Ganjar Creasi Gelar Kompetisi Futsal di Kota Malang

0

Malang, (pawartajatim.com) – Sukarelawan yang tergabung dalam Generasi Alumni Muda UB, ITS, Unair atau yang biasa disebut Ganjar Creasi (G-Creasi) terus menggaungkan pola hidup sehat dengan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat di Jatim.

Kali ini, sukarelawan Ganjar Pranowo menggelar Kompetisi Futsal bersama mahasiswa dan masyarakat umum di Lapangan Nikimirah Futsal, Jalan Soekarno Hatta Ptp 1 Nomor 17, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jatim, Senin (31/7).

Wakil Koordinator Wilayah Ganjar Creasi Anwar Sidiq, mengatakan pihaknya terus mempererat tali silaturahmi antarmahasiswa, alumni perguruan tinggi, dan masyarakat di Kota Malang dengan berbagai kegiatan positif dan menyehatkan.

Karena itu, pihaknya menggelar kompetisi futsal. ‘’Tujuan diadakan kegiatan ini pertama menjalin silaturahmi. Kedua, memastikan kita senantiasa berolahraga dan selalu menjaga pola hidup sehat,’’ kata Anwar Sidiq.

Ia menyatakan, kompetisi ini dimeriahkan oleh lima tim yang setiap tim terdiri atas 8-10 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Kota Malang. Dalam menggelar kegiatan ini, Anwar mengatakan pihaknya juga terinspirasi oleh bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo yang rutin berolahraga dan menjadikan olahraga sebagai gaya hidup.

Ganjar Creasi gelar kompetisi futsal di Kota Malang Senin (31/7). (foto/ist)

‘’Kami melihat sosok Ganjar Pranowo yang suka berolahraga dan menjaga pola hidup sehat. Kemudian, kegiatan ini kebanyakan diikuti kalangan mahasiswa dan masyarakat umum di Malang, Jatim,’’ ujarnya.

Setelah digelarnya kompetisi ini, sukarelawan Ganjar Creasi berharap para generasi muda semakin bersemangat dalam beraktivitas dan melakukan kegiatan bermanfaat lainnya. ‘’Harapannya, kaum milenial ke depan lebih sering melakukan olahraga serta kegiatan sosial yang tentu membawa manfaat,’’ katanya.

Lewat kegiatan ini, Ganjar Creasi juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada peserta kompetisi. Mereka juga mendoakan agar pria berambut putih ini dapat menjadi presiden Indonesia periode 2024-2029.

Sementara itu, peserta kompetisi futsal Gilang Ady Permana menyambut antusias kegiatan tersebut. Kalangan mahasiswa sangat memerlukan program-program seperti ini yang membuat mereka tetap solid.

‘’Saya sangat bersyukur ada agenda kompetisi futsal ini. Saya dan teman-teman juga bisa berolahraga hari ini untuk menjaga kebugaran,’’ katanya. Pria berusia 23 tahun tersebut berharap Ganjar Creasi terus mendukung dan menghadirkan program olahraga bagi mahasiswa dan masyarakat umum di Kota Malang.

Misalnya, kompetisi badminton, voli, dan lain sebagainya. ‘’Harapannya, nanti ada kegiatan-kegiatan yang di-support seperti ini, misalnya badminton hingga voli,’’ kata mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Malang itu.

Gilang mengatakan sosok Ganjar Pranowo dapat menjadi panutan bagi kalangan anak muda. Sebab, Ganjar membawa contoh yang baik bagi masyarakatnya dengan terus menjaga kesehatan lewat rutin berolahraga.

‘’Saya kira Pak ganjar memang salah satu sosok yang kami kenal di kalangan anak muda sebagai pemimpin yang menjaga kebugaran. Beliau contoh dan panutan kita semua. Sebagai anak muda, kami harus mencontoh Pak Ganjar,’’ katanya.

Gilang juga mendoakan Ganjar Pranowo agar dapat terus menyejahterakan rakyat Indonesia jika terpilih sebagai presiden nanti. ‘’Doanya, pertama Pak ganjar sehat selalu. Jika jadi presiden, semoga Pak Ganjar bisa  mengangkat anak muda,’’ tambah Gilang. (rid)

Jaga Toleransi, Pemuda Lintas Agama di Banyuwangi Gelar Eco Bhinneka

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kerukunan lintas agama di Kabupaten Banyuwangi tak sekadar slogan. Hal ini dibuktikan dengan beragam kegiatan merajut toleransi. Salah satunya, kegiatan Eco Bhinneka yang digelar pemuda lintas agama di Pendopo Desa Glagah Agung, Kecamatan Purwoharjo, Sabtu (29/7/2023) lalu. Kegiatan ini tak sekadar saling toleransi. Namun, ikut melestarikan lingkungan dengan mengenalkan eco enzym. Cairan dari sisa buah dan sayur yang bermanfaat untuk pupuk hingga cairan pencuci piring.

Kegiatan lintas agama ini diikuti seluruh perwakilan dan organisasi keagamaan. Seperti, Nasyiatul Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Fatayat NU dan GP Ansor. Kalangan budayawan dan aktivis lingkungan juga dilibatkan. Termasuk, perwakilan difabel. Kegiatan diisi dengan worsk shop yang diinisiasi Anak Muda Eco Bhinneka Blambangan (Among). Selain work shop, kegiatan diselingi pentas budaya lintas agama.

“ Eco Bhinneka adalah salah satu program unggulan PP Muhammadiyah bersama Nasyiatul Aisyiyah. Harapannya, program ini bisa dinikmati seluruh anak muda Banyuwangi untuk menggaungkan kerukunan antarberagama,”kata Direktur Program Eco Bhinneka Muhammadiyah-Nasyiatul Aisyiyah, Hening Purwati.

Selama work shop beragam kaitan budaya dan agama dibahas. Salah satunya, seniman dalang yang terbiasa menggelar ritual temu manten. Dalam ritual, kerap kali menyelipkan ayat suci sebagai pengantar. “ Senin itu bukan sesuai yang negatif. Bahkan, seni adalah dakwah dengan mengambil makna dari hadits,” jelas Muklis, perwakilan Kantor Kementerian Agama Banyuwangi.

Workshop diakhiri dengan pelatihan membuat eco enzyme. Target dari pelatihan ini adalah menyelesaikan persoalan sampah organik yang jarang dilirik. Lalu, mengurangi beban bumi dengan tumpukan sampah.

Kegiatan lintas agama ini juga diisi dengan mengunjungi Gereja Katolik Paroki Kristus Raja, Genteng, Banyuwangi. Berkunjung ke lintas rumah ibadah merupakan kegiatan rutin dari Anak Muda Eco Bhinneka Blambangan. Sebelumnya, mereka juga berkunjung ke Tempat Ibadah Umat Tri Dharma dan Wihara. (udi)

Cegah Merebaknya Rotavirus, Balita di Banyuwangi segera Imunisasi Massal

0

Banyuwangi (pawartajatim.com.) – Para ibu pemilik balita di Banyuwangi harus bersiap melakukan imunisasi kepada anak-anaknya. Dalam waktu dekat, seluruh balita di Bumi Blambangan akan disasar imunisasi massal. Program ini mengantisipasi penyebaran Rotavirus, penyebab diare akut hingga memicu kematian.

Vaksinasi Rotavirus ini merupakan program dari Kementerian Kesehatan. Kegiatan ini seiring tingginya kasus diare pada balita dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Termasuk di Banyuwangi. “ Vaksin Rotavirus sudah disiapkan Kementerian Kesehatan. Kami di daerah siap menggelar imunisasi massal melalui seluruh Puskesmas,” kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, Selasa (1/8/2023).

Vaksinasi Rotarius ini akan digelar serentak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi masih menunggu jumlah vaksin dan petunjuk teknisnya. Sembari menunggu vaksinasi, Dinkes mengimbau warga menerapkan pola hidup bersih. Hal ini bisa mencegah merebaknya Rotavirus. “ Cuci alat makan dan minum menggunakan air bersih mengalir. Lalu, sumber air bersih jaraknya harus jauh dengan septic tank. Minimal 11 meter,” jelas Amir.

Harapannya, dengan vaksin Rotavirus ini imun balita di Banyuwangi akan lebih kebal. Namun, yang terpenting, masyarakat bisa menjaga pola hidup bersih. Rotavirus menjadi salah satu penyakit mematikan bagi balita. Virus ini memicu diare akut, diikuti dehidrasi parah. Jika tak tertolong bisa berujung kematian pada balita. Virus ini menular melalui feses dan saluran mulut. Mereka yang terjangkit akan menularkannya melalui tatap muka secara dekat. Virus Rotavirus yang keluar melalui feses bisa mengontaminasi air, makanan, minuman dan benda lainnya. Salah satu penyebab virus ini adalah kurangnya kebersihan lingkungan. (udi)

Resmikan GMS Rooftop, Menag Yaqut Sebut Kemenag Milik Bersama

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, menegaskan Kementerian Agama yang dipimpinnya bukan hanya milik satu agama saja. Tetapi milik semua agama yang ada di Indonesia.

Hal itu disampaikan Menag Yaqut, saat menghadiri dan menandatangani prasasti peresmian Gereja Mawar Sharon di Rooftop Pakuwon Mall Surabaya, Minggu (30/7) malam. Kedatangan Menteri Yaqut, bersama istri dan rombongan disambut langsung Gembala Senior Gereja Mawar Sharon (GMS) Surabaya Barat Ps. Philip Mantofa dan istri.

“Mari bersyukur hari ini kita semua diberikan kesempatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk bisa berkumpul di sini saling bertemu, saling mengenal. Kata orang, tak kenal maka tak sayang, mudah-mudahan setelah kita bertemu, setelah kita saling mengenal, kita saling menyayangi,” kata Menteri Yaqut, melalui keterangan tertulisnya.

Menurut Yaqut, saling menyayangi merupakan pesan universal seluruh bagi agama untuk saling menyayangi sesama manusia sesama makhluk Tuhan. “Melalui kesempatan ini, saya berpesan bahwa perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi halangan untuk saling bersaudara satu dengan yang lain,” tegas Gus Yaqut, di hadapan ribuan jemaat yang hadir.

Pada akhir sambutannya, Menag Yaqut, mengucapkan selamat atas peresmian gereja yang megah tersebut dan berharap semoga dengan diresmikannya gereja ini akan memperkuat keimanan dan kecintaan kepada Tuhan.

Dalam acara penandatanganan prasasti tersebut, tampak pula dua anggota DPRD Kota Surabaya, Josiah Michael dan William Wirakusuma yang juga merupakan jemaat Gereja Mawar Sharon Surabaya Barat. (red)

Sukses Tekan Inflasi, Banyuwangi Dihadiahi Insentif Rp. 12,29 Miliar

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Kabupaten Banyuwangi ketiban berkah. Suskses menekan laju inflasi, kabupaten ini mendapatkan hadiah dana insentif senilai Rp12,29 miliar. Hadiah dari Kementerian Keuangan tindak lanjut dari hasil penilaian kinerja dari Kementerian Dalam Negeri.

Dana  insentif ini nantinya akan digunakan mendukung berbagai program di daerah. Salah satunya, pengendalian inflasi, penurunan stunting, peningkatan investasi hingga penurunan kemiskinan. “ Alhamdulillah, kinerja semua sektor dari berbagai pihak di Banyuwangi mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama semua pihak untuk menekan laju inflasi. Ke depan, sinergi dan kolaborasi akan terus kami perkuat untuk pengendalian inflasi di Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani usai Dana Insentif Fiskal Kinerja (DIFK) di Jakarta, Senin (31/7/2023).

Tahun ini, pemerintah pusat memberikan hadiah insentif fiskal kinerja sebesar Rp 1 triliun. Penyerahannya dibagi tiga periode. Penyerahan periode pertama sebesar Rp330 miliar. Jumlah ini diberikan kepada 33 daerah. Rinciannya, 3 provinsi, 6 kota dan 24 kabupaten. Salah satunya, kabupaten Banyuwangi.

Hadiah insentif kinerja ini diberikan berdasarkan empat indikator penilaian tahun berjalan. Diantaranya, upaya pemerintah daerah, tingkat kepatuhan pelaporan, peringkat inflasi, dan realisasi penandaan inflasi. Penilaiannya pengendalian inflasi dilakukan Januari – Maret 2023. Dari empat indikator ini, Banyuwangi meraih bobot tertinggi diantara 32 penerima lain.

Upaya pengendalian inflasi pangan di Banyuwangi dilakukan dengan menggerakkan ekonomi arus bawah. Caranya, melalui gerakan belanja cantik di pasar-pasar tradisional dan UMKM. ASN dan karyawan BUMN  di Banyuwangi didorong berbelanja di pasar rakyat dan toko tetangga terdekat. Hasilnya, didonasikan kepada warga kurang mampu, termasuk bayi stunting dari keluarga pra sejahtera.

Banyuwangi juga menggeber program UMKM naik kelas. Kegiatan ini meningkatkan skala ekonomi dari para UMKM. Diantaranya, pemberian bantuan alat produksi, memfasilitasi pengurusan izin usaha, hingga pelatihan meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi. “ Secara rutin Tim Pengendali Inflasi Daerah Banyuwangi rutin melakukan pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan yang tersedia, termasuk melaksanakan  operasi  pasar murah bersama  instansi terkait,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banyuwangi, Dwi Yanto. (udi)

Inovatif, Ibu-ibu Nelayan di Muncar Olah Rumput Laut jadi Sabun

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Ibu-ibu nelayan di Muncar, Banyuwangi benar-benar kreatif. Mereka berhasil mengolah rumput laut menjadi sabun cuci. Produk baru ini menjadi bagian peningkatan pendapatan nelayan. Selain sabun cuci, mereka juga menyulap rumput laut menjadi aneka makanan dan minuman.

Ide membuat sabun rumput laut ini berawal dari banyaknya rumput laut yang terbuang. Harga komoditi ini juga kerap naik turun. Akhirnya, muncul ide mengolahnya menjadi produk turunan. Hasilnya lumayan. Ibu-ibu nelayan memiliki penghasilan tambahan. “ Ide membuat sabun cuci ini berawal dari pelatihan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kami diajari mengolah rumput laut menjadi aneka produk turunan,” kata Nurhidayati (41), warga Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, Senin (31/7/2023).

Proses membuat sabun rumput laut ini cukup sederhana. Rumput laut dimasak hingga lumer. Lalu dicampur bahan sabun. Seluruhnya herbal alias alami. Untuk membuat sabun cair ini dibutuhkan waktu sekitar 3 jam. Kelebihan sabun cair ini sangat lembut di tangan. Ampuh menghilangkan aneka bau amis. Selain sabun cair, rumput laut diolah menjadi sabun mandi padat. Prosesnya lebih lama, minimal 2 hari. Sabun padat rumput laut ini berkhasiat untuk kulit. Bahkan, bisa mengencangkan bagian vital kaum hawa. “Manfaatnya memang banyak. Produk ini mulai banyak digemari,” kata Nurhidayati.

Harga sabun cair ditawarkan cukup murah. Hanya Rp8000 per botol ukuran 200 militer. Sedangkan sabun padat hanya Rp10.000 per batang. Meski murah, para ibu sudah mendapatkan untung dari pemberdayaan ini. “ Kalau rumput laut dijual mentah, harganya kadang murah. Jadi, diolah lagi menjadi produk baru. Hasilnya lumayan,” jelasnya.

Selain sabun, ibu-ibu juga mengolah rumput laut menjadi minuman. Rasanya segar. Ada juga kerupuk rumput laut dan aneka ikan. Produk olahan ini merupakan dampingan dari Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Perikanan dan Kelautan KKP. Kegiatan ini memberikan nilai tambah pendapatan bagi nelayan. Ketika suami melaut, para ibu nelayan diberikan pelatihan mengolah aneka ikan. Termasuk rumput laut. “ Jadi, target kami ada penambahan nilai ekonomi bagi keluarga nelayan. Selain tangkapan, ibu-ibu nelayan kami ajari mengolah hasil tangkapan,” kata Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Perikanan dan Kelautan KKP, Budi Sulistyo.

Dari 71.629 pengolahan ikan di Indonesia, sekitar 10 persen sudah mendapat pendampingan pemberdayaan ini. Selain produk, pendampingan juga menyasar perizinan dan permodalan. Sehingga, kaum nelayan bisa diberdayakan ekonominya tanpa kesulitan permodalan. (udi)

Kowarteg Ganjar Beri Pelatihan Usaha Mikro Kuliner untuk Warga Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kowarteg Indonesia Dukung Ganjar berikan pelatihan usaha mikro kuliner untuk masyarakat di Genting Tambak Dalam, Kelurahan Genting, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, Jawa Timur/Jatim Minggu (30/7).

Koordinator Wilayah Kowarteg Indonesia Jatim, Kiki Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat terutama ibu-ibu di Surabaya. “Kami membuat pelatihan membuat kue tar kepada ibu-ibu agar mereka bisa mandiri dan meningkatkan ekonomi keluarganya,” kata Kiki.

Ia mengungkapkan, kue tar masih jadi tren di kalangan ibu-ibu dan wanita sebagai salah satu unit usaha yang bisa dikembangkan, sebab kue taart memiliki kebutuhan yang cukup tinggi.

“Kue tar ini masih menjadi tren di kalangan ibu-ibu dan masyarakat, kebutuhannya cukup tinggi dan kami yakin pelatihan ini bisa ditindaklanjuti sebagai unit usaha baru,” ujarnya. Menurut Kiki, masyarakat merespon baik pelatihan yang diberikan Kowarteg Indonesia karena bermanfaat dan memberikan ilmu baru di dunia kuliner.

Kowarteg Ganjar beri pelatihan usaha mikro kuliner untuk warga Surabaya Minggu (30/7). (foto/ist)

“Mereka, para kader PKK dan staf sangat mendukung acara yang kami buat, sangat antusias responsnya dan senantiasa ingin terus berkolaborasi dengan kami ke depannya,” tambah Kiki.

Ia berharap kegiatan tersebut bisa memberikan dampak terhadap kesejahteraan dan keterampilan masyarakat khususnya ibu-ibu. “Harapannya agar mereka memilih tambahan skill dan bertahan hidup mengikuti perkembangan jaman,” pungkasnya. (rid)

PLN Nusantara Power Rancang Rumah Tahan Gempa dari FABA

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PLN Nusantara Power (PLN NP) bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk mempersiapkan inovasi rumah tahan gempa berbahan baku limbah debu (Fly Ash Bottom Ash-FABA).

Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah, mengatakan pihaknya berkomitmen dalam mengelola dan mengolah FABA sekaligus sebagai upaya dalam menjaga lingkungan. Menurut Ruly, FABA dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, UMKM hingga instansi.

Sebab, FABA masuk kategori sebagai limbah yang tidak mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3). “PLN NP terbuka kepada masyarakat yang ingin ikut serta memanfaatkan FABA ini. FABA sendiri bukanlah limbah B3, sehingga dapat diolah dan memberikan banyak manfaat. Salah satunya, melalui kerja sama dengan ITS untuk membangun rumah tahan gempa tersebut,” kata Ruly, dalam keterangannya, Minggu (30/7/2023).

Pada 2022, PLTU Paiton menghasilkan FABA sebesar 208.368 ton. Sedangkan, kebutuhan untuk membuat rumah tahan gempa ini mencapai 4.400 kilogram FABA. FABA sudah dimanfaatkan, di antaranya diolah menjadi paving, batako, pengecoran jalan desa dan sebagainya.

Bahkan, PLN NP melalui PLTU Pacitan telah membangun rumah layak huni untuk masyarakat sebanyak tiga unit. Disisi lain, PT PLN (Persero) memastikan tidak akan membuang limbah FABA, namun akan lebih mengoptimalkan pemanfaatannya karena dapat memberikan nilai ekonomi atas limbah tersebut terutama bagi masyarakat.

Pemanfaatan FABA dapat mendorong ekonomi nasional karena dapat memberikan nilai ekonomi dari hasil pemanfaatan limbah tersebut untuk berbagai hal di sektor konstruksi, infrastruktur, pertanian dan lainnya.

Manager Senior Transfer Teknologi Office, Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi ITS, Ary Bachtiar, menjelaskan inovasi ini menjadi terobosan cerdas mengenai penggunaan debu hasil limbah PLN. Inovasi ini bukan hanya sekadar solusi lokal, namun juga memiliki potensi untuk berlanjut ke daerah-daerah lain.

“Inovasi ini memainkan peran penting dalam mengurangi limbah serta meningkatkan efisiensi pengolahan limbah di lingkungan PLN. Melalui pelatihan ini, nantinya masyarakat dapat mengembangkannya sendiri. Sehingga, membuka peluang dalam meningkatkan perekonomian secara berkelanjutan,” ungkap Dosen Teknik Mesin ITS itu.

Para peserta pelatihan juga dibekali edukasi mengenai rumah tahan gempa oleh ahli gempa dari Teknik Sipil ITS, Ir Faimun. Faimun memaparkan tentang gambaran umum gedung fungsi hunian berupa rumah tahan gempa, serta menekankan pentingnya membangun konstruksi yang kuat dan aman dalam menghadapi potensi bencana gempa. (red)

Unusa Masuk 10 Kampus PTS Terbaik di Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Lembaga pemeringkatan Webometrics Ranking of World Universities (Webometrics) baru saja merilis peringkat universitas di seluruh dunia per Juli 2023. Berdasarkan pemeringkatan tersebut, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menempati 10 Kampus PTS terbaik di Indonesia, dan peringkat 38 dari PTN/PTS di Indonesia.

Sepuluh PTS terbaik itu, yakni Telkom University, Universitas Bina Nusantara, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Mercu Buana, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Achmad Dahlan Yogyakarta, Universitas Guna Darma, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), dan Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Wakil Rektor I Unusa, Prof Kacung Marijan, menyambut baik prestasi yang diraih Unusa. Menurutnya, Webometrics memiliki sejumlah indikator dalam penilaian universitas terbaik tersebut, yakni Impact, Openness, dan Excellence.

Impact, dinilai dari banyaknya backlink dari situs luar. Openness, dinilai dari jumlah file berbagai jenis yang dapat diakses dan terhubung dengan domain situs universitas. Sedangkan, Excellence, dinilai dari jumlah artikel publikasi ilmiah.

“Tujuan dari pemeringkatan itu untuk mempromosikan publikasi, keterbukaan akses, akses ilmiah dan materi akademis lainnya,” ujar Prof Kacung dalam keterangannya, Minggu (30/7). Capaian tersebut, lanjut Prof Kacung, dinilai tidak lepas dari kerja keras seluruh pihak.

Atas pencapaian tersebut, Kacung mengajak sivitas akademika Unusa dapat menjadikan motivasi untuk terus berbenah dan melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka meraih peringkat yang semakin baik.

Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa pemeringkatan bukanlah merupakan tujuan. Sedangkan, tujuan pokoknya adalah terus berusaha memperbaiki kualitas diri secara terus menerus agar Unusa menghasilkan para lulusan yang berkualitas.

Pemeringkatan tersebut merupakan salah satu implikasi dari usaha memperbaiki diri. “Webometrics merupakan sistem pemeringkatan internasional yang menilai dampak konten website dan publikasi penelitian pada perguruan tinggi di dunia. Penilaian itu berguna untuk menyebarluaskan akses pengetahuan yang dihasilkan oleh Unusa. Namun, yang terpenting adalah Unusa terus memperbaiki diri,” ungkap Alumnus S-3 di Australian National University itu.

Koordinator Tim Pengelola dan Penyelarasan Website Unusa, Mursyidul Ibad MKes, mengatakan capaian ini merupakan hasil dari kerja bersama seluruh sivitas akademika dan elemen di Unusa. Namun, masih ada beberapa hal yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama untuk diselesaikan dari hasil pemeringkatan ini.

“Hasil yang kita capai juga buah dari masuknya Unusa ke dalam salah satu dari 59 PTN/PTS di Indonesia di list scimago pada 2023. Hampir semua indikator menunjukkan kenaikan signifikan. Baik dari segi Impact, Openness, dan Excellence,” pungkasnya. (red)

Mulai 1 Agustus, Unesa Buka Pendaftaran Prodi Kedokteran

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya (FK Unesa) membuka Program Studi (Prodi) Kedokteran pada jalur Seleksi Pendaftaran Mahasiswa Baru (SPMB) 2023. Pendaftarannya dimulai 1-9 Agustus 2023.

Rektor Unesa, Prof Dr Nurhasan MKes, mengatakan, keputusan pembukaan Prodi Kedokteran tersebut menyusul turunnya Surat Keputusan (SK) atau rekomendasi dari sejumlah pihak mulai dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), LAM-PTKes hingga Gubernur Jatim.

“Kesiapan kami sudah diasesmen dan divisitasi beberapa kali oleh sejumlah pihak, seperti Kemenkes sejak akhir tahun lalu dan terakhir dari KKI beberapa tahap, lalu LAM-PTKes pekan lalu. Alhamdulillah rekomendasi dari semua pihak sudah turun,” kata Cak Hasan, sapaan akrab Prof Nurhasan, dalam keterangannya, Senin (31/7).

Cak Hasan menjelaskan, FK sudah memiliki gedung sendiri yang letaknya di sebelah kanan gedung rektorat. Di dalamnya sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan akademik maupun praktek mahasiswa-dosen. Selain itu, juga tersedia laboratorium (lab).

“Ada 12 lab dengan berbagai fasilitas pokok dan pendukungnya. Mulai Lab Anatomi, Patologi Anatomi, Patologi Klinik, Parasitologi, Fisiologi, Mikrobiologi, Biokimia, Histologi, Osce dan Keterampilan Klinik Medis, Kesehatan Masyarakat dan Komunitas hingga Lab Bioetika dan Humaniora Kesehatan,” jelasnya.

Unesa sudah bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang ada di Surabaya, di antaranya RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH). Selain itu, juga bermitra dengan banyak rumah sakit yang ada di kota dan kabupaten lain, seperti RSUD dr Sayidiman Magetan.

Sejumlah mitra, selain menjadi tempat praktik mahasiswa juga secara umum menjadi rumah sakit pendidikan satelit bagi Unesa. Artinya, para mitra itu menjadi rumah sakit umum yang digunakan institusi pendidikan guna mencapai kompetensi tenaga kesehatan di bidang kedokteran.

Dekan FK Unesa, Dr dr Endang Sri Wahjuni MKes, menjelaskan FK Unesa memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan FK yang ada di kampus lain. Yakni, memiliki muatan keolahragaan.

Komposisi atau muatannya secara dominan memang terkait kedokteran seperti pada umumnya, namun juga ada sekian persen muatan keolahragaan. FK Unesa ini merupakan upaya kami dalam menjawab kebutuhan dokter di Indonesia yang masih kurang.

”Rasio jumlah dokter dengan jumlah penduduk kita yaitu 0,42 dokter per 1.000 populasi. Padahal, standar WHO, idealnya satu dokter per 1.000 populasi. Itu yang menjadi semangat kami,” terangnya.

Prodi Kedokteran Unesa mulai membuka pendaftaran 1-9 Agustus 2023. Setelah itu, pendaftar mengikuti tes psikologi pada 10 Agustus 2023. Lalu, ujian tes berbasis komputer pada 11 Agustus 2023 dan pengumuman hasil ujian pada 13 Agustus 2023.

Selanjutnya, tes kesehatan dilakukan pada 14 Agustus dan pendaftaran ulang pada 16-18 Agustus 2023. (red)