Kapal Ikan Tinggalkan Pelabuhan Perikanan Senilai Rp 400 Miliar di Banyuwangi, Penyebabnya Tak Direkom Syahbandar 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pelabuhan Perikanan Masami di Banyuwangi kondisinya makin memprihatinkan. Padahal, proyek milik swasta ini menghabiskan dana hingga Rp 400 miliar. Sepinya pelabuhan ini bukan tanpa sebab. Syahbandar Pelabuhan Perikanan tak merekom untuk disandari kapal ikan.

Justru, kapal ikan diarahkan ke Pelabuhan Tanjungwangi yang aslinya adalah pelabuhan umum, bukan khusus perikanan. Padahal jaraknya hanya sekitar 700 meter. Sempat beroperasi sekitar 4 bulan sejak awal Januari 2023, aktivitas Pelabuhan Masami akhirnya terhenti. Seluruh kapal ikan diarahkan mendarat ke Pelabuhan Tanjungwangi.

“Kapal-kapal kami arahkan ke Pelabuhan Tanjungwangi karena faktor cuaca. Hasil pengamatan BMKG, kondisi cuaca tidak aman untuk kapal ikan. Hingga saat ini kami masih mengikuti perkembangan cuaca dari BMKG,” kata Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi, Ririn Soelistyo, via telepon, Selasa (5/9/2023) siang.

Menurut dia, sandarnya kapal ikan di Tanjungwangi ini murni untuk kepentingan keselamatan. Bukan, karena kepentingan pribadi. “Jadi, kapal ikan sandar di Banyuwangi itu tetap ada dasarnya. Yaitu, BMKG,” tegasnya.

Terkait keluhan sepinya Pelabuhan Perikanan Masami, pihaknya menyerahkan kepada para pemilik kapal. Artinya, jika kondisi cuaca sudah bersahabat, kapal ikan bisa kembali bersandar ke Pelabuhan Masami.

“Itu otomatis sesuai aturan. Jika kondisi membaik, harus kembali pelabuhan pangkalan sesuai aturan yang berlaku,” katanya. Saat ini, kata Ririn, pihaknya mengarahkan kapal ikan kembali sandar di Pelabuhan Masami.

Namun, pihaknya meminta pengelola Pelabuhan Masami memberikan garansi kepada pemilik kapal jika terjadi kerusakan akibat cuaca saat bersandar. Sebelumnya, pengusaha Pelabuhan Perikanan swasta Masami di Banyuwangi meradang. Terancam tutup.

Penyebabnya, mereka ditinggal kapal ikan dan memilih sandar ke Pelabuhan Tanjungwangi yang berstatus milik negara. Padahal, pelabuhan bernama Masami ini baru dibuka awal Januari 2023.

Sepinya pelabuhan ini dipastikan akan berlanjut seiring turunnya Keputusan Menteri (Kepmen) Kelautan dan Perikanan No.139 Tahun 2023 tentang Penetapan Pelabuhan yang Memenuhi Syarat Perikanan Pasca Produksi atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Pemanfaatan Sumber Daya Alam Perikanan.

Dalam Kepmen tertanggal 15 Agustus 2023 ini, Pelabuhan Perikanan di Banyuwangi jumlahnya bertambah. Awalnya hanya Pelabuhan Perikanan Masami yang dikelola swasta, ditambah Pelabuhan Tanjungwangi dan Pelabuhan Muncar yang berstatus plat merah. (udi)

Tebar Kebaikan, Orang Muda Ganjar Bersama 2 Komunitas Bangun Jalan di Semanding Tuban

0

Tuban, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Orang Muda Ganjar (OMG) berkomitmen menebar aksi kebaikan kepada masyarakat luas khususnya di Tuban, Jawa Timur/Jatim. Kali ini, sukarelawan Ganjar Pranowo, bersama dua komunitas Kartar dan Pemuda Tani Tuban menggelar aksi sosial dengan membangun jalan Makam Kradenan Kota Lama, Prunggahan Kulon, Semanding Tuban.

Koordinator Wilayah (Korwil) OMG Jatim, Agung Wirya Saputra mengatakan kegiatan membangun jalan tersebut sebagai bentuk kepedulian relawan OMG kepada masyarakat sekitar. Menurut dia, pembangunan jalan itu dilakukan sebagai bentuk perayaan HUT RI ke-78 RI.

Dia menyebut pembangunan jalan dilakukan secara bersama-sama mulai dari relawan OMG, komunitas, dan masyarakat sekitar. “Dengan gotong royong ini, seluruh lapisan masyarakat dapat bergerak dan bersinergi untuk saling membantu tanpa memandang ras, suku, maupun golongan,” kata Agung dalam siaran persnya, Selasa (5/9/2023).

Dia menambahkan, kegiatan tersebut sangat disambut baik oleh warga maupun perangkat desa. Hal itu dilihat dari masyarakat yang menghadiri pembangunan jalan tersebut. “Ada sekitar 70 peserta yang ikut membantu membangun jalan ini,” tuturnya.

Dalam membangun jalan tersebut, sukarelawan OMG memberikan sejumlah bantuan material mulai dari batu kumbung 150 biji, pedel 4 truk, pasir 1 kubik, dan semen 5 sak. Dia berharap, adanya pembangunan jalan itu masyarakat sekitar bisa melanjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Dalam kegiatan tersebut, Agung juga mensosialisasikan sosok Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (Capres) dari Partai PDIP kepada masyarakat luas. Dia mengatakan Gubernur Jawa Tengah/Jateng itu sangat gigih & tak kenal lelah dalam memperjuangkan kemajuan-kemajuan desa, baik dari segi infrastuktur maupun pendidikan.

“Harapannya dengan adanya fasilitas-fasilitas yang mumpuni dapat menjembatani masyarakat sekitar terutama di desa untuk meningkatkan perekonomiannya,” ungkap dia. Gunawan selaku ketua RT menyampaikan terima kasih kepada relawam OMG atas kepedulian untuk membangun jalan demi kemajuan infrastruktur desa.

“Kami berharap semoga ide-ide cermelang para pemuda OMG ini dapat membawa kemajuan bagi masyarakat sekitar khususnya di daerah Prungguhan Kulon,” kata Gunawan. (rid)

Misteri Rumah Pak RT, Game Horor Karya Alumni PCU Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Lima alumni dari Informatics PCU (Petra Christian University), yakni Johansen Junias, Justin Jonathan, Jeremy Ryanto, Felicia Tania, dan Indra Hero, berhasil membuat Video Game 3D berjudul “Misteri Rumah Pak RT”.

Game itu dipublikasikan ke Steam, sebuah platform distribusi video game terbesar, dan sudah dimainkan streamer gaming dengan 11 juta subscribers bernama Windah Basudara. Game bertema horor, puzzle, thriller ini juga sudah dimiliki 20.230 user Steam, dan dilihat sebanyak 900.000+ kali.

Berawal dari tugas akhir untuk membuat game 3D dari unreal engine dalam mata kuliah Pemrograman Game dan Desain Game di semester lima, kelima alumni PCU ini memilih tema horor karena cukup populer dan seru untuk dimainkan.

Proses pengerjaan gamenya kurang lebih delapan bulan. Lima bulan pertama saat mengambil mata kuliah, dan tiga bulan berikutnya yaitu setelah lulus dari mata kuliah, kami melanjutkan untuk memodifikasi game yang kemudian kami publish di Steam.

‘’Proses publikasinya sendiri butuh waktu satu bulan, karena harus membuat video trailer, poster game, dan deskripsi dari gamenya,” kata Johansen, melalui keterangannya di Surabaya, Senin (4/9).

Permainan “Misteri Rumah Pak RT” mengajak para pemain untuk mencari kunci menuju jalan keluar di sebuah rumah besar milik Pak RT. Tantangannya adalah user harus menghindari monster-monster yang bisa mengejar dan melukai karakter yang dimainkan.

Meski penuh ketegangan didukung dengan sound effect horor, game ini memberi keseruan tersendiri karena bisa dimainkan beberapa pemain alias multiplayer. Namun, bagi yang ingin uji nyali, game ini tetap bisa dimainkan secara single player.

YouTuber gaming asal Indonesia, Windah Basudara, sudah membuktikan keseruan dari game ini. Bahkan, Windah memainkannya dalam live streaming dan diunggah ke akun Youtube-nya dengan judul “ADA YANG ANEH DI RUMAH PAK RT! Misteri Rumah Pak RT”.

Konten itu sudah dilihat lebih dari 500.000 kali, dan mendapat 20.000 like. Saat memainkan game “Misteri Rumah Pak RT”, Windah yang mengaku sangat mendukung game buatan anak Indonesia terlihat sangat antusias sambil sesekali membaca komentar yang dituliskan para penontonnya.

“Seru banget guys, tapi juga susah dan creepy banget ini, bro! Luar biasa game buatan Indonesia ini ya teman-teman,” kata Windah dalam live streamingnya. Ketegangan juga dirasakan Windah ketika ia kesulitan mencari kunci menuju jalan keluar, hingga dibantu para penonton live streaming untuk menemukan benda tersebut.

Beberapa kali ia juga terkejut saat monster tiba-tiba muncul dan mengejarnya. Sound effect dalam game tersebut mendukung sekali, menambahkan suasana tegang. Game “Misteri Rumah Pak RT” karya lima alumni PCU dari angkatan 2019 ini memang masih dalam tahap early access, di mana user hanya mendapat sedikit bagian (sneak peek) dari jalan cerita secara keseluruhan.

Namun, gamenya sendiri sudah bisa diakses secara gratis dan dimainkan siapapun melalui platform Steam, asalkan pemainnya berusia 18 tahun ke atas. Johansen beralasan karena konten dalam game ini mengandung unsur gore/kekerasan/darah.

“Kami berencana untuk terus mengembangkan game ini hingga menjadi full version, terutama di jalan ceritanya agar bisa lebih lengkap,” pungkas Johansen. (red)

Unair Tambah 12 Profesor Baru

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menambah 12 guru besar atau profesor baru yang akan dikukuhkan di kampus Unair pada 5 hingga 7 September 2023. Rektor Unair, Prof Dr Mohammad Nasih, mengatakan bertambahnya guru besar menjadi bahan bakar baru yang Unair miliki dan akan menjadi semangat baru bagi kampus Unair untuk semakin memberikan kontribusinya pada bangsa.

“Tambahan guru besar ini menjadi bahan bakar baru, energi baru bagi kami untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” kata Prof Nasih, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Rektorat Kampus C Unair Surabaya, Senin (4/9).

Ia berharap karya-karya yang dihasilkan para guru besar ini bisa bermanfaat untuk kepentingan masyarakat luas. “Karya yang para guru besar ini hasilkan cukup signifikan. Dimana, hasil penelitiannya bisa didorong dan dikembangkan lagi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran dan kepentingan masyarakat,” terangnya.

Prof Nasih, menjelaskan, 12 guru besar datang dari berbagai disiplin ilmu. Empat guru besar dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), empat guru besar dari Fakultas Kedokteran (FK), satu guru besar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), satu guru besar dari Fakultas Hukum (FH), satu guru besar dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dan satu guru besar dari Fakultas Farmasi (FF).

Guru besar tersebut, yakni Prof Dr Hendrik Setia Budi drg MKes PBO, Prof Dr Ira Arundina drg MSi PBO, Prof Dr Eha Renwi Astuti drg MKes SpRKG SubsRDP (K), Prof Udjianto Tedjosasongko drg PhD SpKGA SubspPKOA (K), Prof Dr Anggraini Dwi Sensusiati dr SpRad (K), Prof Dr Komang Agung Irianto S dr SpOT (K) Spine, Prof Dr Nyilo Purnami dr SpTHTBKL Subsp N O(K) FICS FISCM.

Selanjutnya, Prof Dr Ahmad Suryawan dr SpA (K), Prof Dr Ririn Tri Ratnasari SE MSi, Prof Dr Suparto Wijoyo SH MHum, Prof Dr Dra Ec Thinni Nurul Rochmah MKes, dan Prof Dr Dra apt Wiwied Ekasari MSi.

Karya-karya yang guru besar hasilkan dan memberikan dampak kepada masyarakat luas akan mempengaruhi reputasi Unair. “Jadi, kalau guru besar aktif dalam menghasilkan karya monumental, maka akan memberikan dampak pada reputasi Unair tidak hanya di kancah nasional tapi juga dunia,” jelasnya.

Prof Nasih, berpesan kepada seluruh guru besar dan civitas akademika Unair untuk terus melakukan aktivitas akademik yang bermanfaat. Aktivitas ini yang akan memberikan dampak terhadap pencapaian pembangunan berkelanjutan atau yang dikenal dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

“Tambahan guru besar ini, mereka akan melakukan terus aktivitas akademik yang bermanfaat serta bermakna kepada masyarakat dan dunia. Semua guru besar, dosen, dan sivitas akademika diharapkan memberikan kontribusi untuk menghasilkan karya bermanfaat yang berkaitan dengan SDGs,” pungkasnya. (red)

Tiap Tahun, Pemakai Ganja Usia 15-25 Tahun Meningkat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur/Jatim menyebut setiap tahun pemakaian narkoba, jenis ganja di kalangan remaja meningkat. Berdasarkan survei pada 2021, usia produktif 15-25 tahun memiliki tingkat pemakaian narkoba yang tinggi.

Penegasan itu dikemukakan, Analis Penyuluhan dan Layanan Informasi BNNP Jatim, Sri Artanti Maryani, saat mengisi materi dalam Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) yang digelar di Auditorium Lantai 9 Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Senin (4/9).

Menurut Artanti, rata-rata, pemakaian narkoba di tahun 2021 dan 2022 meningkat di kalangan remaja, terutama jenis ganja. Faktor penyebabnya karena kalangan remaja tidak memiliki ketahanan diri yang cukup kuat.

Sehingga, sering tidak mampu menolak ajakan dari teman dan tidak memiliki sikap yang tegas terhadap narkoba. “Mereka kebanyakan mengetahui dampak negatif narkoba, namun seringkali tidak dapat menghindarinya.

Selain itu, mereka juga sering kesulitan mengelola stres dan tekanan,” ujar Artanti. Perempuan yang juga sebagai Penyuluh Narkoba Ahli Pertama ini, menjelaskan keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk ketahanan diri remaja dan mencegah penyalahgunaan narkoba.

Meski remaja banyak berinteraksi di sekolah maupun kampus, keluarga harus menjadi landasan utama yang solid. Dengan keluarga yang harmonis dan mendukung, akan lebih mampu menolak godaan narkoba.

Upaya preventif sangat ditekankan, seperti sosialisasi di perguruan tinggi, serta pembentukan ketahanan diri remaja dan keluarga. Lingkungan juga memiliki pengaruh besar, ketika remaja berada di lingkungan positif, mereka cenderung melakukan hal-hal positif.

‘’Tetapi saat bergaul dengan orang-orang yang terlibat dalam narkoba, mereka cenderung mencoba-coba karena dipengaruhi oleh teman-teman mereka,” ungkapnya. Rektor Unusa, Prof Achmad Jazidie, mengatakan, lingkungan kampus menjadi salah satu tempat yang rawan penyalahgunaan narkoba.

Namun, pihaknya mengimbau kepada para mahasiswa harus bersih dari narkoba karena narkoba dapat merusak masa depan. Menurut Prof Jazidie, untuk melawan godaan yang mengarah ke narkoba, mahasiswa dapat menghadiri kuliah umum, berpartisipasi dalam diskusi, dan terlibat dalam unit-unit kegiatan mahasiswa (UKM), di Unusa ada UKM Relawan Anti Narkoba (RAN).

“Kegiatan ini bisa melibatkan para pakar, dan bisa streaming (umum) yang dihadiri oleh banyak orang. Hal ini dinilai penting dari proses belajar di berbagai disiplin ilmu di Unusa,” jelas Prof Jazidie.

Mahasiswa sebagai generasi yang diharapkan mampu memimpin bangsa ini di masa depan, diminta harus menjadi orang baik yang tidak boleh berhenti berinvestasi dalam perbuatan baik setiap saat.

Mahasiswa dihadapkan pada tantangan luar biasa berat, termasuk kemandirian di bidang energi, teknologi, dan perekonomian yang bersih dari unsur-unsur merugikan. Orang baik harus berani menolak praktik-praktik yang akan merugikan bangsa di masa depan.

‘’Untuk menjadi bangsa besar dan bermartabat di tengah pergaulan masyarakat internasional, mereka harus berani berkata tidak dan melatih diri dengan penuh percaya diri. Belajar saja tidak cukup, mereka juga perlu memiliki social capital dan hard skills serta berkompetensi di era revolusi industri,” pungkasnya. (red)

Apresiasi Indosat untuk Pelanggan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) merayakan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) tahun ini dengan tema ‘Ketulusan Tanpa Akhir’. Seluruh jajaran direksi serta karyawan Indosat merayakan kebersamaan dengan memberikan berbagai apresiasi kepada pelanggan IM3, Tri, Indosat HiFi dan Indosat Business.

Kegiatan ini dilakukan untuk membangun keterikatan emosional antar Indosat dan pelanggan setianya serta melanjutkan komitmen perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan seluruh pelanggannya.

Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Ritesh Kumar Singh, mengatakan “Dengan ketulusan yang tanpa akhir, kami selalu menempatkan pelanggan sebagai prioritas.

Harpelnas menjadi momentum untuk mendapatkan masukan yang tulus dari para pelanggan sekaligus mendekatkan seluruh brand Indosat dengan mereka. Kami menyampaikan terima kasih kepada setiap pelanggan yang telah mempercayakan kebutuhan telekomunikasi digitalnya kepada Indosat.

Didorong kepercayaan ini, kami akan terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman digital kelas dunia dan menghubungkan pelanggan kami dengan orang-orang yang mereka cintai.

Mengawali rangkaian Harpelnas 2023 di Indosat, President Director and CEO, Vikram Sinha, serta jajaran direksi turun langsung untuk menyapa dan melayani pelanggan di Gerai IM3, 3Store, mengunjungi rumah pelanggan untuk mengantar kartu perdana, sekaligus mendapatkan masukan dari mereka.

Keseruan Perayaan Hari Pelanggan Nasional di Gerai IM3 dan 3 Store Jawa Timur Sementara itu, di area Jawa Timur perayaan Harpelnas juga dilakukan di Gerai IM3 Kayoon Surabaya dihadiri VP Retail East Java & Bali Nusra IM3, I Gusti Ngurah Sani sejak pukul 09.00 WIB.

Pelanggan yang hadir ke Gerai IM3 Kayoon disuguhi berbagai kegiatan seperti CX Fun Day di Gerai IM3 yang membagikan ratusan e-voucher kepada para pelanggan prabayar dan pascabayar.

Di tempat terpisah, Vega Sumampouw selaku District Operation Head East Java, Jember, & Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison turut menyapa dan melayani langsung pelanggan Tri di 3Store Malang.

Kegiatan dalam rangka Harpelnas yang dilakukan di 3Store WTC Surabaya pun tak kalah menarik, mulai dari permainan Wheel of Happiness bagi pelanggan yang bertransaksi minimal Rp 100.000 di 3Store, 3Care, 3DigiBox, dan 3Platinum Customer dengan hadiah voucher pulsa, paket data, merchandise dan penawaran spesial lainnya.

Pelanggan IM3 dan Tri di seluruh Indonesia dapat menikmati layanan walk-in yang mencakup ratusan titik Gerai IM3 dan 3Store yang menjangkau perkotaan, serta Mini Gerai IM3 dan 3Kiosk di pedesaan. Pelanggan yang mengunjungi Gerai IM3 dan 3Store berkesempatan mendapatkan Box of Happiness di Hari Pelanggan Nasional ini.

Sementara itu, pelanggan yang menggunakan aplikasi myIM3 dan bima+ berkesempatan mendapatkan voucher diskon, voucher belanja, dan tiket bioskop, serta mendapatkan poin double untuk IMPoin. Pelanggan juga dapat menikmati akun WhatsApp resmi IM3 dan Tri untuk melayani seluruh kebutuhan telekomunikasi digital mereka. (bw)

Dimediasi Polrestabes, Gembok Pagar SMK Prapanca 2 Akhirnya Dibuka

0

Surabaya, (pawartajatim.com) –  Sengketa antara mantan Kepala Sekolah SMK Prapanca 2, H. Soewandi dengan Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT) hingga berbuntut penyegelan gedung sekolah berakhir damai, setelah dimediasi Polrestabes Surabaya.

Dijadwalkan, Senin (4/9/2023) pagi, gembok dibuka Soewandi, Kepala Sekolah lama, dengan disaksikan Kapolrestabes Surabaya dan jajaran, Pengurus Yayasan Pendidikan Wartawan Jatim, guru dan wali murid SMK Prapanca II.

Keikhlasan Soewandi, membuka gembok sekolah, adalah hasil kesepakatan antar pihak  yang dimediasi Kasatreskrim Polrestabes Surabaya. “Terimakasih kepada semua pihak, terutama Polrestabes Surabaya  yang telah menginisiasi mediasi, sehingga ditemukan kesepakatan. Ini sangat berarti bagi siswa untuk melanjutkan proses belajar – mengajar di sekolahnya sendiri. Sekali lagi, kami apresiasi  Polrestabes Surabaya yang memiliki komitmen tinggi terhadap kelangsungan proses belajar – mengajar siswa,” kata Lutfil Hakim, Pembina Yayasan Pendidikan Wartawan Jatim, Minggu (3/9/2023) petang.

Menurut Cak Item, panggilan akrab Lutfil Hakim, Polrestabes Surabaya sudah membuktikan bahwa menyiapkan generasi emas di tahun 2045 harus dimulai dari sekarang. “Setiap siswa berhak untuk menjalani proses belajar merdeka, sehingga diharapkan lebih matang menyongsong masa depannya,” tambah Cak Item yang juga Ketua PWI Jatim.

Sementara, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce, melalui Kasat Reskrim AKBP Mirzal Maulana mengatakan, kedua pihak sepakat damai. Segala perselisihan telah diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak ada tuntutan apapun.

“Jadi atas petunjuk Bapak Kapolrestabes yang peduli terhadap nasib para siswa, diadakan mediasi ini. Alhamdulillah kedua pihak dengan kepala dingin sepakat bersama-sama membuka gembok pagar pintu SMK Prapanca 2 pada Senin (4/9/2023),” kata AKBP Mirzal.

Atas perdamaian kedua pihak yang sepakat mengakhiri sengketa ini, puluhan siswa yang sebelumnya mengungsi di salah satu ruang Kampus Stikosa-AWS untuk belajar, bisa kembali duduk di kelas masing-masing pada Rabu (6/9/2023).

“Rabu (6/9) dilaksanakan upacara untuk serah terima sekaligus dimulai kembali proses pembelajaran,” pungkas AKBP Mirzal. Untuk diketahui, masalah tersebut muncul setelah mantan Kepala Sekolah SMK Prapanca 2 sebelumnya, Soewandi diberhentikan pihak Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT), karena usianya sudah 60 tahun.

Soewandi lalu menggembok sekolah, sehingga sejak 2021 para siswa tidak bisa belajar di gedung SMA Prapanca 2. Polrestabes Surabaya, cepat merespon dengan mempertemukan kedua pihak untuk berembug secara kekeluargaan demi pendidikan para siswa.

Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi membenarkan bahwa sengketa SMK Prapanca berakhir damai, dan kedua belah pihak sepakat pada Senin (4/9) akan dibuka gembok pagar disaksikan oleh Polrestabes Surabaya. (bw)

Siap Menang, PDIP Embong Kaliasin Gelar Rapat Koordinasi Pemenangan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Rapat konsolidasi untuk pemenangan pemilu 2024. Walaupun pemilu masih enam bulan lagi, tetapi persiapan yang dilakukan jajaran Pengurus PDI Perjuangan (PDIP) Kelurahan Embong Kaliasin begitu masif.

Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari menggelar rapat koordinasi, pembuatan  KTA, mempersiapkan saksi pemilu, penempelan sticker Ganjar  Pranowo, hingga pendataan warga masyarakat yang sedang sakit untuk diberikan bantuan.

Beberapa waktu yang lalu, seluruh jajaran partai di wilayah tersebut dikumpulkan dalam rapat koordinasi untuk diberikan arahan terkait pencapaian target partai yaitu menang Hattrick pada Pemilu 2024.

“Target kami jelas, yaitu 3 sukses, menang Hattrick dan Ganjar Pranowo Presiden, Norma Yunita kembali menjadi anggota DPRD Kota Surabaya, dan Frangky Chandra duduk di gedung DPRD Indrapura,” kata Ketua Ranting PDI Perjuangan Kelurahan Embong Kaliasin, Nanang Sutrisno, didampingi para pengurus yang lain kepada pawartajatim.com, Minggu (3/9).

Norma Yunita (kiri) dan Nanang Sutrisno (kanan). (foto/arief)

Dalam kesempatan tersebut, Norma Yunita selaku petugas partai yang duduk di DPRD Kota Surabaya, memberikan dana pembinaan kepada Pengurus Ranting dan Anak Ranting. “Saya ingin mesin partai di sini bisa melaju lebih kencang untuk melakukan kerja kerja kerakyatan demi pemenangan pemilu 2024,” jelas Norma Yunita, yang juga anggota Komisi D ini.

Wilayah Kelurahan Embong Kaliasin merupakan basis PDI Perjuangan. Sejak reformasi dari pemilu ke pemilu,  baik pileg maupun pilkada, selalu menang secara signifikan. (bw)

Kapal Ikan Bongkar di Tanjungwangi, KSOP Sebut Bukan Prioritas

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Sandarnya kapal ikan di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi memicu polemik. Kapal ikan yang sandar di pelabuhan plat merah ini ternyata bukanlah prioritas. Namun, hanya menjadi cadangan. Ketika pelabuhan sibuk dengan kapal barang, kapal ikan harus minggir dahulu.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi, Syamsurizal membenarkan hal itu. Menurutnya, sandarnya kapal ikan di Tanjungwangi didasari permintaan Syahbandar Perikanan Nusantara di Prigi, Trenggalek. “ Jadi, kami hanya melakukan pelayanan. Kewenangan memilih sandar itu ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dalam hal ini Syahbandar Perikanan Nusantara Prigi,” kata Syamsurizal via telepon, Senin (4/9/2023).

Sandarnya kapal ikan di Tanjungwangi diawali permohonan dari Syahbandar Perikanan. Alasannya, faktor cuaca yang tidak bersahabat. Sehingga, kapal ikan itu tidak sandar di Pelabuhan Perikanan Masami. Padahal, lokasinya tak jauh dari Pelabuhan Tanjungwangi. “ Katanya di Pelabuhan Masami itu tidak bisa sandar karena cuaca. Sehingga meminta kami memberikan izin sandar,” jelasnya.

Karena statusnya pelabuhan umum, pihaknya memberikan kesempatan setiap kapal untuk sandar. Namun, khusus kapal ikan, tetap melihat kondisi dermaga. Artinya, ketika dermaga penuh dengan kapal barang, jadwal sandar kapal ikan harus ditunda. “ Jadi, kami prioritaskan kapal barang dulu. Jika tidak ada tempat, kami bisa menolak. Kapal ikan diminta menunda dulu,” jelasnya lagi.

Meski memicu polemik, pihaknya memastikan tidak memiliki kewenangan mengaturnya. Sebab, kewenangan sandar dan berlayar kapal ikan menjadi wilayah KKP. Apalagi, munculnya Peraturan Menteri KKP yang membuka tiga pelabuhan di Banyuwangi untuk bongkar kapal ikan. Salah satunya, Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi. “ Kami hanya memenuhi permintaan. Karena yang memilih sandar dan memberikan keselamatan berlayar kapal ikan adalah KKP,” tegasnya.

Sebelumnya, pengusaha Pelabuhan Perikanan swasta Masami di Banyuwangi meradang. Terancam tutup. Penyebabnya, mereka ditinggal kapal ikan dan memilih sandar ke Pelabuhan Tanjungwangi yang berstatus milik negara.  Padahal, pelabuhan bernama Masami ini baru dibuka awal Januari 2023. Sepinya pelabuhan ini dipastikan akan berlanjut seiring turunnya  Keputusan Menteri (Kepmen) Kelautan dan Perikanan No.139 Tahun 2023 tentang Penetapan Pelabuhan yang Memenuhi Syarat Perikanan Pasca Produksi atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak  dari Pemanfaatan Sumber Daya Alam Perikanan. Dalam Kepmen tertanggal 15 Agustus 2023 ini, Pelabuhan Perikanan di Banyuwangi jumlahnya bertambah. Awalnya hanya Pelabuhan Perikanan Masami yang dikelola swasta, ditambah Pelabuhan Tanjungwangi dan Pelabuhan Muncar yang berstatus plat merah. (udi)

Operasi Zebra di Banyuwangi Digelar, Polisi Buru Knalpot Brong dan Balap Liar

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Operasi Zebra Semeru 2023 untuk tertib berlalu lintas mulai digelar, Senin (4/9/2023). Kegiatan ini akan digelar selama dua pekan, mulai 4-17 September mendatang. Targetnya, memburu para pengendara nakal di jalanan.

Tak hanya roda dua, operasi ini akan menyasar para pengendara roda empat yang tidak patuh. Misalnya, tidak menggunakan sabuk pengaman atau menggunakan ponsel ketika berkendara. Sedangkan pengendara roda biasanya berboncengan lebih dari satu atau tidak menggunakan helm dan surat kelengkapan. Ada juga razia pengendara yang melawan arus atau melebihi batas kecepatan. “Termasuk pengendara roda yang menggunakan knalpot brong serta balap liar yang biasanya dilakukan oleh sekelompok pemuda di malam hari,” kata Wakasatlantas Polresta Banyuwangi Iptu Sugianto.

Operasi ini mentargetkan turunnya angka pelanggaran lalu lintas dan kasus kecelakaan. Lalu,  meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. “ Jadi, Operasi Zebra Semeru 2023 bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Sehingga tidak membahayakan diri sendiri dan pengendara lain,” jelasnya.

Dalam operasi ini, pihaknya akan memaksimalkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik dalam melakukan penindakan. Meski begitu, pelanggaran yang tidak terjangkau ETLE akan dilakukan tilang manual.

Sejumlah titik menjadi perhatian khusus untuk  operasi. Di antaranya tempat yang rawan terjadinya kecelakaan, rawan pelanggaran lalu lintas dan rawan kemacetan. Diantaranya,

Jalan Yos Sudarso, Klatak menuju arah Ketapang sampai perbatasan Wongsorejo. Lalu, rawan pelanggaran mulai Jalan Gajahmada dan Lampu Merah Cungking yang kerap dijadikan area balap liar. Selanjutnya, kawasan rawan macet di Pasar Blambangan, Pasar Kota Banyuwangi, Pasar Rogojampi dan Pasar Genteng.  “Pengendara yang kedapatan melanggar akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. Tentu kami kedepankan secara edukasi, persuasif dan simpatik,” tegasnya. (udi)