Berkat Cairan Eco Enzyme, Mayfirina Olah Sampah Jadi Berkah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Anak SD rubah sampah jadi berkah. Sampah memang selalu dianggap barang tidak berguna, identik dengan barang kotor dan berbau busuk. Ya…., memang begitulah sampah. Tetapi ditangan seorang bocah SD, sampah bisa membawa berkah tersendiri.

Adalah Mayfrina Aisyahrani, siswi SDN Kebonsari 1 Surabaya, telah mengimplementasikan inovasinya dengan mengolah limbah sampah organik menjadi eco enzyme. “Eco enzyme itu sendiri adalah cairan alami multifungsi hasil fermentasi dari bahan organik dengan molase atau gula merah dan dicampur dengan air,” kata Mayfirina kepada Pawarta Jatim, beberapa hari yang lalu.

Ide cemerlang tersebut muncul dari keresahannya ketika melihat limbah sampah kulit buah yang dihasilkan dari pedagang rujak buah dan buah kupas. Setiap hari Mayfrina menyoroti bahwa tiap pedagang membuang limbah kulit buah mencapai hingga 30 kg bahkan lebih, berangkat dari sini lah Mayfrina tergerak untuk melaksanakan proyek eco enzyme ini.

“Dengan adanya proyek ini, saya harap bisa mengurangi sampah organik dan saya juga berharap bisa mengajak masyarakat agar bisa mengolah sampah organik di rumah masing-masing.” jelas siswi yang baru duduk di bangku kelas 5 SD tersebut.

Saat ini dia telah melakukan sosialisasi kepada lebih dari 10 ribu audience untuk mengolah limbah sampah di rumah, sebagian besar para ibu rumah tangga dan teman-teman serta guru di sekolah.

Cara membuat eco enzyme itu cukup mudah, dengan mencampurkan limbah sampah organik (sepuluh bagian) dengan molase atau gula merah ( satubagian) dan air (tiga bagian) setelah itu didiamkan agar mengalami proses fermentasi selama tiga bulan.

Mayfirina bersama Walikota Surabaya Eri Cahyadi. (foto/nanang)

Setelah kurang lebih tiga bulan dapat di panen dan eco enzyme murni siap untuk langsung digunakan. Tak berhenti disitu saja, setiap orang juga dapat mengolah hasil panen tersebut menjadi fermentasi turunannya seperti eco wash atau sabun cuci tangan, sabun mandi, bedak dingin, parfum linen dan masih banyak lagi.

Ampas hasil fermentasi juga dapat dimanfaatkan kembali sebagai bantal herbal.Oleh karena inilah eco enzyme dapat disebut sebagai cairan ajaib. Hal ini didasari dengan mengolah limbah sampah yang kebanyakan masyarakat cenderung untuk membuangnya, oleh Mayfrina disulap menjadi produk Kesehatan dan memiliki sejuta manfaat.

Saat ini Mayfrina telah memperluas inovasinya dengan mengembangkan proyeknya yang ia sebut dengan “ma-n-cing” yaitu maggot dan cacing. Hal ini ia awali dengan mengembang-biakkan 60 kg maggot dan 10,25 kg cacing sebagai ujung tombaknya.

“Untuk mengembangkan proyek itu saya melakukan kolaborasi bersama dengan beberapa Lembaga. Diantaranya Eco enzyme Nusantara, Koloni Magot Surabaya, dan Pusat Daur Ulang (PDU) Jambangan, Proklim Lestari Kelurahan Kebonsari, dan Proklim Lestari RW 03 Jambangan,” pungkas finalis lingkungan ini.

Gadis kecil ini sangat senang dan bersyukur dapat melakukan kolaborasi dengan orang-orang hebat di berbagai lembaga yang sebelumnya tidak kenal, usia muda tidak menjadi halangan baginya untuk tetap belajar dan terus belajar.

Dia mendapatkan banyak sekali ilmu dari orang-orang hebat disana, selain memiliki banyak kenalan dari berbagai latar belakang dan usia. Bersama proyeknya Mayfrina telah memiliki beberapa pedagang adopsi, warung adopsi, catering adopsi, kampung binaan, sekolah binaan, dan lahan adopsi.

Dari capaian itu ia juga berhasil mengumpulkan lebih dari 5000 kg sampah organik, 3000 kg kompos, dan menghasilkan lebih dari 3000 liter eco enzyme. (nanang)

LPPM PCU Dampingi Warga Kembangkan Budidaya Aquaponik

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Petra Christian University (PCU) menggelar Green Festival 2023. Kegiatan ini, selain membantu mengatasi masalah stunting juga mengajak warga perkotaan untuk mengembangkan budidaya aquaponik.

Berkolaborasi dengan Kelurahan, PKK Siwalankerto, Puskesmas dan kader, LPPM PCU menggelar Green Festival 2023 dengan berbagai kegiatan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya, masalah stunting. Mengangkat tema “Collaboration for Greener” perwakilan warga dari enam RW di Kelurahan Siwalankerto dan SD Negeri Siwalankerto II Surabaya diajak untuk belajar sekaligus praktik budidaya Aquaponik.

Dosen Interior Design PCU, Andereas Pandu Setiawan, mengatakan Aquaponik dapat menjadi pilihan kegiatan budidaya yang bisa dilakukan warga di perkotaan seperti Surabaya. Melalui sistem ini, bisa dilakukan dua budidaya sekaligus, yaitu tanaman dengan ikan.

“Aquaponik merupakan sistem budidaya yang memadukan sistem Aquakultur dengan Hidroponik. Sistem ini memadukan pemeliharaan ikan dengan menanam sayuran secara hidroponik. Aquaponik dimungkinkan dilakukan di rumah, mengingat sistem budidaya ini bisa dilakukan di lahan yang sempit,” kata Pandu, melalui keterangannya di Surabaya, Selasa (19/9/2023).

Ia menjelaskan, budidaya tanaman dan ikan yang cocok menggunakan Aquaponik adalah tanaman kangkung dan lele. Ikan lele memiliki kelebihan dalam melakukan metabolismenya secara optimal, meskipun berada pada lingkungan yang kurang menguntungkan.

“Sedangkan, kangkung memiliki kemampuan penyerapan nitrat yang relatif tinggi, sehingga mampu memanfaatkan produksi nitrat pada sistem Aquaponik,” jelas Pandu. Ketua Panitia Green Festival 2023, Felix Gamaliel Pribadi, mengatakan pada pelatihan budidaya Aquaponik, PCU menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya.

“Tim PCU mendampingi serta melakukan monitoring budidaya Aquaponik secara berkala kepada masyarakat di masing-masing RW. Ini sekaligus untuk mewujudkan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan,” terangnya.

Selain budidaya Aquaponik juga digelar lomba menu masakan balita sehat berbasis ikan dengan sasaran utama ibu-ibu balita stunting dan pra-stunting di Kelurahan Siwalankerto Surabaya.

“Kami yakin, lomba menu masakan ini bisa membantu mereka dalam mengolah dan memanfaatkan hasil budidaya Aquaponik. Dengan begitu, kita bisa menjadi masyarakat yang sehat, kuat, dan mandiri,” ungkap Felix.

Sebelum mengikuti lomba, para peserta telah diberi penyuluhan oleh dr Cyntia tentang kebutuhan gizi makanan untuk balita. Pada lomba ini, PCU menyiapkan tiga juri. Mereka adalah dr Cyntia Puspa Pitaloka MKes, Dokter yang bertugas di PCU, Hanjaya Siaputra dari Hotel Management PCU, dan perwakilan dari Puskesmas Siwalankerto Surabaya. (red)

Honda Bawa Visi Elektrifikasi di GIIAS Surabaya 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2023 menjadi kesempatan bagi Honda Surabaya Center (HSC) untuk memamerkan sekaligus meningkatkan penjualan mobil. Terutama dengan menghadirkan mobil listrik dan menyiapkan mobil varian hybrid keluaran terbaru.

Director Honda Surabaya Center, Wendy Miharja, mengatakan dengan mulai meningkatnya tren kendaraan listrik di Jawa Timur, penjualan mobil varian hybird terbaru Honda diharapkan dapat meningkat, terutama pada gelaran GIIAS Surabaya 2023 yang berlangsung di Grand City Convention and Exhibition Surabaya mulai 20-24 September 2023.

“Dengan adanya display All New CRV besok di GIIAS Surabaya, masyarakat yang sudah memesan dan yang belum bisa melihat langsung versi hybird yang memang sudah kami keluarkan,” ujar Wendy saat memberikan keterangan pers di Surabaya, Selasa (19/9/2023).

Selain itu, kata Wendy, konsumen juga bisa mencoba fitur-fitur terbaru yang paling modern dari mobil yang masuk golongan sport utility vehicle (SUV) premium tersebut. “Konsumen yang sudah memesan hingga saat ini total 140 unit,” jelasnya.

Padahal, lanjut Wendy, yang disediakan hingga November 2023 hanya 137 unit. Sehingga, sisanya akan diikutkan pada Desember 2023. “Jadi, SPK per hari ini diikutkan pada Desember 2023,” katanya. Menurut Wendy, dengan adanya varian-varian hybird, pihaknya juga sudah mempersiapkan ke arah electric vehicle (EV) jika semua sudah total ke arah mobil listrik.

“Kami bukannya belum mempersiapkan tapi belum mengeluarkan, karena versi hybird itu untuk menjembatani ke arah full EV dan kami juga sudah ada Honda e,” terangnya. Wendy menjelaskan, pada GIIAS Surabaya ini, selain varian hybird akan juga memamerkan ‘Honda e’.

“Untuk infrastruktur pendukung EV di Indonesia, terutama Surabaya memang sudah ada, tetapi masih belum semuanya. Untuk di pusat sudah dipersiapkan, bahkan untuk dealer-dealer sudah mengarah ke sana dan pasti akan lebih baik jika sudah ada semua,” pungkasnya.

Di sisi lain, sepanjang periode Januari hingga Agustus 2023, Honda mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 18,34 persen dibandingkan pada periode yang sama 2022, dengan total penjualan sebesar 10.524 unit di wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara.

“Honda Brio kembali mencatat penjualan tertinggi sebanyak 4.675 unit atau 44,42 persen dari total penjualan. Disusul Honda Brio Satya sebanyak 3.990 unit, dan Honda Brio RS sebesar 685 unit,” ungkapnya.

Produk SUV Honda juga menjadi salah satu pilihan dengan Honda HR-V yang menjadi produk favorit dengan penjualan sebanyak 2.162 unit. Disusul Honda WR-V terjual sebanyak 1.639 unit, dan Honda BR-V sebanyak 1.195 unit. Sedangkan, Honda CR-V terjual sebesar 356 unit.

Kemudian, Honda City Hatchback RS terjual sebanyak 285 unit. Honda Mobilio sebanyak 94 unit. Sementara, di segmen sedan, Honda Civic mencatat penjualan sebanyak 77 unit, Honda Accord sebanyak 27 unit, Honda City terjual 12 unit, dan Honda Civic Type R terjual 2 unit. (red)

SIG – PLN Kolaborasi Penggunaan Energi Bersih

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Dua perusahaan plat merah ini menjalin kerja sama dalam penggunaan energi bersih. PT PLN (Persero) dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) sepakat berkolaborasi mendorong penggunaan listrik berbasis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di area operasi SIG.

Kerja sama kedua BUMN ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (18/9). Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen PLN untuk bersinergi dengan SIG dalam hal penurunan emisi karbon dan pengembangan EBT dalam skala besar. Sinergitas tersebut berpadu dalam menciptakan ketersediaan energi ramah lingkungan bagi industri di tanah air.

“Saya mengapresiasi upaya Pak Donny Arsal dan tim SIG. Ini hanyalah langkah awal. Semoga sesudah tanda tangan MoU ini segera bisa kita mulai, dalam waktu 1 atau 2 bulan ini,” kata Darmawan Prasodjo. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama SIG, Donny Arsal mengapresiasi terlaksananya MoU antara kedua BUMN untuk menghadirkan energi bersih demi memenuhi kebutuhan SIG sebagai penyedia solusi bahan bangunan berkelanjutan yang terbesar di Indonesia.

“Kerja sama antara SIG dan PLN diharapkan meningkatkan porsi penggunaan EBT dan mendukung tercapainya target perusahaan dalam menurunkan intensitas emisi CO2 Scope 2 sebesar 24 persen di 2030 dari baseline 2019. Seperti tertuang dalam Sustainability Road Map SIG,” kata Donny Arsal.

Melalui MoU ini PLN siap memfasilitasi SIG menghadirkan industri hijau melalui sumber EBT dalam operasinya untuk memenuhi kebutuhan listrik di pabrik SIG dengan konsep keberlanjutan. “PLN memfasilitasi SIG untuk go green, agar ke depan porsi listrik SIG dari sumber yang ramah lingkungan dapat terus meningkat,” kata Darmawan.

Menurut Donny Arsal, PLN memiliki sumber daya yang kuat dalam investasi dan pengoperasian pembangkit listrik berbasis EBT. Disisi lain, SIG merupakan pengguna listrik berskala besar, dengan tingkat penggunaan energi listrik sekitar 2,9 Terrawatt hour (TWh) per tahun atau senilai Rp 2,9 Triliun/tahun untuk proses produksi semen.

“Mudah-mudahan kerja-sama ini bisa segera memberikan kontribusi positif untuk pengurangan emisi dan efek rumah kaca, serta memberikan support bagi program transisi energi Pemerintah,” kata Donny Arsal.

Saat ini SIG memiliki lahan berupa atap bangunan, lahan, dan kolam, yang berpotensi digunakan untuk implementasi panel surya hingga 572 MegaWatt peak (MWp), yang  541 MWp di antaranya adalah potensi di atas permukaan tanah (ground mounted) dan di atas permukaan air (floating) di 9 lokasi yaitu SIG Ghopo Tuban, PT Semen Gresik Pabrik Rembang, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Tuban, SBI Pabrik Narogong, SBI Pabrik Cilacap, SBI Pabrik Loknga, PT Semen Baturaja Tbk.

Pada tahap awal, rencana implementasi sebesar 5,4 MWp – 32 MWp per lokasi. Selebihnya akan dibangun proyek solar panel secara bertahap hingga tahun 2030. “Terima kasih Pak Darmawan Prasodjo dan tim PLN yang sudah menyediakan waktu dan approach tim bagi kita untuk berkolaborasi ke depan,” tambah Donny Arsal.

Sementara itu, Darmawan Prasodjo menambahkan dorongan penggunaan energi bersih bukan semata karena Indonesia harus mematuhi kesepakatan internasional untuk menekan emisi.

Tetapi sudah menjadi keharusan untuk menuju Net Zero Emission pada 2060. Hal ini pun selaras dengan komitmen transisi energi PLN yang dituangkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) hijau PLN.

“Dalam proses transisi energi, diperlukan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Sehingga, kolaborasi dengan berbagai stakeholder lokal maupun internasional perlu dijalin. Karena ini adalah proyek besar, perlu kolaborasi dari kebijakan, teknologi, inovasi hingga investasi,” pungkas Darmawan Prasodjo. (dra)

Diduga Ada ‘Jual Beli’ Lahan di Ronggowarsito Kembang Kuning, Tak Kapok Meski Terpampang Larangan Parkir

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tak kunjung kapok setelah dilakukan penindakan oleh Satlantas terkait parkir liar di tempat yang tidak semestinya. Banyak warga mengeluh parkir, kini ada dugaan jual beli lahan. Belum kelar, maraknya parkir liar di sepanjang Jalan Kembang Kuning, terutama depan Gang Ronggowarsito Surabaya yang belum ditindak oleh Dinas Perhubungan (Dishub).

Selain plang tanda dilarang parkir yang semula hilang diduga dibuang, telah di pasang kembali oleh Dishub. Kini muncul kembali masalah, di sekitar lokasi depan Gang Ronggowarsito yang diduga dijual belikan sebagai lahan parkir dan stand jualan.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan jika lahan sepanjang jalan tersebut ada yang di jual belikan. Salah satunya parkiran motor, bukan warga sekitar melainkan membeli dari oknum yang menjual lahan tersebut. Meskipun telah ditindak namun tetap melakukan parkir liar kembali.

“Parkir ini gak akan berhenti meskipun dilakukan penindakan mas, karena dia beli dari seorang yang menjual lahan tersebut,” katanya Selasa (19/9). Tidak hanya itu, stand yang berada di sekitar situ juga ada beberapa yang beli. Padahal jalan ini bukan milik pribadi melainkan milik pemkot.

 “Salah satu contohnya bakso itu dia beli stand disini mas,” ujarnya. Stand yang telah dibeli tersebut telah dijanjikan oleh oknum tersebut, jika ada penertiban tidak perlu khawatir. Karena sifatnya hanya formalitas selesai itu jualan serta parkir normal kembali.

Bahkan, banyak mobil yang di parkir di sepanjang jalan ini. Sehingga buat kemacetan kalau ada mobil yang berlawanan. “Ada oknum yang ngakunya bisa mengatasi semua itu. Makanya para pedagang mau beli lahan di pinggir jalan ini dan dijanjikan kalau diobrak sorenya bisa jual lagi,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, diduga parkir liar hingga membuat di sepanjang Jalan Kembang Kuning Surabaya macet pada jam jam sibuk. Ditambah lagi akses jalanan yang tidak terlalu lebar dan banyaknya mobil parkr.

Macetnya, ada dugaan terindikasi adanya jual beli lahan. Sehingga membuat parkiran sepanjang Jalan Kembang Kuning Surabaya terutama jalan sempit depan Gang Jalan Ronggowarsito. Disana macet ketika parkiran penuh.

Disekitar lokasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya sudah memasang rambu dilarang parkir. Namun, oleh pihak pengelola diduga dibuang untuk mengelabui para petugas. Disisi lain, Pemkot Surabaya pun telah menganjurkan jika ada tukang parkir ilegal untuk segera melaporkan dan segera ditindak.

Namun, di lapangan, dugaannya para petugas tidak berani menindak dan hanya sementara. Sorenya kembali lagi untuk lahan parkir ilegal. Saat dikonfirmasi, terkait parkir liar Camat Wonokromo Maria Agustin, mengatakan jika mereka tidak ada izin dengan pihak kecamatan.

“Saya tidak pernah izinkan mas. Silakan dilaporkan ke rekan dishub,” singkat Camat Wonokromo, Senin (18/9/2023). Di lokasi saat ini juga sudah terpasang rambu Dishub dilarang parkir. Bahkan, Satlantas Polrestabes Surabaya juga menindak kendaraan yang terparkir di lokasi tersebut.

Namun, setelah ada penindakan, lahan yang sudah terpasang larangan parkir tersebut masih digunakan untuk parkir kendaraan. Baik roda dua maupun roda empat usai petugas meninggalkan lokasi. (rid)

Presiden FDR Indonesia Sikapi Terbitnya Permen Kominfo Nomor 5 tahun 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Peraturan Menteri (Permen) Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2023 tentang Rencana Induk dan Ketentuan Teknis Operasional Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio untuk Keperluan Jasa Penyiaran Radio melalui Media Terestrial yang ditandatangani Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi tertanggal 9 Agustus 2023 dan diundangkan pada 24 Agustus 2023 mendapat tanggapan dari sejumlah tokoh radio tanah air.

Presiden Forum Diskusi Radio (FDR) Indonesia, Dr. Harliantara, M.Si. menyambut, positif perencanaan penggunaan spektrum frekuensi radio menggunakan standar teknologi analog berbasis amplitude modulation pada medium frequency yang disesuaikan dengan GE75, ITU–R Rules of Procedure, dan mengikuti perkembangan teknologi.

Pria yang akrab disapa Harley tersebut mengatakan, dunia penyiaran radio tidak perlu khawatir dengan lahirnya peraturan tersebut. Menurutnya, langkah pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan mengeluarkan Permen bertujuan untuk membenahi industri radio ke arah transformasi digital.

”Pada intinya pelaku penyiaran radio tidak perlu khawatir dengan adanya peraturan tersebut. Boleh jadi ini adalah langkah untuk menyelamatkan industri radio. Di era digital seperti saat ini, kita perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk dunia penyiaran radio yang saat ini secara perlahan namun pasti sudah bertransformasi ke arah digital,” kata pria yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr Soetomo Surabaya di Surabaya Selasa (19/9).

Dengan terbitnya Permen ini, Harley berharap Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat di dunia penyiaran radio selalu meng-up grade diri agar bisa beradaptasi dengan zaman. Mantan profesional pengelola di sejumlah radio di tanah air ini juga berpesan kepada para pemilik radio untuk mengubah mindset tentang pengelolaan radio masa depan ke arah konvergensi media.

”Pengelolaan radio harus berubah. Sekarang era new media dan konvergensi media. Radio juga harus beradaptasi jika ingin tetap eksis dalam percaturan dunia media massa,” tegas pria kelahiran Bandung ini.

Harley menambahkan, sistem simulcast menjadi keuntungan bagi radio karena masih bisa mengudara melalui Analog Terestrial dan Digital Terestrial (DAB+/DRM). Hal ini dikarenakan penyiaran radio analog tidak diberlakukan Analog Switch Off (ASO) atau mematikan siaran analog.

Sementara Pakar Teknologi Penyiaran Radio Indonedia, Agus F. I. Soetama, mengungkap bahwa tidak ada dampak teknis untuk existing/FM dari Digital Audio Broadcasting (DAB)+ karena DAB+ ada di band III VHF 174-240 MHz.

Selain itu juga tidak ada dampak teknis Digital Radio Mondiale (DRM) walaupun diplaning di band II VHF 88-108 MHz karena DRM ditumpangkan pada stasiun radio FM yang existing. ”Menurut saya tidak ada dampak bisnis terhadap radio FM terkait munculnya Permen ini karena DAB+ dan DRM butuh ekosistem atau investasi di receiver, transmitter dan bandwidth baru. Itu tidaklah mudah, stakeholder penyiaran radio perlu bersama membangunnya,” terang Agus.

Ia menambahkan, di sisi lain tidak ada keharusan radio existing/FM itu harus menghentikan siaran analognya dan berpindah ke DAB+ atau DRM. Namun radio existing/FM diperkenankan jika menginginkan siaran dengan menggunakan sistem simulcast.

Menurut Agus, informasi terbaru yang beredar menyebut jika Kementerian Komunikasi dan Informatika justru akan menguji coba siaran FM yang di-injected ke multipleksing/MUX TV Digital sebagai layanan tambahan

Kalau ini lebih mungkin diimplementasikan karena ekosistemnya banyak. Sekitar 30 juta unit STB sejauh ini sudah terpasang di indonesia. Jadi nanti akan saling melengkapi DAB+ dan DRM serta Radio MUX TV Digital.

‘’Kalau memang terjadi, saya memprediksi Radio MUX TV Digital merupakan langkah awal radio menuju digital  karena infrastrukturnya sudah tersedia,” pungkas Agus. (bw)

LPS Mulai Cairkan Tahap I Pembayaran Klaim Simpanan Nasabah BPR Karya Remaja Indramayu

0

Indramayu, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah tahap I Perumda BPR Karya Remaja Indramayu (BPR KRI), Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat/Jabar mulai Selasa (19/9).

Seperti diketahui, BPR KRI telah dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 12 September 2023 lalu. Sejak itu, LPS melakukan penyelesaian BPR KRI, yaitu melakukan verifikasi data simpanan nasabah untuk pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah dan likuidasi bank.

Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank LPS menjelaskan, Suwandi, mengatakan, pada tahap I ini, LPS melakukan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah sebesar Rp 82,77 miliar milik 23.362 nasabah yang dinyatakan layak dibayar.

Nasabah silakan mengecek informasi mengenai pembayaran klaim simpanan tahap I di website LPS (www.lps.go.id) atau di kantor cabang BPR KRI sesuai tempat pembukaan rekening simpanan tersebut.”

Proses verifikasi akan diselesaikan LPS secara bertahap paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha BPR KRI, yakni paling lambat tanggal 19 Januari 2024. Pelaksanaan pembayaran dilakukan LPS setelah menetapkan hasil verifikasi simpanan yang dilakukan secara bertahap tersebut.

Nasabah penyimpan yang telah ditetapkan statusnya sebagai simpanan layak bayar dijamin LPS dapat mengajukan pembayaran simpanannya melalui Bank Pembayar yang ditunjuk LPS yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) di wilayah Indramayu.

“Kami menghimbau agar nasabah tidak perlu tergesa-gesa dalam mencairkan dana simpanannya karena pembayaran klaim penjaminan simpanan masih akan dilayani hingga 5 tahun ke depan sejak bank dicabut izin usahanya yaitu 11 September 2028,” tambah Suwandi.

Nasabah yang simpanannya dinyatakan layak dibayar pada tahap I ini dapat menyiapkan dokumen persyaratan yang diperlukan, yaitu identitas diri dan bukti kepemilikan simpanan (buku tabungan atau bilyet deposito).

“Bagi nasabah yang belum masuk dalam pembayaran tahap I ini tidak perlu cemas. Kami mohon nasabah agar menunggu pengumuman pembayaran klaim penjaminan simpanan tahap berikutnya.

Tim LPS berkomitmen untuk terus bekerja menyelesaikan verifikasi data simpanan nasabah BPR KRI sehingga nasabah dapat menerima simpanannya kembali,” pungkas Suwandi. Nasabah diminta untuk tidak terpancing/terprovokasi oleh pihak-pihak yang mengaku dapat mengurus dan/atau mempercepat proses pembayaran klaim penjaminan simpanan tersebut di atas.

Sehingga penanganan klaim penjaminan simpanan dan likuidasi bank dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya. Proses pembayaran klaim penjaminan LPS tidak dipungut biaya atau gratis. (bw)

Dampak Kemarau, Enam Kecamatan di Banyuwangi Mulai Dilanda Kekeringan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Musim kemarau mulai memicu kekeringan di Kabupaten Banyuwangi. Sedikitnya, enam kecamatan di kabupaten ini mulai dilanda kekeringan. Kondisi ini dipicu fenomena El Nino yang memicu kemarau menjadi lebih kering.

Enam kecamatan yang dilanda kekeringan diantaranya, Bangorejo, Tegaldlimo, Wongsorejo, Glagah, Genteng dan Singojuruh. “Kami telah melakukan upaya penyaluran air bersih ke lokasi terdampak untuk mencukupi kebutuhan warga,” kata Sekretaris BPBD Banyuwangi, Mujito, Selasa (19/9/2023).

Kekeringan yang melanda enam kecamatan ini merupakan fenomena tahunan. Artinya, ketika musim kemarau, selalu terjadi kekeringan. Dari keenamnya, tiga diantaranya masuk kategori rawan kekeringan tingkat tinggi.

Diantaranya, Kecamatan Bangorejo, Tegaldlimo, dan Wongsorejo.  “Mudah-mudahan tidak ada lagi kecamatan yang mengalami kekeringan, karena memang yang paling krusial kekeringan berada di tiga kecamatan ini,” tegasnya.

Meski dilanda kekeringan, enam kecamatan tersebut masih kategori aman. Sebab, pemerintah daerah telah membangun sumur bor yang tersebar di wilayah rawan air. “Sumur bor telah masih dibangun pemerintah daerah. Sehingga air bersih di lapangan masih tercukupi. Lalu, ada suplai air bersih dari kami,” ujarnya.

Pihaknya berharap masyarakat bisa beradaptasi menghadapi musim kemarau ekstrim ini. Dimulai dari diri dan keluarga masing-masing. “Jadi, El Nino ini gejala alam. Harapannya, masyarakat dapat lebih efisien menggunakan air. Utamakan dulu untuk kebutuhan rumah tangga,” pintanya.

Selain kekeringan, musim kemarau memicu sejumlah kebakaran lahan di Banyuwangi. Hampir setiap hari muncul kejadian kebakaran lahan akibat kemarau. Kondisi ini terjadi akibat tingginya suhu panas yang memicu titik api di lahan kosong. (udi)

Dipertanyakan, Izin Kapal Ikan Karam di Grajagan yang Menewaskan 7 Nelayan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Tragedi karamnya kapal ikan Mekar Jaya di Perairan Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, pekan lalu, berbuntut. Izin kapal milik pengusaha di Grajagan ini mulai dipertanyakan. Dikhawatirkan, kapal tersebut belum mengantongi izin. Apalagi, saat kejadian para korban tidak menggunakan jaket pengaman atau pelampung.

Tragedi yang menewaskan 7 orang ini diharapkan menjadi pembelajaran. Artinya, keselamatan berlayar harus diperhatikan. Pun dengan administrasi perizinan kapal ketika berangkat melaut.

“Informasinya, kapal karam di Grajagan yang menewaskan 7 orang itu izinnya masih dalam proses. Sesuai aturan, setiap kapal yang berlayar harus mengantongi izin administrasi. Kami mendorong jajaran Satpolair Polresta Banyuwangi menyelidiki informasi ini,” kata aktivis sosial yang juga Ketua LSM “Sorod”, H. Iphong Mawardi, Selasa (19/9/2023) siang.

Mengacu pada Undang-Undang Perikanan No.45 Tahun 2009, setiap orang yang memiliki atau mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendera Indonesia yang digunakan menangkap ikan di perairan Indonesia wajib memiliki Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI). Aturan ini diatur dalam pasal 27 ayat (1) dan pasal 28 ayat (1).

“Jika tidak mengantongi izin, ada aturan pidana maupun denda hingga Rp2 miliar,” tegas Iphong. Kecelakaan kapal ikan di Grajagan ini juga memantik keprihatinan asosiasi nelayan yang tergabung dalam Gerakan Ingat Selamat Layar Indonesia (GISLI) Banyuwangi.

Organisasi ini berharap kecelakan para nelayan tidak terjadi lagi. Caranya, dengan melengkapi standar keselamatan ketika berlayar. “Kami mengakui kesadaran keselamatan berlayar di kalangan nelayan masih kurang. Inilah tujuan kami untuk menggerakkan pentingnya standar keselamatan nelayan ketika melaut,” kata Ketua DPC GISLI Banyuwangi, Sihat.

Selain standar keselamatan, pihaknya sepakat setiap kapal yang berlayar harus melengkapi perizinan. Sehingga, jika terjadi insiden di laut ada proses administrasi yang bisa diurus. “ Misalnya, nelayan yang menjadi korban bisa mendapatkan asuransi,” tegas tokoh nelayan Muncar, Banyuwangi ini.

Diberitakan sebelumnya, sebuah kapal ikan karam setelah diterjang ombak di perairan Plawangan, Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Rabu (6/9/2023) lalu. Kapal ini membawa  27 anak buah kapal (ABK). Dari jumlah ini, 7 diantaranya ditemukan tewas.

Saat kejadian, sekitar pukul 00.00 WIB, kapal hendak merapat ke dermaga Grajagan usai berburu ikan. Nahas, ketika melaju di perairan Plawangan, ombak besar menerjang. Akibatnya, kapal tak terkendali, lalu karam. Kondisi kapal rusak parah. (udi)

Poltekpel Surabaya Luluskan 243 Perwira Transportasi Laut Angkatan 49

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya meluluskan sebanyak 243 Perwira Transportasi Laut Angkatan ke-49 Tahun 2023. Prosesi upacara wisuda dilakukan di lapangan upacara Poltekpel Surabaya, Senin (18/9/2023).

Upacara Wisuda Perwira Transportasi Laut ke-49 Tahun 2023 Poltekpel Surabaya ini dipimpin Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Djoko Sasono. Dalam sambutannya, Djoko meminta para lulusan Perwira Transportasi Laut untuk berkomitmen menjaga lingkungan laut, serta mengurangi dampak negatif dan mendukung pelayaran yang berkelanjutan dengan memprioritaskan praktik ramah lingkungan.

“Kami harapkan para lulusan Perwira Transportasi Laut menjadi teladan dan menciptakan perubahan positif dalam industri maritim,” ujarnya. Sesuai dengan tema yang diusung pada wisuda kali ini. Yaitu “The Competent Indonesian Seafarers are Committed to Protecting the Marine Environment and Sustainable Shipping towards Developed Indonesia, Djoko menyampaikan, dibutuhkan tekad, dedikasi dan peran besar para lulusan perguruan tinggi matra laut di lingkungan BPSDMP dalam menjaga lingkungan laut dan mengembangkan sektor maritim Indonesia.

“Ini adalah tanggung jawab yang besar, kalian akan menjadi tulang punggung dalam industri maritim yang semakin maju dan jadilah pahlawan lingkungan yang menjaga lingkungan laut,” katanya. Menurut Djoko, dengan pengetahuan, keterampilan dan kompetensi yang didapat selama menjalani pendidikan di Poltekpel Surabaya, para lulusan diharapkan mampu mendedikasikan diri sepenuhnya untuk memajukan industri maritim Indonesia.

“Kalian harus menjadi pelaut yang mengutamakan praktik ramah lingkungan dalam segala aspek pekerjaan, dan secara aktif berkontribusi untuk melindungi laut. Sambutlah tantangan dan siap memimpin Indonesia menuju pelayaran yang berkelanjutan,” harapnya.

Djoko menjelaskan, saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh di atas lima persen dan diperkirakan Indonesia pada 2045 mendatang akan menjadi empat raksasa ekonomi dunia bersama dengan China, Amerika dan India.

“Pertumbuhan ekonomi ini identik dengan kegiatan investasi dan ekspor. Di mana, salah satu unsur penting dalam kegiatan ekspor adalah transportasi. Artinya, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kita mengandalkan pelaut-pelaut yang hebat dengan cara bekerja keras dan beyond your limit,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Poltekpel Surabaya, Heru Widada, dalam laporannya menyampaikan Perwira Transportasi Laut angkatan 49 tahun 2023 yang diwisuda kali ini sebanyak 243 orang.

Mereka adalah lulusan Sarjana Terapan yang terdiri dari Teknologi Rekayasa Operasi Kapal sebanyak 43 orang, Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal sebanyak 36 orang, Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal sebanyak 27 orang, dan Transportasi Laut sebanyak 86 orang.

Sedangkan, untuk lulusan Diploma III terdiri dari Program Nautika sebanyak 10 orang, Teknika sebanyak 24 orang, dan Elektro Pelayaran sebanyak 17 orang. Heru menyampaikan kepada para lulusan, bahwa saat ini bukan hanya menerima gelar sebagai bukti pencapaian akademis, namun juga sebagai tonggak awal perjalanan menuju kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

“Kalian adalah generasi yang memiliki kesempatan untuk membentuk masa depan maritim Indonesia yang lebih baik, lebih berkelanjutan, dan lebih maju. Jadilah pahlawan lingkungan yang menjaga laut kita, sumber kehidupan yang tak ternilai harganya,” pungkasnya. (red)