PLN NP Catat Laba, Lampaui 62 Persen dari Target RKAP 2022

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatatkan kenaikan laba perusahaan dari tahun sebelumnya. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Kantor Pusat PT PLN (Persero) pada Selasa (13/6) disepakati laba perusahaan yang disetorkan kepada PT PLN (Persero) selaku pemegang saham sebesar Rp 6,58 triliun.

Laba ini merupakan prestasi PLN NP karena melampaui target sebesar 62 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran (RKAP) tahun 2022. Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengungkapkan kinerja cemerlang PLN NP menjadi salah satu kontributor terbesar kinerja keuangan PLN secara holding.

PLN NP juga dinilai mampu menerapkan skema co-investment pada pengelolaan pembangkit maupun sektor kelistrikan lain, sehingga mampu mendongkrak pertumbuhan laba. Nusantara Power telah mampu menerapkan skema co-investment dalam pengelolaan sumber daya untuk menjadi energi.

‘’Hal inilah yang mampu mendongkrak kinerja NP, di mana saat ini NP sudah raksasa sebagai perusahaan dan ke depan akan menjadi lebih raksasa lagi,” kata Darmawan, Kamis (15/6).

Sementara, Direktur Utama/Dirut PLN NP, Ruly Firmansyah, mengatakan, capaian ini merupakan buah kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh karyawan PLN NP yang berpengaruh terhadap peningkatan kinerja keuangan secara korporat yang laba bersihnya tumbuh 13 persen dari tahun buku 2021.

Melalui transformasi perusahaan, kami bergerak dan bekerja secara lebih efektif dan efisien, lincah, serta terarah untuk mencapai tujuan perusahaan. Hasilnya, perusahan mampu mengefisienkan operasinal, sehingga berimplikasi terhadap kenaikan kinerja keuangan perusahaan.

‘’Laba ini akan disetorkan kepada pemegang saham dan menjadi kontribusi terhadap pemasukan negara,” jelas Ruly. Laba ini termasuk di dalamnya adalah laba investasi di perusahaan asosiasi sebesar Rp 2,58 triliun.

Kinerja perusahaan juga telah mendapatkan pengakuan dari hasil audit oleh tiga Kantor Akuntan Pajak (KAP) per 23 Mei 2023. “Dukungan dan sinergi yang terjalin bersama dengan PT PLN (Persero), Kementerian, anak perusahaan, perusahaan afiliasi, serta seluruh pemangku kepentingan inilah yang mendorong tercapainya kinerja perusahaan yang istimewa.

‘’Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif dalam meningkatkan kinerja,” ungkapnya. Selama tahun 2022, PLN NP sudah menyelesaikan pembangkit Add On PLTGU Muara Tawar Blok 2 dengan kapasitas 150 MW. Lalu, PLN NP juga telah merelokasi PLTG Batanghari dan Jakabaring ke lokasi Smelter Feni Haltim.

Pertumbuhan kinerja keuangan pun sejalan dengan pertumbuhan aset perusahaan. Tercatat aset PLN NP naik sebesar Rp 2,76 triliun dengan total aset mencapai Rp 174,92 triliun. (red)

Estafet Peduli Bumi, Asuransi Astra Tanam 5.000 Bibit Mangrove

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebagai bentuk kepedulian lingkungan dan melanjutkan rangkaian perwujudan aspirasi keberlanjutan Estafet Peduli Bumi (EPB) di Surabaya, Asuransi Astra melakukan penanaman 5.000 bibit pohon mangrove di Ekowisata Mangrove Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya.

Aspirasi keberlanjutan ini dibagi menjadi tiga kegiatan. Yakni, penanaman 5.000 bibit pohon mangrove, pengelolaan sampah yang berkolaborasi dengan Bank Sampah, dan penyaluran beasiswa hingga edukasi dan literasi keuangan berkelanjutan bagi sekolah vokasi Indonesia yang 13 & 14 Juni 2023.

President Director Asuransi Astra, Christopher Pangestu, mengatakan, penanaman ini bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar agar terhindar dari ancaman besar perubahan iklim, seperti abrasi hingga angin topan yang merugikan.

Selain itu, pohon mangrove juga dipercaya sebagai penyerap karbon yang sangat efektif, mengunci karbon dalam jumlah besar dan menghentikannya memasuki dan merusak lapisan atmosfer.

“Tidak hanya melindungi dari bencana, pohon mangrove memiliki sumber daya yang beragam dan merupakan tempat hidup biota laut,” kata Christoper saat ditemui usai penanaman bibit pohon mangrove di Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya, Rabu (14/6).

Melindungi lingkungan, lanjut Christopher, adalah fondasi untuk mempertahankan bukan hanya planet bumi. Namun, juga seluruh aspek kehidupannya karena ekosistem dalam lingkungan dengan seluruh makhluk hidup saling terhubung karena bagaimanapun juga kita semua mengandalkan alam untuk menyediakan kebutuhan dasar keberlangsungan hidup.

Melalui EPB, kami menyerahkan 5.000 bibit pohon mangrove untuk ditanam, serta berkolaborasi dengan Bank Sampah yang mana kami wujudkan juga untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup.

”Harapannya, EPB beserta rangkaian dan komitmen kami dapat diteruskan ke banyak kota di Indonesia agar dapat memberikan kebermanfaatan secara menyeluruh dan merata,” terangnya.

Ketua Pengelola Ekowisata Mangrove Wonorejo, Joko Suwondo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Asuransi Astra atas bantuan ribuan bibit yang telah diberikan dengan semangat menjaga lingkungan.

 Joko mengakui, memang belum banyak masyarakat yang teredukasi mengenai pohon mangrove yang memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim, serta melindungi mereka dari bencana alam.

Namun, dengan semakin lestarinya wilayah mangrove, semoga dapat mendorong mereka untuk mulai datang dan mengamati, bukan hanya keindahannya saja namun juga manfaatnya.

‘’Karena itu merupakan langkah kecil pertama yang diperlukan, agar mereka dapat terus belajar dan memahami kebutuhan lingkungan serta menjaganya untuk anak hingga cucu nantinya,” ungkap Joko yang juga turut serta menanam bibit pohon mangrove. (red)

Paling Tua Berumur 104 Tahun, 921 Jemaah Haji asal Banyuwangi Diberangkatkan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Sebanyak 921 calon jemaah haji asal Banyuwangi diberangkatkan, Kamis (15/6/2023) pagi. Dari sekian jemaah ini, satu diantaranya berumur 104 tahun. Dia adalah Siti Mariyam binti Maksum asal Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Selain tertua, satu Jemaah tercatat masih berusia muda. Umurnya 19 tahun.

Jemaah haji asal Banyuwangi terbagi dalam tiga kloter. Masing-masing kloter 62 sebanyak 395 orang, kloter 63 sebanyak 444 orang dan kloter 64 sebanyak 64 orang. Khusus kloter 64 bergabung bergabung bersama jemaah asal Probolinggo dan Sidoarjo. “ Tiga kloter jemaah asal Banyuwangi ditargetkan masuk ke asrama haji mulai pukul 15.00 hingga pukul 19.00 WIB,” kata Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi, M. Jali.

Selain jemaah yang sudah diberangkatkan, masih ada lagi 51 jemaah tambahan. Dari jumlah ini, sebanyak 45 calon jemaah sudah menyatakan kesiapan berangkat. Mereka sifatnya cadangan, sewaktu-waktu bisa diberangkatkan. Termasuk, ketika harus dibatalkan keberangkatannya. Sebelumnya, 52 jemaah haji asal Banyuwangi diberangkatkan lebih dulu. Mereka berangkat lantaran mendapat jadwal panggilan mendadak dari Asrama Haji Surabaya.  “ Jadwal keberangkatan masih menunggu panggilan dari Surabaya,” jelasnya.

Jemaah haji tahun ini mayoritas berusia lanjut. Sesuai temanya, jemaah haji kali ini mengambil tema ramah lansia. Kondisi ini didasarkan banyaknya jemaah yang rata-rata berusia di atas 70 tahun. “ Kami berharap pembina haji lebih peduli dengan lansia. Mulai keamanan, kesehatan dan proses ibadahnya. Sehingga, kondisinya bisa fit ketika haji di arafah,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani usai melepas jemaah haji. (udi)

Tinggal di Pelosok, Warga di Ujung Selatan Banyuwangi Andalkan Rumah Bersalin saat Melahirkan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Jauh dari perkotaan, warga Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi juga jauh dari layanan kesehatan yang memadai. Terutama, armada ambulans untuk mengantar ke fasilitas kesehatan. Ketika melahirkan, warga hanya mengandalkan Rumah Bersalin. Lokasinya di Puskesmas pembantu (Pustu) di desa setempat.

Dari Kota Banyuwangi, Desa Kandangan harus ditempuh sekitar 3,5 jam. Sedangkan dari RSUD Genteng milik Pemkab Banyuwangi jaraknya sekitar 50 kilometer. Butuh waktu sekitar 2 jam. Jalanan di desa ini juga menantang. “ Kami berikan ambulans jenis double garden untuk mendukung fasilitas kesehatan di Desa Kandangan. Harapannya, warga bisa cepat mendapatkan fasilitas kesehatan,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani disela ngantor di Desa Kandangan, Rabu (14/6/2023).

Ambulans double gardan ini ditempatkan di Rumah Bersalin. Sehingga, ketika warga yang hendak melahirkan bisa dijemput dengan cepat. Sebelumnya, seorang ibu,  Yunita Astriana (32). asal Dusun Sukomade, terpaksa dilarikan dengan mobil jeep ketika akan melahirkan. Aksi ini terpaksa dilakukan lantaran tak ada fasilitas ambulans. Beruntung, ibu muda ini akhirnya melahirkan selamat di Rumah Bersalin. “ Dengan mobil ambulans ini, warga nantinya bisa diangkut cepat. Bisa menghubungi petugas 3 hari seebelum lahiran,” jelas Bupati.

Selain ambulans, pihaknya memperkuat fasilitas Rumah Bersalin. Diantaranya, ruang nifas, ruang bersalin, ruang bayi, ruang KIA, ruang periksa, inkubator, USG, dan fasilitas lainnya. Rumah Bersalin ini bisa dimanfaatkan warga dua desa, Desa Kandangan dan Sarongan.

Menurut Ipuk, pihaknya juga terus melengkapi 30 Puskesmas dengan USG. Tujuannya, memantau kehamilan para ibu. Dengan rutin datang ke dokter kandungan, kehamilan bisa dipantau dengan baik. (udi)

Rendezvous di Jalan Tunjungan yang Melegenda

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ada apa di Jalan Tunjungan? Dari banyak nama jalan di Surabaya, tampaknya Jalan Tunjungan yang banyak dikenal. Lewat lagu berjudul Rek Ayo Rek, nama Surabaya tidak hanya dikenal di Pulau Jawa, tapi juga kondang se-Antero Nusantara.

Bahkan viral di Manca Negara melalui berbagai media sosial/medsos. Seperti google, youtube, instagram dan lain sebagainya. Yaaaa…., nama Jalan Tunjungan yang konon berasal dari Bunga Tunjung ini memiliki arti penting bagi tumbuh kembangnya peradaban Surabaya.

Baik di zaman kerajaan, kolonial, maupun  republik. Walaupun ruas jalan ini kurang lebih hanya 1 kilometer panjangnya, namun di jalan ini berdiri banyak bangunan bersejarah dan legendaris. Seperti Hotel Majapahit M Gallery, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pasar Tunjungan, Bank India, Siola, dan masih banyak lagi.

Saat ini, Jalan Tunjungan selalu menjadi jujugan warga lokal Surabaya, maupun destinasi wisata turis dari mancanegara. Terutama pada Sabtu malam dan Minggu pagi. Sepertinya Jalan Tunjungan menjadi pilihan Rendezvous/ bertemu kembali bagi banyak orang sejak dahulu.

Baik kalangan remaja maupun lanjut usia. Hari itu Minggu pagi (11/6)  sekitar pukul 07.00 pagi bertepatan dengan moment car free day di Jalan Tunjungan, tepatnya di depan Hotel Majapahit M Gallery terjadi keramaian melebihi biasanya, rupanya disana ada hiburan seni orkestra, dengan  jalanan sebagai panggung utamanya.

Tampak di panggung utama Komunitas Soerabaja Djoeang pimpinan Heri Lentho, Amadeus Enterprise, Komunitas Sejarah Senopati, Komunitas Djatiswara dan SR Dance. Para seniman kondang yang berjumlah 125 orang tersebut sengaja dihadirkan Hotel Majapahit M Gallery untuk menampilkan perpaduan flashmop (Tari Massal) yang dipadukan dengan teaterikal, orkestra, aksi kocak Charlie Chaplin sebagai peringatan HUT ke-113 Tahun.

“Merupakan kebahagiaan tersendiri bagi hotel Majapahit bisa menampilkan kolaborasi Senin yang bisa dinikmati masyarakat pada usianya yang ke 113 tahun ini,” kata General Manager/GM Hotel Majapahit M Gallery, Kahar Salamun, kepada pawartajatim.com, Rabu (14/6).

Seperti yang diberitakan di berbagai surat kabar tempo dulu, Charlie Chaplin pernah ke Surabaya dan menginap di Hotel Majapahit. Sejak  berdiri pada Tahun 1910, hotel ini banyak dikunjungi artis dan pejabat mancanegara.

Walaupun sering mengalami perubahan nama dan manajemen, Hotel yang didirikan oleh Sarkies bersaudara asal Armenia ini tetap diminati para tamu. Mulai dari LMS Hotel, Oranje, Yamato,  Hoteru, Majapahit, Majapahit Mandarin Hingga Majapahit M Gallery seperti sekarang ini.

“Kami akan selalu meningkatkan produk dan layanan kami, terutama 143 kamar yang ada,” tutup pria penyuka pakaian etnik Indonesia ini. (nanang)

Bulan Bung Karno, 28 Pelukis Pamerkan Karya di Untag Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Untuk memperingati Bulan Bung Karno, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya bersama Adhicipta Art Community mempersembahkan pameran lukisan hasil karya dari 28 pelukis asal Surabaya.

Sesuai temanya, pameran bertajuk ‘Jejak Sang Fajar’ ini menjadi persembahan Untag Surabaya untuk Sang Proklamator yang dinilai tak kenal lelah memancarkan sinar ke segala penjuru. Harapannya, civitas akademika Untag Surabaya pun semangat untuk melanjutkan perjuangan Bung Karno itu.

“Mudah-mudahan dengan seluruh rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang digelar Untag Surabaya bisa memotivasi dan menjadi penyemangat kita untuk melanjutkan perjuangan Soekarno,” terang Rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho usai penandatanganan prasasti, Rabu (14/6).

Sebagai Kampus Nasionalis, Untag Surabaya terus berupaya mengedepankan keutuhan bangsa. Prof Nugroho mengatakan, upaya yang sudah dilakukan antara lain dengan mengadakan kegiatan kebhinekaan, temu ilmiah tentang sejarah, dan adanya mata kuliah patriotik.

“Tujuannya kita ingin mencetak generasi nasionalis yang patriotik sesuai dengan ikon kampus ini,” kata Prof Nugroho. Dalam kesempatan yang sama, Ketua YPTA Surabaya, J Subekti, menilai, terpuruknya bangsa bisa terjadi akibat melupakan sejarah dan kebudayaan.

Karena itu, pekan kesenian atau pameran ini menjadi bagian penting dari tujuan Untag Surabaya untuk melestarikan budaya. “Selain itu, semangat nasionalisme dan patriotisme Bung Karno harus menular ke seluruh lapisan masyarakat terutama anak muda, agar mereka tidak hanya hidup hedonisme,” jelas Subekti.

Sementara, Ketua Adhicipta Art Community, Q Sakti Laksono, mengaku ingin mendampingi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk menumbuhkan jiwa seni dalam diri mereka. Kampus ini tempatnya intelektual, jika kesenian ini tumbuh pada suatu tempat yang tepat akan memunculkan manfaat yang besar.

‘’Sehingga, mereka perlu didampingi dengan seni dan budaya agar banyak lulusan yang berkebudayaan,” pungkasnya. (red)

Unusa Buka Sembilan Prodi RPL, Dua Semester Jadi Sarjana

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuka sembilan Program Studi Rekognisi Pembelajaran Lampau (Prodi RPL) melalui program penyetaraan dari SMA ke sarjana. Lama studinya bisa ditempuh hanya dengan minimal dua semester.

Direktur Akademik, Kemahasiswaan, dan Perpustakaan Unusa, Dr Umdatus Soleha, mengatakan, program RPL ini menerima lulusan mahasiswa di luar kampus Unusa. Banyak skema yang ditawarkan dalam program ini.

Antara lain, skema lulusan SMA dan memiliki pengalaman kerja, skema pendidikan tinggi non sarjana dan memiliki pengalaman kerja, skema pendidikan tinggi sarjana dan memiliki pengalaman kerja, skema putus studi dan memiliki pengalaman kerja.

“Mereka dapat melanjutkan studi atau transfer studi pada jenjang sarjana dengan minimal kuliah hanya dua semester,” ungkap Umdatus, Rabu (14/6). Menurut Umdatus, program ini diperuntukan bagi masyarakat luas untuk meningkatkan jenjang pendidikan dan mebutuhkan linieritas dengan bidang kerja yang diampu.

RPL adalah suatu program belajar yang memungkinkan calon mahasiswa untuk mengakui pengalaman menjadi satuan kredit yang diakui perguruan tinggi. Misalnya, seorang karyawan atau guru yang memiliki pengalaman kerja selama lima tahun dan memiliki beberapa sertifikat atau surat keterangan mengikuti kegiatan tertentu. Kemudian, pada tahun keenam, ia berencana melanjutkan studi ke program S1.

‘’Melalui RPL, pengalaman lima tahun tersebut akan diakui sebagai satuan kredit semester (sks). Maka, ia selanjutnya tinggal melengkapi SKS sesuai syarat kelulusan,” jelasnya. Adapun sembilan prodi Unusa yang telah memiliki izin untuk membuka program RPL yakni, S1 Keperawatan, S1 Gizi, D4 Analis Kesehatan, S1 Pendidikan Guru PAUD, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Akuntansi, S1 Manajemen, dan S1 Sistem Informasi. (red)

Dukung Merdeka Belajar, PENS Terima Maba Jalur Mandiri

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri. Ada 493 kuota yang disediakan pada jalur ini, ditambah dengan kuota Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang belum terpenuhi pasca daftar ulang.

Rencananya, jalur mandiri ini akan dibuka dua gelombang. Namun, gelombang dua bersifat opsional karena masih akan menunggu pemenuhan gelombang pertama.

Wakil Direktur Bidang Akademik PENS, Bambang Sumantri, mengatakan jika dukungan terhadap Kurikulum Merdeka Belajar ini tidak hanya dalam hal seleksi penerimaan mahasiswa baru, namun juga dari sisi pembelajarannya.

”PENS, mengadopsi Pembelajaran Berbasis Produk dan Proyek, yang bertujuan agar mahasiswa dapat lebih mengembangkan kemampuan atau skill maupun pengetahuan,” kata Bambang, di Surabaya Rabu (14/6).

Ia menambahkan, dari sisi kemampuan, mahasiswa PENS sudah biasa diasah melalui permasalahan kompleks, dimana diperlukan observasi maupun investigasi dan memahaminya. Disisi lain, perlu dipahami jika masing-masing mahasiswa memiliki gaya belajar yang berbeda.

“Sehingga pembelajaran berbasis proyek memberikan kesempatan kepada mereka untuk menggali materi dengan menggunakan berbagai cara yang bermakna bagi dirinya, dan melakukan eksperimen secara kolaboratif,” jelas Bambang.

Intinya, kata dia, pembelajaran berbasis proyek ini merupakan investigasi mendalam tentang 

sebuah topik dunia nyata. Sehingga, apa pun yang dihasilkan akan sangat berharga bagi pengembangan riset maupun pengetahuan.

“Disinilah kreativitas mahasiswa ini akan muncul dan berkembang, seiring perkembangan pengetahuan. Dan, iklim ini dibentuk agar mendorong munculnya berbagai inovasi di PENS,” ungkapnya.

Bambang mengimbau agar calon mahasiswa tidak ragu dalam memilih politeknik sebagai lanjutan studinya. Seleksi Mandiri gelombang pertama PENS akan melakukan test UTBK secara online, dengan materi tes terstandar yang mengukur potensi kognitif, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia, dan literasi dalam bahasa Inggris.

Sementara, di gelombang kedua menggunakan nilai UTBK seleksi mandiri gelombang pertama atau SNBT. “Bagi siswa yang belum lolos jalur SNBT, masih ada waktu empat hari untuk melakukan pendaftaran sebelum ditutup pada 23 Juni 2023. Dan, di gelombang satu ini keunggulannya dapat memilih Politeknik lain di luar PENS,” pungkasnya. (red)

Keren..! Mahasiswa Ubaya Raih Emas di Ajang Debat Nasional 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Mahasiswa Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya (Ubaya), Dennis Mitchel, meraih medali emas di ajang debat nasional yang digelar Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dennis mengaku, tahun ini merupakan tahun kedua mengikuti kompetisi debat b/National University Debating Championship (NUDC) 2023 tersebut. NUDC sendiri merupakan kompetisi debat antar kampus berskala nasional.

“Awalnya, saya ikut seleksi PIMUS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya) tahun 2022 bersama rekan saya Russel Davis. Kami berdua menang dan akhirnya terpilih menjadi delegasi di NUDC,” kata Dennis, di Surabaya Rabu (14/6).

Dia menyebut, penghargaan medali emas ini didapatkannya usai meraih penilaian diatas rata-rata 80 pada tiap ronde perlombaan. Selain itu, ia juga dinilai konsisten menyampaikan argumen dan memiliki body language yang baik.

Tentunya, prestasi ini juga tak lepas dari segala persiapan yang telah dilakukannya. “Saya ikut latihan debat dengan UKM debat di Ubaya dan juga universitas lain. Selain itu, ada pula pelatih khusus dari NUDC,” ungkap mahasiswa jurusan Biologi tersebut.

Sementara, Russel Davis dari Fakultas Hukum Ubaya terpilih menjadi 12th best speaker dan mendapat medali perunggu. Pada perlombaan yang sama, mahasiswi Fakultas Hukum Nadya Christabella, juga berhasil menjadi 2nd Best N1 Adjudicator.

Sedangkan, Wakil Rektor III Ubaya Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr Christina Avanti, memberikan apresiasinya atas prestasi yang dicapai mahasiswa Ubaya yang telah mengikuti kejuaraan nasional ini.

“Ubaya harap pencapaian yang membanggakan ini turut membakar semangat mahasiswa lainnya agar dapat berprestasi dibidang minat dan bakat mereka,” pungkasnya. (red)

Sebelas Mahasiswa Amerika Serikat Belajar Budaya di Untag Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebelas mahasiswa asal Amerika Serikat berkunjung dan belajar kebudayaan Indonesia di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Kunjungan mereka diterima langsung Rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho.

Menurut dia, kunjungan mahasiswa dari Amerika itu sejalan dengan visi Untag Surabaya. Yakni, menjadi kampus berskala internasional. Para mahasiswa tersebut berasal dari tiga kampus berbeda. Yakni, University of Florida, Auburn University, dan University of Oklahoma.

“Kedatangan mereka kami sambut dengan baik untuk belajar dan bertukar informasi terkait budaya hingga tradisi akademik. Hal ini tentu saja baik dan searah dengan semangat Untag Surabaya untuk melakukan internasionalisasi,” kata Prof Nugroho, di Surabaya Rabu (14/6).

Dalam kunjungannya, mahasiswa Amerika itu langsung dikenalkan berbagai kegiatan dari culture exchange hingga campus tour. Bahkan, mereka juga berkesempatan belajar dan memainkan alat musik gamelan.

Salah satu mahasiswa dari University of Florida, RyLee Kriener, mengaku bahagia bisa berkesempatan memainkan alat musik tradisional Indonesia itu. “Pengalaman yang luar biasa. Suara yang dihasilkan benar-benar otentik. Melodi hingga pola ritmis yang memukau membuat saya terpesona,” ungkapnya.

Selain bermain gamelan, mereka juga berkesempatan melihat Wayang Kulit di Perpustakaan Untag Surabaya. Lalu, berkunjung ke Pameran Lukisan bertajuk ‘Bulan Bung Karno’ di Plasa Proklamasi.

Salah satu lukisan bergambar Bung Karno sambil mengangkat telunjuk ke atas dengan latar Bendera Merah Putih ini menarik perhatian salah satu mahasiswa asal University of Oklahoma, Jacob Weeks. “Sangat mengesankan. Goresan kuas dan kombinasi warnanya sangat realistis,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, mahasiswa Sastra Inggris Untag Surabaya, Fanzial Ulhaq, mengungkapkan, rasa bangganya dapat berinteraksi langsung dengan mahasiswa asing. Menurut Fanzial, kegiatan ini merupakan kesempatan berharga baginya. “Kolaborasi antara mahasiswa Untag Surabaya dan mahasiswa luar negeri ini dapat memperkuat persahabatan lintas budaya,” pungkasnya. (red)