Atraksi Reog Warnai Upacara Hari Perhubungan di Gresik

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Upacara Hari Perhubungan Nasional di Gresik berlangsung khidmat. Kegiatan upacara ini merupakan puncak acara dari serangkaian pelaksanaan hari perhubungan di Kota Pudak.

Uniknya, setelah upacara langsung digelar atraksi atau penampilan kesenian Reog Ponorogo. Penampilan reog ini tampak memukau para peserta upacara dan segenap undangan.

Turut menyaksikan pagelaran reog ini Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, selaku Inspektur Upacara, Hotman Siagian Kepala Kantor Kesyahbahdaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), General Manager Pelindo Multi Terminal Gresik.

Dan para peserta upacara juga turut menyaksikan dari kejauhan mengingat lapangan upacara harus dikosongkan untuk atraksi Reog ini. Ketua Panitia Hari Perhubungan Gresik Capt. Mochamad Firmawan mengatakan dengan menghadirkan kesenian Reog ini jajaran perhubungan turut menguri-uri atau melestarikan budaya leluhur bangsa.

“Kesenian Reog ini merupakan penutup dari serangkaian hari perhubungan di Gresik. Dan kami ingin turut melestarikan budaya milik bangsa ini,” kata Capt. M. Firmawan yang juga sebagai Kepala Seksi Lala, Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan kantor KSOP usai upacara di dermaga umum Pelindo Gresik, Minggu (17/9).

Adapun kesenian reog yang didatangkan ini berasal dari Segunting Gending Gresik dengan nama grup ‘Pudak Arum’. Personal reog terdiri dari 32 orang termasuk dua Pembarong dengan Koordinator Sunaryo.

Sementara itu, Bupati Gresik dalam menyampaikan amanat upacara menekankan pada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan selaku regulator agar dapat bekerja sama, berkolaborasi dan bersinergi secara optimal dengan para operator, stakeholder dan mitra kerja serta pemerintah daerah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ( pakai kopyah hitam) berfoto bersama dengan stakeholder undangan upacara Hari Perhubungan. (foto/dra)

“Kerja bersama sangat dibutuhkan untuk mendorong pemanfaatan secara optimal infrastruktur transportasi yang telah dibangun,” tandas Bupati Gresik membacakan sambutan Menteri Perhubungan/Menhub Budi Karya Sumadi.

Menhub tak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan transportasi yang telah berdedikasi dan berkarya memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

Di tempat yang sama, Kepala KSOP Gresik Hotman Siagian, menambahkan jajarannya terus bertekad  meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Dan kami juga menjalin kolaborasi dan sinergi dengan stakeholder untuk memberi pelayanan terbaik,” ujar pria yang dua tahun lalu pernah menjabat Kasi Lala di kantor KSOP Gresik didampingi Devry Andrey Kasubag TU merangkap Humas ini.

Secara umum pelaksanaan upacara Hari Perhubungan di Gresik berjalan lancar dan khidmat. Peserta upacara meliput instansi pemerintah, BUMN, instansi terkait. Seperti Dinas Perhubungan, BPTD Wilayah Jatim, Kapolsek Kawasan, Kasatpolair Polres Gresik, Kaposkamladu, Bea Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Balai Karantina, Pelindo Multi Terminal, Gresik Jasatama, Berkah Kawasan Manyar Sejahtera, Wilmar Nabati, Semen Indonesia, Petrokimia Gresik, Smelting, Siam Maspion, Sumber Mas.

Juga tampak dari organisasi INSA, ISAA, Koperas TKBM, APBMI, ALFI dan PELRA serta Pramuka. (dra)

Dosen Untag Sebut Bangun Kepercayaan Publik Lewat Etika dalam Teknologi Siber

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pentingnya memahami etika dan keterampilan dalam proses pengumpulan data pada teknologi siber dapat mencegah potensi terjadinya kebocoran maupun pencurian data. Selain itu, mengedepankan etika dalam teknologi siber dinilai penting karena dapat menjaga kerahasiaan data dan mencegah serangan siber.

Kepala Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Supangat MKom PhD ITIL Cobit CLA, menekankan, pentingnya tanggung jawab etik dan kepatuhan hukum dalam perkembangan era teknologi siber.

Selain itu, pentingnya memahami sebuah etika dan keterampilan dalam proses pengumpulan data pada teknologi siber dapat mempengaruhi kehidupan. “Perlu dipahami tentang tujuan penerapan etika dalam teknologi siber. Seperti menjaga privasi, integritas, kepercayaan dalam penggunaan teknologi siber, dan mendorong adopsi teknologi yang bertanggung jawab,” kata Supangat, melalui keterangannya di Surabaya, Sabtu (16/9/2023).

Ia menjelaskan, terdapat banyak kasus dalam teknologi siber. Seperti, pelanggaran privasi data yang dapat merugikan pengguna, pencurian identitas menggunakan data pribadi secara tidak sah, serta penyalahgunaan data oleh perusahaan tanpa persetujuan pengguna.

“Dalam hal ini pentingnya mengedepankan etika dalam teknologi siber. Selain untuk menjaga kerahasiaan data dan mencegah serangan siber, hal tersebut dapat membangun kepercayaan publik,” jelasnya.

Supangat menegaskan bahwa pada etika teknologi siber mengusung konsep transparansi. “Artinya, menginformasikan pengguna mengenai pengumpulan data, penggunaan, serta penyimpanan data secara jujur dan terbuka,” tambahnya.

Menurut Supangat, etika dalam penggunaan data secara pribadi dapat dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, kerahasiaan data, yang berarti menjaga kerahasiaan data dan informasi pribadi, serta menggunakan data sesuai dengan hak dan persetujuan pemiliknya.

“Kedua, keterbukaan informasi (transparansi), yaitu memberikan informasi yang jelas dan terbuka tentang penggunaan data dan penyimpanan data pribadi. Ketiga, bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan dari penggunaan data pribadi yang tidak etis,” terangnya.

Supangat memaparkan, etika dalam penggunaan data oleh sebuah perusahaan, yang pertama harus izin dan persetujuan data dari pengguna. Kedua, transparansi penggunaan, yakni menjelaskan tujuan dan cara penggunaan data yang dikumpulkan secara jelas dan transparan.

“Yang ketiga, terkait dengan keamanan data, berarti memastikan keamanan dan perlindungan data yang telah dikumpulkan dari serangan atau akses yang tidak sah,” ungkapnya.

Sementara, untuk etika dalam pengumpulan data mengacu pada prinsip prinsip moral dan perilaku. Legalitas berfokus pada kepatuhan hukum dalam pengumpulan pengolahan dan penggunaan data. Etika prinsip dalam pengumpulan data ada empat, yaitu transparansi, konsentu, minimalisasi data, dan keamanan.

 “Transparansi menginformasikan individu tentang tujuan dan dan cara pengumpulan data. Sedangkan, Konsentu memperoleh izin secara jelas sebelum mengumpulkan data pribadi seseorang,” katanya.

Selain itu, meminimalisasi data yang relevan proporsional dan wajar sesuai yang diinginkan, keamanan melindungi dari akses yang tidak sah, kerusakan atau kebocoran. Dalam pengumpulan data terkadang terdapat tantangan kontroversi seperti kekurangan kesadaran.

Jadi, banyak orang itu tidak menyadari sebuah risiko dan dampak dari pengumpulan data yang tidak etis. Penggunaan data pribadi secara ilegal dari pihak lain. ‘’Kemudian, teknologi yang dapat mengumpulkan data tanpa diketahui pengguna, dan yang terakhir potensi kebocoran data mengakibatkan kerugian dan pelanggaran privasi,” tambahnya.

Untuk itu, negara hadir dalam menjamin penggunaan dan pengolahan data, begitu juga pengolahan data sesuai hukum. Regulasi dan undang undang melindungi data pribadi individu seperti peraturan General Data Regulation (GDPR) di Uni Eropa atau UU ITE di Indonesia.

“Dapat disimpulkan pengumpulan data etis dan legal sangat penting dalam era teknologi siber,” pungkasnya. (red)

Gelar Tuban Fashion Carnival dan Festival Tongklek, Ganjar Ronggolawe, Untungkan UMKM Lokal

0

Tuban, (pawartajatim.com) – Kelompok sukarelawan Ganjar Pranowo Ronggolawe sukses menggelar Tuban Fashion Carnival & Festival Tongklek di Desa Magersari Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban, Jawa Timur/Jatim Sabtu (16/9/2023) malam. Kemeriahan acara tak hanya menghibur warga dan para wisatawan, tapi juga menguntungkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal di sekitar lokasi.

Karena, di sini basisnya masyarakat pertanian. Sehingga banyak warga yang masih kesulitan finansial. ‘’Dengan adanya UMKM, kami berharap keluarga yang prasejahtera itu mendapat tambahan pemasukan dari pelaku usaha ini,” kata Koordinator Wilayah GP Ronggolawe Fajar Cahyo.

Acara yang dimulai Sabtu sore itu diisi penampilan beberapa group musik tongklek dari berbagai wilayah di Kabupaten Tuban dan sekitarnya. Kemudian, dilanjutkan dengan fashion show hingga menjelang tengah malam.

Selain dihibur dengan berbagai pertunjukan musik hingga peragaan busana yang meriah, para penonton juga bisa menikmati berbagai jenis makanan-minuman dan produk UMKM lokal. Kemarin waktu dibuka pendaftaran itu ada 20 (UMKM).

Gelar Tuban Fashion Carnival dan Festival Tongklek, Ganjar Ronggolawe, untungkan UMKM lokal. (foto/ist)

‘’Ternyata dengan estimasi itu masih berkembang terus. Dan, itu menandakan antusias masyarakat untuk bergerak di bidang UMKM  sangat banyak,” ujar Fajar. Para pelaku UMKM pada acara tersebut kebanyakan menjual makanan dan minuman dari mulai pentol, ayam geprek hingga minuman jamu tradisional.

Fajar menilai antusiasme para pelaku UMKM maupun penonton yang hadir pada malam itu sebagai bentuk dukungan masyarakat setempat terhadap bakal calon presiden 2024-2029, Ganjar Pranowo.

“Alhamdulillah, antusias banget sambutan dari warga Tuban dengan pencalonan Pak Ganjar Pranowo dan mendukung sekali. Ke depan apabila diberi amanah untuk menang, bisa menyejahterahkan masyarakat Tuban dan juga nasional secara umum,” tuturnya.

Tanggapan positif dan harapan serupa disampaikan salah seorang warga yang menonton, Sulastri. Ia pun mengapresiasi inisiatif kelompok sukarelawan GP Ronggolawe yang telah menggelar acara kali ini.

“Warga masyarakat Magersari antusias, berbondong-bondong menyambut pesta meriahnya Bapak Ganjar Pranowo. Harapannya untuk Pak Ganjar supaya menjadi Presiden Republik Indonesia pada periode tahun 2024. Lebih memperhatikan warga masyarakat khususnya di Tuban,” ujarnya. (rid)

Kurangi Sampah Rumah Tangga, Ganjar Creasi Bekali Warga Kota Batu Cara Buat Komposter 

0

Batu, (pawartajatim.com) – Generasi Alumni Muda UB-ITS – UNAIR bersama Ganjar atau Ganjar Creasi (G-Creasi) menggandeng praktisi pengolahan sampah, mengadakan pelatihan pembuatan komposter. Pelatihan yang diadakan di Jalan Mbah Joyo, Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur (Jatim) pada Sabtu (16/9/2023) itu dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah rumah tangga dengan cara ramah lingkungan.

“Harapannya seluruh warga per kartu keluarga membuat komposter di rumah. Kami perlu mandiri,” kata Koordinator Wilayah (Korwil) G-Creasi Jatim, Ilham Hasan. Komposter sendiri merupakan alat untuk membuat kompos dari bahan dasar sampah basah atau sampah organik yang mudah membusuk, seperti sisa makanan, daun, hingga rerumputan.

Dalam pelatihan tersebut, warga Kota Batu diajarkan membuat komposter dengan bahan dasar pipa paralon, elbow, dan ember tong sebagai wadah sampah. Kemudian ember itu dimasukkan maggot atau belatung sebagai pengurai sampah rumah tangga.

“Tadi juga dijelaskan tentang budidaya maggot. Jadi maggot dan komposter itu merupakan rantai yang berkesinambungan. Ketika kita memanfaatkan sampah, lebih baiknya juga kita memelihara maggot itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Ilham, nantinya komposter itu juga bisa menciptakan nilai ekonomi bagi warga. Pasalnya hasil penguraian sampah oleh maggot dapat dijual kembali sebagai pakan ternak seperti ayam, burung, atau lele.

Ganjar Creasi Bekali Warga Kota Batu Cara Buat Komposter. (foto/ist)

“Kemudian kotoran dari maggot itu pun bisa digunakan sebagai pupuk karena di Kota Batu ini adalah sentra pertanian, baik itu jeruk, apel, dan sebagainya,” imbuhnya. Ilham mengatakan, pelatihan ini juga terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo, yang telah menginisiasi penerapan ekonomi sirkular di Jawa Tengah (Jateng) selama menjabat gubernur dua periode.

Sumber daya yang kerap dimanfaatkan Ganjar adalah panas matahari, gas rawa, geothermal, serta angin dan air. Dari sumber itu, Ganjar mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT), dalam bentuk geothermal, PLTS, hingga saluran gas pengganti LPG 3 Kg.

“Yakni gimana caranya yang didaur ulang itu menjadi nilai ekonomis. Hari ini kita melaksanakan pelatihan yang mana dari sampah yang sebetulnya tidak mempunyai nilai ekonomi apapun, itu menjadi nilai ekonomi,” katanya.

Salah satu peserta, Ahmad Anwar As Sidiq, menyebut, pelatihan yang digelar G-Creasi sangat bagus dan bermanfaat bagi warga Kota Batu sebagai alternatif pengolahan sampah ramah lingkungan.

Ahmad pun tertarik membuat komposter di rumahnya untuk mengurangi jumlah sampah sekaligus sebagai ladang usaha tambahan. “Harapannya masalah adanya sampah ini dapat teratasi dan terutama bisa diolah menjadi dekomposter, pupuk, dan sebagainya,” tambahnya. (rid)

Gubernur Khofifah Optimis Gandrung Sewu Bisa Antarkan Wisata Banyuwangi Go International

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)  – Festival Gandrung Sewu di Banyuwangi kedatangan tamu istimewa. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri festival di Pantai Boom Banyuwangi, Sabtu (16/9). Fastival ini menghadirkan  tari Gandrung kolosal yang diikuti 1.200 penari.

Gubernuh Khofifah memuji festival ini. Sebab, melestarikan budaya. Bahkan, pihaknya optimis even ini bisa mengantarkan pariwisata Banyuwangi ke kancah  internasional. Apalagi, kegiatan ini masuk dalam kalender even pariwisata nasional.

“Saya rasa kharisma even nasional Gandrung Sewu kali ini akan menjadi pintu pembuka, bagaimana budaya Banyuwangi bisa tampil di berbagai pentas-pentas budaya internasional. Selamat kepada seluruh warga kabupaten Banyuwangi,” katanya.

Festival ini juga mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, baik sektor seni, budaya, maupun ekonomi. Terbukti, sejak digelar pertama kali pada 17 November 2012, festival ini selalu memikat  ribuan pengunjung. Tidak hanya wisatawan lokal dan nasional, tapi juga internasional.

“Festival ini menjadi penguat kabupaten Banyuwangi dalam berbagai even. Tidak hanya budaya, tapi juga ekonominya tumbuh, kreativitasnya tumbuh, produktivitasnya juga makin meningkat. Dan, mudah-mudahan masyarakatnya semakin sejahtera,” jelasnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini berharap Gandrung Sewu menjadi sarana dalam melestarikan budaya. Dan, regenerasi pelaku seni. Terutama bagi generasi muda dan seluruh masyarakat  Banyuwangi. Sehingga, eksistensinya terus terjaga seiring  upaya Pemkab Banyuwangi menyejahterakan masyarakatnya.

“Mudah-mudahan sentuhan budaya, sentuhan seni yang terus ditumbuh kembangkan di Kabupaten Banyuwangi ini akan terus memberseiringi tugas-tugas teknokratik, tugas-tugas profesional, yang menjadi bagian dari upaya pengembangan Banyuwangi terus berkibar,” harapnya.

Gandrung Sewu tahun ini dimeriahkan dengan atraksi dari pasukan TNI AU Pelangi Nusantara’. Atraksi ini menampilkan berbagai pesawat seperti Jupiter Aerobatic Team, Fly Past Pesawat Tempur, Joy Flight, serta terjun payung, paramotor, dan trike.

“Ini patut kita apresiasi. Hal ini menjadi satu ikhtiar dari Ibu Bupati bisa merawuhkan Kepala Staf TNI Angkatan Udara, sekaligus bisa menghadirkan flying pass itu tidak mudah di kabupaten dan kota, termasuk di provinsi. Saya rasa semangat kita, pengharhaan untuk Bupati,” ujarnya. (udi)

Sukseskan MBKM, UHW Perbanas Terima 35 Mahasiswa Inbound

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas Surabaya menerima 35 mahasiswa inbound dari 19 perguruan tinggi di Indonesia. Mereka akan mengikuti kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Batch 3 yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan teknologi (Kemdikbudristek) selama satu semester gasal tahun 2023-2024.

Sebanyak 35 mahasiswa inbound dari 19 perguruan tinggi di Indonesia ini disambut di Auditorium lantai 10 UHW Perbanas Kampus Wonorejo Surabaya. Mereka mengenakan baju adat masing-masing untuk menunjukkan keragaman budaya Indonesia.

Koordinator PMM Batch 3 UHW Perbanas, Titis Puspitaningrum Dewi Kartika, mengatakan persiapan kegiatan ini ada dua macam, yakni bidang akademik dan modul nusantara. Dari sisi akademik, pihaknya telah menyiapkan sejumlah mata kuliah dan kartu rencana studi agar bisa ditempuh mahasiswa PMM.

Sedangkan, modul nusantara, selain potensi akademik, mahasiswa dituntut mengenal budaya tempat kampus tujuan. Mereka kami kenalkan budaya Kota Surabaya dan sekitarnya di Jawa Timur.

”Jadi, juga ada dosen tersendiri yang akan mendampingi secara kelompok sesuai data di Kemdikbudristek,” kata Titis, disela-sela menyambut mahasiswa inbound di kampus UHW Perbanas Surabaya, Sabtu (16/9/2023).

Terkait pemilihan program studi, Titis sudah menawarkan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis maupun Fakultas Teknik dan Desain UHW Perbanas. ”Karena namanya juga Merdeka Belajar, para mahasiswa bisa memilih pilihannya sendiri dari yang sudah kami siapkan,” jelasnya.

Titis berharap, PMM Batch 3 ini bisa mengenalkan ciri khas hingga keunikan UHW Perbanas kepada mahasiswa yang belajar di UHW Perbanas. ”Dengan bekal wawasan dan budaya yang kami berikan, nantinya mereka bisa membawanya ke kampus asal daerahnya,” ungkapnya.

Salah satu peserta PMM dari Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung, Dila Suci Wijayanti, merasa berkesan bisa bergabung dalam aktivitas modul nusantara. Dila mengaku telah mendapatkan wawasan yang tak ternilai mulai dari kebhinekaan dan toleransi.

”Alasannya memilih UHW Perbanas karena mata kuliah yang ditawarkan cukup banyak dan mudah untuk dikonversikan. Jadi, apapun yang didapatkan akan saya bawa ke daerah asal,” katanya.

Untuk diketahui, tujuan utama dari PMM ini agar para mahasiswa di Indonesia bisa mengeksplor dan mempelajari keragaman budaya nusantara, berteman, dan bersosialisasi dengan mahasiswa dari daerah lain.

Hingga kesempatan belajar di kampus tujuan. Jadi, selain mengikuti kegiatan akademik, para mahasiswa secara terjadwal akan mengenal budaya di Surabaya maupun Jawa Timur/Jatim. (red)

Dukung Kemajuan Daerah Berbasis Inovasi Pendidikan, RPIN Foundation Fasilitasi Pelajar Ngawi Raih Beasiswa ke Luar Negeri

0

Ngawi, (pawartajatim.com) – Sebagai bentuk kepedulian ikut berperan serta memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi kalangan pemuda, khususnya di Kabupaten Ngawi, Yayasan Rumah Pemimpin Indonesia Ngawi atau RPIN Foundation menyelenggarakan program RPIN Academy.

RPIN Academy akan memberikan pelatihan, pendampingan serta pembekalan pada peserta didik tentang persiapan untuk bisa mendapatkan beasiswa keluar negeri dan cara memilih universitas ternama di mancanegara.

Pendaftaran program ini dimulai dari 16 September hingga 30 Oktober 2023. Program ini menyasar siswa-siswi Ngawi yang sedang duduk di kelas 9 (SMP), 10 atau 11 (SMA). “Kami sadar bahwa memulai persiapan sejak dini sangat penting untuk mencapai sukses tertinggi.

Misi kami adalah untuk mendukung generasi muda di Ngawi agar dapat selalu berprestasi dan unggul dalam kompetisi,” kata Inisiator dan Ketua Umum RPIN Foundation, Gilang Maulana Majid, PhD.

Dengan basis nirlaba, RPIN Academy membuka dua jalur pendaftaran: seleksi dan non-seleksi. Sebanyak 25 siswa-siswi terbaik yang terpilih berhak mengikuti program mentoring pendidikan selama satu tahun, mulai Januari hingga Desember 2024.

Sebelumnya, pendiri RPIN Foundation telah melaksanakan berbagai kegiatan untuk memperkenalkan yayasan kepada khalayak umum, khususnya para pejabat tinggi di Kabupaten Ngawi. RPIN Foundation merupakan yayasan konsultasi pendidikan di Ngawi, Jawa Timu/Jatimr, yang didirikan oleh lima pemuda/i berprestasi Ngawi.

Dua diantaranya merupakan alumni kampus luar negeri yang mendapatkan beasiswa penuh dari Pemerintah Indonesia. Tujuan RPIN Foundation yaitu untuk mempersiapkan generasi muda Ngawi sejak dini untuk menjadi pemimpin masa depan dengan ilmu dan motivasi.

Adapun dua program yang ditawarkan yaitu RPIN Academy dan RPIN Global. Pada Rabu (6/9), para pendiri RPIN Foundation melakukan audiensi kepada Bupati Ngawi, H. Ony Harsono Anwar, S.T., M.H. guna memaparkan program RPIN Foundation dan rencana pembukaan masa pendaftaran RPIN Academy.

Bupati menyambut dengan baik dimana para pendiri RPIN Foundation berkesempatan untuk berdialog hingga hampir dua jam lamanya. Dia mendukung adanya program yang ditawarkan oleh RPIN Foundation hingga menyarankan supaya Co-working Space Cah Angon yang terdapat di area kediaman beliau dapat digunakan sebagai lokasi pembelajaran.

“Adik-adik harus bersiap untuk menghadapi era globalisasi yang penuh dengan disruption dan ketidakpastian. Salah satunya adalah dengan mempersiapkan diri untuk menguasai kemampuan berbahasa asing, komunikasi, adaptasi teknologi, manajemen, serta akses informasi tentang dunia internasional. Semua itu sesuai dengan modul yang dikembangkan oleh RPIN Foundation,” ujarnya.

Selain Bupati Ngawi, audiensi juga dilakukan kepada Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H.,M.Si selaku Wakil Bupati Ngawi, Drs. Mokh. Sodiq Triwidiyanto, M.Si., selaku Sekretaris Daerah Ngawi, Sumarsono, S.H., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi dan Wiwien Purwaningsih, S.Sos. selaku Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi.

Semua pejabat Pemerintah Kabupaten Ngawi menyampaikan dukungan terhadap program RPIN Academy guna mendorong perkembangan kualitas sumber daya manusia dan investasi jangka panjang di dalam diri generasi muda Ngawi.

Diakhir kegiatan, juga akan diadakan Graduation Ceremony dimana tamu undangan seperti Bupati Ngawi dan Perwakilan Dinas dari Tingkat Provinsi akan turut hadir. Hal diatas disampaikan pendiri RPIN Foundation di aula SMAN 1 Ngawi Jumat (8/9) dalam kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, Guru BK dan Kesiswaan, serta perwakilan siswa-siswi SMAN 1 Ngawi.

Program ini dinilai sebagai jawaban atas perlunya terobosan inovatif yang mampu menjawab tantangan yang dihadapi oleh Kabupaten Ngawi. Audiensi produktif yang dilakukan yayasan, dia berharap keberadaan RPIN Foundation sebagai wadah pengembangan SDM kepemudaan di Ngawi dapat selalu didukung oleh instansi pemerintahan Kabupaten Ngawi dan masyarakat Ngawi. (rizal)

Menteri Desa Halim Iskandar Raih Gelar Profesor Kehormatan di Unesa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menganugerahkan profesor kehormatan (honoris causa) kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Prof (HC) Dr (HC) Abdul Halim Iskandar MPd.

Gelar kehormatan diberikan atas kontribusi dan dedikasi pria yang akrab disapa Halim Iskandar atau Gus Halim itu dalam pengembangan ilmu sosiolinguistik terhadap pembangunan desa berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Rektor Unesa, Prof Dr Nurhasan MKes, mengatakan gelar kehormatan tingkat profesor kepada Gus Halim merupakan yang pertama diberikan Unesa. Dengan dikukuhkannya Gus Halim sebagai profesor, Unesa kini memiliki 109 guru besar sebagai lokomotif pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, riset dan inovasi di Unesa.

“Latar belakang dan kontribusi Gus Halim selama ini menunjukkan komitmennya di bidang pendidikan dan punya jiwa sebagai pendidik. Beliau merupakan pendidik dan sebagai dosen NIDK serta menggagas berbagai forum, termasuk Ngopi Akademis di Unesa,” ujar Cak Hasan.

Cak Hasan menekankan, profesor kehormatan ini sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan kapasitas akademik Gus Halim atas peran pentingnya yang bisa dilihat dari berbagai transformasi yang terjadi di desa saat ini.

Salah satu program baru yang digagas yaitu Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa sebagai upaya peningkatan kualitas SDM desa. RPL tahap pertama dengan Bojonegoro ini sudah berjalan dan rampung masa studinya. Kini RPL juga diterapkan di Magetan.

Cak Hasan menjelaskan, gelar ini bukan penghargaan formal, namun sebuah penghormatan yang hanya diberikan atas dedikasi yang luar biasa dari tokoh terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, masyarakat dan negara.

“Kontribusi Gus Halim di bidang sosiolinguistik merupakan sumbangan penting bagi pengembangan keilmuan dan kajian etnopragmakritis bahasa sebagai media komunikasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” ungkapnya.

Menteri Desa PDTT pada kesempatan itu menyampaikan orasi ilmiah tentang ‘Bahasa sebagai Media Komunikasi Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa: Kajian Etnopragmakritis’.

Gus Halim menekankan peran penting bahasa yang berpengaruh terhadap pengembangan dan pemberdayaan masyarakat desa. Bahasa memiliki fungsi integratif, yang menyatukan. Itu merupakan ‘senjata’ pembangunan.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari good planning dan good implementation. Namun, elemen lingkungan budaya juga menjadi variabel penting pembangunan.

Sebagai produk budaya, bahasa menjadi salah satu faktor keberhasilan implementasi kebijakan dan pembangunan. Pada kesempatan yang sama, Gus Halim menyampaikan terima kasih atas apresiasi Unesa dalam bentuk gelar kehormatan atas perjalanan dan perannya sejak santri hingga menjadi menteri.

Apa yang dia lakukan itu dinaikkan ke tahap kajian akademik secara etnopragmakritis dan diteorikan sehingga menjadi bahan kajian dan paradigma baru dalam pembangunan, khususnya pembangunan masyarakat desa.

“Peran bahasa sebagai produk budaya kita ini merupakan khazanah, kekayaan dan kebinekaan kita. Ini tidak akan tergerus apalagi tereliminasi jika menggunakan pendekatan diskursus yang sesuai kondisi masyarakat tiap daerah,” pungkas Gus Halim. (red)

Kebahagiaan Emak-emak Setelah Ikut Senam Ceria Kowarteg Ganjar: Badan Lebih Bugar

0

Trenggalek, (pawartajatim.com) – Kegiatan Bugar Ceria yang diadakan Kowarteg Indonesia dukung Ganjar Pranowo memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam kegiatan yang berisi senam bersama itu membuat para ibu-ibu merasa lebih bugar dan sehat.

Hal itu disampaikan Fatimah, salah satu warga Dusun Kacangan RT 029, RW 009 Kelurahan Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur (Jatim) yang ikut dalam Bugar Ceria.

“Ya badan lebih enteng dan bugar setelah ikut senam bersama dari Kowarteg,” kata Fatimah, di Trenggalek, Sabtu (16/9). Dia mengapresiasi kepedulian dari sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo, tersebut.

Sebab, mereka selain diajak senam bersama, juga diberikan penyuluhan serta bingkisan yang tentunya bermanfaat. “Ada bantuan gelas, centong, tempat tissue hingga bantuan perkakas dapur, terima kasih untuk Kowarteg Indonesia,” ujarnya.

Koordinator Kowarteg Jatim Kiki Kurniawan, mengatakan dalam kegiatan itu mereka mengajak warga untuk tetap bugar bersama. “Semoga dengan adanya Bugar Ceria dari Kowarteg Indonesia ini bisa membuat ibu-ibu rumah tangga tetap dalam keadaan prima,” tambahnya.

Selain menyasar emak-emak, Kowarteg turut melibatkan anak-anak muda dalam senam tersebut. “Kami memberikan manfaat nyata kepada seluruh kalangan, baik ibu-ibu dan milenial,” ujarnya. (rid)

Memukau…, Atraksi Pesawat Tempur TNI AU Meriahkan Festival Gandrung Sewu Banyuwangi  

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pagelaran tarian kolosal Gandrung Sewu di Pantai Boom, Banyuwangi berlangsung memukau, Sabtu (15/9/2023). Festival tahunan ini juga dibuat beda. Disela pagelaran diisi atraksi pesawat tempur dari jajaran TNI AU.

Sejumlah pesawat tempur yang dikerahkan diantaranya jenis super tocano dan jet tempur.  Seluruh pesawat ini bermanuver di atas langit lokasi festival. Atraksinya membuat warga Banyuwangi yang hadir terkagum.

Selain pesawat tempur, ditampilkan juga atraksi para layang dan terjun payung. Seluruhnya dilakukan personel pasukan elit TNI AU. Seluruh atraksi ini digelar bersamaan pagelaran tarian kolosal Gandrung.

Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo dan Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas. Festival Gandrung Sewu tahun ini mengangkat tema “Omprog The Glory of Art”. Tema ini memiliki makna mendalam.

Yaitu, filosofi mahkota Gandrung yang menyimbolkan kehidupan manusia. Tarian kolosal ini diikuti 1.200 penari. Mulai tingkat SD hingga SMA. Mereka menyiapkan tarian kolosal ini sejak 3 bulan lalu.

“Festival Gandrung Sewu tahun ini benar-benar beda. Ada atraksi pesawat tempur dan terjun payung dari jajaran TNI AU. Ini luar biasa,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Kegiatan ini tak sekadar hiburan bagi warga Banyuwangi. Namun, memberikan ruang seni bagi para siswa di Bumi Blambangan. Bahkan, pagelaran ini ikut mendongkrak ekonomi Banyuwangi. Setiap festival ini digelar, hunian hotel meningkat. Pun dengan pelaku UMKM. (udi)