Ini Dia, Produk Asuransi Syariah yang Berkah dan Bermanfaat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Produk asuransi dengan uang pertanggungan miliaran rupiah. Setiap orang hidup idealnya memiliki rencana keuangan, dengan tujuan agar bisa memiliki keuangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dihari-hari mendatang, seperti kesehatan, pendidikan, wisata ataupun hari tua.

Kecelakaan, sakit, dan meninggal dunia, adalah sebuah  keniscayaan dalam hidup manusia. Karena itu setiap orang perlu dilindungi nilai ekonomisnya dengan menghindari resiko, atau memindahkan resiko kepada pihak lain, yaitu perusahaan asuransi.

Berkaitan dengan hal tersebut,  PT Prudential Shariah Life Assurance (Prudential Syariah) hadir dengan PRUAnugerah Syariah, sebuah produk baru asuransi jiwa syariah tradisional dengan perlindungan jiwa seumur hidup sebagai bentuk warisan bermakna bagi keluarga tercinta.

Produk ini merupakan inovasi pertama di industri dari Prudential Syariah, sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah yang menyediakan manfaat dana usia mapan dan dibayarkan sekaligus saat peserta mencapai usia tertentu.

Chief Financial Officer Prudential Syariah, Paul S Kartono, mengatakan, asuransi jiwa syariah merupakan salah satu instrumen keuangan yang dapat digunakan sebagai persiapan warisan.

“Hal ini menjadi komitmen kami untuk terus menyediakan kebutuhan finansial jangka panjang, demi membantu keluarga Indonesia meraih yang terbaik dalam kehidupan,” kata Chief Financial Officer Prudential Syariah, Paul S Kartono, kepada pawartajatim.com, Rabu (31/8/2023)

PRUAnugerah Syariah hadir sebagai solusi yang membantu mempersiapkan tujuan keuangan jangka panjang sesuai kebutuhan bagi keluarga, seperti dana warisan maupun dana pensiun. Hanya dengan kontribusi mulai dari Rp 500.000 per bulan, produk ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat Indonesia menyediakan akses finansial yang luas mempersiapkan warisan bagi keluarga tercinta.

“Kami berkomitmen terus mengutamakan kebutuhan peserta, membantu mereka mempersiapkan anugerah terindah untuk keluarga dan mewujudkan hidup yang lebih sehat dan sejahtera,” tutup Paul. (nanang)

Kemarau, Polres Gresik Bantu Sumur Bor di Desa Randupadangan

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Memasuki musim kemarau, Polres Gresik turut membantu masyarakat dengan program penyediaan air bersih. Aparat penegak hukum ini melakukan pembuatan sumur bor untuk masyarakat di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti kabupaten setempat.

Pengeboran sumur sedalam 53 meter telah dilakukan, dan dalam waktu 24 jam membuahkan hasil. Terlihat jelas air bersih mengalir, membantu masyarakat di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jumat (1/9).

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, menyampaikan, kegiatan ini merupakan Program Kapolri dalam rangka HUT kemerdekaan RI ke 78. Dengan adanya program sumur bor dan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan, kami berharap dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

‘’Air sangat vital bagi masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga sehari hari,” kata Kapolres Gresik di Desa Randupadangan. Memasuki musim kemarau, pihaknya berharap warga terhindar dari kekeringan. Masyarakat bisa mendapat air bersih dari sumur bor yang dibuat Polres Gresik.

Sumur bor memberikan manfaat di musim kemarau. “Semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan,” harap Kapolres. Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Randupadangan, Anhar, mengapresiasi, atas bantuannya sumur bor dan air bersih di Desa Randupadangan.

Adanya sumur bor dan air bersih ini sangat membantu masyarakat. “Atas nama masyarakat Desa Randupadangan mengucapkan terimakasih kepada Polres Gresik yang telah membantu warga desa Randupadangan,” ungkap Kades Anhar.

Salah satu warga Desa Randupadangan, Uman (57) merasa senang dengan adanya sumur bor ini. Dia menginginkan program bisa dilanjutkan ditempat yang lain. Sehingga semakin banyak sumur bor yang tersedia.

Diakhir acara Kapolres Gresik memberi bantuan sosial secara langsung kepada perwakilan masyarakat yang membutuhkan. Tampak berbinar senang para penerima bantuan itu. (dra)

Usai Liga, Suporter dan Pemain Bola Deklarasikan Dukung Prabowo

0

Solo, (pawartajatim.com) – Suporter bola di Solo Raya yang mengikuti kegiatan Liga Bola Rakyat (Libra) mendeklarasikan dukungan kepada capres Prabowo Subianto. Deklarasi diadakan di Stadion Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo Sabtu (2/9) siang.

“Kami sepakat, supaya Prabowo Subianto, sebagai pemimpin Bangsa Indonesia,” kata Promotor Sepakbola Rakyat Libra Piala Prabowo Subianto, Aji Jaya Bintara, saat ditemui wartawan.

Pihaknya hanya menampung keinginan dari suporter dan pemain dalam Libra yang diadakan di kota Solo selama tiga bulan terakhir. Menurut dia, ada ribuan penggemar sepakbola yang memberikan dukungan kepada sosok Ketua Umum (Ketum) Gerindra tersebut.

“Mereka minta diadakan deklarasi, kami mewadahinya. Itu hal positif bagi kami,” terang pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Garuda Nusantara itu. Dengan digelarnya Libra, dia berharap, dapat kembali menyatukan suporter sepakbola tanah air.

Mengingat, pasca tragedi Kanjuruhan, Malang beberapa waktu lalu suporter tanah air seakan terkotak-kotak. “Melalui kegiatan yang diadakan ini, diharapkan mampu menyatukan seluruh suporter di tanah air. Seperti dalam kegiatan ini, seluruh suporter dapat bersatu, ceria bersama dan mengharapkan prestasi positif dalam persepakbolaan tanah air,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Aji Jaya, menyinggung terkait dinamika politik yang terjadi saat ini. Yaitu, keluarnya Partai PKB dari koalisi Indonesia Maju pimpinan Partai Gerindra. Singgungan itu, disampaikan melalui pantun berbunyi “jangan ke Surabaya bawa kardus, bertemu bonek sambil makan coklat. Rakyat bola pilih pemimpin yang tulus, yang bukan pembohong dan pengkhianat”.

“Silakan artikan sendiri,” ucapnya sambil tertawa. Informasi yang dihimpun, PKB akan mendeklarasikan Capres-Cawapres Pemilu 2024. Rencanya, Capres- Cawapres yang akan diusung yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Rencananya, deklarasi itu digelar di Surabaya, Jawa Timur/Jatim. Pantauan di lokasi, deklarasi dukungan kepada Prabowo di Stadion Sriwedari yang diadakan tersebut mengusung sejumlah point.

Diantaranya, mengajak seluruh atlet, pelatih dan suporter di Solo Raya dan daerah lainnya untuk bersatu dan menentukan sikap terhadap arah kemajuan generasi dan kemajuan industri sepakbola.

Lalu, mengajak seluruh tokoh dan pemimpin bangsa untuk berkontribusi lebih luas terhadap sepakbola rakyat, yang melibatkan rakyat sebagai aktor kemajuan sepakola. Terakhir, kami segenap suporter, atlet dan pemain bola berketetapan hati menetapkan manifesto sepakbola akal sehat kepada pemimpin bangsa Prabowo Subianto.

Karenanya kami mendukung sepenuhnya beliau untuk kemajuan Bangsa Indonesia tercinta. (bw)

Dorong Percepatan Penurunan Stunting, BKKBN Jatim Lakukan Konsolidasi Orientasi TPK

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur/Jatim melakukan konsolidasi orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) dengan peserta pejabat eselon 3 atau pejabat eselon 4 yang membidangi TPK dan pengelola administrasi keuangan APBN dari seluruh 38 Kabupaten/kota.

Konsolidasi orientasi ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaksana swakelola kegiatan pelatihan TPK di Kabupaten/Kota dan sinkronisasi kelengkapan administrasi pertanggung jawaban anggaran TPK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal ini dijelaskan Ketua Tim Pendidikan dan Pelatihan Perwakilan BKKBN Jatim pada pembukaan Kegiatan Konsolidasi Orientasi TPK, di Hotel Santika Premire Surabaya, Kamis (31/8). “Untuk kegiatan ini, kami menghadirkan narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dan jabatan fungsional tertentu ahli madya dan ahli muda Perwakilan BKKBN Jatim,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Maria Ernawati, menjelaskan, BKKBN menjadi ketua pelaksana percepatan penurunan stunting dengan target 14 persen di tahun 2024. Salah satu prioritas kegiatan yang termuat dalam Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN PASTI) dengan membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Satgas dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebanyak 31.243 TPK atau 93.729 orang.

Tugas TPK adalah mendampingi keluarga beresiko stunting yaitu calon pengantin, Pasangan Usia Subur, ibu hamil, pasca persalinan dan anak usia 0-59 bulan. Diharapkan peserta juga mendapatkan informasi terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara berdasarkan Undang-Undang 17 tahun 2003 yang setidak-tidaknya terdiri dari laporan realisasi anggaran, neraca laporan arus kas dan catatan laporan keuangan.

‘’Dengan narasumber dari BPK saya harap para peserta bisa memanfaatkan waktu untuk menggali banyak informasi,” paparnya. Erna menambahkan dalam upaya pengendalian pelaksanaan kegiatan dan anggaran orientasi TPK bahwa KPA/Kepala Satker melakukan pengawasan pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan dibantu oleh kelompok kerja yang membidangi pelatihan dan pengembangan BKKBN provinsi selalu penanggung jawab kegiatan, PPK dan tim pelaksana kegiatan memastikan pelaksanaan kegiatan dan anggaran secara lebih tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, bertanggungjawab dan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui zoom, konsultan APBN, Agung Passinoraga menegaskan tugas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) salah satunya adalah mencari bukti. Namun bukti yang dicari adalah bukti pembenaran bukan sebaiknya yaitu bukti menyalahkan.

“Bapak/Ibu saya sarankan kalau BPK datang ditemui saja. Agar kalau ada temuan maka temuan itu masuk dalam kategori temuan instansi. Namun, bila bapak-Ibu tidak menemui maka hal itu bisa mengarahkan ke temuan personal,” pungkasnya. (bw)

Pesan Sufi Maulana Habib Luthfi: Penyakit Hati Lebih Mengerikan

0

Pekalongan, (pawartajatim.com) – Dari rangkaian penutupan Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan, Rais Amm AWS Dr. KH Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya bin Hasyim menyampaikan pesan Sufi dan maidloh Hasanah.

Habib sejuta umat asli Pekalongan ini meminta ulama thoriqoh dan sufi membentengi diri sebagai penyejuk di tengah kehausan umat dan degradasi moral dan menitipisnya nilai-nilai cinta kebangsaan. Beliau mengibaratkan, orang haus maka mencari minum, lapar segera makan.

Tapi, ketika hati kita kering kerontang, tidak tumbuh benih-benih cinta dan kasih sayang, maka ulama thoriqoh dan sufi harus berada di benteng terdepan. Obatnya kalimat Laailaahaillah Muhammadar Rasulullah.

‘’Bagaimana pun ulama thoriqoh dan sufi memiliki peranan penting yang memberikan manfaat bagi umat dalam segala aspek kehidupan. Jangan terlalu ribut membicarakan khilafiyah,” ingat Habib Luthfi. Menurut dia, saatnya ahli thariqoh dan tasawuf mempelopori sebagai contoh karena keteladanan dan cinta negeri. “Tangan di atas (mandiri) bukan harus tangan di bawah (meminta).

Tapi bagaimana mampu menjadi pempersatu umat pemersatu bangsa. Ini harus dipikirkan bersama,” pungkasnya. (mat)

Penutupan Muktamar Sufi Internasional Putuskan 4 Rekomendasi

0

Pekalongan, (pawartajatim.com) – Perhelatan World Sufi Assembly (WSA) atau Multaqo Sufi Al-Alami (Konferensi Sufi Internasional) di Pekalongan Jawa Tengah pada Selasa-Kamis (29-31/08/2023), berakhir. Alhamdulillah, Konferensi ulama sufi yang diikuti oleh 57 ulama luar negeri mewakili 31 negara ini memutuskan empat rekomendasi.

Empat rekomendasi tersebut, yaitu 1. Pendidikan Tasawuf dan Pengaruhnya dalam Menyucikan Jiwa. 2. Peran dan partisipasi kaum Sufi dalam Membangun Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan. 3. Media dan Pembentukan Opini Publik, dan 4. Peran Utama Sufi dalam Membangun Manusia dan Peradaban.

“Empat rekomendasi tersebut akan ditindaklanjuti dalam kajian, telaah, program, dan implementasi bagi dunia sufi dalam peradaban manusia berkelanjutan,” ungkap Syeikh Muhammad Riyadh Bazo dari Lebanon sebagai jubir konferensi Sufi Internasional.

Muktamar yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo di Gedung Sahid International Convention Center (SICC) Pekalongan, diharapkan menjadi benteng yang kokoh dalam menghadapi dunia global. Konferensi ini adalah yang pertama kali digelar World Sufi Assembly (WSA) setelah terbentuk sufi Internasional ini pada tahun 2019.

Pembentukan Majelis Sufi Dunia ini merupakan hasil rekomendasi dari beberapa konferensi internasional yang digelar Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya sejak tahun 2016. Pada rapat pembentukan WSA tahun 2019, Para ulama sufi dunia bersepakat memilih Maulana Habib Lutfi sebagai Ketua Umum atau Rais Amm WSA.

“Alhamdulillah, dalam Konferensi pertama ini bertujuan mengkaji formulasi pendidikan berbasis tasawuf dan dampaknya terhadap pengembangan karakter peserta didik, mengkaji kontribusi tasawuf terhadap reformasi sosial dan ekonomi serta pembangunan berkelanjutan, mendiskusikan strategi pengintegrasian nilai-nilai tasawuf dalam media massa dan pembuatan opini publik, serta meningkatkan peran penting tasawuf dalam membangun manusia dan peradaban,” ulasnya, termasuk pengaruh LGBT.

Juga seruan perdamaian dunia, dengan mengedepankan dialog dan musyawarah demi kemaslahatan umat dan kedaulatan negara dalam problematika besar di Yerusalem Palestina dan belahan dunia.Deretan ulama dunia yang hadir, Syeikh Dr. Muhammad Al-Syuhumi Al-Idrisy (Libya), Syeikh Muhammad Riyadh Bazo (Lebanon), Syeikh Dr. Yusri Jabr (Mesir), Syeikh Dr. Usama Sayyid Al-Azhari (Mesir), Syeikh Dr. Ibrahim Niyas (Senegal), Syeikh Christoper Sulaiman (Prancis), Syeikh Ahmad Al-Tijani (Ghana), dan lainnya.

Hadir pula perwakilan beberapa pesantren dan ribuan peserta dari pengikut tarekat di Indonesia dibawah naungan Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (Jatman). Tema Kajian Konferensi yang digelar di Hotel Santika Pekalongan ini mengambil tema besar Agenda Kerja Sufi Kontemporer di Era Yang Dinamis. Tidak kurang 47 paper disajikan selama tiga hari oleh para narasumber. (mat/*)

Wagub Emil: Jadi Penguat Terwujudnya Ekonomi Syariah di Jatim

0

Bangkalan, (pawartajatim.com) – Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam di Ponpes Al Anwar Bangkalan, Kamis, (31/8). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wapres RI Ma’ruf Amin dan disaksikan Wagub Emil Elestianto Dardak, serta Pengasuh Ponpes Al Anwar Bangkalan, KH Muchlis Muksin.

Emil mengatakan pondok pesantren selalu menjangkau untuk memberikan pendidikan yang seluas-luasnya termasuk kehadiran sekolah tinggi ekonomi dan bisnis Islam yang dilakukan Ponpes Al Anwar.

“Terima kasih atas peresmian lembaga sekolah sebagai penguatan sarana pendidikan utamanya di bidang ekonomi dan bisnis,” katanya. Menurut dia, hadirnya sekolah tinggi ekonomi dan bisnis di Ponpes Al Anwar semakin memperkuat terwujudnya ekonomi syariah di seluruh Jatim melalui pondok-pondok pesantren.

“Hadirnya sekolah tinggi bisnis dan ekonomi ekonomi umat diperkuat melalui pesantren,” katanya. Emil, menyatakan, sekolah tinggi ekonomi dan bisnis turut mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di lingkungan pondok pesantren demi mewujudkan ekonomi syariah sehingga mampu memberikan penguatan ekonomi syariah yang berkomitmen dan berkelanjutan.

“Selain itu, mencetak kewirausahaan yang akan terus berkembang di sekitar Pulau Madura khususnya di Kabupaten Bangkalan,” tegasnya. Sementara itu, Wapres RI Ma’ruf Amin. menyambut baik sekolah tinggi ekonomi dan bisnis Islam di Ponpes Al Anwar untuk mewujudkan perkembangan ekonomi syariah di wilayah Madura.

“Saya kira tepat sekali sekolah tinggi ekonomi dan bisnis Islam yang akan memberikan ilmu pengetahuan untuk lebih profesional dan inovatif. Madura menjadi pusat ekonomi syariah nasional,” katanya.

Ma’ruf Amin juga meminta agar mempersiapkan SDM yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat baik sebagai nilai tambahan untuk mewujudkan ekonomi syariah. “Jadi, selain pesantren menjadi pusat dakwah, tetapi juga menjadi pesantren pemberdayaan ekonomi,” ungkapnya.

Menurutnya, pesantren merupakan benteng kuat dalam menjaga umat. Hal itu dibuktikan setelah, ratusan tahun dijajah tetapi mayoritas keislaman tidak berubah. “Salah satu alasannya karena banyak pesantren di Indonesia. Ini luar biasa,” ungkapnya.

Meski begitu, di era globalisasi dan modernisasi banyak sekali tantangan yang dihadapi, khusunya pondok pesantren yang ada di Indonesia. Menurutnya, kemajuan teknologi di satu sisi membawa kebaikan, namun di sisi lain membawa keburukan.

Dalam hal ini, kata dia, pesantren menjadi benteng kuat untuk mencegah perubahan modernisasi yang membuat perubahan atau pemahaman negatif terhadap generasi penerus.

“Kampanye sudah masuk ke semua lini melalui media sosial. Di sini pentingnya ponpes untuk memperkuat anak-anak di pesantren-pesantren,” tandasnya. Sebagai informasi serangkaian acara peresmian sekolah tinggi bisnis dan ekonomi Islam, diantaranya Haul Masyayikh, Wisuda Purna Siswa, Hari Jadi Ponpes Al Anwar ke XXVIII serta Muliaqo ulama pesantren dan Tokoh Madura di Ponpes Al Anwar, Kabupaten Bangkalan. (dra)

Jaga Lingkungan, PLTGU Muara Karang Siap Wujudkan Net Zero Emission

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang Pluit Jakarta Utara meningkatkan upaya dalam menjaga dan meningkatkan kelestarian lingkungan melalui penerapan berbagai teknologi dan inovasi.

Senior Manager Unit Pembangkit (UP) Muara Karang, Maryono, mengatakan pihaknya merupakan pionir dalam Sertifikat Pengurangan Emisi (SPE) yang sedang dalam proses di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Sertifikasi ini merupakan komitmen UP Muara Karang dalam usaha mencapai net zero emission (NZE) di tahun 2060, serta hanya bisa didapat oleh instansi yang telah melalui pengukuran, pelaporan, validasi dan verifikasi serta tercatat dalam Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim oleh KLHK,” kata Maryono, Kamis (31/8/2023).

Melalui pengukuran didapatkan bahwa emisi gas buang blok 3 PLTGU Muara Karang jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan pemerintah. Maryono menyatakan, fokus dan arah UP dalam pengoperasian unit pembangkit yang memperhatikan dan berasaskan lingkungan.

Menurut dia, sudah menjadi kesepahaman bersama bagi seluruh karyawan di UP Muara Karang untuk berjalan bersama mewujudkan berbagai inovasi dengan tujuan Indonesia yang lebih hijau.

“Salah satu yang sedang kami registrasikan di KLHK adalah SPE, di mana Blok 3 PLTGU Muara Karang berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca melalui upaya mitigasi lebih dari 900.000 ton karbon dioksida per tahun. Perhitungan ini dilakukan sejak awal 2022 hingga akhir 2022,” ungkapnya.

Data SPE Blok 3 menunjukkan efisiensi kinerja pembangkit UP Muara Karang mencapai 56 persen, yang artinya proses pembakaran efisien dan sempurna dengan menghasilkan emisi gas buang lebih rendah. Persentase ini juga merupakan efisiensi kinerja tertinggi di antara PLTGU di seluruh Indonesia.

Selain itu, melalui berbagai teknologi dan inovasi serta upaya yang dilakukan, UP Muara Karang senantiasa memantau dan memonitor kinerja operasi unit pembangkit agar tetap mematuhi regulasi yang ada.

KLHK menetapkan ambang batas baku mutu emisi pembangkit tenaga listrik untuk PLTGU (Gas) adalah 150 miligram /Nm3 untuk parameter SO2, 400 miligram /Nm3 untuk parameter NOx dan 30 miligram/Nm3 untuk parameter partikulat.

Pada 2023, rata-rata data pengukuran emisi yang dikeluarkan oleh komplek pembangkit Muara Karang adalah SO2 sebesar 5,86 miligram /Nm3, parameter NOx sebesar 139,53 miligram /Nm3 serta parameter partikulat sebesar 2,85 miligram/Nm3.

Pengukuran ini diverifikasi oleh laboratorium independen yang terakreditasi. Hal ini jauh di bawah ambang batas baku mutu yang ditetapkan pemerintah. “Kami juga melakukan pengecekan dan monitoring secara akurat dan real time selama 24 jam nonstop melalui teknologi CEMS (Continous Emission Monitoring System). Sistem ini memonitor emisi yang terhubung langsung dengan Sistem Informasi Pemantauan Emisi Industri Kontinyu (SISPEK) KLHK untuk memastikan emisi PLTGU Muara Karang di bawah standar yang ditetapkan,” pungkasnya. (red)

Sejak 2020, Unair Terapkan Lulus Kuliah Tanpa Skripsi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya telah menerapkan kebijakan lulus kuliah tanpa skripsi seperti yang tertuang dalam peraturan rektor sejak 2020. Skripsi sudah diganti dengan istilah tugas akhir atau karya akhir studi.

Rektor Unair Surabaya, Prof Mohammad Nasih, mengatakan, karya akhir studi tersebut bisa berupa dokumen tertulis yang berisi cerminan pengalaman belajar mahasiswa D3 hingga S1.

Ataupun sarjana terapan dalam bentuk tugas akhir, skripsi, dan nama lainnya sejenis laporan, proyek, maupun prototype produk. Penuntasan karya akhir tersebut juga tetap dalam arahan dan bimbingan dosen ataupun program studi.

‘’Apakah bisa diselesaikan dengan skripsi, tugas akhir, atau proyek,” kata Prof Nasih, saat ditemui di ruangannya Gedung Rektorat Unair Kampus C Surabaya, Kamis (31/8/2023). Untuk tugas akhir berbasis prototype, lanjut dia, aturan dalam pedoman harus dipersiapkan sejak semester enam, dengan memilih mata kuliah yang terkait dengan prototype produk, karena membutuhkan waktu lama untuk menyiapkan kerangka hingga produk jadi.

“Pembuatan skripsi tetap menjadi pilihan paling mudah bagi para mahasiswa. Sebab, membuat prototype ataupun proyek bukan hal yang mudah. Unair hanya mendorong, seperti adanya startup atau wirausaha,” ungkapnya.

Selain itu, mereka yang juara PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) juga sudah tidak membuat skripsi, karena tidak mudah menjuarai PIMNAS. Sehingga, jika prestasi mereka sudah diuji di masyarakat, tidak perlu dipresentasikan lagi.

‘’Hal ini sudah ada instruksi rektor sejak tiga atau empat tahun lalu, sudah bisa lulus tanpa skripsi,” jelasnya. Sebelumnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi mengeluarkan kebijakan lulus kuliah atau sarjana tanpa skripsi.

Prof Nasih, mengatakan, untuk mengimplementasikan kebijakan Kemendikbudristek terkait pembuatan skripsi bukan lagi syarat kelulusan tersebut, telah dimasukkan dalam ketentuan umum pedoman terbaru Unair tahun 2023-2024. (red)

Harga Beras Mengkhawatirkan, Satgas Pangan Sidak Pasar di Banyuwangi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Melambungnya harga beras membuat Bulog dan Satgas Pangan Kabupaten Banyuwangi turun tangan. Mereka menggelar sidak ke sejumlah pasar tradisional, Kamis (31/8/2023) pagi. Targetnya, memastikan harga beras di kota Gandrung bisa terkendali.

Sidak ini merupakan bagian aksi stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP). Selain harga, sidak memastikan pasokan beras tetap normal. “ Karena tren kenaikan harga beras ini dilihat dari hari ke hari cukup signifikan, akhirnya diperintahkan pusat   ke seluruh Indonesia untuk melakukan gerebek pasar, siap jaga harga pasar,” kata Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi, Harisun usai menggelar sidak.

Aksi gerebek pasar ini fokus untuk komoditi beras. Sebab, harga komoditi ini mulai meroket. Sasarannya di sejumlah pasar tradisional yang menjadi catatan Badan Pusat Statistik (BPS). Diantaranya, Pasar Banyuwangi, Pasar Blambangan, Pasar Rogojampi, Pasar Jajag dan Pasar Genteng. Selama gerebek pasar, pihaknya memasok 15-25 ton beras per hari. Pasokan ini digelontor ke ritel-ritel di pasar tradisional yang bekerjasama dengan Bulog.

Saat ini, harga eceran beras tertinggi (HET) dari Bulog dipatok Rp9.450 per kilogram. Sedangkan harga beras di pasaran mencapai Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram. “ Karena itu, kita dibatasi HET,”jelasnya.

Gerakan gerebek pasar ini akan terus dilakukan hingga harga beras stabil. Menurutnya, Bulog memiliki tugas memastikan stok beras aman dan harganya terjangkau di masyarakat. Ketika harga mulai normal, pasokan ke pasaran akan dikurangi.

Naiknya harga beras di Banyuwangi dikhawatirkan akan menyumbang inflasi. Karena itu, kestabilan harga wajib dilakukan dengan cepat. Apalagi, naiknya harga beras akan diikuti naiknya hara komoditi lain. “Kami selalu kolaborasi dengan Bulog. Sehingga, inflalasi kita dari 6,04 sekarang jadi 3,92, mudah-mudah dalam waktu dekat bisa turun,” kata Asisten Perkonomian dan Pembangunan Banyuwangi, Dwi Yanto.

Beras yang digelontor Bulog membuat pedagang tak was-was. Sebab, pasokan yang melimpah bisa ikut menekan harga. Apalagi, harga yang ditawarkan relatif terjangkau, di bawah harga pasar. “ Beras Bulog ukuran 5 kg ini laris sekali. Sehari bisa terjual 50 sak,” kata Nurhayati, salah satu pedagang sembako di Pasar Banyuwangi.

Naiknya harga beras ini mulai dirasakan sejak 10 hari. Rata-rata, harganya naik Rp500 hingga Rp1000 per kilogram. Saat ini, harga beras medium tembus Rp12.500 per kilogram. Sedangkan kelas premium mencapai Rp13.500 per kilogram. (udi)