Korban Kapal Karam Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Tiga korban hilang karamnya kapal ikan di perairan Plawangan, Grajagan, Banyuwangi, belum juga ditemukan. Memasuki hari kedua, Tim SAR gabungan memperluas area pencarian. Hal ini mengantisipasi kemungkinan korban terserat arus laut.

Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas dan jajaran TNI dibantu para nelayan. Mereka menyisir sekitar perairan lokasinya karamnya kapal. Menggunakan perahu karet dan kapal nelayan, tim SAR memperluas penyisiran hingga beberapa mil. “ Hari kedua penyisiran, pencarian diperluas ke sekitar lokasi karamnya kapal,” kata Kepala Pos SAR Ketapang, Banyuwangi, Wahyu Setia Budi, Kamis (7/9/2023).

Tiga kru kapal yang masih dalam pencarian masing-masing Tolip (50), warga Bojonegoro, Dorik (55), asal Cluring dan To (32), asal Purwoharjo, Banyuwangi. Ketiganya hilang setelah kapal yang membawanya karam diterjang ombak, Rabu (6/9/2023) dini hari. Mereka hilang diterjang ombak bersamaan karamnya perahu.

Sebelumnya, sebuah kapal ikan karam setelah diterjang ombak di perairan Plawangan, Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Empat kru kapal tewas, 3 kru lainnya dinyatakan hilang.

Kapal nahas itu bernama lambung Mekar Jaya. Kapal ini membawa sekitar 27 anak buah kapal (ABK). Saat kejadian, sekitar pukul 00.00 WIB, kapal hendak merapat ke dermaga Grajagan usai berburu ikan. Nahas, ketika melaju di perairan Plawangan, ombak besar menerjang. Akibatnya, kapal tak terkendali, lalu tenggelam. Seluruh ABK ikut hanyut.

Empat kru kapal yang meninggal masing-masing, Sukar (60), asal Purwoharjo, Sumarno (60), asal Muncar, Toso (55), asal Srono dan Wakik (35), asal Jember. Keempatnya ditemukan tenggelam di sekitar lokasi kejadian. Dari keempat kru yang ditemukan meninggal, satu diantaranya adalah nahkoda kapal bernama Sukar. Pria ini ikut tergulung ombak ketika kapal yang dinakhodainya terbalik. (udi)

Kontribusi Positif untuk Pembangunan Nasional dan ASEAN, LPS Gelar Bloomberg CEO Forum 2023

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar forum pertemuan para tokoh dan investor terkemuka di dunia bertajuk Bloomberg CEO Forum 2023, dihelat di sela rangkaian kegiatan ASEAN Summits 2023, di Jakarta Rabu (6/9). Bloomberg CEO Forum 2023 sendiri adalah forum yang mempertemukan para pejabat pemerintah, CEO global dan nasional, investor, filantropis, dan tokoh terkemuka lain untuk membahas isu-isu krusial.

Diantaranya terkait dengan potensi yang dimiliki ASEAN untuk menjadi salah satu economic powerhouse di dunia. Melalui penyelenggaraan Bloomberg CEO Forum 2023 ini kami berharap akan adanya dialog lanjutan yang lebih intensif dan produktif antar peserta hingga dapat lahir berbagai inisiatif nyata atas berbagai isu yang dibahas Rabu (6/9) ini.

‘’Pertemuan Bloomberg ini akhirnya dapat berkontribusi positif bagi pembangunan nasional dan ASEAN,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa. Bloomberg CEO Forum kali ini merupakan wujud dari dukungan LPS terhadap presidensi Indonesia dalam KTT ASEAN atau ASEAN Summits tahun 2023 di Jakarta.

Beberapa tema yang didiskusikan pada hari ini juga merupakan keberlanjutan dari tema-tema pada Bloomberg CEO Forum tahun 2022 lalu terutama yang terkait dengan isu lingkungan,  pembangunan berkelanjutan, serta teknologi.

Untuk merealisasikan visi ASEAN tersebut, terdapat beberapa aspek yang kita perlu diperkuat, di antaranya adalah pengembangan infrastruktur serta adopsi inovasi dan teknologi di berbagai bidang.

‘’Selain itu, Indonesia juga perlu mempertimbangkan aspek lingkungan dalam pembangunan dan senantiasa menjaga kondisi stabilitas sistem keuangan,” tambahnya. Terkait aspek lingkungan dalam pembangunan, isu tersebut juga menjadi salah satu tema yang dibahas.

Purbaya menjelaskan bahwasanya isu mengenai energy hijau dan transisi energy terus menjadi fokus pemerintah dan juga LPS. Lembaga ini ingin memberikan spotlight terbaik kepada Indonesia agar isu-isu yang dibahas hari ini juga memberikan solusi-solusi yang nyata untuk mendukung pembangunan ASEAN pada umumnya dan pembangunan nasional pada khususnya.

Selain itu, melalui forum ini pula, LPS lebih dikenal oleh publik secara luas bukan hanya di Indonesia melainkan juga di dunia internasional yang sesuai dengan visi LPS untuk menjadi lembaga yang terdepan, terpercaya, dan diakui di tingkat nasional dan internasional dalam menjamin simpanan nasabah dan melaksanakan resolusi bank untuk mendorong dan memelihara stabilitas sistem keuangan.

Implementasi UUP2SK

Terkait dengan perkembangan implementasi Undang-Undang Penguatan dan Pengembangan Sistem Keuangan (UU P2SK). Purbaya menjelaskan, bahwasanya saat ini LPS sangat serius untuk  menjalankan amanat tersebut.

“Kami serius menjalankan amanat tersebut, minggu lalu sudah ada 1 orang Direktur Eksekutif  bidang penjaminan polis asuransi yang kami angkat. Setiap minggu saya sendiri yang monitor langsung. Persiapan perangkat hukum juga banyak sekali, dan kami terus koordinasi dengan DPR,’ ujarnya.

Kemudian pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Lana Soelistianingsih menegaskan bahwa LPS berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan membuka Kantor Perwakilan (Kanwil) di beberapa daerah pada 2024, LPS menargetkan beroperasinya beberapa Kanwil yakni Kanwil Sumatera Utara di Medan, Kanwil Jawa Timur di Surabaya, dan Kanwil Sulawesi Selatan di Makassar.

Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Penjaminan dan Resolusi Bank Didik Madiyono, yang juga hadir pada kegiatan tersebut menambahkan, hadirnya LPS di kota-kota tersebut, diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat mengenai LPS dan perannya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Sehingga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan nasabah terhadap industri perbankan dan asuransi. (bw)

SMSI Surabaya Bertemu Wali Kota Eri, Diskusi Tentang Pembangunan Kota

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Surabaya audiensi dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Pertemuan dilaksanakan di ruang kerja wali kota di lantai 2 Balai Kota Surabaya, Rabu (6/9).

Pertemuan yang berlangsung 90 menit itu, SMSI ingin menjalin silaturahmi dengan Pemkot Surabaya. Selain itu, sekaligus berdiskusi tentang pembangunan Kota Pahlawan. Ketua SMSI Kota Surabaya Iskandar, mengatakan, SMSI ingin berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya.

Ia menjelaskan sejumlah program kerja yang bakal dilakukan SMSI Surabaya yang memiliki konsep yang sama dengan lembaga eksekutif di ibu kota Jawa Timur/Jatim ini. “Selain mengenalkan SMSI Kota Surabaya, ada program-program yang bisa dikolaborasikan dengan Pemkot Surabaya,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Isa ini menjelaskan SMSI tidak hanya memiliki program tentang dunia pers. Salah satu program kerja yang diusung adalah tentang pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan pendidikan.

Dibidang ekonomi kerakyatan, menurut dia, SMSI mendukung penuh upaya Pemkot Surabaya untuk membangkitkan UMKM. Ia menyatakan, UMKM Surabaya sudah naik kelas dan kini saatnya go international.

“Dengan UMKM yang semakin berkembang, ekonomi pun akan tumbuh. Jika perekonomian naik, otomatis juga akan mengentas pengangguran dan kemiskinan,” terangnya. Sedangkan di bidang pendidikan, Isa menyatakan SMSI Surabaya mendukung Surabaya sebagai Kota Layak Anak (KLA).

SMSI juga siap memberikan support agar Surabaya menjadi KLA dunia. Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menyambut hangat kedatangan para pengurus SMSI Surabaya. Ia juga menyatakan membuka tangan untuk kolaborasi SMSI Surabaya dengan Pemkot Surabaya.

Suasana diskusi antara pengurus SMSI Kota Surabaya dengan Wali Kota Eri Cahyadi, di Balai Kota Rabu (6/9/2023). (foto/ist)

“Dalam banyak kesempatan saya selalu katakan, Pemkot Surabaya tidak bisa sendirian membangun kota ini. Butuh keterlibatan semua pihak untuk saling bekerja sama, dan mari membangun kota ini dengan keguyuban serta gotong royong,” kata Eri Cahyadi.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya ini menambahkan pihaknya sudah menjalin mitra kerjasama dengan banyak lembaga. Salah satunya dengan perguruan tinggi dalam upaya penanganan stunting.

Diungkapkan, pada 2021 lalu, jumlah stunting adalah 28,9 persen. Angka ini setara dengan 6.772 balita. Namun, jumlah tersebut sekarang sudah turun drastis menjadi tinggal 4,8 persen (923 balita). Ia pun menargetkan tahun ini Surabaya bakal zero stunting.

Menurut Eri, dengan keberhasilan itu, yang hebat bukanlah pemimpin atau wali kotanya, tetapi masyarakatnya. “Ini adalah bukti, gotong royong masyarakat Surabaya itu sangat luar biasa. Karenanya, saya menyambut kepedulian SMSI Surabaya yang ingin berkolaborasi untuk membangun kota ini,” tambahnya.

Pada pertemuan ini, Wali Kota Eri, juga menuturkan pentingnya menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Upaya itu sudah dilakukan Pemkot Surabaya. Diantaranya dengan menghidupkan kembali Jalan Tunjungan dengan konsep “Tunjungan Romansa” dan kini kawasan tersebut sudah ramai dikunjungi masyarakat.

“Bahkan di Hari Sabtu atau Minggu, omzet satu stand UMKM di Tunjungan Romansa bisa mencapai Rp 5 juta,” katanya. Selain itu, Eri juga menjabarkan telah membuka “Adventure Land Romokalisari”. “Di sana, kalau hari libur rata-rata didatangi 3.000 pengunjung. Sedangkan yang mengelola kita serahkan ke warga sekitar,” lanjut dia.

Terkait SMSI Surabaya, ia berharap dapat memberikan masukan untuk menjadikan Surabaya agar semakin lebih baik. Ia juga mengajak SMSI Surabaya bersama-sama membangun Kota Pahlawan.

“Banyak hal yang bisa kita kerjakan. Mari bergotongroyong membangun Surabaya untuk kepentingan umat,” ujarnya. (bw)

Mahasiswa UM Surabaya Rancang Sepeda untuk Terapi ABK

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya merancang sepeda khusus untuk membantu mengatasi solusi terapi fisik berteknologi, terutama anak berkebutuhan khusus (ABK). Inovasi yang diberi nama Scalextric By Bike tersebut sekaligus meningkatkan motorik siswa berkebutuhan khusus.

Sepeda yang diberi nama Scalextric By Bike ini diciptakan Tim Kelompok KKN 33 UM Surabaya. Sepeda ini dirancang atas dasar permasalahan yang terjadi di SMP Muhammadiyah 18 Surabaya, yang salah satunya ada siswa berkebutuhan khusus sedang mengalami tantrum atau kondisi saat anak mengalami kenaikan emosi yang tidak terkendali dengan marah, berteriak, mengamuk dan berguling-guling di lantai.

Tim Mahasiswa Perancang Scalextric By Bike, Fatimatus Zahro, mengatakan alat ini dirancang khusus untuk anak-anak berkebutuhan khusus yang apabila sedang tantrum tindakannya seringkali mengganggu siswa lainnya saat ada kegiatan belajar mengajar di kelas.

Alat ini dibuat untuk meredakan tantrum, melatih saraf motorik juga sarana olahraga untuk anak berkebutuhan khusus. “Alat ini dibuat untuk meredakan tantrum dan melatih saraf motoric, serta sebagai sarana olahraga untuk anak berkebutuhan khusus,” kata Fatima di Surabaya, Rabu (6/9).

Setelah dilakukan uji coba, alat ini terbukti bisa mengalihkan stres dan tantrum dari anak-anak berkebutuhan khusus, agar energi mereka tersalurkan dengan mengayuh sepeda. Dengan menyalakan display LED P10 akan memunculkan warna merah secara keseluruhan.

Sehingga, tidak menganggu siswa yang lain, dan juga sebagai sarana positif untuk melatih saraf motorik dan olahraga fisik. “Hal ini bertujuan agar suasana kelas tetap kondusif, dan guru pendamping tidak perlu kerepotan akibat tantrum anak kebutuhan khusus ini,” ungkapnya.

Cara kerja alat teknologi tepat guna ini, yakni dengan cara dikayuh. Sehingga akan menggerakkan gear, dan gear akan dihubungkan ke generator mini. Putaran kayuhan sepeda akan menggerakkan generator mini, kemudian generator mini akan mengeluarkan tegangan DC antara 10 hingga 20 volt.

Tegangan DC dari generator mini akan dihubungkan dengan stepdown DC to DC dengan input 12 Volt-24 Volt dengan output tegangan 5 Volt. Selanjutnya, dari output module stepdown tegangan akan dimasukkan module Arduino dan nanti akan diprogram 0 Vdc lampu akan off dan 5 Vdc lampu LED jenis P10 akan menyala secara keseluruhan.

“Kemudian, step-step lampu akan dibuat sebanyak 10 step dengan 0,9 Vdc akan mulai counting 1/10 lampu LED, dengan 2 Vdc akan menyalakan 2/10 LED dan seterusnya hingga lampu 10/10,” jelasnya.

Dosen Pembimbing, Fullatul Alifah, mengatakan selain memiliki kelebihan, inovasi ini juga memiliki sejumlah kekurangan. Terutama dari segi keamanan di bagian gear bagian bawah sepeda yang masih terbuka.

“Kalau kekurangan yaa jelas, karena alat ini baru pertama dibuat mahasiswa KKN. Mungkin secara keamanan saja dibagian bawah membutuhkan penyempurnaan, sehingg alat ini bisa dipakai khususnya anak berkebutuhan khusus,” terang Fullatul.

Ke depan, inovasi sepeda Scalextric By Bike ini akan dikembangkan lebih lanjut, terutama dari faktor keamanan di bagian gear yang lebih tertutup. Sehingga, aman bagi anak-anak berkebutuhan khusus. (red)

Perluas Pasar, Mahasiswa KKN UMG Latih Digital Marketing Batik Sendangduwur Lamongan

0

Lamongan, (pawartajatim.com) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata/KKN Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) di Sendangduwur Lamongan mengadakan sosialisasi digital marketing. Kemajuan teknologi yang pesat ini menuntut sebagian orang harus beradaptasi. Termasuk dalam hal penggunaan teknologi sebagai transaksi online.

Mahasiswa KKN Reguler Kelompok 3 Universitas Muhammadiyah Gresik menggelar sosialisasi digital marketing. Sosialisasi ini diberi tema ‘Improvisasi Target Pasar dengan Digital Marketing melalui Media E-Commerce untuk UMKM Batik Sendangduwur agar Berdaya Saing’.

Kegiatan Sosialisasi Digital Marketing merupakan program unggulan kelompok 3 mahasiswa KKN  UMG Desa Sendangduwur, pelaksanaan sosialisasi dimulai pertengahan 18 Agustus 2023 sampai 4 September ini.

Peserta pelatihan berasal dari  ratusan warga yang memiliki usaha UMKM Batik di Desa Sendangduwur. Pelatihan ini menghadirkan  narasumber kompeten dari kampus UMG. Dia adalah salah satu Dosen Kewirausahaan UMG yaitu Aries Kurniawan, S.E., M.Hum.

Dan juga dibantu dari para mahasiswa KKN. Batik yang diproduksi oleh warga desa  Sendangduwur memang memiliki ciri khas nya sendiri dan banyak diminati oleh khalayak. Akan tetapi, pembeli Batik Sendangduwur masih berkutat di sekitar Kabupaten Lamongan.

Melihat kondisi ini mahasiswa KKN UMG Kelompok 3 berinisiatif untuk mengadakan Sosialisasi Digital Marketing. Sosialisasi ini merupakan upaya untuk membantu memasarkan produk melalui jenis media digital.

Dengan diadakannya sosialisasi Digital Marketing tersebut, diharapkan dapat membantu UMKM Batik desa Sendangduwur untuk meningkatkan pembeli dari berbagai wilayah melalui media E-Commerce.

Sosialisasi Digital Marketing di Desa Sendangduwur dapat memanfaatkan teknologi untuk memperkuat koneksi antara penjual UMKM Batik dengan pembeli dari berbagai wilayah. “Digital Marketing adalah salah satu upaya yang saat ini paling mudah untuk dilakukan oleh pelaku UMKM Batik Sendangduwur untuk mempromosikan produk batiknya melalui media E-Commerce,” kata Dr. Suwandi SE, MA., di Lamongan Rabu (6/9).

Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 3 UMG mengawali sambutan pembukaan sosialisasi. Menurut dia, kegiatan ini merupakan program kerja  inovatif untuk membantu memberikan koneksi pasar lebih luas kepada UMKM Batik Sendangduwur.

Pelaksanaan sosialisasi Digital Marketing ini melengkapi kegiatan sebelumnya. Pemateri Aries Kurniawan, dalam pemaparannya lebih menekankan pada pentingnya penggunaan media smartphone. “Ibu-ibu bisa menggunakan hp untuk meningkatkan pemasaran batik ini. Segera memanfaatkan fasilitas dalam hp ini. Dan yang sudah menggunakan bisa ditingkatkan konten kreasinya,” jelas Aries.

Tampak Ufairoh Rozana Nabilah (pakai almamater biru) pemateri dari kelompok mahasiswa KKN sedang membimbing ibu-ibu pengusaha batik Sendangduwur memanfaatkan aplikasi untuk memperluas pemasaran. (foto/dra)

Adapun pemateri dari pihak  kelompok mahasiswa KKN adalah  Ufairoh Rozana Nabila. “Monggo ibu-ibu kita lebih manfaatkan hp ini. Agar produk batik jenengan semua lebih dikenal,” ajak Ufa, panggilan akrab anggota mahasiswa KKN ini.

Dalam sesi ini para mahasiswa KKN Reguler UMG Desa Sendangduwur turut mendaftarkan para pemilik UMKM Batik di aplikasi Shopee guna memperluas jangkauan pembeli batik. Selain itu, para mahasiswa KKN juga mensosialisasikan cara mengoperasikan aplikasi tersebut serta cara menarik pelanggan melalui Live Streaming.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sendangduwur Barrur Rohim yang turut menyaksikan sosialisasi  memberi apresiasi pada pemateri dan Dosen Pembimbing. Mengingat sosialisasi pelatihan penggunaan aplikasi ini disambut baik warga Desa Sendangduwur.

“Program Kerja Sosialisai Digital Marketing ini sangat bermanfaat bagi pemilik usaha batik, karena pemilik UMKM dapat belajar cara memasarkan produk. Dan dengan aplikasi Shopee ini pemilik usaha batik dapat menjangkau pembeli lebih luas dan  banyak,” ujar Barrur Kepala Desa Sendangduwur. (dra)

Kowarteg Ganjar Bantu Air Bersih Ratusan Warga Sampang

0

Sampang, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Ganjar Pranowo, yang tergabung dalam Komunitas Warung Tegal (Kowarteg) Indonesia melanjutkan aksi sosial dan kepedulian kepada masyarakat. Kali ini, dengan tajuk kegiatan Berbagi Ceria, Kowarteg hadir di Desa Pajerruan, Kecamatan Kadungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur/Jatim untuk memberikan bantuan.

“Dalam kegiatan ini, kami berusaha memenuhi kebutuhan air bersih warga. Apalagi sekarang sedang musim kemarau,” kata Koordintor Kowarteg Indonesia Noehrozi, dalam siaran persnya, Selasa (5/9). Pada penyaluran air bersih itu, ada seratus-an warga yang menerima manfaat.

Semuanya diberikan bantuan air bersih yang dibawa langsung oleh Kowarteg menggunakan sebuah truk pengangkut. “Harapannya, semoga kebutuhan air bersih di tengah musim kemarau ini bisa terpenuhi,” katanya.

Noehrozi menuturkan, penyaluran air bersih itu juga atas inisiatif mereka menyikapi keadaan musim kemarau yang membuat warga susah mendapatkan akses air. “Melalui bantuan ini, kami hadir sebagai kepanjangan tangan Pak Ganjar Pranowo. Semoga masyarakat bisa terbantu,” tambahnya.

Selain itu, para pendukung Ganjar Pranowo, juga menyerahkan bantuan lain berupa perkakas dapur kepada ibu-ibu setempat. Pandu, salah satu warga yang menerima bantuan mengaku sangat berterima kasih kepada Kowarteg.

“Bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat. Kami sangat terbantu dengan kehadiran Kowarteg,” paparnya. (rid)

ICX dan Dynamik Technologies Brunei Kerja Sama untuk Borneo Economic Community

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Indonesia Climate Exchange (ICX) dan Dynamik Technologies Brunei Darussalam menjalin kerja sama strategis pembentukan pasar karbon regional untuk Borneo Economic Community. Kerja sama ini sejalan dengan rencana besar integrasi ASEAN dalam pengembangan ekonomi hijau dalam 5 pilar ASEAN BAC.

Rencana ini menggawangi 3 pilar utama dari 5 pilar prioritas yaitu Digital Transformation, Sustainable Development dan Trade & Investment Facilities. Penandatanganan Kerja sama ini dilakukan di Jakarta Selasa (5/9) yang ditandatangani CEO Indonesia Climate Exchange (ICX) Megain Widjaja dan CEO Dynamik Technologies, Puan Haslina Taib.

Kerja sama strategis ini mengintegrasikan teknologi perdagangan ICX dari Indonesia dan Dynamik Technologies dari Brunei Darussalam untuk platform perdagangan karbon dan instrumen iklim lainnya.

Hal ini ditujukan untuk harmonisasi standar perdagangan dan interoperabilitas teknologi demi menciptakan pasar regional dan kredit karbon yang dapat ditransaksikan secara inklusif. Dalam rencana besar regional ASEAN, pasar karbon dan instrumen iklim memiliki peranan penting dalam upaya penurunan emisi.

CEO ICX, Megain Widjaja, mengatakan, kerja sama ini menjadi kebanggaan bagi ICX. Karena merupakan kepercayaan besar dari Brunei Darussalam. ‘’Adanya integrasi antar negara ini tentunya mengukuhkan sinergi Borneo Economic Community melalui terciptanya gugusan ekonomi hijau terutama untuk pasar karbon regional,” kata Megain Widjaja.

Borneo Economic Community ini sejalan dengan rencana Ibu Kota Negara Nusantara yang berlokasi di Borneo. IKN Nusantara dibangun berlandaskan ideologi green city. Dimana infrastruktur pendukung berjalannya ekonomi dibangun dengan mempertimbangkan faktor keberlanjutan, harmonisasi dengan lingkungan dan sumber energi baru terbarukan.

Kebutuhan akan keseimbangan emisi di Borneo menjadi prioritas ketiga negara yang berada di pulau Borneo. Sementara, CEO Dynamik Technologies, Puan Haslina Taib, mengatakan, menyadari pentingnya Borneo dan potensi Borneo untuk menjadi pusat global bagi ekonomi hijau dunia.

Penciptaan pasar karbon regional melalui platform teknologi perdagangan modern akan memungkinkan dan memfasilitasi dunia usaha dibidang ekonomi hijau yang berada di kawasan dapat dengan mudah berpartisipasi dan mengakses pasar karbon.

Megain Widjaja menambahkan, banyak kerja sama yang akan dilakukan dalam regional ASEAN. Pihaknya senang dapat memulai lebih awal dan sekaligus berbangga hati bahwa teknologi Indonesia dapat diintegrasikan dalam skala global.

”Kami berharap usaha ini dapat mendukung rencana besar negara-negara ASEAN dalam penurunan emisi Nationally Determined Contribution (NDC) serta menjadi bukti bahwa kerja sama antar negara ASEAN dapat mewujudkan semangat menjadikan ASEAN sebagai Epicentrum of Growth,” ujar Puan Haslina Taib. (bw)

DPR Asal Banyuwangi Turun Tangan, Pulangkan TKW yang Sakit di Brunei 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Seorang tenaga kerja wanita bernama Anisaul Rodiyah (46), asal Dusun Galekan, Desa Wongsorejo, Banyuwangi bisa bernafas lega. Pekerja migran ini berhasil dipulangkan ke desanya setelah lama sakit di Brunai Darusalam.

Proses kepulangannya berlangsung dramatis. Wanita ini lebih dari 6 tahun bekerja di negeri petro dollar itu. Namun, akhirnya mengalami sakit setelah kontrak kerjanya habis. Keluarga sempat kelimpungan membiayai korban. Total biayanya mencapai Rp 350 juta.

Persoalan kembali muncul ketika korban hendak pulang ke tanah air. Prosesnya tak mudah. Membutuhkan biaya besar, aturannya berbelit. Solusi muncul ketika anggota Komisi V DPR RI Sumail Abdullah ikut turun tangan. Dengan perjuangan keras, Anisaul berhasil dipulangkan.

“Korban sudah tiba dengan selamat di Banyuwangi, sekarang ini sedang dalam kondisi pemulihan dan ditangani keluarganya,” kata politisi Gerindra ini, Selasa (5/9/2023) siang. Kepulangan korban berawal dari laporan keluarga. Keluarga merasa kebingungan dengan kondisi korban.

“Alhamdulillah, lewat Pak Sumail Abdullah akhirnya ibu kami yang proses pemulangannya sempat dipersulit akhirnya bisa berjalan lancar. Padahal saya curhat sebelum Agustus 2023,” tambah Restu Aprilia, anak korban.

Begitu melapor ke anggota DPR RI, pihaknya dihubungi pihak kedutaan Brunai. Ternyata, kepulangan sang ibu sedang diproses. Akhirnya, mendarat dengan selamat di Bandara Juanda Sidoarjo, 2 September kemarin. Kini, keluarga sudah merawat korban dengan baik di rumahnya. (udi)

Tingkatkan Kepatuhan, Polres Gresik Gelar Operasi Zebra

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Polres Gresik terhitung mulai hari ini menggelar Operasi Zebra Semeru 2023. Operasi diberi tema ‘Kamseltibcarlantas Yang Kondusif Menuju Pemilu Damai 2024’. Kapolres meninjau kesiapan personel menjelang Operasi Zebra Semeru 2023 di halaman Mapolres Gresik, Senin (4/9).

“Operasi kali ini untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom. Kapolres memberi apresiasi kepada seluruh personil dalam menjaga kondusifitas wilayah hukum Polres Gresik.

Menurut data, Januari sampai Agustus 2023 angka kecelakaan dibandingkan pada periode yang sama tahun 2022 di Jawa Timur/Jatim meningkat 70,12 persen. Dengan rincian korban meninggal dunia naik 38,25 persen juga pelanggaran meningkat sebanyak 1.254 persen.

Pria asli Magetan ini menjelaskan seiring dengan peningkatan perekonomian setelah Covid 19,  aktivitas turut meningkat. Dengan meningkatnya angka pelanggaran dan laka lantas tidak terlepas dari meningkatkan mobilitas masyarakat pasca Covid 19.

Dan penyebab lain adalah menurunnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalulintas dan kurangnya anggota polantas akibat perubahan sistem penindakan dari manual ke sistem elektronik.

“Hal tersebut dipandang perlu adanya operasi Zebra Semeru guna memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas,” tandas Kapolres Gresik. Operasi Zebra dilaksanakan selama 12 hari, mulai dari 4 September sampai 17 September 2023.

“Laksanakan secara profesional secara humanis sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian negara Republik Indonesia,” pesan Kapolres. Adapun sasaran Operasi Zebra Semeru 2023 antara lain pengendara motor yang berboncengan lebih dari satu orang, pengendara yang melawan arus di jalan yang satu arah juga pengendara yang melebihi batas kecepatan maksimum.

Dan yang tak kalah pentingnya juga penindakan pada pengendara yang tidak memiliki SIM, dan pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak mengenakan helm SNI (Standar Nasional Indonesia) serta Pengendara roda 4/lebih yang tidak menggunakan seatbelt. (dra)

Kirab Pemilu 2024 Mampir di Banyuwangi, Targetkan Dongkrak Pemilih

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kirab Pemilu 2024 mampir di Kabupaten Banyuwangi, Selasa (9/5/2023). Kirab diisi dengan deretab bendera partai politik peserta pemilu. Iring-iringan bendera ini datang  dari Kabupaten Jembrana, Bali. Lalu, diterima di Gesibu Taman Blambangan.

Kirab diikuti sekitarb1000 orang. KPU Banyuwangi menerjunkan jajaran PPK dan PPS. Jumlah ini masih ditambah rombongan dari KPU Bali. Mereka menggunakan busana adat Bali. Sedangkan peserta dari Banyuwangi menggunakan busana khas Banyuwangi.

Mereka berjalan kaki dari pendopo menuju Taman Blambangan. Mereka  membawa berbagai spanduk bernuansa pemilu. Selain penyerahan bendara kirab, kegiatan iisi dengan Deklarasi Kirab Pemilu 2024 sebagai Sarana Integrasi Bangsa.

Isinya, komitmen penyelenggara dan pemangku kepentingan pemilu dalam mewujudkan pemilu yang jujur dan adil. “Kirab Pemilu 2024 di Banyuwangi berisi rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 7 hari hingga 11 September 2024,” kata Ketua KPU Kabupaten Banyuwangi Dwi Anggraini Rahman.

Banyuwangi menjadi tempat singgah kirab pemilu untuk etape keenam. Setelah proses serah-terima kirab, KPU akan menggelar sosialisasi ke ruang terbuka hijau (RTH) di beberapa kecamatan dan beberapa acara lain.

Terakhir, bendera kirab pemilu akan diserahterimakan ke Kabupaten Situbondo pada 11 September. Kirab pemilu ini bertujuan  mengenalkan parpol peserta pemilu. “Harapan kami, kirab ini membuat masyarakat lebih tahu parpol-parpol apa saja yang ikut pemilu. Termasuk, tahu kapan pelaksanaannya,” tutupnya. (udi)