Penuh Haru, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Basuh Kaki Ibunda Masing-masing saat Hari Ibu 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Perayaan Hari Ibu dirayakan beda di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Jumat (22/12/2023). Warga binaan diajak membasuh kaki ibunya masing-maaing. Hujan tangis pecah selama kegiatan.

Kegiatan sungkeman  dan membasuh kaki ibu  ini digelar di depan Aula Sahardjo, Lapas Banyuwangi. Ibu maupun anak dari warga binaan perempuan secara khusus didatangkan pada momen tersebut.

Kontan saja, baik warga binaan maupun ibunya tak kuasa menahan tangis saat sungkeman digelar. Bahkan, petugas yang mendampingi ikut berlinang air mata. Kegiatan diharapkan mampu mengetuk hati warga binaan.

Sehingga, mereka bertekad menjadi pribadi yang lebih baik. Ketika bebas  dapat membahagiakan orang tua, khususnya ibu. “Melalui momen ini kami berharap mereka (warga binaan) dapat merenungi dan menyesali kesalahannya. Sehingga dapat mengikuti kegiatan pembinaan dengan baik,” kata Kepala Lapas Banyuwangi, Agus Wahono.

Pihaknya selalu memberikan pembinaan dan bimbingan kepada warga binaan agar berubah lebih baik. Sehingga ketika bebas nanti dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. “Program pembinaan yang kami berikan sangat beragam, mulai  pembinaan kemandirian hingga pembinaan kepribadian,” jelasnya.

Tangis warga binaan di acara sungkeman ini menjadi bukti penyesalan. Terutama, kepada sang ibu. “Saya berterimakasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh petugas yang memberikan fasilitas kegiatan ini. Sehingga saya bisa berkesempatan membasuh kaki ibu,” kata ANP (28) salah seorang warga binaan.

Warga binaan kasus tindak pidana pencucian uang itu mengaku belum bisa memberikan kebahagiaan kepada ibunya. “Selama ini saya belum bisa membuat ibu tersenyum bangga, setelah bebas nanti saya akan berusaha  membahagiakan ibu dan keluarga,” ujarnya. (udi)

Liburan Nataru, Penjualan Tiket di Daop 8 Surabaya Capai 89.554

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mencatat penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk masa libur Natal sejak 21 hingga 24 Desember 2023 telah mencapai 89.554 tiket atau 76 persen dari tiket yang disediakan sebanyak 117.410 tiket.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan untuk total periode Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, tiket terjual masih 48 persen dari 422.676 tempat duduk yang disediakan selama 18 hari.

“Jadi, masih ada 52 persen tiket yang masih bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan di masa libur Natal dan Tahun Baru ini,” ujar Luqman ditemui di Stasiun Surabaya Gubeng, Kamis (21/12/2023).

Selain itu, Daop 8 Surabaya memprediksi periode Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 akan meningkat sekitar tujuh persen dibandingkan dengan tahun lalu. “Kami memperkirakan malah bisa melebihi dari tiket yang disediakan di hari-hari peak season, karena banyak juga penumpang dinamis di Daop 8, semisal penumpang dari Malang ke Surabaya dan akan ada yang menempati lagi dari Surabaya ke kota tujuan berikutnya, itu yang dinamakan penumpang dinamis,” ungkapnya.

Luqman mengakui, mulai Rabu kemarin sudah terpantau peningkatan penumpang yang menggunakan jasa kereta api di seluruh wilayah Daop 8 Surabaya. “Puncaknya pada 23 Desember, tiket yang telah terjual sudah mencapai 22 ribu. Jadi, artinya pada tanggal tersebut sudah mencapai 90 persen yang terpesan oleh masyarakat,’ jelasnya.

Menurut Luqman, bagi masyarakat yang ingin bepergian pada masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dengan menggunakan kereta api agar segera melakukan pemesanan tiket. “Apabila KA di tanggal favorit yang diinginkan sudah tidak tersedia, calon pelanggan dapat memilih tanggal alternatif lainnya atau menggunakan fitur connecting train,” pungkasnya. (red)

Selama Nataru, Daop 8 Surabaya Siagakan 458 Petugas Pengamanan 

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya menyiagakan sebanyak 458 petugas pengamanan gabungan selama masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Selain itu, juga menyiagakan 42 petugas pemeriksa jalur ekstra dan Alat Material untuk Siaga (AMUS) di lima titik daerah terdekat yang dianggap rawan.

Kesiapan petugas pengamanan gabungan ini ditandai dengan digelarnya apel gelar pasukan di posko Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di halaman kantor Daop 8 di kompleks Stasiun Gubeng Surabaya.

Executive Vice President (EVP) KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, mengatakan apel gelar pasukan ini dalam rangka melayani masyarakat yang menggunakan moda angkutan kereta api. KAI Daop 8 Surabaya menetapkan periode Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 selama 18 hari.

Terhitung mulai 21 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024 dengan menggandeng Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Basarnas, anggota komunitas pecinta kereta api, serta pihak-pihak lainnya.

“Dengan semangat melayani, seluruh insan KAI akan memaksimalkan kenyamanan penumpang melalui kemudahan dan inovasi produk yang kami hadirkan. KAI juga berkomitmen bahwa keselamatan merupakan fokus utama selama periode Natal dan Tahun Baru,” kata Wisnu, usai apel gelar pasukan di kantor Daop 8 Surabaya, Kamis (21/12/2023).

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan segala sumber daya untuk melayani pelanggan secara maksimal yang mencakup sumber daya manusia (SDM), sarana, prasarana, maupun hal lain-lain yang berkaitan dengan pelayanan secara keseluruhan. “Untuk aspek SDM, seluruh petugas operasional seperti masinis dan asisten masinis siap mematuhi SOP,” terangnya.

Para petugas frontliner seperti kondektur, prama/prami, dan customer service dipastikan melayani penumpang dengan sepenuh hati. “KAI konsisten memberikan perhatian terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan terutama di peak season seperti Angkutan Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya.

Guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, lanjut Wisnu, pihaknya telah memetakan dua Daerah Perhatian Khusus (DPK) dan 29 lokasi perlintasan rawan. Selain itu, juga menyiagakan 42 petugas pemeriksa jalur ekstra dan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di lima titik daerah terdekat yang dianggap rawan.

“AMUS tersebut berupa karung, pasir, batu kricak, hingga peralatan yang diperlukan untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa hebat (PLH) yang menghambat perjalanan KA,” jelasnya.

Sebagai langkah peningkatan keamanan dan ketertiban (kamtib), KAI juga melakukan koordinasi kewilayahan dengan aparat setempat, serta senantiasa meningkatkan pengamanan operasi. Para petugas pengamanan juga tetap akan menegakkan protokol kesehatan bagi seluruh penumpang di stasiun dan selama perjalanan.

KAI juga telah memastikan keandalan sarana dan prasarana, bersama Kementerian Perhubungan serta melakukan Ramp Check atau pemeriksaan kelaikan dan kesiapoperasian lokomotif serta kereta, untuk memastikan kereta api dalam kondisi prima.

“Sebanyak 62 lokomotif dan 331 kereta, siap dioperasikan guna memberikan layanan terbaik bagi pelanggan KAI,” pungkas Wisnu. (red)

Perluas Program Pesantren Digital, XL Ajarkan Santri Manfaatkan IoT untuk Budi Daya Maggot

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Pondok pesantren/Ponpes diyakini memiliki pasar yang menjanjikan bagi operator telekomunikasi. Karena itulah, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperluas penerapan solusi digital Internet of Things (IoT) di kalangan ponpes.

Setelah sebelumnya di Pamekasan, giliran XL menerapkan solusi tersebut di Ponpes Madrasatul Quran At Tauhid, Sidoarjo, Jawa Timur/Jatim.  XL mengajarkan para santri memanfaatkan IoT untuk budi daya maggot dan kewirausahaan sosial bersama mitra Yayasan Benihbaik, XL Axiata meresmikan fasilitas digital ini di Sidoarjo, Kamis, (21/12).

Regional Group Head XL Axiata East Region, Dodik Ariyanto, mengatakan, melalui program Pesantren Digital, XL Axiata turut menyediakan sejumlah solusi digital yang bisa dimanfaatkan oleh teman-teman pengelola pondok pesantren di seluruh Indonesia.

Pemanfaatan solusi IoT adalah salah satu implementasinya, dapat dipakai untuk meningkatkan produktivitas di pesantren, termasuk dalam kegiatan ekonomi dan kewirausahaan. Kami di XL Axiata sangat senang untuk membantu teman-teman ponpes yang benar-benar serius hendak menerapkan solusi digital IoT untuk tujuan produktif, baik untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar, maupun untuk produktif secara ekonomi.”

Sementara itu, Ponpes Madrasatul Quran At Tauhid, Sidoarjo, menyampaikan bahwa penerapan IoT di lingkungannya merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kemampuan pemanfaatan teknologi digital serta kewirausahaan sosial di kalangan pondok pesantren (ponpes).

Pengasuh ponpes, KH.Ahmad Hafidz Ayatulloh, M.HI, mengatakan, pihaknya berharap pelatihan dan dukungan XL Axiata ini juga dapat memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi di kalangan ponpes.

Regional Group Head XL Axiata East Region, Dodik Ariyanto. (foto/bw)

Dodik menambahkan, solusi IoT untuk budidaya maggot ini lahir dari hasil program inkubasi IoT di Laboratorium XCamp milik XL Axiata. Di tempat ini dipilih sejumlah solusi IoT yang cocok dan dapat diterapkan di lingkungan pesantren, terutama yang dapat mendukung upaya pemberdayaan ekonomi.

Secara teknis, solusi ini sendiri memiliki sejumlah fitur pemantauan lingkungan dan kontrol suhu atau kelembaban di lokasi peternakan Black Soldier Fly (BSF). BSF ini adalah jenis lalat yang telurnya kemudian menjadi larva maggot.

Untuk bisa menghasilkan maggot yang bisa menjadi pakan ternak berkualitas tinggi, dibutuhkan suhu dan kelembapan yang optimal, dengan rentang 20-25 derajat celcius. Selain itu, dibutuhkan juga kelembaban yang ideal dalam beternak maggot, yaitu 50-70 persen.

Penggunaan solusi IoT akan membantu mempermudah mengukur suhu dan kelembaban terbaik secara real time. Selain untuk meningkatkan produktivitas, manfaat dari pemanfaatan solusi IoT terutama adalah dapat untuk mengurangi biaya operasional, sebagai sumber data untuk keperluan Big Data dan Artificial Intelligent.

Selain itu, teknologi ini juga bisa untuk mempermudah perencanaan, proyeksi, hingga perawatan.   Nilai ekonomi yang bisa dihasilkan dari budi daya maggot pun terbilang cukup tinggi. Maggot dibutuhkan untuk pakan ternak seperti unggas dan lele.

Regional Group Head XL Axiata East Region, Dodik Ariyanto (kanan). (foto/bw)

Maggot bisa menjadi pakan ternak berkualitas tinggi yang dapat mempercepat pertumbuhan hewan ternak. Dengan demikian, budidaya maggot ini juga dapat mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Budidaya maggot pun terbilang cukup mudah karena pakannya berasal dari limbah rumah tangga atau sampah organik yang mudah didapatkan. Karena itu, budidaya maggot juga mendukung program pengolahan dan pemberdayaan sampah organik di pesantren, serta diharapkan turut berkontribusi terhadap pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Solusi IoT untuk budidaya maggot juga telah diterapkan di Ponpes Miftahul Ulum Sekar Anyar, Pamekasan, Madura, Pesantren Hidayatulloh, Depok, Jawa Barat, Ponpes PesantrenAl Idrisiyah, Tasikmalaya, Jawa Barat, Ponpes KH Mas Mansur Madrasah Boarding School (MBS), Brebes, Jawa Tengah.

Untuk memanfaatkan teknologi digital dan kebutuhan komunikasi, XL juga menyediakan layanan jaringan di sekitar area pondok pesantren dengan memasang MBTS.  Dengan adanya MBTS yang dipasang di area pondok pesantren harapannya dampak positif juga dapat dirasakan oleh Masyarakat sekitar untuk memanfaatkan teknologi digital di kehidupan sehari-hari.

Program Pesantren Digital

Sementara itu, melalui program Pesantren Digital, XL melakukan berbagai pelatihan digital guna meningkatkan kecakapan para santri dan santriwati dalam bidang kewirausahaan sosial bersama mitra Rumah Kopi Temanggung, Rumah Produksi Minuman Kemasan Ribath Ibadurrohman (R.I Drink), XL juga memberikan sejumlah pelatihan pemanfaatan teknologi dan sarana digital seperti antara lain membuat konten digital, desain website, pemanfaatan IoT, dan keamanan siber, serta pemanfaatan 5G.

  Untuk Ponpes Madrasatul Quran At Tauhid, Sidoarjo, Jawa Timur, XL memberikan fasilitas perangkat router dan akses internet gratis selama periode satu tahun melalui program Gerakan Donasi Kuota untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar.

Tak hanya itu, karyawan XL melalui MTXL juga sangat antusias dalam memberikan dukungan terhadap program Pesantren Digital ini. Dukungan berupa penyaluran zakat karyawan untuk mendukung biaya operasional pendidikan santri dan santriwati yang membutuhkan. (bw)

Rawan Muncul Pascapemilu, Puskesmas di Banyuwangi Siaga ODGJ

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Menjelang pemilu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi menyiagakan seluruh puskesmas. Langkah ini mengantisipasi kemungkinan peningkatan pasien gangguan jiwa (ODGJ) akibat dampak pemilu 2024.

Data dari Kementerian Kesehatan, 5-6 persen pendudukan Indonesia mengalami gangguan jiwa, mulai ringan hingga kondisi berat. Momen pemilu dikhawatirkan memicu peningkatan potensi gangguan jiwa pada masyarakat. Diantaranya, gangguan kecemasan yang melebihi ambang batas kewajaran.

Ditandai dengan perasaan khawatir, cemas, atau takut yang cukup kuat untuk mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dikenal dengan Anxiety Disorder. “Anxiety adalah gangguan kejiwaan ringan dan ini rawan terjadi pada saat tahapan kampanye seperti saat ini,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi,  Amir Hidayat, Kamis (21/12/2023).

Selanjutnya, gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan suasana hati yang terus tertekan atau kehilangan minat dalam beraktivitas. Menyebabkan penurunan yang signifikan dalam kualitas hidup sehari-hari.

Penyebabnya termasuk ketegangan yang bersumber dari kombinasi kondisi biologis, psikologis. Kondisi ini dikenal dengan Depressive Disorder. “Depressive Disorder diidentifikasi rawan terjadi pasca pengumuman ketika sudah diketahui siapa yang menang dan siapa yang kalah,” beber Amir.

Mengantisipasi kondisi ini, Dinkes Banyuwangi menyiapkan langkah promotif dan preventif  mengantisipasi kasus gangguan jiwa pasca-pemilu tidak meningkat tajam. Secara umum persiapan ini tidak hanya untuk pemilu.

Namun, karena diidentifikasi ada peningkatan, maka TPKJM juga difokuskan untuk mencegah dan menangani pasien gangguan jiwa akibat pemilu,” jelasnya. Dinkes juga mematangkan layanan kejiwaan di seluruh puskesmas di Bumi Blambangan.

Setiap puskesmas disediakan pengelola program kejiwaan. Disiapkan layanan konseling, terapis ataupun pengobatan. “Jika gangguan kejiwannya cukup berat, akan dirujuk ke Puskesmas Licin Di sana sudah disediakan dokter spesialis, ada tempat khusus dan ada layanan khusus,” tegasnya.

Selama ini, Puskesmas Licin Banyuwangi memiliki pengalaman merawat pasien ODGJ yang dipicu karena gagal menang pemilu. Jumlahnya mencapai 5 orang. Kala itu, pasien dirawat pasca-pemilu 2019.

Mereka mengalami gangguan kejiwaan yang cukup berat. “Pasien sampai harus menjalani rawat inap,” kata Kepala Puskesmas Licin, Nira Ista Dewi. Mereka yang dirawat justru bukan caleg yang gagal. Namun, partisipan atau tim sukses.

Fenomena itu dikhawatirkan akan kembali terjadi. Karena itu, para peserta pemilu diharapka menjaga kesehatan mentalnya. (udi)

Cabuli Siswi SMA, Dukun Alternatif Diamankan Polisi di Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)  – Bermodus mampu mengobati penyakit, seorang dukun cabul di Gambiran, Banyuwangi diamankan polisi. Pelaku bernisial AP (44) alias Abah. Pria ini diciduk aparat Polsek Gambiran setelah dilaporkan mencabuli W (17), seorang siswi SMA. Parahnya, pelaku adalah penyandang disabilitas.

Aksi asusila itu bermula ketika korban bermain ke rumah pelaku. Kebetulan, korban adalah teman anak titi pelaku. Kala itu, korban curhat ke pelaku sering mengeluh sakit di badan. Mendapat keluhan korban, pelaku mulai beraksi.

Dia berpura-pura memeriksa tubuh korban. Hasilnya, pelaku mengatakan menemukan cacing di tubuh korban. Sehingga, harus dikeluarkan melalui pengobatan alternatif. Selama ini, pelaku dikenal sebagai dukun pengobatan alternatif.

Korban yang masih polos langsung percaya. Beberapa hari kemudian, korban kembali mendatangi rumah pelaku. Kala itu, pelaku mencoba mengobati korban untuk mengeluarkan cacing dari dalam tubuh.

Namun syaratnya, korban harus mau diajak berhubungan intim. Korban hanya bisa pasrah ketika pelaku melampiaskan nafsunya. Usai mencabuli korban, pelaku memastikan bahwa cacing pita dalam tubuh korban sudah berhasil dikeluarkan.

Korban kemudian pulang. Sebelum pulang, pelaku meminta korban tak menceritakan kejadian itu kepada siapapun. “Kejadiannya April 2021. Merasa takut, korban akhirnya bercerita ke temannya, lalu melapor ke Polsek, 17 November kemarin,” kata Kapolsek Gambiran AKP Badrodin Hidayat, Kamis (21/12/2023).

Berbekal laporan korban, polisi melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi dimintai keterangan, termasuk meminta visum korban. Setelah cukup bukti, polisi kemudian mengamankan pelaku di rumahnya, Rabu (20/12/2023) siang.

Pelaku hanya bisa pasrah ketika digiring ke Polsek. “Statusnya sudah tersangka. Penyidikan masih berlanjut,” kata Kapolsek. Kepada penyidik, pelaku mengakui semua perbuatannya.  Dia nekad mencabuli  lantaran tergiur kemolekan tubuh korban. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 81 ayat (2) Undang-undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (udi)

Inilah Kiprah Norma Yunita Dampingi Atiqoh, Mlaku-mlaku Nang Tunjangan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Srikandi PDI Perjuangan sapa warga di Jalan Tunjungan Surabaya. Suasana Jalan Tunjungan yang selalu ramai dan padat kendaraan, malam itu bertambah semarak dan dipenuhi kerumunan massa dari berbagai tempat di Surabaya.

Yaaa… Massa sengaja datang ke Jalan Tunjungan untuk melihat kedatangan Siti Atiqoh Suprianti, istri calon Presiden Ganjar Pranowo, yang sengaja datang menyapa masyarakat Jawa Timur/Jatim, khususnya di Surabaya.

Atiqoh hadir bersama anggota DPR RI, Puti Guntur Soekarno, putri (alm) Presiden Abdurahman Wahid, Pengurus Tim Kampanye Nasional, didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono dan Anggota DPRD Kota Surabaya.

Kehadiran istri mantan Gubernur Jawa Tengah/Jateng tersebut dinantikan oleh massa pendukungnya sejak sore hari. Mereka ingin berinteraksi langsung dengan perempuan cantik berwajah keibuan khas perempuan Jawa tersebut.

Menurut salah satu pendamping Atiqoh, Norma Yunita, bahwa kegiatan di Jalan Tunjungan adalah kegiatan santai menyapa masyarakat Surabaya. Karena itu Atiqoh sempat menyanyi bersama Wakil Walikota Surabaya, Armuji, dan sempat makan malam bareng di warung WD yang berada di Genteng Besar.

Siti Atiqoh Suprianti (kiri) didampingi Norma Yunita (kanan) dan Ana Sumarni (tengah). (foto/nanang)

“Penampilan Ibu Atiqoh sederhana dan keibuan, mudah membaur dengan berbagai kalangan, cocok jadi  ibu negara serta panutan,” kata Sekretaris Pengurus Anak Cabang PDI Perjuangan Kecamatan Genteng Surabaya kepada pawartajatim.com Selasa (19/12/2023).

Sebagai sekretaris partai di Kecamatan Genteng yang membawahi wilayah Jalan Tunjungan dan sekitarnya, wajar jika  hari ini sangat sibuk menyiapkan segala sesuatunya untuk kedatangan Atiqoh di Jalan Tunjungan.

“Sebagai pengampu wilayah, saya ingin mempersiapkan sebaik mungkin, tetapi tanpa menghilangkan keaslian pembawaan Ibu Atiqoh yan sederhana dan merakyat,” jelas anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya ini.

Atiqoh yang lahir 25 November 1971 ini merasa puas atas sambutan warga Surabaya. Tentu saja komentar itu membuat bangga pendukung Ganjar di Surabaya. Memang Surabaya adalah kandang Banteng PDI Perjuangan, yang mampu menjaga kemenangan secara berturut-turut.

Kehadiran Atiqoh di Surabaya, tentu dapat meningkatkan semangat juang pendukung Ganjar Pranowo utamanya kader kader PDIP yang terkenal sangat loyal dan militan. “Insyaallah kami lebih siap untuk menghadapi pemilu 2024, baik pileg maupun pilpres,” pungkas Norma, yang juga caleg pada Pemilu 2024 ini. (nanang)

Polda Jatim Gelar Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengajak ribuan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dari berbagai daerah di Jatim untuk mencegah dan menangkal bahaya narkoba di lingkungan sekolah. Peran kepolisian bersama stakeholder dinilai penting untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar.

Kegiatan yang dikemas dalam Road Show Generasi Emas Produktif Tanpa Narkoba oleh Polda Jatim ini digelar atas inisiasi Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) bekerja sama dengan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas), Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) dan Bidang Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim.

Surabaya menjadi Kota keempat, setelah sebelumnya digelar di Probolinggo, Malang, dan Magetan. Inisiator Acara, Kombes Pol Arie Ardian, mengatakan, kegiatan ini diprioritaskan untuk generasi muda khususnya kalangan pelajar SMA.

Pihak kepolisian gencar melakukan sosialisasi terkait dengan bagaimana cara memperkuat daya cegah dan daya tangkal, terutama di lingkungan pesantren dan sekolah. Dari beberapa pengaduan dan masukan, memang ada beberapa Kepala Sekolah yang mulai terpapar oleh narkoba.

”Sehingga kita perlu penguatan. Oleh karena itu, Bapak Kapolda Jatim menginisiasi untuk melakukan kegiatan Road Show ini,” kata Kombes Pol Arie, usai membuka acara yang digelar Convention Hall Arief Rahman Hakim Surabaya, Rabu (20/12/2023).

Kombes Pol Arie menjelaskan, kalangan remaja sangat rentan terpapar peredaran narkoba. Sehingga, peran kepolisian bersama stakeholder terkait adalah melakukan pencegahan dari peredaran narkoba di kalangan pelajar.

Dari data Polda Jatim pada 2022, lebih dari 300 anak-anak usia pelajar terpapar narkoba. “Jadi, anak-anak remaja sesuai dari hasil penelitian, tingkat kerawanannya ada di usia 19-20 tahun, dan mereka sangat rentan terhadap narkotika,” ungkapnya.

Polda Jatim mengimbau agar lingkungan sekolah bisa membangun struktur atau komunitas di lingkungan sekolah. Tujuannya agar terbentuk kekuatan daya cegah dan daya tangkal, serta bisa dibawa OSIS atau diluar OSIS, dan komunikasi.

“Tentunya, untuk membangun kegiatan-kegiatan positif, sehingga mereka teralihkan dari penyalahgunaan narkoba. Apabila ada yang mulai terindikasi masuknya narkoba di sekolah, bisa terdeteksi dan bisa langsung ambil langkah,” pungkasnya. (red)

Puluhan Masinis KAI Daop 8 Surabaya Jalani Tes Narkoba

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (KAI Daop) 8 Surabaya melaksanakan kegiatan pemeriksaan narkoba secara acak dan mendadak kepada jajaran Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) dan pekerja operasional di wilayah Daop 8 Surabaya.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan, pemeriksaan narkoba dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya ini dilaksanakan di ruang Argo Wilis Stasiun Surabaya Gubeng dan diikuti 50 pekerja baik dari masinis, hingga bagian operasional.

Selain itu, pemeriksaan narkoba ini juga dilakukan secara acak ke lokasi-lokasi di wilayah Daop 8 Surabaya, seperti di pintu perlintasan KA, UPT perawatan prasarana KA serta stasiun.

“Dengan dilakukannya pemeriksaan tes narkoba ini, dapat meyakinkan bahwa petugas yang berdinas betul-betul dalam kondisi sehat sebagai garda terdepan perusahaan yang melayani penumpang secara langsung, dan perjalanan KA berjalan dengan selamat, aman dan nyaman bagi para penumpang KAI,” kata Luqman, di Stasiun Gubeng Surabaya, Rabu (20/12/2023).

Menurut dia, pemeriksaan narkoba dilakukan di luar pemeriksaan rutin yang dilakukan kepada ASP saat akan melaksanakan dinas. “Pemeriksaan lebih dalam akan dilakukan apabila terdapat petugas yang dinyatakan positif pada pemeriksaan ini,” ungkapnya.

Pemeriksaan tersebut, kata Luqman, juga dilakukan secara rahasia oleh pihaknya dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya juga secara acak kepada pekerja. Luqman menjelaskan, dalam pemeriksaan narkoba.

BNN menggunakan alat tes urine dengan enam parameter untuk mengetahui kandungan Amphetamine (AMP), Morphine/Opiate (MOP), Mariyuana (THC), Cocaine (COC) Methamphetamine (MET) dan Benzodazepine (BZD).

Kegiatan ini dilakukan guna memastikan lingkungan PT KAI khususnya para pekerja yang bertugas sebagai ASP dalam kondisi yang sehat dan baik, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan obat terlarang (NAPZA).

‘’Hal ini dalam rangka penanggulangan penggunaan NAPZA di lingkungan Daop 8 Surabaya,” pungkasnya. (red)

Mendekati Nataru, Penumpang di Bandara Banyuwangi Naik 93 Persen

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Mendekati libur Natal dan tahun baru (Nataru) penumpang di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi meroket tajam. Tak tanggung-tanggung, kenaikannya mencapai 93 persen dibandingkan tahun lalu. Penumpang kebanyakan wisatawan domestik asal Jakarta yang akan menikmati libur akhir tahun di Bumi Blambangan.

Naiknya penumpang ini mulai terasa sejak beberapa hari terakhir. Dari empat penerbangan yang datang ke Banyuwangi, total penumpangnya rata-rata mencapai 607 orang per hari. Mereka menggunakan tiga maskapai dari Jakarta dan satu maskapai rute Surabaya-Banyuwangi.

“Sampai saat ini, traffic penumpang naik 93 persen dibandingkan tahun lalu. Ini diprediksi akan terus naik hingga mendekati pergantian tahun,” kata Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura 2  Bandara Banyuwangi, Johan Seno Acton, Rabu (20/12/2023) siang.

Puncak kepadatan penumpang di Bandara Banyuwangi diprediksi terjadi pada H-2 dan H+2 tahun baru. Saat puncak, diperkirakan lonjakan penumpang akan mencapai 760 orang per hari.

Jam kepadatan diprediksi pada kedatangan penerbangan pukul 10.00 – 11.00 WIB. “ Kami prediksi, okupansi paling tinggi akan tembus 760 penumpang per hari. Mereka adalah para wisatawan domestik,” jelas pria asal Purbalingga, Jawa Tengah ini.

Menyambut libur Nataru, pihak Bandara Banyuwangi membuka Posko khusus bersama jajaran TNI/Polri dan Lembaga terkait. Diantaranya, Karantina Pelabuhan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Rakor sudah kami gelar. Berbagai layanan darat dan udara sudah kami persiapkan jauh hari menyambut libur Nataru,” jelasnya lagi. Salah satu peningkatan layanan ke penumpang adalah memastikan keamanan landasan pacu peswat dan apron.

Termasuk, alat bantu pendaratan pesawat. Lalu, seluruh fasilitas terminal layanan penumpang dipermak maksimal. “Ini untuk memberikan layanan terbaik kepada penumpang yang datang maupun terbang dari Banyuwangi,” tegasnya.

Meski terjadi lonjakan penumpang, belum ada usulan penambahan penerbangan ke Banyuwangi dan sebaliknya. Saat ini, Bandara Banyuwangi masih dilayani empat maskapai. Masing-masing Citylink, Batik Air dan Super Air Jet yang melayani rute Jakarta-Banyuwangi PP.

Satu lagi, Wings Air yang melayani rute Surabaya-Banyuwangi PP. Khusus Citylink saat ini hanya melayani penerbangan 3 kali seminggu. Sisanya, penerbangan rutin setiap hari. “Tahun depan aka nada maskapai baru yang akan terbang ke Banyuwangi. Ini menjadi tantangan kami untuk memberikan layanan terbaik di bandara pasca-pandemi Covid,” tutup Johan. (udi)