PPIH Catat 72 Jemaah Haji Jatim Wafat di Tanah Suci

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya mencatat sebanyak 72 jemaah haji asal Jawa Timur meninggal dunia selama beribadah haji di Tanah Suci, atau terbanyak dari seluruh Debarkasi di Indonesia. Sebagian besar jemaah haji yang meninggal dunia tersebut karena lanjut usia (lansia) dan memiliki risiko tinggi (risti).

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Husnul Maram, mengatakan, hingga proses pemulangan jemaah haji sebanyak 4 Kloter di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, PPIH Debarkasi Surabaya mencatat sebanyak 72 jemaah meninggal dunia di Tanah Suci.

Rinciannya, 70 jemaah haji asal Jawa Timur, dan 2 jemaah haji asal Nusa Tenggara Timur (NTT). “Jumlah tersebut tercatat terbanyak dari seluruh Debarkasi di Indonesia dengan total 346 jemaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci,” kata Maram, saat ditemui di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Kamis (6/7).

Ia menyebut, dari laporan petugas haji di Makkah, Arab Saudi, sebanyak 72 jemaah haji yang meninggal tersebut karena faktor lanjut usia (lansia), sakit jantung, stroke, dan beberapa jemaah memiliki risiko tinggi (risti).

“Seluruh jemaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci tersebut sudah dimakamkan di tempat pemakaman setempat, dengan dibantu petugas haji Indonesia yang bertugas di Makkah, Arab Saudi,” jelasnya.

Pada musim haji 2023, Debarkasi Surabaya memberangkatkan total sebanyak 88 Kloter dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali dengan jumlah 38.359 jemaah haji. Rinciannya, sebanyak 84 kloter reguler sebanyak 36.948 jemaah haji dan 4 kloter tambahan (Kloter 85 hingga Kloter 88) sebanyak 1.411 jemaah haji.

“Proses pemulangan jemaah haji dari Tanah Suci dilakukan bertahap mulai 4 Juli hingga 2 Agustus 2023 dengan terlebih dahulu singgah di Asrama Haji Debarkasi Surabaya,” pungkasnya. (red)

MIKom Untag Surabaya Raih Akreditasi Baik dari BAN-PT

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) resmi memberikan akreditasi kepada Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Komunikasi (MIKom) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.

Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 2540/SK/BAN-PT/Ak.P/M/ VI/2023 MIKom Untag Surabaya mendapatkan status akreditasi dengan peringkat ‘Baik’, tertanggal 27 Juni 2023.

SK Akreditasi dari BAN-PT tersebut langsung diserahkan Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMC CPA kepada Dekan Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik (FISIP) Untag Surabaya, Dr Dra Ayun Maduwinarti MP di Ruang Rektor lantai tiga Gedung Pusat Yayasan dan Rektorat Untag Surabaya.

“Alhamdulillah, Akreditasi Baik yang diperoleh MIKom ini merupakan kabar gembira dan patut disyukuri. Selamat dan sukses,” kata Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho, Kamis (6/7). Prof Nug, sapaan akrab Mulyanto Nugroho, berharap agar MIKom Untag Surabaya dapat melangkah lebih maju dalam mencetak lulusan yang mampu menghadapi tantangan zaman.

“Status Akreditasi yang berhasil diraih MIKom Untag Surabaya ini merupakan wujud komitmen Kampus Merah Putih dalam mengikuti sistem dan prosedur yang telah ditetapkan dalam penyelenggaraan pendidikan,” jelasnya.

Sementara, Ketua Program Studi MIKom Untag Surabaya, Dr Teguh Priyo Sadono MSi mengatakan MIKom Untag Surabaya berupaya dan berkomitmen untuk mencetak lulusan yang semakin siap melayani kebutuhan masyarakat dengan mengusung tiga mata kuliah peminatan.

“Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat mendorong tingginya peminatan masyarakat untuk melengkapi diri dengan ilmu komunikasi yang mumpuni, sesuai riset yang kami lakukan.

MIKom Untag Surabaya juga membuka tiga mata kuliah peminatan, yakni Tourism Communication, Marketing Communication, dan Corporate Communication,” pungkasnya. (red)

Keluarga Indonesia Diminta Prioritaskan Kebutuhan Gizi Anak dan Sanitasi untuk Cegah Stunting

0

Banyuasin, (pawartajatim.com) – Statistik PBB 2020 mencatat, lebih dari 149 juta (22%) balita di seluruh dunia mengalami stunting, dimana 6,3 juta balita stunting adalah balita Indonesia. Menurut UNICEF, stunting disebabkan anak kekurangan gizi dalam dua tahun usianya, ibu kekurangan nutrisi saat kehamilan, dan sanitasi yang buruk.

Saat ini, prevalensi stunting di Indonesia adalah 21,6 persen, sementara target yang ingin dicapai adalah 14 persen pada 2024. Untuk itu, diperlukan upaya bersama untuk mencapai target yang telah ditetapkan, salah satunya dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.

‘’Keluarga menjadi aktor kunci dalam mengatasi sebab-sebab stunting tersebut. Keluarga mesti memiliki kesadaran untuk memprioritaskan pemenuhan asupan gizi dan pengasuhan anak secara layak, termasuk menjaga kebersihan tempat tinggal dan lingkungan,” kata Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin ketika menghadiri Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Tahun 2023, di Halaman Kantor Bupati Banyuasin, Jl. Ligkar Sekojo No. 1, Kedongdong Raya, Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (6/7).

Wapres mengingatkan, masalah stunting bukan semata persoalan tinggi badan, namun yang lebih buruk adalah dampaknya terhadap kualitas hidup individu akibat munculnya penyakit kronis, ketertinggalan dalam kecerdasan, dan kalah dalam persaingan.

“Anak stunting memiliki badan dan otak yang stunting. Anak stunting memiliki kehidupan yang stunting pula,” ujar Wapres mengutip UNICEF. Selain itu, tambahnya, dampak penuh dari stunting di masa kecil kemungkinan baru terjadi pada tahun-tahun yang akan datang, dan dikhawatirkan sudah terlambat untuk diatasi.

“Oleh sebab itu, kita mesti serius melakukan upaya menurunkan angka stunting di negara kita,” tegasnyai. Terkait makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Wapres menekankan, Indonesia sangat kaya akan potensi pangan lokal. Untuk itu, ia meminta potensi tersebut harus dioptimalkan pemanfaatannya mulai dari tingkat keluarga.

“Bagi keluarga yang memiliki anak remaja, agar dipastikan remaja kita mempunyai perilaku hidup dan pergaulan yang sehat,” imbaunya. Di sisi lain, Wapres mengingatkan, saat ini  pernikahan anak masih relatif tinggi. Untuk itu, ia menegaskan agar pernikahan anak harus dihindari karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya, termasuk berisiko lebih tinggi menghasilkan anak stunting.

“Saya juga minta keluarga untuk memanfaatkan layanan di posyandu dan puskesmas untuk memantau kesehatan ibu hamil, serta pertumbuhan dan perkembangan anak,” pinta Wapres. ‘’Selain itu, saya harap keluarga Indonesia terus memperkaya pengetahuan tentang pemenuhan gizi dan pengasuhan anak agar optimal. Saya minta petugas kesehatan untuk menyediakan informasi yang mudah dipahami dan lengkap terkait hal tersebut, baik secara langsung maupun melalui portal-portal digital,” tambahnya.

Wapres berpesan agar seluruh keluarga Indonesia terus meningkatkan peran untuk mewujudkan Indonesia bebas dari stunting. “Maka pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 ini, saya titip kepada seluruh keluarga Indonesia untuk terus memperkokoh peranan keluarga dalam mencetak generasi penerus yang bebas stunting, fisiknya, mentalnya maupun kehidupannya. Kelak mereka menjadi generasi yang mampu mengguncang dunia, seperti yang diucapkan Presiden Soekarno,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru, menyampaikan, Sumsel khususnya Kabupaten Banyuasin, ditunjuk sebagai tuan rumah Peringatan Harganas ke-30 atas prestasinya yang telah berhasil menurunkan angka stunting di daerah tersebut, yakni dari 24 persen menjadi 18,6 persen.

“Angka ini didapat bukan serta merta hadir begitu saja, tapi berkat kerjasama dan goto royong dan pembinaan dari BKKBN, Menkes, juga tentu kekuatan para bupati dan walikota, serta tim penggerak PKKnya. Ini tentu kerja nyata yang berhasil di hargai,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengungkapkan, bahwa tantangan yang dihadapi keluarga Indonesia saat ini bukanlah ledakan penduduk, melainkan masih terjadinya kesenjangan dan bagaimana meningkatkan kualitas, khususnya percepatan penurunan stunting.

“Untuk itu Harganas tahun 2023 ini mengusung tema “Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju,” sebutnya. Sebagai informasi, Harganas dicanangkan Presiden Soeharto pada 29 Juni 1993 di Provinsi Lampung. Pada 15 September 2014, diterbitkan Keputusan Presiden RI Nomor 39 tahun 2014 yang menetapkan tanggal 29 Juni sebagai Harganas.

Mengambil tema “Menuju Keluarga Bebas Stunting, Untuk Indonesia Maju”, peringatan Harganas tahun ini diikuti kerja keras pemerintah dan berbagai pihak dalam upaya melakukan percepatan penurunan stunting.

Pemerintah telah menargetkan  prevalensi stunting menjadi 14 persen tahun 2024, dimana pada 2019 mencapai 27,6 persen (Riset Kesehatan Dasar 2019) dan di 2023 turun menjadi 21,6 persen. Dalam acara ini, dilakukan Pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Provinsi Sumsel dan Kabupaten Banyuasin oleh Kepala BKKBN.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Riyco Amehza Daniel, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Kukuh S. Achmad, Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Aris Marfai, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Bupati Banyuasin Askolani, serta walikota dan bupati seluruh Indonesia.

Sementara Wapres didampingi  Ibu Hj Wury Ma’ruf Amin, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan  Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, Robikin Emhas, dan Arif Rahmansyah Marbun, serta Tim Ahli Wapres Farhat Brachma dan Sukriansyah. (bw)

Alphard Tabrak Dua Pemotor di Banyuwangi,Dua Orang Luka-luka

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Banyuwangi – Jember, tepatnya di Desa Labanasem, Kecamatan Kabat, Kamis  (06/07/2023) pagi. Sebuah mobil Toyota Aplhard menabrak dua sepeda motor sekaligus. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dua pengendara motor yang ditabrak mengalami luka parah. Keduanya mengendarai Honda Beat dan Scoopy. ” Kondisi paling parah dialami pengendara motor Scoopy. Kedua korban semuanya perempuan,” kata Aras, salah satu warga di lokasi.

Kecelakaan bermula ketika mobil Alphard melaju beriringan dari arah selatan. Kendaraan mewah ini hendak meluncur ke Bali. Nahas, saat melintas di lokasi, mobil Alphard mendadak oleng, memakan lajur lawan.

Saat bersamaan, dari arah depan melaju dua pemotor. Jarak yang dekat, membuat tabrakan tak terhindarkan. Moncong Alphard menghantam dua motor ini. Saking kerasnya, kedua motor terpental. Termasuk pengendaranya. Kedua korban pengendara motor langsung dilarikan ke rumah sakit. ” Pengendara Beat hanya luka ringan, termasuk sopir Alphard,” jelas Aras.

Dua motor yang ditabrak juga rusak. Sedangkan bagian depan Alphard hanya rusak ringan. Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Iptu Dwi Wijayanto membenarkan kejadian tersebut. Polisi masih  melakukan olah TKP. “Data-data pengendara dan pengemudi yang terlibat kecelakaan masih dihimpun. Anggota masih di olah TKP di lokasi,” katanya. (udi)

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Berlanjut, Penumpang Antre 11 Jam

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Kemacetan kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi berlanjut, Kamis (6/7/2023) siang. Saking parahnya, calon penumpang harus rela antre hingga 11 jam sebelum masuk kapal. Kondisi ini tak beda jauh dari hari sebelumnya.

Kepadatan kendaraan ini sudah mulai terasa dari perbatasan Banyuwangi – Situbondo. Begitu memasuki wilayah Banyuwangi, kemacetan mulai terjadi. ” Kami sudah antre sejak keluar dari Situbondo, sekitar pukul 23.00 WIB. Bus kami baru masuk Pelabuhan Ketapang pukul 08.00 WIB. Inipun masih antre,” kata Nurohmah (50), salah satu penumpang bus asal Tasikmalaya, Jawa Barat.

Wanita ini menumpang bus bersama rombongan lainnya. Sedianya, mereka harus tiba di Bali untuk berziarah sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, telat total akibat terjepit kemacetan panjang. Akibat kejadian ini, jadwal ziarah terpaksa dipangkas.

Tak hanya penumpang, akibat kemacetan pamjang, sejumlah pedagang logistik mulai mengeluh. Salah satunya, Budi Utomo (40), pedagang kerupuk asal Probolinggo, Jawa Timur. Pria ini terjebak macet hampir 11 jam. Mulai pukul 22.00 WIB sudah antre di jalur menuju pelabuhan, hingga pukul 11.00 WIB kendaraanya masih antre di areal parkir  Pelabuhan Ketapang. ” Ini masih antre menunggu masuk kapal, padahal sudah macet sejak pukul 11 malam,” ujar Budi.

Untuk mengurai kemacetan, ASDP Ketapang mulai membuat skenario baru. Jadwal bongkar kapal tidak lagi dipercepat. Namun, wajib tepat waktu alias on time. ” Kita buat aturan baru, bongkar muat kapal dibuat on time, hanya 15 menit. Kalau bongkar dipercepat justru kapal banyak antre di laut,” kata Korsatpel Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Ketapang Rocky M. Surentu usai rakor di ASDP Ketapang.

Selain mengubah jadwal bongkar muat, seluruh pihak sepakat memprioritaskan kendaraan pribadi untuk masuk pelabuhan ASDP. Sedangkan kendaraan barang atau truk besar diarahkan ke dermaga LCM. Hsrapannya, langkah ini bisa mempercepat mengurai kemacetan di jalan raya.

Antrean di Pelabuhan Ketapang,Banyuwangi sudah memasuki hari kelima. Kemacetan mulai terjadi sejak Minggu (2/7/2023) malam. Penyebabnya,lonjakan penumpang di musim libur Idul Adha dan libur panjang sekolah. Penyebab lainnya, adanya perbaikan jembatan pontoon di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (udi)

Jelang Musda, AHLI Jatim Gelar Konsolidasi dan Akselerasi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Musyawarah Daerah/Musda Dewan Pimpinan Daerah Associate Hospitality Leader Indonesia Provinsi Jawa Timur/ DPD AHLI Jatim rencananya digelar Agustus. Karena itu, pengurus mulai melakukan konsolidasi organisasi dan akselerasi/ percepatan.

Penegasan itu dikemukakan Ketua DPD AHLI Jatim, Rahmat Ramadhan, dalam rapat pleno pengurus yang digelar beberapa waktu yang lalu. “Kami akan melaunching lembaga latihan kerja yang merupakan kerja sama dengan CHA,” kata Ketua DPD AHLI Jatim, Rahmat Ramadhan, di Surabaya Selasa (4/7).

Banyak sekolah di Kabupaten Sampang yang berminat untuk bermitra dengan AHLi. Hal tersebut karena AHLI telah bekerja sama dengan banyak hotel di Sampang untuk latihan, magang, dan penempatan kerja.

Selain Kerjasama, pembuatan lembaga latihan kerja dengan Carba Hospitality Academy/ CHA, DPD AHLI Jatim akan meresmikan kantor sekretariat yang terletak di Jl. Kartini. “Kantor akan menjadi pusat administrasi dan kegiatan AHLI Jatim,” jelas Rahmat.

AHLI Jatim juga telah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya untuk pengelolaan kawasan cagar budaya Makam Botoputih yang terletak di dekat Masjid Ampel. (nanang)

Ibis Style Jemursari Ganti Nama The Southern Hotel Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Nama baru, semangat baru. Apakah arti sebuah nama? Sering kali pertanyaan seperti ini timbul saat akan memberi nama atau mengganti nama sesuatu. Yaaa…, nama memang sangat penting karena diyakini akan berdampak pada peruntungan, masa depan atau keberlangsungan pemiliknya.

Apalagi bagi institusi bisnis seperti mall, hotel, ataupun perusahaan profit lainnya. Demikian juga dengan Ibis Style. Setelah delapan tahun hotel yang berada di Jalan Jemursari, kawasan Surabaya Selatan ini bernaung dibawah group  Accor, kini menyatakan memisahkan diri dan menyandang nama baru “The Southern Hotel Surabaya”.

Keputusan strategis tersebut disampaikan pada momen acara ‘The Curtain Raising of The Southern Hotel’. General Manager The Southern Hotel, Kencana Herdianto, menjelaskan, alasan strategis perubahan nama tersebut.

“Kami optimistis untuk mandiri dengan segala fasilitas yang kami miliki,” kata General Manager The Southern Hotel Surabaya, Kencana Herdianto, kepada pawartajatim.com, di Surabaya Selasa (27/6). Dengan modal fasilitas properti yang dimiliki , yaitu 132 kamar dengan tipe, antara lain Superior, Deluxe, Junior Suite dan Executive Suite. Serta fasilitas lain seperti sembilan meeting room dan satu ballroom.

Kelebihan lain, semua kamar di hotel ini menggunakan cozy bed. Yaitu, pola tempat tidur mengikuti postur tubuh. Sehingga saat tamu tidur terasa seperti dipeluk. Sehingga tidur lebih berkualitas karena terasa nyaman.

“Setiap kamar tidak hanya ada bantal tetapi juga dilengkapi guling. Ini bedanya dengan hotel lain,” jelas Kencana. Fasilitas lainnya yaitu kolam renang dengan iringan live musik, dan dilengkapi gym dan spa.

Nama baru tentu saja membawa tampilan baru. Baik logo maupun tampilan fisik eksterior dan interiornya. Sebelumnya hotel  ini didominasi dengan warna-warni dan terlihat lebih cerah, sekarang lebih menonjolkan kesan berwibawa, maskulin dan metroseksual. (nanang)

Manjakan Nasabah, BRI BO Waru Gelar Undian Simpedes Periode II/2022 Berhadiah Mobil

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bank Rakyat Indonesia/BRI terus memanjakan nasabahnya. Terutama nasabah Simpedes. Tak tanggung-tanggung nasabah dimanjakan hadiah mobil baru yang cukup menggiurkan bagi nasabah yang beruntung mendapat hadiah.

Misalnya, Bank BRI Branch Office (BO) Waru, yang menggelar undian Panen Hadiah Simpedes (PHS) periode II tahun 2022. Acara menarik ini digelar di halaman parkir Perumahan Grand Royale, Wage , Sidoarjo, pada Sabtu (1/7) lalu.

Branch Manager BRI BO Waru, Mohammad Amalo, mengatakan, program PHS sangat efektif untuk mendongkrak nasabah. Terbukti jumlah nasabah rekening Simpedes terus meningkat setiap tahunnya. Tahun 2021, nilai tabungan Simpedes di BRI BO Waru sebanyak Rp 389 miliar.

“Tahun 2022 hingga pengundian PHS ini berjalan, nilai tabungan Simpedes naik menjadi 462 miliar. Kami yakin tahun 2023 juga akan naik signifikan,” kata Amalo, Rabu (5/7). Terkait acara pengundian PHS BRI BO Waru periode II tahun 2022.

Dia menjelaskan, undian tersebut sengaja diadakan di perumahan Grand Royale, Wage Sidoarjo, Selain dekat dengan kantor cabang BRI Waru, juga halamannya luas, dekat dengan pemukiman warga serta sentra  UMKM.

Undian kali ini merupakan yang kedua kalinya dengan masa tabungan antara bulan September 2022 hingga Februari 2023. Dalam undian PHS periode II tahun 2022 tersebut ada sebanyak 113.516 rekening Simpedes. Jumlah tersebut setara dengan 70 persen dari total penabung di BRI BO Waru.

Sementara, untuk undian PHS periode I tahun 2023, Amalo mengaku akan diikuti para nasabah Simpedes periode 1 Maret – 31 Agustus 2023. Dan rencana diundi pada tanggal 2 Desember 2023. Syaratnya cukup mudah hanya menabung di Simpedes dengan minimal saldo Rp 100.000 akan dapat satu kupon undian.

“Selain undian PHS, kami juga mengenalkan berbagai produk kami seperti tabungan Simpedes, aplikasi digital BRI Mobile serta layanan lainnya. Selama kovid 19, pengundian kami lakukan di dalam ruangan. Dan sekarang kembali kami gelar di luar ruangan,” tambah Amalo.

Pihaknya menyediakan hadiah cukup menarik. Misalnya untuk hadiah utama dalam pengundian PHS tersebut berupa satu unit mobil Suzuki Ertiga. Sedangkan hadiah kedua dan ketiga masing-masing berupa satu motor Yamaha NMAX dan sembilan motor Yamaha Mio CW.

“Kami juga menyediakan dua hadiah hiburan berupa 9 televisi Samsung 43 inch dan 10 lemari es Polytron,” pungkas Amalo. (bw)

Libur Idul Adha, Pelindo Sub Regional Jawa Catat Peningkatan Arus Penumpang

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pada arus mudik libur Hari Raya Idul Adha tahun 2023 ini, Pelindo Sub Regional Jawa mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang hingga 54 persen dibanding tahun lalu dari berbagai pelabuhan yang ada di Jawa Timur/Jatim dan Jawa Tengah. Momen libur panjang ini pastinya dimanfaatkan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman ataupun hanya sekedar berwisata mengingat waktu libur lumayan Panjang.

Penegasan itu dikemukakan Kahumas Pelindo Sub Regional Jawa, Rendy Fendy, di Surabaya Rabu (5/7). Berdasarkan dari data terminal, terdapat beberapa kenaikan yang signifikan di berbagai pelabuhan wilayah Pelindo Sub Regional Jawa, seperti Pelabuhan Kalianget Sumenep yang mencatat terdapat lonjakan penumpang sebanyak 54 persen dari tahun lalu sebanyak 52.951 penumpang kini menjadi 81.9018 penumpang.

Disusul Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang naik sebesar 28 persen dari tahun lalu berjumlah 556.192 penumpang kini menjadi 712.342 penumpang, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang naik 12 persen dari tahun lalu berjumlah 182.332 kini menjadi 204.604, dan Pelabuhan Gresik yang mencatat kenaikan penumpang sebesar 11 persen dari tahun lalu berjumlah 54.255 penumpang kini menjadi 60.268 penumpang.

Adapun pelabuhan yang mengalami penurunan jumlah penumpang terjadi di pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi dengan penurunan jumlah penumpang hingga 13 persen dengan data penumpang tahun lalu mencapai 20.163 kini menjadi 17.551 penumpang.

Sedangkan dari data Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo tercatat tidak terdapat arus debarkasi maupun embarkasi pada libur lebaran tahun ini dikarenakan tidak adanya kapal penumpang yang bersandar melayani tujuan rute pelayaran.

Dari data yang telah dirilis banyak terdapat arus penumpang dari pelabuhan – pelabuhan di Jawa Timur mengalami kenaikan sebesar 28 persen dari tahun lalu yang mencapai 683.561 penumpang dan tahun ini mencapai 877.120 penumpang.

Sedangkan data rilis arus penumpang di pelabuhan-pelabuhan di Jawa Tengah juga mengalami kenaikan 12 persen dari tahun lalu yang mencapai 182.332 penumpang kini menjadi 204.604 penumpang.

Dalam menyambut arus mudik libur Hari Raya Idul Adha tahun 2023, Pelindo Sub Regional Jawa telah memastikan keamanan, kenyamanan dan kelancaran bagi para penumpang yang akan menggunakan jasa kapal laut untuk berpergian.

“Kami juga telah siap menyediakan fasilitas-fasilitas yang memadai di pelabuhan bagi pelayanan penumpang seperti ruang tunggu & toilet yang bersih dan nyaman, adanya tempat khusus untuk mengisi daya HP, ruang laktasi untuk ibu menyusui, fasilitas dan jalur khusus untuk disabilitas, serta penambahan jumlah personel keamanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” imbuh Rendy Fendi. (rid)

ITS Buka Prodi Rekayasa Kecerdasan Artifisial dan Perangkat Lunak

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka program studi (prodi) baru. Yakni Rekayasa Kecerdasan Artifisial (RKA) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang masuk dalam Departemen Teknik Informatika.

Kepala Departemen Teknik Informatika, Prof Dr Eng Chastine Fatichah, mengatakan, program-program tersebut dirancang untuk memberikan mahasiswa pendidikan komprehensif dan keterampilan praktis guna berkembang dibidang teknologi dan ilmu komputer yang terus berkembang pesat.

Program Studi Rekayasa Kecerdasan Artifisial dan Rekayasa Perangkat Lunak bertujuan untuk melahirkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia teknologi masa depan. ‘’Kami berkomitmen untuk mendesain kurikulum inovatif, fasilitas terkini dan pendekatan pembelajaran praktis yang mendukung pengembangan kemampuan belajar mahasiswa,” kata Prof Chastine, ditemui di Aula Informatika ITS Surabaya, Rabu (5/7).

Program studi RKA, lanjut Prof Chastine, menawarkan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari teknik-teknik pengembangan sistem yang dapat mengikuti cara pemikiran, pembelajaran dan adaptasi manusia.

“Dengan fokus pada prinsip-prinsip AI, mahasiswa akan dilengkapi dengan keterampilan untuk menciptakan solusi cerdas dan inovatif di berbagai industri seperti manufaktur, pendidikan, kesehatan, dan lainnya,” jelasnya.

Menurut Prof Chastine, program RPL menyajikan kurikulum komprehensif dan mendalam yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk unggul dalam pengembangan perangkat lunak.

“Program ini menekankan berbagai aspek rekayasa perangkat lunak, termasuk desain, pengembangan, pengujian, manajemen proyek dan pemeliharaan perangkat lunak,” katanya.

Ketua Tim Pembentukan Prodi RKA, Dr Anny Yuniarti, menyebut lulusan program RKA akan memiliki kompetensi dalam merancang, menganalisis, mengimplementasikan dan menguji sistem AI yang efisien dan efektif.

“Contoh aplikasi yang telah dibuat oleh Departemen Teknik Informatika, salah satunya bermain dan belajar huruf Hijaiyah. Selain itu, produk dari AI yang dapat dikembangkan yakni pengenalan objek dalam gambar, chatbot, asisten virtual, mobil self-driving dan sistem rekomendasi,” ungkapnya.

 Sementara, Sekretaris ITS sekaligus Dosen Pengajar Prodi RPL, Dr Ir Umi Laili Yuhana SKom, mengatakan banyak produk yang telah dikembangkan oleh mahasiswa dari Departeman Teknik Informatika sebelum dibukanya kedua prodi baru tersebut.

Kalau bicara RPL itu bisa diibaratkan dengan teknik Sipil. Kalau saat mereka membangun hotel yang mewah pasti akan ada yang dikuatkan dari awal pembangunan, serta struktur dan desainnya agar menjadi bagus.

‘’Sama dengan RPL yang akan membuat sebuah produk dengan dasar dan struktur serta analisis yang baik, seperti aplikasi yang kontribusinya dari ITS untuk nasional,” ujarnya. Selain itu, pembukaan kedua prodi tersebut juga telah sejalan dengan komitmen dari ITS yang ingin menyematkan diri sebagai ahli di bidang ICT.

“Dengan adanya pembukaan prodi baru ini diharapkan dapat semakin memantapkan diri ITS sebagai ahli di bidang ICT,” pungkasnya. (red)