Antisipasi Kanker Serviks, 17.430 Siswi SD di Banyuwangi Disasar Vaksinasi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Sebanyak 17.430 siswi SD di Banyuwangi mendapat suntikan vaksinasi massal. Program ini untuk mencegah munculnya kanker serviks. Dari target 21.000 siswa, vaksinasi berhasil mencapai 83 persen.

Vaksinasi ini menyuntikkan Human Papilloma Virus (HPV) kepada anak perempuan usia 11-12 tahun. Vaksin ini bisa mencegah muncul kanker serviks pada kaum hawa. “ Pelaksanaannya terus kita pantau. Targetnya harus selesai bulan ini,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (18/10/2023).

Gerakan vaksinasi ini sengaja menyasar kaum siswi. Harapanya, mereka terhindar dari kasus kanker serviks yang menyerang kaum perempuan berusia produktif. Ketika disuntik HPV, mereka akan tahan terhadap virus Papilloma, penyebab kanker serviks.

Vaksinasi HPV di Banyuwangi dimulai sejak tahun 2022. Program ini menyasar 10.000 siswi kelas V dan 11.000 siswi kelas VI. Mereka akan mendapatkan suntikan dosis pertama dan kedua.

“Siswi kelas V mendapatkan dosis pertama. Sementara siswi kelas VI menerima suntikan dosis kedua. Dosis pertama sudah diberikan tahun lalu ketika masih jelas V,” kata  Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Amir Hidayat.

Vaksinasi massal ini merupakan kegiatan nasional. Sebab, secara nasional, kasus kanker serviks cenderung meningkat. Pun di Banyuwangi. Meski tergolong masih rendah. Namun, ditemukan adanya peningkatan.

“Maka dari itu vaksinasi HPV terus kita gencarkan untuk mencegah resiko penyakit berbahaya ini,” tegasnya. Vaksinasi HPV dilaksanakan berbasis sekolah. Tenaga kesehatan dari Puskesmas diterjunkan berkeliling ke sekolah-sekolah, pondok pesantren, maupun pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) untuk melakukan vaksinasi.

“Jadi, setiap sasaran  mendapatkan 2 dosis vaksin HPV dengan interval satu tahun. Sebagai pengingat, siswa yang telah disuntik dosis pertama akan mendapatkan kartu untuk pengantar dosis kedua,” tutupnya. (udi)

Hidupkan Tinju Nasional, Gelar Pertandingan Rebut Sabuk Emas Pangdam V/Brawijaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Demi menghidupkan kembali tinju nasional diadakan pertandingan bergengsi. Kali ini, enam partai bakal digelar memperebutkan Sabuk Emas Pangdam V/Brawijaya. Perhelatan tinju ini dihelat di GOR Hayam Wuruk Kodam V/Brawijaya, Selasa (17/10).

Kali ini, partai utama akan bertemu antara Oky Akbar De Lahoya dari Santana BC Malang melawan Paskalis R.P Nehe (Alap Alap TJ BC Cilacap) di kelas bulu junior 55,3 kg. Sedangkan di kelas Bantam Junior 52,2 kg, Abdul Rohman dari JIMB Fighter Kediri akan berhadapan dengan Febri ‘The Destroyer’ dari sasana Sukowati BC Sragen.

Keduanya memperebutkan Piala Pembina Asosiasi Petinju Indonesia (API) Jatim. Kemudian, Abdul Rochim, dari JIMB Fighter Kediri akan bertarung dengan SF Gianto dari Alap Alap TJ BC Cilacap dikelas Bantam Junior 52,2 kg.

Untuk kelas Welter Junior 63,5 kg, akan bertemu antara Setiyo Tiomar dari RBC Sukoharjo dengan Eko Aryo Adi dari JIMB Fighter Kediri yang memperebutkan Piala Komandan Korem Bhaskara Jaya. Tidak hanya itu, juga akan ada dua pertandingan pembibitan antara Muhammad Ali dari JIMB Fighter Kediri melawan Budiman dari sasana Alap Alap TJ BC Cilacap dan Abdul Malik dari JIMB Fighter Kediri melawan Eky Arif Saputra binaan Garuda BC Jember di kelas Bulu Junior.

Ketua Panitia Pelaksana, Billy Handiwiyanto, mengatakan, event tinju ini diadakan untuk menghidupkan kembali dunia tinju nasional yang sempat lesu. Dia berharap pertandingan itu akan menginspirasi masyarakat akan cinta dan perhatian terhadap olahraga ini.

“Saya berharap banyak orang tergerak untuk membangkitkan semangat tinju di Tanah Air. Dan mengikuti jejak kami dalam menyelenggarakan event tinju berikutnya. Tujuan utamanya adalah menghidupkan kembali tinju di Indonesia, dimulai dari Jatim,” kata Billy.

Sementara, terkait persiapan para petinju, promotor gelaran tinju ini, Nouke Frangky Norimarna, menjelaskan, para petinju yang tampil di ajang ini sudah melakukan persiapan intensif selama tiga bulan terakhir.

“Dengan persiapan sepanjang itu, saya yakin mereka sudah sangat siap bertanding. Tentang keselamatan para petinju, panitia memberlakukan skrining ketat untuk memastikan para petinju tampil dalam kondisi cukup baik,” tandas Ketua API Jatim, Nouke Frangky Norimarna.

Dikatakan Nouke, semua petinju yang berpartisipasi dalam kejuaraan ini adalah pemula. “Sehingga tujuan dari penyelenggaraan ini adalah untuk pembinaan. Karena dunia tinju di tanah air, khususnya di Jawa Timur, sudah lama vakum,” papar dia.

Pertandingan ini, lanjut Nouke lagi, akan berlangsung secara berkesinambungan. Dengan demikian dunia tinju nasional akan kembali semarak. (dra)

Begini Cara LPS Mengajak Kreator Muda Tunjukkan Bakat dan Potensinya

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Sekretaris LPS Dimas Yuliharto mengajak para kreator muda untuk menunjukkan bakat dan potensinya, di kompetisi video pendek dan poster iklan layanan masyarakat bertajuk Festival Creartive 2023. Sebagai informasi, kompetisi ini berlangsung hingga 31 Oktober 2023, artinya masih ada 2 minggu dari sekarang.

“Ayo kreator muda, segera daftarkan diri dan tunjukkan bakatmu. Ajang ini berpotensi menghadirkan peluang bagi para sineas dan kreator muda untuk saling bersaing secara sehat dalam menunjukkan potensinya, sehingga diharapkan dapat mendorong kemajuan industri seni dan kreatif Tanah Air,” katanya di acara roadshow talkshow Festival Creartive 2023, di Jakarta, Selasa (17/10/2023).

Adapun roadshow talkshow Festival Creartive 2023 ini digelar oleh LPS dan dilangsungkan di Jakarta, setelah sebelumnya sukses diadakan di Bandung (27 September 2023) dan Yogyakarta (4 Oktober 2023).

Sejak pendaftaran dibuka pada September lalu, LPS telah menerima kurang lebih 500 karya video pendek dan lebih dari 400 karya poster. Dimas menambahkan, LPS senantiasa berkomitmen dalam mendukung upaya-upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat, sebab LPS percaya bahwa pendekatan kreatif adalah salah satu cara yang efektif untuk turut meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

Melalui kompetisi video pendek dan poster iklan layanan masyarakat ini, secara tidak langsung LPS merangkul dua pihak sekaligus yaitu sineas dan kreator muda serta penonton dari karya mereka untuk menabung di bank.

‘’Kami berharap akan ada lebih banyak masyarakat yang merasa aman untuk menyimpan uang di bank karena mereka sudah tahu bahwa ada LPS yang menjamin dana simpanannya. Pada akhirnya, kami pun berharap dapat membangun kesadaran finansial di kalangan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Sutradara Fajar Nugros, yang merupakan dewan juri Festival Creartive 2023 turut memberikan informasi penting, mulai dari proses kreatif, pengelolaan anggaran hingga pasca produksi dari sebuah karya film.

Terlebih disaat perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin masif di semua lini, kesempatan untuk mengekspresikan diri semakin terbuka, alhasil persaingan antar kreator pun akan semakin ketat.

“Senantiasa mengasah kreatifitas, bergabung di komunitas juga menjadi hal yang penting, karena hal tersebut tak hanya diperlukan dalam menciptakan karya, melainkan juga dalam menarik minat para investor, bahkan dalam mengelola anggaran yang terbatas, agar tetap dapat menghasilkan karya berkualitas,” jelasnya.

Ia mengingatkan, dengan semakin terjaminnya Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia, karya yang berkualitas bisa menjadi investasi atau simpanan untuk masa depan bagi seorang sineas. Karenanya, Fajar memotivasi para sineas dan kreator muda untuk tetap bersemangat dalam berkarya meskipun dengan keterbatasan biaya.

Dia pun membagikan kiat-kiat menghasilkan karya yang berkualitas, diantaranya: membuat perencanaan dengan matang dan cermat, seperti membuat naskah yang sesuai dengan anggaran, serta mempertimbangkan lokasi, pemain dan peralatan yang tersedia.

Artinya, semakin matang perencanaan, maka semakin efisien pula pengelolaan anggarannya. “Di era kolaboratif seperti saat ini, jangan takut untuk bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan. Bangun relasi melalui komunitas yang berkaitan dan terlibatlah dalam kolaborasi dengan aktor, sutradara, editor, dan lainnya,” ujarnya.

“Hal ini juga dapat membuka peluang menemukan sumber daya tambahan, nasihat, atau bahkan investor potensial. Selain itu, manfaatkanlah teknologi yang ada, termasuk smartphone yang kini semakin dilengkapi dengan kamera yang memiliki kemampuan mumpuni untuk menghasilkan video dengan kualitas baik,” pungkas Fajar. (bw)

BKKBN Inisiatori Percepatan Penurunan Stunting

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Berdasar Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting di Jawa Timur/Jatim pada 2021 sebesar 23,5 persen menjadi 19,2 persen pada 2022. Hal tersebut merupakan upaya kolektif Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN Jatim bersama berbagai  pihak, sesuai arahan Gubernur  Khofifah Indar Parawansa.

Akhir tahun ini, angka stunting ditargetkan turun menjadi 16 persen dan 14 persen pada 2024. Untuk mewujudkannya, Gubernur Khofifah, mengeluarkan Surat Keputusan/SK wadah konvergen antar lembaga yang menangani stunting.

Yakni, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang tersebar di 851 desa di Jatim. Langkah yang dilakukan BKKBN Jatim memberikan pendampingan kepada remaja putri untuk mempersiapkan kehidupan berkeluarga.

Mereka juga bisa evaluasi kesiapan melalui aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) sebagai alat pemantau kesehatan dan edukasi seputar kesiapan nikah serta program hamil.

‘ ‘’Kami bisa mendeteksi potensi bayi yang akan dilahirkan dengan melihat kondisi Calon Pengantin (Catin) sebagai deteksi awal stunting,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra Maria Ernawati, M.M., pada saat wawancara eksklusif di ruang kerja, Senin (16/10).

Pendampingan juga dilakukan pada ibu hamil. Dalam satu masa kehamilan, ibu hamil setidaknya harus periksa enam kali untuk melihat potensi gangguan penyakit. Termasuk anemia atau hemoglobin rendah yang berisiko mengakibatkan bayi lahir stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra Maria Ernawati, M.M (no 2 dari kiri). (foto/ist)

 

Ibu pasca melahirkan didampingi agar memberikan ASI eksklusif kepada bayi dan diberikan ilmu tentang MPASI bergizi hingga pola asuh yang baik. BKKBN sudah membentuk Tim Pendamping Keluarga di Jawa Timur sebanyak 31.243 TPK atau 93.729 orang untuk mendampingi keluarga berisiko tinggi memiliki anak stunting.

BKKBN Jatim melibatkan 23 Perguruan Tinggi yang menjadi pendamping 18 Kabupaten/Kota yang beririsan dalam kasus angka stunting tinggi, Angka Kematian Ibu dan Anak tinggi, serta angka kemiskinan tinggi.

Ada juga program Donasi Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting, Kelompok Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Balita. Lalu, ada program Sekolah Orang Tua Hebat yang bertujuan meningkatkan kemampuan orang tua dalam mengasuh anak, khususnya anak balita.

Erna berharap upaya­upaya tersebut akan membuahkan hasil positif. Di momen HUT ke-­78 Provinsi Jatim, Erna, melambungkan harapannya agar Indeks Pembangunan  Manusia (IPM) di Jatim meningkat, derajat kesehatan dan pendidikan naik, dan stunting turun tiap tahun.

BKKBN akan terus mensupport  Jatim melalui tupoksi kami. Alat  dan obat kontrasepsi akan terus kami fasilitasi untuk seluruh keluarga di Jatim. Penurunan stunting juga kami support melalui anggaran dari APBN yang diberikan kepada Kabupaten dan Kota melalui Dana Alokasi Khusus.

‘’Semoga Jawa Timur terus bangkit dan melaju,” pungkas Erna. Ia menegaskan bahwa untuk melakukan penurunan stunting, pencegahan dari hulu harus dilakukan. Mulai pengembangan kualitas SDM, alat ukurnya, hingga aplikasi monitoring.

Agar berhasil, seluruh sektor harus terlibat. Baik lembaga pemerintahan, LSM, swasta, Perguruan Tinggi, media, maupun masyarakat. (bw)

Psikolog Diterjunkan Dampingi Siswa SMP Korban Penganiayaan di Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Aksi perundungan dan kekerasan yang menimpa RDA (13), siswa salah satu SMP Negeri di Banyuwangi tak hanya membuatnya terluka. Korban juga mengalami trauma. Dinas Sosial (Dinsos) Banyuwangi menerjunkan psikolog untuk mendampingi korban.

Dinsos juga memberikan pendampingan trauma healing kepada keluarga korban. Sebab, dampak perundungan ini tak hanya dialami korban. Namun, juga keluarga. “Baik korban dan keluarganya kami berikan pendampingan psikologis,” kata Pendamping Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Dinsos Banyuwangi, Alizha Amalia Rohmana, Selasa (17/10/2023).

Meski masih dirawat di RSUD Blambangan, tim dari Dinsos tetap memberikan pendampingan awal. Sehingga, korban dan keluarga terhindar dari trauma psikis akibat peristiwa tersebut.

Salah satu trauma yang dialami korban adalah ketakutan terulang kembali peristiwa ini. Keluarga juga mengalami trauma yang sama. Apalagi, korban hingga mengalami luka parah.

Ke depan, ketika korban sudah pulang dari RSUD, tim akan membawa korban melakukan tes psikologi. Tujuannya, menghilangkan rasa trauma yang mendalam. “Tentunya kami melakukan yang terbaik untuk menghilangkan trauma korban dan keluarga. Jadi kami sudah menawarkan kepada keluarga korban, dan mereka siap kami dampingi,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya  seorang siswa SMP di Kabupaten Banyuwangi menjadi korban perundungan. Korban adalah pelajar  kelas VIII salah satu SMP Negeri di Banyuwangi. Korban diduga dianiaya oleh teman satu sekolah berinisial B. Akibat kejadian ini, korban harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Korban mengalami patah di pergelangan tangan. Kasus penganiayaan itu terjadi, Jumat (13/10/2023). Korban dihajar sebanyak 2 kali di tempat terpisah.  Pertama di lingkungan sekolah saat jam masuk. Kedua di daerah sekitar Gedung Wanita Banyuwangi ketika korban sepulang salat Jumat.

Penganiayaan pertama terjadi ketika korban ke toilet sekolah bersama seorang temannya. Pelaku tiba-tiba menghadang korban, lalu dihajar. Tak berhenti disitu, usai shalat Jumat, pelaku mengajak bertemu korban. Lalu, pelaku kembali menghajar korban hingga terluka parah.

Tak terima dengan kejadian ini, keluarga korban melapor ke Polresta Banyuwangi. Dari keterangan keluarga korban, aksi pemganiayaan ini dipicu masalah sepele. Pelaku tak terima dilihatin korban.

Video aksi penganiayaan ini juga mulai menyebar. Video ini diduga diambil oleh pelajar lain. Terlihat, pengambilan videonya dari jarah dekat. Polisi sudah mengamankan barang bukti video ini sebagai barang bukti.

Kasus ini juga sudah dinaikkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Jumlah saksi yang dimintai keterangan juga bertambah 7 orang. (udi)

Polresta Banyuwangi Kerahkan 800 Personel Amankan Pemilu

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Sedikitnya 800 personel disiapkan Polresta Banyuwangi mengamankan tahapan pemilu. Jumlah ini masih ditambah jajaran TNI dan lembaga terkait.

Salah satu fokus pengamanan adalah mengantisipasi gangguan di setiap tahapan pemilu. Mulai masa kampanye, pemungutan suara hingga penghitungan. “Kita siapkan seluruh personel untuk pengamanan tahapan pemilu. Kegiatan ini digelar dalam Operasi Mantab Brata 2024,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa, usai apel Sispam Kota, Selasa (17/10/2023).

Operasi Mantab Brata ini digelar selama 222 hari, mulai 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024. Selama ini, setiap tahapan pemilu, mulai pileg dan pilpres diawasi ketat. Terutama, potensi kerawanannya.

“Jadi, semua titik rawan dengan segala bentuk ketidak nyamanan dan ketidak amanan kita mitigasi, lalu diambil antisipasi,” jelas Kapolresta. Kerawanan lainnya adalah wilayah geografis lokasi pemilihan.

Salah satunya, wilayah barat Banyuwangi yang cenderung bergunung. “ Semuanya, kita antisipasi. Dan, hari ini, seluruh personel dilatih mengamankan setiap tahapan pemilu,” tegas Deddy.

Dalam apel Sispam Kota ini, polisi mempraktikan pengamanan gangguan ringan hingga tahap kritis. Misalnya, ketika masa kampanye ternjadi penyerangan kepada pasangan capres. Petugas dengan sigap mengamankan pelaku dari kerumunan.

Lalu, saat masa pemungutan suara muncul gangguan pengacau. Kemudian, aksi demo massa yang menolak penetapan suara oleh KPU. Massa dalam jumlah besar seolah-olah beringas. Mereka mendatangi kantor KPU.

Bahkan, melakukan penyerangan. Dalam kondisi darurat, polisi menerjunkan pasukan Dalmas hingga Brimob. Ketika situasi tak terkendali, pasukan Brimob terpaksa menembakkan gas air mata.

Situasi berhasil diredam setelah polisi membubarkan massa dengan menutup akses kota Banyuwangi. “Jadi, ini hanya simulasi. Ketika terjadi situasi darurat, semua personel sudah siap,” tutup Kapolresta. (udi)

Terungkap, Video Detik-detik Penganiayaan Siswa SMP di Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kasus perundungan dan penganiayaan siswa SMP berinisial RDN (13) di Banyuwangi terus bergulir. Terbaru, video detik-detik kejadian ini mulai terungkap. Ternyata, korban dikeroyok.

Dalam video berurasi 3 menit dan 2 menit, awalnya terduga pelaku dan korban dipertemukan di halaman belakang sekolah. Di sekelilingnya, terdapat sejumlah siswa lain. Termasuk, salah satu siswa yang diduga provokator.

Sambil merokok, pelajar yang diduga kakak kelas ini mencoba memprovokasi pelaku. Tak berselang lama, pelajar berjaket mengarahkan tangan pelaku untuk memukul korban. Akhirnya, korban diserang oleh pelaku.

Aksi ini diikuti oknum pelajar lainnnya. Di akhir video, korban yang merasa kesakitan hanya bisa pasrah. Pelaku menendang dan memukul korban berkali-kali. Video ini diduga diambil oleh pelajar lain. Terlihat, pengambilan videonya dari jarah dekat.

Polisi sudah mengamankan barang bukti video ini sebagai barang bukti. Kasus ini juga sudah dinaikkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Jumlah saksi yang dimintai keterangan juga bertambah.

“Sudah 7 orang kami periksa. Salah satunya, terduga pelaku,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja, Selasa (17/10/2023). Diberitakan sebelumnya  seorang siswa SMP di Kabupaten Banyuwangi menjadi korban perundungan.

Korban adalah pelajar  kelas VIII salah satu SMP Negeri di Banyuwangi. Korban diduga dianiaya oleh teman satu sekolah berinisial B. Akibat kejadian ini, korban harus mendapat perawatan di rumah sakit.  Korban mengalami patah di pergelangan tangan.

Kasus penganiayaan itu terjadi, Jumat (13/10/2023). Korban dihajar sebanyak 2 kali di tempat terpisah.  Pertama di lingkungan sekolah saat jam masuk. Kedua di daerah sekitar Gedung Wanita Banyuwangi ketika korban sepulang salat Jumat.

Penganiayaan pertama terjadi ketika korban ke toilet sekolah bersama seorang temannya. Pelaku tiba-tiba menghadang korban, lalu dihajar. Tak berhenti disitu, usai shalat Jumat, pelaku mengajak bertemu korban. Lalu, pelaku kembali menghajar korban hingga terluka parah.

Tak terima dengan kejadian ini, keluarga korban melapor ke Polresta Banyuwangi. Dari keterangan keluarga korban, aksi pemganiayaan ini dipicu masalah sepele. Pelaku tak terima dilihatin korban. (udi)

Harga Melambung, Warga Banyuwangi Berebut Pasar Sembako Murah 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Menekan inflasi, Banyuwangi menggelar pasar murah sembako di ruang terbuka hijau Kalipuro, Senin (16/10/2023). Kegiatan ini menjadi rebutan warga yang berburu beragam sembako dengan harga terjangkau.

Pasar murah ini juga serangkaian Hari Pangan se-dunia. Kegiatan ini juga program serempak yang digelar pemerintah. Sejak dibuka pukul 07.00 WIB, warga sudah berjubel berburu aneka sembako.

Apalagi harga yang ditawarkan jauh dibawah harga pasar. Beras medium kemasan 5 kg dijual Rp 51.000. Sementara harga di pasaran tembus Rp 54.400. Gula putih dijual Rp 14.000 per kg, di pasaran harganya Rp 14.500. Pun dengan minyak goreng yang dijual Rp 13.500 per liter. Harga ini jauh dibawah harga pasar yang mencapai Rp 15.800.

Selain beras, bahan pokok lain yang  dijual diantaranya, tepung terigu senilai Rp 11.000 per kilogram, telur ayam Rp 24.000 per kilogram, bawang putih Rp 30.000 per kilogram, bawang merah Rp 18.000 per kilogram, dan daging ayam ras Rp 29.500 per kilogram.

“Kegiatan ini digelar serentak secara nasional di 411 titik. Harapannya dengan kegiatan ini, masyarakat dapat merasakan manfaatnya, khususnya saat fenomena El Nino ini,” kata Kepala Badan Pangan Nasional, Arif Prasetyo Aji.

Selain menawarkan harga murah, pihaknya mengimbau masyarakat bijak dalam mengonsumsi pangan. Artinya, tidak melakukan pemborosan pangan. Khusus di Banyuwangi, sejumlah skenario mulai disiapkan menghadapi ancaman pangan selama fenomena El Nino. Salah satunya, membuat diversifikasi pangan.

“Kami mendorong masyarakat tidak bergantung pada beras sebagai sumber karbohidrat utama. Salah satunya penambahan jagung pada nasi,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banyuwangi, Dwi Yanto.

Saat ini, pasokan pangan di Banyuwangi masih kondisi aman. Namun,  ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan harga dan stok pangan di pasar.

“Kami akan terus berupaya untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat Banyuwangi,” tutupnya. (udi)

Ganjar Serap Aspirasi BEM Malang Raya Soal Penegakkan Hukum lewat Diskusi

0

Malang, (pawartajatim.com) – Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo, bertemu puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Malang Raya di RM Parikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), Senin (16/10/2023).

Bersama mahasiswa, mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dan Anggota DPR RI itu berdiskusi sekaligus menyerap aspirasi mereka sambil makan siang dan mencicipi kudapan ringan.

BEM Malang Raya yang dikoordinatori, Abi Naga Parawansa, menyampaikan keresahan mereka tentang penegakkan hukum di Indonesia yang menurutnya harus lebih maksimal. Ganjar, menjawab, keresahan tersebut dengan penegasan bahwa penegakkan hukum harus objektif dan berintegritas.

Sementara, pemangku kebijakan yang tidak berintegritas pada soal itu harus dicopot dari jabatannya. Mahasiswa punya kepedulian pada lingkup kecil kampusnya, pada olahraga, pada ketidakadilan.

”Jadi, ini memang idealisme khas mahasiswa. Maka saya bilang, pelihara itu, jaga itu,” kata Ganjar. Ia mengatakan, aspirasi dari mahasiswa adalah bekal berharga untuk menyongsong penegakkan hukum Indonesia yang lebih baik di masa depan.

Menurut Ganjar, penyampaian aspirasi ini juga merupakan peran penting mahasiswa serta generasi muda agar nantinya kebijakan yang diambil pemerintah ke depan semakin baik dan berdampak positif buat masyarakat.

“Kepedulian yang sangat tinggi inilah yang kita harapkan tadi, mereka praktek sekaligus menjadi penjaga moral. Sehingga nanti kalau offside merekalah yang pertama paling keras mengingatkan,” kata Ganjar.

Mantan Gubernur Jateng ini mengajak mereka untuk terjun ke politik, agar bisa menebarkan lebih banyak manfaat kepada bangsa dan negara. Namun, Ganjar mengingatkan bahwa semua itu harus dijalankan dengan integritas tinggi.

“Tapi saya ingatkan, kalau kamu dapat kekuasaan, ingat, kamu pun bisa tergoda karena akan masuk pada jebakan-jebakan yang mengerikan. Itulah yang perlu dilatih mulai hari ini,” pungkasnya. (rid)

Mendag : Perbaiki Tata Kelola Perdagangan CPO di Indonesia

0

Jakarta, (pawartajatim.com) — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, meluncurkan perdagangan pasar fisik minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Berjangka Indonesia pada Jumat, (13/10) di Jakarta. Peluncuran Bursa CPO ini merupakan terobosan yang dilakukan Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dalam memperbaiki tata kelola perdagangan CPO di Bursa Berjangka.

Selain itu, Bursa CPO Indonesia diharapkan dapat mendorong pembentukan harga acuan CPO. Acara ini dihadiri kementerian dan lembaga terkait seperti Sekretariat Negara, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, Kementerian ESDM, dan Kejaksaan Agung RI, pemangku kepentingan dan asosiasi sektor kelapa sawit, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS); dan akademisi.

Mendag Zulkifli Hasan didampingi Sekretaris Jenderal Suhanto, Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko, Inspektur Jenderal Frida Adiati, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Moga Simatupang, Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kasan, Staf Ahli Bidang Manajemen dan Tata Kelola Veri Anggrijono, Staf Khusus Bidang Perjanjian Perdagangan Internasional Bara Hasibuan, serta jajaran Eselon II di lingkungan Bappebti.

Peluncuran Bursa CPO Indonesia ini merupakan terobosan perbaikan tata kelola perdagangan CPO di bursa berjangka yang dilakukan dalam upaya memperkuat kinerja perdagangan CPO sebagai salah satu komoditas unggulan Indonesia.

‘’Selain itu, peluncuran Bursa CPO merupakan bentuk komitmen Kementerian Perdagangan mendorong terbentuknya harga acuan CPO yang transparan, akuntabel, dan tepat waktu, baik untuk perusahaan besar, menengah, maupun kecil/petani kelapa sawit,” tegas Mendag Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan, Indonesia berkontribusi lebih dari 50 persen kebutuhan CPO dunia, namun belum memiliki harga acuan sendiri. Harga patokan ekspor CPO saat ini bersumber dari Rotterdam dan Malaysia.

Melalui transaksi CPO di Bursa Berjangka di Indonesia, diharapkan terbentuk harga CPO yang dapat dijadikan acuan pelaku pasar CPO ke depan. Indonesia belum memiliki harga acuan CPO, padahal Indonesia merupakan negara produsen CPO terbesar di dunia.

‘’Kami banyak mendapatkan keluhan dari pelaku usaha jika harga acuan masih bersumber dari negara lain tidak tepat. Hal ini juga berdampak di hilir, misalnya untuk pembayaran pajak yang lebih tinggi. Untuk itu, Pemerintah memfasilitasi melalui terbentuknya Bursa CPO Indonesia ini agar ke depan bisa menjadi market influencer bagi dunia,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Ia menekankan, CPO merupakan komoditas strategis Indonesia. Pada 2022, produksi CPO Indonesia mencapai 46,73 juta ton dengan nilai ekspor mencapai USD 29,62 miliar. Pada Mei 2023, produksi CPO Indonesia tercatat 20,86 juta ton atau lebih tinggi 15,74 juta ton dibanding Malaysia.

Selain itu, kata Mendag Zulkifli Hasan, perdagangan CPO di bursa diharapkan menjadi sarana bagi industri atau pabrik kelapa sawit atau kebun kelapa sawit untuk melakukan transaksi komoditasnya dengan harga kompetitif. “Peluncuran Bursa CPO Indonesia juga merupakan komitmen Kemendag dalam menciptakan ekosistem perdagangan CPO,” tambah Zulkifli Hasan.

Dia memperjelas, Pemerintah berkomitmen memperbaiki tata kelola perdagangan CPO Indonesia melalui diterbitkannya Peraturan Bappebti (Perba) No. 7 Tahun 2023 tentang Tata Cara Perdagangan CPO di Bursa Berjangka. Walaupun kebijakan ini bersifat sukarela (voluntary). “Kebijakan perdagangan CPO harus cepat beradaptasi dengan pergerakan pasar yang dinamis. Kebijakan ini juga harus dipastikan mendukung Indonesia menjadi barometer harga CPO dunia. Kita harus mengoptimalkan nilai ekonomi dan perdagangan CPO bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Ia berharap, Bursa CPO Indonesia dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi masyarakat dalam mendongkrak transaksi CPO. Kuncinya adalah kolaborasi. Dengan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, saya yakin target Perba ini akan terlaksana dengan baik, dan Bursa CPO Indonesia menjadi acuan harga di Indonesia.

Terbentuknya Bursa CPO harus mendorong penguatan perdagangan CPO dan mendukung Indonesia menjadi market influencer di pasar global,” tutur Mendag Zulkifli Hasan. Mendag Zulkifli Hasan juga menyebutkan, ke depan, Kemendag akan mengatur tata kelola ekspor CPO yang akan memfasilitasi pelaku usaha melalui Bursa Berjangka oleh Ditjen Perdagangan Luar Negeri.

Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko menyampaikan, pada 9 Oktober 2023, Bappebti telah menerbitkan persetujuan Bursa CPO kepada PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau yang dikenal dengan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) melalui Keputusan Kepala Bappebti Nomor 01/BAPPEBTI/SP-BCPO/10/2023.

Pembentukan Bursa CPO ini adalah bukti pemerintah hadir dalam upaya mendorong perdagangan CPO lokal yang wajar dan adil untuk menjamin kepastian berusaha dan mengutamakan perlindungan bagi masyarakat.

”Kesempatan ini merupakan momen yang baik karena menjadi sarana edukasi pemerintah kepada masyarakat bahwa komoditas unggulan kita yaitu CPO harus lebih didorong agar menjadi tuan di rumah sendiri,” ujar Didid.

Ia mengungkapkan, perdagangan CPO melalui Bursa Berjangka Indonesia ini bersifat sukarela. Meskipun bersifat sukarela, namun kami yakin seluruh pelaku usaha bersedia berpartisipasi dalam upaya menegakkan marwah CPO di bumi Nusantara.

‘’Kami juga mendorong UMKM pengusaha pabrik kelapa sawit ikut serta dalam Bursa CPO Indonesia ini. Hal ini karena perdagangan di bursa akan menempatkan penjual dan pembeli pada tingkat yang sama (same level playing field) serta memiliki kekuatan tawar yang sama karena perdagangan melalui bursa akan mempertemukan penjual dengan pembeli,” kata Didid.

Dia menjelaskan, untuk mengotimalisasi perdagangan CPO di Bursa Berjangka karena ini bersifat sukarela, perlu dilakukan berbagai sosialisasi dan pelatihan terkait mekanisme perdagangan di bursa. “Sosialisasi dan pelatihan ini akan dilakukan bukan saja kepada pemain besar, namun juga pemilik pabrik kelapa sawit,” ungkap Didid.

Menurut Didid, saat ini sudah bergabung 18 pelaku usaha CPO yang siap untuk berdagang melalui Bursa CPO Indonesia. “Ini tentunya menjadi langkah awal yang baik. Bursa ini tidak mulai dari nol. Hal ini juga menunjukkan bahwa sudah ada keinginan kuat dari pelaku usaha untuk mewujudkan perdagangan CPO lebih adil dan transparan,” jelasnya.

Didid menargetkan Bursa CPO sudah bisa live pada 23 Oktober 2023. Artinya perdagangan CPO melalui Bursa Berjangka sudah terjadi secara efektif. Dengan demikian, mulai 23 Oktober 2023 nanti, sudah mulai terbentuk price discovery dan dengan upaya untuk meningkatkan kredibilitas bursa. Diharapkan pada triwulan pertama 2024 sudah mampu mewujudkan price reference.

“Pendirian bursa CPO ini sekaligus menandai transformasi Bappebti. Ke depan, Bappebti akan lebih fokus pada pengaturan dan pengawasan perdagangan berjangka komoditi strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Setelah CPO ini, Bappebti akan meneruskan dengan komoditi strategis lainnya seperti kopi, karet, kakao, dan sebagainya,” urai Didid.

Direktur Utama Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nursalam mengatakan, penunjukan pemerintah kepada ICDX untuk menjadi penyelenggara Pasar Fisik CPO melalui Bursa ini tentunya adalah sebuah kepercayaan besar dari pemerintah. ICDX sebagai kepanjangan tangan pemerintah akan mewujudkan pasar CPO yang teratur, wajar, dan efisien.

Selain itu, ICDX juga berkomitmen menjadi bursa yang inklusif dan menyediakan kesetaraan bagi semua pelaku pasar. Sudah menjadi kewajiban ICDX untuk mewujudkan Bursa CPO sebagai bursa yang kredibel, mandiri, dan transparan. Secara teknis, kami telah siap untuk penyelenggaraan pasar fisik CPO ini termasuk dalam hal sistem perdagangan.

‘’Kesuksesan Bursa CPO tentunya akan menjadi kesuksesan negara sebagai produsen CPO terbesar di dunia dalam mewujudkan harga acuan CPO dunia. Ke depan, ICDX akan mengajak semua pemangku kepentingan untuk bisa berkolaborasi dalam mengembangkan ekosistem ini,” ujar Nursalam.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan diskusi panel dengan narasumber Sekretaris Bappebti Olvy Andrianita, Akademisi Bustanul Arifin, dan Direktur ICDX Yugieandy Tirta Saputra. Olvy menegaskan, pembentukan Bursa CPO ini bukanlah akhir, namun awal dari langkah mewujudkan mimpi Indonesia yaitu memiliki harga acuan CPO sendiri.

Masih banyak proses yang akan dilakukan dan masih butuh banyak masukan untuk penyempurnaan pelaksanaan perdagangan CPO melalui bursa ke depan. Harapannya, keberadaan bursa CPO ini tidak memberatkan pelaku usaha sehingga akan banyak yang berpartisipasi ke dalam bursa.

‘’Selain itu, kolaborasi antar-kementerian dan lembaga juga harus dikuatkan mengingat efektifnya perdagangan CPO melalui bursa dipengaruhi oleh berbagai kebijakan dari kementerian dan lembaga lain yang terkait,” imbuh Olvy.

Dari sisi akademisi, peluncuran Bursa CPO adalah sinyal positif bagi perbaikan tata kelola perdagangan CPO Indonesia. “Idealnya memang pasar fisik CPO berjalan berbarengan dengan berjangka.

Namun, inisiatif pemerintah ini patut kita apresiasi karena selain perbaikan data nilai dan volume CPO, dengan transaksi di bursa diharapkan tercipta ‘value’ CPO yang sesungguhnya. Hal yang tidak kalah penting, bagaimana bursa harus membangun kredibilitas dan kepercayaan masyarakat,” jelas Bustanul.

Sementara itu Direktur ICDX Yugieandy Tirta Saputra menyampaikan, komitmen ICDX dalam mengemban amanah sebagai Bursa CPO Indonesia. Dengan semangat berkontribusi kepada bangsa dan negara, ICDX selalu mengedepankan prinsip kredibilitas, transparansi, dan trusted dalam melayani member.

‘’ICDX optimis dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Bursa CPO dapat memberikan dampak yang signifikan dalam perbaikan tata kelola perdagangan CPO Indonesia dan mencapai tujuan utama pembentukan harga acuan yang dicita-citakan bersama,” kata Yugi. (bw)