Bantu Pedagang Sayur, Kyai Muda Jawa Timur Gelar ‘Grebek Pasar’

0

Tuban, (pawartajatim.com) – Pendukung Ganjar Pranowo yang tergabung dalam sukarelawan Kyai Muda Jawa Timur/Jatim, terus berbagi kebaikan dengan masyarakat. Kali ini, mereka menggelar Grebek Pasar ‘Sedekah Sayur’ dengan para pedagang sayur.

Kegiatan yang diadakan di Pasar Sayur Malam, Desa Bedrek, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jumat (16/6) dini hari itu melibatkan pedagang sayur. Baik pedagang yang melapak, maupun pedagang keliling.

Koordinator Wilayah Kyai Muda Jatim, Gus Ali Baidlowi, mengatakan, grebek pasar dilakukan dengan cara memborong sayur para pedagang di Pasar Bedrek Selogabus. Kemudian diberikan ke pedagang keliling untuk dijual ke pembeli dengan harga yang lebih murah.

“Hari Jumat ini, kami mengadakan Jumat Berkah. Disamping itu, kami menyasarnya bukan warga umum, tetapi pedagangnya. Saya yakin ketika pedagang disentuh, mereka akan ikhlas menjual dagangan kelilingnya ke masyarakat,” kata Gus Ali, di Pasar Bedrek Selogabus.

Ia menambahkan, tujuan diadakannya program grebek pasar Kyai Muda Jatim selain untuk membantu melariskan dagangan pedagang sayur di pasar, juga untuk membantu masyarakat mendapatkan sayur yang lebih murah.

Bantu pedagang sayur, Kyai Muda Jawa Timur gelar ‘Grebek Pasar’. (foto/ist)

Pasalnya, kata Gus Ali, pedagang sayur di Pasar Bedrek Selogabus kerap mengeluhkan dagangannya yang kurang laris, lantaran pasar tersebut belum lama didirikan. Sehingga belum banyak masyarakat yang mengetahui pasar itu.

Gus Ali berharap, dengan diadakannya grebek pasar bisa membantu menyelesaikan permasalahan pedagang di pasar. Sehingga mengeratkan jalinan kerukunan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah kemanusiaan.

“Kami harapkan dengan adanya sedekah sayur seperti ini, insyaallah bisa menumbuhkan rasa cinta kami kepada masyarakat. Rasa cinta kepada sesama manusia dan kerukunan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah kemanusiaan,” ucap Gus Ali.

Salah satu pedagang Pasar Bedrek Selogabus Bernama, Pogah menuturkan, para pedagang pasar sangat terbantu dengan adanya kegiatan grebek pasar dari Kyai Muda Jatim. Bagus kegiatannya, karena bisa membantu orang-orang kecil.

‘’Mudah-mudahan Kyai Muda Jatim lancar usahanya dan kami juga memiliki rezeki yang banyak. Mudah-mudahan Pasar Bedrek juga makin maju,” tutur Pogah. Pria yang telah 4 tahun berdagang sayur itu mengaku mengidolakan sosok Ganjar Pranowo, sebagai bakal calon presiden (bacapres) yang diusung Kyai Muda Jatim.

Dia berharap Ganjar bisa terpilih menjadi Presiden RI 2024. “Mudah-mudahan kalau Pak Ganjar Pranowo jadi presiden, kami orang-orang kecil bisa sejahtera dan bisa hidup enak. Itu harapan saya,” ungkap Pogah.

Kyai Muda Jatim yang mengusung Ganjar Pranowo, sebagai Capres 2024, mengaku banyak termotivasi oleh gaya kepemimpinan Ganjar dalam menemui masyarakat dengan terjun langsung ke lapangan.

Gus Ali, menyebutkan, pihaknya meniru cara Ganjar dalam mendekatkan diri ke masyarakat. Salah satunya dengan menemui para pedagang pasar dan membantu menyelesaikan permasalahan yang ada secara konkret.

“Pak Ganjar Pranowo sendiri kita tahu beliau suka blusukan di pasar-pasar. Kami juga menduplikasi kegiatan-kegiatan beliau untuk terjun langsung ke pasar agar ada greget dari masyarakat,” kata Gus Ali.

Seperti diketahui, Ganjar Pranowo dikenal sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode yang selalu terjun langsung ke masyarakat untuk menyelesaikan masalah dan menyerap aspirasi.

Dari gaya kepemimpinan itu, Ganjar, dikenal sebagai pemimpin yang adil, merakyat dan sederhana. (rid)

Kreatif…! Emak-emak di Banyuwangi Dilatih Mengolah Nira Menjadi Gula Semut

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kelompok ibu-ibu di Banyuwangi yang tergabung dalam Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) menemukan cara unik mendongkrak harga gula merah. Mereka mengolah nira menjadi gula serbuk. Biasanya lebih dikenal dengan gula semut. Pelatihan membuat gula semut digelar di Desa Rogojampi, Banyuwangi, 14-15 Februari 2023.

Dipilihnya jenis olahan ini bukan tanpa alasan. Selama ini, nira banyak diproduksi di Banyuwangi. Minuman ini menjadi bahan utama pembuatan gula merah. Namun, harga komoditi ini cenderung murah. Bahkan, sering kali jauh dari biaya produksi. Namun, jika diolah menjadi gula semut, harganya bisa berlipat. Jauh lebih mahal.

Proses membuat gula semut sama persis dengan membuat gula biasa. Bedanya, nira yang dipakai harus berkualitas. Jika tidak, gula semut tidak akan jadi. Justru, akan mengental. Prosesi diawali dengan memanaskan air nira selama 1 jam. Dengan pelatih handal pengusaha gula semut, ibu-ibu mengaduk cairan nira. Semakin lama, cairan ini mengental dan mengering. Lalu, diaduk hingga halus. Setelah itu, diayak menggunakan saringan lembut. Gula semut kemudian dijemur hingga kering.

Selain berbahan nira, gula semut bisa menggunakan gula merah jadi. Namun, gula merah ini harus bebas dari bahan kimia. Murni alami. Jika mengandung kimia, gula tidak bisa diproses. Justru akan menjadi lengket ketika dihaluskan. “ Pelatihan ini untuk memanfaatkan potensi lokal yang melimpah menjadi bernilai tinggi,” kata Ketua DPC Perwira Banyuwangi, Ratih Nurhayati.

Pelatihan ini menggandeng Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Banyuwangi. Harapannya, ibu-ibu yang mendapatkan pelatihan bisa melanjutkan produksi di rumah. Apalagi, pasar gula semut ini sangat terbuka lebar. Harganya juga menggiurkan. Jauh dibandingkan gula merah biasa. “ Setelah dilatih, ibu-ibu ini diperbolehkan produksi di rumah. Hasilnya, sudah ada anggota kami yang siap menampung,” tutupnya. (udi)

PHMI Gelar Workshop ‘Cara Mudah Menulis Berita Rilis’ untuk PR Hotel

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kebutuhan penulisan naskah rilis yang persclar sangat dibutuhkan. Sebab, kalangan media umumnya tak mau susah menerima naskah rilis yang berbelit-belit.

Apalagi, pihak public relation/PR hotel biasanya menulis naskah rilis hanya yang bersifat promosi dan tidak mengindahkan kebutuhan media yang sebagian ada yang menerapkan kebijakan berita promo tidak bisa dimuat.

Dengan dasar itulah, Perhimpunan Hotel dan Media Indonesia/PHMI menggelar workshop ‘Cara Mudah Menulis Berita Rilis’ yang digelar di Hotel Grand Darmo Suite Surabaya Kamis (15/6). Untuk meningkatkan kemampuan dibidang kehumasan, sekitar 30-an marketing communication (marcomm) dan public relation sejumlah hotel mengikuti workshop tersebut.

Acara berlangsung secara luring dan daring. Pelatihan yang ditujukan untuk insan perhotelan anggota PHMI ini menghadirkan pemateri Wakil Sekretaris Jenderal PHMI Rosnindar Prio Eko Rahardjo.

Dalam paparannya, pria yang juga menjabat sebagai pemimpin redaksi media online suron.co dan dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr Soetomo Surabaya ini membagi teknik-teknik menulis press release dan kiat-kiat agar press release yang dibuat oleh tim publikasi hotel bisa tayang di sejumlah media massa.

Rossi, sapaan akrabnya, menyebut marcomm dan public relation yang merupakan ujung tombak dari sebuah lembaga dalam menjalin relasi dengan pihak luar wajib menguasai teknik penulisan press release agar aktivitas yag dilakukan sebuah lembaga dapat diketahui oleh masyarakat dan berdampak pada benefit yang didapat oleh lembaga tersebut.

Ketua Pelaksana Harian PHMI Achmad Pramudito di awal acara mengatakan bahwa acara ini digelar untuk mengakomodasi permintaan anggota PHMI dari kalangan perhotelan yang ingin meningkatkan kemampuannya dalam membuat press release.

“Acara ini digelar merespon permintaan teman-teman marcomm dan PR (public relation) hotel yang sangat ini meng-up grade skill mereka di bidang penulisan rilis. Kebetulan pengurus PHMI ada yang juga berprofesi sebagai dosen Fakultas Ilmu Komunikasi sekaligus wartawan senior bersedia untuk menjadi pemateri,” terang mas Pra. .

Respons positif juga ditunjukkan sejumlah peserta workshop. Elgar Gumilang asal Yello Hotel Surabaya mengaku mendapat tambahan pengetahuan terkait pembuatan press release yang selama ini belum diketahui.

Ia pun berharap ada workshop lanjutan agar skill marcomm dan public relation insan perhotelan terus meningkat. Hal senada juga diungkap Martha, peserta workshop asal Hotel Neo+ Waru. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan terkait kebutuhan pekerjaan yang dilakoninya sehari-hari.

Terlebih keseruan komunikasi yang aktif selama pelaksanaan workshop membuat peserta bisa terus fokus menyimak seluruh materi yang disampaikan. “Seru habis!’’ tegasnya. Sejumlah pertanyaan disampaikan oleh peserta baik yang mengikuti workshop secara luring maupun daring.

Rata-rata pertanyaan yang ditujukan kepada pemateri seputar kendala-kendala yang dihadapi, mulai dari cara membuat press release, kiat agar press release-nya dimuat di media massa, hingga pendistribusian press release kepada media massa.

Acara ini didukung oleh Grand Darmo Suite Hotel Surabya, Hotel Khas Surabya dan Hotel Deka Surabya. (bw)

Jalan Kalipadang Gresik Dibangun dengan Kontruksi Khusus

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Fasilitas infrastruktur di daerah ini terus dibenahi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berupaya mengakselerasi peningkatan kualitas infrastruktur jalan penghubung antar wilayah. Kali ini berfokus di Kecamatan Benjeng, tepatnya ruas jalan Banter — Kalipadang.

Di Benjeng, khususnya di ruas jalan sepanjang 506 meter ini, tampak alat berat dan pekerja sedang melakukan pemasangan batu kali, serta penataan badan jalan. Ruas jalan itu melintasi Desa Banter, Munggugebang, Karangan Kidul, dan Desa Kalipadang.

Pengerjaan sudah  dimulai  awal bulan Mei, dan ditargetkan selesai pada Oktober 2023. Agar tidak mengganggu mobilitas warga, dalam pengerjaannya dilakukan separuh ruas terlebih dahulu. Sehingga jalur di contra flow dan tetap bisa tetap dilalui.

Mengingat titik lokasi yang kerap terkena banjir anak sungai Kali Lamong, ruas jalan ini dibangun dengan rekonstruksi khusus menggunakan konstruksi rigid dengan lebar 6 meter. Harapannya, dengan begitu ruas jalan menjadi lebih kuat, awet dan tahan banjir.

Jalan Kalipadang Gresik dibangun dengan kontruksi khusus. (foto/dra)

Rekonstruksi ruas jalan tersebut mendapat respon yang baik dari masyarakat. Ini lantaran ruas jalan yang sedang di perbaiki saat ini, merupakan akses utama bagi warga untuk bermobilitas.

Sebelumnya, ruas tersebut kondisinya kurang maksimal lantaran kerap tergerus air akibat luapan banjir. Hingga saat ini, PemkabGresik terus mendorong perbaikan infrastruktur hingga ke tingkat desa, terutama yang berkaitan erat dengan mobilitas masyarakat. Termasuk pembangunan dan perbaikan jalan.

Hal ini juga sering disampaikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam berbagai kesempatan. Bupati Yani menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu program strategis. Kabupaten Gresik yang memiliki total ruas jalan tingkat kabupaten sepanjang 566,6 km atau 179 ruas jalan, tentunya merupakan suatu tantangan tersendiri.

Namun, Bupati Yani meyakinkan tantangan tersebut bukan merupakan alasan untuk alpa dalam memberikan kenyamanan bagi mobilitas masyarakat. “Kami terus berupaya agar mobilitas masyarakat lancar dengan menyediakan dan memperbaiki infrastruktur yang memadai,” tandas Gus Yani panggilan akrab bupati milenial ini. (dra)

Samsung Bespoke Life 2023 Hadirkan Kemudahan Teknologi, Bangun Masa Depan yang Berkelanjutan

0

Seoul, (pawartajatim.com)  – Samsung Electronics Co., Ltd, menandai babak baru untuk home appliance, di Bespoke Life 2023. Pameran tahunan ketiga yang mengetengahkan pembaruan terbaru pada rangkaian produk Bespoke.

Melalui live streaming pukul 21.00 WIB, di situs web resmi Samsung, newsroom, dan channel YouTube, acara ini membuka kesempatan untuk mengetahui bagaimana perluasan visi “Bespoke Life” akan mengubah kehidupan pengguna melalui keberlanjutan, konektivitas, dan desain.

“Bespoke Life mewujudkan komitmen Samsung untuk membuat rumah dan masa depan kita menjadi lebih berkelanjutan dengan mengonsep kembali produk yang kita gunakan setiap hari,” kata Vice Chairman, CEO dan Head of the DX (Device eXperience) Division Samsung Electronics, Jong-Hee (JH) Han.

Dengan memperkenalkan cara-cara baru dan kreatif bagi pengguna untuk ‘Bespoke’ kehidupan mereka, produk dan solusi terbaru kami memberdayakan siapa saja untuk menikmati gaya hidup yang lebih berkelanjutan, terhubung, dan stylish.

Kehidupan Berkelanjutan

Konsep Samsung Bespoke Life lahir dari keyakinan bahwa home appliance adalah kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan. Oleh karena itu, acara Bespoke tahun ini akan menyoroti upaya Samsung untuk semakin mengurangi emisi karbon di seluruh siklus hidup produk.

Samsung juga akan mengumumkan peluncuran Filter Less Microfiber™ terbaru: solusi sederhana untuk meminimalkan emisi mikroplastik saat mencuci. Dari penyediaan sumber dan produksi hingga distribusi, penggunaan, dan daur ulang, Samsung mendesain ulang setiap tahap siklus hidup produk untuk membantu mengurangi penggunaan energi dan emisi karbon dioksida (CO2).

Contohnya antara lain mendaur ulang lebih banyak sumber daya, termasuk mengoperasikan pusat daur ulang tertutup (close-loop), menggunakan bahan bioplastik dari limbah minyak pada keranjang penyimpanan di kulkas Bespoke, dan meningkatkan penggunaan bahan daur ulang dari jaring ikan.

Setelah diproduksi, produk-produk akan dikirim ke pengguna dalam kemasan ramah lingkungan (eco-packaging) Samsung, yang mengganti tape dan coil plastik dengan kertas, mulai awal tahun ini.

Untuk mendorong kehidupan yang lebih berkelanjutan selama fase penggunaan produk, Samsung terus memperluas layanan yang memudahkan penghematan energi. Itulah sebabnya, pada tahun ini, lima produk Bespoke baru, termasuk kulkas, mesin cuci dan pengering, mesin pencuci piring, dan AC, serta Eco Heating System dari Samsung, akan menampilkan SmartThings AI Energy Mode versi terbaru, yang akan segera tersedia di 65 negara.

Selain mempromosikan pengurangan emisi karbon dan penggunaan energi, Samsung terus berperan aktif dalam mengatasi polusi mikroplastik. Setelah mengembangkan siklus cucian yang mengurangi pengeluaran serat mikro hingga 54 persen, Samsung dan Patagonia kembali bekerja sama untuk meluncurkan Filter Less Microfiber™.

Filter Less Microfiber™ ini mampu menangkap hingga 98 persen serat mikro yang terlepas selama siklus cucian berlangsung. Saat digunakan untuk mencuci dua kilogram cucian selama empat kali seminggu, filter ini dapat membantu mengurangi hingga 132gram pembuangan mikroplastik per orang per tahun — jumlah yang setara dengan kira-kira delapan botol plastik 500ml.

Saat ini Filter Less Microfiber™ tersedia di Korea dan Inggris, dan akan diluncurkan ke negara lain pada kartal tiga tahun ini.

Hidup yang Stylish

Tiga juta kulkas Bespoke yang telah terjual di seluruh dunia, sejak peluncurannya menggarisbawahi minat besar konsumen terhadap produk yang menawarkan lebih banyak pilihan dan fungsionalitas daripada standar lama.

Saat ini, kami terus memikirkantentang produk apa yang harus ditawarkan kepada pengguna untuk menentukan desain Bespoke — pendekatan desain yang tumbuh lebih dinamis dan berbeda setiap kali diperluas ke kategori produk baru.

Mulai 2023, rangkaian produk Bespoke mencakup total 15 kategori produk yang tersedia untuk konsumen di 52 negara. Setiap ekspansi produk akan menghadirkan peluang untuk memenuhi lebih banyak gaya hidup dan kebutuhan.

Dengan pemikiran ini, Samsung memperluas jajaran kulkas Bespoke dengan peluncuran Bespoke 4-Door Flex™ with Family Hub™+, serta model baru side-by-side dan top-mounted.

Bespoke 4-Door Flex™ with Family Hub™+ menampilkan layar sentuh 32 inci tanpa bezel yang ukurannya hampir dua kali lipat dari model sebelumnya dan menyertakan fungsi multitasking yang lebih nyaman dan menghibur.

Model side-by-side dan top-mounted baru menggabungkan beberapa teknologi penyimpanan makanan paling canggih dari Samsung dengan panel depan yang sleek dan minimalis, tersedia dalam berbagai pilihan warna dan finishing.

Selain meluncurkan Bespoke AITM Washer and Dryer di Amerika Serikat dan Asia Tenggara, tahun ini Samsung terus memperluas opsi personalisasinya untuk memberdayakan lebih banyak orang dalam mengkustomisasi rumah mereka. (bw)

ZTE dan Smartfren Business Kerja Sama, Dorong Pengembangan Pasar Infrastruktur Jaringan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), dan Smartfren Business, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen mereka dalam mendorong pengembangan pasar infrastruktur jaringan.

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Musa Gan, Sales Director, ZTE Indonesia, dan Alim Gunadi, Chief Enterprise Business officer Smartfren Business, dalam acara ZTE Day 2023 yang diadakan di Four Seasons Hotel Jakarta.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan solusi yang dapat disesuaikan dan terukur yang secara khusus menjawab kebutuhan pemerintah dan perusahaan untuk mencapai tujuan transformasi digital mereka.

Dengan menggabungkan keahlian mereka, ZTE dan Smartfren Business akan memberikan solusi mutakhir yang secara aktif mendorong transformasi infrastruktur jaringan di Indonesia. Sales Director, ZTE Indonesia, Musa Gan, mengatakan, pihaknya antusias bekerja sama dengan Smartfren Business.

Hal ini, menjadi tonggak penting dalam upaya bersama kami untuk mengembangkan pasar infrastruktur jaringan. ‘’Melalui kolaborasi ini, kami akan memanfaatkan  keahlian masing-masing dalam menyediakan solusi terdepan untuk mengatasi kebutuhan yang terus berkembang dari pemerintah dan perusahaan,’’ kata Musa Gan, di Jakarta Jum’at (16/6).

Kemitraan ini, kata dia, mencerminkan komitmen kami untuk menyediakan solusi teknologi canggih yang memberdayakan institusi dan bisnis. Sementara, Chief Enterprise Business officer Smartfren Business, Alim Gunadi, mengatakan Smartfren Business sangat senang dan berterima kasih atas dukungan dari ZTE dalam mengembangkan infrastruktur jaringan serta menyediakan solusi jaringan terbaru.

‘’Dengan kerja sama ini, Smartfren Business berkomitmen akan memberikan solusi canggih dalam memenuhi kebutuhan pemerintah dan perusahaan untuk mencapai tujuan transformasi digital, sekaligus memperluas cakupan layanan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Kemitraan ini menandakan langkah penting menuju pembangunan masa depan yang lebih terhubung dan maju secara teknologi. Bersama-sama, ZTE dan Smartfren Business berharap untuk memperkenalkan keunggulan teknologi canggih ke pasar Indonesia, mendorong inklusi digital, dan pertumbuhan ekonomi di tanah air. (bw)

Ini Kisah Anak Petani Kuliah di Harvard University yang Beri Inspiratif

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Ini kisah inspiratif yang perlu diteladani kaum milenial. Dialah, Hanang Pandu Himawan, anak petani asal Sukoharjo, Jawa Tengah/Jateng yang berhasil meraih beasiswa Lembaga Penerima Dana Pendidikan (LPDP), dan berhak melanjutkan pendidikan S2 nya ke Harvard University di Boston, Amerika Serikat untuk mengambil jurusan Master of Public Policy.

Dapat mengenyam pendidikan di kampus terkemuka dan terbaik di dunia tersebut, bukan hal yang mudah dan menjadi impian banyak orang. Untuk dapat melewatinya, berbagai proses tersebut, pastilah sangat sulit.

Sebab harus melalui persaingan ketat. Dan Hanang, adalah salah satu yang berhasil melewati tantangan tersebut. “Ini mimpi saya sejak lama, saya sudah terpikir untuk kuliah S2 sejak 2 tahun yang lalu. Karena orang tua saya belum mengizinkan karena tak mau jauh dari saya,’’ kata Hanang, Kamis (15/6) kemarin.

Namun, akhirnya mereka memberi restu. Apalagi melihat tekad saya yang kuat ditambah tabungan saya juga sudah cukup untuk mengambil tes GRE (Graduate Records Examination) dan dua kali tes IELTS.

Awalnya, Hanang, tidak menyangka, terlebih untuk “anak desa” sepertinya. Namun, hal itu tidak menyurutkan niatnya. Karena dirinya merasa belum puas dengan kondisinya sekarang dan ingin menambah ilmu lebih banyak lagi.

“Apalagi, institusi tempat saya bekerja yaitu Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS sangat mendukung langkah saya ini, LPS telah membuka banyak peluang agar para pegawai terbaiknya dapat mengambil beasiswa, dukungan besar terutama datang dari para pimpinan, dan berbagai dukungan tersebut sangat besar artinya buat saya,” tambahnya.

Saat ini, Hanang bertugas di LPS pada Group Likuidasi Bank. Ia sendiri merupakan lulusan program Pendidikan Calon Pegawai (PCP) angkatan 1, yang notabene telah meluluskan para talenta terbaik dibidangnya.

Saat pertama kali dinyatakan lolos, Hanang, mengaku sangat cemas waktu menunggu hasil pengumuman pada 8 Juni 2023 silam, yang pada akhirnya namanya tercantum dalam pengumuman tersebut.

“Terlebih keluarga saya sangat tegang menunggu hasil pengumuman tersebut. Saya percaya usaha tidak menghianati hasil. Akhirnya nama saya ada di pengumuman tersebut. Tak dapat digambarkan suasana batin saya saat itu, yang pasti senang dan haru berpadu menjadi satu,” jelasnya.

Tanpa menunggu lama, ia pun langsung memesan tiket pulang ke kampung halamannya di Sukoharjo untuk memberitahukan kabar bahagia tersebut, langsung kepada orang tuanya. “Orang tua saya hanya orang biasa dan sangat bersahaja, namun dapat melihat anak bungsunya ini kuliah di Harvard. Saya pun bertekad untuk memboyong mereka untuk acara wisuda saya nanti pada tahun 2025,” ujarnya.

“Saya ingin melihat mereka berbangga dan tersenyum bahagia. Mereka adalah orang yang berkat perjuangan dan pengorbanannya telah mengantar saya hingga ke titik ini. Peluk cium dan sehat selalu ya Bu’e dan Pak’e,” tambahnya.

Saat ditanyakan, jika sudah lulus nanti dan kembali pulang ke Tanah Air, apa yang akan dilakukan. Hanang menjawab, dia ingin menggunakan ilmu public policy yang telah didapat, untuk berkontribusi dalam pembangunan sistem penjaminan asuransi di Indonesia.

“Saya mengambil jurusan public policy dan itu sangat erat kaitannya dengan LPS, yang juga mendapat mandat baru UU PPSK.Itu adalah challenge buat saya sebab saya ingin turut serta dalam pembangunan sistem penjaminan asuransi di Indonesia,” tutup Hanang. (bw)

Peduli Seni, Sukarelawan Ganjar Gelar Pertunjukan Pantomim di Trenggalek

0

Trenggalek, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Srikandi Jatim menggelar pertunjukan pantomim di Dusun Krajan, Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur/Jatim Kamis (15/6) malam. Bekerja sama dengan komunitas Pusat Olah Seni Trenggalek/POST, acara bertajuk “Art of Silence Life” itu dihadiri puluhan milenial dan warga setempat.

Korwil Srikandi Ganjar Jatim, Cindy Miftakhul Maghriza, mengatakan, kegiatan ini diadakan sebagai bentuk kepedulian para loyalis Ganjar, terhadap seni. “Kami ingin semua milenial yang ada di sini mau mulai belajar pantomim dan mau mengenal seni pantomim. Pusat Olah Seni Trenggalek ini juga ingin membangkitkan semangat milenial kembali,” kata Cindy.

Ia berharap, helatan ini bisa menjadi wadah bagi pegiat seni, khususnya milenial yang ada di Trenggalek dalam mengekspresikan kreativitas yang ada pada diri mereka. “Harapan dan tujuan dari kegiatan ini adalah milenial semakin kreatif dan melek akan seni,” jelasnya.

Adapun pantomim adalan suatu pertunjukan teater tanpa kata-kata atau dialog yang penampilannya lebih mengandalkan pada gerak tubuh, ekspresi wajah, dan biasanya diiringi dengan musik pendukung.

Saat pertunjukan bakat, pelakon pantomim bernama Miftakhul Huda, tampak duduk dan merenung seolah memikirkan sesuatu. Di akhir pertunjukan, Miftakhul, menyuguhkan foto Ganjar Pranowo.

Sukarelawan Ganjar gelar pertunjukan pantomim di Trenggalek. (foto/ist)

Kemudian, dia menunjukkan bahasa tubuh yang menyimbolkan rasa cintanya terhadap sosok Gubernur Jawa Tengah tersebut. “Saya mengajak audiens untuk berfikir. Tahun depan itu kita ada hajat besar. Ada Pemilu, ada Pilpres, jangan sampai salah pilih,” ungkap Miftakhul. “Harapan saya semoga siapa yang kita dukung bisa menyampaikan aspirasi kita secara umum lebih-lebih kepada Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang peserta Riska (23) mengaku sangat senang bisa ikut menonton pertunjukan pantomim. Apalagi, ini kali pertama baginya menonton seni teater tersebut. Senang, seru acaranya karena sebelumnya belum pernah nonton pantomime.

‘’Karena acara ini jadi tahu bagaimana seni pantomim itu. Antusias senang karena dari kegiatan ini para milenial jadi bisa mengembangkan bakatnya,” ucap Riska. Dia berharap pemuda Trenggalek agar lebih tertarik lagi dengan kesenian pantomim ini.

“Karena kan menyenangkan juga. Semoga Pak Ganjar, bisa jadi presiden, semoga masyarakat Trenggalek ini bisa mendukung Pak Ganjar,” kata Riska. (rid)

Mak Ganjar Tanggap Stunting, Rutin Sambangi Posyandu di Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Sukarelawan Mak Ganjar Jawa Timur/Jatim melanjutkan kegiatan bermanfaat dan positif bagi masyarakat luas. Salah satunya dengan menggencarkan penyuluhan kesehatan ke posyandu di Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi Kamis (15/6).

Korwil Mak Ganjar Jatim, Harizatun Naqiyah, mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya memberikan penyuluhan dan menyerahkan sejumlah bantuan. “Pertumbuhan dan perkembangan seorang anak harus tetap terpantau.

Sebagai orang tua harus sadar akan kesehatan anak anaknya,” kata Naqiyah, di Banyuwangi. Yang menjadi sasaran dalam penyuluhan itu, ibu-ibu yang mayoritas menjadi pembuat abon sapi.

“Kehadiran para sukarelawan disambut hangat emak-emak yang hadir di salah satu rumah sukarelawan. Kami berbincang dan berbagi sedikit buah tangan,” ujarnya. Selain itu, mereka turut menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo, salah satu bacapres yang didukung.

Mak Ganjar tanggap stunting, rutin sambangi posyandu di Banyuwangi. (foto/ist)

“Tak lupa kami memperkenalkan profil Pak Ganjar yang dikenal dengan “Si Rambut Putih” sebagai calon presiden mendatang,” tambahnya. Menurut Naqiyah, nama Ganjar, sudah tidak asing bagi emak-emak dan warga sekitar.

“Mereka mendoakan semoga apa yang menjadi hajat Pak Ganjar dapat tercapai di 2024,” kata dia. Layla, salah satu warga setempat yang hadir dalam penyuluhan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Mak Ganjar.

“Ini sangat bermanfaat bagi kami, semoga ke depan bisa lebih masif lagi kegiatannya,” ujar dia. (rid)

Lima Tim Robot Unesa Lolos KRI Tingkat Nasional 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Robot Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang diberi nama Dewo dari Fakultas Teknik (FT) Unesa berhasil melaju ke Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat nasional yang akan berlangsung di Semarang, Jawa Tengah/Jateng, pada 21-26 Juni 2023.

Tim Dewo terbagi dalam lima tim kecil berdasarkan divisi yang diperlombakan. Lima tim yang lolos tersebut, yakni SeaDiver (Divisi KRBAI), Gandamana (Divisi KRSBI Humanoid), DEWAYANI (Divisi KRSRI), Azzahraly (Divisi KRSTI), dan Bratasena (Divisi KRSBI Beroda).

Empat dari lima tim tersebut, mencatatkan juara di KRI Tingkat Wilayah II pada 28 Mei-5 Juni 2023. Tim Bratasena menjuarai divisi KRSBI Beroda, tim Dewayani juara 2 divisi KRSRI, tim Azzahraly juara 3 divisi KRSTI dan tim Gandamana meraih juara harapan divisi KRSBI Humanoid.

Dosen Pembina Tim Dewo FT, Mohammad Syariffuddien Zuhrie, mengatakan setelah masuk di podium juara, keempat timnya lolos untuk berkompetisi di level nasional dan akan bertemu dengan tim terbaik dari berbagai kampus di Indonesia.

“Sejak tiga bulan lalu, kami melakukan beberapa persiapan. Dimulai dengan desain setiap robot yang dirancang berdasarkan pedoman. Pada proses manufaktur, tim berusaha mempertimbangkan beberapa perencanaan dan konfigurasi khusus bagian penggerak robot,” ujar Syariffuddien yang juga Dosen Teknik Elektro, Kamis (15/6).

Konfigurasi atau penempatan, baik servo maupun thruster, menjadi bagian utama dan kunci dari pergerakan robot, sehingga harus presisi dan tepat pemasangannya. Selain itu, penentuan strategi maupun algoritma banyak diujikan.

Salah satunya, dengan mengidentifikasi dan menguji error di laboratorium maupun di kolam renang Unesa. Persiapan khusus juga dilakukan pada divisi robot air yang dilakukan sejak tahun lalu melakukan berbagai riset.

“Itu semua kami lakukan demi melihat dan menguji  kelancaran robot agar dapat bermanuver dengan baik di bawah air maupun di darat, yang dilihat dari berbagai sensor yang digunakan seperti sensor motor, sonar, image processing, dan juga pemrograman autonomous robot atau mode nirawak,” terangnya.

Tim Robot Dewo telah mengikuti KRI sejak 2009. Namun, khusus untuk divisi KRBAI menjadi debut tahun pertamanya. Meski demikian, Tim SeaDiver optimistis bisa memberikan yang terbaik untuk Unesa.

“Pada Divisi KRBAI 2023 ini, robot diharuskan dapat menyelam seluruhnya di dalam air dan bisa bergerak secara otonom atau tanpa bantuan atau intervensi dari manusia atau user,” ungkapnya. Sebagai informasi, KRI 2023 mempertandingkan tujuh divisi.

Yakni, Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), Kontes Robot SAR Indonesia (KRSRI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI), Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI), dan Kontes Robot Bawah Air Indonesia (KRBAI). (red)