Pasutri Muda Ditemukan Tewas, Suami Gantung Diri, Istri Terbaring di Kamar

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) –  Warga Dusun Sidodadi, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi gempar. Pasangan suami istri (pasutri) warga setempat ditemukan tewas di rumahnya, Selasa (27/6/2023) pagi. Suami ditemukan tewas gantung diri, sedangkan istrinya tergeletak tak bernyawa di kamar. Penyebab kematian keduanya masih misterius. Dugaan sementara, dipicu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Pasutri ini masing-masing bernama Prico Dwi Prama Dana Putra (24) dan Ida Dwi Damayanti (26). Keduanya ditemukan warga sudah tak bernyawa, sekitar pukul 07.00 WIB. Polisi masih melakukan olah TKP dan penyelidikan tragedi ini. “ Tim sudah diterjunkan ke lokasi untuk olah TKP. Motifnya masih didalami. Dugaannya masalah KDRT,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Deddy Foury Millewa.

Kedua korban pertama kali ditemukan keponakannya. Kejadian ini langsung dilaporkan ke perangkat desa, lalu diteruskan ke Polsek. Polisi belum bisa memastikan penyebab tewasnya pasutri muda tersebut. Dari dugaan awal, keduanya terlibat KDRT. “ Dugaan awal, sang suami menghajar istrinya hingga tewas. Kemungkinan, karena panic, akhirnya memilih mengangkhiri hidup dengan gantung diri,” jelas Kapolresta.

Korban gantung diri ditemukan menggantung di dekat kandang ayam di belakang rumah. Kondisinya sudah kaku. Pun dengan istri korban di dalam kamar. Saat ditemukan, kondisinya sudah tak bernyawa. Ditemukan mirip luka memar. “ Untuk hasil penyelidikan menunggu olah TKP. Jika nanti tersangkanya yang laki-laki akan langsung SP3 karena sudah meninggal,” tegas Kapolresta.

Peristiwa ini menarik perhatian warga di sekitar lokasi. Mereka berhamburan, berebut untuk melihat dari dekat. Polisi melokalisir lokasi kejadian agar warga tidak memadati lokasi kejadian. Versi warga, pasutri ini meninggalkan anak yang masih balita. (udi)

Lebih Terdigitalisasi, 32 Gerai IM3 Siap Layani Pelanggan di Seluruh Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengusung konsep baru untuk 32 Gerai IM3 yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Setelah sukses dilakukan di Gerai KPPTI Jakarta Januari lalu, pembaruan gerai ini dilakukan untuk memberikan pengalaman yang mengesankan (marvelous experience) bagi pelanggan setia IM3.

Pembukaan Gerai IM3 dengan konsep baru ini secara simbolis dilaksanakan di Gerai IM3, Jalan Kayoon, Surabaya Senin (26/6). Pembaruan Gerai IM3 mengusung konsep layanan Fast, Simple & Flexible, menghadirkan perangkat, sistem baru, dan solusi yang lebih cepat melalui pelayanan digital.

Hal ini memberi kemudahan bagi pengunjung untuk mendapatkan solusi dan kualitas pelayanan yang lebih baik saat berkunjung. Inisiatif ini juga merupakan wujud dari visi Indosat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital paling dipilih di Indonesia, serta memberikan pengalaman digital kelas dunia kepada para pelanggannya.

Director and Chief Commercial Officer IOH, Ritesh Kumar Singh, mengatakan mulai Senin (26/6) ini, IM3 meresmikan 32 gerai di seluruh Indonesia secara serentak dengan tampilan dan konsep baru serta layanan yang lebih terdigitalisasi.

‘’Kami siap memberikan pelayanan yang lebih baik dan nyaman bagi seluruh pelanggan setia, serta menghadirkan pengalaman digital kelas dunia lewat sistem layanan yang lebih modern,” kata Ritesh Kumar Singh.

Menurut dia, gerai IM3 dengan konsep baru ini dirancang untuk memudahkan setiap aktivitas pelanggan dengan adanya agent in service desk maupun agent in express counter. Pelanggan juga akan mendapatkan nomor antrean layanan yang terdigitalisasi dan lebih mudah dengan cara memindai QR Code melalui smartphone.

Serta hadirnya fasilitas high speed WiFi connection untuk mendukung komunikasi pelanggan selama berada di Gerai IM3, hingga area live demo unit yang menunjukan deretan pilihan smartphone terbaru dengan bundling paket Prime dari IM3 Postpaid.

Pembaruan 32 Gerai IM3 yang dilakukan secara nasional siap menyapa pelanggan yang tersebar di Kalimantan, Balikpapan, Bandung, Bekasi, Bogor, Jakarta, Klaten, Kudus, Madiun, Magelang, Malang, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Sidoarjo, Solo, Surabaya, Sukabumi, Tangerang, Yogyakarta.

Serta di Denpasar Bali, Makassar, Medan, Palembang, Mataram, Kupang. Kehadiran pembaruan Gerai IM3 akan semakin memberi kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan dan berbagai produk IM3 yang sesuai dengan kebutuhan. (bw)

Kereta Kelinci Terjun ke Jurang, 5 Penumpangnya Luka-luka

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Tragis menimpa sebuah kereta kelinci yang mengangkut puluhan penumpang. Kendaraan modifikasi ini nyungsep di sebuah jurang di Jalan Desa Bumiharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Senin (26/6/2023) pagi. Lima penumpang luka-luka akibat kejadian ini. Mereka terjepit besi kendaraan.

Kecelakaan ini tunggal ini bermula ketika kendaraan melaju dari timur ke barat. Tak hanya warga dewasa, sejumlah anak-anak ikut menjadi penumpang. Sedianya, kendaraan ini akan berwisata ke sebuah kolam renang umum. Saat melintas di lokasi, kereta yang dimodifikasi dari kendaraan Isuzu Panther itu mendadak mogok. Sopir kereta, Eko Hariyanto (43), berusaha menginjak rem. Namun nahas, kendaraan justru tak terkendali dan meluncur ke bawah, lalu nyungsep ke jurang.

Kerasnya benturan membuat atap kereta ringsek. Sejumlah penumpang tertindih dan luka-luka. Warga di sekitar lokasi langsung berusaha memberikan pertolongan. Tercatat lima warga dewasa yang terluka akibat tergenjet badan kereta. “ Seluruhnya sudah dilarikan ke RSUD Genteng,” kata Kanit Lantas Polsek Kalibaru Aipda Edi.

Polisi yang mendapat laporan tiba di lokasi beberapa menit kemudian. Setelah mengevakuasi para korban, polisi melakukan olah TKP. Dugaan sementara, insiden ini dipicu pengemudi odong-odong yang lalai saat berkendara. Sehingga, memicu kecelakaan. Polisi langsung mengamankan sopir bersama keretanya sebagai barang bukti. Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir sekitar Rp5 juta.

Para penumpang kereta kelinci ini adalah rombongan salah satu Madrasah dari Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi. Mereka sedianya berwisata ke salah satu obyek wisata air terjun. (udi)

6.194 Ton Beras Impor dari Thailand Masuk ke Banyuwangi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)  – Beras impor dari Thailand kembali masuk di Banyuwangi. Totalnya sebanyak 6.194 ton. Beras ini untuk cadangan pemerintah dan disimpan di gudang Bulog.

Jumlah beras impor kali kedua ini lebih banyak dibandingkan sebelumnya sebanyak 4.100 ton. Impor terbaru ini mulai dibongkar di Pelabuhan  Tanjungwangi, Banyuwangi sejak Sabtu (24/6/2023) lalu. “ Ini beras cadangan pangan pemerintah yang akan disimpan di Banyuwangi. Nantinya akan dikirim ke daerah yang defisit beras,” kata Kepala Bulog Banyuwangi, Harnisun, Senin (26/6/2023) siang.

Jatah beras impor ini, menurut Harnisun, diperuntukkan ke wilayah Bali sebanyak 2.000 ton. Sisanya, akan dikirim ke daerah NTT dan daerah timur lain yang defisit beras. “ Jadi, sementara kita tampung dulu ke gudang Bulog. Sekarang masih proses bongkar di Tanjunwangi,” jelasnya.

Dengan datangnya beras impor ini, jumlah cadangan beras di gudang Bulog Banyuwangi mencapai 8.000 ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan harian cadangan pangan di Banyuwangi. Setiap harinya, kebutuhan cadangan beras hanya sekitar 1.263 ton.

Menurut Harnisun, pihaknya hanya bertugas menampung beras impor tersebut. Selanjutnya, menunggu perintah dari pusat untuk distribusi. “ Intinya, kami hanya menampung sambil menunggu perintah lanjutan. Yang jelas, fokus pertama untuk ke Bali,” tutupnya.

Berasa cadangan pemerintah adalah beras untuk mengantisipasi kondisi darurat pangan. Diantaranya, ketika situasi darurat, kerawanan pangan pasca-bencana dan untuk operasi pasar ketika harga beras melambung. (udi)

SRPB Jatim Gelar Pelatihan SPAB di SPMAA Pasuruan

0

Pasuruan, (pawartajatim.com) – Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur/Jatim bersama Pondok Pesantren/Ponpes Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) Pasuruan menggelar pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Kegiatan ini diadakan di Ponpes SPMAA, Dusun Tamanan, Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Minggu (25/6). Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah Sehati Kerelawanan, Sevisi Keakhiratan, Sinergi Swadaya Santri SPMAA Lillahi Ta’ala.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian tim SPAB SRPB Jatim,” ungkap Koordinator SRPB Jatim Dian Harmuningsih yang membuka acara ini. Pimpinan SPMAA Pasuruan Rohman Arsys Tawa atau biasa dipanggil Gus Arsys hadir langsung dalam kegiatan ini.

Ia berharap para peserta bisa menyerap ilmu dalam pelatihan ini dan menyebarkan kepada kawan maupun keluarganya. Tampak pula hadir Direktur SPMAA Gus Na’im serta Komandan Santri Tanggap Bencana (Santana) Gus Adhim.

Materi SPAB yang diberikan cukup lengkap. Meliputi pengurangan risiko bencana (PRB) dasar, pembuatan dokumen kajian risiko, rencana aksi pondok pesantren, pembentukan Tim Siaga Bencana Sekolah (TSBS), peta rambu dan titik kumpul, pemadaman kebakaran dengan alat pemadam api ringan (APAR), dan alat pemadam api tradisional (APAT).

Tim SPAB SRPB Jatim yang memberi pelatihan terdiri dari Asichatul Insiyah, Erfan Alif Pujiono, Yan Aditya, Rizal Fahmi, dan Isna. Sebanyak 70 peserta hadir dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari  guru, siswa, pegawai, dan santri Ponpes SPMAA Pasuruan. (rizki)

Dosen ITS Rancang Mecca WA Bot, Aplikasi Pemandu Jemaah Haji

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) merancang aplikasi untuk memandu jemaah haji dan umrah bernama Mecca WA Bot. Aplikasi tersebut berbasis chatbot pada aplikasi WhatsApp (WA), dan jemaah akan mendapatkan informasi yang cepat melalui balasan pesan otomatis pada WA.

Termasuk, memudahkan jemaah apabila tersesat di Makkah, Arab Saudi. Berawal dari permasalahan yang kerap dialami sejumlah jemaah haji dalam menjalankan serangkaian ibadah haji maupun umrah, mendorong Dosen ITS, Achmad Holil Noor Ali, merancang aplikasi Mecca WA Bot sebagai asisten pribadi dalam ibadah haji dan umrah.

Holil menjelaskan, aplikasi ini dirancang berbasis chat karena mudah digunakan oleh berbagai kalangan usia. Dengan demikian, aplikasi WhatsApp dapat dimanfaatkan lebih efektif oleh pengguna. Sistem chatbot merupakan teknologi auto-reply pada aplikasi WhatsApp.

“Dengan chatbot, jemaah akan memperoleh informasi yang cepat melalui balasan pesan otomatis pada WA. Balasan yang diberikan dalam chatbot sesuai dengan pertanyaan yang diajukan oleh jamaah,” kata Holil, yang juga Dosen Departemen Sistem Informasi ITS, Minggu (25/6).

Informasi yang tersedia dalam Mecca WA Bot ini, lanjut Holil, antara lain terkait panduan ibadah haji dan umrah, amalan di tanah suci, dan pengetahuan seputar masjid di Makkah, Arab Saudi.

Selain itu, terdapat petunjuk lokasi tempat ziarah, napak tilas Rasulullah, kawasan dan hotel, tempat oleh-oleh, hingga rute perjalanan. “Mecca WA Bot sudah terintegrasi dengan google map, sehingga dapat memudahkan jemaah apabila tersesat di Makkah,” ujarnya.

Fitur-fitur dan informasi yang terdapat dalam Mecca WA Bot tidak hanya berbentuk teks dan gambar. Namun, tersedia juga dalam bentuk audio. Audio tersebut juga terhubung dalam laman YouTube yang divisualisasikan dalam bentuk video.

Fitur tersebut diharapkan dapat interaktif dan aplikatif karena mudah digunakan di manapun. Dengan inovasi yang dikemas melalui Mecca WA Bot ini, diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami jemaah haji dan umrah.

‘’Sehingga, perjalanan haji dan umrah dapat berjalan sesuai dengan rukun yang dianjurkan,” harapnya. Bersama Holil, terdapat tim mahasiswa yang ikut mengembangkan Mecca WA Bot. Mahasiswa tersebut berasal dari Departemen Sistem Informasi ITS.

Yakni, Luthfi Hakim Irawan, Fathia Rahmanisa Dzakiyyarani, Hanny, dan Shinta Yunita Rahmawati. (red)

Tingkatkan Kemampuan Pelayanan Kontrasepsi, BKKBN Latih Bidan se-Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Angka kebutuhan KB yang tidak terpenuhi (unmetneed) di Jawa Timur berdasarkan data Sistem informasi Keluarga (SIGA-YAN) KB per 16 Juni 2023 masih tinggi yaitu di angka 12,97 persen sedangkan target Unmetneed sebesar 11.74 persen. Salah satu upaya penurunan angka stunting adalah menekan angka unmetneed untuk itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur melatih para bidan dalam pelayanan kontrasepsi.

Ketua Timja Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukamto menjelaskan selain angka unmetneed yang masih tinggi, berdasarkan data SIGA-YAN, jumlah cakupan Peserta KB Baru (PB) 17.77 persen sedangkan untuk PB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sebesar 46,56 persen dan PB Pasca persalinan atau pasca keguguran sebesar 52.83 persen.

‘’Masih tingginya animo masyarakat terhadap permintaan alat kontrasepsi non MKJP. Hal tersebut berdasarkan total PB 174.873, yang paling diminati adalah suntik sebanyak 47.98 persen, pil sebanyak 17.65 persen, implant sebanyak 15.94 persen, IUD sebanyak 11.88 persen, NOW sebanyak 3.14 persen, kondom sebanyak 3.40 persen dan MOP sebanyak 0.02 persen,” kata Sukamto, pada kegiatan Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi Angkatan IV Tahun 2023 di Grand Dafam Hotel Surabaya, Sabtu (24/06).

Ia menambahkan, masih terjadi kasus komplikasi berat sebanyak 76 kasus dengan rincian 37 kasus implan, 39 kasus IUD, dan satu kasus MOW. Juga maraknya pernikahan usia dini di beberapa wilayah di Jawa Timur/Jatim.

Berdasarkan data Dispensasi Nikah dari Pengadilan Tinggi Agama  pada tahun 2022 ada sepuluh kabupaten tertinggi yaitu Pengadilan Agama (PA) Jember sebanyak 1.388 kasus, PA Malang sebanyak 1.384 kasus, PA Kraksaan sebanyak 1.141 kasus, PA Banyuwangi sebanyak 876 kasus, PA Lumajang sebanyak 849 kasus, PA Bondowoso sebanyak 722 kasus, PA Pasuruan sebanyak 703 kasus, PA Kediri sebanyak 584 kasus, PA Bojonegoro sebanyak 527 kasus dan PA Tuban sebanyak 511 kasus.

Sedang untuk status gizi, sambung Sukamto, berdasarkan data Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) bahwa angka prevalensi stunting di Jatim mengalami penurunan signifikan. Data SSGBI tahun 2019 sebanyak 26,86 persen turun menjadi 23.5 persen pada SSGBI Tahun 2021, sedang data SSGBI tahun 2022 turun menjadi 19.2 persen.

“Kita masih punya tugas berat untuk menurunkan angka stunting sebesar 5.2 persen yang sangat membutuhkan kerjasama dan pendekatan secara komprehensif dan berkesinambungan dengan berbagai pihak,’’ ujarnya.

Karena itu, kata dia, dukungan ibu bidan sangat diperlukan dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Jatim. ‘’Salah satu upaya kami adalah dengan meningkatkan kemampuan bidan dalam memberikan pelayanan kontrasepsi melalui pelatihan yang dilakukan secara daring selama tujuh hari dan luring di Surabaya juga selama tujuh hari,” paparnya.

Untuk pelatihan ini, ungkap Sukamto diberikan kepada 125 Bidan Se-Jatim yang dibagi dalam lima angkatan dalam satu tahun ini. Dalam satu angkatan sebanyak 25 orang Bidan dan kali ini adalah angkatan ke-IV dan semua peserta pelatihan dinyatakan lulus.

Sementara itu, Sekretaris Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Jatim, HJ. Wiwiek Hariyati, SST. M.M.Kes, menjelaskan pihaknya sangat berterimakasih kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, yang sudah memberikan pelatihan pelayanan kontrasepsi kepada para Bidan di Jatim.

Tahun lalu pelatihan pelayanan kontrasepsi juga dilakukan dengan jumlah peserta 20 orang bidan dalam satu angkatan. Pihaknya sangat bersyukur pada tahun 2023 ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur kembali mengadakan pelatihan pelayanan kontrasepsi dengan jumlah peserta lebih banyak dari tahun lalu, yaitu 25 orang bidan dalam setiap angkatan.

“Pelatihan pelayanan kontrasepsi ini sangat kami butuhkan, apalagi untuk pelayanan kontrasepsi kali ini tidak sa dengan yang dulu, sebut saja untuk pelayanan CTU yang kali ini lebih ditekankan pada konseling dari Alat Bantu Pengambilan Keputusan ber-KB (ABPK) dan penapisan kriteria kelayakan medis dalam penggunaan kontrasepsi (Roda KLOP),” ungkap Wiwiek.

Ia menjelaskan kedua hal tersebut memiliki peranan sangat penting bagi keberhasilan kontrasepsi yang akan dijalani oleh akseptor KB. Bila ABPK dan Roda KLOP berhasil maka pelayanab selanjutnya akan berhasil.

“Pelatihan pelayanan kontrasepsi seperti ini sangat kami butuhkan. Kami berharap bahwa pelatihan seperti ini akan terus dilakukan,” pungkasnya. (bw)

Surabaya Memory 2023, Perpustakaan PCU Dorong Pertumbuhan UMKM

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perpustakaan Petra Christian University (PCU) Surabaya menggelar Surabaya Memory 2023 untuk mendorong pertumbuhan UMKM. Kegiatan digelar selama tiga hari mulai 21-23 Juni 2023 di Balai Pemuda Surabaya.

Kepala Perpustakaan PCU Surabaya, Dian Wulandari, mengatakan, jika tema ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Surabaya untuk terus meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan cara menggerakkan UMKM.

Menurut Dian, workshop UMKM ini bertujuan agar para pelaku UMKM bisa semakin memaksimalkan pendapatannya. Mulai dari branding, kemasan hingga pemasarannya di era digital seperti saat ini.

“Kegiatannya berupa rangkaian pengabdian masyarakat yang melibatkan UMKM kecil di wilayah Kecamatan Rungkut dan Wonocolo. Akan ada workshop dan pendampingan UMKM pada peserta dari mahasiswa,” kata Dian, di Surabaya Sabtu (24/6).

Selain pameran, dalam Surabaya Memory 2023 juga ada beragam kegiatan seperti workshop, pendampingan mahasiswa, lomba, hingga awarding bagi UMKM. Pengunjung bisa menikmati pameran dari berbagai dokumentasi kearifan lokal mulai dari foto bangunan, suasana Surabaya tempo dulu, prestasi UMKM Surabaya, kegiatan Bumi Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI), karya para mahasiswa, Potensi Pusaka Lokal (sejarah, keunikan wilayah) dan lain-lain.

Sedangkan, workshop untuk pelaku UMKM terdiri dari tiga materi berbeda, yaitu branding, packaging dan social media marketing. Sementara, untuk guru PAUD, digelar workshop Edukasi Karakter dan Kompetensi Melalui Literasi Digital. (red)

Unesa Inisiasi Forum Sustainable Smart Transportation

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menginisiasi Seminar Nasional bertajuk ‘Sustainable Smart Transportation Menuju Indonesia Emas 2045’ oleh Forum Studi Transportasi antar-Perguruan Tinggi, Sabtu (24/6).

Ketua Panitia, Prof Erina Rahmadyanti, mengatakan forum yang diinisiasi Fakultas Teknik dan Fakultas Vokasi Unesa ini sebagai wujud partisipasi aktif Unesa dalam forum transportasi Indonesia. Harapannya, hal ini bisa memantik keterlibatan fakultas dan kampus lain dalam menjawab persoalan transportasi yang begitu komplek.

“Kegiatan ini diikuti 73 prodi, jurusan dan departemen Teknik Sipil serta belasan Fakultas Teknik dan Perguruan Tinggi Teknik hingga berbagai bidang seperti psikologi, perencanaan wilayah kota, perkapalan, arsitektur, mekatronika, nautika, pelabuhan, maritim hingga penerbangan,” kata Prof Erina.

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Inovasi, Publikasi, dan Pemeringkatan Universitas, Junaidi Budi Prihanto, menyebut, sustainable merupakan kata kunci untuk mencapai visi Indonesia emas.

Melalui forum ini, Unesa menginisiasi adanya klasterisasi tugas sesuai dengan core bisnis perguruan tinggi, asosiasi dan lembaga masing-masing untuk bersinergi dan berkontribusi mempersiapkan Indonesia emas 2045.

“Bagi kami, menyongsong Indonesia emas perlu pembangunan SDM perspektif masa depan menuju Indonesia yang berkualitas, maju, mandiri dan modern serta meningkatkan harkat dan martabat bangsa,” ujar Junaidi.

Menurut dia, Unesa terus berpartisipasi dalam menyiapkan SDM transportasi berkelanjutan melalui prodi S1 Teknik Sipil dan D4 Teknologi Rekayasa Transportasi. Inovasi transportasi dengan konsep berkelanjutan ini mencakup aspek keselamatan, terjangkau, aksesibilitas tinggi dan rendah polusi.

“Semuanya ini telah masuk kurikulum MBKM termasuk soal infrastruktur hijau dan pintar untuk mendukung pengembangan transportasi cerdas. Ini diharapkan mampu memberikan kemudahan, kenyamanan, dan solusi praktis bagi masyarakat Indonesia ke depan,” ungkapnya.

Fokus keterlibatan Unesa, lanjut Junaidi, selain pada aspek teknologi berkelanjutan, juga aspek keselamatan manusianya. Karenanya, melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Unesa terlibat program perubahan perilaku dan karakter budaya berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan usia produktif yang mengancam bonus demografi sebagai salah satu kekuatan Indonesia.

“FIP terlibat dalam mempersiapkan kurikulum lalu lintas yang terintegrasi dengan MBKM di semua jenjang pendidikan. Ini tidak mudah, karena itu dibutuhkan komitmen dan kerja sama semua pihak. Semoga forum ini bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian cita-cita bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Abdulhamid Dipopramono, mewakili Menteri Perhubungan mengapresiasi terselenggaranya forum tersebut. Menurut Abdulhamid, berbagai megatren dunia sekaligus tantangan belakangan ini mulai dari politik global, lingkungan, situasi pasca-krisis, resesi ekonomi, hingga krisis energi membutuhkan solusi dan inovasi extra-ordinary di semua lini, termasuk transportasi.

Kegiatan ini tentu mendorong tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs 2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Berdasar dua acuan tersebut, arah kebijakan mobilitas Indonesia dirancang dalam konsep smart city, green city, dan sustainable city.

“Untuk menuju ke sana, sektor transportasi harus berprinsip informatif, interaktif, humanis, dan ramah lingkungan. Dibutuhkan inovasi extra-ordinary sebagai terobosan, yaitu dengan transformasi digital. Teknologi dan inovasi bahan bakar ramah lingkungan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan transportasi,” pungkasnya. (red)

Kloter Terakhir, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 38.359 Jemaah Haji

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya telah selesai memberangkatkan Kloter terakhir atau total 88 Kloter ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2023, dengan jumlah 38.359 jemaah haji.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, mengatakan total 38.359 jemaah haji dari 88 kloter tersebut, rinciannya sebanyak 84 Kloter reguler sebanyak 36.948 jemaah haji dan 435 petugas kloter, serta 4 kloter tambahan (Kloter 85-88) sebanyak 1.411 jemaah haji.

“Kloter 85, 86 dan 87 tambahan masing-masing sebanyak 360 orang. Sedangkan, Kloter 88 tambahan sebanyak 331 orang. Khusus Kloter kuota tambahan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Bandara Jeddah, Arab Saudi,” kata Maram, di Surabaya Sabtu (24/6).

Ia menjelaskan, hingga pemberangkatan seluruh kloter, tercatat ada 23 jemaah haji gagal berangkat ke Tanah Suci setelah tiba di AHES. Sebagian besar karena sakit parah, seperti gagal jantung, stroke, sesak nafas, hingga diabetes dan sempat dirawat di RSU Haji Surabaya, kemudian dipulangkan ke daerah asal.

Jemaah haji kloter 2023 terakhir. (foto/red)

“Sedangkan, empat jemaah haji perempuan diketahui hamil saat menjalani pemeriksaan kesehatan ulang di AHES,” ungkapnya. Sementara, jemaah haji dari Jawa Timur yang meninggal dunia di Arab Saudi tercatat sebanyak 30 orang atau terbanyak dari seluruh Embarkasi se-Indonesia.

Rinciannya, 9 jemaah haji meninggal di Madinah, 20 jemaah meninggal di Makkah, dan 1 jemaah meninggal di Jedah. “30 jemaah yang meninggal tersebut, terdiri dari 20 jemaah laki-laki dan 10 jemaah perempuan. Rata-rata, jemaah yang meninggal karena sakit jantung, sesak nafas, stroke dan diabetes,” katanya.

Dari catatan petugas haji, jemaah haji yang meninggal dunia berdasarkan usia, rinciannya usia 41-50 tahun sebanyak 3 orang, usia 51-60 tahun sebanyak 7 orang, usia 61-75 tahun sebanyak 13 orang, dan usia 75 ke atas sebanyak 7 orang.

“Rata-rata jemaah haji yang meninggal dunia karena ada riwayat sakit. Seperti jantung, sesak nafas, stroke, dan diabetes,” pungkasnya. (red)