Terbukti Kerja untuk Rakyat, Warga Gubeng Surabaya Dukung Ganjar-Mahfud MD

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapat dukungan dari warga Kecamatan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur/Jatim. Dukungan itu disampaikan Diah, salah satu warga Gubeng yang mengikuti kegiatan senam pagi dari Komunitas Warung Tegal (Kowarteg) Indonesia Dukung Ganjar.

Dia mengaku mantap mendukung Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden RI di 2024-2029 mendatang. “Pak Ganjar si rambut putih ini pokoknya sudah pastilah. Kalau saya mendukung Pak Ganjar,” kata Diah, di Surabaya Minggu (5/11/2023).

Ia menambahkan, dipasangkannya Ganjar dengan Mahfud MD sudah sangat tepat. Menurut Diah, keduanya sudah menunjukkan kinerja terbaiknya untuk daerah dan bangsa Indonesia.

“Ganjar-Mahfud, luar biasa ya. Mudah-mudahan tetap amanah, kalau Pak Ganjar kan kita semua sudah tahu sepak terjangnya seperti apa dari dulu,” ungkapnya. Diah mengharap, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD ketika kelak memimpin Indonesia dapat terus melayani rakyat sesuai dengan slogan Ganjar, yakni ‘Tuanku Ya Rakyat’.

Warga Gubeng Surabaya dukung Ganjar-Mahfud MD. (foto/ist)

“Mudah-mudahan tetap menjadi yang terbaik, sesuai slogan Ganjar, tuanku adalah rakyatku,” kata Diah. Pada kesempatan itu, Diah mengapresiasi sukarelawan Kowarteg Indonesia yang terus melakukan kegiatan positif untuk masyarakat, sekaligus mengenalkan sosok Ganjar-Mahfud.

“Kita lebih mengenal sosok yang mau kita calonkan ini (Ganjar Pranowo-Mahfud MD). Kalau seperti ini kan kita menjadi lebih tahu mereka,” tuturnya. (rid)

Tim Nogogeni ITS Kembali Juarai Kontes Mobil Hemat Energi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Nogogeni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menjuarai Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2023 tingkat nasional. Kali ini, Nogogeni ITS berhasil meraih dua prestasi di kategori Urban Concept, yaitu juara 1 di kelas Motor Listrik dan juara 2 di kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) Etanol.

Kepala Divisi Creative Media Tim Nogogeni ITS, Jihadul Akbar Fisabilillah, mengatakan ada dua kategori kendaraan yang dilombakan, yaitu Prototype dan Urban Concept. Kedua kategori ini dibagi lagi menjadi empat kelas, yakni MPD Gasoline, MPD Diesel, MPD Etanol, dan Motor Listrik.

“Tim Nogogeni ITS hanya mengikuti dua kelas dari kategori Urban Concept, yaitu Motor Listrik dan MPD Etanol,” kata Jihad, Sabtu (4/11). Ia mengatakan, pada kompetisi yang digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), tim Nogogeni ITS membawa mobil Nogogeni VIII Evo, prestasi juara 1 pada kategori Urban Concept kelas Motor Listrik yang menandakan kemenangan beruntun kali kelima pada kelas ini di ajang KMHE.

“Kemenangan ini diperoleh tim Nogogeni ITS setelah Nogogeni VIII Evo berhasil meraih efisiensi bahan bakar sebesar 188,69 km/Kwh. Angka ini berhasil diraih Nogogeni VIII Evo pada percobaan pertamanya dari lima kesempatan yang diberikan,” jelasnya.

Mobil hemat energi ITS. (foto/ist)

Di sisi lain, meskipun sudah vakum selama tiga tahun dari kategori Urban Concept kelas MPD Etanol, kemampuan tim Nogogeni ITS tetap meningkat. Mobil Nogogeni VI yang dilombakan pada kelas ini mencapai tingkat efisiensi yang cukup tinggi, yaitu 375,95 km/liter.

Dengan kedua hasil tersebut, tim Nogoneni ITS berhasil mengunci tiket untuk mengikuti Eco Fun Race. Yakni ajang balapan tambahan bagi kendaraan kategori Urban Concept di KMHE dan berhasil meraih posisi 1 hingga 4 di kelasnya masing-masing.

“Mobil Nogogeni VI berkesempatan untuk memulai start dari posisi pertama,” ungkapnya. Jihad berharap, agar ke depannya tim Nogogeni ITS tetap dapat mempertahankan kemenangan beruntunnya pada kategori Urban Concept kelas Motor Listrik di ajang KMHE ini.

“Selain itu, juga berharap agar pada kelas MPD Etanol, tim Nogogeni ITS dapat meraih posisi yang lebih tinggi lagi,” katanya. Untuk diketahui, KMHE merupakan kompetisi tahunan yang digelar oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dengan berfokus pada penghematan bahan bakar.

Kompetisi ini menuntut para pesertanya untuk membuat mobil dengan penggunaan bahan bakar seefisien mungkin. (red)

Guru Besar Unesa Raih Bintang Jasa dari Pemerintah Jepang

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof Dr Djodjok Soepardjo MLitt, menerima penghargaan Bintang Jasa ‘The Order of The Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon’ dari Pemerintah Jepang.

Prof Djodjok merupakan profesor dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa. Penghargaan itu wujud pengakuan atas kontribusi dalam meningkatkan pertukaran di bidang akademik dan memperdalam persahabatan antara Jepang-Indonesia.

Ia mengatakan, penganugerahan bintang jasa itu merupakan pengakuan atas kontribusinya selama ini dalam memajukan kerja sama antara Jepang dan Indonesia di bidang akademik dan ilmu pengetahuan. Selama bertahun-tahun, Djodjok telah berperan penting dalam memperluas pertukaran mahasiswa kedua negara, baik sebagai dosen bahasa Jepang di Unesa maupun di International Multicultura (I’Mc) Center.

Sebagai pakar bahasa Jepang, ia mendorong pengembangan studi bahasa Jepang di Indonesia. Selain itu, juga mengembangkan kursus bahasa Jepang dengan menyasar berbagai kalangan melalui I’Mc Center.

Sejak 2018, Prof Djodjok menjabat Ketua Asosiasi Studi Pendidikan Bahasa Jepang Indonesia (ASPBJI) dan berkontribusi besar terhadap sosialisasi dan perkembangan pendidikan bahasa Jepang di Indonesia termasuk penguatan jaringan pengajar bahasa Jepang.

“Saya dinilai oleh Pemerintah Jepang sebagai jembatan yang mempererat hubungan Indonesia dan Jepang, serta membantu memperdalam pemahaman kedua negara akan budaya dan ilmu pengetahuan masing-masing. Tentu ini suatu kehormatan,” kata Prof Djodjok, di Surabaya, Sabtu (4/11).

Untuk diketahui, Prof Djodjok merupakan satu dari tiga WNI yang mendapat anugerah tersebut. Dua tokoh lainnya yaitu Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, dan Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia Noer Hassan Wirajuda.

Sementara itu, anugerah ‘The Order of the Rising Sun’ merupakan salah satu penghargaan tertinggi di Pemerintah Jepang. Penyerahan bintang jasa dijadwalkan akan dilaksanakan dalam sebuah upacara resmi di Surabaya. (red)

Dosen Ubaya Buat Gel Kesehatan dari Daun Sendok

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Dosen Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) menciptakan gel kesehatan dari daun sendok. Inovasi ini diklaim bermanfaat untuk terapi pendamping luka kaki pasien diabetes. Pembuatan inovasi ini berangkat dari meningkatnya prevalensi diabetes di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dampak dari diabetes tersebut, salah satunya dapat menimbulkan luka kaki.

Ketua Tim, Kartini, mengatakan standar perawatan luka kaki diabetes yang selama ini dilakukan di klinis menyisakan banyak pertanyaan terkait efektivitas, keamanan, dan biaya yang cukup tinggi. “Oleh karena itu, kami mengupayakan invensi ini sebagai alternatif terapi pendamping luka kaki diabetes yang diharapkan lebih aman, efektif, dan lebih ekonomis,” kata Kartini, Sabtu (4/11/2023).

Menurut Kartini, daun sendok dipilih sebagai bahan aktif karena mengandung asam ursolat, asam oleanolat, dan aukubin. Selain itu, juga mudah didapatkan karena merupakan tanaman liar.

“Gel ini memiliki keunggulan yaitu dapat meningkatkan proliferasi atau pertumbuhan sel, meningkatkan migrasi sel, serta menghambat sekresi nitrite oxide. Hal ini berguna untuk mempercepat penutupan luka,” jelasnya.

Kartini menjelaskan, proses pembuatan dimulai dengan mengeringkan daun sendok lalu dibuat serbuk simplisia menggunakan blender. Kemudian, serbuk daun sendok diekstraksi menggunakan cairan etanol dan disaring.

“Kemudian, hasil saringannya dipekatkan menggunakan alat rotavapour dan waterbath hingga mengental dan dicampur dengan bahan-bahan basis gel. Setelah siap, lalu gel ditaruh dalam wadah,” ungkapnya.

Kartini menyebut, inovasi yang diciptakannya bersama Endang Wahyu Fitriani, serta Ridho Islamie itu juga sudah mendapatkan sertifikat hak paten dari Kemenkumham RI. “Adanya invensi ini adalah dapat menurunkan komplikasi penyakit diabetes terutama luka kaki diabetes. Selain itu, melalui inovasi ini kami dapat turut serta meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes,” pungkasnya. (red)

MPID Muhammadiyah Siap Teliti Jejak Kiai Dahlan di Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur (MPID-PWM Jatim) berkolaborasi dengan Sejarawan Muda Muhammadiyah berencana meneliti jejak penyebaran Islam yang dilakukan Kiai Haji Ahmad Dahlan di Jawa Timur/Jatim melalui suatu ekspedisi.

Ketua Dewan Pengarah MPID-PWM Jatim, Purnawan Basundoro, mengatakan penelitian ini akan dilakukan di delapan kota di Jawa Timur yang menjadi tempat dakwah Kiai Dahlan untuk menyebarkan Islam dan Muhammadiyah. Penelitian ini memakan waktu selama dua bulan dan berfokus untuk meneliti jejak Kiai Dahlan.

“Jejak Kiai Dahlan ini besar, namun sayang jarang yang meneliti dan menulis. Adanya Sejarawan Muda Muhamamdiyah ini menjadi oase dan solusi untuk merawat kebesaran Muhammadiyah,” ujar Purnawan usai meluncurkan Tim Ekspedisi Kiai Dahlan di Kantor PWM Jatim, Jalan Kertomenanggal Surabaya, Sabtu (4/11).

Purnawan menjelaskan, saat ke Jatim, Kiai Dahlan bertemu dengan tokoh-tokoh besar, seperti HOS Cokroaminoto dan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno. Setiap berkunjung ke daerah, lanjut Purnawan, perjalanan Kiai Dahlan tidak terlepas dari empat hal, yakni kereta api, berdagang, berdakwah, dan silaturahim.

“Sambil berdakwah dari masjid ke masjid, Kiai Dahlan melebarkan sayap dakwah persyarikatan. Setelah berdakwah, beliau datang ke pasar yang tidak jauh dari stasiun untuk berdagang batik dan sarung. Itulah dakwah Muhammadiyah pertama kali di Jatim,” jelas Purnawan yang juga Dekan FIB Unair tersebut.

Ekspedisi ini diharapkan mengungkap jejak perjalanan Kiai Dahlan di Jatim yang akan menambah khazanah sejarah nasional Indonesia. Kiai Haji Ahmad Dahlan (1868-1923), antara lain sebagai pahlawan nasional dan pendiri Muhammadiyah pada 18 November 1912 di Yogyakarta.

Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga seorang cicit Kiai Dahlan, Widyastuti, mendukung ekspedisi ini mengingat peninggalan KH Dahlan yang besar untuk agama dan negara.

“Tahun lalu saya pernah keliling Jatim, ke Malang, ke Jombang, ke Lamongan, untuk meneliti Jejak Kiai Dahlan, dan kebesaran itu masih banyak yang belum tertulis. Tulisan itu bisa menjadi inspirasi generasi hari ini untuk terus mendedikasikan diri untuk bangsa,” terangnya.

Peluncuran ekspedisi ini bersamaan dengan agenda Rakerwil MPID Pimpinan Wilayah Muhammadiyah yang dihadiri berbagai tokoh dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jatim. (red)

Prof Nurhasan Resmi Jadi Ketua Umum PB FOPI

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof Nurhasan terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOBI) masa bakti 2023-2027.

Pelantikan dan pengukuhan dipimpin langsung Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, di Auditorium Lantai 11, Rektorat Unesa, Kampus Lidah Wetan, Surabaya, Kamis (2/11/2023).

Marciano mengatakan, dengan masuknya jajaran guru besar atau profesor dalam pengurusan PB FOPI periode 2023-2027 diharapkan bisa mendorong pesatnya perkembangan olahraga petanque di perguruan tinggi.

“Petanque betul-betul menjadi olahraga yang dicintai mahasiswa, dan menjadi olahraga unggulan. Dalam keikutsertaan Indonesia, dalam single event internasional maupun multievent internasional, petanque bisa menjadi kontributor medali di samping cabor lainnya,” ujarnya.

Menurut Marciano, salah satu strategi peningkatan prestasi Indonesia di multievent internasional, yakni tidak hanya bergantung pada cabor-cabor seperti sepak bola misalnya, namun juga bisa dengan memaksimalkan cabor seperti petanque untuk mendorong peringkat Indonesia.

“Prof Nurhasan saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya dari Unesa ini, petanque nanti akan mencatat sejarah. Petanque akan menjadi salah satu cabor yang betul-betul membuat kita semua kagum dan bangga karena prestasinya,” jelasnya.

Sementara itu, Prof Nurhasan menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pihak atas amanat yang diberikan dalam memimpin PB FOPI. Itu menjadi motivasi baginya memajukan petanque yang terbilang baru di Indonesia.

Menurut Nurhasan, ada sejumlah hal yang perlu digencarkan pengurus ke depan, di antaranya sosialisasi dan mengenalkan petanque kepada seluruh kalangan, sehingga olahraga ini disukai masyarakat. Sebab, dari situlah bisa muncul ketertarikan dan talenta yang bisa diandalkan.

“Selain itu, juga merancang formula atau strategi pengembangan olahraga petanque ke depan. Karena itu, selepas kegiatan tersebut dapat dirumuskan semacam rekomendasi terkait isu strategis pengembangan olahraga petanque,” ungkapnya.

Beberapa yang perlu digencarkan, seperti memperbanyak event petanque dari usia dini, membangun jejaring dan kemitraan, perlindungan dan penghargaan bagi atlet, manajemen pertandingan olahraga, pemanfaatan sport sciences, dan berbagai isu strategis lainnya.

“Saya yakin, berbagai pemikiran tersebut akan menjadi kontribusi PB dan Pengprov FOPI untuk meletakkan dasar-dasar pengembangan olahraga petanque di Indonesia. Ini sekaligus mendukung program prioritas presiden RI untuk pembangunan SDM unggul,” pungkasnya. (red)

Terbesar Sepanjang Sejarah, 27 Profesor Baru ITS Dikukuhkan Bersamaan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengukuhkan 27 profesor baru pada Kamis (2/11/2023). Ini sebagai upaya dan komitmen ITS dalam menuju kampus riset dan inovasi.

Rektor ITS, Prof Mochamad Ashari, mengatakan peningkatan jumlah profesor yang spektakuler ini sangat memengaruhi peningkatan kualitas ITS secara keseluruhan. “Dengan jumlah yang ada sekarang, pemeringkatan ITS pun naik jauh dari tahun sebelumnya melalui berbagai inovasinya,” ujar Prof Ashari.

Menurut Prof Ashari, saat ini, ITS memiliki 167 profesor yang masih aktif. Jumlah ini memang sedikit dibanding kampus negeri besar lainnya. Namun, ITS berhasil mengambil peran dengan 15 ribu jumlah publikasi internasional bereputasi.

“Artinya, ITS masih dapat bersaing dan bersanding dengan posisi keempat publikasi terbanyak se-Indonesia,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Dewan Profesor ITS, Prof Imam Robandi, menjelaskan pengukuhan ini menjadi sejarah baru bagi ITS. Sebab, jumlah profesor yang dikukuhkan ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah pengukuhan profesor di ITS.

“Bertambahnya jumlah ini, harapannya para profesor ini dapat mengembangkan sayapnya lebih jauh lagi dan membawa nama ITS lebih tinggi lagi,” ungkapnya. Pengukuhan kali ini, ada 11 profesor perempuan atau sekitar 40 persen dari total 27 profesor yang dikukuhkan.

Ini sebagai bukti pemerataan gender di ITS. Melalui prosesi ini pula, ITS berhasil menggenapi 195 guru besar dari total profesor yang telah dimilikinya.

Ini 27 profesor baru ITS yang dikukuhkan secara bersamaan:

  1. Prof Sungging Pintowantoro dari Departemen Teknik Material dan Metalurgi.
  2. Prof Agoes Santoso dari Departemen Teknik Sistem Perkapalan.
  3. Prof Lailatul Qadariyah dari Departemen Teknik Kimia.
  4. Prof Sardono Sarwito dari Departemen Teknik Sistem Perkapalan.
  5. Prof Lalu Muhamad Jaelani dari Departemen Teknik Geomatika.
  6. Prof Suwarno dari Departemen Teknik Mesin.
  7. Prof Arseto Yekti Bagastyo dari Departemen Teknik Lingkungan.
  8. Prof Bambang Soemardiono dari Departemen Arsitektur.
  9. Prof Endarko dari Departemen Fisika.
  10. Prof Siti Machmudah dari Departemen Teknik Kimia.
  11. Prof Vita Ratnasari dari Departemen Statistika.
  12. Prof Wiwiek Hendrowati dari Departemen Teknik Mesin.
  13. Prof Sri Gunani Partiwi dari Departemen Teknik Sistem dan Industri.
  14. Prof Heri Suryoatmojo dari Departemen Teknik Elektro.
  15. Prof Mokhamad Nur Cahyadi dari Departemen Teknik Geomatika.
  16. Prof Dr Agung Purniawan dari Departemen Teknik Material Metalurgi.
  17. Prof Titiek Suryani dari Departemen Teknik Elektro.
  18. Prof Mokh Suef dari Departemen Teknik Sistem dan Industri.
  19. Prof Nur Aini Rakhmawati dari Departemen Sistem Informasi.
  20. Prof I Ketut Eddy Purnama dari Departemen Teknik Komputer.
  21. Prof Adjie Pamungkas dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota.
  22. Prof Diana Purwitasari dari Departemen Teknik Informatika.
  23. Prof Awik Puji Dyah Nurhayati dari Departemen Biologi.
  24. Prof Bambang Iskandriawan dari Departemen Desain Produk Industri.
  25. Prof Bambang Sudarmanta dari Departemen Teknik Mesin.
  26. Prof Yulfi Zetra dari Departemen Kimia.
  27. Prof Bieby Voijant Tangahu dari Departemen Teknik Lingkungan. (red)

Bentuk Pusat Transformasi di Manyar, Freeport Manfaatkan Limbah Kontruksi

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Perusahaan peleburan tembaga ini memiliki komitmen untuk terus mengedepankan pembangunan berkelanjutan. PT Freeport Indonesia (PTFI) berperan aktif dalam pengelolaan limbah konstruksi dari proses pembangunan smelter, melalui Pusat Transformasi Bersama (PTB).

PTB yang diresmikan pada November 2022 itu merupakan hasil kerja sama PTFI dengan Yayasan Takmir Masjid Manyar (Yatamam) dan PT Raya Manyar Persada (RMP) di Desa Manyarejo, Gresik, Jawa Timur.  PTB memiliki fungsi utama untuk mengelola sampah daur ulang sementara (temporary recyclable waste transfer facility) dari proyek pembangunan smelter.

Fasilitas ini mengupayakan pemulihan material melalui konsep daur ulang sehingga dapat mengurangi sampah anorganik dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). CSR Superintendent PTFI, Nana Suharna, berharap PTB dapat memberikan manfaat sosial karena bisa melakukan pemilahan limbah konstruksi secara langsung di lokasi pembangunan smelter, kemudian diolah di PTB.

“Penjualan hasil produk pengolahan limbah konstruksi, yang sudah memiliki nilai tambah tersebut dilakukan pihak ketiga,” ungkap Suharna. Salah satu pengelolaan limbah konstruksi yang dilakukan adalah, pengelolaan besi sisa tiang pancang, kayu, dan material sisa konstruksi lainnya melalui proses upcycling untuk menjadi produk mebel.

Material yang tidak dapat didaur ulang dijual melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang telah bekerja sama dengan PTB dengan harga murah. Dengan demikian lanjut Suharna keuntungan yang didapat BUMDes dapat digunakan untuk meningkatkan potensi UMKM dibawah binaannya dan sebagai tambahan modal usaha.

Dari hasil penjualan material yang tidak layak daur ulang, PTB telah memberikan santunan secara berkala kepada anak yatim sebagai bagian dari bentuk kerjasama dengan Yatamam. Muhammad Reza, karyawan PTB menambahkan sejak didirikan, PTB telah memberikan santunan kepada 467 anak yatim dari 11 desa di sekitar proyek pembangunan smelter.

Di samping itu, produk hasil upcycling yang dikelola PTB belum diperjualbelikan ke masyarakat setempat, melainkan didonasikan. Contohnya adalah meja mengaji berbahan kayu yang didonasikan ke masyarakat dan masjid setempat.

PTB juga melatih warga setempat yang beralih dari petani tambak ,ke peran yang akan mendukung industrialisasi di daerah tersebut. Saat ini, pekerja lokal bekerja sebagai tukang kayu dan diberi pelatihan untuk bekerja secara efektif dalam industri baru.

‘’Dalam jangka panjang, PTB tidak hanya bertujuan untuk mengubah limbah menjadi produk berharga, tetapi juga untuk mengembangkan keterampilan dan kemandirian masyarakat lokal,” kata Reza. (dra)

Tips Olah Ide Kreatif Kamu Pakai Tablet

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Samsung telah membuka jalan bagi lebih banyak pengguna untuk merasakan pengalaman kelas flagship dengan harga terjangkau, melalui peluncuran Galaxy Tab S9 FE series dan Galaxy Buds FE terbaru. Keduanya hadir dengan desain yang segar dan stylish, performa yang epic untuk menunjang berbagai kebutuhan digital penggunanya, serta dukungan ekosistem Galaxy untuk pengalaman multi-device yang seamless, bikin makin kreatif dan produktif.

Sebagai contoh, kolaborasi Galaxy Tab S9 FE series dan Galaxy Buds FE terbaru mampu menciptakan pengalaman digital yang lebih epic, ketika anak-anak muda mengeksplor ide-ide dalam merancang project-project kreatif di kampus atau saat bekerja.

Galaxy Tab S9 FE series hadir dengan layar luas hingga 12,4 inci, ketahanan tingkat IP68, dan S Pen yang serbaguna untuk berbagai kebutuhan. Galaxy Buds FE pun memberikan kualitas suara superior dan jernih, serta desain yang makin ergonomis.

‘’Dengan kolaborasi fitur-fitur unggulan yang epic ini, serta kemampuan ekosistem Galaxy menghasilkan sinergi antar perangkat yang terhubung, mahasiswa atau para professional muda bisa mengeksplor ide-ide paling seru, unik, dan tanpa batas, untuk mendorong kreativitas dan memaksimalkan produktivitas mereka,” kata MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, di Jakarta Kamis (2/11).

Berikut beberapa tips mengerjakan project kreatif yang memanfaatkan fitur epic yang ada pada Galaxy Tab S9 FE series dan Galaxy Buds FE:

Project Pentas Seni di Kampus

Diawal atau akhir semester biasanya di kampus ada kegiatan seru-seruan berupa pentas seni. Merancang pentas seni di kampus dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan. Apalagi dengan adanya Galaxy Tab S9 FE series dan Galaxy Buds FE.

Kalian bisa mulai dengan membentuk panitia, menyusun konsep acara, menentukan tujuan, menyusun anggaran, waktu dan tempat, pemilihan pengisi acara, teknis dan peralatan, dan yang nggak kalah penting adalah promosi, tiket, dekorasi, dan sebagainya.

Catat ide-ide apa saja yang dicetuskan oleh tim kamu dengan S Pen yang sudah tersedia dalam paket pembelian Galaxy Tab S9 FE series. Gunakan aplikasi mencatat yang sudah tersedia di Tab S9 FE series, seperti Samsung Notes atau Good Notes.

Catatan dalam bermacam bentuk, mulai dari daftar things to do hingga mindmap hasil brainstorm dapat dikreasikan dengan mudah, kemudian dibagikan dalam berbagai format file. Ambillah beberapa foto atau footage dari lokasi yang kamu anggap ideal untuk menyelenggarakan acara itu menggunakan smartphone Galaxy, lalu bagikan kepada panitia yang lain saat rapat di kampus.

Supaya terlihat lebih jelas, kamu bisa bisa memindahkan file foto dan video itu ke Galaxy Tab S9 FE series dengan cara drag and drop atau dengan fitur Quick Share. Sangat mudah berkat kemampuan multi-device yang seamless mulus dari ekosistem Galaxy.

Kamu juga bisa memanfaatkan Galaxy Tab S9 FE series untuk memproduksi materi-materi yang dibutuhkan dalam project ini. Misalnya untuk membuat desain panggung, rancangan dekorasi, dan bahkan materi-materi promosi. Galaxy Tab S9 FE series sudah dilengkapi dengan aplikasi ArcSite untuk desain grafis dan Clip Studio Paint untuk melukis dan menggambar.

Dipenghujung acara, tim dokumentasi bisa mengolah berbagai rekaman video acara menjadi dokumentasi yang menarik menggunakan aplikasi LumaFusion, untuk disimpan atau dilaporkan ke kampus dan pihak sponsor.

Dengan layar yang luas hingga 12,4 inci, Galaxy Tab S9 FE series memberikan kamu kanvas kreatif yang luas dan visual yang jernih untuk merancang desain, materi promosi, video dokumentasi, dan sebagainya. Ketika mengedit video dokumentasi dan mengecek audio, gunakan Galaxy Buds FE untuk memastikan hasil editanmu sinkron dan ciamik.

Brainstorming Online yang Kolaboratif

Buat pekerja muda yang lebih menyukai bekerja dari mana saja alias work from anywhere, coba sesi brainstorming virtual yang kolaboratif untuk menghasilkan ide kreatif atau menyusun proposal kerja, dengan satu tim kamu.

Siapkan aplikasi video conference yang sudah mendukung tools kolaborasi di Galaxy Tab S9 FE series di masing-masing anggota tim. Kalian pun tak perlu repot membawa buku catatan atau alat kerja lain untuk mengikuti pertemuan sekaligus mencatat.

Galaxy Tab S9 FE series memiliki layar yang cukup luas untuk mendukung multitasking melalui fitur split screen. Jalankan aplikasi video conference di sebagian layar, sementara di bagian layar lain kalian bisa mencatat ide-ide dengan S Pen dan aplikasi mencatat Samsung Notes atau Good Notes.

Manfaatkan fitur kolaboratif macam Google Workspace dan berbagi layar di aplikasi video conference untuk mind mapping bersama atau mengumpulkan ide-ide yang ada. Gunakan Galaxy Buds FE untuk mendengarkan diskusi rekan dalam tim. Fitur Active Noise Cancellation (ANC) yang powerful dan Ambient Sound akan memungkinkan kalian mendengarkan dengan lebih jernih, dan menghilangkan suara latar yang tak perlu, terutama bila kamu mengikuti pertemuan virtual itu di kafe yang ramai.

Galaxy Buds FE sudah memiliki penyaringan suara pribadi otomatis melalui sistem tiga mikrofon yang canggih dengan Deep Neural Network (DNN), Sistem ini sudah didukung AI untuk memisahkan suaramu dari suara latar belakang, sehingga meminimalkan noise.

Tak perlu lagi repot mencari colokan listrik saat kamu bekerja dari mana saja. Galaxy Tab S9 FE series sudah dibekali baterai yang besar, 10.090mAh (Galaxy Tab S9 FE+) dan 8.000mAh (Galaxy Tab S9 FE), serta super-fast charging 45W, untuk penggunaan lebih lama. Baterai Galaxy Tab S9 FE series bisa diisi ulang sampai penuh hanya dalam waktu 89 menit (Tab S9 FE) dan 93 menit (Tab S9 FE+).

Begitu juga Galaxy Buds FE yang dapat dipakai hingga 8,5 jam, dengan desain yang ikonik dan ergonomis, dirancang agar nyaman digunakan dalam waktu yang lama. Perangkat ini punya tiga ukuran eartips dan dua ukuran wingtips yang berbeda supaya benar-benar pas di telingamu.

Itulah contoh ide project yang bisa kamu coba dan kembangkan dengan ide-ide lain yang menarik. Tak perlu khawatir dengan performa perangkat Fan Edition yang baru ini. Galaxy Tab S9 FE series menggunakan prosesor Exynos 1380 ditunjang memori yang besar, RAM hingga 12GB dan internal storage hingga 256GB (bisa ditambah MicroSD hingga 1TB), tablet ini menghadirkan performa yang sangat lancar dan kapasitas memori yang besar untuk menyimpan berbagai konten yang kamu butuhkan untuk merancang project kreatifmu.

Galaxy Tab S9 FE tersedia mulai dari Rp 6.499.000 (WiFi) dalam warna Graphite dan Rp 7.499.000 (5G) dalam warna Graphite, Lavender, Mint yang stylish dan eye-cathing. Galaxy Tab S9+ FE tersedia mulai dari Rp 8.499.000 (WiFi) dalam warna Silver dan Rp10.999.000 (5G) dalam Mint, Graphite, dan Lavender. Adapun Galaxy Buds FE tersedia dengan harga Rp1.399.000 dalam dua warna modern: Graphite dan White. Untuk pembelian Galaxy Tab S9 FE series bersama-sama dengan Galaxy Buds FE di toko online Samsung.com/id hingga tanggal 5 November 2023, dapatkan cashback langsung Rp 200.000. (bw)

Jadi Peluang Bisnis, Mak Ganjar Latih Emak-emak Buat Nasi Tumpeng

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Nasi tumpeng biasanya digunakan untuk acara penting. Seperti perayaan ulang tahun atau peringatan 17 agustus-an. Umumnya, tumpeng disajikan dalam tampah berukuran besar yang nantinya dapat dinikmati bersama-sama.

Namun, seiring perkembangan zaman yang kian berkembang, inovasi tumpeng juga hadir dalam bentuk lebih kecil. Dengan memiliki ukuran yang lebih kecil membuat tumpeng dengan mudah dibagikan maupun dikonsumsi di berbagai acara dan momen spesial.

Tentunya, hal itupun menjadi peluang bisnis yang menarik. Terutama bagi pelaku bisnis di bidang kuliner. Berkaca dari hal itu membuat sukarelawan Mak Ganjar, mengadakan pelatihan membuat nasi tumpeng bareng para ibu-ibu yang berada di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur/Jatim.

Koordinator Wilayah Mak Ganjar Jatim, Hariza Farwa, mengatakan pihaknya mengadakan pelatihan itu untuk mengasah kemampuan para ibu-ibu di desa tersebut agar bisa membuat makanan itu. Sebab, makanan tersebut bisa menghasilkan sumber ekonomi sehingga bisa menambahkan penghsilan keluarga.

“Ini bentuk komitmen kami untuk selalu membuat kegiatan berisi wawasan dan keterampilan dalam membuat makanan,” kata Hariza Farwa, Kamis (2/11). Dia berharap seusai kegiatan tersebut para peserta bisa melakukannya di rumah.

Tujuannya agar mereka terbiasa membuat tumpeng yang memiliki nilai jual. “Saya berharap selepas kegiatan ini ibu-ibu di desa benculuk bisa mengembangkan kembali dan bisa membuat usaha di rumah,” harap dia.

Kegiatan yang diikuti emak-emak itu berlangsung meriah. Tampak puluhan ibu-ibu menghadiri kegiatan yang diadakan oleh sukarelawan Ganjar Pranowo itu. Para peserta diajarkan cara membuat tumpeng yang memiliki nilai jual yang tinggi dan mempunyai rasa yang enak.

Di sela kegiatan ini, mereka mengenalkan sosok Ganjar Pranowo-Mahfud MD kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan tersebut. Hariza menyebut masyarakat sekitar terus berdoa dan mendukung agar pasangan tersebut bisa menjadi pemimpin Indonesia pada 2024 nanti.

“Para warga di sini terus berdoa dan siap mendukung agar Pak Ganjar dan Mahfud MD terpilih menjadi presiden RI di tahun 2024-2029. Semoga Ganjar Pranowo jadi pemimpin yang amanah,” kata dia. (rid)