Sambut HUT Surabaya ke-730, Swiss-Belinn Tunjungan – DKRTH Surabaya Bersih-bersih Lift dan JPO

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk menyediakan fasilitas publik yang nyaman membuat masyarakat Surabaya semakin bangga. Kehadiran lift di JPO mempermudah para penyandang disabilitas, anak-anak, ibu hamil dan lansia untuk menyeberang.

Beroperasi kembali pada Februari 2023, lift di JPO Tunjungan disambut antusias para pejalan kaki dan wisatawan yang hendak menyeberang dari Jalan Tunjungan ke Jalan Basuki Rahmat dengan tujuan salah satu mall terbesar di Surabaya.

Sebagai hotel bintang 3 premium yang tepat berseberangan dengan Tunjungan Plaza kami bersyukur dengan adanya fasilitas lift di JPO Tunjungan karena tak dipungkiri fasilitas lift menjadi tambahan Unique Selling Point (USP) bagi Hotel Swiss-Belinn Tunjungan.

‘’Tamu yang menginap di hotel kami umumnya akan menyempatkan waktunya untuk mengunjungi Tunjungan Plaza,” kata Marcom Swiss-Belinn Tunjungan, Yussy Kirana, di Surabaya Sabtu (27/5).

Menyambut hari jadi Kota Surabaya yang ke-730, Swiss-Belinn Tunjungan menggunakan momen ini untuk turut membantu Pemerintah Kota Surabaya dalam melakukan pembersihan lift dan JPO di Tunjungan.

“Bersih-bersih lift dan JPO Tunjungan ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap Pemerintah Kota Surabaya. Acara bersih-bersih kali ini kami juga dibantu oleh tim Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya untuk membersihkan trotoar yang ada di sekitar JPO Tunjungan,” tambah General Manager Swiss-Belinn Tunjungan, Yan Handiana.

Adapun titik pembersihan yang dilakukan staff & manajemen hotel Swiss-Belinn Tunjungan ada di lift yang ada di Jalan Tunjungan, pondasi kaki JPO Tunjungan, koridor JPO dan lift yang ada di Jalan Basuki Rahmat.

Area lift dengan tingkat sentuhan tinggi seperti tombol lift dan gagang pegangan dibersihkan dengan cairan khusus milik hotel. Acara bersih-bersih lift dan JPO Tunjungan yang diikuti oleh staff dan manajemen hotel ini adalah salah satu rangkaian Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan Swiss-Belinn Tunjungan untuk Kota Surabaya, sebelumnya staff dan manajemen Hotel Swiss-Belinn Tunjungan juga melakukan giat bersih-bersih Pantai Kenjeran. (bw)

Diskusi Kolaborasi DP, SMSI dan Pemprov Bali : Media Digital Harus Bisa Adaptasi dengan Kemasan Baru

0

Denpasar, (pawartajatim.com) – Wakil Ketua Dewan Pers/DP, M Agung Dharmajaya, mengungkapkan, kepercayaan publik kepada media tidak berkurang. Sekalipun, platform media dari zaman ke zaman selalu berubah.

Dalam diskusi kolaborasi Dewan Pers, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali di Denpasar, Kamis, 25 Mei 2023, Agung Dharmajaya, menegaskan, di era digital, media harus cukup mampu menyesuaikan dengan perubahan yang tengah berjalan.

Dengan demikian, pemain media mampu berakselerasi menyesuaikan kondisi yang ada. Adaptasi dengan platform baru bisa dilakukan dengan mengemas menjadi lebih baik. “Tantangan perkembangan media selalu berubah dari zaman ke zaman dari analog, cetak, elektronik dan ada konvergensi media digital, juga ada media sosial. Perubahan itu harus dilakukan untuk situasi saat ini,” kata Agung Dharmajaya, dalam diskusi yang berlangsung di Aula Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali itu.

Diskusi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas media siber ini mengangkat thema “Pengembangan Model Bisnis Media di Era Digital”. Selain Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya, narasumber lain yang hadir yakni, anggota Dewan Pers yang juga Ketua Tim Verifikasi Media Online Sapto Anggoro, dan Praktisi Media Siber dari Katadata.co.id Maryadi.

Diskusi dimoderatori Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja. Menurut Agung, perubahan itu harus disikapi dengan realistis. Di era disrupsi media seperti sekarang, Agung mengingatkan agar pelaku di industri media, baik wartawan atau pemilik media, tetap mentaati kaidah-kaidah jurnalistik untuk menghasilkan pemberitaan yang obyektif.

Dengan pertumbuhan media siber yang cukup besar secara nasional, Sapto Anggoro mengingatkan manejemen media memegang kunci penting untuk mengembangkan media berplatform digital.

“Karena sebagian besar berangkatnya dari wartawan, tapi soal manajemen kan beda lagi. Dalam hal ini Dewan Pers memilih melakukan pembinaan,” kata Sapto. Mantan Sekjen Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet ini menambahkan, pengelolaan media siber tak lepas dari karakteristik konsumen berita.

Menurut dia, dengan mengetahui kebutuhan informasi yang banyak dibutuhkan publik, akan menentukan popularitas dari media itu sendiri. Itu yang paling penting. Banyak yang membuat berita soal politik, sosial, hukum dan HAM.

”Padahal, konten yang paling banyak dikunjungi ternyata bukan itu, ternyata adalah info kesehatan. Kenapa info kesehatan ini tidak jadi yang utama untuk ditampilkan, karena itu berpotensi viral,” kata Sapto Anggoro.

Model bisnis media online sendiri, kata Sapto, bisa dilakukan melalui beberapa cara. Diantaranya, melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah, menggandeng sponsorship, pendanaan CSO, membangun media melalui kehumasan maupun event organizer (EO) dan mengembangkan komunitas pembaca.

“Ini kan belum tentu wartawan mau melakukan hal-hal seperti itu kan,” ujarnya. Sementara, Maryadi seorang praktisi Media Siber membagikan pengalamannya terkait persaingan bisnis media digital.

Menurutnya, pelaku industri media siber harus berani meninggalkan pola lama. Terobosan baru perlu dilakukan untuk memberikan dorongan ‘amunisi’. Ia mengatakan, ada media siber yang mengembangkan teknik backlink untuk mendapatkan marketshare iklan.

“Perlu memanfaatkan media sosial dan aplikasi. Termasuk, memahami tren yang berkembang di masyarakat,” kata Maryadi. (dra)

Ratusan Mahasiswa PCU Ajarkan Keragaman Indonesia di 195 Kelas SD

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 900 mahasiswa Petra Christian University (PCU) Surabaya yang tergabung dalam kelas Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) terjun untuk mengajarkan keragaman Indonesia pada siswa di 195 kelas Sekolah Dasar di Surabaya.

“Kami bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah (YISB). Dari 23 kelas PKn, maka terbentuklah 195 kelompok mahasiswa yang mengajar di 195 kelas SD di Surabaya,” kata Ketua Departemen Mata Kuliah Umum (DMU) PCU Surabaya, Dr Linda Bustan, Sabtu (27/5).

Ia menjelaskan, tiap kelompok mahasiswa yang mengajar terdiri dari 4-6 mahasiswa. Kegiatan ini dilakukan sejak 2 Mei 2023 lalu, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional hingga 27 Mei 2023.

Para mahasiswa mengajarkan tentang budaya, suku bangsa, bahasa, makanan, adat istiadat, legenda dan lainnya. Menurut dia, para mahasiswa mengajar tiap harinya sekitar satu hingga satu jam setengah lamanya di setiap sekolah.

Baik itu siswa kelas 1 hingga 6. Di antaranya, SD Tanwir (Asem Rowo), SD Putra Wijaya (Wonokromo), SD Anugrah Surabaya “Islamic School” (Simorejo), MI Nurul Huda (Lakarsantri).

Kemudian, SD Kristen Bethel (Simokerto), SD Islam Al Furqaan (Wonokromo), MI Mutiara Bunda (Kenjeran), MIS Minu Miftahul Ulum (Asemrowo), SD Dapuan (Krembangan Utara), MIS Al Azhar (Tambak Sari), dan masih banyak lagi lainnya.

Mahasiswa menggunakan google earth sebagai alat pembelajarannya. Kemudian, diselingi dengan kuis, storytelling, hingga menggambar yang dilakukan secara kreatif. Para mahasiswa PCU ini secara tidak langsung akan belajar selain berinovasi, keadilan, mereka juga belajar mufakat tiap kelompoknya untuk memberikan terbaik pada siswa SD ini.

“Kelas ini memang dijalankan berbasis proyek. Diharapkan para mahasiswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kerja kelompok dan melakukan kegiatan di masyarakat. Sebab, pembelajaran kami menggunakan case-method dan team-based project learning,” jelas Linda.

Salah satunya kelompok mahasiswa yang mengajar di MIS Minu Miftahul Ulum, menceritakan kisahnya. Kelompok yang diketuai Shanny Tandjung ini bersama lima temannya mengajar di kelas 5A. Mereka akan membawa para siswa SD ini belajar keliling Indonesia dengan menggunakan konsep pesawat.

Selain kami menyiapkan hadiah snack untuk para siswa-siswinya, kami juga menyiapkan penampilan menarik berupa headband hewan yang dipakai saat mengajar agak siswanya tertarik.

Menggunakan Google Earth, perjalanan dimulai dari Surabaya ke Lombok, Sumatra, Pulau Jawa lalu berakhir di Sulawesi. ‘’Semuanya berperan ada yang menjadi pilot dan pramugari serta pramugara,” pungkasnya. (red)

Petugas Khusus, Dampingi 11.300 Calon Haji Lansia Asal Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 11.300 calon jemaah haji asal Jawa Timur/Jatim mendapat pendampingan khusus dari petugas haji Embarkasi Surabaya. Mulai dari asrama haji hingga selama beribadah di Tanah Suci.

Petugas memastikan para jemaah haji lansia tersebut bisa menjalankan serangkaian ibadah haji dengan tenang dan lancar. Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, memastikan, 11.300 calon jemaah haji asal Jatim mendapat pendampingan khusus.

Mulai dari petugas kloter, kesehatan haji, pendamping, petugas dari kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH), hingga kerabat dari jemaah lansia yang dipercaya pihak keluarga untuk mendampinginya. Sesuai dengan tema yang diusung pada musim haji 2023 ini, yakni Haji Ramah Lansia dan Haji Berkeadilan, para jemaah lansia mendapat prioritas utama dan pendampingan khusus.

Kategori jemaah lansia adalah mereka yang berusia diatas 60 tahun. “Khusus Embarkasi Surabaya, ada 11.300 jemaah lansia yang berangkat haji tahun ini. Jumlah itu termasuk kuota yang diberikan Kementerian Agama sebanyak 1.758 jemaah lansia yang seharusnya baru bisa berangkat haji 10 sampai 15 tahun mendatang,” kata Husnul, ditemui di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Sabtu (27/5).

Ia menegaskan, meski berusia lanjut, tidak semua jemaah lansia memiliki resiko tinggi (resti). Sebab, banyak dari jemaah lansia di Jatim yang kondisi tubuhnya masih sehat dan bugar. Bahkan, tidak menggunakan bantuan kursi roda maupun dibantu petugas haji saat beraktivitas.

Hingga keberangkatan sembilan Kloter ke Tanah Suci, PPIH Embarkasi Surabaya sudah memberangkatkan sebanyak 4.005 jemaah dan 45 petugas kloter. Pada musim haji 2023 ini, PPIH Embarkasi Surabaya akan memberangkatkan total 36.982 jemaah dari Jatim, Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terbagi dalam 84 kloter. (red)

Heboh….! Warga Banyuwangi Gelar Orkesan Rayakan Sunatan Kucing

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Warga Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi, heboh. Warga setempat pasangan Bokianto dan Indrawati menggelar pesta besar secara tak wajar. Mereka membuat selamatan hingga pentas musik untuk merayakan sunatan ketiga ekor kucing miliknya. Kabar nyeleneh ini trending di media sosial.

Acara kebiri tiga ekor kucing ini digelar, Jumat (26//2023) siang. Tiga binatang piaraan ini diberi nama Cipak, Cipung dan Ciko. Tak sekadar pesta, Bokianto dan istri juga menyebarkan undangan ke khalayak. Mirip pesta khitanan pada umumnya. Puncak syukuran kebiri kucing ini akan digelar Minggu (28/5/2023) dengan menggelar pentas musik.

Usut punya usut, pesta syukuran kebiri kucing ini adalah sebuah nazar. Ceritanya, 7 bulan lalu, keluarga ini mendapati tiga ekor kucing di depan rumah. Kondisinya memprihatinkan. Kurus dan nyaris mati. Karena iba, Indrawati merawat tiga ekor kucing itu. Di sela merawat, wanita ini membuat nazar. Jika tiga ekor kucing ini sehat, nantinya akan dikebiri dan menggelar pesta syukuran.

Nazar itu terkabul. Tiga ekor kucing ini tumbuh sehat. Akhirnya, Indrawati dan suami membayar nazar tersebut. “ Kami memang pecinta hewan. Tak hanya kucing, kami juga memelihara beberapa hewan lain,” kata Indrawati.

Meski mendapat tanggapan miring, pihaknya tak menggubris. Menurutnya, syukuran ini sebagai bentuk kecintaan kepada hewan piaraan. “Keluarga, suami dan anak sangat mendukung. Tetangga justru ikut senang, katanya lucu,” jelasnya.

Pihaknya justru kaget rencana syukuran tersebut justru ramai di media sosial. Meski begitu, acara tersebut akan tetap dilangsungkan. Bokianto dan sang istri merasa tidak ada yang salah dari kegiatan syukuran ini. Apalagi, kegiatan itu hanya selamatan dan mengumpulkan tetangga serta saudara. “ Tidak ada yang aneh dari kegiatan ini. Niat kami ini baik, selamatan untuk bisa mengumpulkan tetangga dan saudara,” tegas Bokianto. (udi)

Bukti Kesiapan FKK, ITS Resmikan Laboratorium Anatomi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meresmikan Laboratorium Anatomi di kampus ITS dalam rangka membuktikan kesiapan fakultas baru, yakni Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK).

Rektor ITS, Prof Mochamad Ashari, disela peresmian memberikan apresiasinya atas keterlibatan Universitas Airlangga (Unair) hingga AIPKI (Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia) dalam terwujudnya FKK dan Laboratorium Anatomi ini.

“Koordinasi intens telah banyak dilakukan antara FKK ITS dan AIPKI untuk bisa mewujudkan Laboratorium Anatomi ini,” terang Ashari, Jumat (26/5). Kegiatan peresmian ini, lanjut Ashari, merupakan salah satu bentuk komitmen ITS untuk memberikan penyediaan infrastruktur yang lengkap bagi FKK ITS.

“Walaupun (FKK) menjadi fakultas termuda, ITS akan terus berupaya menyediakan fasilitas mumpuni untuk menyiapkan dokter terbaik bagi bangsa,” katanya. Dekan FKK ITS, Dr Imam Susilo, menjelaskan, laboratorium ini akan menjadi salah satu bentuk pemenuhan infrastruktur awal yang sangat penting.

“Agar proses pembelajaran nantinya dapat didukung dengan kelengkapan yang siap, ini menjadi salah satu langkah awal yang dilakukan ITS,” ujarnya. Sejalan dengan tujuan FKK ITS untuk menjadi Fakultas Kedokteran yang unggul, penambahan perlengkapan laboratorium akan terus dilakukan untuk menjadikan Laboratorium Anatomi yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kepala Program Studi Kedokteran ITS, dr Sakina MSi, saat ini Laboratorium Anatomi FKK ITS sudah siap dengan fasilitas praktikum, ruang persiapan, hingga ruang embalming bagi mahasiswa.

“Kami juga tengah menunggu peralatan pendukung lain yang diperkirakan datang dalam waktu dekat,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua AIPKI, Prof Budi Santoso, mengatakan langkah peresmian ini diyakini menjadi upaya partisipasi ITS agar nantinya lebih siap ketika sudah menerima mahasiswa.

“Laboratorium anatomi merupakan salah satu laboratorium yang akan dibutuhkan sejak semester awal, sehingga eksistensinya sangat penting,” pungkasnya. (red)

Unicef Gandeng Unusa Cegah Stunting di Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – United Nations International Children’s Emergency Fund/UNICEF menggandeng Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) untuk menurunkan angka stunting di Jawa Timur/Jatim. Kerja sama yang dilakukan untuk kali ketiga di tahun 2023 ini ditandai dengan acara Bersama Mencegah Stunting dengan menghadirkan beberapa pembicara tingkat Nasional dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial dan praktisi.

Berdasarkan data yang dirilis Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI), Target dan Capaian Prevalensi Stunting di Jatim dari 2019 hingga 2021 terus menurun. Meski belum sampai mendekati target tahunan, tercatat menurun dari 26,86 persen pada 2019 menjadi 25,64 persen pada 2020.

Kemudian, menjadi 23,5 persen pada 2021. Pada 2022 menjadi 19,2 persen, angka ini di bawah 20 persen yang menjadi standar World Health Organization (WHO). Namun, standar WHO kini diubah menjadi di bawah 10 persen.

Stunting menjadi musuh bersama dan harus ditangani secara bersama-sama karena jika mengandalkan bidang kesehatan hanya berperan 3 persen, sisanya 70 persen harus dilakukan semua sektor terkait.

Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie, MEng, menyampaikan, rasa terima kasihnya karena Unusa dipercaya UNICEF untuk membuat beberapa program dalam menurunkan angka stunting di Jawa Timur.

Dasar dipilihnya Unusa oleh UNICEF, bisa jadi karena Unusa yang selalu konsen di bidang kesehatan, khususnya Unusa memiliki Program Studi (Prodi) S1 Gizi dan Prodi Kebidanan yang berpredikat Akreditasi Unggul.

Terkait dengan Prodi S1 Gizi Unusa sendiri, tahun 2022 meraih akreditasi unggul, sehingga mencatatkannya menjadi Ke-2 PTN/PTS dan Pertama PTS se-Indonesia. Hasil akreditasi ini adalah salah satu bukti kompetensi yang ada di Prodi Gizi.

‘’Untuk program-program penurunan stunting, Unusa akan selalu berperan aktif dalam hal tersebut,” Jelas Jazidie, Jum’at (26/5). Direktur Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek RI, Prof Dr Ir M. Faiz Syuaib, MAgr, memberikan apresiasinya kepada Unusa karena telah berperan dalam menurunkan angka stunting di Jawa Timur/Jatim, terutama dalam merealisasikan program-program UNICEF.

Kegiatan Unusa ini, lanjut Faiz, perlu ditiru kampus-kampus lokal (daerah) lainnya. Sehingga, konsep riset dapat dihilirisasi dan dapat dikerjasamakan dengan pihak-pihak terkait maupun perusahaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Kementerian memiliki program yang dapat membantu hilirisasinya, melalui Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat), salah satunya fokus penanganan stunting.

“Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat) merupakan hasil kolaborasi dalam pelaksanaan Tri Dharma antara insan akademik dari perguruan tinggi pelaksana dan perguruan tinggi pendamping.

Thema utama yang diusung untuk implementasi Kosabangsa 2022 adalah kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, dan kemandirian kesehatan,” ungkap Faiz, yang disampaikan dalam Webinar dan Talkshow Gizi dalam upaya mengatasi stunting di Jatim yang digelar secara Hybrid di Auditorium Lantai 9 Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya.

Faiz menambahkan, selain berfokus pada capaian pengabdian kepada masyarakat yang lebih baik, Kosabangsa juga menggagas kegiatan mentoring dari perguruan tinggi pendamping yang merupakan perguruan tinggi dengan akreditasi unggul dan atau memiliki pengalaman dan keahlian dibidang pengabdian kepada masyarakat terhadap perguruan tinggi pelaksana.

Sehingga diharapkan terjadi peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi dalam memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat.

Produk riset, inovasi, dan teknologi tidak akan banyak bermanfaat apabila hanya disimpan di kampus untuk meningkatkan reputasi kampus semata melalui ukuran jumlah publikasi dan inovasi yang dihasilkan.

‘’Tapi yang jauh lebih penting adalah seberapa banyak manfaat yang dapat diterima masyarakat dari hasil inovasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi tersebut,” pungkasnya. (red)

Ini Alasan, LPS Pertahankan TBP Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 22 Mei lalu, melakukan evaluasi dan menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) bagi simpanan dalam rupiah di bank umum dan BPR, serta simpanan dalam bentuk valuta asing (valas) di bank umum.

LPS mempertahankan TBP simpanan rupiah di bank umum dan BPR masing-masing sebesar 4,25 persen pada bank umum dan 6,75 persen pada Bank Perekonomian Rakyat/BPR. Untuk TBP simpanan valuta asing (valas) pada bank umum sebesar 2.25 persen.

Selanjutnya TBP tersebut akan berlaku untuk periode untuk periode 1 Juni 2023 sampai 30 September 2023. Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan, penetapan TBP simpanan didasarkan pada beberapa hal.

Antara lain, demi menjaga momentum pemulihan ekonomi yang berkelanjutan dan upaya menjaga stabilitas sistem keuangan, memberikan ruang lanjutan untuk perbankan dalam pengelolaan likuiditas, serta upaya sinergi kebijakan lintas otoritas dan Mengantisipasi risiko ketidakpastian dari sisi global yang masih relatif tinggi.

Namun, lanjut dia, di tengah masih tingginya berbagai risiko ketidakpastian tersebut, Indonesia pada triwulan I 2023 tercatat tumbuh sebesar 5,03 persen (yoy) ditopang kinerja konsumsi dan ekspor.

“Tren pemulihan ekonomi diyakini berlanjut ditunjukkan dengan terus menguatnya indikator kinerja produksi dan konsumsi diikuti terjaganya tingkat inflasi,” ujarnya dalam konferensi pers penetapan TBP periode Mei 2023, Jumat (26/5).

Penjelasan tentang pemulihan ekonomi memasuki 2023. (grafis/bw)

Ia menyampaikan, beberapa perkembangan positif terkini yaitu, Kinerja industri perbankan yang tetap terjaga, baik dari sisi permodalan, likuiditas dan fungsi intermediasi, sebagaimana ditunjukkan dengan rasio permodalan (KPMM) industri yang terjaga di level 24,69 persen pada periode Maret 2023.

Sementara itu, likuiditas perbankan juga relatif tetap terjaga dengan rasio AL/DPK sebesar 26,58 persen pada April 2023. Sementara itu, kinerja intermediasi perbankan pun terus membaik. Pada April 2023, kredit perbankan tumbuh sebesar 8,08 persen secara yoy.

Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 6,82 persen secara yoy. Purbaya menekankan, LPS terus memantau pergerakan suku bunga simpanan perbankan nasional, baik yang berdenominasi Rupiah maupun valuta asing.

Suku bunga pasar simpanan (SBP) untuk simpanan Rupiah terpantau naik secara terbatas sebesar 12 bps menjadi sebesar 3,24 persen pada periode observasi 10 April hingga 15 Mei.

“Hal ini menunjukkan perbankan masih dalam tahap transisi penyesuaian arah kebijakan moneter di tengah kondisi likuiditas yang longgar dan tren peningkatan permintaan kredit,” jelasnya.

Selanjutnya, SBP simpanan valas di periode observasi yang sama terpantau naik sebesar 3 bps menjadi sebesar 1,61 persen jika dibandingkan periode penetapan TBP bulan Februari 2023.

“Kenaikan SBP valas relatif terbatas dipengaruhi kondisi likuiditas domestik yang membaik meskipun kebijakan suku bunga The Fed potensial dipertahankan higher for longer untuk menekan inflasi,” tambahnya.

Selanjutnya, dalam rangka melindungi dana nasabah serta upaya menjaga kepercayaan nasabah deposan, LPS juga menghimbau agar bank tetap memperhatikan ketentuan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan dimaksud dalam rangka penghimpunan dana.

“Dan dalam menjalankan operasional, bank juga diharapkan tetap mematuhi pengaturan dan pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan serta ketentuan pengelolaan likuiditas oleh Bank Indonesia,” tutup Purbaya. (bw)

Dorong Optimalisasi Pembangkit, PLN NP Kelola 6.915 MW

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PLN Nusantara Power (PLN NP) terus mendorong percepatan digitalisasi unit pembangkit (UP) melalui inovasi bernama iCORE (Intelligent Centre of Optimization for Reliabilty & Efficiency). Melalui Go Live Implementasi Digital Power Plant (DPP) UP Muara Karang dan UP Muara Tawar menjadikan unit pembangkit tersebut sebagai unit pembangkit ke-19 dan ke-20 yang pengelolaannya telah beralih ke digital.

Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah, mengatakan, teknologi ini merupakan produk inovasi dalam pengelolaan pembangkit berbasis digital 4.0. Melalui iCORE, proses pemantauan operasional, analis, dan diagnosis kondisi pembangkit dapat dilakukan secara digital dan real time melalui pengoptimalan sensor yang terpasang pada mesin-mesin pembangkit.

“ICORE dapat menghasilkan rekomendasi optimalisasi pengoperasian dan pemeliharaan kondisi peralatan. Selain itu, iCORE juga untuk menggerakan peralatan secara otomatis dan tepat waktu sehingga tercapai keandalan dan efisiensi yang optimal,” terang Ruly, Jumat (26/5).

Penerapan digitalisasi pembangkit ini, lanjut Ruly, telah dimulai PLN NP sejak 2017 sebagai upaya meningkatkan keandalan, efisiensi, dan daya saing pembangkit PLN NP. Teknologi ini menjadikan unit pembangkit lebih andal dalam menghadirkan listrik berkualitas bagi pelanggan dan juga masyarakat Indonesia.

“PLN NP sendiri menjadi pionir dalam digitalisasi unit pembangkit di Indonesia melalui penerapan ICORE (yang dahulu bernama REMDOC) sejak 2016. Saat ini, PLN NP telah mengelola 20 unit pembangkit secara digital dengan total kapasitas mencapai 6.915 MW,” ungkapnya.

Untuk menuju Go Live ICORE, UP Muara Karang dan UP Muara Tawar telah menyelesaikan beberapa tahapan mulai dari set up koneksi, set up server, mapping equipment, penarikan data, training, testing dan evaluasi model, pembuatan fault tree analysis beserta diagnostic rule, hingga proses set up model hingga tahapan test dan evaluasi final.

Dalam kesempatan yang sama, Vice President Pembangkitan SH dan AP divisi OKI PT PLN (Persero), Anang Widjajanta, menyampaikan apresiasi dan kondisi setelah Go Live digitalisasi UP Muara Karang dan UP Muara Tawar.

Dengan implementasi DPP ini, secara korporat, PLN akan lebih siap menjawab tantangan perusahaan seperti terkait FODER yang masih tinggi. Integrasi implementasi DPP ini akan mampu memberikan benefit berupa peningkatan keandalan dan efisiensi pembangkit.

‘Dengan Go Live ini berarti PLN NP telah berhasil menyelesaikan 85 persen dari rencana roll out breakthrough DPP yang dieksekusi secara bertahap sejak tahun 2020 lalu. Keseluruhan proses Roll out DPP ditargetkan selesai 100 persen pada akhir tahun 2023 ini.

”Dimana tim iCORE terus berkomitmen untuk melanjutkan roll out ke 5 unit pembangkit lainnya yaitu PLTMG Arun, PLTU Tembilahan, PLTU Ketapang, PLTU Ropa, dan juga PLTU Tarahan yang seluruh lokasinya tersebar di penjuru Indonesia,” jelas Anang.

Digitalisasi pembangkit PLN NP dilakukan di seluruh lini mulai dari pemantauan, pengendalian, dan optimalisasi pembangkit. Percepatan PLN dalam melakukan digitalisasi tata kelola pembangkitnya ini bertujuan meningkatkan keandalan, efisiensi, dan daya saing pembangkit PLN melalui penggunaan platform digital.

Dari sisi keandalan sistem, terimplementasinya program terobosan digital power plant ini meningkatkan faktor kesiapan (EAF) sekaligus menurunkan tingkat pemadaman (EFOR). (red)

Puluhan Gunting dan Pisau Disita dari Koper Calon Haji

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Puluhan gunting dan pisau disita Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya dari sejumlah koper milik jemaah calon haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Barang-barang berbahaya tersebut ditemukan petugas saat pemeriksaan menggunakan mesin x-ray, sebelum para jemaah meninggalkan Asrama Haji menuju Tanah Suci.

Puluhan barang berbahaya ini disita PPIH Embarkasi Surabaya dari beberapa koper milik jemaah calon haji Kloter 5 asal Pamekasan, Madura. Barang-barang yang ditemukan tersebut berisi puluhan gunting, pisau berukuran besar, minyak herbal, serta wajan atau tempat penggorengan.

Petugas menemukan barang-barang berbahaya tersebut karena terdeteksi mesin x-ray saat pemeriksaan barang bawaan milik jemaah saat hendak meninggalkan AHES menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, mengatakan petugas haji sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh Jemaah melalui petugas haji daerah mengenai barang-barang yang dilarang dalam penerbangan internasional, serta meminta memisahkah barang-barang elektronik untuk dimasukkan di tas kecil.

Namun, masih banyak jemaah yang tidak mematuhi peraturan tersebut. Dari jamaah calon haji kloter 5 asal Pamekasan ini, petugas menemukan pisau berukuran besar dan puluhan gunting. Kami selalu mengingatkan untuk barang seperti tembakau atau rokok, setiap jemaah dibatasi maksimal hanya diperbolehkan membawa 200 batang.

‘’Barang berupa cairan, gel atau aerosol tidak boleh melebihi 100 mililiter untuk setiap Jemaah,” kata Husnul, ditemui di AHES, Jumat (26/5). Selain itu, jemaah diimbau tidak membawa alat-alat dapur atau peralatan memasak seperti panci, wajan dan lain sebagainya, karena bahannya dari metal, sehingga akan terdeteksi sinar x saat pemeriksaan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

“Barang-barang milik jemaah yang diamankan tersebut kami kembalikan melalui panitia di daerah asalnya masing-masing,” ungkapnya. Para jemaah Kloter berikutnya yang belum berangkat dari daerah asal atau masuk ke Asrama Haji diminta untuk tidak membawa barang berlebihan atau melebihi kapasitas yang ditentukan.

Batas maksimal untuk barang bawaan Jemaah yang diizinkan penerbangan Saudi Arabian Airlines, yakni satu koper besar dengan berat maksimal 20 kilogram, satu tas tenteng dengan berat maksimal lima kilogram, serta satu tas paspor. (red)