di tempat-tempat strategis, agar hambatan-hambatan yang muncul dalam pelaksanaan SUB PIN Polio dapat diminimalisasi,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Nanik, Dinkes Surabaya juga mempercepat SUB PIN Polio dengan menyebar lokasi pelaksanaan di setiap Balai RW dan menerapkan strategi penyisiran atau sweeping rumah warga.

“Tim Puskesmas ke rumah sasaran secara kolaboratif bersama Kecamatan, Kelurahan, Tim Penggerak (PPK) PKK, Kader Surabaya Hebat (KSH), RT/RW dan sivitas akademika yang terlibat dalam tim SUB PIN Polio Kota Surabaya,” terangnya.

Selain itu, Dinkes Surabaya juga membuka Sentra Pos Pelayanan SUB PIN Polio di tempat umum, seperti stasiun, terminal, mal, pasar, tempat ibadah, tempat rekreasi, dan arena bermain anak.

“Selanjutnya, imunisasi polio putaran kedua akan dimulai 19-25 Februari 2024,” pungkasnya. (red)

Program TESA, Telkom Bantu Klaster Pendidikan dan Kesehatan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Telkom Regional V Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatim Balinusra) melalui Unit Share Service and Support menyerahkan bantuan di bidang pendidikan dan kesehatan. Salah satunya, melalui program Telkom Employee Social Activity (TESA) yang dijalankan di Kampung Bahari Nusantara (KBN) Mengare Gresik.

Bantuan secara simbolis ini diserahkan langsung SM Share Service and Support Telkom Regional V Jatim Balinusra, Luthfy Hanum, kepada Pjs Kadispotmar Lantamal V, Sukarman, dan tim dari Lantamal V di Balai Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Gresik.

Menurut Luthfy, salah satu wilayah yang cukup strategis di pesisir pantai (dua per tiga wilayah Indonesia adalah lautan), Lantamal V seperti menjadi ‘Bapak Angkat’ Kampung Bahari Nusantara (KBN) yang membagi fokus programnya di lima klaster. Yakni, klaster pendidikan, kesehatan, ekonomi, pariwisata dan pertahanan.

Luthfy menjelaskan, bantuan TESA Telkom Regional V di wilayah ini lebih difokuskan ke Klaster Pendidikan, yakni pada Rumah Pintar Unit Pelaksana Teknis SD Negeri 257 Tanjungwidoro, Gresik. Sedangkan, Klaster Kesehatan pada Puskesmas Pembantu (Pustu) yang merupakan jaringan pelayanan Puskesmas yang memberikan pelayanan kesehatan secara permanen di Desa Tanjungwidoro, Gresik dalam wilayah kerja Puskesmas.

“Bantuan yang diberikan Telkom ini berupa seperangkat komputer, orbit, kursi pasien dan lemari arsip untuk Pustu dan Orbit serta Projector untuk Rumah Pintar di SD Negeri 257 Tanjungwidoro Gresik,” kata Luthfy, di Surabaya, Kamis (25/1/2024).

Pada kesempatan ini, Lurah Tanjungwidoro dan BUMDes, Mustain, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan Telkom. “Penduduk yang tinggal di sini tidak kurang dari 2.000 Kepala Keluarga yang siap bekerja sama dengan Telkom,” ungkap Mustain.

Untuk diketahui, Kampung Bahari Nusantara (KBN) Mengare Gresik ini merupakan salah satu dari 68 KBN lainnya di Indonesia. Kampung Bahari Nusantara merupakan salah satu program pemerintah yang diamanahkan kepada TNI-AL. (red)

APPD Jatim Deklarasi Pemilu Damai dan Tolak Politik Uang

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ratusan pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi (APPD) Jawa Timur menggelar deklarasi pemilu damai, serta menyerukan untuk menolak money politic (politik uang) dan penyebaran berita bohong (hoaks) selama Pemilu 2024.

Deklarasi Pemilu Damai ini diikuti ratusan pemuda yang digelar di Hall Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Airlangga (Unair) Kampus C Surabaya. Dalam deklarasi ini, mereka berkomitmen untuk mensukseskan Pemilu 2024 yang bermartabat, berintegritas, jujur, adil, aman dan damai.

Selain itu, mereka dengan tegas menolak kampanye hitam (black campaign), penyebaran berita bohong (hoaks), dan politik uang (money politis) selama masa kampanye karena dinilai mencederai demokrasi.

Ketua APPD Jatim, Dimas Setyawan, mengatakan kampanye hitam mengakibatkan rusaknya kualitas demokrasi di Indonesia. Dalam hal ini, kampanye hitam bisa berupa serangan ke salah satu pihak melalui penyebaran berita bohong atau hoaks, juga wacana yang tidak berdasarkan fakta.

“Kampanye hitam tentu sangat memprihatinkan dan berbahaya bagi pembangunan demokrasi ke depan. Sebab, masyarakat disuguhi informasi yang menyesatkan sebagai bahan pertimbangan mereka dalam memilih,” kata Dimas Setyawan, di Surabaya, Kamis (25/1/2024).

Ia menjelaskan, munculnya kampanye hitam dan penyebaran berita bohong dinilai bisa menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan penyelenggaraan Pemilu 2024. Sebab dapat menimbulkan reaksi yang tidak tepat dan berlebihan dari tim pasangan calon yang diserang.

Sehingga berujung pada munculnya potensi gesekan antar masa pendukung pasangan calon. Dimas menegaskan, keamanan dalam proses Pemilu adalah hal yang penting. Praktik-praktik kampanye hitam tentu merugikan siapa pun yang terkena serangan black campaign.

‘’Bagi masyarakat yang awam, khususnya golongan yang menelan mentah-mentah informasi yang berkembang di masyarakat akan mudah tergiring opininya dan memengaruhi pilihannya dalam menggunakan hak suara ketika Pemilu tiba,” tambahnya.

Dimas berharap, semua elemen masyarakat ikut serta dalam menjaga pelaksanaan pemilu dan pilppres 2024 yang akan digelar pada 14 februari nanti, dan bisa berjalan lancar, aman dan damai. (red)

Kabar Gembira…., KAI Buka Rute Baru Banyuwangi – Malang dan Jakarta 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Layanan transportasi kereta api (KA) dari Banyuwangi bertambah. Terbaru,  PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero segera membuka relasi baru, Malang, Jakarta, dan Bandung dari Banyuwangi.

Rute Banyuwangi – Malang akan dilayani KA kelas eksekutif. Pembukaan rute baru ini sebagai respon  tingginya animo penumpang dari Banyuwangi ke Malang. Selama ini relasi Banyuwangi-Malang dilayani kelas ekonomi KA Tawang Alun.

Selama ini penumpang KA Banyuwangi – Malang sangat tinggi. Seperti saat libur Natal dan Tahun Baru (nataru) 2024. Tiketnya ludes diserbu penumpang. Bahkan tiket habis terjual sejak pertengahan Desember 2023 hingga awal Januari 2024.

“Ini yang membuat kami bersemangat menambah layanan. Ini tinggal menunggu turunnya izin tentang penambahan rute Banyuwangi-Malang dengan kelas eksekutif. Semoga semuanya lancar agar bisa beroperasi dalam 2 bulan ke depan,” kata Kepala PT KAI Daerah Operasi (Daop) IX Jember, Buntar Ris Wirawan saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (25/1/2024) siang.

Hadirnya relasi baru kelas eksekutif Banyuwangi – Malang ini diharapkan   semakin mendongkrak kunjungan wisatawan ke Banyuwangi. “Inilah bentuk dukungan kami untuk kemajuan pariwisata di sini,” tambahnya.

Pihaknya juga menyiapkan rute Banyuwangi-Jakarta PP. Rute ini rencananya akan dilayani KA Blambangan Ekspres, saat ini melayani rute Semarang-Banyuwangi. “Kita akan extend Blambangan Ekspress. Kalau saat ini dari Ketapang (Banyuwangi) hanya sampai ke Semarang, rencananya akan diperpanjang menuju Jakarta. Sudah kita usulkan ke pusat. Semoga Februari (izin-red) sudah keluar sehingga lebaran sudah jalan,” jelasnya.

Pihaknya juga sedang mengkaji potensi pembukaan rute Banyuwangi-Bandung melewati Surabaya. Dibukanya rute baru kelas eksekutif Banyuwangi – Malang diharapkan  memudahkan wisatawan berkunjung ke Banyuwangi. Bahkan, pembukaan rute lain bisa dibuka lagi dari Banyuwangi.

“Semakin banyak rute dan kelas yang ditawarkan, akan mempermudah aksesibilitas masyarakat menuju Banyuwangi. Harapannya ini bisa semakin mendongkrak kunjungan wisatawan ke Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiealstiandani. (udi)

Jelang Pemilu, Kapolresta Banyuwangi Ajak Forkopimda dan Jurnalis Tanding Bulutangkis 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Polresta Banyuwangi punya cara unik merangkul jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jurnalis merajut seduluran menjelang pemilu. Mereka diajak bertanding bulutangkis di GOR Tawangalun, Kamis (25/1/2024).

Meski laga persahabatan, ajang ini berlangsung dramatis. Pertandingan berjalan seru. Ikut turun laga Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, berpasangan dengan Sekda Mujiono. Pasangan ini melawan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol.Nanang Haryono berpasangan dengan Wakapolresta Dewa Putu Eka Darmawan.

Turun laga juga Komandan Kodim 0825/ Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadhan dan Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi Letkol Laut (P) Indra Nusha Raspati. Selain Forkopimda, ikut tanding dari personel Brimob dan pasukan Yonif 515 Banyuwangi.

Sementara dari jajaran jurnalis menurunkan tim dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Banyuwangi. Setelah melalui pertandingan melelahkan, juara 1 disabet tim dari PWI Banyuwangi. Mereka berhak mendapatkan hadiah senilai Rp 10 juta.

Posisi kedua disabet tim dari Brimob dengan hadiah Rp 7,5 juta. Sedangkan juara 3 dan 4 disapu total tim dari jurnalis PWI dan IJTI. “Kegiatan ini untuk merajut harmoni ajaran Forkopimda bersama kalangan jurnalis. Harapannya, bisa saling sinergi sembari berolahraga,” kata Wakapolresta Banyuwangi AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.

Meski hanya tanding biasa, jajaran PWI dan IJTI menerjunkan tim terbaik dalam laga ini. Sehingga, hasilnya mengagumkan. “Kegiatan ini tak sekadar bertanding, tapi sekaligus merekatkan semangat kebersamaan antara jurnalis dan Forkopimda Banyuwangi,” kata Ketua IJTI Banyuwangi Samsul Arifin. (udi)

Ini Dia, Wanita-wanita Relawan di Barisan Pendukung Ganjar Pranowo Kota Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Barisan emak-emak siap menangkan Ganjar. Kekuatan perempuan menjadi primadona yang diperebutkan oleh calon presiden pada pemilu 2024 ini. Dominasi kaum hawa terbukti menjadi penentu dalam setiap percaturan politik di tanah air. Mulai dari pileg, pilkada, hingga  pilpres.

Adalah Mufidah, Tiwi, dan Ayuni, tiga relawan perempuan pendukung Ganjar yang selama ini aktif di berbagai kegiatan pemenangan Ganjar-Mahfud MD sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden. Mereka mendukung Ganjar Pranowo dengan tujuan agar kekuatan intoleransi tidak berkembang di Indonesia.

Program yang berpihak kepada anak dan perempuan dapat diteruskan, utamanya program wanita lajang, janda, kepala rumah tangga, dan lanjut usia produktif. Sudah seminggu lebih, mereka melakukan gerakan sablon atribut Ganjar Pranowo-Mahfud MD secara gratis di Posko Relawan Ganjar Jl Kecilung No.17 Surabaya.

Hasil kaos sablon gratis. (foto/nanang)

Berbagai sticker dengan macam-macam ukuran dan tulisan dipersiapkan. Seperti Wat-wet, Tas-tes, Ganjar Pranowo-Mahfud MD kostum pilot tempur, dan lain-lain. “Ini bentuk dukungan kongkret kami untuk pemenangan Ganjar Presiden,” kata Tiwi, didampingi Mufida dan Ayuni, kepada pawartajatim.com, Kamis (25/1/2024).

Banyak simpatisan Capres Ganjar Pranowo yang memanfaatkan program sablon gratis ini, Setiap hari ratusan orang dari berbagai tempat datang membawa kaos, hem, rompi, jaket untuk disablon gambar dan tulisan Ganjar Pranowo.

Ricky dan Bejo adalah simpatisan PDI Perjuangan dan pendukung Ganjar dari Surabaya yang memanfaatkan program sablon gratis ini. Selain Ricky dan Bejo, ada juga penjual bakcang yang menyablon jaketnya.

Tiwi (kanan) dan Ayuni sedang memotong stiker. (foto/nanang)

“Kami juga menyediakan kaos, bila ada yang datang tidak membawa kaos,” jelas Tiwi yang juga pemerhati forensik ini. Dia dan kawan-kawannya merasa senang, karena bisa membantu upaya memenangkan Ganjar melalui program sablon gratis ini.

Yang membahagiakan hati mereka, kaos hasil sablon gratisnya itu ada yang dibawa keluar kota, provinsi, bahkan keluar negeri oleh para relawan Ganjar. (nanang)

Tekan Jumlah Perokok Anak, Kemenkes Maksimalkan KTR

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memaksimalkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di berbagai tempat sebagai upaya untuk menekan jumlah perokok anak di Indonesia. Data dari Kemenkes, prevalensi perokok anak Indonesia terus naik. Pada 2018 sebesar 9,1 persen, dan pada 2024 ditargetkan turun menjadi 8,7 persen.

Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Akibat Tembakau Kemenkes RI, dr Benget Saragih, mengatakan melalui pemaksimalan KTR akan menjadi upaya Kemenkes untuk mencapai target pengurangan jumlah perokok anak.

“Ada beberapa tempat yang akan menjadi fokus Kemenkes dalam mewujudkan kawasan bebas asap rokok tersebut. Yakni, di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes), seperti Rumah Sakit, Puskesmas dan Laboratorium,” kata dr Benget usai mengisi Workshop Penguatan Implementasi Kawasan Tanpa Rokok yang digelar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Rabu (24/1/2024).

dr Benget menyebut, selain fasyankes, juga sarana belajar mengajar, seperti di sekolah dan perguruan tinggi. Selain itu, juga di tempat bermain anak, tempat ibadah, sarana transportasi, tempat kerja dan tempat-tempat umum lainnya.

“Ini harus jadi kawasan tanpa rokok. Jadi, kita tidak melarang orang merokok, tapi mengatur orang jangan merokok di kawasan-kawasan yang saya sebutkan tadi,” jelasnya. Dengan upaya tersebut, lanjut dr Benget, selain bisa mencegah anak merokok, juga akan memiliki beberapa dampak positif, seperti memberikan lingkungan yang bersih tanpa bau asap rokok, mencegah paparan asap rokok terhadap orang yang tidak merokok, dan sebagai inisiasi seseorang untuk berhenti merokok.

“Kalau orang mau berhenti merokok, itu akan meningkatkan produktivitas kinerja. Contoh, kalau orang dalam kantor dia perokok, otomatis mulutnya asam karena adiksi. Satu jam dia keluar untuk merokok. Akhirnya, kerjaannya dia lebih banyak merokok daripada kerjanya. Nah, itu tujuannya agar menurunkan jumlah perkokok,” ungkapnya.

dr Benget mengakui, soal kebijakan merokok di tempat umum, juga sudah ada aturannya, yakni dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 yang di dalamnya menyebutkan soal sanksi dan pidana bagi orang yang melanggar merokok di kawasan tanpa rokok, yakni denda maksimal Rp50 juta.

“Ada daerah, kalau ada yang merokok di KTR ditegur, KTP-nya disimpan. Kalau ketahuan merokok lagi, baru langsung kena denda, maksimal 50 juta rupiah. Tapi kan tergantung daerah ya, karena maksimalnya 50 juta,” terangnya.

Dengan memaksimalkan upaya tersebut dan dengan memberi pengetahuan bahaya merokok melalui berbagai kegiatan seperti workshop, dr Benget berharap ke depan KTR di berbagai daerah di Indonesia bisa berjalan dengan baik.

“Memang kawasan tanpa rokok ini salah satu upaya kita untuk mengendalikan perokok, jadi jangan merokok di kawasan tanpa rokok,” pungkasnya. (red)

Bertabur Tokoh, Peluncuran Buku Karya Pramudito

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ketokohan seseorang bisa diukur dari banyaknya yang hadir saat menggelar sebuah acara. Itu yang bisa kita saksikan saat tokoh pers, Raden Pramudito menggelar acara peluncuran buku perdananya di Surabaya Suites Hotel, Rabu (24/1/2024)

Hadir dalam kegiatan literasi tersebut, tokoh senior pers Jawa Timur/Jatim seperti Febby Mahendra Putra, Dimam Abror, Machmud Suhermono, Amang Mawardi, Kris Maryono, Jadi Galajapo, Setyo Wilutomo, Arief Rahman, Avy, Ellen Pratiwi, Nanang Sutrisno, dan lain-lain.

Dari kalangan hotel, tampak hadir GM Surabaya Suites Hotel, Firman S Permana, GM Hotel Leddon & Suites⁩, Tatok, Marcomm Hotel Kokoon⁩, Dila, Marcomm Hotel Java Paragon⁩, Hafid dan Desta, Marcomm Hotel Southren⁩, Reimons Santoso, serta masih banyak lagi.

Pramodito. (foto/nanang)

Menulis buku adalah puncak prestasi dari seorang jurnalis. Itu juga yang diyakini Raden Pramudito yang akrab disapa Pak Pra. Dalam buku yang berjudul Jurnalis, Cinta, & Kehidupan.

Catatan Perjalanan 1963-2023, Pramudito menuliskan perjalanan hidupnya selama menikmati karir sebagai seorang jurnalis yang digeluti sejak 1989 tersebut. “Dulu waktu pacaran, kami nonton bioskop bersama teman-teman, dan lebih banyak diam-diaman,” kata Raden Pramudito kepada pawartajatim.com, Rabu (24/1/2024).

Pramudito yang kerap disapa Kepik, juga menuturkan sosok ayah yang dikaguminya. Ayahnya tersebut adalah tokoh pelopor terbentuknya Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya zaman Walikota Sukoco.

Buku Jurnalis, Cinta, & kehidupan. (foto/nanang)

“Ayah saya mempelopori terbentuknya lembaga humas di Pemkot Surabaya,” jelas wartawan berpenampilan gondrong pada eranya. Buku yang mengulas perjalanan karirnya ini, menurut dia, memang buku perdana.

Tetapi bukan menjadi buku yang terakhir, karena jurnalis kawakan ini sedang menyiapkan buku-bukunya yang lain. “Saya sedang menulis buku-buku lainya,” pungkas Pak Pra, yang senang mengenakan topi Cowboy ini. (nanang)