Hari Lahir Pancasila, Siswa SMP Muhammadiyah 4 Surabaya Serukan Toleransi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menyambut Hari Lahir Pancasila, SMP Muhammadiyah 4 Surabaya mengunjungi SMP Santa Maria Surabaya. Selain mengajak untuk menjaga kerukunan serta persatuan dan kesatuan di Indonesia, siswa juga menyerukan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antar umat beragama.

Dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Mari Memupuk Semangat Persatuan, Kerukunan, serta Toleransi Antar Umat Beragama”, sebanyak 10 siswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 4 Surabaya mengunjungi SMP Santa Maria Surabaya.

Kunjungan ini merupakan kali pertama dan berbeda. Sebab, selain sekolah yang berbeda agama, juga bertepatan dengan menyambut Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.

Kepala SMP Muhammadiyah 4 Surabaya, Laili Rahmi, mengatakan, kunjungan ke sekolah yang berbeda agama ini sengaja dilakukan untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sebagai cara untuk menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia.

“Salah satunya, dicontohkan dalam menjaga persaudaraan, sesuai dengan sila ketiga Persatuan Indonesia. Selain itu, juga menyerukan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antar umat beragama,” kata Laili Rahmi, ketika ditemui saat mendampingi siswa di SMP Santa Maria Surabaya, Rabu (31/5).

Hari Lahir Pancasila, Siswa SMP Muhammadiyah 4 Surabaya serukan toleransi. (foto/red)

Sejumlah siswa dari SMP Muhammadiyah 4 Surabaya juga membacakan puisi bertema Pancasila di depan siswa SMP Santa Maria Surabaya. Melalui puisi yang dibacakan tersebut, siswa ingin mengajak siswa lainnya untuk bersama-sama menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Sehingga, tidak mudah terpecah belah.

Salah satu siswa SMP Muhammadiyah 4 Surabaya, Rafata Aliyandra, mengaku banyak mendapatkan pelajaran. Salah satunya, yakni tentang toleransi beragama. Bahkan, ia mengaku jika Pancasila merupakan pedoman yang ia pegang teguh dalam melakukan kegiatan bermasyarakat.

“Meski baru pertama kali berkunjung, kami senang bisa berdiskusi dan bertukar ide dengan siswa lain yang berbeda agama. Sehingga, nantinya dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing,” terangnya.

Siswa SMP Muhammadiyah 4 Surabaya juga diajak berkeliling sekolah di SMP Santa Maria Surabaya, serta dikenalkan beberapa ruangan khusus yang digunakan untuk aktivitas siswa selama berada di sekolah. (red)

Ditinggal Ortu, Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Renang Kebun Binatang Banyuwangi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Obyek wisata kolam renang dan kebun binatang mini ‘Akbar Zoo’ di Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, memakan korban. Seorang bocah berinisial IMK (6) tewas di kolam renang setempat, Rabu (31/5) pagi.

Korban asal Jember tersebut ditemukan mengapung dalam kondisi sudah tak brrnafas. Saat kejadian pukul 08.00 WIB, korban sedang ditinggal ibunya berinisial AA (32), ke kamar ganti. Dugaan sementara, korban lepas dari pengawasan.

Sehingga tenggelam, nyawanya tak tertolong. “Korban ini berwisata rombongan dari Jember menumpang kereta api bersama 191 orang lainnya. Ada wali murid dan guru,” kata Kapolsek Glagah AKP Pudji Wahyono, melalui Kanit Reskrim Aiptu Hengky Setya Budi.

Tiba di lokasi, korban bersama teman-temannya  langsung berenang di kolam anak, kedalamannya sekitar 90 cm. Seluruhnya berenang gembira. Celakanya, korban luput dari pengawasan. Korban diduga nekat ke tengah. Lalu, tenggelam.

Korban pertama kali ditemukan oleh pihak sekolah. Salah satu guru  melihat korban sudah mengapung, lalu bergegas menolong korban. Korban berhasil dievakuasi dan diberikan pertolongan. Namun, korban keburu meninggal. Dari mulutnya keluar busa putih.

Usai dievakuasi, korban dilarikan ke Puskesmas Glagah. Keluarga  menolak dilakukan autopsi. Usai diperiksa media, jenazah korban dibawa pulang ke Jember. Hasil olah TKP, pihak pengelola wisata mengaku memiliki keterbatasan karyawan. Sehingga korban lepas dari pengawasan. “Sementara, masih penyelidikan,” tegas Hengky. (udi)

ITS Raih Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbudristek

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meraih penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbukristek) pada subkategori Perguruan Tinggi Akademik Pemeroleh Kontribusi Mitra Terbesar dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Penghargaan diserahkan Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) Prof Ir Nizam MSc DIC PhD di Gedung Trimurti, Prambanan, Yogyakarta, Senin (29/5). Rektor ITS, Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, mengatakan penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras seluruh sivitas akademika ITS.

Terdapat peran kerja sama yang penting dari para peneliti, mahasiswa, beberapa pusat riset dan direktorat seperti Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi (DIKST) serta Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS atas capaian ini.

“Bentuk kerja sama inilah yang mengantarkan ITS untuk mencapai beberapa Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi hingga dapat meraih penghargaan ini,” ungkap Ashari, Selasa (30/5). Ashari menjelaskan ITS unggul dalam IKU 6 perguruan tinggi, yaitu kerja sama dengan mitra kelas dunia.

Ia memaparkan dalam dua tahun terakhir, ITS telah mendapatkan kontribusi yang cukup besar dari beberapa mitra. “Kontribusi tersebut khususnya adalah berupa dana padanan (matching fund) yang berperan penting dalam pengembangan produk-produk inovasi ITS,” terangnya.

Produk-produk hasil kolaborasi ITS dengan beberapa mitra tersebut, lanjut Ashari, memiliki peran besar bagi bangsa. “Produk inovasi itu, di antaranya adalah Tablet Merah Putih (DigITS) dan Bus Listrik Merah Putih (BLiMP) yang digunakan pada KTT G20 lalu,” terangnya.

Salah satu dosen ITS juga mendapatkan penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dalam kategori Anugerah Sosok Inspiratif. Yakni, Dr Muhammad Nur Yuniarto ST yang telah menjadi ketua tim peneliti dalam Konsorsium Pembuatan Bus Listrik Merah Putih. (red)

Heboh, Satu Kloter Bawa Ratusan Gunting dan Palu di Tas Tenteng

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya dihebohkan dengan temuan ratusan gunting dan palu milik calon jemaah haji dalam satu kelompok terbang (kloter) di dalam tas tenteng atau tas kecil. Ratusan gunting dan palu tersebut langsung disita petugas haji karena merupakan barang berbahaya dalam penerbangan internasional.

Ratusan gunting dan palu ini ditemukan petugas PPIH Embarkasi Surabaya dari hasil pemeriksaan tas tenteng atau tas berukuran kecil yang dibawa jemaah yang tergabung dalam Kloter 15 asal Kabupaten Madiun.

Pemeriksaan tersebut menggunakan mesin x-ray dan metal detector, sebelum para jemaah meninggalkan Asrama Haji Sukolilo Surabaya menuju Tanah Suci. Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, mengatakan ratusan gunting dan palu tersebut berjumlah 445 buah atau sesuai dengan jumlah jemaah dalam satu Kloter.

Selain gunting dan palu, petugas PPIH Embarkasi Surabaya juga menyita tiga botol berisi madu, yang jumlahnya melebihi kapasitas untuk kategori barang cair, serta beberapa paku. Memang banyak dari jemaah yang belum memahami peraturan mengenai barang-barang yang dilarang dan berbahaya dalam penerbangan internasional.

Sehingga, banyak barang berbahaya yang tetap nekat dibawa jemaah dan dimasukkan dalam tas tenteng maupun tas koper. ‘’Para jemaah diminta memisahkan barang-barang elektronik untuk dimasukkan di tas tenteng atau tas kecil,” terang Maram ditemui di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Selasa (30/5).

Seluruh barang berbahaya berupa gunting, palu, paku, serta madu disita petugas, dan akan dikembalikan ke daerah asal atau pihak keluarga jemaah melalui petugas haji daerah. “Para jemaah yang belum masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya diimbau mematuhi peraturan penerbangan, terutama untuk barang bawaan mereka agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan dan merugikan diri sendiri,” pungkasnya. (red)

PENS Raih Tiga Penghargaan Anugerah Kampus Merdeka 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) meraih tiga penghargaan sekaligus dalam Anugerah Kampus Merdeka 2023. Ketiga penghargaan itu diterima langsung Direktur PENS, Aliridho Barakbah, bersamaan dengan acara Puncak Malam Bulan Merdeka Belajar memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 yang digelar di Gedung Trimurti, Prambanan, Yogyakarta, pada 28-29 Mei 2023.

Penghargaan itu, yakni Subkategori Perguruan Tinggi Vokasi dengan Persentase Jumlah Mahasiswa Terbanyak mengikuti Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan Penghargaan Subkategori Perguruan Tinggi Vokasi Pemeroleh Kontribusi Mitra Terbesar dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka Mandiri (MBKM Mandiri).

Kemudian, Penghargaan Subkategori Perguruan Tinggi Vokasi Pemeroleh Kontribusi Mitra Terbesar dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka Mandiri (MBKM Mandiri). “Alhamdulillah PENS mendapat apresiasi berupa penghargaan dari Kemendikbud Ristek atas capaian yang terkait dengan tiga hal. Pertama, Matching fund. Kedua, keterlibatan mitra di dalam kolaborasi MBKM Mandiri, serta partisipasi dalam aktivitas kegiatan MBKM,” kata Aliridho, Selasa (30/5).

Penghargaan tersebut, merupakan capaian yang diraih pasca dilakukan pembenahan di berbagai bidang dalam kurun waktu setahun terakhir. “Ada tiga pembenahan yang kami lakukan. Pertama, penguatan laboratorium, disusul dengan penguatan Riset Grup (RG) dan Riset Center (RC), serta yang terakhir pembenaman MBKM di dalam kurikulum secara formal,” jelasnya.

Aliridho menjelaskan, pihaknya juga melakukan redefinisi laboratorium agar teknologi dapat terbarui. Seiring dengan perkembangan teknologi di luar, redefinisi juga dimanfaatkan untuk menarik mitra industri agar bersedia masuk ke kampus dalam bentuk kemitraan dan kolaborasi.

“Kami melakukan redefinisi dan pembenahan RC RG untuk mengikuti update Iptek, yang memunculkan potensi kolaborasi di tingkat RC dan RG. Sebagai kelanjutannya akan memicu munculnya minat matching fund dan skema penelitian berikutnya,” terang Aliridho.

Pada 2022, tercatat lebih dari 180 proposal penelitian yang diajukan ke manajemen dengan berbagai skema. Hal ini menunjukkan antusiasme civitas academica PENS untuk menyambut penelitian kolaborasi industri yang bersifat tematik dan terapan.

Sementara, di MBKM telah dilakukan pembenaman Permendikbud 3 tahun 2020 yang terkait Merdeka Belajar sejak 2020 hingga 2022. Sehingga, saat ini semua kurikulum PENS telah beradaptasi mendukung pelaksanaan MBKM secara penuh, dari 40 SKS menuju 60 SKS. (red)

Indosat Hadirkan Empowering Indonesia Forum, Percepat Transformasi Digital

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) menyelenggarakan Empowering Indonesia Forum, sebuah diskusi panel yang menyatukan ide para pemimpin berpengaruh dari perusahaan-perusahaan terbaik dunia, para eksekutif bisnis, dan pembuat kebijakan terkemuka di Indonesia. Forum ini bertujuan untuk berbagi keahlian pemanfaatan teknologi mutakhir, menciptakan solusi berkelanjutan, dan membuka peluang pertumbuhan tanpa batas bagi pembangunan sosial serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan pihaknya percaya bahwa Gotong Royong merupakan kunci untuk mencapai tujuan kami, yaitu menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa.

‘’Berangkat dari semangat itu, Empowering Indonesia Forum telah menjadi wadah untuk berdiskusi dan berkolaborasi bersama mitra strategis kami untuk mengatasi segala tantangan serta turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam waktu dekat,’’ kata Vikram Sinha, di Jakarta Selasa (30/5).

Empowering Indonesia Forum membahas kondisi Indonesia di tahun 2025, potensi pasar Indonesia dan Asia Tenggara, serta bagaimana Indosat dan mitra strategisnya dapat saling berkontribusi dalam memaksimalkan potensi tersebut. Bersama Google, Tech Mahindra, dan Bank Jago, forum ini menghasilkan tiga komitmen inti untuk memberdayakan Indonesia: Menciptakan bersama TIK dan infrastruktur pembayaran generasi berikutnya menggunakan AI, IoT, dan 5G untuk memperkuat industri kunci bangsa, merevolusi UMKM menggunakan solusi cloud mutakhir, dan mendorong literasi digital.

Vice President, Asia Pasifik, Google Cloud, Karan Bajwa, mengatakan, Indonesia dan Asia Tenggara telah menunjukkan ketahanan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Karena masyarakat dan bisnis telah merangkul kemampuan digital seringkali untuk mencapai apa yang sebelumnya harus dilakukan secara langsung.

Karena Google Cloud berupaya memungkinkan pertumbuhan berkelanjutan di seluruh wilayah ini. Forum ini telah berfungsi sebagai platform untuk mendiskusikan inisiatif baru yang dapat diterapkan dalam skala besar dengan sekelompok mitra yang berpikiran sama.

‘’Kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan organisasi seperti Indosat, Bank Jago, dan Tech Mahindra untuk menghadirkan infrastruktur digital yang terukur dan hemat energi, solusi cloud AI tingkat perusahaan, dan program keterampilan yang diperbarui untuk membina tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan,’’ ujarnya.

Ini adalah komponen penting untuk memajukan inklusi digital dan memberdayakan bisnis untuk mempertahankan jalur mereka menuju profitabilitas, di tengah kondisi ekonomi makro saat ini.

“Di Tech Mahindra, kami berkomitmen penuh untuk memberdayakan Indonesia dan mempercepat transformasi digital di Tanah Air melalui Gotong Royong. Dengan keahlian kami dalam teknologi inovatif generasi berikutnya seperti AI, IoT, komputasi awan, dan lain-lain, kami siap untuk berkontribusi pada tujuan ambisius ini,’’ kata CP Gurnani, Managing Director dan Chief Executive Officer, Tech Mahindra.

Bersama-sama, kita akan membangun infrastruktur TIK dan sistem pembayaran generasi mendatang, merevolusi UMKM dengan solusi cloud mutakhir dan mendorong literasi digital. Melalui upaya kolaboratif ini, kami tidak hanya akan memperkuat ekonomi digital Indonesia tetapi juga menciptakan efek riak dari pertumbuhan ekonomi yang positif, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan.

Komisaris Utama Bank Jago, Jerry Ng, menambahkan, forum ini tepat waktu. Tujuan bersama dalam membawa Indonesia mewujudkan potensinya sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia hanya dapat dicapai melalui kolaborasi berbasis kepercayaan lintas sektor. Bank Jago benar-benar merasa terhormat menjadi bagian dari misi penting ini.

Sejalan dengan visi pemerintah Indonesia untuk menghasilkan Rp 3.216 triliun dalam ekonomi digital, atau setara dengan 14 persen PDB di tahun 2027, forum Empowering Indonesia menggabungkan keahlian inti dari setiap mitra strategis kami untuk memperkuat berbagai inisiatif yang sedang berjalan serta menghadirkan terobosan-terobosan digital baru. Bersama-sama, kami berkomitmen untuk membentuk ekosistem. (bw)

Diam-diam Bawa Durian, Koper Jemaah Haji Disita

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya terpaksa menyita salah satu koper milik calon jemaah haji asal Sumenep, Madura yang mencurigakan dan mengeluarkan bau saat pemeriksaan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Setelah digeledah, koper tersebut ternyata berisi tiga buah durian.

Inilah tiga buah durian yang disita petugas PPIH Embarkasi Surabaya, setelah melakukan pemeriksaan koper milik para jemaah haji dari Kloter 7 asal Sumenep, Madura. menggunakan alat x-ray saat tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Tiga buah durian ini dibungkus plastik berbeda dengan masing-masing diberi pelapis dan perekat khusus. Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, mengatakan, tiga buah durian tersebut disimpan di dalam koper besar, dengan dilapisi plastik berlipat dan menggunakan perekat khusus agar bisa lolos pemeriksaan menggunakan alat x-ray dan metal detector.

“Dari keterangan jemaah haji yang membawa durian tersebut, tiga buah durian yang sengaja dibawanya itu atas pesanan kerabatnya di Arab Saudi yang sedang ngidam buah durian dari Indonesia,” kata Maram, saat ditemui di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (30/5).

Meski tidak ada undang-undang penerbangan yang melarang penumpang pesawat membawa durian, ketika pesawat sudah mendarat, kemungkinan penyebaran bau durian ke penumpang-penumpang lebih besar.

Selain itu, karena perbedaan tekanan udara di darat dan di udara, dikhawatirkan banyak penumpang yang tidak tahan bau durian. “Sehingga, bisa mengalami mual atau muntah yang dapat menyebabkan kegaduhan di dalam pesawat. Petugas terpaksa menyita tiga buah durian tersebut, untuk mengantisipasi sejak pemeriksaan bagasi,” tegasnya.

Petugas haji mengingatkan kepada para jemaah haji agar mematuhi batasan barang yang akan dibawa ke Tanah Suci. Batasan barang di dalam koper yang akan masuk ke bagasi pesawat adalah 20 kilogram. Selain itu, bagi yang membawa rokok juga tidak melebihi 200 batang tiap jemaah haji. (red)

Tiga Jemaah Haji dari Jatim Meninggal di Madinah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyampaikan tiga calon jemaah haji asal Jawa Timur meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi. Ketiganya meninggal dunia karena sakit dan dimakamkan di Madinah, Arab Saudi.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, mengatakan tiga jemaah yang meninggal dunia tersebut, masing-masing atas nama, Ahmad Suhadak Riduwan, usia 53 tahun, asal Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 9, Langen Delem Dussalam, usia 90 tahun, asal Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, yang tergabung dalam Kloter 1, serta Ibnu Syahid Dasjil, usia 65 tahun, asal Kota Madiun, yang tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Surabaya.

“Ketiga jemaah tersebut dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit di Madinah karena sakit. Petugas haji di Arab Saudi sudah membantu menyelesaikan administrasi kedua jemaah tersebut, termasuk membantu memakamkan keduanya di Madinah, Arab Saudi,” terang Maram saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Selasa (30/5).

Para jemaah diimbau untuk menjaga kondisi kesehatan selama di Tanah Suci, menyusul suhu yang sangat panas sekitar 42 hingga 50 derajat celcius. Selain itu, para jemaah juga diingatkan untuk tidak lupa memakai alas kaki karena suhunya yang cukup tinggi.

Selain tiga calon jemaah haji asal Jatim yang meninggal dunia di Madinah, sebelumnya juga mencatat tiga orang yang meninggal dunia di daerah asalnya menjelang keberangkatan menuju ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya, yakni dari kloter 2 asal Kota Surabaya, serta kloter 7 dan 8 asal Kabupaten Sumenep. (red)

Taufiq Ismail Ajak Mahasiswa Unusa Lawan Korupsi Lewat Puisi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Berbagai cara dilakukan untuk melawan korupsi di Indonesia. Salah satunya, dituangkan dalam pembacaan puisi yang dilakukan Budayawan Internasional, Taufiq Ismail dan Budayawan Nasional asal Madura, Zawawi Imron.

Budayawan Internasional, Taufiq Ismail, membacakan beberapa puisi karyanya ini dalam parade pembacaan puisi bertema Kebangkitan Bangsa Bebas dari Korupsi yang digelar di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

Salah satunya, puisi berjudul ‘Kita merindukan Anak-anak Indonesia’. Taufiq mengaku prihatin dengan masalah yang dihadapi negeri ini, lantaran budaya baca buku yang dinilai kurang. Bahkan, para sastrawan telah melakukan sejumlah kegiatan untuk mengatasinya.

Kemudian, membantu pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam mengatasi masalah ini. “Salah satu masalah besar yang dihadapi negeri kita, adalah anak-anak didik kita, anak-anak kita sendiri itu budaya baca bukunya kurang sekali,” ujar Taufiq Ismail di Auditorium Unusa Tower, Senin (29/5).

Sementara, Budayawan Nasional asal Madura, Zawawi Imron, mengajak seluruh mahasiswa agar selalu belajar dan belajar. Lebih dari itu, Zawawi juga meminta kepada mahasiswa agar memupuk keindahan dalam hati.

Sebab, di dalam hati yang bersih dan indah, akan menciptakan karya puisi yang indah pula. “Melalui puisi berjudul ‘Ibu’ yang saya bacakan tersebut, saya berpesan kepada mahasiswa untuk selalu menghormati Ibu.

Pertama ibu yang harus kita hormati. Kedua, guru-gurumu. Melalui puisi, saya juga ingin mengajak untuk cinta tanah air Indonesia dan bangkit bersama dengan melawan korupsi,” ucapnya.

Rektor Unusa, Prof Achmad Jazidie, dengan tegas menyerukan agar jangan ada lagi praktik korupsi yang terjadi di Indonesia. Jazidie meminta stop korupsi dan korupsi berhenti sampai di sini, serta membiarkan mereka yang tidak bisa diingatkan, hingga pada akhirnya meninggalkan dunia ini.

“Cara terbaik mencegah korupsi, adalah menindak tegas para koruptor. Itu cara terbaik agar korupsi tidak terjadi berulang di negeri ini,” tegasnya. Parade pembacaan puisi ini digelar juga sebagai peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2023. Hadirnya Budayawan Internasional, Taufiq Ismail dan Budayawan Nasional Asal Madura, Zawawi Imron merupakan legenda.

Taufiq Ismail dan Zawawi Imron dinilai sebagai aset bangsa Indonesia. Maraknya korupsi di Indonesia perlu dicegah, melalui puisi dapat menjadi pesan pengingat agar terhindar dari tindakan korupsi.

Pihaknya sangat sedih dengan banyaknya tindakan korupsi di Indonesia. Melalui momen ini, kebangkitan bangsa bebas dari korupsi. ‘’Karena itu, saya mengajak seluruh tamu undangan untuk meresapi puisi Taufiq Ismail dan Zawawi Imron,” ungkap Mendikbud periode 2009-2014, yang juga Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), Prof Mohammad Nuh, yang juga hadir dalam acara tersebut. (red)

Nekat Rampas Motor dan HP, Oknum Petugas Linmas Dihajar Massa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Oknum petugas Linmas Pemkot Surabaya bersama temannya nekat merampas sepeda motor dan handphone milik salah seorang warga Surabaya. Namun, nahas aksinya berhasil digagalkan korbannya yang berteriak maling hingga mengundang perhatian warga sekitar.

Warga yang geram dengan aksi pelaku langsung menghajar dua pelaku di lokasi. Inilah rekaman video yang diambil salah satu warga, sesaat setelah terjadinya perampasan sepeda motor dan handphone di kawasan Jalan Mulyorejo Tengah Surabaya, yang dilakukan dua pelaku.

Kedua pelaku atas nama Rizal Prasetyo, oknum honorer BPBD dan Linmas Pemkot Surabaya, warga Surabaya, beserta temannya, Andi Setiawan, warga Sidoarjo, dihajar warga sekitar setelah ketahuan merampas sepeda motor dan handphone milik korban, seorang perempuan. Warga lantas menyerahkan kedua pelaku ke Polsek Mulyorejo Surabaya.

Kapolsek Mulyorejo Surabaya, Kompol Sugeng Riyanto, mengatakan dari hasil pemeriksaan petugas, kedua pelaku sudah melakukan aksi perampasan dan pencurian sepeda motor yang kedua kali. Namun, aksinya yang ketiga ini berhasil digagalkan korbannya.

“Dalam aksinya, pelaku biasanya melancarkan aksinya bersama satu orang temannya, dengan membawa bekal kunci letter T, dan sasarannya kebanyakan sepeda motor yang sedang diparkir dan ditinggal pemiliknya,” ungkapnya.

Dari hasil pengembangan kasus, tiga pelaku lainnya berhasil ditangkap di tiga lokasi berbeda. Dua pelaku lainnya merupakan residivis dengan kasus yang sama. “Uang hasil perampasan sepeda motor dibagi berlima dan digunakan untuk bersenang-senang,” terangnya.

Selain menangkap lima pelaku, polisi juga menyita tiga unit sepeda motor milik pelaku yang digunakan untuk melancarkan aksinya. Selain itu, beberapa kunci letter T dan handphone. Pelaku masih mengembangkan kasus ini untuk mengetahui adanya dugaan pelaku lainnya dari komplotan ini. (red)