Perempuan, Garda Terdepan Penanggulangan Bencana

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur/Jatim menggelar Bimtek Srikandi Siaga Bencana Chapter 2. Kegiatan ini diadakan di Kantor Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo, Jalan A Yani No. 4, Sidoarjo, Minggu (11/6).

Kepala Bakesbangpol Sidoarjo Mustain Baladan, mengaku sangat senang acara ini diadakan di kantornya. Meski hari libur namun antusias peserta cukup tinggi.  Sekitar 100 peserta dari berbagai daerah di Jatim hadir dalam kegiatan ini.

“Bencana itu bisa dicegah. Banjir dan kebakaran bisa diatasi. ini juga tugasnya para perempuan untuk bisa mencegah bencana,” katanya. Menurut dia, para perempuan ini adalah garda terdepan dalam penanggulangan bencana.

“Mereka punya peran penting. Para perempuan ini yang paling bisa menjaga agar tidak sampai terjadi bencana,” tambahnya. Materi yang diberikan dalam bimtek ini di antaranya adalah manajemen bencana, psikologi wanita, komunikasi wanita, dan pelatihan penanggulangan kebakaran.

Koordinator SRPB Jatim Dian Harmuningsih memberikan materi manajemen bencana. Ia meminta agar para relawan jangan berpikir kalau setiap kegiatan relawan didanai oleh BPBD. “Kita edukasi jangan sampai berpikiran begitu. Karena tiap BPBD di daerah juga punya kemampuan yang berbeda pula,” katanya.

Dian mengimbau, agar organisasi relawan punya data potensi relawannya. Di antaranya seperti punya keahlian atau kompetensi apa. “Selain itu,  kita harus fokus dalam organisasi relawan,” ungkapnya.

Sedangkan materi komunikasi wanita diberikan oleh Lusi Andajani, salah satu pengurus SRPB Jatim. Dia mengungkapkan  soal perilaku perempuan dan laki-laki berbeda. Hal ini karena perbedaan di otaknya.

“Perempuan itu bisa bekerja multi tasking. Namun otak laki-laki lebih besar dan lebih bisa menganalisa daripada perempuan,” jelasnya. Sementara, materi psikologi wanita diberikan  Tatik Mukhoyyaroh, staf pengajar dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

“Perempuan beda dengan laki-laki. Dari segi konsepsi saja beda. Kromosom perempuan XX dan laki-laki XY. Posturnya saja juga beda. Organ-organ internal dan eksternal sangat beda. Tapi perempuan memiliki ketahanan tubuh lebih kuat daripada laki-laki,” jelasnya.

Di akhir kegiatan diadakan pelatihan penanggulangan kebakaran oleh Alvian Alif Pujiono dari Indonesian Survivor (Inavor), salah satu organisasi mitra SRPB Jatim. Erick, panggilannya, memberikan materi pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), pemadaman menggunakan karung goni, dan pemadaman kebakaran elpiji.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Nurul Hayat dan Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo. (rizki)

Mahasiswa PCU Surabaya Kampanye Cegah Diabetes pada Gen Z

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Mahasiswa Strategic Communication Petra Christian University (PCU) Surabaya mengajak generasi Z untuk mengonsumsi gula secara sehat melalui Kampanye Poisoned Sugar agar terhindar dari penyakit diabetes.

Ketua Kampanye Poisoned Sugar, Regina Amadea, mengatakan gaya hidup yang berkembang di kalangan anak muda saat ini, seperti mengonsumsi makanan siap saji berlebihan, begadang hingga konsumsi vape dapat menyebabkan anak muda rentan mengidap diabetes.

“Kampanye yang bagian dari tugas kuliah ini, kami ingin mengedukasi para anak muda untuk kenal dan cegah melalui deteksi dini,” kata Regina, Minggu (11/6). Ia menyebut, kerapkali masyarakat mengaku kesulitan saat memasak makanan yang tetap enak, namun aman di tubuh. Karena itu, kampanye ini juga menghadirkan Chef Reza Liem.

“Chef Reza membagikan resep yang mudah dan aman di kantong agar kita bisa tetap menyantap makanan yang sehat. Jangan jadikan gula sebagai musuhmu, mulai kenali cara berteman dengan gula secara sehat,” katanya.

Selama dua hari, beragam kegiatan digelar dalam kampanye ini. Hari pertama, acara dibuka dengan kegiatan yang diikuti siswa-siswi SD. Sedangkan, hari kedua ada talkshow dengan topik ‘Gen Z Vs Diabetes’ oleh Sobat Diabet yang merupakan survivor dan pemerhati kesehatan.

Selain itu, acara dilanjut dengan pengecekan darah gratis oleh tenaga medis RS Mitra Keluarga. Disaat yang sama, digelar juga talkshow dengan topik ‘Less Sugar Less Worry’ oleh dr Ika Mariani Ratna Devi dari RS Mitra Keluarga.

Hadir juga ikatan Koko Cici Jawa Timur untuk bersama menyuarakan gaya hidup dan pola makan. (red)

12 Tahun Menunggu, Akhirnya Mualaf Asal Jepang Toru Tokoi Berangkat Haji

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Seorang jemaah haji asal Jepang akhirnya bisa menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci setelah menunggu 12 tahun. Kisah perjalanan hidupnya kini menjadi religius, setelah pada 1995 menetap di Indonesia.

Kemudian menikahi dengan pujaan hatinya, seorang warga Bali, hingga akhirnya memilih untuk menjadi mualaf. Wajahnya yang khas, bukan wajah pribumi membuat jemaah haji asal Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, Bali, ini menjadi pusat perhatian.

Adalah Toru Tokoi, warga asal Jepang pada musim haji tahun ini mendapat kesempatan menjadi tamu Allah SWT. Ditemui di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, pria berusia 73 tahun ini mengaku telah mendaftar haji pada 2011 lalu.

Setelah diajak istrinya untuk mendaftar haji. Pada 2020 lalu, Toru sebenarnya berkesempatan berangkat haji bersama istrinya. Namun, karena pandemi Covid-19 dan adanya aturan hanya jemaah haji usia 65 kebawah yang bisa berangkat ke Tanah Suci, ia dan istrinya terpaksa tidak bisa menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

“Setelah menunggu 12 tahun, saya dan istri mendapat panggilan menjadi tamu Allah ke Baitullah melalui Embarkasi Surabaya dan tergabung dalam Kloter 46 asal Bali,” kata Toru, saat ditemui di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Minggu (11/6).

Pria asal Kota Tochigi, sekitar 100 kilometer di sebelah utara Tokyo tersebut mengaku telah menetap di Indonesia sejak 1995 untuk mempersunting pujaan hatinya, seorang wanita asal Bali yang setia mendampinginya hingga saat ini. Sejak tahun itu pula, Toru Tokoi, bersaksi mengucapkan dua kalimat syahadat.

Di Indonesia, agama merupakan bagian tak terpisahkan dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini berbeda dengan di Jepang. Di Jepang, agama hanya berfungsi secara seremonial ketika seseorang meninggal dunia.

Sehari-hari tidak tampak kehidupan beragama. Libur nasional karena hari raya keagamaan juga tidak ada. Saya sangat terkesan dengan kehidupan beragama di Indonesia,” ungkapnya. Selama menjalankan ibadah haji dari tempat asal Bali, masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya hingga menjalankan serangkaian ibadah haji di Tanah Suci, Toru didampingi Ketua Kloter 46 Embarkasi Surabaya, Jauhar.

‘’Saat di Tanah Suci nanti, Toru memiliki doa agar keluarganya aman sejahtera dan diberi umur panjang. (red)

Aksi Bersih Pantai, PLN NP Dorong Pengendalian Sampah Pesisir

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PLN Nusantara Power (PLN NP) menggelar aksi bersih pantai atau Coastal Clean Up (CCU) di sejumlah titik pesisir pantai di Jawa Timur/Jatim. selain memperingati Hari Lingkungan Hidup se-dunia, aksi ini juga sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian lingkungan, khususnya terkait pengendalian sampah pesisir.

Aksi bersih pantai atau Coastal Clean Up (CCU) yang digelar di Pantai Grinting Probolinggo ini, diikuti lebih dari 350 peserta, mulai dari Pemerintah Provinsi Jatim, Forkopimda Probolinggo, Muspika Kecamatan Paiton, Sekolah Adiwiyata, Komunitas pemerhati lingkungan dan masyarakat, serta manajemen dan karyawan PLN NP. CCU ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diinisiasi KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan dilaksanakan secara serentak di wilayah Indonesia.

Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN NP, Rachmanoe Indarto yang turut serta dalam pelaksanaan CCU ini menyampaikan komitmen dan fokus PLN NP dalam upaya membangun Indonesia menjadi lebih hijau.

PLN NP juga menggandeng pemangku kepentingan untuk turut serta bersama-sama menciptakan kontribusi positif bagi negeri. Seperti yang bisa kita lihat hari ini, PLN NP mengajak seluruh elemen mulai dari masyarakat, pemerintah, hingga pengusaha untuk bergerak membenahi lingkungan di sekitar kita.

‘’Melalui CCU ini, kami harapkan kebersihan dan kelestarian di Pantai Grinting akan terus terjaga” jelas Rachmanoe, Minggu (11/6). Disisi lain, Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah, mengatakan sebagai perusahaan yang juga berkiblat pada aksi pengurangan emisi karbon, aksi bersih pantai ini juga menjadi salah satu momen bagi perusahaan untuk terus menggalakkan semangat dan komitmennya dalam pelestarian lingkungan di sekitar unit pembangkit.

Termasuk kontribusi menghijaukan Indonesia melalui inovasi cofiring dan pembangunan pembangkit energi bersih, seperti PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). Melalui penanaman mangrove, PLN NP juga terbukti secara nyata membantu masyarakat dalam memperlambat laju abrasi di sekitar pantai.

‘’Seperti yang telah dilaksanakan Unit Pembangkit (UP) Indramayu sejak 2017, dan berhasil menurunkan laju abrasi yang semula 1,7 hektare (2014-2017) menjadi 0,49 dalam kurun waktu 4 tahun (2018-2022) atau setara dengan 78 persen,” ungkap Ruly.

Selain itu, lanjut Ruly, melalui penanaman pohon dan mangrove yang masif, juga memberikan perlindungan lahan bagi 8,1 hektare lahan sawah dan pemukiman warga, serta melindungi hasil panen warga sebesar 102,14 ton per tahun.

Selain aksi bersih pantai, juga dilakukan penanaman 500 bibit cemara laut dan 500 bibit mangrove, serta transplantasi terumbu karang sebanyak 1000 fragmen karang. Aksi bersih pantai ini diharapkan tidak hanya sebatas aksi sesaat saja.

Namun, menjadi momentum yang mampu meningkatkan kesadaran dan kepedulian bersama untuk melestarikan lingkungan wilayah pesisir sehingga manfaatnya dapat kembali ke masyarakat. (red)

Ingat…! Jatim Bebas Stunting, Bila Orang Tua Miliki Kesadaran Jaga Kebersihan dan Kesehatan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Jujur saja, masalah stunting bersumber pada orang tua anak atau si-bayi. Bila kedua orang tua berpendidikan cukup (minimal sarjana), hidup di daerah perkotaan, berkehidupan yang cukup, niscaya target penurunan 14 persen hingga 2024 akan terpenuhi.

Namun, bila kedua orang tua yang bersangkutan berpendidikan rendah dan hidup di daerah pedesaan yang terpencil atau akses tenaga kesehatan yang minim serta berkehidupan miskin atau kekurangan bukan tidak mungkin target yang hanya 14 persen tak akan terpenuhi.

Lihat saja, pasangan suami istri, Arief dan Dila, yang bekerja di Surabaya tetapi tinggal di Sidoarjo ini yang baru dikarunia anak sejak 21 Februari 2023 lalu sangat memperhatikan asupan si-bayi yang Bernama Basyam itu. Untungnya, kedua orang tua ini dibantu oleh nenek sang bayi yang bertugas menjaga bayi apabila Arief dan Dila, sedang bekerja.

‘’Terus terang saja, setiap saya pulang ke rumah sebelum memegang bayi, saya dan istri harus memastikan bersih terlebih dahulu. Maksudnya, harus mandi membersihkan badan dulu. Setelah itu, baru momong bayi saya lagi,’’ kata Arief (30), yang baru menyadari pentingnya hidup bersih dalam membesarkan Basyam, anak pertamanya ini di Surabaya Sabtu (10/6/2023).

Demikian juga jadwal vaksin bayi yang sudah ditentukan dokter/perawat di Puskesmas Jagir Wonokromo Surabaya maupun Posiandu di komplek Perumahan Pejaya Anugerah (Jegu) Sidoarjo ini tak pernah dilewatkan.

Dengan cara sederhana ini, tentunya dapat membantu tugas berat pemerintah dalam menurunkan target stunting 14 persen hingga 2024. Kondisi yang dilakukan Arief dan Dila, yang hidup di daerah perkotaan ini tentunya tidak bisa disamakan dengan keluarga yang hidup di desa terpencil.

Apalagi, kalau pasangan yang baru menikah itu memiliki pendidikan yang minim dan dari keluarga miskin. Disinilah perlunya negara harus turun untuk memenuhi target penurunan stunting 14 persen. Yang harus diingat, Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang.

Sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya.

Karena itu, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur/Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak, tak henti-hentinya mengatakan, pentingnya penguatan pada tiga unsur yang berkontribusi langsung pada keadaan stunting di lapangan. Yakni, kader PKK, penyuluh Keluarga Berencana/KB, dan bidan.

Jaringan pipa air bersih digencarkan di Banyuwangi untuk mencegah stunting. (foto/dok)

“Selain fokus terhadap hasil, kita juga harus fokus memberikan apresiasi dan penguatan kepada unsur kader PKK, penyuluh KB, dan bidan,” kata istri Wagub Jatim, Emil Dardak, saat menjadi narasumber di Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kemitraan Tingkat Provinsi Jawa Timur 2023 di Hotel JW Marriott, Surabaya, belum lama ini.

Penguatan pada tiga unsur ini, kata dia, menjadi penting, mengingat merekalah yang bersinggungan secara langsung dengan keluarga. Sehingga, jika setiap unsur dapat meningkatkan kinerja, target penurunan 14 persen akan mudah dicapai.

Yang tak kalah pentingnya, menurut Arumi, setiap orang harus dapat mengidentifikasi masalah yang ada. Terutama akan perilaku keluarga yang meskipun paham tentang bahaya stunting, masih tidak bisa menerima jika anak-anaknya diklaim stunting.

Hal senada dikemukakan, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN Jatim, Maria Ernawati. Ia dengan tegas menyatakan, sinkronisasi BKKBN dan PKK merupakan hal yang tidak terpisahkan.

Mengingat, banyak program-program BKKBN yang memang implementasinya di lapangan dilakukan oleh ibu-ibu PKK. Menyinggung percepatan penurunan stunting, BKKBN sudah membentuk Tim Pendamping Keluarga yang terdiri dari tiga unsur.

Pertama adalah bidan atau tenaga kesehatan, yang kedua adalah kader PKK, dan yang ketiga adalah dari kader KB. “Sudah ada 31.243 tim. Itu artinya kalau dikalikan tiga ada 93.729 orang yang kita rekrut untuk mendampingi keluarga yang berisiko mengalami stunting. Jadi inilah usaha yang sedang kita lakukan untuk mempercepat penurunan stunting di masyarakat,” ucapnya.

Yang perlu dicatat, Jatim merupakan salah satu wilayah yang mengalami penurunan stunting pada 2022. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka stunting di Jatim, 19,2 persen. Target nasional 2024, stunting turun ke angka 14 persen.

Wagub Jatim, Emil Elistianto Dardak, menyatakan, ada 21 kabupaten/kota mengalami penurunan tajam diatas 18,4 persen. Meski demikian, masih terdapat 3 kabupaten/kota yang memiliki angka prevalensi stunting diatas 30 persen.

Kondisi stunting di Jatim, disebabkan multi factor. Misalnya, masalah kesehatan ibu, bayi, remaja, dan juga masih adanya perkawinan anak. Karena itu, berbagai upaya dilakukan untuk melakukan pencegahan seperti sosialisasi yang dilakukan oleh PKK serta intervensi dini kepada remaja putri dengan peningkatan gizi.

Melihat masih ada tiga kabupaten/kota yang memiliki angka prevalensi stunting diatas 30 persen, tak berlebihan jika tiga unsur yang disebutkan Arumi, menjadi penting, mengingat merekalah yang bersinggungan secara langsung dengan keluarga.

Tugas tiga unsur ini bertujuan untuk membebaskan Jatim dari stunting dengan menyadarkan para orang tua dan keluarga untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, seperti yang dilakukan keluarga Arief dan Dila, ini. (bw)

Housekeeping Boot Camp 2023, Tambah Wawasan dan Tingkatkan Etos Kerja

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Berbagai upaya dilakukan Archipelago International selaku Operator Hotel terbesar di Asia Tenggara menjadi yang terdepan. Baik dalam hal inovasi serta meningkatkan etos kerja yang tinggi di lingkungan pekerjaan dan juga untuk mengembangkan potensi diri.

Karena itu, ASTON inn Jemursari diadakan Housekeeping Boot Camp 2023 dengan mengambil tema Small Steps, Continuous Improvement, Immaculate Result. Acara yang dihadiri Winston Hanes, Vice President of Operations Archipelago International didampingi Arya Pering, Regional General Manager, Novia Agustin, Corporate Executive Housekeeper, Hamida Bachri sebagai Corporate Executive Housekeeper, Fajrin Rizky Septiadi, Corporate Assistant Housekeeper dan juga Noor Yatim dari Corporate Senior Purchasing Manager.

Acara yang digelar selama 3 hari Mulai 7 – 9 Juni dibagi tiga kegiatan dengan acara penyambutan serta Welcome Dinner untuk semua peserta acara di hari pertama, dimana semua peserta menggunakan pakaian adat Madura pesa’an untuk peserta pria dan untuk perempuan memakai pakaian adat Madura Kebaya Rancongan dan Baju Aghungan.

Adapun sesi pembekalan disertai dengan motivasi dari sisi Leadership yang dibawakan oleh Winston Hanes, Arya Pering serta pemaparan visi dan misi Housekeeper oleh Novia Agustin, Hamida Bachri dan Fajrin Rizki Septiadi.

Adapun agenda terakhir dari kegiatan yang diikuti oleh 63 hotel dari Central dan East Region adalah Outbound dan Team Building di Pekalen Rafting Adventure, Probolinggo. “Anda semua yang hadir pada hari ini merupakan pemimpin dari tim dan kunci sukses di hotel masing masing. Dalam 3 hari kedepan, Anda akan belajar tentang banyak hal dari para narasumber hebat di bidangnya dan harus Anda pergunakan dalam pekerjaan yang Anda cintai. Bawalah kebahagiaan dan kegembiraan di hotel Anda masing masing setelah dari event luar biasa ini,”  kata Vice President of Operations Archipelago International, Winston Hanes, di Surabaya Jum’at (9/6).

Pemaparan materi hari kedua, diberikan penghargaan untuk kategori High Evaluation Survey yang dimenangkan oleh ASTON Kupang Hotel & Convention Center, serta juara kedua dan ketiga diberikan kepada favehotel Madiun dan favehotel Langko Mataram.

Untuk kategori High Semantic Review dimenangkan oleh The Alana Hotel & Conference Center Malioboro, serta juara kedua dan ketiga jatuh kepada Harper Perintis Makassar dan ASTON Samarinda Hotel & Convention Center.

“Setelah sempat terhenti selama hampir 3 tahun, Housekeeping Boot Camp 2023 kembali Kami adakan di tahun ini. Harapan terbesar Kami adalah masing masing peserta yang mengikuti kegiatan selama 3 hari di Aston inn Jemursari akan membawa bekal ilmu tambahan baru serta motivasi yang jauh lebih tinggi dan bisa membawa hal baik kepada semua staf Housekeeping di hotel masing masing,” tambah Corporate Executive Housekeeper, Novia Agustin. (bw)

Dihadapan Ribuan Pendukungnya, Ganjar Ajak Relawan Rawat Budaya Nasional

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Bakal calon presiden (bacapres) 2024 dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, menyapa 100.000 pendukungnya dari 164 organ relawan seluruh Indonesia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur/Jatim, Sabtu (10/6). Acara bertajuk ‘Merawat Jiwa Nusantara; Silaturahmi Relawan Ganjar Pranowo’ tersebut, berbagai kesenian nasional ditampilkan.

Mulai dari reog, kuda lumping, hingga musik pop yang terangkum dalam Parade Khebinekaan. Dalam orasinya, Ganjar, mengajak lautan massa relawan untuk merawat berbagai kebudayaan nasional yang kaya dan melimpah.

Ganjar mengatakan, semua telah bersepakat melakukannya lewat bingkai Pancasila. “Kita telah disuguhkan tontonan yang luar biasa. Bagaimana kita bersepakat untuk merawat. Merawat seni, merawat budaya kita,” kata Ganjar, di atas panggung.

Ganjar menyebut telah berdiskusi dengan banyak artis, YouTuber, hingga budayawan yang hadir. Diantaranya Roy Marten, Atta Halilintar, hingga Anwar Fuady. Ganjar mengatakan, seluruh masyarakat Indonesia termasuk pegiat seni dan budayawan mesti duduk bersama untuk menjaga kekayaan bangsa ini.

Bacapres PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo di GOR Delta Sidoarjo Sabtu (10/6). (foto/ist)

Terlebih, banyak talenta terbaik yang ada di Tanah Air. “Betapa kayanya kita akan budaya yang kita miliki termasuk kulinernya, belum seni tarinya, belum mereka yang punya talenta-talenta luar biasa dalam bermusik,” kata Ganjar.

Dengan merawatnya, kata Ganjar, kita memiliki rasa memiliki terhadap budaya bangsa sendiri. Karena itu, Ganjar, mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebudayaan agar tidak diambil orang lain.

“Jangan pernah mau budaya kita diambil orang. Jangan pernah mau budaya kita digantikan dengan budaya asing karena kita punya kekayaan itu. Setuju? Itulah yang menjadi PR besar kita,” imbuhnya. Dalam kesempatan itu, Ganjar, menyampaikan salam dan cinta kepada ribuan relawan yang hadir.

Ganjar berterima kasih atas dukungan relawan terhadapnya. “Kita akan bertemu lagi pada kesempatan yang lain dengan mengucapkan berjuta dan beribu terima kasih Anda berkenan hadir. Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita bersama dalam merawat bangsa, merawat kebhinekaan, dan kitalah yang menentukan nasib bangsa sendiri,” pungkasnya.

Sebagai informasi, ribuan massa relawan hadir dari berbagai kalangan. Mulai dari nelayan, pemilik warteg, sopir truk, driver taksi dan ojek, emak-emak, kaum profesional, tokoh adat, ustadz, ulama, aktivis mahasiswa, milenial, hingga alumni perguruan tinggi. (rid)

Gabungan Seniman Indonesia Deklarasi Dukungan untuk Ganjar Pranowo Presiden

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Dukungan untuk bakal calon presiden (bacapres) 2024 dari PDI-P Ganjar Pranowo, semakin tak terbendung. Kali ini, giliran Gabungan Seniman Indonesia (GSI) yang mendeklarasikan dukungannya untuk Ganjar.

GSI merupakan wadah pendukung Ganjar Pranowo, yang diisi sederet artis, pelawak hingga musisi ternama Tanah Air. Antara lain, Roy Marten, Anwar Fuadi, Doyok, Tarzan, Tessy, Kadir, Polo, Dwi Yan, Lucky Perdana dan Iwa K.

Selain itu, GSI juga beranggotakan Influencer, Selebgram dan TikTokers generasi milenial. Deklarasi GSI merupakan bagian dalam acara Silaturahmi Akbar Relawan Ganjar Pranowo bertema ‘Merawat Jiwa Nusantara’, dengan menggaungkan tagline “Ganjar Untuk Semua”.

Acara tersebut diselenggarakan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. “Kami Gabungan Seniman Indonesia lintas kesenian, berkumpul sepakat mufakat untuk mendeklarasikan, mendukung Pak Ganjar sebagai Presiden Republik Indonesia tahun 2024 – 2029,” kata Ketua GSI, Roy Marten, Sabtu (10/6).

Gabungan Seniman Indonesia geklarasi dukungan untuk Ganjar Pranowo Presiden. (foto/rid)

Menurut Roy, GSI menjatuhkan pilihan ke bacapres berambut putih itu lantaran sosoknya memiliki banyak kelebihan. Antara lain, lugas, pandai berkomunikasi dan juga pro rakyat kecil. Selain itu, GSI menilai Ganjar, adalah pemimpin yang tidak kaku dan mampu berbaur dengan seluruh kalangan masyarakat.

Sehingga mudah diterima seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Secara fisik Pak Ganjar, luar biasa keren, penampilannya bagus, retorikanya keren, literasinya lebih dari cukup, sangat berpengalaman dalam berpidato.

‘’Tapi didalamnya kita lihat konsep untuk Indonesia ke depan. Pak Ganjar sangat pro rakyat. Begitu sederhana, begitu tegas tapi suka guyon. Jadi tidak ada jarak,” jelas Roy. Disamping itu, lanjut Roy, dengan adanya deklarasi dari GSI untuk Ganjar Pranowo, sebagai Presiden RI 2024, masyarakat baik itu dari relawan maupun umum juga ikut mendukung Ganjar.

Gabungan Seniman Indonesia geklarasi dukungan untuk Ganjar Pranowo Presiden. (foto/rid)

“Harapannya dengan deklarasi ini kami mendorong supaya masyarakat tahu bahwa pilihan GSI tidak salah. Tanpa rakyat, tanpa kalian, tidak ada artinya GSI. Mari bersama dukung Pak Ganjar,” ujar Roy. Adapun Silaturahmi Akbar Relawan Ganjar Pranowo, dihadiri 100.000 relawan dari 164 organ dari berbagai kalangan dan latar belakang masyarakat.

Mulai petani, nelayan, pemilik warteg, sopir truk, driver taksi dan ojek, emak-emak, kalangan milenial, kaum profesional, tokoh adat, ustadz dan ulama, hingga aktivis mahasiswa dan alumni perguruan tinggi.

Selain itu, juga tampil para artis kondang nasional seperti Dewi Persik, Soimah, Sule, Srimulat, Denny Cak Nan, Kezia Caroline, Maria Calista, dan Abah Lala. Lautan massa relawan Ganjar itu hadir dari seluruh daerah di Indonesia untuk menyerukan Ganjar Pranowo Presiden 2024. (rid)

Deklarasi Dukungan, Dinasti Nusantara Siap Menangkan Ganjar Pranowo di Pilpres

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Dinasti Nusantara merupakan perkumpulan pendukung Ganjar Pranowo yang terdiri dari para Raja, Sultan, Datu, Ratu, Penglingsir, Karaeng, Ketua Lembaga Adat, Pemangku Adat dan para bangsawan dari 266 Kerajaan dan Lembaga Adat di Indonesia yang dikoordinir Sri Paduka KGPAA Mangku Alam II.

Dalam kesempatan ini, Dinasti Nusantara deklarasi dukungan untuk Ganjar Pranowo menjadi Presiden 2024 – 2029. Deklarasi tersebut dibacakan Sultan Ternate, Kolano Kie Raha Buldan Ternate Sirajul Mulki Amiruddin As-Sultan Iskandar Hidayatullah Sjah di Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur/Jatim, Sabtu (10/6).

As-Sultan Iskandar, mengungkapkan, Ganjar Pranowo merupakan pemimpin yang mendengarkan aspirasi, berdialog dan menjawab persoalan bagi para pemangku adat. Alasan paling rasional kenapa kami memutuskan mendukung Pak Ganjar sebagai presiden karena kami nilai Pak Ganjar sangat concern terhadap budaya dan adat istiadat leluhur.

Deklarasi dukungan, Dinasti Nusantara siap menangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. (foto/ist)

‘’Saya pernah bercerita lama dengan beliau di istana saya di Ternate, di situ saya lihat keseriusan beliau dalam menampung aspirasi kami sebagai pemangku adat dan memperhatikan apa yang menjadi warisan Indonesia,” kata As-Sultan Iskandar.

Dirinya menyebut, Ganjar merupakan sosok yang tepat dalam memimpin Indonesia. Terlebih lagi, karakter dan kepribadian Ganjar yang mencerminkan identitas bangsa Indonesia yang sesungguhnya. “Pak Ganjar itu sangat elegan, agamis, brilian dan edukatif,” ungkapnya.

Dalam deklarasinya As-Sultan Iskandar, siap terlibat dalam kegiatan sosialisasi ke depan. Melalui Dinasti Nusantara, dirinya sudah menyiapkan berbagai macam program konsolidasi dalam mendukung keberhasilan Ganjar menjadi Presiden.

Ia berharap, dukungannya tersebut bisa berdampak dalam menegakkan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Harapan kami cuma satu sebagai perwakilan pemangku adat, yakni tegakkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Deklarasi tersebut merupakan bagian dari acara yang diselenggarakan Gerakan Seniman Indonesia (GSI) dengan tajuk “Merawat Jiwa Nusantara; Silaturahmi Relawan Ganjar Pranowo”, yang dihadiri sekitar 100.000 relawan mewakili 164 organisasi.

Acara tersebut dimeriahkan oleh artis, musisi, pelawak, selebgram dan pegiat seniman lainnya yang turut serta sepakat mendukung Ganjar Pranowo, menjadi Presiden. (rid)

Catat Jadwalnya! Festival Kitab Kuning akan Buka Kitab Langka Koleksi Tokoh NU Banyuwangi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Sejarah Nahdlatul Ulama (NU) tidak lepas dari Kabupaten Banyuwangi. Salah satu tokoh pendiri NU ternyata berasal dari kabupaten ini. Dia adalah Kiai Saleh (1864-1952).  Selama hidupnya, sosok kharismatik ini memiliki banyak kitab langka yang dikenal dengan kitab Kuning. Koleksi kitab langka ini akan dibuka dalam Festival Kitab Kuning, 10-13 Juni mendatang.

Sosok Kiai Saleh dikenal berasal dari Kelurahan Lateng, Banyuwangi. Dia  seorang intelektual terkemuka, juga aktivis-pejuang yang gigih. Tokoh ini  termasuk salah satu pendiri NU dan pernah menjadi Mustasyar PBNU tahun 1928. “Selain kiprahnya yang luar biasa, Kiai Saleh memiliki koleksi kitab yang menakjubkan. Ini yang akan kita tampilkan pada Festival Kitab Kuning,” kata pemerhati sekaligus kurator pameran, Ayung Notonegoro, Jumat (9/6/2023).

Dalam festival ini setidaknya ada tiga hal yang akan ditampilkan. Mulai dari naskah kuno, kitab ulama Nusantara dan sejumlah kitab bernilai sejarah dan mengandung pengetahuan. “Semua akan disajikan dengan informatif. Sehingga pengunjung umum dapat menikmatinya,” jelasnya.

Kitab kuning Kiai Saleh Lateng ini diibaratkan harta karun bagi Islam Nusantara. Apalagi, di dalamnya terdapat ratusan kitab langka yang saat ini sulit ditemukan. Festival ini sekaligus merestorasi keilmuan para ulama yang terkandung di dalamnya dan mengangkat kembali harta karun peninggalan Kiai Saleh.  “Ilmu yang terpendam di dalam kitab tersebut, harus kembali dihadirkan,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Para ulama terdahulu, menurut Ipuk, telah mencetak generasi dengan keimanan yang kuat. Sekaligus kecintaan pada negeri yang kokoh. Sehingga, mereka mampu mengusir penjajah kala itu.  “Spirit keimanan dan nasionalisme dari para pejuang dahulu itu, saya kira tidak terlepas dari sentuhan ilmu para ulama. Sehingga mereka tidak segan berjuang dengan ikhlas. Hal ini perlu kita gali lebih jauh,” jelasnya.

Harapannya, festival ini tidak sekadar oase keteladanan. Namun, menghadirkan para peneliti dan penggiat kajian ke-Islaman ke Banyuwangi. Apalagi, Banyuwangi memiliki karakter keberagamaan yang unik. Sehingga, cukup menarik diteliti lebih jauh. Apalagi dengan terbukanya sejumlah koleksi kitab-kitab yang dulu tertutup. (udi)