Unesa Beri Gelar Doktor Honoris Causa pada Dua Petinggi Polri

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan gelar Doktor Honoris Causa (HC) kepada Sekjen Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Komjen Pol Dr (H.C.) Andap Budhi Revianto dan Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Dr (H.C.) Anang Revandoko. Pemberian gelar kehormatan ini merupakan yang ketiga kalinya oleh Unesa.

Rektor Unesa, Prof Dr Nurhasan MKes, mengatakan pemberian gelar ini telah melewati banyak tahapan. Sebab, sejak berdiri, baru tiga orang yang diberikan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa.

Ia menyebut, pemberian gelar tersebut sebelumnya diberikan kepada Ir Abdulkadir Baraja di bidang Manajemen Pendidikan pada 2017 lalu. “Gelar kehormatan Doktor Honoris Causa ini menjadi yang pertama usai Unesa dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH) per 20 Oktober 2022 melalui Peraturan Pemerintah RI Nomor 37 Tahun 2022,” kata Prof Nurhasan, ditemui usai memimpin Rapat Terbuka Majelis Wali Amanat (MWA) dan Senat Akademik Universitas (SAU) di Graha Unesa, Senin (14/8).

Nantinya, lanjut dia, dua riset dan temuan dari Doktor Honoris Causa ini akan ditindaklanjuti risetnya oleh Unesa, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat yang lebih luas lagi. Andap Budhi Revianto menyampaikan, orasi berjudul “Penerapan Tata Nilai PASTI Terhadap Peningkatan Kualitas Pegawai Kemenkumham RI”.

Dalam orasi ilmiahnya, Andap menjelaskan sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor penting yang tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan sebuah organisasi. Tanpa pegawai yang berkualitas, sistem organisasi tidak akan berjalan dengan optimal.

Untuk itu, dibutuhkan Tata Nilai untuk memberdayakan Pegawai yang ada. “Sebagus apapun sistem yang dibangun, namun apabila SDM tidak kompeten maka sistem tersebut tidak akan bisa dijalankan dengan baik,” jelasnya.

Tata nilai yang diterapkan oleh Kemenkumham adalah PASTI, yang merupakan akronim dari Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif. Andap menilai tata nilai yang digagas oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly ini memainkan peran penting dalam menyatukan gerak langkah jajaran Kemenkumham yang jumlahnya relatif sangat besar.

Saat ini, Kemenkumham memiliki 881 satuan kerja dengan jumlah pegawai 64.646 orang. “Kemenkumham membutuhkan Tata Nilai yang menyatukan gerak langkah pegawai yang jumlahnya besar. Sehingga, semuanya tetap on the track dalam mencapai visi misi dan target-target kinerja yang telah ditetapkan,” terangnya.

Perwira tinggi Polri kelahiran 1966 ini mengatakan Kemenkumham bersifat heterogen karena memiliki tugas dan fungsi yang beragam. Dalam kondisi ini, ia menargetkan empat hal yang perlu dioptimalkan oleh Kemenkumham yaitu peningkatan kualitas pelayanan publik, optimalisasi akuntabilitas kinerja, peningkatan kompetensi SDM, dan peningkatan kepercayaan publik.

“Melihat kondisi Kemenkumham yang heterogen, diperlukan internalisasi secara intens dan berkelanjutan Tata Nilai PASTI sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan publik, meningkatkan kompetensi SDM dan akuntabilitas kinerja, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,” katanya.

Andap Budhi Revianto berharap, seluruh Pegawai Kemenkumham dapat menerapkan Tata Nilai PASTI ketika melaksanakan tugas dan fungsi mereka sehingga mewujudkan birokrasi yang berintegritas. Selain itu, tata nilai ini akan membentuk Pegawai yang visioner, profesional, cakap teknologi, dan berjiwa melayani.

Sementara itu, Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Dr (H.C.) Anang Revandoko membacakan orasi berjudul “Bahasa Sebagai Media Resolusi Konflik Masyarakat Indonesia”, sebuah kajian Kuasa-Simbolik Bahasa Pierre Bourdieu.

“Saya melewati sebagian besar dari 32 tahun perjalanan karir kepolisian saya di Korps Brimob Polri. Sebuah Korps di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang memiliki tugas utama penanggulangan gangguan keamanan berintensitas tinggi, di mana penanganan konflik merupakan salah satu bagian di dalamnya,” ujarnya.

Ia sudah menghadapi konflik sosial baik yang bersifat vertikal, horizontal, dengan berbagai latar belakang baik suku, agama, budaya maupun politik. Bahkan konflik terbuka yang menggunakan peralatan sederhana mulai dari batu, senjata tajam hingga senjata api bahkan bom atau bahkan material kimia, biologi, radio aktif dan nuklir.

“Berbekal pengalaman empiris tersebut dan didukung oleh latar ketertarikan dalam bidang komunikasi khususnya komunikasi massa saya sampai kepada sebuah pemikiran adanya peran dari bahasa sebagai sebuah media dalam mencegah, menghentikan dan memperbaiki kerusakan fisik maupun non-fisik dari Konflik,” pungkasnya. (red)

Unusa Masuk 16 PTS Terbaik Indonesia Versi Scimago

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) masuk 16 besar kampus swasta terbaik di Indonesia 2023 versi Scimago Institutions Rankings (SIR). Dalam rilis terbarunya, Scimago melakukan pemeringkatan kampus terbaik dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Ada 59 kampus negeri dan swasta terbaik di Indonesia dalam pemeringkatan itu.

Unusa berada di posisi ke-58 sebagai kampus terbaik di Indonesia. Sementara, sebagai kampus swasta terbaik, Unusa menduduki peringkat ke-16. Sekaligus menjadi nomor 3 terbaik se-Jawa Timur/Jatim.

Ketua LPPM Unusa, Achmad Syafiuddin, mengatakan jika pihaknya terus berbenah untuk mencapai peringkat lebih baik. Ia mengapresiasi seluruh sivitas akademika yang terus menghasilkan riset berkualitas.

“Kami mengajak sivitas akademika meningkatkan kinerja penelitian dosen dan mahasiswa dengan mempublikasikan hasil penelitian, terutama pada jurnal internasional bereputasi serta menghasilkan produk inovasi tepat guna untuk masyarakat,” kata Syaifuddin, Senin (14/8).

Ia menjelaskan, Scimago merupakan ranking institusi di seluruh dunia yang dibangun oleh Scimago Research Group menggunakan data kinerja yang ada di Scopus. Artinya, kinerja penelitian, publikasi dan inovasi Unusa merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia, dan ini telah sesuai dengan target yang telah dicanangkan dalam rencana strategis Unusa.

“Semoga capaian beberapa tahun ke depan akan terus lebih baik dengan dukungan beberapa Pusat Penelitian yang baru saja dibangun dan akan terus bertambah jumlahnya,” jelasnya. Dalam pemeringkatan itu, Unusa meraih 92nd Overall percentile, 71st Research percentile, 98th Innovation percentile, dan 87th Societal percentile. (red)

Pelajar Banyuwangi Juarai Putri Wisata Remaja Indonesia

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) –  Pelajar asal Banyuwangi Alicia Alexandra Ouborg menjuarai Putri Wisata Remaja Indonesia tahun 2023. Siswi kelas 8 MTSN 10 Banyuwangi ini menyisihkan 58 peserta lain dari seluruh tanah air.

Pemilihan Putri Pariwisata Remaja ini digelar Kementerian Pariwisata bersama

Yayasan Berkat, Minggu (13/8/2023.  Alicia berpasangan dengan pelajar asal Blitar, Priagung Antonio. Keduanya akan mewakili Indonesia diajang Putra Putri Pariwisata Remaja Internasional.

Prestasi gemilang yang diraih Alicia melalui proses panjang. Dara berusia 14 tahun ini menyiapkannya sekitar 4 bulan. Mulai pengetahuan tentang pariwisata, public peaking dan berjalan di atas catwalk. Seluruhnya menguras tenaga. ” Tentunya, bangga dan bersyukur bisa juara. Dalam lomba ini menang pada kategori remaja,” kata Alicia, Senin (14/8/2023).

Dengan prestasi ini, Alicia tidak berpuas diri.  Prestasi ini akan dijadikan  modal awal dan motivasi  meningkatkan prestasi.  Apalagi, akhir tahun ini  mewakili Indonesia di tingkat internasional dalam ajang serupa.

Selain kedua pasangan tersebut, Jawa Timur berhasil meraih empat prestasi lain dalam ajang serupa. Keberhasilan ini   tidak lepas dari persiapan panjang. (udi)

Rasanya Unik, Kopi Robusta Banyuwangi Dipatenkan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kopi robusta Banyuwangi segera dipantenkan di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Komoditi khas Bumi Blambangan ini layak mendapatkan sertifikat hukum lantaran memiliki rasa unik. Selain itu, didukung posisi geografisnya.

Rencananya, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas Pertanian dan Pangan akan mendaftarkan kopi robusta untuk mendapatkan paten indikasi geografis. Artinya, kopi robusta Banyuwangibakan mendapatkan paten sesuai lokasi asal, lingkungan geografis dan faktor manusianya. ” Kita akan daftarkaj ke Kemenkumham, Selasa besok,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi Ilham Juanda, Senin (14/8/2023).

Harapannya dengan  mendapatkan paten indikasi geografis,  produk kopi robusta Banyuwangi akan terlindungi. Lalu, brand produknya juga akan terangkat.

Sejatinya, persiapan pendaftaran indikasi geografis ini sudaj dilakukan sejak 2019. Pihaknya  fokus menyiapkan berkas-berkas dan syarat pendaftaran paten itu.

“Kami sudah melakukan pemetaan kopi robusta di Banyuwangi. Mulai dari asal usul, karakter rasa, dan kekhasannya,” jelasnya.

Selama pengurusan berkas, pihaknya dibantu Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Setelah berkas diajukan, tim Kemenkumham akan memverifikasi keabsahan dokumen. Kemudian proses verifikasi lapangan. Harapannya, proses verifikasi bisa selesai dalam waktu tiga bulan. Targetnya, Desember mendatang paten indikasi geografis kopi robusta Banyuwangi bisa terbit.

Selama ini Banyuwangi dikenal sebagai penghasil kopi robusta terbesar di Jawa Timur. Luasnya mencapai sekitar Rp15.000 hektat. Tersebar di Kecamatan Kalinaru, Glenmore, Songgon dan Kalipuro. Dari luasan ini, hasil produksinya mencapai 10.673 ton.

Perkebunan kopi di Banyuwangi adalah kebun rakyat. Sisanya, dimiliki perusahaan perkebunan. Kopi robusta Banyuwangi juga memiliki kekhasan.  Yaitu, rasanya gurih, teksturnya utuh. Dengan memiliki paten geografis, robusta Banyuwangi bisa naik ke level nasional. Bahkan, internasional. Seperti kopi Gayo asal Aceh dan arabika asal Kintamani, Bali. (udi)

Perkuat Sektor Pertanian, Kyai Muda Ganjar Beri Edukasi Pembibitan Tanaman Buah di Nganjuk

0

Nganjuk, (pawartajatim.com) – Sebagai negara agraris, Indonesia diprediksi akan terus nemperkuat pertanian sebagai sektor yang menunjang kebutuhan pangan nasional. Penguatan ini diyakini bisa membangkitkan sektor ekonomi. Sebab dinilai dapat menyumbang produk domestik terbesar.

Selain tanaman padi, jagung dan sawit yang menjadi primadona, komoditas lain pun terus diperkuat. Salah satunya tanaman buah-buahan. Untuk itu, Kyai Muda Jawa Timur/Jatim menginisiasi kegiatan  Pelatihan Pertanian Pembibitan Tanaman Buah untuk puluhan masyarakat di Majelis Taklim Al Azib, Pulorejo, Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Minggu (13/8).

Koordinator Wilayah Kyai Muda Jatim, Gus Ali Baidlowi, menjelaskan, alasan dibuatnya pertanian tanaman buah tersebut. Sebab, menurut dia, Kabupaten Nganjuk memiliki potensi besar dalam menggerakkan sektor ekonomi melalui komoditas pertanian tanaman buah.

“Hari ini kami belajar bersama untuk menciptakan bibit buah unggul agar bisa dikembangkan.  Potensi tersebut bisa dioptimalkan masyarakat,” kata Ali. Pemberian edukasi tanaman holtikultura tersebut didorong Ali, agar wilayah tersebut bisa menjadi sentra komoditas bagi tanaman buah-buahan di wilayah tersebut.

“Kita dorong untuk menghasilkan buah yang berkualitas supaya bisa menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Ngajuk. Harapannya bisa sampai di ekspor untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah,” jelas Ali.

Kyai Muda Ganjar beri edukasi pembibitan tanaman buah di Nganjuk Minggu (13/8). (foto/ist)

Sebab, dia menilai, potensi yang dimiliki di wilayah Nganjuk cukup besar. Sehingga perlu dorongan baik secara moral maupun bantuan langsung untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

“Embrionya sudah muncul, cuma kan untuk melibatkan lebih banyak masyarakat yang terlibat, perlu kita dorong dan beri motivasi supaya mereka memiliki determinasi lebih untuk mengoptimalkan tanaman holtikultura tersebut,” Jawab Ali.

Ia mengaku, Kyai Muda mendapatkan tanggapan positif dari warga selama proses konsolidasi. Apalagi, mayoritas masyarakat sebelumnya memang sudah memiliki ketertarikan dengan sosok Ganjar Pranowo.

“Alhamdullilah, responsnya positif. Apalagi kita membawa nama sebagai relawan Pak Ganjar Pranowo. Mereka sangat antusias sekali untuk belajar bersama sambil mendukung Pak Ganjar Pranowo,” pungkas Ali.

Petani Senang

Tak hanya pemberian materi edukasi tanaman holtikultura, Kyai Muda Jatim pun memberikan bantuan bibit yang terdiri dari buah alpukat, mangga, blimbing, durian dan nangka. Salah seorang Tokoh Petani di Desa Kedungrejo, Bagus Tunggal (35) mengapresiasi kegiatan kolaborasi bersama masyarakat tersebut.

Kyai Muda Ganjar beri edukasi pembibitan tanaman buah di Nganjuk Minggu (13/8). (foto/ist)

Sebab, dirinya menilai perhatian tersebut bisa menarik ketertarikan masyarakat untuk terlibat lebih aktif dalam melakukan budi daya tanaman holtikultura tersebut. “Terima kasih atas bantuannya, bermanfaat bagi kami semua dan semoga pertanian holtikultura bisa berkembang pesat dan tersalurkan hasil pembibitannya secara nasional,” ujar Bagus.

Dirinya menilai, potensi yang dimiliki wilayah Nganjuk cukup besar, dilihat dari banyaknya petani yang bisa dilibatkan dan jumlah lahan yang bisa dikembangkan. “Alhamdullilah sudah berjalan, potensi besar karena petani di sini banyak, cuma belakangan ini penjualannya yang agak menurun drastis,” tambahnya.

Ia berharap dengan kedatangan Kyai Muda Jatim ke tempatnya bisa memberikan kontribusi dan dampak besar terhadap perkembangan tanaman holtikultura di Nganjuk. “Semoga bibit yang diberikan bisa terjual dan diterima di Masyarakat. Kami mohon dukungan dan pendampingannya selalu agar semua ini berjalan dengan baik,” pungkas Bagus. (rid)

Luminor Hotel Jemursari Surabaya Gandeng Vendor Pernikahan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pernikahan menjadi hal yang sangat didambakan. Dengan beragam konsep pernikahan impian, membutuhkan persiapan yang cukup matang. Melihat dari antusiasme masyarakat terhadap konsep pernikahan impian baik itu intimate maupun berkonsep glamour, Luminor Hotel Jemursari Surabaya menggandeng sejumlah vendor pernikahan yang ada di Surabaya untuk menggelar event Wedding Showcase bertema Sparkling Serenades.

Event Wedding Showcase diadakan Luminor Hotel Jemursari Surabaya. Event berlangsung di Ballroom Luminor Hotel pada 12-13 Agustus 2023 mulai pukul 12.00-21.00 WIB, sejumlah rangkaian kegiatan disuguhkan kepada para pengunjung hotel.

Diantaranya, para tamu dapat mencicipi hidangan terbaik yang dipersembahkan oleh Luminor Hotel Jemursari, kemudian para tamu dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan acara dan persiapan pernikahan dengan sejumlah vendor seperti Assyifa Enterprise Wedding Organizer, Amara Decoration, Kameela Make Up Artist, Adara Attire, Uka Photography, Lumos Lighting, Optimus Multimedia, MC Benny, Hi Entertaintment Music, hingga Photobooth by Amigo.

Suasana dan dekorasi ruangan pun disulap seolah bak tengah terjadi pagelaran acara pernikahan yang berkilauan, sehingga para tamu yang hadir akan dimanjakan dengan visualisasi dekorasi ruangan yang indah seperti gambaran impian acara pernikahannya nanti. Serta penampilan live musik yang akan menambah suasana menjadi lebih meriah.

Tak hanya itu, sejumlah talkshow dan fashion show pun hadir untuk mengisi acara. Makanan yang disajikan kepada para tamu sebagai food tasting pun dibuat menarik dan cantik mengikuti dengan tema nya yang Sparkling.

Acara puncak Minggu (13/8) Luminor Jemursari mendatangkan bintang tamu istimewa yaitu Bapak Ustad Anas Fauzi seorang penghulu viral yang ada di tiktok, kebetulan beliau juga seorang kepala KUA di Malang.

Talkshow dan sesi tanya jawab kepada pak Ustad mengenai materi yang sedang hangat diperbincangkan mengenai pernikahan. Selain itu, Luminor Jemursari juga menampilkan tatanan dekorasi tempat tidur ala honeymoon di dalam area Wedding Showcase.

Luminor Jemursari Surabaya beserta para vendor pernikahan yang terlibat berupaya untuk mengakomodir segala kebutuhan yang diinginkan oleh calon pengantin, tentu nya dengan menyuguhkan produk dan fasilitas terbaik yang kami miliki.

‘’Kami ingin masyarakat tau bahwa sebenarnya nikah di hotel ternyata banyak sekali benefit dan kelebihan yang ditawakran, seperti ruangan yang nyaman, karyawan yang siap menyambut seluruh tamu yang hadir, sajian menu makanan yang istimewa, hingga benefit free kamar bagi pengantin,’’ kata General Manager Luminor Hotel Jemursari Surabaya, Intan Alice, Sabtu (12/8).

Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau mulai dari Rp 175.000 nett per orang dan paket bundling bersama seluruh vendor terlibat dengan harga Rp 85.000.000 untuk 150 orang. (bw)

Erros Djarot : Saya Kira Orang Pers Sudah Tak Punya Nyali

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Budayawan, politikus, dan pejuang pers Erros Djarot tampil di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jum’at (11/8) malam. Ia dipandu panitia masuk ke ruang transit VIP Hall Dewan Pers.

Di ruang transit sudah duduk sejumlah tamu VIP, antara lain Mayjen TNI (Purn) Djoko Warsito (Dewan Pembina SMSI), Ervik Ari Susanto (penasehat SMSI),  Al Muktabar (Pj Gubernur Banten) ditemani Mohammad Nasir (Sekretaris Jenderal SMSI). Kehadiran  Erros langsung disambut bagaikan bertemu kawan lama, tampak akrab.

Malam itu Erros hadir di Hall Dewan Pers atas undangan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk menerima penghargaan sebagai tokoh Pejuang Kemerdekaan Pers. Penghargaan itu diberikan pada Malam Anugerah SMSI 2023.

Selain Erros Djarot, penilaian yang sama pada level ketokohan, SMSI juga memberikan penghargàan kepada almarhum Prof Azyumardi Azra (Ketua Dewan Pers) yang diwakili putrinya, Emily Sakina Azra, sebagai Pelopor Pers Merdeka.

“Erros Djarot dan Prof Azyumardi Azra itu pelopor Pers Merdeka,” kata Wakil Ketua Umum SMSI Pusat, Yono Hartono, yang mendapingi Erros Djarot, saat berpidato setelah menerima penghargaan.

Pemberian anugerah kepada Erros didasari penilaian bahwa Erros Djarot telah mengawal kemerdekaan pers sejak zaman Orde Baru dengan Tabloid Detiknya yang dibredel dan dilarang terbit semasa Orde Baru saat Jenderal TNI (purn) Soeharto, berkuasa.

Erros dinilai mendorong demokrasi di Indonesia. Bagi Erros, putra kelahiran Lebak, Banten 22 Juli 1950, penghargaan untuk dirinya bukan lah yang pertama. Sebelumnya, sebagai budayawan, penulis lagu, dan penulis skenario ini, penghargaan yang diterimanya sudah seabrek.

Tahun 1976, 1978, dan 1981, ia sudah menerima penghargaan menjadi penata musik terbaik dan memenangkan penghargaan lewat lagu yang dinominasikan: Kawin Lari, Badai Pasti Berlalu, Usia 18. Ketika mendapat penghargaan pejuang kemerdekaan pers dari SMSI, Erros mengaku merasa terhormat, karena setiap melakukan apapun ia bersungguh-sungguh.

“Saya setiap melakukan apa pun dengan I do all with love.  Lakukan segala sesuatu dengan cinta, cinta pada negeri, cinta pada masa depan anak cucu. Jangan pernah takut, takutlah pada keterbelakangan cara berpikir,” kata Erros.

Semula dia mengaku sedang tidak percaya masih ada orang pers yang berani saat ini. Dia mengira pers sudah mati, tidak berdaya, tidak punya nyali. Erros kaget dan merasa lega karena ternyata masih ada orang pers yang berpidato galak, seperti pidato yang disampaikan oleh Ketua Umum SMSI Firdaus.

“Saya jadi lega. Saya merasa senang,” tutur Erros Djarot, di depan para tamu undangan dan pengurus SMSI Pusat dan Provinsi, saat memberi sambutan setelah menerima penghargaan.

“Saya terhibur ada orang marah-marah. Nah, sudah saatnya teman-teman yang berada di SMSI percaya diri. Kalian di  SMSI sebetulnya kalianlah yang genuine pilar demokrasi masa depan. Aspirasi rakyat bisa kalian sampaikan secara luas,” kata Erros.

Erros berharap anggota SMSI bangga sebagai orang pers walaupun secara materi pas-pasan. “Tapi jika kalian secara mentalitas, integritas, dedikasi, rasanya kita enggak usah kecil hati, enggak usah merengek-rengek ke Kemenkominfo,”  tutur Erros lagi.

Erros menanggapi pidato Firdaus yang ia katakan “galak”. Ketua Umum SMSI berani bicara galak pada pihak yang dinilai tidak beres dalam menjalankan tugas secara adil. Firdaus melawan draf hak penerbit (publisher right) yang diajukan untuk ditandatangani presiden RI.

“Dalam draf itu ada rencana jahat untuk melakukan pembredelan media yang baru tumbuh secara sistematis lewat peraturan presiden. Media yang belum terverifikasi Dewan Pers tidak boleh mendapat iklan. Ini ulah budak konglomerasi, ingin menghegemoni bisnis media, dengan cara tidak sehat, tapi minta dilegitimasi presiden,” kata Firdaus dalam pidato pembukaannya.

Pada waktu yang sama SMSI  juga memberi penghargaan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) asal daerah pemilihan Jambi Dr Ir HAR Sutan Adil Hendra, MM dan Pj Gubernur Banten Al Muktabar sebagai Sahabat Pers.

Pada puncak acara, Firdaus memberi penghargaan pin emas Direktur  Kemitraan Berita Google untuk kawasan Asia Pasifik Kate Beddoe karena dinilai telah mengawal kemerdekaan pers, mendorong demokrasi, dan menyemai keberagaman dengan mendukung pertumbuhan ekosistem berita digital di Indonesia. (bw)

Kelas Karyawan Uwika Diminati Mahasiswa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perayaan Dies Natalis Universitas Widya Kartika/Uwika Surabaya, ke-37 berlangsung meriah Minggu (13/8). Seperti tahun sebelumnya, perayaan ditandai dengan potong tumpeng oleh Rektor Uwika, Dr F Priyo Suprobo, S.T., M.T., serta pertujukan seni tari Barongsai.

Rektor Priyo Suprobo, mengatakan, di usia yang menginjak 37 tahun ini, jajaran civitas akademika semakin inovatif dan kreatif. Misalnya, terjadi peningkatan jumlah mahasiswa yang signifikan untuk kelas karyawan.

‘’Coba bayangkan, fakultas teknik yang dulu hanya mendapat lima mahasiswa. Dan sejak 2021 mendapat 45 mahasiswa. Ini menunjukkan kelas karyawan di Uwika sangat diminati,’’ kata Priyo, yang didampingi Eka dari LPPM.

Meski demikian, kata dia, baik kelas pagi maupun kelas karyawan yang kuliah malam yang jadi primadona tetap program study Mandarin,’’ tambah Priyo, sambil menjelaskan Uwika memiliki delapan prodi.

Menurut dia, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka/MBKM berjalan sangat baik di kampus ini. Apalagi, pada kelas karyawan yang memang mayoritas mahasiswanya adalah pekerja atau sudah bekerja.

Rektor Uwika, Dr F Priyo Suprobo, S.T., M.T (kiri) didampingi Eka dari LPPM Uwika. (foto/bw)

Program MBKM, menurut dia, sangat cocok untuk kelas karyawan. Sebab, mahasiswa yang sedang bekerja atau berdinas ke luar kota tetap bisa mengikuti kuliah sesuai jumlah sistim kredit semester/SKS yang diambil.

‘’Jadi, pekerjaan sehari-hari bisa dijadikan materi kuliah dalam program MBKM. Yang penting ada dosen pembimbingnya yang bisa mempertanggung jawabkan pekerjaan mahasiswa yang sedang berdinas ke luar kota meski dalam waktu yang cukup lama,’’ kilahnya.

Pada bagian lain, Rektor Uwika, Dr F Priyo Suprobo, S.T., M.T., menjelaskan, perubahan dan tantangan semakin masif pasca pandemi covid-19 yang melanda Indonesia 2-3 tahun silam.

Para pendiri yang dalam sejarahnya mendirikan universitas ini adalah untuk turut ambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama bagi elemen masyarakat yang kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi yang berbiaya tinggi pula pada saat itu.

Suatu perubahan, kata dia, mendorong munculnya pengharapan baru dan semua cita-cita pendiri tersebut masih selalu dihidupi para civitas akademika universitas ini. Uwika sadar sepenuhnya masih harus bergulat dan tersadar atas keadaan di masa lalu, dalam pertumbuhan kedewasaan spiritualitas atas nilai-nilai yang dihidupi. (bw)

Sinarmas Financial Services Beri Apresiasi Ratusan Investor di Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sinarmas Financial Services memberikan apresiasinya kepada ratusan investor di Jawa Timur melalui Investor Appreciation Night 2023 bertema Grow Your Wealth yang digelar di Ballroom Shangri-La Hotel Surabaya. Enam orang di antaranya mendapatkan penghargaan khusus dalam kategori Loyal dan Lifetime Investor.

Direktur Utama PT Sinarmas Sekuritas, Jamial Salim, mengatakan penerima penghargaan tersebut merupakan para nasabah dari pilar-pilar usaha layanan jasa keuangan dalam ekosistem Sinar Mas. Yakni, Sinarmas Sekuritas, Sinarmas Asset Management, Bank Sinarmas, dan Asuransi Simas Jiwa.

Menurut Jamial, fundamental ekonomi Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dan mampu bertahan menghadapi berbagai krisis terutama pascapandemi Covid-19. Hal itu dilihat dari pengendalian inflasi dan pertumbuhan jumlah investor pasar modal.

“Kolaborasi pemerintah, swasta, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan penggerak ekonomi. Apresiasi ini menjadi kesempatan kami untuk meningkatkan jumlah investor,” ujar Jamial melalui keterangannya, Sabtu (12/8).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi Sinarmas untuk berkolaborasi dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Sandiaga mengatakan, jika dibandingkan dengan Bursa ASEAN, pertumbuhan pencatatan Bursa Efek Indonesia berada di posisi nomor dua.

“Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia berada pada posisi pemain utama dalam bursa regional, sehingga mampu menarik perhatian investor baik di dalam maupun luar negeri. Dalam kesempatan ini, saya mengapresiasi para investor dan Sinarmas Financial Services yang telah berkontribusi secara nyata, khususnya dalam kemajuan industri pasar modal ini,” jelas Sandiaga melalui rekaman video.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur/Jatim, Emil Elestianto Dardak, menyatakan komitmennya untuk memperkuat dan menjaga pertumbuhan investasi guna menstabilkan perekonomian dengan terus meningkatkan pencapaian dan mempermudah iklim investasi di Jatim.

Emil menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan Kuartal II sebesar 5,17 persen. Jawa Timur mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi lagi sebesar 5,24 persen dengan nilai inflasi dari bulan ke bulan berada di angka 0,15 persen atau lebih kecil dibanding inflasi nasional.

“Kemudian, selama 5 tahun terakhir, realisasi investasi Jawa Timur menunjukkan tren yang positif, yakni Penanaman Modal Asing (PMA) yang meningkat 66,7 persen dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meningkat 24,5 persen,” ungkap Emil.

Di Indonesia, industri sekuritas, manajer investasi, perbankan, dan asuransi memiliki peran sebagai penggerak roda perekonomian karena mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kapasitas produksi barang dan jasa, serta nilai tambah bagi aktivitas ekonomi di Indonesia.

Keberlanjutan industri sektor jasa keuangan ini dapat dijamin oleh kestabilan ekonomi dan politik nasional. Hal ini bukan hanya mencakup kondisi makro ekonomi dan kepastian hukum, namun juga melibatkan kejelasan regulasi dan kepastian lainnya yang dikawal pemerintah. (red)

Mainkan Guzheng, Mahasiswa PCU Surabaya Juara 2 di Tiongkok

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tujuh mahasiswa Chinese Department Petra Christian University (PCU) Surabaya meraih juara dua dalam kompetisi internasional bertajuk “The 1st Chinese Cultural Practical Competition” untuk kategori Musik Tradisional Tionghoa yang digelar di Beijing, Tiongkok.

Pembimbing mahasiswa, Jessica Nondolesmono, menjelaskan ketujuh mahasiswa yang tergabung dalam Jiufenghua Band ini memainkan guzheng atau salah satu alat musik tradisional (alat musik petik) yang berasal dari Tiongkok.

Mereka adalah Gracelyne Christabel Halim, Jazllyn Ellena Sindarto, Daniella Yosia Wibisono, Angeline Vivian Tanjaya, Janice Felicia Sugiyanto, Gloria Jessica Ignacia, dan Jocelyn Trisha Gunardi. Kompetisi internasional tersebut digelar di Xin Zhong School pada 16 Juni 2023 secara daring.

Mereka membawakan lagu blue and white porcelain dan berhasil meraih juara 2 di tingkat internasional. “Awalnya, Jiufenghua Band ini memulai kompetisi di tingkat nasional pada Mei 2023 dengan membawakan lagu “nan er dang zi qiang” secara live streaming melalui platform Zoom, dan berhasil meraih Juara 1, sebelum melanjutkan kompetisi di tingkat internasional,” kata Jessica, di Surabaya Sabtu (12/8).

Sesuai namanya, The 1st Chinese Cultural Practical Competition ini ingin mengajak insan muda (youths) untuk memahami, mempelajari dan mencintai budaya Tionghoa. Cabang lombanya terdiri dari empat jenis, yaitu Desain Karakter Tionghoa, Kaligrafi Tionghoa, Lukisan Tradisional Tionghoa, dan Musik Tradisional Tionghoa.

Jessica menceritakan, awal mula terbentuknya Jiufenghua Band ini karena mereka tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Chinese Culture and Arts. Dalam UKM itu, Jessica selaku pembimbing mengajarkan tentang budaya dan seni tradisional Tiongkok.

Salah satu materi yang diajarkan adalah permainan alat musik Guzheng. Jessica juga yang mengajak Jiufenghua Band untuk mengikuti kompetisi Cultural Practical ini. Untuk mengikuti kompetisi ini, persiapan dilakukan secara serius dan intens.

Jadi, kami mulai latihan intens sejak April 2023. Awalnya, untuk persiapan lomba nasional mereka berlatih setiap hari selama 2-3 jam. ‘’Kemudian, saat menghadapi kompetisi internasional, latihan ditambah menjadi 5-6 jam setiap harinya,” jelasnya.

Prestasi yang diraih Jiufenghua Band ini merupakan bukti totalitas Petranesian mahasiswa dalam mempelajari bidang ilmu tertentu, dalam hal ini sastra dan budaya Tionghoa. Harapannya, prestasi ini dapat memberi inspirasi bagi pemuda dan remaja lainnya untuk lebih mempelajari budaya, termasuk alat musik tradisional Guzheng. (red)