Pemandangan Langka, Angin Lesus Muncul saat Warga Gelar Salat Istisqa

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Fenomena langka muncul di Tengah kegiatan salat Istisqa yang digelar warga Banyuwangi di lapangan Lukjak, Rogojampi. Ketika warga khusuk berdoa mendadak muncul angin lesus. Angin ini sempat menerbangkan sejumlah peralatan salat milik warga.

Detik-detik kemunculan angin lesus ini sempat terekam warga. Videonya langsung viral. Dalam video berdurasi 1 menit ini terlihat warga sedang khusuk berdoa. Tak berselang lama, angin lesus berukuran kecil muncul. Angin berputar-putar di Tengah deretan warga. Mulai sajadah hingga peci warga beterbangan.

Meski begitu, warga tetap bertahan di lokasi. Mereka tak merasa ketakutan. Bahkan, menjadi tontonan menarik. Angin lesus anakan ini juga tak berlangsung lama. Tak sampai 5 menit, angin mulai mengecil dan menghilang.

Warga Banyuwangi menggelar salat Istisqa serentak di berbagai titik, Kamis (2/11/2023). Kegiatan yang tersebar di 25 kecamatan ini bertujuan memohon berkah hujan akibat kemarau Panjang. Salat Istisqa salah satunya digelar di alun-alun Taman Blambangan, Banyuwangi.

Sedikitnya 500 jemaah mengikuti slata Istiqa yang juga dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Para Jemaah berasal dari sejumlah tokoh agama dan warga sekitar alun-alun. Di Kecamatan lain, salat Istisqa digelar di ruang terbuka hijau (RTH) dan lapangan. Termasuk di SMA sederajat di Banyuwangi.

“Ini ikhtiar kami semua untuk meminta kepada Allah SWT untuk diberikan rezeki berbentuk hujan,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. (udi)

Kemarau Panjang, Warga Banyuwangi Gelar Salat Istisqa Serentak Memohon Hujan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Warga Banyuwangi menggelar salat Istisqa serentak di berbagai titik, Kamis (2/11/2023). Kegiatan yang tersebar di 25 kecamatan ini bertujuan memohon berkah hujan akibat kemarau Panjang. Salat Istisqa salah satunya digelar di alun-alun Taman Blambangan, Banyuwangi.

Sedikitnya 500 jemaah mengikuti slata Istiqa yang juga dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Para Jemaah berasal dari sejumlah tokoh agama dan warga sekitar alun-alun. Di Kecamatan lain, salat Istisqa digelar di ruang terbuka hijau (RTH) dan lapangan. Termasuk di SMA sederajat di Banyuwangi.

“Ini ikhtiar kami semua untuk meminta kepada Allah SWT untuk diberikan rezeki berbentuk hujan,” kata Bupati Ipuk. Selain salat Istisqa, sejumlah upaya mengatasi kekeringan juga dilakukan  selama kemarau panjang.

Pihaknya mengirim puluhan tanki air bersih ke beberapa wilayah. Sementara, pembagian air ke persawahan diperketat. “Alhamdulillah untuk stok air, sebenarnya di Banyuwangi mencukupi. Tapi harus ada pembagian di beberapa daerah yang tidak memiliki sumber air,” tegasnya.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para tokoh agama dan masyarakat yang ikut dalam salat Istisqa. Harapannya, kemarau panjang ini bisa segera berakhir. Dan, hujan segera turun.

“Banyuwangi sudah lama  tidak hujan. Semoga Allah SWT kabulkan doa kami semua,” ujarnya. Kegiatan salat Istisqa ini merupakan respon atas banyaknya keluhan warga terkait kekeringan. Sehingga, diputuskan menggelar salat Istisqa.

“Kami meminta kepada Allah SWT untuk menurunkan Rahmat-Nya berupa hujan. Sebenarnya rahmat dari Allah SWT selalu mengalir setiap waktu. Tapi untuk saat ini, kami meminta rahmat berupa hujan,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi KH Moh Yamien. (udi)

Saksi Ahli : Tak Ada Kerugian di Kasus Deposito Bank BTPN Malang

0

Malang, (pawartajatim.com) – Kasus dugaan timbulnya kerugian deposito di Bank BTPN Malang menemui titik terang. Hal ini terjadi setelah ahli pidana dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) akhirnya dihadirkan di persidangan dalam perkara deposito BTPN Malang, Rabu (1/11).

Keterangan saksi ahli, Dr Prija Djatmika SH., MSi, telah mematahkan dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang. Diketahui, bos PT Hardlent Medika Husada (HMH), FM Valentina, didakwa dengan pasal 266 ayat 2 KUHP jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP, atau dakwaan kedua, pasal 263 KUHP ayat 2 Juncto pasal 64 ayat 1 tentang dugaan menggunakan akta atau surat keterangan palsu hingga dituding menimbulkan kerugian terhadap dr Hardi Soetanto, mantan suaminya, sebesar Rp 500 Juta.

Padahal, uang Rp 500 Juta itu ditarik dari rekening Valentina untuk membuka rekening baru Taseto Bank BTPN Malang atas nama Hardi. Namun, hal itu kembali dipersoalkan oleh anak Hardi, yakni Hendri Irawan disaat Hardi sudah meninggal.

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Brelly Yuniar Dien Wardi Haskori SH MH, Dr Prija Djatmika., mengatakan, tindak pidana pasal 263 KUHP yang didakwaan kepada Valentina harus menimbulkan kerugian.

“Unsur subyektifnya bila dilakukan secara sengaja,” kata Prija Djatmika. Bahkan lanjut Prija, kerugian tersebut juga harus dibuktikan. Menimbulkan kerugian itu mutlak harus ada dalam pasal ini. Dan kerugian materiil atau moril itu harus dapat dibuktikan.

‘’Dalam kasus ini, pemalsuan formil memang terpenuhi. Pemalsuan surat memang ada, tapi bukan tindak pidana. Apalagi tandatangan semua form deposito ini atas sepengetahuan pelapor,” jelasnya.

Mantan wartawan ini mengungkapkan, jika uang yang digunakan untuk membuka rekening deposito Taseto Bank BTPN Malang ini, kembali ke pemiliknya, bukan ke pelapor. “Lalu dimana kerugiannya? Menurut saya, tidak ada kerugian yang dialami pelapor. Kalau sudah begitu, unsur Pasal 263 KUHP juga tidak memenuhi. Artinya, keputusan hakim nanti bisa bebas, minimal onslag,” papar saksi ahli yang kerap diundang Polri dan KPK ini.

Prija menambahkan, Valentina tidak bisa dituntut pidana dalam kasus tersebut. Pasalnya, tidak ada kepentingan yang merugikan Hardi semasa masih menjadi suami. “Kalau korban lapor karena merasa uangnya hilang, harus ada alas haknya. Misal sumber uang ini adalah dari pelapor atau korban, bisa disebut penggelapan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjut Prija, secara formil jika kasus tersebut cacat hukum. Dalam pembuatan rekening depositonya saja sudah cacat. Depositonya palsu. Ranahnya bukan pidana lagi. Harusnya keputusan hakim nanti adalah onslag.

‘’Korban tidak rugi apapun. Rugi darimana kalau uang yang digunakan untuk membuka rekening adalah milik istrinya sendiri,” kata Prija. Sementara itu, Andry Ermawan SH dan Agus Budi Wahono SH, penasihat hukum Valentina, mengakui, jika ahli yang dihadirkan menyampaikan hal yang sangat bagus dalam memberikan paparan hukum.

Diantaranya, menguraikan tentang Pasal 263 KUHP dan Pasal 266 KUHP. “Materiil dan formil harus selesai. Jika unsur tidak terpenuhi dalam arti Voltooid, maka sah-sah saja ahli menyatakan klien kami bebas dari segala tuntutan,” tambah Andry Ermawan, yang juga Wakil Ketua Peradi Sidoarjo ini.

Dalam sidang sebelumnya, Nurul Fauziah SE, marketing Bank BTPN Malang yang merupakan saksi kunci atas kasus ini mengaku kepada majelis hakim bahwa dia mengetahui persis kasus tersebut. Mulai dari pembukaan rekening Taseto, pemindahbukuan, penutupan hingga penarikan uang itu oleh Valent.

Termasuk pengisian form aplikasi hingga contoh tandatangan dan penutupan dilakukan dan disetujui oleh pelapor, yakni almarhum dr Hardi Soetanto. Ketika itu, dr Hardi masih menjadi suami Valentina.

“Memang saya menjelaskan, untuk membuka rekening Taseto itu, harus pakai nama lain karena bu Valent sudah memiliki rekening Taseto. Yang belum adalah dr Hardi,” jelas Nurul. Kemudian, kata Nurul, dr Hardi menyetujui pembukaan rekening dengan menggunakan namanya tersebut.

Apalagi, uang Rp 500 juta yang dipakai untuk membuka rekening itu adalah milik Valentina. “Saya sebagai marketing Bank BTPN Malang membantu mengisikan form dokumen aplikasi di hadapan bu Valent dan dr Hardi di rumahnya,” tegas Nurul.

Termasuk saat Valentina tandatangan semua form atas nama suaminya, diketahui oleh dr Hardi. Tidak ada masalah. Setelah semua selesai, saya yang membawanya form itu ke customer service BTPN untuk proses pembukaan rekening.

“Uang untuk membuka rekening itu, didebet dari rekening bu Valentina ke rekening baru Taseto atas nama dr Hardi,” ujarnya. Tidak hanya itu, di hadapan majelis hakim, Nurul juga menunjukan surat pernyataan yang dia buat terkait proses pengajuan dan penarikan hingga penutupan rekening deposito yang kini dipersoalkan Hendri Irawan, anak dari dr Hardi tersebut.

Menurut Nurul, setelah semua proses dilakukan dan mengetahui dr Hardi, kemudian terbit buku tabungan Taseto baru atas nama dr Hardi. Uang itu baru kembali lagi ke rekening bu Valentina, setelah jatuh tempo enam bulan kemudian.

‘’Selain dapat LCD TV, Valentina dan dr Hardi menerima bunga yang totalnya sekitar Rp 14 juta,” papar Nurul. Empat saksi lain dalam sidang sebelumnya, yakni Setyaningrum, Listyawati, Lisa hingga Dito lebih menjelaskan soal proses SOP yang harus dijalankan saat pembukaan hingga penutupan rekening baru.

“dr Hardi malah komplain tidak pernah merasa membuka rekening tersebut,” jelas Listyawati,  mantan Funding Branch Manager Bank BTPN Malang. Hendri Irawan, anak almarhum dr Hardi, yang mengajukan pra peradilan hingga kasus yang sudah 12 tahun dibuka kembali mengaku, jika dirinya mengetahui ayahnya punya rekening Taseto di Bank BTPN Malang berdasarkan keterangan ayahnya saja. Dia tidak mengetahui fakta yang sebenarnya.

“Papa saya hanya cerita punya rekening itu,” kata dia. Namun demikian, Hendri tidak pernah tahu bentuk fisik seperti buku tabungan yang bertuliskan uang rekening Rp 500 juta tersebut. Termasuk, proses pembukaan hingga penutupan rekening. (dra)

Pelatihan Petani dari Ganjar Milenial Tarik Minat Pemuda di Dunia Pertanian

0

Malang, (pawartajatim.com) – Petani milenial merupakan generasi muda yang berkiprah di bidang pertanian dan perkebunan. Salah satu upaya menciptakan petani milenial, dengan membekali pemuda tentang pengetahuan beserta softskill yang ada.

Hal ini juga yang jadi pemantik Ganjar Milenial Center (GMC) Jawa Timur/Jatim untuk mengadakan pelatihan petani milenial di Kota Malang. Adapun pelatihan diadakan di Holo Coffe , Jalan Terusan Kecubung Bar No 14, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Koorwil GMC Jatim Mahmud, mengatakan, seiring perkembangan Indonesia di bidang pertanian, hal ini imbang dengan pertumbuhan SDM pemuda milenial yang berkecimpung di bidang pertanian.

“Khususnya di Jatim banyak pemuda milenial yang sangat senang dalam bertani ataupun berwirausaha dengan ke unggulan di bidang pertanian,” kata Mahmud, di Malang Kamis (2/11).

Ia mengatakan, dalam konteks sumber daya manusia (SDM) milenial di Kota Malang tak luput juga para pemuda yang bergerak pada pertanian. Tentu ini sangat potensial yang seharusnya diberikan wawasan luas serta strategi yang menjadi kebutuhan dan bekal mereka.

Usai pelatihan petani foto bersama. (foto/ist)

“Dengan harapan petani milenial dapat dimanfaatkan secara baik serta diimplementasikan, salah satunya terjun dan hadir di tengah-tengah lingkungan para petani untuk bisa berbagi ilmu serta memberikan hal dampak positif bagi masyarakat Kota Malang dan sekitarnya,” bebernya.

Mahmud mengatakan dengan adanya inisiatif Pelatihan Wirausaha di Bidang Pertanian oleh Ganjar Milenial Center (GMC) Kota Malang, kegiatan itu merupakan bentuk aksi nyata mereka dalam mengembangkan dan menciptakan potensial di Petani Milenial.

“Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan, meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemampuan softskill kewirausahaa serta kemampuan manajerial dalam mengelola bisnis di bidang pertanian,” katanya.

Salah satu peserta, Wahyu, mengaku, sangat mengapresiasi akan kegiatan itu. Dia berharap kegitan seperti itu terus dilakukan untuk bisa menambah wawasan kewirausahaan dalam bidang pertanian.

“Semoga kegiatan ini pelatihan tetap berkelanjutan serta memberikan dampak yang positif bagi kami semua,” tambahnya. Sementara, Panji Resi, selaku perwakilan Ganjar Milenial Center Jatim mengungkapkan kepada pemuda pegiat di bidang pertanian bahwa pelatihan ini dilaksanakan guna mempersiapkan pemuda petani milenial.

“Diharapkan memiliki pengetahuan dan softskill yang memadai guna menjawab segala bentuk tantangan di kehidupan para petani,” ujarnya. (rid)

DMI Luncurkan Program Umroh Bareng Takmir Masjid se-Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebagai upaya memakmurkan jemaah masjid, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya bersama Koperasi Dana Muamalat Insani dan Delima Tours and Travel meluncurkan program ‘Umroh Bareng Takmir dan Jemaah Masjid se-Kota Surabaya’ di kantor Bank ONBC NISP, Ciputra World Mall, Rabu (1/11).

Program ini ditujukan untuk para takmir dan jemaah masjid se-Kota Surabaya. Para takmir dan jemaah akan mendapatkan kemudahan, salah satunya mengenai dana. Ketua DMI Kota Surabaya, Arif Afandi, mengatakan, program ini sebagai salah satu upaya untuk memakmurkan masjid.

“Memakmurkan masjid itu, pertama harus makmur dulu jamaahnya, kalau jamaahnya makmur, infaq pasti akan tinggi,” kata Arif Afandi. Sementara itu, Pelaksana Delima Tours and Travel, Ika Satwika,  menjelaskan, program Umroh Bareng Takmir ini diselenggarakan DMI Surabaya dengan Koperasi Dana Muamalat Insani dan didukung ONBC.

“Tujuan awalnya memang program umroh ini bersama para takmir masjid, tapi tidak menutup kemungkinan bila jemaah masjid juga akan ikut. Kami mengutamakan takmir masjid yang memang belum pernah umroh sama sekali,” kata Ika, ditemui di acara tersebut.

Dalam program ini juga memudahkan para takmir atau jemaah masjid yang belum memiliki dana cukup. Bila biasanya menabung dulu baru bisa berangkat, kali ini kami permudah dengan berangkat dulu baru menabung untuk melunasi kemudian.

“Jadi memang kami balik, berangkat dulu nanti sisa biasanya bisa dicicil. Sehingga rencana beribadah ke Tanah Suci tidak terhalang biaya lagi,” ujarnya. Menurut dia, tidak ada syarat khusus untuk mengikuti program ini.

Untuk para takmir disarankan mendapatkan rekomendasi dari DMI. “Kalau untuk jemaah syaratnya umum, cuma memang kalau ini ada pembiayaan lebih dulu tentunya ada syarat administrasi yang akan diajukan,” tambahnya.

Ia berharap, lewat program ini banyak takmir dan jemaah masjid yang terbantu agar lebih cepat untuk berangkat haji. “Rencananya untuk batch pertama akan diberangkatkan pada Februari 2024 nanti. Jadi ini memang programnya masih baru dibuka dan disosialisasikan. Kalau peminatnya banyak tentunya akan ada beberapa batch keberangkatan,” tandasnya. (bw)

Unair Raih 4,5 Trees Rating UI GreenMetric World University Ranking 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya meraih 4,5 poin Trees Rating dari UI GreenMetric World University Ranking 2023. Angka itu mengalami kenaikan 0,5 poin dari 2022 lalu yang sebelumnya meraih 4 poin.

Hal itu menunjukkan komitmen Unair dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, terutama dalam bidang green campus. Direktur Logistik, Keamanan, Ketertiban dan Lingkungan Unair, Dr Karnaji SSos MSi, mengatakan, ranking tersebut merupakan penghargaan kepada kampus yang telah menunjukan keseriusannya dalam pengelolaan lingkungan.

“Dari sisi ini, Unair dinilai banyak melakukan kegiatan-kegiatan positif terkait dengan pengelolaan lingkungan,” kata Karnaji, di Surabaya, Rabu (1/11). Menurut dia, Unair telah banyak melakukan inovasi dan perubahan masif untuk mendukung kampus yang hijau.

Diantaranya, pemusatan area parkir, pembatasan kendaraan yang memasuki area kampus, pembangunan pipa terpadu, pemanfaatan air hujan yang tertampung di bak untuk diolah, hingga pengelolaan sampah.

“Jadi air limbah dari rektorat dan beberapa gedung itu tidak langsung dibuang di penyaluran akhir, melainkan diolah dahulu sehingga air itu bisa dimanfaatkan kembali. Untuk menyiram tanaman misalnya,” jelasnya.

Mengenai sampah, lanjut Karnaji, Unair juga mulai aktif untuk melakukan pemilahan sampah secara sistem maupun mandiri. Selain itu, sampah-sampah organik yang terkumpul akan dimanfaatkan dan diolah menjadi kompos untuk penggemburan taman di lingkungan kampus.

Dia menjelaskan, UI GreenMetric merupakan satu-satunya pemeringkatan perguruan tinggi skala global yang bergerak dalam hal berkelanjutan. “Sampah sisa makanan di kantin juga kita olah dan urai dengan mengembangkan maggot. Nantinya, maggot bisa digunakan untuk pakan ikan,” ungkapnya.

Karnaji mengakui, Unair mendukung gerakan bebas emisi. Hal itu ditunjukan dengan penggunaan fasilitas mobil buggy listrik gratis untuk mobilitas di dalam kampus. Ke depan, mengembangkan karakter dan perilaku manusia menjadi salah satu fokus. Seperti gerakan memilah sampah hingga gerakan membawa botol minum ke kampus.

“Tahun ini juga Unair akan mencoba memaksimalkan fasilitas bus kampus untuk penjemputan dosen dan tenaga pendidik,” terangnya. Ia menambahkan, hal itu sebagai upaya mengurangi kendaraan di lingkungan kampus, namun kampus juga menyediakan fasilitas tersebut. Pada awalnya, penjemputan bus akan dibuka dua rute, yaitu dari barat Surabaya dan Sidoarjo.

“Bagaimana orang itu sadar jika menjaga lingkungan itu bukan hanya tugas pemerintah saja atau Unair saja, tetapi masing-masing individu punya peran,” pungkasnya. (red)

Tingkatkan Literasi Keuangan, ITS Buat Permainan Edukasi Tata Harta

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuat inovasi permainan edukasi keuangan untuk meningkatkan literasi keuangan bagi siswa SMA di wilayah pedesaan.

Ketua Tim KKN Abmas ITS, Rabendra Yudistira Alamin, mengatakan, rendahnya tingkat literasi keuangan menjadi masalah karena itu mengakibatkan beragam permasalahan sosial.

Rendahnya literasi keuangan tersebut dapat menyebabkan masalah sosial mulai dari tingginya angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), bunuh diri, dan permasalahan sosial lainnya.

Karena itu, kata Bendra, masyarakat memerlukan informasi serta edukasi mengenai keuangan. Untuk itu, tim menyasar siswa SMA di wilayah pedesaan agar dapat bersiap sebelum menginjak usia kemandirian finansial.

“Siswa SMA pedesaan kami pilih, sebab memiliki akses informasi yang lebih terbatas,” kata Bendra, Rabu (1/11). Ia menjelaskan, tim ini berhasil menginovasikan sebuah permainan fisik yang diberi nama Tata Harta.

Awalnya, Bendra bersama tim mengumpulkan data soal konten yang perlu diajarkan pada permainan literasi keuangan. “Selanjutnya, untuk menyiapkan aturan mainnya, tim bekerja sama dengan perusahaan pengembang aplikasi edukasi, Mechanimotion, yang pernah mengembangkan implementasi permainan pendidikan literasi keuangan,” jelas Dosen DKV ITS tersebut.

Secara singkat, lanjut Bendra, aturan mainnya akan mirip dengan proses simulasi berinvestasi. Awalnya, pemain akan diberikan modal awal dan akan terdapat beberapa babak.

Pada tiap babak akan terjadi perubahan harga saham, emas, dan deposito, tergantung pada kartu yang keluar pada babak tersebut. Para pemain dapat dengan bebas menyusun strategi dalam membeli atau menjual asetnya.

Menurut Bendra, penentuan kemenangan dalam permainan Tata Harta tidak didasarkan dari banyaknya uang yang diperoleh. Pemenang dari permainan ini akan ditentukan dari banyaknya poin yang didapatkan.

‘’Poin tersebut diperoleh pemain ketika membelanjakan kebahagiaan, menabung untuk impian, hingga melakukan donasi,” ungkapnya. Setelah berhasil mengonsep aturan main, proses selanjutnya melakukan desain visual dari permainan fisik tersebut.

Dengan memberikan visual yang menarik, Bendra berharap dapat menarik minat siswa SMA untuk bermain sekaligus belajar dengan permainan ini. “Hingga akhirnya kami mengunjungi SMKN 1 Mojokerto untuk mengimplementasikan permainan tersebut,” terangnya.

Bendra berharap, permainan Tata Harta bisa membuka kesadaran khalayak tentang pentingnya permainan dalam proses belajar. “Secara spesifik, saya berharap permainan ini dapat berkelanjutan. Semoga konten-kontennya dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan tentang keuangan,” pungkasnya. (red)

Kuartal III/2023, Laba FIF Naik 30,9 Persen

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PT Federal International Finance (FIF) yang merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk dan salah satu bagian dari Astra Financial membukukan pertumbuhan kinerja positif pada periode Januari – September 2023. Laba bersih perseroan atau hingga Kuartal-III 2023 meningkat sebesar 30,9 persen menjadi Rp 3,0 triliun dibanding periode yang sama tahun 2022 yang mencapai Rp 2,3 triliun.

Presiden Direktur PT FIF, Margono Tanuwijaya, mengatakan pertumbuhan kinerja yang telah dicapai oleh PT FIF hingga Kuartal-III tahun 2023 ini didukung oleh berbagai strategi perusahaan yang diimplementasikan dalam menghadapi dinamika bisnis yang terjadi pada bisnis perusahaan pembiayaan.

“FIF Group terus mengoptimalkan pengembangan teknologi dan keterhubungan bisnis di dalam maupun di luar Astra guna memperkuat ekosistem bisnis FIF Group secara internal yang didukung dengan kontrol di jaringan kami. Hal ini diharapkan dapat mempertahankan customer lifetime value yang dimiliki oleh FIF Group dan kolaborasi baik di ekosistem Astra,” kata Margono, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi pawartajatim.com (Rabu 1/11/2023).

Selain mencatatkan pertumbuhan kinerja secara laba bersih, di tengah menggeliatnya perekonomian Indonesia yang berdampak kepada peningkatan konsumsi masyarakat, FIFGROUP juga mencatatkan peningkatan nilai pembiayaan di Kuartal-III/2023 yang dikeluarkan oleh perusahaan, yakni sebesar Rp 31,8 triliun.

Angka tersebut naik sebesar 28,1 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2022 senilai Rp 24,8 triliun. Disamping itu menurut Margono, jika dilihat dari pencapaian pembiayaan yang dikeluarkan secara unit, pada Kuartal-III/2023 PT FIF membukukan pembiayaan sebanyak 2,4 juta unit, atau meningkat sebesar 19,9 persen dibanding periode sama pada tahun sebelumnya yang  mencapai 2 juta unit.

Bila dilihat dari kemampuan perusahaan berdasarkan aset, FIF membukukan peningkatan pada piutang pembiayaan konsumen yang dimiliki, yakni sebesar Rp 39,1 triliun pada Kuartal-III/2023, naik sebesar 12,6 persen dibanding periode sama di tahun 2022 senilai Rp 34,8 triliun.

Margono menyebutkan pengembangan bisnis juga terus dilakukan untuk meningkatkan portfolio bisnis. Salah satu terobosan yang dilakukan FIFGROUP pada 2023 adalah dengan melakukan pembiayaan sepeda motor listrik Honda. Sepeda motor listrik Honda telah diluncurkan pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang diselenggarakan pada Agustus 2023.

“FIF, dalam menjalankan bisnisnya didukung oleh 5 brand services. Yakni FIF Astra yang merupakan jasa pembiayaan sepeda motor baru Honda, DANASTRA yang merupakan jasa pembiayaan multiguna, Spektra yang merupakan jasa pembiayaan multiproduk, FINATRA yang menyediakan layanan pembiayaan mikroproduktif untuk pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan AMITRA untuk layanan pembiayaan syariah Haji reguler dan ibadah Umrah,” tutup Margono. (ony)

Penjualan Domestik Terkerek, SIG Laba Rp 1,71 Triliun

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Perusahaan plat merah yang bergerak dibidang persemenan ini mencatatkan peningkatan kinerjanya. PT Semen Indonesia Tbk (SIG) mengumumkan kinerja Perseroan periode Januari sampai September tahun ini dengan ringkasan sebagai berikut total volume penjualan meningkat 5,9 persen terutama dari pertumbuhan segmen curah dan ekspor.

Pendapatan meningkat sebesar 4 persen menjadi Rp 27,7 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 20,22 triliun seiring kenaikan volume penjualan. Penurunan beban keuangan turut berkontribusi pada peningkatan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal III/2023 sebesar 1,8 persen menjadi Rp 1,71 triliun.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan, kenaikan pendapatan yang berkontribusi pada pertumbuhan laba hingga kuartal III/2023 menunjukkan keberhasilan strategi bisnis yang diterapkan Perseroan.

Sehingga mampu menjaga profitabilitas di tengah tantangan persaingan industri yang sangat ketat. Meski pasar semen sempat terkontraksi pada semester I/2023, namun permintaan semen kantong mulai menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 6,6 persen pada kuartal III/2023.

SIG pun berhasil menangkap peluang pertumbuhan pasar tersebut melalui penerapan strategi pengelolaan topline pada segmen retail, curah, ekspor dan produk turunan semen. Dan secara khusus, volume penjualan domestik SIG untuk periode hingga September 2023 tumbuh 0,7 persen atau terkerek naik dibanding tahun lalu, penjualan curah berkontribusi dengan pertumbuhan sebesar 9,6 persen.

Sementara volume ekspor hingga September 2023 juga tercatat tumbuh 51,9 persen dibandingkan tahun lalu. Dengan volume penjualan yang meningkat, SIG mampu membukukan pendapatan yang meningkat 4 persen dibandingkan tahun lalu.

Meskipun beban pokok pendapatan mengalami peningkatan karena masih terdampak kenaikan harga bahan bakar yang terjadi di kuartal III tahun lalu, upaya-upaya efisiensi dan optimalisasi yang dilakukan SIG secara berkelanjutan baik dari sisi pengendalian biaya maupun operasi, memberikan kontribusi pada peningkatan profitabilitas.

Menjelang akhir tahun 2023, Vita Mahreyni menambahkan bahwa perusahaan berfokus mencapai kinerja solid dan pertumbuhan dibandingkan tahun 2022. “Di tengah tantangan persaingan pasar yang ketat serta tekanan biaya komoditas, SIG mampu membuktikan kinerja yang teruji melalui konsistensi fokus pada pengelolaan pasar, optimalisasi program-program efisiensi untuk mencapai operational excellence, serta penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan untuk mencapai target dekarbonisasi di berbagai lini,” kata Vita Mahreyni, Rabu (1/11).

Sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan akselerasi Net Zero Emissions pada tahun 2060, SIG telah menjalin kolaborasi dengan PT PLN (Persero) untuk mendorong penggunaan listrik berbasis Energi Baru dan Terbarukan berupa panel surya di area operasional SIG.

Pada tahap awal implementasi, direncanakan penggunaan panel surya sekitar 5,4 MWp – 32 MWp per lokasi dan akan semakin dikembangkan kapasitasnya dalam memenuhi kebutuhan listrik Perusahaan.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target Perseroan dalam penurunan intensitas emisi Cakupan 2 sebesar 24 persen pada 2030. (dra)

Dampak Kemarau, Debit Air Sungai di Banyuwangi Menurun Tajam

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kemarau mulai mengancam debit air sungai di Banyuwangi. Rata-rata, debitnya turun drastis hingga 50 persen. Meski turun, pasokan air untuk persawahan diklaim masih aman. Namun, pembagian airnya diperketat.

Salah satu sungai yang debit airnya turun adalah aliran Dam Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Dam di Banyuwangi selatan ini debitanya biasanya mencapai 8.000 liter per detik. Kini, turun hingga 4.000 liter per detik.

Bahkan, bulan depan jika kemarau berlanjut diprediksi akan tinggal separuhnya. “Memang debit air sungai turunnya sangat tajam akibat kemarau,”kata Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi Guntur Priambodo, Rabu (1/11/2023).

Meski mengkhawatirkan, debit air yang ada masih mencukupi untuk mengaliri areal persawahan. Pihaknya menerapkan pembagian bergilir seminggu sekali. “ “Kita terapkan pembagian air setiap minggu ketiga saluran sekunder yang ada. Sehingga semuanya masih mendapatkan jatah air,” jelasnya.

 Tak hanya air irigasi, air bersih di sejumlah wilayah di Banyuwangi juga terganggu. Terkait kondisi ini, Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Banyuwangi terus menyalurkan pasokan air bersih ke warga.

Targetnya, untuk kebutuhan air minum dan kebutuhan rumah tangga. “Sudah 235.000 liter air kita salurkan selama musim kemarau ini,” kata Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi Danang Hartanto.

Pasokan air bersih ini disalurkan sedikitnya ke-12 desa. Masing-masing di Kecamatan Kalipuro, Tegaldlimo, Pesanggaran, Bangorejo, Cluring, Gambiran dan Genteng. Pengiriman air bersih terus dilakukan seiring permintaan warga.

Khusus Kawasan pertanian, Pemkab Banyuwangi meminta petani menunda penanama komiditi pertanian yang membutuhkan banyak air. Salah satunya, tanaman padi. “ “Namun, bagi petani yang sudah terlanjur menanam padi, kita pastikan akan tetap mendapatkan pasokan air.

Apalagi yang lahannya masuk Rencana Tata Tanam Global, kami prioritaskan. Sehingga tidak sampai terjadi gagal panen,” tegas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. (udi)