PENS dan APTV Dukung Ekosistem Kekayaan Intelektual di Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perguruan tinggi vokasi diharapkan mampu mendukung tercapainya hilirisasi hasil penelitian sekaligus meningkatkan hak kekayaan intelektual (HKI) melalui paten hasil penelitian.

Hal itu disampaikan Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi (APTV) Direktorat Jenderal Vokasi Kemendikbudristek, Dr Benny Bandanadjaja ST MT, dalam Seminar Penguatan Komersialisasi Produk Hasil Penelitian Tahun 2023 yang digelar di Ballroom Sheraton Hotel Surabaya, Senin (18/9/2023).

Menurut Benny, para peneliti ini memerlukan banyak dukungan di luar penghargaan yang hanya diberikan saat mereka menghasilkan produk. Sejatinya, potensi ekonomi dari produk vokasi sangat tinggi, misalnya lewat pendaftaran paten produk.

“Kita ingin memberi penghargaan lebih kepada para peneliti di Indonesia, khususnya vokasi, mengingat mereka sudah menghasilkan produk. Ketika sudah dikomersialisasikan, maka ke depan yang bersangkutan akan menerima royalti. Peneliti akan mendapat pasif income. Dan, ini yang sedang kita upayakan,” ujar Benny.

Sementara itu, Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Aliridho Barakbah, mengatakan bahwa kampus memiliki banyak peluang dalam mengembangkan riset sekaligus meningkatkan jejaring dengan mitra DUDI.

“Kami pun berupaya menciptakan ekosistem penelitian yang baik dengan bekerjasama dengan Kemenkumham untuk menjaga kekayaan intelektual di dalam penelitian tersebut, dan juga dengan pihak yang membutuhkan, yaitu masyarakat hingga industri,” ungkap Aliridho.

Diketahui, APTV Dirjen Vokasi Kemendikbudristek sebelumnya juga sudah mengupayakan sejumlah seri Bimtek terkait penyusunan dokumen dan proposal hingga pengajuan HKI yang bekerjasama dengan Kemenkumham.

Dirjen Vokasi juga memberikan penghargaan kepada dosen-dosen yang berhasil lolos patennya, terutama jika produknya telah dikomersialisasikan, dan peneliti juga akan menerima sejumlah insentif. (red)

Cak Imin Orasi Ilmiah dan Motivasi di Hadapan Wisudawan Unesa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dr (HC) H Abdul Muhaimin Iskandar MSi, memberikan orasi ilmiah di hadapan 2.088 wisudawan dalam gelaran wisuda ke-107 Jenjang Ahli Madya, Sarjana, Magister dan Doktor, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Graha Unesa, Senin (18/9/2023).

Pada kesempatan itu, Cak Imin, sapaan akrabnya, memotivasi para wisudawan Unesa agar tidak berhenti belajar dan terus memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat, bangsa dan negara. Lulusan sekarang, diakuinya telah melewati berbagai masa sulit sebagai bagian dari proses pematangan kompetensi.

Masa sulit itu telah melahirkan sebuah generasi yang mendorong kemajuan dan transformasi. “Masa sulit pandemi, telah mendidik dan mengajarkan generasi dengan kompetensi digital. Di sisi lain, masa sulit ini membuat kita terus peduli terhadap lingkungan hidup dan keadaan kelanjutan bangsa ini,” ujarnya.

Menurut Cak Imin, masa sulit juga mengajarkan peran penting sains dan teknologi serta kaidah ilmiah dalam mengatasi persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kesulitan pula yang mendorong masyarakat dan bangsa untuk terus menumbuhkan sense of crisis, urgensi to solve the crisis. Sehingga, semuanya bisa menjawab persoalan, baik skala personal, nasional maupun global.

“Berbagai masa sulit dan proses itulah yang perlu disyukuri. Sehingga, wisudawan kali ini istimewa dan ini tentu potensi agar kemajuan, keberlanjutan dan kepekaan serta kemampuan kita to solve the problem dalam persoalan bangsa dan dunia. Ini bisa menjadi modal bagi seluruh wisudawan dan bangsa kita pada umumnya,” katanya.

Cak Imin juga memaparkan sejumlah tantangan konteks global yang dihadapi lulusan perguruan tinggi saat ini, seperti krisis pangan, krisis energi dan krisis finansial. Akibat perang dan keterpurukan ekonomi dunia berdampak langsung pada kehidupan dan menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Tantangan lain, seperti disrupsi zaman, dekadensi moral, kesehatan mental, hingga keadaan yang tidak berkeadilan, membutuhkan kesungguhan dan keseriusan untuk tidak lelah dalam melakukan perbaikan dalam penyempurnaan pembangunan nasional sehingga kehidupan Indonesia terus maju dan tumbuh.

“Karenanya, kita harus selalu memberikan solusi dan kita yakin Unesa beserta sivitas akademika dan lulusannya melalui tradisi akademik dan inovasi sistem pendidikannya yang kuat adalah bagian dari upaya untuk terus mengawal kualitas pendidikan sesuai tantangan zaman,” ungkapnya.

Semua pihak, termasuk Unesa harus terus melahirkan pendidikan yang maju dan merata yang mendorong terbentuknya manusia unggul dan berdaya secara lahir maupun batin. Pendidikan yang unggul untuk melahirkan masyarakat yang madani, yaitu masyarakat yang mampu menjadi bangsa yang berorientasi pada keadilan, kebinekaan dan persatuan.

“Kami harapkan lulusan memiliki profil itu, yang memiliki kesadaran untuk membentuk masyarakat. Melahirkan dan membangun masyarakat madani yang akan membawa bangsa yang berkeadilan dan berkelanjutan. Ini kita wujudkan lewat transformasi mensuskeskan pendidikan dari masa usia dini, ibu-ibu hingga lansia,” pungkas Cak Imin. (red)

Cegah Golput, UM Surabaya Ciptakan Game ‘The President’

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 dan untuk mencegah terjadinya golput, terutama di kalangan pemilih pemula, Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya menciptakan The President.

The President merupakan game edukasi sekaligus sosialiasi pemilu bagi para pemilih pemula agar mengetahui gambaran, rekam jejak, hingga integritas dari figur tiga Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia.

Sebagai upaya perguruan tinggi dalam memberikan edukasi menjelang Pilpres 2024, UM Surabaya menciptakan Game edukasi The President. Game edukasi ini dimainkan langsung 2.014 mahasiswa baru (maba) UM Surabaya di halaman kampus setempat.

Rektor UM Surabaya, Sukadiono, mengatakan edukasi semacam ini sangat penting. Apalagi, mereka merupakan pemilih pemula, di mana memiliki proporsi terbesar pada pesta demokrasi 2024 mendatang.

Melalui Game The President tersebut, Suko berharap para mahasiswa akan mendapatkan gambaran sekaligus sebagai sosialisasi tentang pemilu. Terutama dalam menciptakan kondisi yang aman dan jujur.

“Terutama dalam menciptakan kondisi yang aman, bebas, rahasia, jujur dan adil, mengingat mereka akan menggunakan hak pilih untuk pertama kalinya,” kata Suko, panggilan akrab Sukadiono saat membuka Mastama, Ordik, Expo (MOX) di kampus UM Surabaya, Senin (18/9/2023).

Ia pesan, mahasiswa harus pandai menangkal berita hoax yang dapat menimbulkan keresahan sekaligus mencegah politisasi SARA yang dapat menimbulkan provokasi di tengah masyarakat.

Selain itu, mereka juga harus pandai men-tracking rekam jejak peserta pemilu, baik partai maupun calon legislatif, calon presiden dan wapres. Hal itu berkaitan dengan integritas sehingga bisa menguatkan demokrasi di Indonesia.

“Penyakit demokrasi yang harus dihindari juga intervensi politik uang. Selain menghasilkan manajemen pemerintahan yang korup, politik uang juga dapat merusak paradigma bangsa,” ungkapnya.

The President bisa dimainkan oleh siapa saja dan bisa menjadi edukasi bagi para pemilih pemula. Sehingga, bisa menghasilkan pemimpin yang aspiratif, berkualitas dan bertanggung jawab.

Untuk memainkan game yang diluncurkan UM Surabaya itu, pertama mahasiswa memilih figur tiga calon presiden yang terdiri dari Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Setelah memilih salah satu calon, mahasiswa akan melakukan petualangan, dalam petualangan itu mahasiswa akan mendapatkan tantangan dan reward. Di situ, jika capres terkena rintangan, kekuatannya akan hilang satu. Sebaliknya, jika mendapatkan reward, kekuatannya bertambah satu.

Salah satu mahasiswa baru UM Surabaya, Bunga Izza Alhasani, mengatakan sebagai pemilih pemula, ia merasa terbantu dan mengetahui gambaran sosok dan figur tiga capres kontestan Pilpres 2024 mendatang.

“Di dalam game ini, ada keadilan, kejujuran, politik dinasti, korupsi, hingga integritas dari ketiga capres. Sehingga, kita jadi tahu gambaran dari masing-masing calon pemimpin, sekaligus bisa mencegah golput bagi kami mahasiswa baru sebagai pemilih pemula,” terang Bunga, yang juga mahasiswa Ilmu Psikologi UM Surabaya.

Pada Game The President juga mengangkat isu-isu penting, seperti isu lumbung pangan, money politic, diskriminasi, politik dinasti, korupsi, ujaran kebencian, diskriminasi, kesehatan dan lingkungan. (red)

Perdana, Unesa Kukuhkan Mahasiswa Program RPL Desa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengukuhkan 2.088 wisudawan, dan secara perdana juga meluluskan mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa. Rektor Unesa, Prof Nurhasan, mengatakan gelaran wisuda ke-107 ini merupakan wisuda dan lulusan perdana bagi program RPL Desa atas kerja sama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Unesa, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

Program RPL Desa ini diikuti para perangkat dan penggerak Desa se-Bojonegoro. Harapannya, bisa meningkatkan kualifikasi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa sebagai lokomotif transformasi menuju desa maju dan mandiri.

“Mereka yang ikut RPL Desa ini paling tidak harus punya pengalaman kerja minimal 5 tahun di desanya dan harus memenuhi syarat lainnya. Ini program khusus, tetapi gelarnya sama dengan reguler,” kata Prof Nurhasan usai prosesi wisuda ke-107 jenjang Ahli Madya, Sarjana, Magister, dan Doktor di Graha Unesa, Senin (18/9/2023).

Kepala Pusat RPL, Awang Dharmawan, menjelaskan jika lulusan perdana RPL Desa ada sebanyak 585 orang. Kemudian, delapan orang lainnya akan ikut wisuda pada periode berikutnya. Pihaknya menargetkan, 591 mahasiswa RPL ikut wisuda tahun ini.

Menurut Awang, melanjutkan RPL Bojonegoro, saat ini sudah berjalan RPL dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang diikuti 490 mahasiswa dari kalangan pejabat perangkat daerah. Seperti kepala bidang, kepala seksi, staf, dan guru-guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Ada yang kuliah sarjana dan rata-rata kuliah magister.

“Ada kabid, kasi, dan lain-lain serta sekitar 200 guru PAUD kita sudah menerima dan sudah berjalan.  Mereka yang S1 targetnya selesai 4 semester dan yang Magister selesai 2 semester. Program ini kami rancang dengan konsep project base learning,” jelas Awang.

Ia menambahkan, Unesa juga menjalankan RPL dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan yang diikuti 128 mahasiswa dari kalangan pejabat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Magetan.

Awang percaya, RPL Magetan menjadi sinergi bagus dan berkelanjutan, karena melalui banyak proses dan konsep excellent yang disinergikan dengan kebutuhan birokrasi setempat. Kabupaten lain juga siap bersinergi untuk RPL seperti Madiun, Nganjuk dan Gresik hingga Wakatobi.

‘’Pemkabnya sudah ada pembicaraan terkait kesiapan implementasi RPL sesuai kebutuhan daerahnya masing-masing. Semangat kami fokus ke peningkatan mutu SDM daerah dan desa,” pungkasnya. (red)

Merapat ke Prabowo, Demokrat Banyuwangi : Kita Ikut Perintah Partai

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) –  Partai Demokrat akhirnya merapat ke kubu Prabowo. Berlabuhnya Demokrat ke kubu Prabowo ini mengakhiri drama koalisi setelah pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar melakukan deklarasi.

Kabar merapatnya partai berlambang Mercy itu dibenarkan Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto. Michael mengaku sudah mengetahuinya dan secara resmi dukungan ke Prabowo akan diumumkan, Kamis (21/9/2023) besok.

“Sudah punya gambaran, kita merapat ke Prabowo, seperti yang ramai diberitakan. Perintah khusus belum, resminya nanti tanggal 21 September,” katanya, Senin (18/9/2023).

Setelah Demokrat memutuskan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, pihaknya mengaku telah pasrah untuk berlabuh ke mana. Baik ke kubu Prabowo maupun koalisi Ganjar Pranowo.

“Ke Ganjar, ke Prabowo, semua siap. Apapun keputusan partai merapat kemana, Banyuwangi siap mengawal. Saya bilang ketika kemanapun sama, Banyuwangi tinggal perintah saja,” tegasnya.

Michael menegaskan, Demokrat kali ini tidak berambisi mengejar Cawapres. Soal cawapres yang dipilih nantinya, Demokrat akan menerima. “Karena kita koalisi, kita tidak berambisi jadi wapres. Tergantung dari presiden nanti. Kami siap, baik wapres maupun tidak,” tambahnya.

Saat ini, kata dia, Demokrat telah memutuskan berkoalisi dengan Prabowo. Namun secara resmi akan diumumkan tiga hari mendatang. “Kita mengikuti perintah saja, yang jelas Banyuwangi siap memenangkan Prabowo,” tegasnya. (udi)

Parkir Liar di Sepanjang Jalan Kembang Kuning Bikin Macet pada Jam Sibuk

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Diduga parkir liar hingga membuat di sepanjang Jalan Kembang Kuning Surabaya macet pada jam-jam sibuk. Ditambah lagi akses jalanan yang tidak terlalu lebar dan banyaknya mobil parkir.

Macetnya, dugaan terindikasi adanya jual beli lahan sehingga membuat parkiran sepanjang Jalan Kembang Kuning Surabaya terutama jalan sempit depan gang Jalan Ronggowarsito. Disana macet ketika parkiran penuh.

Disekitar lokasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya sudah memasang rambu dilarang parkir. Namun, oleh pihak pengelola diduga dibuang untuk mengelabui para petugas. Disisi lain, Pemkot Surabaya pun telah menganjurkan jika ada tukang parkir ilegal untuk segera melaporkan dan segera ditindak.

Namun di lapangan, dugaannya para petugas tidak berani menindak dan hanya sementara, sorenya kembali lagi untuk lahan parkir ilegal. Saat dikonfirmasi, terkait parkir liar Camat Wonokromo, Maria Agustin, mengatakan jika akan melaporkan aduan masyarakat itu ke Dishub.

“Saya sudah teruskan ke Dishub laporan dari masyarakat terkait parkir liar tersebut,” singkat Camat Wonokromo, Senin (18/9/2023). Sementara, ketika dikonfirmasi melalui ponsel, Tundjung Iswandaru Kepala Dishub Kota Surabaya belum menjawab. (rid)

Inovatif….., Warga Pesisir Mandar Banyuwangi Ubah Muara Kumuh Jadi Destinasi Ikan Bakar 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Warga pesisir Mandar, Banyuwangi benar-benar kreatif. Mereka berhasil menyulap muara yang kumuh menjadi pasar ikan bakar. Kawasan yang dikenal dengan plengsengan Pantai Boom ini kini menjadi salah satu destinasi kuliner unggulan di Banyuwangi.

Menyulap kawasan kumuh sampah menjadi destinasi wisata bukan proses mudah. Butuh perjuangan panjang. Berawal dari keprihatinan para pemuda setempat, terbentuklah kelompok peduli sampah.

Awalnya, kita prihatin. Tahun 2017,  Kampung Mandar dinyatakan sebagai kampung terkumuh. ‘’Akhirnya, kita secara sukarela membersihkan sampah di muara dengan alat seadanya. Kita pakai jaring tangan,” kata Ketua Kelompok Pengolahan dan Pemasaran (Poklahsar) Ikan Putri Mandar, Hilmansyah Anwar, Senin (18/9/2023) siang.

Perjuangan Poklahsar ini membuahkan hasil. Kawasan ini disulap menjadi kampung yang bersih. Akhirnya, tahun 2021, kawasan ini dibuka menjadi fish market. Pengelolaannya dibuat bersama warga setempat.

Perjuangan ini kembali membuahkan hasil. Salah satu BUMN memberikan CSR hingga Rp300 juta. Dana ini digunakan untuk menambah berbagai fasilitas pasar ikan. Salah satunya, membuat perahu sampah untuk memudahkan aksi bersih-bersih muara.

“Perahu sampah ini kami buat sendiri. Nilainya Rp 19 juta. Ini sangat membantu untuk membersihkan sampah muara,” jelas pria asli Kampung Mandar ini. Perahu sampah ini digerakkan dengan mesin tempel. Bahannya terbuat dari fiber.

Konstruksinya mengadopsi kapal model katamaran berukuran 2×5 meter. Kapal ini berlubang di tengahnya. Lubang ini dipasangi jaring yang berfungsi menarik sampah.

Dengan perahu ini, proses pembersihan sampah bisa lebih cepat. Hasilnya lebih banyak. Jika dengan jaring manual, sehari hanya satu gerobak. Ketika menggunakan perahu mesin, dalam sehari bisa menghasilkan 1 kuintal sampah. Seluruhnya diperoleh dari perairan muara sepanjang 800 meter.

Sepanjang muara inilah yang kini menjadi destinasi kuliner ikan bakar. “Aksi pembersihan sampah dengan perahu mesin ini juga melibatkan Kelompok Usaha Bersama Nelayan,” jelasnya.

Aksi membersihkan sampah dengan perahu mesin ini dilakukan setiap hari. Biasanya mengikuti pasang surut air. Sampah yang menumpuk di muara ini merupakan kiriman dari tiga sungai yang mengalir dari lereng Gunung Ijen.

Selain membersihkan muara, aksi bersih sampah ini sangat membantu nelayan. Sampah yang tidak lagi menumpuk di muara membuat lalu lintas perahu nelayan menjadi lancar. “Kalau dahulu mesin perahu bisa 3 kali mati ketika keluar masuk muara akibat tersangkut sampah. Sekarang lancar karena tidak ada lagi sampah,” tutupnya. (udi)

Kerjasama dengan Norwegia, TPS Berkapasitas 84 Ton/Hari di Banyuwangi Beroperasi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) –  Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) di Desa Balak, Kecamatan Songgon, Banyuwangi mulai beroperasi. TPS ini mampu menampung dan mengelola 84 ton sampah per hari. Teknologinya bekerjasama dengan Norwegia.

TPS ini merupakan pengolahan sampah  berkelanjutan dalam mendukung program   Banyuwangi Hijau. “Dengan TPS ini, kebocoran sampah ke lingkungan dapat dicegah melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (16/9/2023).

Pembangunan TPS Balak berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektar yang didanai APBd Banyuwangi. Fasilitas ini akan menampung kiriman sampah dari 6 kecamatan di sekitarnya. Total warga yang menggunakan TPS ini mencapai 250.000 penduduk, tersebar di 55.491 rumah.

TPS Balak dilengkapi dengan teknologi pengolahan sampah modern. Diantaranya,  conveyor belt, baler, peralatan komposting hingga kendaraan pengangkut sampah. TPS Balak juga dilengkapi pengolahan sampah organik dan non-organik yang sebagian besar berasal dari rumah tangga.

Targetnya, TPS ini mampu menampung tenaga kerja hingga 200 orang. “Saya berharap fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat pengolahan sampah, namun menjadi pusat edukasi dan inspirasi bagi masyarakat,” tegas Ipuk.

Pengelolaan TPS Balak bekerjasama dengan lembaga swadaya yang didanai Norwegia dan Australia. Kerjasama antara Banyuwangi dan Norwegia ini merupakan perluasan jangkauan dari pengelolaan sampah di Muncar sejak tahun 2018.

Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger Griverin berharap TPS ini tak hanya untuk pengelolaan sampah. Namun  memberikan dorongan bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan “Kita tidak bisa hanya bereaksi, namun juga beraksi. Kerjasama di daerah adalah kunci untuk mengatasi permasalahan sampah,” tegasnya. (udi)

Hunian Premium di Surabaya Timur Didesain Mirip Resort Hotel Bintang Lima

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pesatnya perkembangan infrastruktur saat ini, terutama di kawasan Surabaya Timur mendorong sejumlah developer atau pengembang untuk menghadirkan produk properti. Seperti, hunian, komersial, hingga perkantoran.

Salah satunya, yang dilakukan PT Taman Timur Regensi yang kembali menghadirkan hunian berkonsep kontemporer minimalis menyerupai resort hotel bintang lima. Hunian yang berada di komplek Grand Eastern New Cluster Eastern Hill Residence di kawasan Surabaya Timur ini terutama untuk menyasar kaum milenial.

Direksi Grand Eastern Residence, Johan Prajitno, mengatakan kawasan Surabaya Timur dipilih seiring dengan berkembangnya pembangunan berbagai infrastruktur publik pendukung, seperti akses jalan tol, yakni Jalan Lingkar Dalam Timur atau Middle East Ring Road (MERR) maupun Jalan Lingkar Luar Timur atau Outer East Ring Road (OERR).

“Pengembangan Eastern Hill Residence ini, selain menyusul kesuksesan proyek tahap satu yang sudah sold out hanya dalam hitungan 5 jam, juga sebagai langkah ekspansi strategis untuk terus memperkuat pasar properti di Surabaya,” kata Johan, melalui keterangannya, Minggu (17/9/2023).

Menurut Johan, infrastruktur di kawasan Surabaya Timur yang maju mendorong masyarakat, khususnya kaum milenial melirik hunian premium Eastern Hill Residence. Eastern Hill Residence didesain dengan konsep mewah namun dengan ukuran yang compact sesuai gaya hidup milenial dan Gen-Z.

Terutama mereka yang menginginkan prestisius dan fasilitas lengkap yang private serta didukung banyaknya kawasan hijau. “Melalui proyek Eastern Hill Residence ini, diharapkan bisa menjadi solusi kebutuhan masyarakat khususnya kaum milenial pada sebuah kawasan hunian yang nyaman dan memiliki fasilitas lengkap untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, bekerja maupun beraktivitas,” ungkapnya.

Johan menjelaskan, Eastern Hill Residence berada di kawasan yang dekat dengan berbagai fasilitas publik serta akses jalan tol yang menghubungkan Surabaya dan Sidoarjo. Selain itu, kawasan Surabaya Timur merupakan kawasan yang berkembang pesat seiring pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas publik.

Sehingga, menjadi magnet bagi banyak konsumen dan investor properti, khususnya yang menginginkan produk-produk properti dengan harga lebih terjangkau. Meski belum diluncurkan, Eastern Hill Residence sudah menyelesaikan legalitas hingga tahap split dan IMB ready untuk 280 unit rumah dan ruko yang siap dipasarkan.

”Kami optimistis, Eastern Hill Residence juga akan sukses dan menjadi solusi kebutuhan masyarakat terhadap kawasan hunian yang ideal,” terangnya. Rencananya, akses baru pembangunan Surabaya Eastern Ring Road (SERR) tersebut akan melengkapi Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT), serta ada Jalan OERR yang merupakan salah satu rencana pembangunan infrastruktur yang akan melewati enam Kecamatan di kawasan Surabaya Timur, dan berhubungan langsung dengan Kota Sidoarjo.

“Kawasan simpang lima Keputih, termasuk Keputih Tegal dalam waktu dekat akan diperbaiki. Sehingga, bisa mengurangi kepadatan arus lalu lintas, dan ini sangat menguntungkan bagi penghuni di kawasan Grand Eastern ke depannya,” pungkasnya. (red)

Underwater Drone Berbasis Android dan AUV Karya Mahasiswa Vokasi Unair

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Mahasiswa Vokasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menciptakan drone underwater (bawah laut) yang dikendalikan dari jarak jauh berbasis android dan autonomous underwater vehicle (AUV).

Tim itu diketuai Sekar Marta Pharmaningtyas, dan beranggotakan Sujatmiko dan Al A’raafat Jaya Putra. Ketiganya berasal dari prodi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol, Fakultas Vokasi Unair.

Ketiga mahasiswa tersebut mengusung projek berjudul DRABALA: Underwater Drone Kendali Jarak Jauh dengan Aplikasi Berbasis Android Guna Membantu Penelitian Biota Bawah Laut.

Sekar menjelaskan, Drabala dirancang menggunakan konsep hybrid aplikasi berbasis android dan Autonomous Underwater Vehicle (AUV). Fungsinya, untuk memantau dan meneliti biodiversitas sumber daya laut.

Bedanya dengan drone lainnya, alat ini mampu menayangkan informasi visual keadaan bawah laut yang dapat dipantau secara realtime melalui aplikasi android berbentuk telemetri.

“Meliputi kecepatan drone, arah perjalanan drone, waktu drone menyelam, dan kedalaman drone saat menyelam,” ujar Sekar melalui keterangannya di Surabaya, Minggu (17/9/2023).

Menurut Sekar, alat ini mampu mengambil sampel untuk penilaian kondisi terumbu karang dengan metode Underwater Photo Transect (UPT). Tujuannya, untuk mengetahui presentase karang hidup, karang mati, atau komponen abiotik lain di suatu tempat penelitian.

Pembuatan prototipe ini diharapkan menjadi salah satu kontribusi dalam penanganan masalah SDGs yang tercantum pada poin ke-14, yang dapat memantau keadaan ekosistem dan biota laut.

“Sehingga, kita dapat mengkonservasi lautan, atau setidaknya 10 persen kawasan laut dan pesisir sesuai dengan hukum nasional dan internasional,” katanya. Sekar berharap, projek ini dapat berjalan lancar dan berhasil mencapai tujuan.

Serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Sebagai informasi, Unair terus mendoron mahasiswanya untuk berinovasi. Hasilnya, 45 kelompok berhasil mendapatkan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2023.

Salah satu kelompok itu yakni kelompok PKM-KC (Karsa Cipta) yang diketuai Sekar. (red)