Truk Tronton Terguling, Jalur Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Macet

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Sebuah truk tronton bermuatan tanah terguling di Jalan Raya Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi, Kamis (31/8/2023) pagi. Taka da korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, arus lalu lintas menuju Pelabuhan Ketapang sempat macet total.

Kecelakaan tunggal ini diduga akibat sopir truk mengantuk. Kronologisnya, truk bermuatan 17 ton ini awalnya melaju dari utara ke selatan. Saat melintas di lokasi, truk mendadak oleng. Truk yang dikemudikan Andika Pratama (24), asal Probolinggo, Jawa Timur ini kemudian terguling. Badan truk menghantam pembatasa jembatan. Muatannya berserakan di jalan.

Beruntung, sopir truk berhasil selamat. Warga mengevakuasi korban setelah dikeluarkan dari kabin. Akibat kecelakaan ini, badan truk mengalami rusak parah, nyangkut di pembatas jembatan. Muatan truk yang berserakan membuat arus lalu lintas terganggu. “ Dugaannya, sopir truk mengantuk. Lalu, oleng dan menabrak pembatas jalan,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Iptu Dwi Wijayanto.

Polisi dibantu warga berjibaku mengevakuasi badan truk yang menutup jalan. Selama proses evakuasi, kondisi lalu lintas ngadat total. Truk nahas itu berhasil dievakuasi setelah ditarik menggunakan truk lainnya. Setelah melakukan evakuasi sekitar 4 jam, truk yang terguling berhasil dievakuasi. Selama proses evakuasi, polisi menerapkan sistem buka tutup arus kendaraan. “ Proses evakuasi agak sulit, karena muatan truk ikut menimpa bodi truk,” jelasnya.

Rencananya, truk ini akan mengirim material tanah bercampur pasir ke pabrik semen di Banyuwangi. Material truk yang tumpah sebagian nyemplung ke arah sungai.

Kejadian ini menarik perhatian warga. Termasuk para pengguna jalan. Warga menyemut melihat proses evakuasi. “ Selama proses evakuasi, lalu lintas kita alihkan ke jalur lingkar,” tutup Dwi. (udi)

APBD 2023 Berpotensi Defisit, Ini Solusi Pemkab Banyuwangi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Keuangan Pemkab Banyuwangi sedang kurang baik. APBD tahun 2023 berpotensi  terjadi defisit alias kurang anggaran. Hal ini terungkap dalam pembahasan rancangan APBD Perubahan antara Pemkab dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banyuwangi. Meski rawan, keuangan Pemkab Banyuwangi diklaim masih aman.

Potensi defisit anggaran ini dibenarkan Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Mujiono. Menurutnya, potensi defisit ini tak hanya terjadi di Banyuwangi. Namun, hampir di seluruh daerah mengalami hal serupa. Penyebabnya beragam. Meski demikian, pihaknya memastikan masih ada dana sekitar Rp300 miliar yang belum terserap dalam APBD induk tahun 2023.

“ Kalau proyeksi defisit anggaran hampir seluruh daerah mengalami hal yang sama. Karena ada beberapa hal yang menjadi indikator. Namun untuk saat ini di semester 1 dana kita masih ada sekitar Rp. 300 miliar yang belum terserap,” kata Mujiono.

Terkait kondisi ini pihaknya akan melakukan refocusing atau pergeseran anggaran. Sehingga, potensi defisit anggaran bisa diantisipasi. Dana yang belum terserap itu berada di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD). ”Kalau di Dinas Pekerjaan Umum itu pelaksanaan fisiknya diselesaikan dulu, baru pengajuan pencairan, ini salah satu indikator,” jelasnya.

Antisipasi potensi defisit ini mulai dilakukan pada pembahasan Kebijakan Umum Penggunaan Anggaran dan Plafon Penggunaan Anggaran Sementara (KUPA PPAS) Perubahan APBD tahun 2023. Hal ini dilakukan untuk menghindari persoalan di kemudian hari. ” Kondisi keuangan kita saat ini masih aman, tetapi kita tidak tahu untuk empat bulan ke depan jika anggaran Rp. 300 miliar itu terserap semua.  Maka, ada potensi kekurangan anggaran, dan ini akan kita bahas,” tegasnya.

Langkah lainnya, dilakukan upaya pencermatan belanja di setiap SKPD. Diantaranya, pengalihan atau rasionalisasi anggaran kegiatan rutin yang tidak produktif. Seperti perjalanan dinas , penyediaan makanan minum rapat atau pelatihan -pelatihan. Pihaknya sudah mengirimkan ke setiap SKPD agar kegiatan yang kurang produktif atau kegiatan rutin dijadwal ulang. “ Kegiatan rutin yang kurang produktif bisa dikurangi atau pembangunan infrastruktur bisa ditunda tahun 2024,” jelasnya lagi.

Selain itu, pihaknya menambah optimalnya pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak dan retribusi lainnya. Lalu, mengupayakan pencairan dana bagi hasil dari pemerintah pusat. Sehingga,  terjadi keseimbangan keuangan daerah hingga akhir tahun 2023.

Seperti diketahui, APBD Banyuwangi tahun 2023 tembus sekitar Rp3,176 triliun. Rinciannya, PAD mencapai Rp575 miliar, pendapatan transfer senilai Rp2,541 triliun dan pendapatan lain-lain yang sah mencapai Rp59,838 miliar. (udi)

Dua Mahasiswa PCU Sulap Limbah Jadi Produk Bernilai Tinggi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dua mahasiswa Petra Christian University (PCU) Surabaya, Viola Tizita dan Fabrizio Robbie Sumawan, menyulap limbah di sekitar mereka menjadi barang bernilai tinggi. Atas inovasi itu, keduanya pun berhasil meraih cumlaude.

Dalam tugas akhir, Vio membuat gelas keramik beraroma kopi. Sebagai mahasiswi DKV, Vio mendesain 16 ilustrasi bertajuk Myers-Briggs Type Indicator Personality dengan nuansa tahun 90-an.

“Saya memilih nama brand Glofee. Target audiensnya itu wanita dari generasi millenial dengan rentang usia 23-35 tahun, di mana ternyata menyukai produk yang lebih personalized,” ujar Vio, saat ditemui di kampus PCU Surabaya, Rabu (30/8/2023).

Karya berjudul ‘Perancangan Inovasi Bisnis Gelas Keramik Berbahan Ampas Kopi’ itu pun dibanderol seharga Rp 90.000/paket. Bahkan, kini inovasi tersebut sudah laku sebanyak 11 paket.

“Saya melihat lingkungan terdekat saya mulai dari teman dan keluarga ini sering mengonsumsi kopi, kemudian proses pembuangan limbah kopinya tidak tepat, sehingga dapat merusak lingkungan,” katanya.

Sementara, Robbie dalam tugas akhir membuat enam produk inovasi dari limbah kayu industri untuk membantu meredakan kecemasan, terutama bagi penderita gangguan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder).

Fabrizio Robbie Sumawan. (foto/red)

Mahasiswa Desain Interior itu mengatakan, pasca pandemi Covid-19 ini banyak orang yang memiliki tekanan kerja lebih besar. Itu membuat mereka cemas dan berdampak pada ketidakfokusan. Sehingga, pekerjaan mereka menjadi tak maksimal.

Gagasannya itu ia beri judul ‘Perancangan Fidgeting Interior Dekoratif dengan Memanfaatkan Limbah Kayu Industri’. Menurut Robbie, cemas bisa diredakan dengan fidgeting. “Salah satu cara meredakan kecemasan itu adalah dengan fidgeting ini,” ungkapnya.

Pada tugas akhir itu, Robbie mencoba menggabungkan perancangan fidgeting interior dekoratif memanfaatkan limbah kayu industri sebagai bahan utama materialnya dengan prinsip 3R (reuse, reduce, recycle).

“Jadi rancangan saya ini menggabungkan antara kayu yang kini semakin diminati dalam industri mebel dengan permainan terapi. Namanya woga collection yang artinya wooden game ini terdiri dari tiga table lamp, dua desk lamp dan satu floor lamp,” terangnya.

Sekadar diketahui, kedua mahasiswa tersebut meraih cumlaude pada wisuda ke-84 PCU Surabaya. Vio meraih IPK 3,79. Sedangkan Robbie meraih 3,52. Adapun total wisudawan pada wisuda ini sebanyak 1.136 lulusan dari Program Sarjana (S1), 38 lulusan Program Profesi, 77 lulusan Program Magister (S2), dan satu lulusan pertama Program Doktor. Rencananya, wisuda digelar pada 1-2 September 2023. (red)

Santri Lamongan Meninggal, Tim Kuasa Hukum Sebut Ada Luka di Kepala

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ikatan Advokat Alumni Unitomo Surabaya menolak pernyataan Ponpes TT Paciran Lamongan. Penolakan terkait pernyataan bahwa MHK (13), santri Lamongan itu meninggal lantaran murni sakit.

Juru Bicara Advokat Alumni Unitomo, Muhammad Fajrin, sekaligus kuasa hukum orang tua korban mengatakan, dari sejumlah kajian, pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dalam kasus ini. Statement dari pihak pondok pesantren/Ponpes menyatakan tidak ada kekerasan dan ini murni hanya sakit.

‘’Itulah mengapa kami dari penasihat hukum menolak atas pernyataan tersebut,” kata Fajrin, saat ditemui di Kampus Unitomo Surabaya, Rabu (30/8/2023). Bukan tanpa sebab, kata Fajrin, berdasarkan bukti dan fakta sementara ditemukan adanya luka di bagian kepala akibat benda tumpul.

Diduga korban meninggal sudah lebih dari 24 jam saat diperiksa di rumah sakit pada 25 Agustus 2023. “Karena merasa tidak terima atas kejanggalan yang didapati dari tubuh korban, dan berkeyakinan pasti ada pelaku yang melakukan itu, maka orang tua korban menuntut pelaku agar segera ditangkap dan dihukum sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Selain itu, ditemukan juga sejumlah bekas lebam di bagian pangkal paha, alat vital hingga anus korban. Namun, Fajrin, belum bersedia menyatakan jika MHK adalah korban kekerasan seksual. Sebab, polisi masih belum mengeluarkan hasil secara resmi.

“Kami belum bisa memastikan itu karena kami masih menyerahkan semua itu ke pihak kepolisian terkait dengan hasil resminya. Takutnya, nanti ketika kami menyatakan itu spekulasinya akan semakin liar,” kata Fajrin.

Karena itu, Fajrin mengaku jika pihaknya bakal melakukan koordinasi dan bersinergi bersama Polres Lamongan. Disisi lain, akan dilakukan hearing untuk menyatakan sikap dukungan dan komitmen dalam mengawal kasus hingga tuntas.

“Berdasarkan bukti-bukti dan fakta-fakta sementara yang ada, maka patut diduga dan sangat kuat terindikasi kematian korban tidak wajar,” ungkapnya. Diberitakan sebelumnya, Basuni (38), ayah korban mengaku sangat terkejut saat dia menerima kabar kematian putra pertamanya yang tengah menempuh pendidikan di pesantren.

Kabar itu diterima Basuni dari ND, wali kelas anaknya, pada Jumat (25/8/2023). Kala itu, wali kelas menyampaikan ke pihak orang tua bahwa korban sakit dan dilarikan ke RS Suyudi, Paciran. Kabar itu, disampaikan secara langsung oleh wali kelas dengan mendatangi kediaman Basuni.

Namun, setibanya di lokasi, Basuni mengetahui anaknya sudah dalam keadaan tak bernyawa. Setelah melihat kondisi jenazah korban, pihak keluarga merasa sangat curiga. Sebab, di bagian tubuh korban terdapat luka yang diduga merupakan bekas penganiayaan.

Keluarga yang menilai terdapat beberapa kejanggalan atas kematian korban kemudian memutuskan untuk melaporkannya ke pihak kepolisian. (red)

Hasil SKI 2023, Jatim Targetkan Angka Prevalensi Stunting Turun Jadi 16 Persen

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN Jawa Timur/Jatim mengadakan Rapat Terbatas Persiapan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 melalui zoom meeting bersama Dinas OPD KB se-Jatim, Senin (28/8). Rapat dihadiri Dra Pretty Multihartina, Ph.D Kepala Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI dan Mohamad Yoto, Kasubag Penyusunan Program dan Anggaran Dinas Kesehatan Jatim.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra Maria Ernawati, MM., mengharapkan kepada Dinas OPD KB bersama Tim Pendamping Keluarga di Jatim untuk mengawal SKI ini sehingga angka prevalensi Stunting di Jawa Timur di tahun 2023 mengalami penurunan di angka 16 persen dan 2024 turun lagi menjadi 14% atau dibawahnya.

Pretty Multihartina menjelaskan tujuan dari SKI ini adalah untuk memperoleh data dasar status Kesehatan Masyarakat, termasuk status gizi balita Indonesia. Pretty juga menambahkan bahwa data yang dihasilkan dari SKI akan diolah jadi informasi untuk pembangunan kesehatan dan sebagai rancangan RPJMN 2025-2029.

”Hasil SKI 2023 akan dimanfaatkan oleh pelaksana program Kementerian Kesehatan, termasuk pengembangan RPJMN oleh Bappenas. Kabupaten/kota dapat menggunakan data SKI 2023 untuk perencanaan, pemantauan, penerapan dan evaluasi program-program kesehatan dengan berbasis bukti,” ucap Pretty

Dalam pelaksanaan survei, dilakukan pengumpulan data melalui wawancara, pengukuran antropometri, dan pengukuran biomedis yang mencakup pemeriksaan gigi dan mulut. SKI 2023 akan dilakukan pada bulan Agustus hingga minggu pertama Oktober 2023, dengan melibatkan 586 ribu rumah tangga di 38 provinsi 514 kabupaten/kota.

Sampel survei terdiri dari kategori rumah tangga dan kategori rumah tangga Balita. Pretty menjelaskan desain metodologi SKI adalah ‘Potong Lintang’ menggunakan kerangka sampel BPS sebanyak 34.500 blok sensus yang masing-masing blok sensus terdiri dari 10 rumah tangga sehingga ada 345.000 rumah tangga.

Pelaksanaan SKI 2023 di lapangan melibatkan ribuan tenaga pendukung. SKI memanfaatkan kader Posyandu sebanyak 34.500 orang, pengumpul data atau enumerator yang berlatar belakang pendidikan D3 Kesehatan sebanyak 11.522 orang, 7.500 tenaga Puskesmas, dan 3.000 dokter gigi.

Pada November diharapkan dapat dilakukan diseminasi hasil sementara pada 5 indikator utama SKI 2023, yaitu data prevalensi balita stunting, prevalensi balita wasting, persentase merokok pada usia 12-23 tahun, prevalensi obesitas usia lebih dari 18 tahun, dan persentase imunisasi dasar lengkap usia 12-23 bulan.

Prettty juga menyoroti perbedaan data antara E-PPBGM dan SSGI. ‘’Keduanya meruapakan instrument yang berbeda baik latar belakang, konsep, substansi serta penggunaan di tingkat Masyarakat. E-PPGM adalah data rutin yang berasal dari pemantauan status gizi individual, SSGI adalah data survey dengan menggunakan instrument pemantauan status gizi Masyarakat,” imbuh Pretty.

Mohamad Yoto menambahkan, ada beberapa tantangan yang akan dihadapi di SKI ini adalah diantaranya terjadi penolakan di masyarakat yang menjadi sampel dalam SKI ini, mobilitas atau perpindahan penduduk, alat pengukuran (antropometri) yang tidak sama serta pendampingan dari puskesmas. (bw)

Pelajar Termotivasi, Petro Gresik Hadirkan Suasana Baru di SMA

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Perusahaan plat merah penghasil beragam pupuk ini memiliki kegiatan menarik di penghujung Agustus. Melalui program yang dikemas dengan nama “Petrokimia Gresik Inspiration Day” perusahaan ini menghadirkan beberapa Nara Sumber/Narsum untuk hadir di sekolah-sekolah.

Dalam pemaparannya, narsum memberi cerita, ice breaking dan motivasi sehingga para pelajar merasakan ada nuansa lain dari kerutinan pembelajaran sehari-hari. Intinya perusahaan ini turut aktif mempersiapkan generasi unggul penerus bangsa di tiga SMA sekitar perusahaan dalam menghadapi persaingan SDM di masa depan.

Salah satu kegiatan ini menyasar ke SMA Negeri 1 Gresik, Senin (28/8). Dukungan juga diberikan melalui dana pembinaan senilai total Rp 45 juta. Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan “Petrokimia Gresik Inspiration Day” merupakan bagian dari program “Petrokimia Gresik Mengajar” yang telah dijalankan tiap tahun di beberapa sekolah di Gresik.

Melalui program ini, Petrokimia Gresik ingin memotivasi pelajar SMA di sekitar perusahaan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif di masa mendatang.

“Usia SMA adalah tahapan bagi seseorang untuk mempersiapkan diri dengan matang dalam menggapai mimpinya. Kehadiran Insan Petrokimia Gresik di tengah-tengah mereka adalah untuk memotivasi pelajar SMA dalam membangun kualitas, dan mendukung dalam pencapaian cita-cita,” kata Dwi Satriyo.

Adapun SMA/SMK yang tahun ini mendapat kesempatan program ini yaitu SMA Negeri 1 Manyar yang telah dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2022, kemudian SMK Negeri 1 Cerme tanggal 24 Agustus 2023, dan SMA Negeri 1 Gresik.

Seorang nara sumber sedang menyampaikan materi dihadapan sejumlah siswa. Materi yang diharapkan dapat memberi semangat menghadapi perkembangan zaman. (foto/dra)

Satriyo menjelaskan motivasi merupakan bagian dari pendidikan, dan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab  sekolah maupun guru, tapi semua pihak. Termasuk Petrokimia Gresik yang merupakan bagian dari BUMN dan memiliki tugas sebagai agen pembangunan.

Dalam program tersebut, Petrokimia Gresik juga menyalurkan dana pembinaan senilai Rp15 juta untuk masing-masing sekolah. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari HUT ke-51 Petrokimia Gresik.

Program Petrokimia Gresik Mengajar  telah dimulai sejak sebelum pandemi Covid-19 tahun 2019, yang saat itu dikemas dalam program “Petrokimia Gresik Milenial Mengajar” dengan sasaran Sekolah Dasar (SD) yang ada di Pulau Bawean.

Program berikutnya “Petrokimia Gresik Mengajar” dilaksanakan pada 2022 untuk sepuluh SD sekitar perusahaan. Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Humas SMA Negeri 1 Gresik, Abdul Mukti mengapresiasi program “Petrokimia Gresik Mengajar” yang diselenggarakan perusahaan.

Kegiatan ini menjadi hal baru bagi anak didiknya, sehingga mereka mendapatkan wawasan baru tentang persaingan. Mereka enjoy selama kegiatan berlangsung. ”Kami berharap program ini terus berlanjut dan dengan sasaran yang semakin berkualitas,” tandas Wakasek ini.

Terakhir, Dwi Satriyo menambahkan, Petrokimia Gresik Mengajar ini tidak hanya untuk meningkatkan derajat pendidikan di Gresik, tapi juga menjadi media belajar kepemimpinan dan kesadaran sosial bagi Insan Petrokimia Gresik yang didominasi generasi Milenial.

Sehingga dalam menjalankan operasional bisnis perusahaan juga memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan. Petrokimia Gresik selalu berkomitmen untuk tumbuh dan menjadi berkah bagi masyarakat.

”Petrokimia Gresik Mengajar ini adalah salah satu media bagi kami untuk menanamkan komitmen tersebut kepada generasi penerus perusahaan sejak awal, sehingga manfaat yang diberikan perusahaan semakin besar lagi di masa-masa yang akan datang,” pungkasnya. (dra)

Keren…! 2.310 Posyandu di Banyuwangi Dilengkapi Layanan Kesehatan Remaja

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Layanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Banyuwangi ditambah. Selama ini yang  terbatas pada ibu, anak dan lnjut usia (lansia) dilengkapi dengan layanan remaja. Sehingga kini melayani semua usia. Inovasi ini dikenal dengan “Posyandu Terintegrasi”.

“Sebenarnya sudah dilakukan oleh sejumlah posyandu. Namun, dengan direamikan ini, semua posyandu harus melakukan layanan ini. Sekali buka di satu lokasi, Posyandu bisa melayani semua usia, sehingga lebih terintegrasi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (30/8/2023).

Program ini bagian dari upaya menyukseskan program kesehatan nasional. Terutama, meningkatkan kesehatan masyarakat. Inovasi ini adalah program pelayanan kesehatan seluruh siklus hidup.

Terdiri atas empat kategori,  yakni ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, serta usia produktif dan usia lanjut. “Jadi sekarang Posyandu juga melayani kesehatan remaja dan usia produktif. Karena dua kategori usia ini juga penting untuk dijaga kesehatannya,” jelas Ipuk.

Layanan remaja ini sengaja dibuat karena mereka cenderung makan makanan yang kurang baik. Sehingga, menyebabkan malnutrisi. Dampaknya, berpengaruh pada konsentrasi belajar hingga stunting.

“Untuk usia produktif, layanan yang diberikan berupa pemeriksaan penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan gula darah. Dua penyakit tersebut merupakan awal dari munculnya penyakit-penyakit lain yang lebih berat,” tegasnya.

Posyandu Terintegrasi akan dilaksanakan oleh 2.310 Posyandu se Banyuwangi. Program ini melibatkan 13.000 kader yang dibekali dengan 25 kompetensi dasar berdasarkan empat kategori siklus kehidupan.

Misalnya untuk kompetensi pelayanan tentang ibu hamil dan menyusui. Para kader diajarkan memantau status gizi dan tekanan darah. Berikutnya kompetensi terkait usia sekolah dan remaja.

“Selain itu juga edukasi pencegahan anemia bagi remaja putri, hingga edukasi bahaya merokok dan obat-obatan terlarang,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Amir Hidayat. (udi)

Ratusan Pocil Geruduk Polrestabes Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sekitar 500 polisi cilik/Pocil terlihat di Polrestabes Surabaya. Pocil dengan pakaian yang beragam cukup menarik perhatian karena mereka berbondong-bondong ke kantor polisi bersama orang tua dan berbagai kendaraan umum maupun pribadi.

Fenomena tak lazim ini ternyata ada lomba Pocil se-kota Surabaya yang diikuti 19 Sekolah Dasar. Mereka telah bersiap bertanding untuk memperebutkan Piala Kapolrestabes Surabaya dalam rangka hari lalu lintas bhayangkara ke-68.

“Saya mau jadi polisi, saya siap ikut lomba pocil, udah dari pagi dandan dan persiapan untuk lomba hari ini,” kata chalista, salah satu Danton Pocil. Kegiatan ini dibuka langsung oleh AKBP Arif Fazlurrahman Kasat Lantas Polrestabes Surabaya.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pendidikan anak usia dini, khususnya tertib lalu lintas, dengan membentuk kedisiplinan mereka akan siap untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ungkap AKBP Arif.

Mengarahkan anak untuk memiliki kreasi positif di usia dini bisa mencegah perilaku negative. Seperti balap liar saat beranjak dewasa tidak mematuhi aturan lalu lintas dan hal negatif lain. Hadi orang tua pocil sangat sepakat dengan hal tersebut.

“Inggih pak, anak anak harus di didik disiplin dari kecil ben gak kebut kebutan nag dalan nek gede (biar tidak kebut kebutan kalau sudah besar),” pungkas Hadi, orang tua pocil. Kegiatan pocil ini dimenangkan oleh SD Bhayangkari 6 sebagai juara 1, SDN Rangkah 1 sebagai juara 2, SDN Wiyung juara 3

dan diserahkan langsung piala beserta hadiah uang pembinaan oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce. “Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, karena tertib lalu lintas itu merupakan cermin budaya bangsa.” tutup Kombes Pasma sembari menyerahkan trophy dan hadiah. (rid)

Isi Kuliah Tamu di Unair, Dubes Ukraina Berbagi soal Perdamaian

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menggelar kuliah tamu awal semester baru 2023 dengan menghadirkan Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin. Di hadapan ratusan mahasiswa, Vasyl menekankan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian dan keadilan.

Bertempat di Ruang Adisukadana Gedung FISIP Unair Kampus B Surabaya, Dubes Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, mengaku sangat bersemangat hadir di tengah-tengah mahasiswa Unair. Selain dengan pimpinan Unair, hubungan dengan para dosen lainnya juga sangat baik.

Dalam kuliah tamu tersebut, Vasyl menyoroti pentingnya dalam berbagi mengenai nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian dan keadilan. Vasyl juga mengapresiasi mahasiswa Unair yang bersemangat dan antusias mendengar dan menyimak mengenai nilai-nilai kemanusiaan yang disampaikan.

“Jadi, kunjungan saya ini, selain menjalin pertemanan, juga berbagi soal what’s going on job politically in the world,” ujar Vasyl melalui keterangannya di Surabaya, Selasa (29/8). Menurut Vasyl, banyak peristiwa penting yang terjadi di Indonesia.

Seperti tahun lalu, Indonesia menjadi tuan rumah G-20. Selain itu, Indonesia segera menjadi tuan rumah Konferensi Asean. Vasyl juga mengamati bahwa Indonesia berproses pada posisi terdepan di dunia. Sehingga, langkah tersebut dinilai sangat penting untuk menjalin komunikasi.

“Very important for us, for me, do communate with the people worldwide. Sharing berbagai informasi. Seperti perang yang memengaruhi dunia di berbagai dimensi. Makanan, energi, dan keamanan. Untuk itulah saya di sini sharing ke mahasiswa,” ungkapnya.

Target kehadirannya di Unair, lanjut Vasyl, yakni untuk berkomunikasi dan sharing ke mahasiswa. “Kami juga sudah menjalin kerja sama, pertemanan, pengembangan dengan baik untuk kepentingan Indonesia dan negara kita,” pungkasnya. (red)

Untag Surabaya Dorong Mahasiswa Baru Jadi Penggerak Lingkungan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya resmi mengukuhkan 3.174 mahasiswa baru menjadi penggerak lingkungan. Sebanyak 21 mahasiswa baru, akan menjadi pioner gerakan cinta lingkungan.

Bersamaan dengan penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2023 yang digelar di lapangan utama kampus, Untag Surabaya mengukuhkan sebanyak 3.174 mahasiswa baru.

Tak hanya di lingkup kesehatan, para mahasiswa baru juga diharapkan dapat menjadi penggerak lingkungan di sektor pendidikan hingga lingkungan kewirausahaan. Rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho, mengatakan pada PKKMB 2023 ini, Untag Surabaya mengusung tema lingkungan.

Tujuannya, para generasi penerus dapat menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Ada 21 mahasiswa yang menjadi pioner gerakan ini. Mereka berasal dari BEM, pencinta lingkungan dan mahasiswa baru.

“Harapannya dengan tema ini, maka kita akan menjaga lingkungan. Tidak hanya kaitannya menjaga lingkungan yang sehat, tapi juga kaitannya dengan pendidikan, wirausaha dan lainnya,” ujar Prof Nugroho.

Ia menjelaskan, program ini dicetuskan untuk menanggapi isu polusi udara yang kian meningkat di sejumlah daerah, seperti Jakarta. Akibatnya, tidak sedikit masyarakat yang terkena infeksi saluran pernapasan (ISPA).

Disisi lain, gerakan ini juga sebagai bentuk komitmen kampus yang berkelanjutan dalam menjaga lingkungan. “Sebagai kampus Merah Putih, kami punya andil besar dalam menciptakan kepedulian lingkungan melalui program mahasiswa penggerak lingkungan. Kami bentuk anak-anak muda untuk turut andil dalam program ini, sehingga punya kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” jelasnya.

Menurut Prof Nugroho, untuk penggerak lingkungan, aksi nyata mahasiswa nantinya bisa dilihat dengan disiplinnya pada pembuangan sampah, pengelolaan sampah dan kontroling kebersihan.

Selain itu, gerakan ini juga bentuk komitmen Untag Surabaya yang berkelanjutan dalam menjaga lingkungan. “Kami khawatir apa yang saat ini terjadi di Jakarta dan Surabaya, polusi karbon sangat tinggi dan berdampak besar pada sistem pernapasan,” ungkapnya.

Pada pembukaan PKKMB lalu, Untag Surabaya mengajak ribuan mahasiswa baru untuk menghitung jejak karbon. Langkah ini sebagai bentuk dalam menekan polusi udara yang semakin mengkhawatirkan.

Istilah jejak karbon merujuk pada jumlah karbon yang dihasilkan per individu dari berbagai kegiatan manusia. Contoh dari aktivitas manusia yang menimbulkan jejak karbon adalah produksi jenis sampah plastik, sampah makanan hingga penggunaan listrik secara berlebihan.

Kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun dari hal yang terkecil. Sejauh ini, komitmen Untag Surabaya dalam kepedulian lingkungan dibuktikan dengan beberapa penghargaan seperti peringkat 46 dalam rangking UI GreenMetric Dunia pada 2016.

Pada penghargaan itu, Untag Surabaya unggul dalam pengelolaan tinja, hidroponik, dan solar cell. “Pada tahun 2016 kita Juara 2 Eco Campus, pada 2018 kita Juara 1 Eco Campus juga, tahun 2021 Juara 3 Eco Campus. Ini artinya berkelanjutan terus. Tentunya kita akan tingkatkan terus kepedulian terhadap lingkungan ini,” pungkasnya. (red)