Pemkot Surabaya Siap Gelar Imunisasi Polio Serentak

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menangani polio dengan imunisasi serentak pada 15 Januari 2024. Targetnya, sebanyak 329.616 anak di Surabaya mengikuti imunisasi polio. Dari jumlah tersebut akan dibagi dalam dua kelompok, yakni kelompok sekolah dan non sekolah.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan pelaksanaan imunisasi polio akan dilakukan di sekolah-sekolah, mulai dari SD, PAUD hingga Balai RW. “Polio ini kalau terlambat akan lumpuh selamanya, tidak bisa disembuhkan. Karena itu, saya minta kepada jajaran PD, Lurah, hingga Camat kalau bisa sehari selesai,” ujar Eri, Kamis (11/1/2024).

Eri mengaku khawatir jika penyakit polio tidak ditangani dengan cepat dan baik, bisa berakibat fatal bagi anak-anak di Surabaya. Sebab, penyakit ini bisa menginfeksi anak secara tiba-tiba. Sehingga, Eri meminta imunisasi polio bisa tuntas dalam sehari.

Imunisasi polio ini ditujukan kepada anak usia 0-7 tahun atau 7 tahun 11 bulan 29 hari. Pemkot Surabaya menargetkan, dalam sehari ada 200.000 lebih anak yang akan diimunisasi polio pada 15 Januari 2024.

“Ini harus cepat, jangan sampai kita terlambat ada yang kena polio itu. Ini agak menakutkan, penyakit yang langka juga, terjadi tiba-tiba,” katanya. Eri menegaskan, pihaknya akan membentuk tiga tim agar proses imunisasi polio berjalan dengan cepat.

Tim pertama, bergerak ke sekolah-sekolah SD, tim kedua berjalan di sekolah PAUD. Sedangkan, tim ketiga akan berjalan di Balai RW, khusus untuk anak yang belum sekolah. Satu hari selesai, maksimal dua hari. Nanti, yang tidak sekolah dikumpulkan Camat dan Lurah untuk diarahkan ke Balai RW.

”Jadi, kita langsung hantam, karena saya khawatir betul, ingin sudah dari kemarin dilaksanakan, tapi vaksinnya baru datang tanggal 15 Januari,” jelasnya. Eri juga meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina. untuk mendata nama anak-anak usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari di Kota Surabaya.

Setelah didata, kemudian nama-nama itu dimasukkan ke dalam sebuah aplikasi untuk memudahkan proses imunisasi. Nanti dimasukkan aplikasi, kan itu ada alamatnya ketika sudah menyasar sekolah, kalau sudah nanti di-klik.

”Jadi, nanti Pak Lurah dan Pak Camat di wilayahnya masing-masing jadi tahu mana yang sudah diimunisasi dan yang belum dimasukkan ke Balai RW untuk diimunisasi,” ungkapnya. Eri menjelaskan, sebelumnya dilaporkan ada temuan kasus seorang anak asal Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terjangkit polio secara tiba-tiba setelah berkunjung dari Sampang, Madura.

Eri memastikan, sejauh ini masih belum ada laporan kasus tersebut menular ke anak-anak Kota Surabaya. “Temuan di Klaten, tapi di Surabaya belum ada. Nauzubillahiminzalik-lah jangan sampai ada,” tegasnya.

Imunisasi Polio ini digelar berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: IM.02.03/Menkes/1051/2023 tentang Pelaksanaan SUB Pekan Imunisasi Nasional (SUB PIN) dalam Rangka Penanggulangan KLB Polio cVDPV2 yang dilaksanakan sebanyak dua kali putaran.

Yakni, putaran pertama mulai 15-21 Januari 2024 dan putaran kedua mulai 19-25 Februari 2024. (red)

Mahasiswa Untag Surabaya Rancang Mobil Balap Listrik Sancaka

0

Surabaya, (pawartajatim.com)– Empat mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya merancang mobil balap listrik Sancaka. Mobil balap listrik generasi kedua ini dirancang dengan spesifikasi sistem kemudi yang menggunakan steering gear pack, pengereman empat piston, dan baterai LiFeP04 yang lebih ringan, serta mampu melaju dengan kecepatan hingga 80 kilometer per jam.

Mobil balap listrik Sancaka ini dirancang empat mahasiswa program studi D3 Teknologi Manufaktur, Fakultas Vokasi, Untag Surabaya. Mereka adalah Muhammad Akbar Syahputra dari Prodi Teknologi Manufaktur, Yohanis Fransiskus Toni dari Prodi Teknologi Manufaktur, Arga Dias Apriansyah dari Prodi Teknologi Listrik, dan Siti Lutfiana dari Prodi Teknologi Listrik.

Ketua Tim Mobil Balap Listrik Sancaka, Muhammad Akbar Syahputra, mengatakan mobil listrik ini merupakan generasi kedua dari mobil listrik Aurora yang dirancang pada 2017 lalu dengan dosen pembimbing yang bersinergi dengan mahasiswa Prodi Teknik Elektro, Teknologi Listrik, dan Teknologi Manufaktur.

Akbar menjelaskan, rancangan mobil balap listrik ini, terutama pengembangan pada sistem kemudi yang menggunakan steering gear rack, perancangan sistem pengereman menggunakan empat piston pada keempat roda, sehingga gaya pengereman (deselerasi) lebih besar.

“Selain itu, menggunakan baterai LiFeP04, sehingga meminimal berat mobil listrik, ruang pengemudi yang menyesuaikan dengan kenyamanan pengemudi, perancangan safety yang memenuhi safety kendaraan, seperti memakai emergency switch, APAR dan pemakaian kabel yang sesuai,” kata Akbar di Surabaya, Kamis (11/1/2024).

Kepala Prodi Teknologi Manufaktur Untag Surabaya, Yusuf Eko Nurcahyo ST MT, mengatakan mobil balap listrik Sancaka tidak menggunakan teknologi power steering dengan alasan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan baterai mobil.

Sedangkan, berat mobil balap listrik ini 180 kilogram dari berat awal 225 kilogram, dan mengganti teknologi baterai dari Lithium Ion menjadi baterai LiFeP04. “Selain itu, meningkatkan piston cakram pada sistem pengereman, membuat body mobil menjadi aerodinamis menggunakan fiber carbon, sistem pengereman menggunakan gear reck untuk meringankan putaran setir, serta sistem kontrol dan rangka mobil,” ungkap Yusuf.

Rencananya, mobil balap listrik Sancaka akan diikutkan dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2024 dan Formula Student Electric (FSE). Namun, tim akan mengembangkan lebih lanjut, terutama peningkatan kecepatan maksimal (top speed mobil) yang lebih dari batas sebelumnya.

“Kami berharap pada persiapan pengembangan ini, top speed mobil dapat ditingkatkan lebih dari sebelumnya. Selain itu, kami juga berharap bisa meraih prestasi di bidang kompetisi mobil listrik,” pungkasnya. (red)

Aman dan Lancar, Posko Angkutan Nataru Gresik Berakhir

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Penyelenggaraan angkutan laut Natal dan Tahun Baru/Nataru 2024 di Posko Pelabuhan Gresik berakhir. Kegiatan angkutan selama 20 hari ini berlangsung aman dan lancar. Dan terhitung 9 Januari kemarin, Posko penyelenggaraan angkutan di Kota Pudak resmi dibubarkan.

Upacara Penutupan Posko dilaksanakan di halaman Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik, Selasa (9/1). Bertindak selaku Inspektur Upacara Kepala Kantor KSOP Gresik, Hotman Siagian S.SIT, SE, MM.

Peserta upacara meliputi para kepala kantor Unit Pelaksana Tehnis, instansi pemerintah, BUMN, TNI dan Polri serta asosiasi transportasi dan operator kapal di Gresik. Dalam amanatnya,  Inspektur Upacara membacakan sambutan Direktur Jendral (Dirjen) Perhubungan Laut Dr. Capt. Antoni Arif Priadi M.Sc.

“Kepada seluruh unsur terkait saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas kerjasama yang sangat baik dalam pelaksanaan angkutan laut Natal dan Tahun Baru 2024, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” kata Antoni Arif Dirjen Perhubungan Laut.

Lebih lanjut Dirjen juga mengapresiasi  peranan Sosial Media Response Team (SMRT) di Unit Pelaksana Tehnis yang secara aktif terus menginformasikan kondisi lapangan. Dan SMRT ini  juga menyampaikan himbauan keselamatan pada masyarakat melalui media sosial.

Namun demikian di akhir sambutannya, Dirjen berpesan penyelenggaraan angkutan pada masa-masa depan bisa lebih baik lagi. “Agar penyelenggaraan transportasi laut pada masa Natal dan Tahun Baru mendatang lebih baik lagi diperlukan sinkronisasi yang lebih baik pula antara pelaksanaan  dalam pengambilan kebijakan maupun dalam pelaksanaannya di lapangan,” tandas Dirjen Perhubungan Laut.

Sementara itu, di Gresik sendiri penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru juga berjalan lancar. Tidak terdapat permasalahan maupun hambatan yang menonjol. “Kami bersyukur pelaksanaan angkutan Natal dan Tahun Baru di pelabuhan Gresik berjalan lancar dan aman,” jelas Hotman Siagian usai upacara didampingi Ketua Posko Nataru Gresik Devry Andrey.

Devry menambahkan jumlah penumpang yang naik turun melalui pelabuhan Gresik sebanyak 7.827 orang. “Jumlah ini mengalami kenaikan 214 persen bila dibandingkan dengan angkutan Nataru tahun lalu,” jelas pria yang juga menjabat Kasi Lala, Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan di Kantor KSOP Gresik ini.

Pria asal Gedek Mojokerto ini menjelaskan, di pelabuhan Gresik pelaksanaan angkutan Nataru  ini dilayani 3 armada. Yaitu 2 kapal milik PT Santi Inti Makmur dan 1 milik PT ASDP. Kemudian tentang upacara, secara umum pelaksanaan upacara penutupan Posko Penyelenggaraan angkutan Nataru di Gresik berjalan khidmat dan lancar.

Tampak peserta upacara dari Dinas Perhubungan Gresik, Dinkes, BPTD Wilayah IX, Damkarla, BPBD, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Balai Karantina, Bea Cukai, PLP, BMKG, Kasatpol Air, Kapolsek Kawasan, Kaposkamladu, Satpol PP, dan BM Pelindo Multi Terminal serta PT ASDP.

Selain itu, hadir pula sejumlah ketua asosiasi kepelabuhanan, sejumlah pimpinan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) seperti PT Wilmar Nabati Indonesia, PT Semen Indonesia, PT Petrokimia Gresik, Berlian Manyar Sejahtera, KIAS dan Siam Maspion Terminal.

Tak ketinggalan unsur Pramuka Saka Bahari Gresik dan seluruh pegawai KSOP. (dra)

Kampanye KAI Go Green, Daop 8 Surabaya Tanam Pohon di Lima Stasiun

0

Surabaya, (pawartajtim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan penanaman puluhan pohon untuk mendukung pemerintah dalam program Gerakan Satu Juta Pohon melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Penanaman pohon secara serentak di lima stasiun wilayah Daop 8 Surabaya tersebut untuk menjalankan program “KAI Go Green”, yang diperingati setiap 10 Januari.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan aksi penghijauan ruang publik ini secara seremonial dilaksanakan Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, beserta Tim TJSL.

“Secara serentak, hari ini KAI Daop 8 Surabaya melakukan penanaman 50 pohon di lima Stasiun, yakni Stasiun Lamongan, Babat, Wonokromo, Porong, dan Sidoarjo,” ujar Luqman di Surabaya, Rabu (10/1/2024).

Menurut Luqman, penanaman pohon tersebut merupakan salah satu program TJSL yang difokuskan pada pelestarian alam. Langkah penanaman tersebut juga memiliki manfaat untuk mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, serta meningkatkan kelestarian lingkungan.

“Program penghijauan di berbagai stasiun dilakukan dengan menanam pohon Tabebuya dan Ketapang Kencana,” ungkapnya Luqman menyampaikan, secara konsisten penanaman dan penghijauan di wilayah kerjanya akan terus dilakukan.

“Di wilayah Daop 8 Surabaya, sampai dengan saat ini telah dilakukan penanaman sebanyak 11.495 pohon,” jelasnya. Secara keseluruhan, pihaknya telah melakukan penanaman sebanyak 94.303 pohon, dengan rincian 36.576 pohon ditanam di stasiun dan kantor KAI, sedangkan, 57.727 pohon diserahkan untuk ditanam masyarakat.

Pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan KAI untuk turut berperan aktif mewujudkan program gerakan satu juta pohon. “Kami percaya bahwa penanaman pohon akan memberikan banyak dampak positif, seperti membuat udara lebih bersih, stasiun lebih indah, mengurangi dampak pemanasan global, dan mampu menyerap polusi udara,” terangnya.

Luqman berharap upaya mendukung pelestarian lingkungan melalui program penanaman satu juta pohon tersebut dapat berhasil. “Tentu dengan melibatkan berbagai pihak yang peduli terhadap lingkungan untuk berpartisipasi dalam menjaga bumi,” pungkas Luqman. (red)

WHO Larang Rokok Vape, Pakar Unair Menilai Rusak Paru-paru

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pakar Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, dr Arief Bakhtiar, buka suara soal larangan penggunaan vape atau rokok perasa oleh World Health Organization (WHO).

dr Arief menjelaskan, vape awalnya merupakan pengganti rokok konvensional. Meski dinilai lebih aman dibandingkan rokok konvensional, sama-sama menimbulkan dampak kerusakan dan peradangan pada paru-paru.

“Meski bergantinya asap ke uap dinilai lebih aman, namun organ paru-paru tidak dapat toleransi akan hal tersebut. Lama kelamaan juga akan menimbulkan kerusakan bagi tubuh manusia,” ujar dr Arief melalui keterangannya di Surabaya, Rabu (10/1/2024).

Menurut dr Arief, belum ada penelitian mendalam terkait dampak yang ditimbulkan vape. Namun, di Indonesia sudah dilakukan riset kecil-kecilan mengenai dampak vape bagi organ paru-paru.

Penelitian itu menggunakan tikus sebagai media untuk membuktikan dampak asap rokok konvensional dan asap vape. Keduanya menunjukkan sama-sama menimbulkan kerusakan dan peradangan pada paru-paru tikus.

“Meskipun belum ada penelitian yang mendalam, ada baiknya kita untuk mengurangi penggunaan rokok konvensional maupun vape. Karena lebih baik mencegah daripada mengobati,” ungkapnya.

dr Arief menilai, jika penggunaan vape menimbulkan kecanduan yang lebih tinggi dibandingkan rokok konvensional. Sebab, vape memakai perasa yang menimbulkan rasa nikmat. “Untuk dapat dikatakan orang tersebut kecanduan tidak ada kadar atau tingkatan tertentu. Jika sekali seseorang merasakan nikotin berapa persen pun akan memiliki kecenderungan kecanduan,” jelasnya.

Untuk diketahui, WHO melarang penggunaan rokok perasa atau vape. Larangan itu dibuat karena vape dinilai menimbulkan dampak lebih parah pada kesehatan paru-paru dibandingkan rokok konvensional. (red)

Organoni, Minuman Fermentasi Mengkudu untuk Kesehatan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bagi sebagian orang, mengonsumsi buah mengkudu akan terasa pahit dan tidak bermanfaat. Namun, ternyata buah mengkudu memiliki manfaat besar, terutama dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Salah satunya, dibuat menjadi Organoni atau olahan minuman herbal alami dari buah mengkudu.

Bahkan, minuman mengkudu yang sudah melalui proses fermentasi selama dua tahun tersebut bisa mengurangi bermacam penyakit berat yang membutuhkan biaya besar untuk pengobatan dan penyembuhan. Seperti kanker, diabetes, hipertensi, hepatitis, autoimun, hingga HIV.

Hal itu disampaikan dr Handryono Soesilo, salah seorang dokter di Surabaya, saat memberikan penjelasan dalam healthy lifestyle mengenai khasiat dan manfaat buah mengkudu yang diolah menjadi minuman fermentasi, Organoni, kepada puluhan pasien dan masyarakat umum di Surabaya.

dr Handry menjelaskan, selama ini, pasien yang ditanganinya, terutama yang menderita penyakit berat, seperti kanker, HIV, autoimun, diabetes, dan hipertensi, terbantu setelah mengonsumsi Organoni, minuman herbal alami berfermentasi ini.

Bahkan, pasien yang sempat didiagnosa menderita kanker ganas dan harus menjalani injeksi Stem Cell dengan biaya antara Rp 55 juta hingga 100 juta, kini memiliki kemajuan kesehatan yang lebih baik setelah rutin mengonsumsi olahan minuman dari buah mengkudu ini.

“Saya akan mensetarakan Organoni ini adalah suatu Stem Cell. Karena sifatnya sama yaitu meregenerasi sel ini yang kita butuhkan. Stem Cell ini kerjanya tidak bisa diperintah, tapi sesuai dengan regenerasi sel karena di dalam Organoni mengandung vitamin, mineral, dan alfa-fetoprotein,” kata dr Handry, di Surabaya, Rabu (10/1/2024).

Menurut dr Handry, manfaat lain bagi kesehatan dari minuman fermentasi Organoni ini, yakni fermentasi mengkudu mengandung antioksidan dan senyawa bioaktif yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Minuman fermentasi mengkudu yang difermentasi mengandung probiotik yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

“Minumnya sehari satu kali bagi pasien dengan penyakit ringan. Tapi, bagi pasien kategori berat bisa sehari dua kali (siang dan malam). Memang, ini tidak menghilangkan obat yang diberikan dari dokter, tapi nantinya bisa mengurangi dan perlahan tidak ketergantungan dari obat yang diberikan oleh dokter,” ungkap dr Handry.

Salah satu konsumen minuman fermentasi Organoni, Lucia Indraswari, mengatakan ia tidak memiliki riwayat penyakit. Namun, keluhannya selama ini agar membantu dalam kualitas tidurnya menjadi lebih baik.

Setiap hari, Lucia mengaku minum sebanyak dua kali (siang dan malam) dan masing-masing satu sloki berisi 15 mililiter. “Awalnya, saya tidak bisa tidur nyenyak karena setiap beberapa menit bangun, dan merusak kualitas tidur saya. Saat ini, saya sudah minum untuk botol kedua berukuran 500 mililiter.

Dan, saya sekarang bisa merasakan deep sleep (tidur nyenyak),” jelas Lucia. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional Life 4 Win, Andreas Edi Sulistiyo, mengatakan minuman fermentasi mengkudu Organoni ini sudah diekspor ke berbagai negara maju sejak 2019 lalu.

Seperti, Korea, Jepang, China, Vietnam, Arab Saudi, Dubai, bahkan beberapa di antaranya negara eropa. Mulai ekspornya memang mulai tahun 2019, tapi untuk mulai proses penelitian dan produksinya dimulai sejak tahun 2015. Saat itu, pemilik pabriknya orang Lumajang dan ada permintaan dari Jepang dan Korea.

”Produksinya di dekat lereng Semeru, Lumajang, karena tanahnya bagus dan agronomi mineral yang tinggi,” terangnya. Andreas menjelaskan, biasanya proses fermentasi olahan mengkudu ditambahkan dengan larutan gula atau kandungan yang lain. Namun, Organoni ini dibuat tanpa menggunakan bahan tambahan.

Organoni terfermentasi secara alami selama dua tahun. Untuk satu botol berisi 500ml dijual dengan harga Rp 425.000. Sedangkan, satu botol berisi 100ml dijual dengan harga Rp 100 ribu.

“Saat ini, untuk permintaan ekspor rata-rata 100 ton dalam sekali pengiriman (atau berisi 1-2 kontainer). Biasanya, ekspor rutin dilakukan setiap dua hingga tiga bulan sekali, dan bergantian untuk tiap negara tujuan ekspor,” pungkas Andreas. (red)

Jelang Hari Pers, Wilmar dan PWI Gresik Tanam Ribuan Pohon Tabebuya

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Menjelang peringatan Hari Pers Nasional/HPN, PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) dan PWI Gresik turut menghijaukan bumi Kota Wali. Perusahaan penghasil utama minyak goreng ini berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik melakukan penanaman 1.000 pohon Tabebuya di area Greenzone perusahaan tersebut.

Kegiatan penanaman pohon ini digelar dalam rangka memperingati Gerakan Sejuta Pohon Internasional dan Kick Off Event HPN 2024. Sedangkan Puncak Hari Pers Nasional akan dilaksanakan pada Februari nanti.

Kegiatan penanaman pohon yang masuk dalam program Wilmar Go Green ini mengusung tema Aku Cinta Bumi. Dalam acara ini hadir sejumlah pimpinan PT Wilmar Nabati Indonesia, pengurus dan anggota PWI Gresik serta perwakilan Pemerintah daerah yang diwakili Lurah Indro, M Rahmad.

Head Personal and General Affairs (PGA) PT Wilmar Nabati Indonesia, Andy Mahmud mengatakan Wilmar Go Green merupakan salah satu program yang terus dikampanyekan perusahaan sejak tiga tahun lalu di seluruh grup perusahaan. Fokus dari program ini yakni mendorong operasional perusahaan ke arah industri hijau dan energi berkelanjutan.

“Penghijauan yang kami lakukan tidak hanya dilingkungan pabrik saja namun juga disejumlah wilayah Gresik. Kegiatannya beragam mulai dari penanaman Mangrove, tanam pohon Tabebuya, pengolahan sampah, penggunaan kendaraan listrik hingga aktivitas produksi yang mengarah ke industri hijau,” kata Andy.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatan kolaborasi dengan PWI Gresik ini sekaligus menjadi komitmen WINA dalam mendukung Paris Climate Aggrement yang merupakan kesepakatan global untuk menghadapi perubahan iklim. Khususnya menurunkan emisi karbon dioksida dan gas rumah kaca sehingga bisa mengurangi dampak pemanasan global.

“Untuk Kabupaten Gresik kami sudah menanam lebih dari 5.000 pohon. Sedangkan untuk Mangrove jumlahnya bisa lebih banyak. Semoga kolaborasi bersama PWI Gresik ini menjadi sebuah agenda yang berkelanjutan untuk kedepan,” harap Andy.

Sementara itu, Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono, menambahkan kegiatan penanaman 1.000 pohon Tabebuya dalam program Wilmar Go Green ini selaras dengan tema Hari Pers Nasional PWI Gresik 2024 yakni Green Journalism.

Melalui tema ini, lanjut Deni, PWI Gresik bertekad menjadikan organisasi profesi kewartawanan yang menunjukkan kepeduliannya dalam melestarikan lingkungan di kota Santri.

“Kami memberikan apresiasi sekaligus ucapan terimakasih kepada PT Wilmar Nabati Indonesia atas kolaborasi yang terjalin. Mari kita wujudkan Gresik dengan udara yang lebih sehat dan bersih,” kata Deny. (dra)

Sederet Inovasi Sepeda Multiguna Karya Profesor ITS Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Profesor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Bambang Iskandariawan, menciptakan sederet sepeda multiguna untuk meningkatkan produktivitas manusia.

Ada lima sepeda yang diciptakan Guru Besar pertama Desain Produk Industri ITS ini. Yakni, Trandem Bike (TB), Sliding Tandem Bike (STB), Air Purifier Bike (APB), Commuter Bike (Cobi), dan Community Bike ITS (Combits).

Prof Bambang menjelaskan, TB merupakan sepeda tandem yang bisa bertransformasi menjadi sepeda tunggal dan sebaliknya. Sepeda ini bisa menyelesaikan permasalahan sepeda tandem yang biasanya jarang dipakai karena harus dikayuh oleh dua orang.

“Kalau TB ini bisa dilepas rangka tengahnya dan menjadi sepeda tunggal,” kata Prof Bambang, Selasa (9/1/2024). Untuk memudahkan penyimpanan sepeda tandem pada kondisi ruang terbatas, Prof Bambang kemudian melanjutkan inovasi TB dengan menciptakan STB. Sepeda ini memiliki keterbaruan dari segi efisiensi kerangka.

Sepeda jenis ini dirancang dengan fitur kerangka yang dapat dipanjangpendekkan tanpa melepas frame sepeda. “Dengan fitur ini, sepeda dapat ditaruh di ruang sempit, bahkan di dinding ruangan sekalipun,” jelasnya.

Dari segi lingkungan, Prof Bambang juga berhasil menciptakan inovasi sepeda yang dapat membersihkan udara kotor, yakni APB. APB ini dilengkapi sistem filter yang dapat menyaring udara selama sepeda digunakan.

Udara yang disaring nantinya dikeluarkan kembali menjadi udara bersih lewat tepi luar keliling roda belakang dan depan sepeda,” ungkapnya. Prof Bambang juga menciptakan inovasi sepeda lipat portable yang dapat bertransformasi menjadi sebuah kursi.

Sepeda bernama Cobi ini sudah melewati analisis struktur dan simulasi numerik yang kompleks hingga menghasilkan kerangka yang lebih ringan dan desain yang lebih praktis. “Sepeda ini cocok untuk bepergian oleh anak muda hingga lansia,” ungkap Profesor ke-192 ITS Surabaya tersebut.

Sepeda multiguna karya Profesor ITS Surabaya. (foto/red)

Selanjutnya, Prof Bambang juga sudah mengembangkan jenis sepeda kelompok dengan nama Combits. Ini merupakan sepeda yang bisa dipakai oleh 6 orang sekaligus. Sepeda ini juga memiliki atap yang dapat melindungi pengguna dari paparan matahari secara langsung.

Berbagai ide dan proses dalam pembuatan inovasi ini melibatkan keilmuan multidisiplin. Mulai dari proses manufaktur, analisa tren, ergonomi, simulasi, hingga uji produk dan publikasi melibatkan banyak pihak.

Dalam inovasinya ini, Prof Bambang juga melibatkan UMKM untuk mendukung perekonomian warga lokal. Ia berharap pengembangan inovasi yang sudah berjalan selama 20 tahun ini akan terus digiatkan.

“Keberlanjutan inovasi digencarkan melalui penambahan fitur, perluasan fungsi, hingga penggalian potensi bisnis melalui perintisan startup. Kita sudah mulai rintis untuk perusahaan ini dan masih terus dikembangkan hingga kini,” terangnya.

Lulusan Magister dari Wollongong University, Australia ini juga optimistis keberlanjutan inovasi tersebut akan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi berbagai sektor termasuk sosial, pendidikan, hingga seni terapan. (red)

Kejuaraan APTISI VII Jatim Jadi Ajang Kreativitas Mahasiswa PCU

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kejuaraan Nasional Kreativitas Mahasiswa 2023 yang digelar Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VII Jawa Timur menjadi ajang kreativitas dan prestasi bagi mahasiswa Petra Christian University (PCU) Surabaya.

Terbukti, dari total 24 mahasiswa yang terbagi dalam delapan tim berhasil meraih juara di enam ajang bertema ‘Membangun Sinergi, Kreativitas, dan Inovasi dalam Merdeka Belajar’ itu.

“Para mahasiswa mengikuti kompetisi ini melalui beberapa mata kuliah, dan kami sangat bangga bahwa perjuangan serta kerja keras mereka bisa berbuah manis,” kata Dosen Pengampu, Cindy Muljosumarto SSn MDes, di Surabaya, Selasa (9/1/2024).

Kedelapan tim mahasiswa itu memborong piala dari enam kategori lomba, yakni Tik Tok, Komik, Ide Bisnis, Fotografi, Video Pendek, dan Desain Poster. Menariknya, seluruh mahasiswa itu berasal dari program Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Textile and Fashion Design.

“Jadikan capaian ini sebagai ajang meningkatkan potensi diri, menambah pengalaman, dan memperluas relasi,” ungkap Cindy. Puluhan mahasiswa yang meraih juara, yakni ‘Santuyyy Team’ meraih peringkat kedua kategori fotografi.

Mereka beranggotakan Felix Sunyoto, Allan Amando, dan Jonathan Tedja Adhipranata. Kemudian, ‘Andream’ beranggotakan Hansel Kuwanto, Narasatya Joy Wijayanto, dan Sam Edward Pujianto meraih juara kedua kategori Desain Poster.

Tim ‘HIYAA’ beranggotakan Amanda Fern Petrina, Cathrine Anggrainy, dan Gabriele Evelyn Gozali, meraih juara pertama Desain Poster. Selanjutnya, ‘Villager Q-Docteran’ yang beranggotakan Yohanes Bernard Hadiyanto, Elia Patrick Hermawan Kuswanto, Christopher Mathew Budiono, Sasha Kiara, dan Vallencia Kristanto meraih juara kedua kategori Video Pendek.

Kemudian, ada ‘Fatamorgana’ beranggotakan Antonia Clearesta, Stephanie Angelina, dan Caroline Angelia dinobatkan sebagai juara ketiga kategori Komik. Sedangkan, ‘Mimi’ yang beranggotakan Jessica Vanessa Hudiono, Jennie Siswanti, dan Michelle Adelia Sentosa meraih juara pertama kategori Komik, serta ‘Kalme Team’ beranggotakan Regina Mitzi, Gabriella Rachel, Jeanneth Cristie Immaculata Wuri, dan Sheila Clarabella meraih juara pertama kategori Ide Bisnis. (red)

Siswa Spemma Kirim Sejuta Doa untuk Keselamatan Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sambil membawa poster bertuliskan ‘Spemma kirim sejuta doa untuk Indonesia’, sebanyak 74 siswa dari kelas 7, 8 dan 9 SMA Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma) menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa di masjid sekolah setempat.

Para siswa juga berdoa agar di tahun politik ini, pelaksanaan pemilu yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang, berjalan damai dan suasana tetap kondusif. Doa bersama ini dilakukan sebagai bentuk kesadaran dan harapan, terutama agar Indonesia terhindar dari segala bencana maupun musibah.

Terlebih, di tahun politik ini, Indonesia akan menggelar Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024. Salah satu siswa, Maja Nareswari Iswantoro, mengaku ia secara khusus terdorong mengikuti doa bersama ini karena tidak ingin ada musibah yang terjadi di Indonesia.

“Terutama, selama pelaksanaan Pemilu diharapkan dapat berjalan damai dan suasana tetap kondusif. Sehingga, tidak mengganggu para siswa dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah,” kata Maja usai mengikuti doa bersama di masjid Spemma Surabaya, Selasa (9/1/2024).

Direktur Program Tahfidz Spemma, Khusnun Ni’am Spd I, mengatakan lantunan doa untuk Indonesia ini diikuti 74 siswa pilihan dari masing-masing kelas. Mereka direkomendasikan guru kelasnya, dengan kriteria memiliki hafalan bacaan Alquran yang baik.

“Dalam doa bersama untuk Indonesia tercinta ini, mereka berharap Indonesia selalu terhindar dari berbagai bencana. Baik itu bencana alam, sosial, politik, maupun ekonomi,” jelas Khusnun. Menurut Khusnun, kegiatan doa bersama ini rutin digelar minimal sebulan sekali. “Misalnya, doa bersama untuk Palestina yang digelar beberapa waktu lalu,” tambahnya.

Selepas doa bersama, 74 siswa atau 37 pasang siswa tersebut melanjutkan kegiatan Pekan Parade Tasmi’ Alquran dan Muroja’ah Akbar atau pembacaan Alquran dengan hafalan untuk Juz 1, 2, 28, 29, dan 30.

Kepala Humas Spemma, Miftakul Khoir, menjelaskan Tasmi’ Alquran merupakan kegiatan siswa program Tahfidz Alquran. Bagi siswa yang sudah tuntas hafalan 1-5 juz diberikan kesempatan membacakan hafalan Alquran di hadapan guru penguji dengan disaksikan orang tua, siswa, dan guru. Tasmi’ Alquran juga ditayangkan secara live melalui kanal youtube.

“Sedangkan, Muroja’ah Akbar merupakan kegiatan mengulang hafalan dengan formasi dua siswa saling berhadapan. Mereka secara bergantian membacakan hafalan Alquran. Satu siswa membaca, sedangkan satu siswa lainnya mendengar dan mengoreksi kebenaran hafalan,” pungkas Khoir. (red)